Gubernur Jabar Apresiasi Polres Bogor Ungkap Kasus Narkotika, Bahas Jalan Rusak di Parung Panjang

BOGOR.radarinformasi.com  – Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, SH, melakukan kunjungan kerja ke Polres Bogor pada hari ini. Kedatangan beliau disambut langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolres Bogor. Sabtu (8/2)

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Dedi memberikan apresiasi atas kinerja Polres Bogor yang berhasil mengungkap pabrik narkotika golongan 1 jenis tembakau sintetis. Pengungkapan ini dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba yang merusak generasi muda.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dari jajaran Polres Bogor dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat,” ujar Dedi.

Selain membahas pengungkapan kasus narkotika, Gubernur Dedi bersama Kapolres Rio Wahyu juga mendiskusikan berbagai isu menonjol lainnya di wilayah Bogor. Salah satu fokus pembahasan adalah keluhan warga Parung Panjang terkait kondisi jalan yang rusak parah akibat lalu lintas truk tambang.

Kapolres Rio menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan upaya koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mencari solusi terbaik guna mengatasi masalah tersebut. Langkah penertiban truk tambang yang melebihi tonase serta penegakan aturan lalu lintas juga menjadi perhatian utama.

Gubernur Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan turut mengambil langkah strategis untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas truk tambang di kawasan tersebut.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang konkret dan berkelanjutan,” tegas Dedi.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sat Reskrim Polres Bogor Tangkap Tersangka Tindak Pidana Persetubuhan dan Perbuatan Cabul Anak di Bawah Umur

BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Reskrim Polres Bogor telah menangkap tersangka tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, SIK, menjelaskan bahwa kronologis kejadian bermula pada tanggal 28 September 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk jajan ke warung, namun tidak pulang-pulang hingga pukul 21.30 WIB. Sabtu (8/2)

Ibu korban kemudian menanyakan kepada teman-teman korban, namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban. Pada pukul 23.00 WIB, seorang saksi bernama P datang ke rumah korban dan memberitahu orang tua korban bahwa dia menerima pesan WhatsApp yang memberitahukan bahwa korban meminta dijemput. Setelah mendapatkan lokasi korban, keluarga korban beserta teman-teman korban menjemput korban di Kampung Cibodas, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yaitu rumah bibi tersangka.

Korban kemudian dibawa pulang ke rumah dan menceritakan bahwa telah disetubuhi oleh tersangka di rumah bibinya tersebut sebanyak dua kali. Pihak kepolisian berhasil menangkap tersangka pada hari Sabtu, tanggal 8 Februari 2025, sekitar pukul 00.30 WIB, di Kampung Tegal Harendong, RT 008/001, Kelurahan Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polres Bogor menjelaskan bahwa benar telah terjadi tindak pidana pencabulan anak di bawah umur pada tanggal 28 September 2024, di Kampung Cibodas, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kab Bogor. Identitas pelapor adalah I (44), ibu korban, seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Kampung Parung Leungsir, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Korban adalah anak di bawah umur, SNF, 15 tahun. Pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku/tersangka, yaitu JW als R, seorang laki-laki berusia 21 tahun yang berdomisili Kampung Tegal Harendong, Kelurahan Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa keterangan dari para saksi dan hasil visum et revertem.

Tersangka telah diamankan di Mako Polres Bogor dan akan dilanjutkan dengan proses hukum sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Hukum Tindak Pidana, dengan pasal 81 ayat (1) dan atau pasal 82 UU No 35 Tahun 2014, dengan ancaman hukuman 9 tahun maksimal 15 tahun penjara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pasca Kebakaran Mapolsek Kandanghaur, Kapolres Indramayu Pastikan Layanan Kepolisian Tetap Berjalan 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pasca kebakaran yang melanda Mapolsek Kandanghaur, Polres Indramayu bergerak cepat untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Sebagai langkah sementara, pelayanan kepolisian dialihkan ke Kantor Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Sabtu (8/2)

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, didampingi Wakapolres Kompol Ryan Faisal, meninjau langsung lokasi pelayanan sementara pada Jumat (7/2/2025). Kehadiran mereka disambut Danramil 1616/Kandanghaur, Lettu Inf H. Sutirjo, serta PJ Kuwu Desa Karanganyar, Joni.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan ruang pelayanan serta proses pemindahan barang-barang dari Mapolsek ke balai desa. Selain itu, sejumlah petugas terlihat membersihkan ruangan agar dapat digunakan dengan optimal.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik, meskipun Mapolsek Kandanghaur sedang dalam pemulihan,” ujar Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata.

