Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Hadiri Launching SPPG Polres Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring didampingi Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata dan Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan menghadiri kegiatan kunjungan kerja Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. dan Ibu Wakil Ketua Bhayangkari PD. Sumut ke Kabupaten Tapanuli Utara dalam rangka launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tapanuli Utara, Rabu (29/10).

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Polres Tapanuli Utara ini dihadiri oleh Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K., Dandim 0210/TU diwakili oleh Pabung Toba, Mayor Arm Guntur Sebayang, Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili oleh Kasubsi Penuntutan, Ghindo Bastian Purba, S.H, serta jajaran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Rony Samtana menyampaikan bahwa pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan gizi masyarakat. Peresmian ini menjadi langkah penting Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencetak Generasi Emas Indonesia 2045.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menyejahterakan masyarakat. Melalui SPPG ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di gagas Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” ujar Brigjen Pol. Rony Samtana dalam sambutannya.

Wakapolda Sumut menambahkan bahwa program SPPG menjadi contoh bagi jajaran kepolisian lainnya di wilayah Sumatera Utara untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang humanis serta berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Tapanuli Utara dan seluruh jajaran atas kerja keras dan kepedulian tinggi dalam memprakarsai kegiatan ini.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Polres Tapanuli Utara dalam meluncurkan program sosial kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap pemenuhan gizi masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan generasi sehat dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Evan menuturkan bahwa Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi juga mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprogramkan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto.

“Di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi, bahwa saat ini, 469 dapur di Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Indonesia telah memiliki sertifikat laik higienis dan sebanyak 754 Warga Binaan sudah tersertifikasi atau mengikuti pelatihan teknis penyelenggaraan makanan. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan ke depan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka peluang kerja sama dalam membangun dapur MBG,” ujar Evan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno memberikan tanggapan atas kehadiran jajaran pemasyarakatan dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kolaborasi lintas sektor antara Polri dan instansi pemerintah lainnya.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat kebersamaan dan sinergi yang baik antara aparat penegak hukum. Kami di jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara selalu mendukung langkah-langkah humanis seperti SPPG yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Pemenuhan gizi bukan hanya urusan kesehatan, tetapi juga bagian dari pembangunan manusia seutuhnya,” tutur Kakanwil.

Selain launching SPPG Polres Taput, Wakapolda Sumatera Utara juga meninjau langsung fasilitas dan sarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan program SPPG, termasuk dapur gizi dan ruang pelayanan kesehatan yang disiapkan oleh Polres Tapanuli Utara.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama seluruh tamu undangan sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap program ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh instansi vertikal dapat terus terjalin dengan baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Ciptakan Bersih Dari Barang Terlarang, Rutan Kelas IIB Tarutung Gandeng TNI-POLRI Gelar Razia Gabungan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung melaksanakan razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri pada Sabtu malam (25/10). Kegiatan ini melibatkan personel dari Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara, Komando Distrik Militer (Kodim) 0210/Tapanuli Utara, serta Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) I/2-2 Tarutung, yang bersama-sama turun langsung memeriksa blok-blok hunian warga binaan.

Razia gabungan ini dipimpin oleh Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring didampingi Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Mian Halomoan Ronald Simarmata, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan serta disaksikan oleh perwakilan dari personil Subdenpom I/2-2 Tarutung, Pratu Asrel Triniasmo Pardede, personil Kodim 0210/TU, Pratu Dionius O. P Sagala, personil Polres Taput Brigadir Lina R. Siburian, Bripda Gordon Sitorus dan serta dihadiri seluruh jajaran Rutan Tarutung.

Razia gabungan tersebut diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung di halaman utama Rutan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar instansi penegak hukum dalam menjaga situasi kondusif di dalam Rutan. “Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Amanat Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi, khususnya terkait upaya deteksi dini, pemberantasan narkoba, serta pencegahan peredaran handphone dan barang terlarang lainnya di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya.

