Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Kosong, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR.radarinformasi.com – Sesosok mayat yang sudah membusuk ditemukan di sebuah rumah kosong yang akan dijual di Kampung Ciherang Pondok, RT 001/RW 001, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Kamis (30/1)

Kapolsek Caringin, AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat tersebut. “Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada mayat yang ditemukan di rumah kosong. Setelah dicek di lokasi, memang benar ada jasad dalam kondisi membusuk,” ujar AKP Hendra.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh dua saksi, AR dan SA, yang datang ke rumah untuk melihat-lihat karena hendak membawa calon pembeli. Saat memeriksa bagian dalam rumah, mereka dikejutkan dengan keberadaan mayat yang tergeletak di atas kasur dalam kondisi membusuk. Keduanya kemudian menghubungi JA, pemilik rumah.

Menurut JA, rumah tersebut sudah tidak dikunjungi selama dua bulan terakhir dan dalam kondisi tidak terkunci, sehingga memungkinkan siapa saja untuk masuk. JA mengaku dihubungi oleh AR yang melaporkan adanya mayat di dalam rumah.

Saksi-saksi, termasuk warga sekitar, mengaku tidak mengenal korban. Namun, seorang tukang parkir di minimarket dekat lokasi mengatakan bahwa sekitar satu bulan lalu ia melihat seorang perempuan di sekitar TKP yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), karena sering berbicara dan tertawa sendiri.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi awal, sebelum akhirnya membawa jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dihimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung menghubungi RS Polri Kramat Jati guna proses identifikasi lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

IWO Desak Kapolda Riau Ungkap Kecelakaan Maut di Laut Perairan Indragiri Hilir

INDRAGIRI HILIR.radarinformasi.com – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi meminta Kapolda Irjen Pol Muhammad Iqbal dan jajarannya segera mengungkap misteri di balik terjadinya laka laut di perairan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) beberapa waktu lalu yang menewaskan dua orang warga, yakni Bastian (61) dan Topo (31) masih menjadi misteri, setelah pompong yang ditumpangi kedua korban korban hancur berkeping-keping. Rabu (29/1)

Menurut Muridi Susandi, kecelakaan laut tersebut diduga diakibatkan oleh speedboat hantu atau kapal penyelundup yang berkecepatan tinggi dan beroperasi pada tengah malam hingga pagi hari.

“Kita tidak menuduh siapapun, dugaan kita saat ini mengarah kepada aktivitas speedboat hantu yang melaju kencang pada dini hari, sehingga dengan kecepatan tinggi, pompong warga tidak terlihat dan terjadilah tabrakan,” ungkap Muridi Susandi dalam rilis resminya, Selasa, 28 Januari 2025.

Pasca tabrakan tersebut, Ketua IWO Riau menduga pelaku melarikan diri tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.

Selain itu, pria yang akrab disapa Sandi ini juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Indragiri Hilir dan jajaran yang langsung merespon peristiwa tersebut, termasuk mengunjungi rumah korban kecelakaan laut untuk menyampaikan duka cita dan memberi semangat kepada keluarga korban.

“Apresiasi yang tinggi kami berikan kepada Kapolres Inhil serta jajaran yang merespon peristiwa ini, serta telah melakukan penyelidikan lebih mendalam,” ujarnya.

Muridi Susandi mendesak dan meminta Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal untuk segera mengungkap misteri penyebab laka laut di perairan Inhil.

“Kita ingin peristiwa ini juga menjadi atensi Kapolda Riau, agar membantu Polres Inhil dalam mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Kasian keluarga yang ditinggalkan oleh korban, kita yakin mereka (korban) hanya pejuang nafkah bagi keluarganya,” desaknya.

Kecelakaan laut yang mengakibatkan hancurnya pompong dan tewasnya 2 warga Inhil juga menimbulkan banyak spekulasi bahwa penyebabnya adalah speedboat hantu atau kapal bermuatan barang ilegal.

Kendati hal tersebut belum bisa dibuktikan secara pasti, Ketua PW IWO Riau berharap siapapun nanti pelakunya agar diberikan hukuman sesuai aturan yang berlaku.