Lebih lanjut, Iptu Junata menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal tanpa gangguan. Langkah cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab Polres Indramayu dalam menjaga stabilitas pelayanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Dengan sinergi antara Polres Indramayu, pemerintah desa, dan pihak terkait, kami berharap layanan kepolisian tetap berjalan efektif meskipun ada kendala pascakebakaran,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kantor Polsek Kandanghaur Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Kantor Polsek Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, dilanda kebakaran hebat pada Kamis (6/2/2002) malam. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan sekitar pukul 22.15 WIB segera menuju lokasi dan berupaya memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh bagian kantor Polsek Kandanghaur hangus terbakar. Jumat (7/2)

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, menjelaskan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Berdasarkan keterangan saksi mata, Bripka Imron, yang sedang bertugas piket, kebakaran bermula ketika anggota Polsek melihat percikan api dari kabel di bawah komputer di ruang kasium. Api kemudian merambat ke AC dan menyebabkan ledakan yang membuat situasi panik.

Anggota polisi yang bertugas segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Warga setempat yang menyaksikan kejadian turut membantu dengan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun, api terus membesar hingga akhirnya menjalar ke seluruh bagian kantor.

Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dengan menerjunkan tiga unit armada, dibantu satu unit dari Pertamina Ep Asset 3 Cemara. Pemadaman dilakukan dengan cepat untuk mencegah api semakin meluas. Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, beserta Wakapolres Kompol Ryan Faizal dan jajaran Polres Indramayu lainnya juga turun langsung ke lokasi kejadian. Salah satu prioritas utama mereka adalah mengevakuasi senjata api dan amunisi yang tersimpan di dalam kantor Polsek.

Setelah upaya pemadaman yang intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.35 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan total pada bangunan Polsek Kandanghaur. Saat ini, kasus kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi 2: 8 Tewas, 11 Luka-luka

BOGOR.radarinformasi.com– Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 Bogor arah Jakarta, Selasa (4/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Insiden ini disebabkan oleh sebuah truk bermuatan galon air mineral yang mengalami rem blong, menabrak kendaraan yang sedang melakukan transaksi pembayaran tol. Akibat kejadian ini, delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan sebelas lainnya mengalami luka-luka. Rabu (5/2)

Kronologi Kejadian

Menurut laporan, truk yang melaju dari Ciawi menuju Jakarta mengalami gangguan pada sistem pengereman sesaat sebelum memasuki gerbang tol. Sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sehingga truk menabrak beberapa mobil yang sedang antre di gerbang pembayaran. Tabrakan keras tersebut memicu kebakaran yang menghanguskan tiga kendaraan.

Dampak dan Kerugian

Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah, baik dari segi korban jiwa maupun materiil:

• Korban jiwa: 8 orang meninggal dunia, beberapa di antaranya belum teridentifikasi.

• Korban luka-luka: 11 orang telah dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis.

• Kerusakan materiil: 3 kendaraan hangus terbakar, 3 kendaraan lainnya mengalami kerusakan, serta 2 gerbang tol rusak. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Identitas Korban

Korban Meninggal Dunia (Dalam Proses Identifikasi)

• Mr. X – Laki-laki, usia sekitar 40-50 tahun, mengenakan kaus hitam dan celana coklat.

• Mr. X – Laki-laki, usia sekitar 50-60 tahun, mengenakan kaus merah dan celana jeans biru.

• Mrs. X – Perempuan, usia sekitar 20-30 tahun, mengenakan baju hitam kotak-kotak besar dengan warna putih.

• Mr. X – Laki-laki, hangus terbakar.

• Mr. X – Laki-laki, usia sekitar 30-40 tahun, mengenakan baju coklat panjang dan celana panjang hitam.

• Mr. X – Laki-laki, usia sekitar 25-35 tahun, mengenakan kaus kuning dan sweater hitam serta celana jeans biru.

• Mr. X – Laki-laki, usia sekitar 40-50 tahun, mengenakan kemeja biru navy dengan garis putih horizontal.

• Mr. X – Laki-laki, hangus terbakar.

Korban Luka-Luka

• Bendi Wijaya – Laki-laki, buruh harian lepas, asal Kabupaten Sukabumi. Luka lecet, lebam, dan memar di kepala.

• Dani Nursamsu (45) – Petugas Jasa Marga, asal Kota Bogor. Luka lecet di pipi kanan, lebam dan memar di mata kanan, serta patah lengan kanan.

• Ari Nurharom – Petugas Jasa Marga, asal Kabupaten Sukabumi. Luka sobek di kepala belakang kiri.

• Sukanta – Petugas Jasa Marga, asal Sukabumi. Luka sobek di kepala belakang kiri.

• Wahyudin – Laki-laki, buruh harian lepas, asal Sukabumi. Luka sobek di dagu dan pipi kiri.

• Nurdin Ahyani – Security Jasa Marga, asal Kota Bogor. Luka lebam dan memar di dada.

• Yogi Satrio – Laki-laki, asal Koto Tengah, Kota Padang. Luka lebam dan memar di dada dan pinggang.

• Yosep Irawan – Laki-laki, asal Sukabumi. Luka memar dan lebam di dada.

• Dasep Naseh – Wiraswasta, asal Kabupaten Sukabumi. Luka lecet di kening kiri, bibir atas, dan memar di dada.

• Sugiarti – Perempuan, asal Kabupaten Sukabumi. Luka sobek di kepala atas, serta lecet di tangan dan kaki.

• Ryujia Adriana – Laki-laki, asal Kabupaten Sukabumi. Luka sobek di kepala.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Hingga saat ini, Polresta Bogor dan pihak Jasa Marga masih melakukan investigasi guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan kemungkinan adanya kelalaian. Sementara itu, Gerbang Tol Ciawi 2 telah kembali dibuka setelah proses pembersihan lokasi kejadian selesai dilakukan.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama di jalur tol dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi.

Reporter : Rizal

Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi: Truk Rem Blong, 8 Orang Tewas

BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Tol Jagorawi, tepatnya di KM 41.400 B, pada Selasa (4/2) pukul 23.30 WIB. Insiden ini melibatkan enam kendaraan dan mengakibatkan delapan orang meninggal dunia serta sebelas lainnya mengalami luka berat. Rabu (5/2)

Kronologi Kejadian

Berdasarkan laporan dari Korlantas Polri, kecelakaan bermula saat sebuah truk bermuatan galon air mineral mengalami rem blong saat melaju dari Ciawi menuju Jakarta. Sesampainya di Gerbang Tol Ciawi 2, pengemudi truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan menabrak sejumlah mobil yang sedang bertransaksi di gerbang tol.

Benturan keras menyebabkan tabrakan beruntun yang melibatkan enam kendaraan, terdiri dari, Satu truk bermuatan air mineral, Empat unit Avanza (dua di antaranya terbakar), serta Satu unit Innova.

Akibat insiden ini, truk dan dua Avanza terbakar, sementara dua Avanza lainnya serta satu Innova mengalami kerusakan berat.

Dalam kecelakaan ini, delapan orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara sebelas lainnya mengalami luka berat dan telah dilarikan ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis.

Identitas beberapa pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan antara lain:

• Bendi Wijaya (31 tahun), pengemudi truk B 9235 PYW, mengalami luka berat.

• Jamal Abidin, pengemudi Avanza B 1381 BFY.