Setelah apel, tim gabungan dibagi ke beberapa kelompok untuk menyisir seluruh blok hunian warga binaan. Setiap kelompok terdiri dari petugas Rutan, anggota TNI, dan personel Polri. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari ruang tidur, kamar mandi, hingga area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Kegiatan penggeledahan berlangsung tertib dan penuh kehati-hatian dengan tetap menjunjung tinggi prinsip humanisme dan menghormati hak-hak warga binaan.

Selama proses razia, tidak ditemukan adanya narkoba, namun petugas masih menemukan beberapa barang yang tidak sesuai dengan ketentuan tata tertib, seperti sendok logam, botol parfum, gunting dan peralatan yang berpotensi disalahgunakan. Barang-barang tersebut langsung diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai prosedur.

Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Mian H.R. Simarmata menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari langkah preventif dalam menjaga keamanan dan mencegah terjadinya gangguan di dalam Rutan. “Razia rutin maupun gabungan akan terus kita laksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari hal-hal yang dapat mengancam stabilitas keamanan,” ujarnya.

Menanggapi kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Rutan Tarutung dengan aparat TNI dan Polri.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Rutan Tarutung yang secara aktif melibatkan TNI dan Polri dalam pelaksanaan razia gabungan. Kolaborasi ini merupakan bentuk implementasi dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkhusus Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan serta mewujudkan satuan kerja pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” ujar Kakanwil.

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Komandan Kodim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-2 Tarutung, Kapten CPM Sukarto Sembiring beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang solid dalam pelaksanaan razia gabungan di Rutan Tarutung.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Tapanuli Utara, Bapak Dandim 0210/TU, dan Bapak Dansubdenpom Tarutung beserta seluruh personel yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan razia gabungan di Rutan Tarutung. Sinergi ini menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di dalam maupun di luar lingkungan Rutan. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dan semakin kuat ke depannya,” ujar Kepala Rutan Tarutung.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Lima Warga Anjatan Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Pengeroyokan Dokter

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Unit Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang dokter di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Peristiwa ini terjadi di Jalan Dusun Karang Malang, Desa Anjatan.

Kronologi bermula ketika korban, dokter Baskar (37), menerima kabar dari sang istri bahwa mobil pribadinya rusak akibat dipukul oleh seseorang yang disebut-sebut merupakan perangkat desa. Tak berhenti di situ, sejumlah orang dikabarkan mengejar hingga ke kediaman korban.

Mendapat kabar tersebut, dokter Baskar segera pulang dari tempat kerjanya di Rumah Sakit Al Irsyad. Namun, setibanya di rumah sekitar pukul 14.30 WIB, situasi justru memanas. Saat berupaya menanyakan kejadian itu, ia malah dihadang dan dikeroyok oleh beberapa pria tak dikenal di depan rumahnya.

Akibat insiden itu, korban mengalami luka di pipi kanan, kening kiri, serta bagian belakang telinga. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Anjatan untuk ditindaklanjuti.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mewakili Kapolres AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan bukti yang kami kumpulkan, lima orang telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).

Kelima terduga pelaku yang kini diperiksa intensif di ruang penyidik Satreskrim Polres Indramayu masing-masing berinisial R (42), H (45), S (41), Su (53), dan T (47). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Anjatan.

Dari lokasi kejadian, polisi turut menyita beberapa barang bukti, di antaranya rekaman video pengeroyokan dan hasil visum korban. Bukti tersebut memperkuat dugaan adanya tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau masyarakat agar aktif melapor bila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Masyarakat bisa segera menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di 081999700110 atau call center 110,” tegasnya. (Andika).

Sumber: Humas Polres Indramayu

Meski Anggaran Dipangkas, Bupati Lucky Hakim Pastikan Pembangunan Tetap Jalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemkab Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan daerah, meski dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun 2026 mengalami pemangkasan hingga Rp240 miliar.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan pihaknya akan menyesuaikan diri dengan kebijakan tersebut melalui langkah efisiensi yang terukur, tanpa mengorbankan proyek-proyek prioritas, terutama di sektor infrastruktur.

“Kita akan beradaptasi dengan kebijakan ini. Ada beberapa langkah yang akan ditempuh seperti efisiensi dan pengalihan anggaran,” ujar Lucky saat dikonfirmasi, Sabtu (18/10/2025).

Sebagai bentuk komitmen efisiensi, Lucky menyebut sejumlah pos anggaran telah dikaji ulang. Termasuk rencana renovasi kantor camat dan kegiatan seremonial yang akan ditunda, bahkan anggaran Rp5 miliar untuk rumah dinas bupati juga dipangkas sepenuhnya.

Dana hasil efisiensi tersebut, kata Lucky, akan dialihkan untuk menutupi kekurangan akibat pemotongan TKD. Meskipun beberapa kegiatan ikut terdampak, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama.

“Beberapa daerah memilih meniadakan pembangunan tahun depan. Namun bagi saya, Indramayu harus tetap membangun meski harus berhemat di sisi lain,” tegasnya.

Selain efisiensi, Pemkab juga tengah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski belum bisa diandalkan sepenuhnya pada 2026 karena kawasan industri masih dalam tahap konstruksi, kontribusi PAD saat ini diharapkan dapat membantu menopang pembiayaan daerah.

“Kawasan industri nanti akan menjadi sumber PAD besar, tapi hasilnya baru terasa pada 2027,” jelasnya.

Untuk menambah pendapatan, Pemkab juga berencana memanfaatkan lahan-lahan tidur melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Lucky turut mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mendorong efisiensi demi keberlanjutan pembangunan infrastruktur.

“Kalau provinsi bisa berhemat tapi tetap membangun, Indramayu juga harus bisa,” kata Lucky.

Meski efisiensi dilakukan secara ketat, ia menegaskan tidak semua pos anggaran akan dihapus. Beberapa kebutuhan seperti jamuan tamu pemerintahan tetap dianggarkan, namun dengan pengelolaan yang lebih bijak.

“Kita tetap harus menjamu tamu dari kementerian atau ulama yang datang. Tapi pengeluaran yang boros akan kita evaluasi, termasuk anggaran makan-minum, tagihan listrik, dan sebagainya,” pungkasnya.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Dorong SMK Hasilkan SDM Unggul Jelang Masuknya Kawasan Industri

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menyambut berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Indramayu, Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Kertasemaya dan Jatibarang, Jum’at (24/10/2025).

Sekolah yang dikunjungi antara lain SMK Teladan Kertasemaya, SMK PUI Jatibarang, dan SMK Pelita Jatibarang. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sekolah dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja industri.

Bupati Lucky menyampaikan, peningkatan investasi dari berbagai negara di Indramayu akan berdampak langsung terhadap kebutuhan tenaga kerja lokal. Untuk itu, pemerintah daerah terus berupaya menjalin kemitraan dengan perusahaan agar lulusan SMK di Indramayu terserap secara optimal.

“Saya ingin minimal 70 persen tenaga kerja industri diisi oleh putra-putri Indramayu. Tahun 2026 saja kita membutuhkan sekitar 10 ribu tenaga kerja. Karena itu, sekolah-sekolah kejuruan harus menyiapkan SDM yang benar-benar pro pasar dan kompeten,” tegas Lucky.

Selain menyiapkan tenaga kerja industri, Bupati juga mendorong para pelajar agar mampu menjadi wirausahawan yang mandiri sesuai bakat dan keterampilan masing-masing. Dalam kunjungan itu, Lucky meninjau sejumlah ruang praktik seperti Tata Busana, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Otomotif, serta Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Kepala SMK Teladan Kertasemaya, Khoirun Nisa, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap perhatian pemerintah daerah terhadap SMK terus ditingkatkan meski kewenangannya berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ini bentuk apresiasi yang luar biasa bagi kami. Walaupun SMK bukan kewenangan kabupaten, kami tetap berharap mendapat dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK PUI Jatibarang, Asep Sudharmono, menilai kunjungan Bupati menjadi motivasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat kerja sama dengan dunia industri. Hal senada disampaikan Kepala SMK Pelita Jatibarang, Linda Tri Apsari, yang menilai peningkatan fasilitas praktik sangat penting agar lulusan benar-benar siap kerja.

Usai mengunjungi SMK, Bupati Lucky melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Jatibarang dan kantor pelayanan administrasi kependudukan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Kita akan terus berbenah. Pelayanan masyarakat harus cepat, nyaman, dan berkualitas,” tutup Lucky.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempercepat pengembangan kawasan industri yang diimbangi dengan peningkatan mutu SDM, layanan kesehatan, dan pelayanan publik.

(Andika).

Diduga Ada Kongkalikong, Motor Bolak-Balik Isi BBM Subsidi di SPBU Ciherang Pondok hingga 6 Kali Semalam

BOGOR.radarinformasi.com – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi disertai kemungkinan kongkalikong dengan petugas SPBU mencuat di Jalan Raya Sukaraja–Sukabumi, tepatnya di wilayah Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Seorang pengendara motor tertangkap tangan bolak-balik ke area SPBU hingga enam kali dalam satu malam untuk mengisi BBM subsidi jenis pertalite penuh. Setelah tangki penuh, bensin tersebut diduga dipindahkan ke jerigen di seberang jalan menggunakan selang.

Informasi di lapangan menyebutkan, setiap kali pengisian, pelaku memberikan uang tip sebesar Rp2.000–Rp3.000 kepada operator SPBU agar aksinya lancar. Modus ini menimbulkan kecurigaan adanya pembiaran, bahkan kemungkinan kerja sama antara pelaku dan petugas di lapangan.

Pelaku berdalih tidak melakukan pelanggaran karena membeli, bukan mencuri, serta mengaku menyalurkan BBM itu ke warga pelosok yang kesulitan membeli bensin. Namun, praktik tersebut tetap dikategorikan penimbunan BBM subsidi, tindakan yang melanggar hukum dan berpotensi merugikan negara.

Saat dikonfirmasi awak media, pengawas SPBU setempat mengelak mengetahui adanya praktik tersebut. “Siapa pun yang beli tetap kami layani. Soal uang tip untuk operator saya tidak tahu, dan saya sudah larang keras mereka,” ujarnya dengan nada tinggi saat ditemui di lokasi.

Kini pelaku bersama barang bukti satu unit motor telah diamankan oleh Polsek Caringin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai catatan, berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, setiap orang yang menimbun, menyalahgunakan, atau menyalurkan BBM bersubsidi tanpa izin dapat dikenai hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Caringin belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait keberlanjutan kasus ini.

Red

‎Bupati Taput Tinjau Kesiapan Rapat Pendeta HKBP 2025 di Simanarium

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si.,M.Si., melakukan peninjauan langsung ke lokasi Seminarium Sipoholon yang akan menjadi tuan rumah Rapat Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) tahun 2025 (Jumat, 24 Oktober 2024). Acara akbar gerejawi tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 27 hingga 30 Oktober 2025 dengan estimasi kehadiran mencapai 2.250 orang pendeta dari seluruh wilayah HKBP.
‎
‎Kunjungan yang didampingi oleh jajaran pimpinan HKBP ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Seminarium Sipoholon sebagai lokasi pelaksanaan rapat, khususnya terkait fasilitas akomodasi, ruang rapat, dan infrastruktur pendukung lainnya demi kelancaran kegiatan.
‎
‎”Kami, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai tuan rumah memiliki komitmen penuh untuk mendukung suksesnya Rapat Pendeta HKBP 2025. Peninjauan ini adalah langkah proaktif untuk memastikan seluruh kebutuhan, mulai dari tempat tinggal hingga sanitasi dan keamanan, terpenuhi dengan standar terbaik,” tegas Bupati.
‎
‎Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan HKBP memilih Tapanuli Utara sebagai lokasi penyelenggaraan rapat pendeta dengan jumlah peserta yang sangat besar. “Kehadiran ribuan pendeta di Sipoholon ini bukan hanya agenda gerejawi, tetapi juga akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pergerakan ekonomi lokal, terutama UMKM dan sektor pariwisata kita,” tambahnya.
‎
‎Bupati menyatakan akan menghadiri rapat tersebut dan melaksanakan acara ramah tamah bersama jajaran Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara dengan pimpinan HKBP.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Kanwil Ditjenpas Sumut Luruskan Isu Kerusuhan di Lapas Gunungsitoli, Situasi Terkendali dan Aman

MEDAN.radarinformasi.com — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut) menegaskan bahwa kondisi di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli saat ini berada dalam keadaan aman dan terkendali, pasca munculnya pemberitaan yang menyebutkan adanya kerusuhan di dalam lapas. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, Kamis (23/10/2025).

Yudi menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari tindakan disiplin yang dilakukan oleh Kepala Lapas (Kalapas) terhadap salah seorang tamping dapur bernama Hendrikus Rebusma Batee. Insiden terjadi pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 07.30 WIB, ketika Kalapas melakukan kontrol rutin ke dapur.

Pada saat itu, Kalapas mendapati Hendrikus memasukkan barang terlarang berupa makanan dari luar dapur, yakni roti yang dibeli dari kantin, ke dalam ruang strafsel (sel hukuman).

Tindakan membawa makanan dari luar dapur lapas merupakan pelanggaran tata tertib karena berpotensi disalahgunakan dan dapat menimbulkan gangguan keamanan. Hendrikus disebut sudah sering diingatkan oleh Kalapas mengenai hal tersebut, namun tetap mengulanginya. Saat menegur, Kalapas sempat memukul bagian kening Hendrikus, yang menyebabkan luka kecil hingga mengeluarkan darah.

Peristiwa itu kemudian memicu reaksi spontan dari beberapa warga binaan pemasyarakatan (WBP) lainnya yang merasa tidak terima atas tindakan tersebut. Beberapa WBP berkumpul di lapangan lapas dan menyuarakan protes, sehingga menimbulkan kesan bahwa situasi di dalam lapas sedang rusuh. Namun, pihak Lapas bersama unsur TNI-POLRI segera melakukan langkah cepat dengan melakukan mediasi langsung di lokasi.

“Situasi sempat memanas sesaat, tetapi segera dapat dikendalikan. Saat ini mediasi antara pihak Lapas, TNI, POLRI dan perwakilan WBP telah dilakukan. Seluruh warga binaan telah kembali ke blok masing-masing, dan kondisi lapas dinyatakan aman serta terkendali,” ujar Yudi.

Ia menegaskan bahwa tidak benar jika disebut terjadi kerusuhan besar seperti yang ramai diberitakan di media sosial. Menurutnya, insiden tersebut hanya bersifat insidental dan telah diselesaikan secara damai melalui pendekatan persuasif.

Lebih lanjut, WBP yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan di Klinik Lapas oleh petugas medis. Luka yang dialami dikategorikan ringan dan tidak memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit luar. Selain itu, koordinasi antara pihak Lapas, aparat keamanan, dan Kanwil Ditjenpas Sumut dilakukan dengan cepat untuk mencegah terjadinya gangguan lebih luas.

“Tidak ada korban lain, tidak ada fasilitas yang rusak, dan tidak ada tindakan anarkis dari warga binaan. Semua sudah kembali kondusif,” tegas Yudi.

Pihak Kanwil Ditjenpas Sumut juga menegaskan bahwa tindakan evaluasi terhadap Kalapas dan petugas terkait tetap akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional institusi agar setiap tindakan pembinaan tetap dilakukan dengan cara yang humanis dan proporsional.

“Insiden ini menjadi pembelajaran bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk tetap mengedepankan komunikasi yang baik, menghormati martabat warga binaan, namun tetap menegakkan disiplin demi keamanan lapas,” tambahnya.

Selain itu, Yudi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum diverifikasi secara resmi. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang menggambarkan lapas dalam kondisi rusuh dan kacau adalah tidak sesuai dengan fakta lapangan.

“Saat ini seluruh kegiatan pembinaan berjalan normal. Kami memastikan bahwa lapas tetap menjalankan fungsi pembinaan dengan aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa isu kerusuhan di Lapas Gunungsitoli adalah keliru dan tidak berdasar. Peristiwa tersebut merupakan insiden kecil akibat teguran terhadap pelanggaran disiplin yang telah diselesaikan secara damai melalui mediasi oleh pihak Lapas bersama aparat TNI-POLRI.

Pihak Kanwil Ditjenpas Sumut berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayahnya, guna memastikan setiap proses pembinaan warga binaan berjalan sesuai prinsip kemanusiaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Istri Pekerja Kilang Pertamina Balongan Dilatih Tangani Kebakaran Rumah Tangga

INDRAMAYU.radarinformasi.com- PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah tangga. Melalui tim Emergency and Insurance – HSSE, perusahaan kembali menggelar pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran khusus bagi para istri pekerja kilang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra, Indramayu, Kamis (23/10/2025), diikuti puluhan peserta dengan antusias. Dalam sesi awal, Senior Supervisor Emergency Response & Facility PT KPI RU VI Balongan, Nyono Safarun, memberikan paparan seputar teori dasar pencegahan kebakaran, termasuk segitiga api, cara menangani kebocoran gas LPG, penanganan kebakaran di dapur, hingga penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan fire blanket.

Menurut Nyono, memahami perbedaan jenis kebakaran sangat penting agar penanganannya tepat. “Kebakaran akibat kebocoran gas dan listrik membutuhkan perlakuan berbeda, begitu pula jenis bahan APAR yang digunakan,” jelasnya.

Selain menerima materi, para peserta juga mendapat kesempatan mempraktikkan cara memadamkan api secara langsung. Mira, salah satu peserta, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Kami jadi tahu bagaimana memadamkan api dengan fire blanket dan APAR secara benar. Ini penting untuk kesiapsiagaan di rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Mohamad Zulkifli, Area Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mengedepankan keselamatan, baik di lingkungan kerja maupun di kawasan perumahan.

“Keselamatan keluarga berawal dari rumah. Satu tindakan kecil bisa menyelamatkan banyak nyawa,” ungkapnya.

Zulkifli menambahkan, pelatihan serupa juga akan diperluas untuk masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi Kilang Pertamina Balongan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap keselamatan lingkungan.

Sumber: Siaran Pers PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU VI Balongan, 23 Oktober 2025.

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Pengerukan Pelabuhan Dadap, Dorong Kebangkitan Sektor Perikanan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Perikanan Dadap terus digencarkan. Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau proses pengerukan sedimentasi di kawasan pelabuhan yang berlokasi di Kecamatan Juntinyuat,” Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu. Langkah ini diambil sebagai strategi memperlancar jalur perairan dan memperkuat fungsi pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi kelautan di wilayah utara Indramayu.

Bupati Lucky menyampaikan bahwa pengerukan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, Pemkab Indramayu mengambil inisiatif untuk mempercepat pelaksanaannya agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

“Saat ini satu kapal keruk kami gunakan untuk menangani 14 muara di Indramayu. Ke depan, kami berharap dukungan tambahan dari pemerintah pusat dan provinsi agar sektor perikanan di Desa Dadap bisa semakin berkembang,” ujar Lucky. Ia optimistis kawasan itu berpotensi tumbuh hingga tiga kali lipat dibanding kondisi saat ini.

Di sisi lain, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem (PPMC), Ahman Kurniawan, menjelaskan bahwa Pelabuhan Dadap kini menjadi prioritas utama dalam program pengembangan pelabuhan pesisir. Ia juga mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Dadap dengan kapasitas 60 unit rumah, memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dadap memiliki potensi besar, bukan hanya sebagai daerah penghasil mangga, tetapi juga sebagai gerbang industri perikanan Indramayu. Nantinya, kapal berukuran besar pun bisa masuk ke muara Dadap, menjadikannya pusat ekspor-impor hasil perikanan,” ungkap Ahman didampingi Kuwu Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi.

Antusiasme juga datang dari warga. Slamet (32), seorang nelayan setempat, mengaku lega dengan adanya pengerukan tersebut. “Sekarang perahu kami bisa lewat tanpa hambatan lumpur. Aktivitas melaut jadi lebih lancar,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah berupaya menjembatani komunikasi dengan nelayan dan pihak terkait, memastikan pengerukan berjalan efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

(Andika/Diskom).