Untuk diketahui, Dua orang meninggal dunia dalam Kecelakaan laut (lakalaut) terjadi di Perairan Sungai Indragiri Tembilahan, Minggu pagi (26/1/2025).

Berdasarkan penyelidikan sementara pihak berwajib dan kesaksian warga di sekitar TKP, kejadian tersebut diperkirakan di Perairan Seberang Tembilahan tepatnya di sekitar Kantor Pertamina, Tembilahan.

Jenazah kedua korban bisa dievakuasi oleh warga dibantu oleh Personel Satpolairud Polres Inhil, Polsek KSKP Tembilahan, Polsek Tembilahan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga datang ke Kantor Satpolairud Polres Inhil melaporkan korban tenggelam bersama Pompong (perahu kayu) yang sementara di duga tenggelam akibat Laka Laut.

Personil dibantu warga sekitar seberang Tembilahan segera mendatangi TKP untuk melakukan Evakuasi. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan visum.

Red

Polsek Ciomas Tindak Lanjuti Kasus Tawuran Geng Motor yang Viral di Media Sosial

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Ciomas menindaklanjuti video viral di media sosial yang menunjukkan penangkapan seorang pelajar yang diduga tergabung dalam geng motor Slonong Boy di wilayah Laladon, Kabupaten Bogor. Selasa (28/1)

Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2025, sekitar pukul 04.00 WIB. Sekelompok remaja terlihat berkumpul di Jalan Lingkar Laladon, Kampung Laladon RT 002 RW 004, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Warga yang melihat aktivitas mencurigakan itu berinisiatif membubarkan kelompok tersebut. Namun, para remaja melarikan diri, dan hanya satu orang yang berhasil diamankan.

Pelajar berinisial MDF, yang diamankan dalam kejadian ini, berusia 14 tahun dan berdomisili di Cibeureum, Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa lima unit sepeda motor, dua bilah senjata tajam, dan satu stik golf.

Sebagai tindak lanjut, Polsek Ciomas memanggil orang tua pelajar tersebut untuk diberikan imbauan agar lebih mengawasi aktivitas anak mereka. Orang tua diingatkan untuk memberikan nasihat agar anak tidak bergabung dengan kelompok geng motor atau aktivitas serupa di masa mendatang.

“Saat ini, situasi sudah aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Ciomas.

Polsek Ciomas juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Peringati Isra Mi’raj 1446 H/2025 M

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama Bhayangkari Cabang Bogor menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M pada Senin, 27 Januari 2025. Acara tersebut berlangsung di Masjid Baitul Hamdi, Markas Komando Polres Bogor. Selasa (28/1)

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Bogor, termasuk Wakapolres Bogor, Kompol R. Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M., yang mewakili Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Turut hadir pejabat utama seperti Kabag Ops Bayu Tri Nugraha, Kabag SDM Kompol Yudi Kusyadi, para perwira utama, perwakilan satuan fungsi lainnya, dan ASN Polres Bogor.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan sambutan dari Wakapolres Bogor, Kompol R. Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M. Dalam sambutannya, Wakapolres menekankan pentingnya momen Isra Mi’raj sebagai pengingat untuk meningkatkan keimanan serta menerapkannya dalam kehidupan kedinasan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Puncak acara diisi ceramah agama oleh Ustadz Syahidin, S.H.I., dari Pondok Pesantren Daarul Ulum Lido. Dalam ceramahnya, Ustadz Syahidin mengupas nilai-nilai spiritual yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara, meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Wakapolres Bogor bersama Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bogor menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan ramah tamah untuk mempererat kebersamaan antara personel Polres Bogor dan Bhayangkari.

Peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan pengabdian Polres Bogor kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Bersama Stakeholder Terkait Pantau Harga Minyakita di Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama jajaran dan stakeholder terkait melakukan monitoring perkembangan harga Minyakita di wilayah hukum Polres Bogor, khususnya Kabupaten Bogor. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan harga minyak sesuai dengan ketentuan pemerintah. Selasa (28/1)

Temuan di Lapangan:
Berdasarkan pendataan pihak kepolisian, berikut fakta-fakta yang ditemukan:

• Kenaikan Harga Minyakita
Harga Minyakita di Kabupaten Bogor mencapai Rp16.500 hingga Rp17.000 per liter, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

• Sidak Pemerintah Kabupaten Bogor
Pada Jumat, 24 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda dan instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke tingkat produsen, distributor, dan pengecer. Berikut hasil sidak:

• Distributor Tingkat 1 (D1):
PT Wilmar di Jl. Raya Pemda Pangkalan Kedunghalang, Kecamatan Sukaraja, diketahui memproduksi berbagai merek minyak, termasuk Sania, Fortune, Sip, dan Sovia. Namun, stok Minyakita kosong sejak pengiriman terakhir pada 22 November 2024.

• Distributor Tingkat 2 (D2):
a. PT Jessindo Prakarsa Depo, Sukaraja, menerima pasokan dari PT Wilmar. Stok Minyakita kosong sejak pengiriman terakhir pada 22 November 2024, yang dijual ke pengecer dengan harga Rp14.500 per liter.
b. CV Purbajaya, Cibinong, juga mengalami hal serupa dengan stok kosong sejak pengiriman terakhir pada tanggal yang sama.

• Pengecer:
Pengecekan di Pasar Cibinong menunjukkan stok terbatas, rata-rata hanya dua karton (24 pouch). Harga jual mencapai Rp17.500 hingga Rp17.666 per liter, jauh di atas HET.

• Mekanisme Distribusi dan Harga:
Berdasarkan aturan Kementerian Perdagangan:
• Produsen ke Distributor 1: Rp13.500 per liter.
• Distributor 1 ke Distributor 2: Rp14.000 per liter.
• Distributor 2 ke Pengecer: Rp14.500 per liter.
• Konsumen membeli di kisaran Rp16.500 hingga Rp18.000 per liter.

Mayoritas pasokan di Kabupaten Bogor berasal dari Distributor PT Jujur Sentosa di Jakarta Barat.

Analisis dan Prediksi:
• Penyebab Kenaikan Harga:
• Ketidaksesuaian harga di tingkat pengecer dengan HET.
• Tingginya permintaan di Kabupaten Bogor, namun stok barang kosong di tingkat produsen dan distributor.
• Potensi Dampak:
• Kelangkaan Minyakita di Kabupaten Bogor.
• Peluang bagi spekulan untuk memonopoli harga akibat kelangkaan.

Tindakan dan Rekomendasi
• Langkah Kepolisian:
• Melakukan operasi pasar dan sidak bersama instansi terkait untuk menekan harga.
• Berkoordinasi dengan instansi terkait guna menggelar pasar murah.
• Rekomendasi Kepolisian:
• Mengupayakan Perum BULOG Cabang Bogor menjadi distributor Minyakita.
• Melakukan pengawasan berkala untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga.

Polres Bogor akan terus memantau situasi dan memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Sunatan Massal untuk 40 Anak di Masjid Jami Al-Hasanah

BOGOR.radarinformasi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor, di bawah kepemimpinan Komandan Kodim (Dandim) Letnan Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr (Han), menyelenggarakan kegiatan sunatan massal pada Sabtu (tanggal kegiatan).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Masjid Jami Al-Hasanah dan dipelopori oleh anggota staf intel Kodim 0606/Kota Bogor, Peltu Silahudin. Acara berlangsung di Masjid Jami Al-Hasanah, Kandang Roda, Bogor.

Sebanyak 40 anak dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan tersebut. Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan kebahagiaan anak-anak.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya untuk memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dan keluarganya. Kami ingin TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam membantu meringankan kebutuhan mereka,” ujar Dandim.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral, Kodim 0606/Kota Bogor juga memberikan bingkisan kepada seluruh peserta sunatan massal. Bingkisan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan ini.

Para orang tua peserta mengapresiasi inisiatif ini. Salah satu orang tua peserta mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan acara tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0606/Kota Bogor dan Masjid Jami Al-Hasanah. Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama bagi masyarakat kecil,” kata salah seorang orang tua peserta.

Acara berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar. Kolaborasi antara Kodim 0606/Kota Bogor dan Masjid Jami Al-Hasanah menunjukkan sinergi yang kuat dalam membantu memenuhi kebutuhan sosial masyarakat di wilayah Bogor.

Reporter : Rizal

Satlantas Polres Bogor Bersama Stakeholder Gelar Rampcek di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi

BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor melaksanakan kegiatan rampcek (pemeriksaan kendaraan bermotor) di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (25/1/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan serta mencegah risiko pencurian kendaraan bermotor. Sabtu (25/1)

Pelaksanaan Rampcek

Kegiatan rampcek dipimpin oleh Satlantas Polres Bogor dengan dukungan berbagai pihak terkait. Pemeriksaan dilakukan secara teliti menggunakan alat deteksi canggih untuk memastikan kendaraan yang parkir di lokasi tersebut tidak terindikasi hasil tindak kriminal, seperti pencurian kendaraan bermotor.

Tujuan Rampcek

Adapun tujuan kegiatan ini meliputi:
• Meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.
• Meminimalkan potensi pencurian kendaraan bermotor di rest area.
• Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Pernyataan Kapolres Bogor

“Kegiatan rampcek ini merupakan salah satu langkah nyata kami untuk menjaga keamanan masyarakat, terutama para pengguna jalan tol. Kami berharap kegiatan ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kapolres Bogor.

Himbauan kepada Masyarakat

Polres Bogor mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat meninggalkan kendaraan, terutama di area parkir umum. Pastikan kendaraan terkunci dengan baik, dan simpan barang berharga di tempat aman. Dengan kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian, diharapkan keamanan di kawasan jalan tol dapat terus terjaga.

Kegiatan rampcek ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berada di lokasi, sebagai bentuk kepolisian yang proaktif dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sinergitas TNI-Polri dalam Musdesus Penetapan KPM BLT-DD Desa Bojong Koneng Tahun 2025

BOGOR.radarinformasi.com – Sinergitas TNI-Polri di wilayah hukum Polsek Babakanmadang terlihat dalam pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2025. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, dipimpin oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Bojong Koneng, Suganda, dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, perangkat desa, serta Forkompindes setempat pada Jumat (24/1/2025).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Sekcam Babakanmadang, Iskandar; Kasie Perekonomian Kecamatan Babakanmadang, Budi; Sekdes Desa Bojong Koneng, Suganda; Bhabinkamtibmas Desa Bojong Koneng, Bripka Harri Kurniawan; Babinsa Desa Bojong Koneng, Serda Suryadi; serta Ketua LPM dan anggota, anggota BPD, dan para ketua dusun, RW, dan RT Desa Bojong Koneng.

Musdesus ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari pendamping desa. Acara dilanjutkan dengan pembacaan keputusan penerima BLT-DD Tahun 2025, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan doa. Dalam penyampaian materi, Sekdes Suganda menekankan pentingnya pendataan yang akurat oleh perangkat RT dan RW untuk memastikan bantuan BLT-DD tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar tidak ada diskriminasi dalam pendataan penerima bantuan.

Sekcam Babakanmadang, Iskandar, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program desa yang telah berjalan baik. Ia mengingatkan agar setiap kegiatan desa dilengkapi dengan laporan dan dokumentasi yang rapi. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya program padat karya tunai dan memastikan status tanah untuk kegiatan pertanian.

Bripka Harri Kurniawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Bojong Koneng menambahkan pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengajak warga untuk mendukung program ketahanan pangan dan menjaga keamanan lingkungan bersama perangkat desa. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat).

Dalam Musdesus ini, terdapat perubahan jumlah penerima KPM BLT-DD, yang semula 80 orang menjadi 70 orang. Perubahan ini dilakukan berdasarkan hasil pendataan di lapangan oleh perangkat RT dan RW, dengan mempertimbangkan kriteria seperti keluarga miskin, penerima PKH yang terputus, keluarga rentan penyakit kronis, dan keluarga tunggal yang tidak mampu.

Acara berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas kembali menekankan pentingnya melaporkan segala bentuk tindak kriminalitas kepada aparat kepolisian.

Kasi Humas Polres Bogor, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan tindak kejahatan, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan jalanan, geng motor, dan perekrutan tenaga kerja ilegal, melalui Call Center (021) 110 atau nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5577. Layanan ini tersedia 24 jam untuk membantu masyarakat.
Polri terus berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional dan humanis, serta menjaga keamanan masyarakat dengan mengedepankan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bhabinkamtibmas Desa Cijayanti Pantau Penyuluhan Ideologi Pancasila, Berikan Himbauan Kamtibmas

BOGOR.radarinformasi.com – Bhabinkamtibmas Desa Cijayanti, Aiptu M. Sulaeman, melaksanakan kegiatan pengawasan (cooling system) dalam penyuluhan Ideologi Pancasila bertema “Penguatan Kearifan Lokal dan Peningkatan Ketahanan Ideologi.” Acara yang berlangsung di Aula Pasamon Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (24/1/2025), diikuti oleh para RT/RW setempat serta 177 mahasiswa Universitas Nasional, terdiri atas 99 mahasiswa dan 98 mahasiswi dari berbagai fakultas. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Jumat (24/1)

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Prof. Dr. Andi, dosen Ilmu Kesehatan; Prof. Dr. Gajar Natasa Fadila, dosen Ilmu Politik; Bapak Mondar Sulaeman, dosen Pancasila; Kepala Desa Cijayanti; Ketua BPD Desa Cijayanti; para RT/RW setempat; serta mahasiswa dan mahasiswi Universitas Nasional. Selain itu, hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Cijayanti, Aiptu M. Sulaeman, dan Babinsa Desa Cijayanti untuk memastikan kelancaran kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Warga juga diharapkan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Bekerjasama dengan Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan adalah kunci utama. Jika melihat atau mengetahui adanya tindak kriminalitas, segera laporkan kepada pihak berwajib,” ujar Aiptu Sulaeman.

Selain itu, ia mengingatkan warga untuk waspada terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tawuran pelajar yang sering menggunakan senjata tajam, serta ancaman geng motor. Masyarakat diimbau turut memantau lingkungan dari potensi sindikat atau tempat penampungan tenaga kerja ilegal.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., menegaskan pentingnya pelaporan jika warga menemukan tindakan yang mengganggu Kamtibmas. “Apabila ada perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tanpa payung hukum resmi, segera laporkan ke Call Center (021) 110 atau melalui nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5577. Operator kami siap melayani 24 jam,” jelasnya.

Polri terus berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan pelayanan yang profesional dan humanis untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Amankan Pelaku Pencurian Tabung Gas Elpiji 3 KG

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Parung berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian dua buah tabung gas elpiji 3 kg di Kampung Cihowe Ombang, Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, pada Kamis (23/01/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Parung, Kompol Dody Rosjadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelaku berinisial DFR (25), warga Kampung Buaran, Desa Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, melakukan aksinya seorang diri. Berdasarkan keterangan, pelaku yang berstatus sebagai mahasiswa ini berkeliling menggunakan sepeda motor Honda Scoopy abu-abu untuk mencari peluang mencuri. Saat melintas di sebuah warung yang dijaga seorang anak perempuan, pelaku mengambil tabung gas elpiji yang ada di depan warung tersebut.

“Aksi pelaku diketahui oleh pemilik warung yang langsung berteriak meminta pertolongan. Saat dikejar oleh ibu pemilik warung, pelaku justru menabrak korban hingga terjatuh. Tidak lama setelah itu, warga sekitar datang membantu korban dan berhasil mengamankan pelaku,” ujar Kompol Dody.

Korban diketahui bernama Ibu I (29), seorang guru yang beralamat di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi, yakni AHK (31) dan AS (49), keduanya warga Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa pelaku mencuri dengan cara langsung mengambil tabung gas yang diletakkan di depan warung tanpa sepengetahuan penjaga. Barang bukti yang diamankan berupa dua buah tabung gas elpiji 3 kg, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, dan satu unit handphone merek Infinix.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku telah diamankan di Mapolsek Parung untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule