Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Bupati Taput Ajak Masyarakat Kobarkan Semangat Kepahlawanan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2025 yang diikuti oleh Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, SH, S.I.K dan perwakilan Forkopimda lainnya, Ketua DPRD Tapanuli Utara, Sekretaris Daerah Drs. Henry Maraden Masista Sitompul, M.Si, para Staf Ahli, Asisten, Ketua TP. PKK dan Staff Ahli TP. PKK Tapanuli Utara, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bertempat di Lapangan Tangsi Tarutung, Senin (10/11/2025).

Dalam upacara tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf. “Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” terang Bupati mengawali amanat Menteri Sosial.

JTP Hutabarat melanjutkan bahwa dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka (Pahlawan) berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini.

Dalam amanat itu juga disampaikan bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja, tetapi lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

Bupati mengatakan bahwa ada tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa. “Pertama, kesabaran para pahlawan. Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Dari kesabaran itulah lahir kemenangan,” ucapnya.

“Kedua, mengutamakan semangat untuk kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian,” lanjut Bupati membacakan amanat tersebut.

“Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah,” terangnya.

Dalam amanat itu juga disebutkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati dan pengabdian. “Semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto”, tegas Bupati.

Di akhir amanat, Bupati mengajak seluruh peserta upacara untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara bekerja lebih keras dan tulus.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak, dan berdampak bagi sesama,” tutup Bupati membacakan amanat Menteri Sosial RI.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Kobarkan Semangat Kepahlawanan, Rutan Kelas IIB Tarutung Gelar Upacara Hari Pahlawan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan khidmat di halaman Rutan Tarutung, Senin (10/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, dan warga binaan pemasyarakatan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan memimpin jalannya kegiatan serta membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan mengisi kemerdekaan melalui kerja keras, kejujuran, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Semangat kepahlawanan hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Inspektur Upacara saat membacakan amanat tersebut.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh rasa hormat, diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemasyarakatan atas pelaksanaan upacara Hari Pahlawan.

“Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk menanamkan nilai kejuangan dan nasionalisme di lingkungan kerja. Jadikan semangat para pahlawan sebagai motivasi untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, Inspektur Upacara juga memberikan pesan reflektif kepada seluruh pegawai dan warga binaan.

“Mari kita jadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai cermin dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para petugas, jadikan ini sebagai dorongan untuk bekerja dengan integritas dan dedikasi. Sementara bagi warga binaan, jadikan momen ini sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.

Melalui momentum Hari Pahlawan ini, Rutan Tarutung berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat nilai pengabdian, serta menanamkan rasa cinta tanah air di lingkungan pemasyarakatan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

‎Bupati Taput Resmikan SPPG Marsiurupan, Kualitas Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Jadi Prioritas Utama

‎
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Marsiurupan di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Jumat (7/11/2025).

Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara Oki Sibarani, Asisten Pemerintahan dan Kesra Bahal Simanjuntak serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya. Peresmian ini menandai bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi 21 unit yang beroperasi sebagai dapur sentral Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG melalui SPPG merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Kehadiran SPPG ‘Marsiurupan’ ini adalah wujud nyata kolaborasi kita untuk mewujudkan Asta Cita Presiden. Yang kita utamakan adalah kualitas makanan bergizi, bukan sekadar kuantitas. Asupan gizi siswa harus terpenuhi dengan baik untuk menciptakan Generasi Emas 2045,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bisukma, selaku mitra SPPG yang diwakili oleh Jufri Sitompul, SH, atas komitmennya dalam mendukung program pemerintah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pelayanan gizi yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati JTP Hutabarat memberikan arahan tegas agar pengelolaan SPPG ‘Marsiurupan’ mengedepankan pemanfaatan potensi dan bahan pangan lokal. “Saya titip pesan kepada SPPG ‘Marsiurupan’, manfaatkan dana yang akan berputar sekitar Rp 30 juta per hari ini untuk membeli hasil pertanian dan bahan pangan dari masyarakat sekitar. Tidak perlu belanja dari luar Pahae. Berdayakan petani, koperasi desa dan pelaku UMKM setempat agar ekonomi lokal ikut tumbuh,” pesan Bupati.

Menurut Bupati, keberadaan SPPG harus memberikan dua dampak utama, yaitu pemenuhan gizi anak-anak serta penguatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan perputaran dana harian yang cukup besar, program ini diharapkan menimbulkan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor pertanian, peternakan dan perdagangan di Kecamatan Pahae Julu dan sekitarnya.

Selain menyoroti aspek ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya kebersihan dan higienitas dapur serta makanan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk membantu dan menelaah aspek higienitas di seluruh SPPG. “Saya titip pesan kepada semua yang bekerja di sini: jaga kebersihan dan lakukan yang terbaik, karena penerima manfaat adalah masyarakat kita sendiri. Satgas hadir untuk membantu memastikan standar higienitas terpenuhi, bukan untuk menghalangi,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menargetkan 100 persen penerima manfaat MBG di seluruh wilayah dapat terlayani pada tahun 2025. SPPG ‘Marsiurupan’ diharapkan menjadi pioneer dan ‘role model’ bagi SPPG lainnya. Ke depan, sasaran program akan diperluas tidak hanya bagi anak sekolah, tetapi juga anak baru lahir, ibu hamil dan kelompok rentan gizi lainnya.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Kanwil Ditjenpas Sumut Luruskan Isu Kerusuhan di Lapas Gunungsitoli, Situasi Terkendali dan Aman

MEDAN.radarinformasi.com — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut) menegaskan bahwa kondisi di Lapas Kelas IIB Gunungsitoli saat ini berada dalam keadaan aman dan terkendali, pasca munculnya pemberitaan yang menyebutkan adanya kerusuhan di dalam lapas. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno, Kamis (23/10/2025).

Yudi menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari tindakan disiplin yang dilakukan oleh Kepala Lapas (Kalapas) terhadap salah seorang tamping dapur bernama Hendrikus Rebusma Batee. Insiden terjadi pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 07.30 WIB, ketika Kalapas melakukan kontrol rutin ke dapur.

Pada saat itu, Kalapas mendapati Hendrikus memasukkan barang terlarang berupa makanan dari luar dapur, yakni roti yang dibeli dari kantin, ke dalam ruang strafsel (sel hukuman).

Tindakan membawa makanan dari luar dapur lapas merupakan pelanggaran tata tertib karena berpotensi disalahgunakan dan dapat menimbulkan gangguan keamanan. Hendrikus disebut sudah sering diingatkan oleh Kalapas mengenai hal tersebut, namun tetap mengulanginya. Saat menegur, Kalapas sempat memukul bagian kening Hendrikus, yang menyebabkan luka kecil hingga mengeluarkan darah.

Peristiwa itu kemudian memicu reaksi spontan dari beberapa warga binaan pemasyarakatan (WBP) lainnya yang merasa tidak terima atas tindakan tersebut. Beberapa WBP berkumpul di lapangan lapas dan menyuarakan protes, sehingga menimbulkan kesan bahwa situasi di dalam lapas sedang rusuh. Namun, pihak Lapas bersama unsur TNI-POLRI segera melakukan langkah cepat dengan melakukan mediasi langsung di lokasi.

“Situasi sempat memanas sesaat, tetapi segera dapat dikendalikan. Saat ini mediasi antara pihak Lapas, TNI, POLRI dan perwakilan WBP telah dilakukan. Seluruh warga binaan telah kembali ke blok masing-masing, dan kondisi lapas dinyatakan aman serta terkendali,” ujar Yudi.

Ia menegaskan bahwa tidak benar jika disebut terjadi kerusuhan besar seperti yang ramai diberitakan di media sosial. Menurutnya, insiden tersebut hanya bersifat insidental dan telah diselesaikan secara damai melalui pendekatan persuasif.

Lebih lanjut, WBP yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan di Klinik Lapas oleh petugas medis. Luka yang dialami dikategorikan ringan dan tidak memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit luar. Selain itu, koordinasi antara pihak Lapas, aparat keamanan, dan Kanwil Ditjenpas Sumut dilakukan dengan cepat untuk mencegah terjadinya gangguan lebih luas.

“Tidak ada korban lain, tidak ada fasilitas yang rusak, dan tidak ada tindakan anarkis dari warga binaan. Semua sudah kembali kondusif,” tegas Yudi.

Pihak Kanwil Ditjenpas Sumut juga menegaskan bahwa tindakan evaluasi terhadap Kalapas dan petugas terkait tetap akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional institusi agar setiap tindakan pembinaan tetap dilakukan dengan cara yang humanis dan proporsional.

“Insiden ini menjadi pembelajaran bagi seluruh jajaran pemasyarakatan untuk tetap mengedepankan komunikasi yang baik, menghormati martabat warga binaan, namun tetap menegakkan disiplin demi keamanan lapas,” tambahnya.

Selain itu, Yudi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum diverifikasi secara resmi. Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang menggambarkan lapas dalam kondisi rusuh dan kacau adalah tidak sesuai dengan fakta lapangan.

“Saat ini seluruh kegiatan pembinaan berjalan normal. Kami memastikan bahwa lapas tetap menjalankan fungsi pembinaan dengan aman, tertib, dan terkendali,” ujarnya.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa isu kerusuhan di Lapas Gunungsitoli adalah keliru dan tidak berdasar. Peristiwa tersebut merupakan insiden kecil akibat teguran terhadap pelanggaran disiplin yang telah diselesaikan secara damai melalui mediasi oleh pihak Lapas bersama aparat TNI-POLRI.

Pihak Kanwil Ditjenpas Sumut berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayahnya, guna memastikan setiap proses pembinaan warga binaan berjalan sesuai prinsip kemanusiaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

KAI Daop 3 Cirebon Minta Maaf, Sejumlah KA Tertunda Akibat Tabrakan di Perlintasan

CIREBON.radarinformasi.com-
PT KAI Daop 3 Cirebon meminta maaf kepada penumpang atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api usai insiden di perlintasan sebidang JPL 157, Kertasemaya–Arjawinangun, Indramayu, Sabtu (20/9) dini hari.

Gangguan terjadi sekitar pukul 00.07 WIB setelah KA Mataram relasi Pasarsenen–Solo menabrak truk bernopol E 8569 RC. Akibatnya, belasan kereta dari dan menuju wilayah Daop 3 Cirebon terdampak keterlambatan, termasuk KA Gumarang, Singasari, Gunungjati, Jayabaya, hingga Argo Bromo Anggrek.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut. “Kami berterima kasih atas pengertian penumpang yang terdampak keterlambatan kedatangan di stasiun tujuan,” ujarnya.

Muhib mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya di malam hari. Ia menekankan pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhenti, menengok kanan-kiri, dan memastikan aman sebelum melintas agar keselamatan penumpang maupun masyarakat terjaga,” pungkasnya.

Reporter : Andika

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Lampung Barat, Polisi Evakuasi Warga Hingga Tengah Malam

LAMPUNG.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Suoh sejak Rabu sore (10/9/2025) memicu banjir bandang dan longsor. Sungai Way Haru meluap membawa lumpur serta batang kayu besar hingga menghantam permukiman warga di Dusun Gunung Sari, Pekon Banding Agung.

Dalam waktu singkat, lima rumah hanyut terbawa arus dan 80 rumah lainnya mengalami kerusakan parah. Puluhan sepeda motor serta satu unit mobil Avanza terendam, sebagian tertimpa pohon tumbang. Kerugian sementara ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.

Proses evakuasi berlangsung dramatis pada Rabu malam. Petugas gabungan dari Polsek Bandar Negeri Suoh, BPBD, Babinsa, aparat kecamatan, serta warga setempat mengevakuasi penduduk yang rumahnya terendam. Dalam kondisi gelap gulita dan arus deras, mereka menyeberangi banjir untuk menyelamatkan warga yang masih bertahan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun menegaskan aparat bergerak cepat.
“Begitu laporan masuk, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Meski bencana menimbulkan kerugian besar, tidak ada korban jiwa. Namun, trauma mendalam menyelimuti warga yang menyaksikan harta benda mereka hanyut terbawa arus.

Hingga Kamis dini hari, banjir mulai surut dan warga telah dipindahkan ke lokasi aman. Meski begitu, ancaman hujan lebat masih membayangi. Debit air di Sungai Way Semangka terus meningkat sehingga wilayah Pekon Tugu Ratu dan Banding Agung berstatus siaga.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada karena curah hujan masih tinggi. Debit air sungai-sungai besar belum sepenuhnya stabil,” kata Yuyun.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar aman. “Fokus utama kami adalah keselamatan warga. Jangan memaksakan diri pulang jika lokasi masih berisiko diterjang banjir susulan,” tegasnya.

Selain evakuasi, aparat bersama pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan darurat. Yuyun mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam pemulihan pasca-bencana. “Kami mengajak seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk saling bergandengan tangan membantu korban. Kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar mereka segera bangkit,” ungkapnya.

Polisi bersama tim gabungan tetap siaga di lapangan untuk memantau situasi dan memberikan rasa aman bagi warga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Mobil Korban Pembunuhan Satu Keluarga Sahroni Ditemukan Terparkir di Babadan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polisi berhasil menemukan mobil Toyota Corolla berpelat nomor E 1640 PH milik korban pembunuhan satu keluarga, H. Sahroni. Kendaraan tersebut ditemukan terparkir tanpa pemilik di wilayah Babadan, Kabupaten Indramayu, pada Senin (2/9/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Diduga, mobil itu digunakan pelaku untuk melarikan diri usai melakukan aksi keji yang menewaskan Sahroni beserta keluarganya. Penemuan ini menjadi petunjuk penting bagi kepolisian dalam mengusut identitas dan jejak pelaku.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchamad Arwin Bachar, menyebut mobil korban ditemukan setelah polisi melakukan pelacakan intensif di sekitar Indramayu. “Penemuan kendaraan ini menjadi salah satu petunjuk kunci dalam mengungkap kasus pembunuhan sekeluarga Sahroni,” ujarnya.

Kasus ini sebelumnya mengejutkan warga Indramayu setelah lima jenazah korban ditemukan terkubur di rumah Sahroni di Jalan Siliwangi, Paoman Utara. Saat olah TKP, polisi menemukan tubuh para korban tertimbun tanah di bagian belakang rumah. Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Losarang untuk keperluan autopsi.

Sementara itu, Kuwu Desa Babadan, Sugeng, membenarkan laporan warganya yang mendapati mobil mencurigakan tersebut. “Sekitar pukul 05.30 WIB ada laporan dari RT dan RW soal mobil terparkir tanpa pemilik, kuncinya ditemukan tergeletak di samping pintu pengemudi. Setelah dicek, ternyata benar mobil Toyota Corolla biru metalik tahun 1991,” terangnya.

Sugeng menambahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Indramayu. Tim Inafis pun segera diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan. “STNK kendaraan atas nama Sahroni, sesuai dengan identitas korban pembunuhan. Kami berharap temuan ini bisa membantu polisi segera menangkap pelaku,” pungkasnya.

(Mutadi/Andika)

Polsek Tamansari Tindak Lanjuti Adanya Pemberitaan Warganya, Lakukan Klarifikasi Berita Dugaan Oknum Guru Ancam Buang Bayi ke Panti Asuhan

BOGOR.radarinformasi.com – Jajaran Polsek Tamansari Polres Bogor bergerak cepat menindaklanjuti adanya pemberitaan yang beredar di media online  pada Rabu (20/8/2025) dini hari, terkait dugaan seorang oknum guru yang akan membuang bayi kandungnya ke panti asuhan, warga masyarakat dari wilayah hukum Polsek Tamansari.

Kapolsek Tamansari, Iptu Jajang, bersama anggota langsung mendatangi dan membawa diduga oknum guru tersebut ke Polsek Tamansari dan di lakukan wawancara terkait adanya pemberitaan tersebut, setelah menjelaskan kepada pihak Polsek Tamansari, yang bersangkutan melakukan klarifikasi kepada pihak yang disebut dalam pemberitaan, oknum guru yang diberitakan tersebut adalah seorang perempuan berinisial STDL. Dari hasil klarifikasi, yang bersangkutan menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah tidak benar, tegasnya

“Saudari STDL menyampaikan bantahan bahwa dirinya tidak pernah menyatakan ataupun melakukan tindakan sebagaimana diberitakan. Berita tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang ada,” ujar Kapolsek Tamansari.

Dari penelusuran dan juga keterangan STDL diketahui bahwa pihak yang diduga membuat dan menyebarkan pemberitaan tersebut adalah WHY, yang merupakan suami dari STDL. Motif sementara diduga karena yang bersangkutan tidak terima akan digugat cerai oleh  STDL selaku istrinya , sedangkan dari pengakuan STDL bahwa suaminya sudah tidak menafkahinya juga anak yang STDL lahirkan tersebut.

Sebagai bentuk klarifikasi, STDL juga telah membuat video testimoni untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Polsek Tamansari memastikan bahwa situasi di lapangan dalam keadaan aman dan kondusif, serta akan terus melakukan langkah-langkah sesuai arahan pimpinan guna menjaga ketertiban masyarakat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Komjen Dedi Prasetyo Resmi Dilantik Jadi Wakapolri

JAKARTA.radarinformasi.com – Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) dalam upacara di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/8/2025).

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan, sebelum dilantik menjadi Wakapolri, Dedi menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Jabatan tersebut telah diserahkannya langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pada pagi hari ini telah dilaksanakan pelantikan Bapak Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. Sebelumnya beliau menjabat Irwasum Polri, dan jabatan itu hari ini telah diserahkan kepada Bapak Kapolri,” ujar Sandi usai pelantikan.

Menurut Sandi, jabatan Wakapolri sempat kosong cukup lama karena berbagai pertimbangan, hingga akhirnya dipercayakan kepada Dedi. “Hari ini beliau resmi dikukuhkan menjadi Wakapolri,” tegasnya.

Sandi juga menyampaikan bahwa rangkaian serah terima jabatan pejabat Polri lainnya, termasuk sejumlah Kapolda, akan digelar pada Selasa (19/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Dedi menegaskan kesiapannya mendukung penuh Kapolri, terutama dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program Asta Cita.

“Pak Wakapolri sudah menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam menjalankan tugas, khususnya menindaklanjuti arahan Presiden dalam program Asta Cita agar segera dapat terealisasi di masyarakat secara maksimal,” kata Sandi.

Sebelum menjabat Wakapolri, Dedi memiliki rekam jejak panjang di tubuh Polri. Ia pernah menjabat Asisten Kapolri Bidang SDM, Kadiv Humas Polri, hingga Kapolda Kalimantan Tengah. Ia juga tercatat sebagai perwira tinggi Polri penerima penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena menjadi satu-satunya jenderal Polri yang menulis buku terbanyak.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Indramayu Pastikan Kasus Kebakaran Singajaya Diusut Tuntas

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kasie Humas AKP Tarno menyampaikan perkembangan penanganan peristiwa kebakaran yang mengakibatkan korban jiwa Putri Apriyani (24) di Desa Singajaya, Kecamatan dan Kabuapaten Indramayu, Sabtu (9/8/2025) kemarin.

Menurut AKP Tarno, penyidik Polres Indramayu bekerja secara profesional dengan mengedepankan scientific investigation dan telah membentuk Tim Khusus guna mengungkap perkara ini.

“Langkah-langkah telah dilakukan, mulai dari pemeriksaan mendalam Tim INAFIS di TKP, hasil otopsi korban, analisa laboratorium forensik oleh Mabes Polri, pemeriksaan saksi-saksi, hingga pelaksanaan gelar perkara,” ujarnya.

Berdasarkan rangkaian pemeriksaan tersebut, lanjut AKP Tarno, penyidik memutuskan untuk meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan. 

“Keputusan ini diambil guna mempercepat proses pengungkapan dan memastikan semua bukti serta keterangan dapat terungkap secara jelas,” jelas AKP Tarno kepada wartawan, Rabu (13/8/2025)

AKP Tarno menegaskan, Ditreskrimum Polda Jabar juga dilibatkan dalam penanganan perkara ini untuk menjamin proses berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

“Dengan naiknya perkara ke tahap penyidikan, diharapkan pengungkapan dapat dilakukan secepatnya sehingga memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban dan masyarakat,” imbuhnya.

Ia kembali menegaskan, Polres Indramayu berkomitmen untuk mengusut perkara ini hingga tuntas secara profesional, prosedural dan proporsional. Apalagi lanjutnya saat ini terjadi fenomena informasi yang semakin berkembang di media sosial.

Reporter  : Andika