Diskominfo Indramayu Bekali Siswa Baru SMPN 4 Sindang dengan Literasi Digital dan Edukasi PP TUNAS

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Ratusan siswa baru SMP Negeri 4 Sindang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh antusias. Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga mendapatkan pembekalan mengenai literasi digital dan perlindungan anak di ruang digital.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) itu menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi tentang Literasi Digital serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Dalam pemaparannya, Suwenda menegaskan bahwa MPLS merupakan momentum yang tepat untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan karakter dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, generasi muda harus mampu memanfaatkan internet sebagai sarana belajar, mengembangkan potensi diri, serta memperluas wawasan tanpa mengabaikan nilai-nilai etika dan karakter bangsa.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika bermedia sosial serta mewaspadai bahaya cyberbullying. Para siswa diajak menggunakan media digital secara bijak, menghormati sesama, dan turut menciptakan ruang digital yang aman dan positif.

Selain itu, Suwenda memperkenalkan PP TUNAS sebagai regulasi yang bertujuan memperkuat perlindungan anak dalam penggunaan media sosial, permainan daring, dan berbagai layanan digital lainnya.

“Saya yakin anak-anak akan mampu melanjutkan kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna, dan memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat,” ujar Suwenda.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Sindang, Ana Rohdiana, mengapresiasi kehadiran Diskominfo Kabupaten Indramayu yang telah memberikan edukasi kepada para siswa baru. Menurutnya, kegiatan MPLS yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 diikuti oleh 320 peserta didik baru.

Selama pelaksanaan MPLS, siswa mendapatkan berbagai materi, di antaranya pencegahan cyberbullying, etika berlalu lintas, pengenalan profil lulusan, pendidikan karakter dan budi pekerti, serta pengenalan lingkungan sekolah.

Ana menjelaskan, tema nasional MPLS Ramah sejalan dengan tema yang diusung sekolah, yakni “Hari Baru, Aman dan Nyaman”, sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu yang telah memberikan materi literasi digital kepada peserta didik baru. Bekal ini sangat penting agar anak-anak lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Salah seorang peserta didik baru, Nidha Ayu Septyani, siswi kelas VII H, mengaku senang mengikuti MPLS karena memperoleh banyak pengalaman baru, mengenal lingkungan sekolah, serta memahami cara menggunakan media sosial secara bijak.

“Saya senang mengikuti MPLS karena bisa mengenal sekolah dan teman-teman baru. Materi literasi digital membuat saya tahu cara menggunakan media sosial dengan baik dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Melalui kegiatan MPLS Ramah, SMP Negeri 4 Sindang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga membekali mereka dengan karakter, kepedulian, serta kecakapan digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di era digital.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Transformasi Digital Desa Melalui Sosialisasi SIDOMA dan CERMATIN

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi SIDOMA dan Program CERMATIN yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para kuwu, lurah, dan perangkat desa se-Kabupaten Indramayu ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan digital.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sejalan dengan visi Indramayu REANG, pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

Suwenda menjelaskan, salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah SIDOMA (Sistem Informasi Pengajuan Domain Desa). Aplikasi ini memudahkan pemerintah desa dalam mengajukan dan mengelola domain resmi desa.id sebagai identitas digital desa.

Menurutnya, website desa tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi sarana pelayanan publik, transparansi pemerintahan, serta mendukung peningkatan Indeks Pemerintahan Digital Indonesia (PemDI). Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan seluruh 317 desa dan kelurahan memiliki domain desa.id sebagai identitas resmi pemerintah desa.

Selain SIDOMA, Diskominfo juga memperkenalkan CERMATIN (Cerdas Bermedia Digital Indramayu) sebagai platform pembelajaran bagi perangkat desa. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengikuti pelatihan, webinar, serta memperoleh materi mengenai teknologi informasi, keamanan siber, etika digital, hingga pemanfaatan teknologi secara produktif.

“Teknologi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Keberhasilan transformasi digital ditentukan oleh komitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Suwenda.

Sementara itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kabupaten Indramayu, Heru Susanto, menuturkan bahwa SIDOMA dan CERMATIN saling melengkapi dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan desa.

“Melalui SIDOMA kami ingin memastikan seluruh desa memiliki identitas digital resmi melalui domain desa.id. Sedangkan CERMATIN menjadi ruang belajar bagi perangkat desa agar semakin siap memanfaatkan teknologi informasi secara aman, efektif, dan berkelanjutan dalam mendukung pelayanan publik,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Danrem 063/SGJ Tinjau Operasional Koperasi Merah Putih di Pilangsari, Dorong Penguatan Ekonomi Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Komandan Korem (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Ciayumajakuning yang berlokasi di Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (11/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan operasional KDKMP sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa.

Dalam peninjauan itu, Danrem meninjau sejumlah fasilitas koperasi, berdialog dengan pengurus, serta mendengarkan pemaparan mengenai perkembangan usaha, tata kelola, dan pelayanan yang telah dijalankan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Desa Pilangsari beserta jajaran perangkat desa, pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, jajaran Kodim 0616/Indramayu, serta unsur terkait lainnya.

Danramil 1604/Jatibarang, Kapten Inf. Disman, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung keberlangsungan program Koperasi Merah Putih di wilayah binaannya.

“Kami siap mendampingi dan mendukung penuh keberlangsungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah binaan. Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis koperasi ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Arm. Tulus Widodo, S.E., M.Han., mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran KDKMP harus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi desa yang dikelola secara profesional sehingga mampu menciptakan kemandirian dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun ekonomi kerakyatan. Saya berharap koperasi ini dikelola dengan baik, mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta inovasi sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya,” tegasnya.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Pilangsari semakin berkembang, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi desa dalam mendukung pembangunan dan kemandirian ekonomi di Kabupaten Indramayu.

Reporter  : Andika

Anas Ghozali Dikukuhkan sebagai Ketua LPKU MUI Indramayu Periode 2026–2031

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu resmi mengukuhkan Anas Ghozali, S.Pd. sebagai Ketua Lembaga Penggerak Keuangan Umat (LPKU) MUI Kabupaten Indramayu periode 2026–2031.

Pengukuhan dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) dan Pengukuhan Komisi serta Lembaga MUI Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Aula Gedung Islamic Centre, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 1, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (11/7/2026).

Ketua Umum MUI Kabupaten Indramayu, KH. Ahmad Syaerozi Bilal, mengatakan LPKU memiliki peran strategis dalam mengelola dan memberdayakan potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan umat.

“Kami berharap di bawah kepemimpinan Anas Ghozali, LPKU MUI Kabupaten Indramayu dapat menjadi lembaga yang profesional, transparan, dan amanah. Tujuannya untuk mengoptimalkan potensi keuangan umat sehingga mampu berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPKU MUI Kabupaten Indramayu yang baru dikukuhkan, Anas Ghozali, S.Pd., menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan. Ia menegaskan akan fokus pada tiga program prioritas selama masa kepemimpinannya.

“Program pertama adalah memperkuat literasi keuangan syariah di lingkungan masjid dan pesantren. Kedua, melakukan pendataan dan pemberdayaan mustahik agar dapat berkembang menjadi muzakki. Ketiga, membangun sinergi dengan BAZNAS, LAZ, dan lembaga keuangan syariah di Kabupaten Indramayu,” tegasnya.

Acara pengukuhan turut dihadiri Bupati Indramayu yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Dr. A. Syadeli, M.Ed., jajaran pengurus MUI Kabupaten Indramayu, pimpinan BAZNAS Kabupaten Indramayu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, serta pengurus lembaga zakat se-Kabupaten Indramayu.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, LPKU MUI Kabupaten Indramayu diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana umat secara profesional, transparan, produktif, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Andika

Ribuan Warga Padati Sport Center Indramayu, Karnaval SCTV HUT ke-36 Berlangsung Meriah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ribuan masyarakat memadati Sport Center Indramayu untuk menyaksikan Karnaval SCTV dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 SCTV. Antusiasme warga terlihat sejak pagi ketika mereka berdatangan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indramayu,” Sabtu-Minggu (11–12/7/2026).

Masyarakat datang bersama keluarga dan kerabat untuk menikmati rangkaian hiburan sekaligus menyaksikan secara langsung penampilan artis, musisi, dan para pemain sinetron yang selama ini hanya mereka lihat melalui layar televisi.

Suasana semakin semarak ketika Ben Kasyafani, Fanny Ghassani, Anwar BAB, dan Kayla The Icon memandu jalannya acara dengan penuh semangat. Berbagai permainan interaktif dan hiburan yang disuguhkan mampu menghidupkan suasana serta mengundang antusiasme ribuan penonton.

Pada hari pertama, panggung Karnaval SCTV dimeriahkan oleh penampilan Bian Gindas, Rizwan Fadilah, dan Wika Salim. Kehadiran para pemain sinetron Sebening Cinta seperti Zoe Jackson, Rizky Nazar, Fandy Christian, dan Dosma Hazebosch juga disambut histeris oleh para penggemarnya.

Kemeriahan berlanjut pada hari kedua, Minggu (12/7/2026). Para pemain sinetron Asmara Gen Z menyapa masyarakat Indramayu, disusul penampilan Five Minutes, Indra Sinaga, dan Vita Alvia yang berhasil menghibur ribuan penonton.

Puncak acara berlangsung melalui siaran langsung SCTV pada Minggu siang. Sejumlah pemain sinetron Wajah Cinta Yang Lain, di antaranya Dinda Kirana, Ibrahim Risyad, Aulia Sarah, dan Fenly Christove, turut hadir menyapa masyarakat dan menambah semarak suasana.

Momen istimewa juga hadir ketika Aisyah Mahulidah, putri daerah Kabupaten Indramayu yang berhasil meraih Juara I tingkat nasional, tampil di atas panggung dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Sorotan utama kemudian tertuju pada penampilan grup band D’Masiv yang sukses membakar semangat ribuan penonton. Lagu-lagu yang dibawakan membuat seluruh area Sport Center bergemuruh oleh tepuk tangan dan nyanyian bersama. Penampilan Budi Doremi, Jordy Riz, Duo Anggrek, serta Resty Ananta semakin melengkapi kemeriahan Karnaval SCTV di Indramayu.

Karnaval SCTV merupakan program roadshow tahunan yang digelar di sejumlah daerah di Indonesia sebagai bagian dari perayaan HUT ke-36 SCTV. Setelah sebelumnya diselenggarakan di Jepara, Kabupaten Indramayu dipercaya menjadi kota berikutnya yang menjadi tuan rumah.

Selama dua hari pelaksanaan, Karnaval SCTV tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan yang mempererat interaksi antara warga dengan para artis. Antusiasme ribuan pengunjung menunjukkan bahwa kehadiran acara berskala nasional tersebut menjadi hiburan yang dinantikan sekaligus memberikan dampak positif bagi geliat ekonomi dan promosi Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Penataan Halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Indramayu Dimulai, Anggaran Capai Rp.622 Juta

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai merealisasikan proyek penataan halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu yang berlokasi di Kecamatan Indramayu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan telah memasuki tahap awal. Sejumlah pekerja terlihat melakukan persiapan dan pengerjaan di area halaman kantor sebagai bagian dari proses penataan,” Sabtu (11/7/2026).

Mengacu pada papan informasi proyek, pekerjaan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp622.487.000. Proyek memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dan dikerjakan oleh CV Reyhan Putra Mandiri, yang beralamat di Desa Pekandangan Jaya, Kabupaten Indramayu.

Dengan nilai anggaran yang mencapai lebih dari Rp622 juta, pelaksanaan proyek diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.

Selain ketepatan waktu, kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat optimal, khususnya dalam mendukung aktivitas operasional Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu.

Transparansi dalam pelaksanaan proyek menjadi aspek penting yang perlu dijaga, mulai dari penggunaan material, metode pekerjaan, hingga pengawasan di lapangan. Pengawasan tersebut dilakukan oleh instansi terkait bersama konsultan pengawas sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, partisipasi masyarakat melalui pengawasan publik juga menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap proyek yang bersumber dari APBD. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan diharapkan berlangsung secara profesional, tepat mutu, tepat waktu, transparan, dan akuntabel.

Melalui penataan ini, halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu diharapkan menjadi lebih representatif, tertata, serta mampu mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Reporter : Andika

Estim Enting Serap Aspirasi Warga Haurgeulis Melalui Reses Masa Persidangan II Tahun 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Estim Enting, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di sejumlah titik di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai forum dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait berbagai kebutuhan pembangunan di daerah,” Jum’at (10/7/2026).

Dalam sambutannya, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI itu menegaskan bahwa reses merupakan sarana komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat guna menyerap berbagai persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

“Reses adalah kesempatan bagi kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus mempererat silaturahmi. Semua masukan yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD,” ujar Estim Enting.

Ia menjelaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dihimpun dan dibahas melalui mekanisme di DPRD sebelum dikoordinasikan dengan pemerintah daerah sesuai kewenangannya.

Menurutnya, berbagai usulan yang muncul dalam kegiatan reses didominasi kebutuhan pembangunan infrastruktur desa, peningkatan pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta sektor-sektor lain yang dinilai mendukung kesejahteraan warga.

“Suara masyarakat adalah landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Kami ingin memastikan setiap kebutuhan warga mendapat perhatian dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Estim Enting didampingi Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Haurgeulis, Nani Dewi Yanti, S.T.r.Keb., CHTT. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan reses sebagai ruang dialog yang terbuka untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan secara konstruktif.

Melalui komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat terpetakan secara komprehensif sehingga menjadi dasar penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, khususnya di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Gantar, dan sekitarnya.

Reporter  : Andika

Polsek Sindang Berikan Edukasi Kamtibmas di SD/MI PUI Sindang, Perkuat Keamanan Lingkungan Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik, Polsek Sindang Polres Indramayu menggelar kegiatan sambang sekaligus edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di SD/MI PUI Sindang, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut menyasar para guru, petugas keamanan sekolah, serta siswa sebagai bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.

Kapolsek Sindang, AKP Karnala, menjelaskan bahwa sekolah merupakan salah satu tempat yang harus mendapatkan perhatian khusus dalam upaya perlindungan anak. Karena itu, sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian perlu terus diperkuat guna menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

“Kami mengimbau pihak sekolah agar terus meningkatkan pengawasan terhadap para pelajar, terutama pada saat jam pulang sekolah. Langkah ini penting sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat membahayakan keselamatan anak-anak,” ujar AKP Karnala.

Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan terhadap peserta didik, petugas kepolisian juga mengajak guru dan petugas keamanan sekolah untuk meningkatkan koordinasi serta komunikasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga disiplin, mematuhi aturan sekolah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya membangun karakter positif sejak dini.

Polsek Sindang berharap kegiatan edukasi kamtibmas ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga keamanan bersama, sekaligus memperkuat upaya perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan pendidikan.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian terkait keamanan dan ketertiban masyarakat dapat menghubungi layanan Kepolisian melalui WhatsApp 0812-2420-0434 atau Call Center 110 yang siap melayani selama 24 jam.

Sumber : Humas Polres Indramayu
Andika

CFN Indramayu Semakin Semarak, Pelajar SD Tampilkan Kreasi Seni dan Budaya Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Suasana Car Free Night (CFN) Kabupaten Indramayu di kawasan Pasar Mambo semakin meriah dengan penampilan seni budaya yang dibawakan para pelajar sekolah dasar, Atraksi yang ditampilkan berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan,” Sabtu malam (6/6/2026).

Para siswa dari SDN 3 Margadadi dan SDN 4 Margadadi tampil penuh percaya diri dalam ajang Pentas Seni Malam Budaya Harmoni Bangsa yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. Beragam pertunjukan seni tradisional dan budaya daerah disuguhkan, menghadirkan hiburan sekaligus edukasi bagi masyarakat yang hadir.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi para pelajar untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, serta kecintaan mereka terhadap seni dan budaya lokal sejak usia dini. Penampilan para siswa pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tampak antusias menyaksikan setiap pertunjukan hingga selesai.

Tidak sedikit pengunjung yang memberikan tepuk tangan dan apresiasi atas kemampuan para pelajar dalam membawakan berbagai kreasi seni yang sarat nilai budaya.

Seiring perkembangannya, Car Free Night di kawasan Pasar Mambo tidak hanya menjadi ruang publik bebas kendaraan bermotor, tetapi juga berkembang menjadi wadah ekspresi bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai potensi seni, budaya, dan kreativitas.

Kehadiran pertunjukan seni dari kalangan pelajar turut menambah daya tarik CFN sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya daerah melalui keterlibatan generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai budaya lokal dapat terus dikenalkan dan diwariskan kepada generasi penerus.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni dan budaya, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah.

Salah seorang pengunjung CFN, Heri (56), mengaku terkesan dengan penampilan para siswa yang dinilainya mampu menghadirkan hiburan berkualitas di tengah suasana akhir pekan.

Menurutnya, panggung seni yang tersedia di kawasan CFN dapat menjadi sarana untuk melahirkan bibit-bibit seniman muda berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Indramayu.

“Penampilan anak-anak sangat bagus dan menghibur. Mudah-mudahan dari kegiatan seperti ini lahir talenta-talenta baru yang dapat mengembangkan seni budaya daerah,” ujarnya.

Ia berharap penyelenggaraan pentas seni di CFN ke depan semakin beragam dengan melibatkan lebih banyak putra-putri daerah agar kawasan tersebut menjadi pusat kreativitas sekaligus ruang pelestarian budaya masyarakat Indramayu.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

Seniman Indramayu Sambut Positif Ranperda Kemajuan Kebudayaan dan Seni Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ditengah pesatnya perkembangan zaman yang terus membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat, pelestarian seni dan budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Para seniman dan budayawan di Kabupaten Indramayu pun terus berupaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.

Harapan baru bagi dunia seni budaya mengemuka dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKB, Muhamad Sidkon DJ, di Gedung Kesenian Indramayu, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dewan Kesenian Indramayu (DKI), Ray Mengku Sutentra, Ketua DPAC PKB Kecamatan Indramayu Andi Hayadi, Sekretaris Jenderal DKI Ade Supriyadi, serta sejumlah seniman dan budayawan yang selama ini aktif mengembangkan berbagai bidang kesenian di Kabupaten Indramayu.

Dalam kesempatan itu, Muhamad Sidkon DJ menjelaskan bahwa kunjungannya ke Indramayu merupakan bagian dari tugas DPRD Provinsi Jawa Barat dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, sektor seni dan budaya menjadi salah satu bidang yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena memiliki peran strategis dalam menjaga identitas dan karakter daerah.

“Salah satu tujuan kami hadir di Indramayu adalah melihat sejauh mana program pengembangan seni dan budaya yang didukung APBD Provinsi Jawa Barat telah berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sidkon menilai seni dan budaya bukan sekadar sarana hiburan, melainkan bagian penting dari sejarah, identitas, serta jati diri masyarakat yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

Dalam dialog bersama para pelaku seni, Sidkon juga menyampaikan kabar mengenai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kemajuan Kebudayaan dan Seni Jawa Barat yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung pelestarian, pembinaan, dan pengembangan seni budaya di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Indramayu.

“Kami tengah membahas Ranperda Kemajuan Kebudayaan dan Seni Jawa Barat yang diharapkan menjadi instrumen penting untuk memperkuat perlindungan dan pengembangan kebudayaan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan perda nantinya tidak hanya memberikan arah kebijakan yang lebih jelas, tetapi juga membuka peluang dukungan yang lebih luas bagi para pelaku seni melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi kegiatan, hingga dukungan pendanaan.

Sidkon menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap dunia seni harus diberikan secara merata kepada seluruh cabang kesenian tanpa membedakan bentuk maupun jenis ekspresi budaya yang berkembang di masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh bentuk kesenian mendapatkan ruang yang sama untuk berkembang. Tidak hanya seni pertunjukan tertentu, tetapi juga sastra, puisi, teater, musik tradisional, dan berbagai ekspresi budaya lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, para seniman dan budayawan yang hadir menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan pembinaan, regenerasi pelaku seni, serta perlindungan terhadap warisan budaya lokal yang kini menghadapi tantangan akibat perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Mereka berharap proses penyusunan Ranperda dapat melibatkan masukan dari komunitas seni dan budaya sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan para pelaku seni di daerah.

Bagi kalangan budayawan, pelestarian budaya bukan hanya soal menjaga tradisi masa lalu, tetapi juga upaya mempertahankan identitas daerah agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui forum tersebut, berbagai gagasan dan masukan dari para seniman diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan Ranperda Kemajuan Kebudayaan dan Seni Jawa Barat. Dengan dukungan regulasi yang kuat, seni dan budaya Indramayu diharapkan tidak hanya mampu bertahan di tengah arus modernisasi, tetapi juga berkembang sebagai kekuatan budaya yang membanggakan Jawa Barat dan Indonesia.

Reporter  : Andika