• Pengemudi Innova B 2612 TRX serta beberapa korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Dua unit Avanza yang terbakar belum bisa diidentifikasi, baik pengemudi maupun nomor polisinya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh rem blong pada truk sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya.

Petugas gabungan dari PJR Tol Jagorawi, Kepolisian, dan Tim Rescue segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Langkah-langkah yang telah diambil meliputi Mendata identitas korban dan kendaraan yang terlibat, melaporkan kejadian ke pihak terkait, mengevakuasi kendaraan ke Pool Ciawi serta membersihkan lokasi kejadian guna mengembalikan kelancaran lalu lintas.

Penanganan Lebih Lanjut

Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Bogor Kota. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan dan identifikasi korban yang belum terdata.

Pihak berwenang mengimbau kepada pengemudi kendaraan besar untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama sistem pengereman, guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pabrik Narkotika Terbesar di Jawa Barat, Polisi Sita 1 Ton Tembakau Sintetis

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat berhasil mengungkap laboratorium narkotika terselubung (clandestine laboratory) di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor. Pabrik ini diketahui memproduksi narkotika golongan I jenis tembakau sintetis. Selasa (4/2)

“Barang bukti yang ditemukan kurang lebih 1 ton tembakau sintetis,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Pol Johanes R. Manalu, kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

Menurut Kombes Johanes, laboratorium narkotika tersebut merupakan yang terbesar yang pernah diungkap di Jawa Barat. “Ini clandestine lab terbesar di Jawa Barat dengan barang bukti sekitar 1 ton tembakau sintetis,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyampaikan hal serupa terkait pengungkapan pabrik narkotika ini. Namun, ia belum dapat memberikan informasi lebih lanjut, termasuk jumlah tersangka yang diamankan dari lokasi.

“Kami masih melakukan pengembangan. Mohon waktu dan doanya,” kata AKBP Rio.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Empat Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Kalimantan Tiba, Satu ABK Masih Hilang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Isak tangis keluarga pecah saat empat jenazah korban kapal tenggelam di perairan Kalimantan tiba di Pelabuhan Karangsong, Indramayu. Evakuasi jenazah dilakukan oleh Satpolairud Polres Indramayu dengan bantuan masyarakat sekitar pelabuhan pada Minggu (2/2/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengungkapkan bahwa kapal KM Safinatun Rozak berangkat dari Pelabuhan Karangsong pada Sabtu (25/1/2025) dengan 11 orang kru, termasuk nahkoda. Pada Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, kapal berlabuh jangkar. Namun, ombak besar menghantam kapal hingga tiga kali, menyebabkan mesin kapal terendam air dan kapal terbalik.

Akibat kejadian ini, empat anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, satu ABK masih hilang, sementara enam lainnya selamat. Empat korban meninggal yang telah dievakuasi adalah:

Wahyudi (Nahkoda), warga Desa Karangsong, Topik (Nelayan), warga Desa Karangsong, Saidi (Nelayan) warga Kelurahan Paoman, Dasuki (Nelayan), warga Desa Salamdarma, Anjatan, Indramayu.

Sementara itu, enam ABK yang selamat adalah Karno, Kasan, Rohidin, Suwandi, Suwarno, dan Wartono. Satu korban yang masih dalam pencarian adalah Bagus Andriyana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemilik kapal KM Safinatun Rozak untuk proses evakuasi dari perairan Karangsong serta bekerja sama dengan ambulans KPL Mina Sumitra guna memulangkan jenazah,” kata AKP Asep Suryana.

Pihak keluarga korban menerima penyebab kematian tanpa menuntut autopsi dan meminta pemulangan jenazah dilakukan secepatnya. “Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi agar jenazah segera dimakamkan hari ini juga,” tambahnya.

Hingga kini, tim gabungan terus berupaya mencari korban yang masih hilang, sementara keluarga korban yang selamat mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan mereka.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polsek Parung Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Gudang Pengoplosan Gas Subsidi

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Parung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan gudang pengoplosan gas subsidi di Kampung Parigi Mekar, RT 001/002, Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 16.40 WIB.

Kapolsek Parung, Kompol Doddy Rosjadi, S.H., M.H., memimpin langsung pengecekan lokasi bersama Panit Reskrim, Panit Intel, Panit Binmas, Panit Lantas, serta anggota Polsek Parung lainnya.

Setibanya di lokasi, petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Hasil pengecekan di gudang yang diduga sebagai tempat pengoplosan gas subsidi adalah sebagai berikut:

• Tidak ditemukan aktivitas ilegal. Saat pemeriksaan, gudang dalam kondisi nihil aktivitas penyalahgunaan gas.

• Imbauan kepada masyarakat. Kapolsek Parung mengimbau warga sekitar untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas pengoplosan gas subsidi dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg. Polsek Parung menegaskan tidak akan memberikan toleransi dan akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

• Tindakan terhadap oknum aparat. Jika ada anggota kepolisian yang terlibat dalam praktik ilegal ini, pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan serta pengawasan terhadap lokasi tersebut. Situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibinong Amankan Dua Pelaku Dugaan Pencurian Gerobak

BOGOR.radarinformasi.com – Dua pria yang diduga melakukan pencurian gerobak diamankan oleh warga di Kampung Tarikolot, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, sebelum diserahkan ke Polsek Cibinong.

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kejadian ini bermula pada Rabu, 29 Januari 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, di Perumahan Puri Nirwana 1, Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong. Warga mengamankan dua pria yang diduga mencuri gerobak dagang cilok berbahan aluminium milik RS, yang dilakukan oleh MM (21 tahun).

Kronologi Kejadian

Menurut Kapolsek, peristiwa ini berawal pada 23 Januari 2025, ketika MM melamar kerja di mess karyawan cilok Kabayan milik R di Nanggewer. Setelah diterima bekerja, MM diberi kepercayaan untuk berdagang menggunakan gerobak dan diwajibkan menyetorkan hasil penjualan. Namun, MM justru menjual gerobak tersebut kepada A seharga Rp450 ribu, dengan bantuan temannya, F (16 tahun), yang meminjamkan ponsel untuk berkomunikasi dengan calon pembeli.

Belakangan, A berusaha menjual kembali gerobak tersebut melalui Facebook, tetapi aksi ini diketahui oleh pemilik gerobak, R. Setelah dilakukan mediasi, R akhirnya menebus kembali gerobak tersebut dengan harga Rp300 ribu.
Namun, pada Rabu, 29 Januari 2025, sekitar pukul 04.00 WIB, MM kembali mencuri gerobak dari mess karyawan. Pada siang harinya, ia menawarkan gerobak itu lagi kepada A seharga Rp700 ribu, dengan bantuan F, yang kembali meminjamkan ponsel dan menemani transaksi.

Mengetahui hal tersebut, A diam-diam menghubungi R. Bersama-sama, mereka merancang jebakan dengan mengatur pertemuan di dekat mushala Perum Puri Nirwana 1 Cibinong untuk transaksi jual-beli gerobak. Saat bertemu MM dan F, korban R dan saksi A langsung mengamankan kedua pelaku bersama barang bukti gerobak dorong. Mereka kemudian menyerahkan keduanya ke Polsek Cibinong.

Identitas Terduga Pelaku

Kedua Pelaku yang berhasil diamankam berinisial MM (22), tidak bekerja, dan berdomisili di Komplek Ditbekang AD, Kelurahan/Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, sedangkan MFAS (18), merupakan seorang pelajar yanh berdomisili di Jalan Dharmais, Kecamatan Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Penyelesaian Kasus
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah memfasilitasi mediasi antara pelaku dan korban. Dalam pertemuan tersebut, korban R memutuskan untuk menyelesaikan kasus ini di tingkat Polsek tanpa melanjutkan ke pengadilan, mengingat salah satu pelaku masih di bawah umur. Gerobak telah dikembalikan kepada pemilik, dan situasi tetap kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule