‎Bupati Tapanuli Utara Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Tarutung dan Sipoholon

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah teknis serta Camat Tarutung dan Camat Sipoholon, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kecamatan Tarutung dan Sipoholon, Jumat, 9 Januari 2026.
‎
‎Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam puting beliung pada hari Kamis lalu (8 Januari 2026).
‎
‎Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bahan bangunan kepada para korban guna membantu memenuhi kebutuhan dasar serta mendukung proses pemulihan pascabencana.
‎
‎Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan empati dan penguatan kepada para korban.
‎
‎“Semoga setelah bencana ini berlalu, Tuhan memberikan sukacita yang berlimpah kepada Bapak dan Ibu,” ujar Bupati.
‎
‎Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak hingga kondisi kembali pulih.
‎
‎Ia juga menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara cepat, tepat dan terkoordinasi.
‎
‎Hingga saat ini, perangkat daerah teknis masih melakukan pendataan dan verifikasi jumlah korban serta tingkat kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Kecamatan Tarutung dan Sipoholon. Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar langkah penanganan berikutnya.
‎
‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Dinilai Berjasa, PMI Asal Indramayu Raih Penghargaan dari Presiden Korea Selatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sugianto (31), menerima penghargaan kehormatan dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-Myung. Penghargaan tersebut diberikan atas aksi kemanusiaan yang dilakukannya saat peristiwa kebakaran hutan di wilayah Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara, pada Maret 2025.

Sugianto dinilai berjasa karena 
menunjukkan keberanian dan kepedulian tinggi dengan menyelamatkan warga lanjut usia yang terjebak di permukiman terdampak kebakaran. Aksi heroik tersebut membuatnya terpilih sebagai salah satu dari 11 penerima penghargaan nasional Korea Selatan yang diberikan kepada individu berprestasi di bidang olahraga, budaya, pelayanan publik, dan kemanusiaan.

Dalam situasi darurat itu, Sugianto yang sehari-hari bekerja sebagai awak kapal perikanan, secara spontan mengambil inisiatif membangunkan warga, mengetuk pintu rumah satu per satu, serta menuntun bahkan menggendong para lansia menjauhi lokasi berbahaya. Proses evakuasi dilakukan di tengah kondisi sulit, medan perbukitan, serta minim penerangan akibat terputusnya listrik dan komunikasi.

Atas dedikasi dan keberaniannya, Presiden Korea Selatan secara langsung menganugerahkan medali dan piagam penghargaan kepada Sugianto, pemuda asal Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Selain itu, Pemerintah Korea Selatan juga tengah mempertimbangkan pemberian visa jangka panjang jenis F-2 sebagai bentuk apresiasi lanjutan.

Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Sugianto, tetapi juga membawa nama baik Indonesia, khususnya Kabupaten Indramayu, di kancah internasional. Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi positif dan peran kemanusiaan Pekerja Migran Indonesia di luar negeri.

(S/Diskom/Andika)

Polres Indramayu Ikut Meriahkan Panen Raya Jagung Serentak, Dorong Swasembada Pangan Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan perannya dalam program ketahanan pangan nasional melalui panen raya jagung serentak yang digelar di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Bekasi dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, namun berlangsung secara simultan di seluruh daerah, termasuk di Indramayu,” pada Kamis (8/1/2026).

Polres Indramayu tidak ketinggalan, menggelar panen jagung di Blok Sukatani 2, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, sebagai wujud dukungan nyata terhadap program swasembada pangan.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., memimpin langsung kegiatan yang juga dihadiri Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR, Kepala Bulog Indramayu Sri Wahyuni, Direktur PT Uniteda Arkato Kelik Irawan, ST, para pejabat utama Polres, Kapolsek Gantar Iptu Sutarko, SH, perwakilan Koramil 1615/Haurgeulis Babinsa Serda Ikram Duwila, Kuwu Desa Mekarwaru Edi Sukandi, SE, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Gantar dan masyarakat tani setempat.

Melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Kapolres menjelaskan bahwa panen raya jagung serentak ini merupakan bagian dari inisiatif Polri untuk mendukung swasembada pangan secara nasional.

“Panen jagung serentak ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap program swasembada pangan. Sementara Bapak Kapolri memimpin kegiatan pusat di Bekasi, jajaran Polres di seluruh Indonesia melaksanakan panen di wilayah masing-masing,” ujar AKP Tarno.

Kegiatan ini menegaskan sinergi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, Bulog, pelaku usaha, dan masyarakat tani dalam mendukung program strategis nasional. Menurut AKP Tarno, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program swasembada pangan yang berkelanjutan.

Setelah mengikuti rangkaian Zoom Meeting nasional, panen jagung di Indramayu dilanjutkan sebagai wujud dukungan konkret terhadap Program Swasembada Pangan 2026.

“Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai penggerak pembangunan nasional, mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup AKP Tarno.

(S.Humas/Andika)

Warga Ditemukan Diduga Hendak Bunuh Diri di Jembatan Cikereteg, Korban Dilarikan ke RS Ciawi

BOGOR.radarinformasi.com — Seorang warga ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan diduga berupaya melakukan bunuh diri di Jembatan Cikereteg, Kampung Cikereteg RT 02/04, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Minggu (21/12/2025) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB oleh seorang saksi bernama Rio, warga Kampung Cikereteg RT 03/11, Desa Ciderum. Saksi melihat seorang pria tak dikenal tergeletak di sekitar lokasi jembatan dalam kondisi memprihatinkan. Menyadari situasi darurat, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi aparat setempat.

Babinsa Desa Ciderum dan Bhabinkamtibmas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Polsek Caringin. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Ciawi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Berdasarkan data sementara, korban diketahui bernama Muhammad Yusuf (23), warga Kampung Ciherang Satim RT 01/06, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Sejumlah langkah cepat dilakukan oleh aparat gabungan, antara lain mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan koordinasi lintas unsur dengan Polsek Caringin, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas.

Adapun personel yang terlibat di lokasi kejadian meliputi Kapolsek Caringin, Kanit Reskrim Polsek Caringin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, anggota Reskrim, Ketua RT 02 Desa Ciderum, serta warga sekitar.

Hingga proses evakuasi selesai, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait latar belakang dan penyebab peristiwa tersebut.

Rizal

Bentrok Antar Warga Pecah di Kawasan Kalibata: Satu Korban Meninggal, Aparat Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

JAKARTA.radarinformasi.com — Situasi keamanan di kawasan Kalibata, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, mengalami gangguan sejak Kamis sore akibat terjadinya bentrokan antara pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut dengan sekelompok orang lainnya. Insiden ini menimbulkan ketegangan yang meluas hingga mengganggu arus lalu lintas. Kamis (11/12)

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban dari pihak yang terlibat dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, korban lainnya telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Aparat penegak hukum memastikan bahwa seluruh proses penanganan dan identifikasi korban sedang dilakukan secara profesional sesuai prosedur.

Hingga Kamis malam, situasi di lokasi belum sepenuhnya kondusif. Laporan mengenai ketegangan lanjutan dan potensi serangan susulan masih muncul, sehingga aparat keamanan meningkatkan penjagaan dan kewaspadaan di sekitar area bentrokan.

Untuk menjaga keselamatan masyarakat, aparat kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas jalan yang berada di depan TMP Kalibata. Pengendara dan warga diminta menghindari jalur tersebut dan sementara waktu beralih ke rute alternatif. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya salah sasaran terhadap pengguna jalan yang melintas.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada, tidak mendekati area kejadian, dan senantiasa mengikuti arahan petugas. Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga kondusivitas wilayah.

Rizal

Kronologi Tragis di SDN 01 Kalibaru Cilincing: Mobil MBG Tabrak Barisan Literasi, Belasan Siswa dan Guru Terluka

JAKARTA.radarinformasi.com – Suasana pagi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, berubah mencekam setelah sebuah mobil dengan nomor polisi MBG tiba-tiba menerobos masuk ke area sekolah dan menabrak barisan siswa serta guru yang sedang melakukan kegiatan pembiasaan literasi, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.48 WIB.

Menurut keterangan di lokasi, guru-guru tengah menyiapkan barisan membaca pagi ketika mobil tersebut melaju dari arah luar sekolah. Pagar sekolah dalam kondisi tertutup, namun kendaraan itu tetap menerobos hingga pagar roboh. Diduga sopir kehilangan kendali, sehingga mobil terus melaju dan menabrak sejumlah siswa serta guru yang berada di depan halaman sekolah. Beberapa korban bahkan dilaporkan sempat terlindas.

Pihak sekolah bersama warga langsung melakukan evakuasi darurat. Pada pukul 07.10 WIB, para korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Dua siswa mendapat perawatan di Puskesmas Cilincing II, yaitu:

• Aditya Pradipta (Kelas 3C)
• Maulana Aufar (Kelas 5B)

Sementara itu, korban lain ditangani di RSUD Cilincing, dengan daftar sebagai berikut:

• Salsabila (3C)
• Ahmad Faizan (2C)
• Bagus (1B)
• Khanza (3D)
• Dian (3B)
• Anisa (3D)
• Surya (3D)
• Dita (3C)
• Hafiiz (3B)
• Weren (3B)
• Nabil (3D)
• Alvaro (3D)
• Lilo (4B)
• Rey (3C)
• Hafiz (1A)
• Yuda (3C)
• Ray Firmansyah (3C)

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir mobil MBG serta mengamankan lokasi kejadian. Kondisi para korban masih dalam penanganan intensif tenaga medis.

Peristiwa ini menimbulkan duka dan keprihatinan mendalam bagi keluarga, guru, dan masyarakat sekitar, mengingat kegiatan literasi pagi yang biasanya menjadi rutinitas positif justru berubah menjadi insiden yang tak terduga. Pemerintah daerah dan aparat terkait diharapkan segera memberikan pendampingan serta memastikan evaluasi keamanan lingkungan sekolah.

Rizal

Lima Bulan Tanpa Kepastian: Kasus Kecelakaan Kerja Riza Mandek di Meja Mediasi

TANGERANG.radarinformasi.com — Hampir lima bulan berlalu sejak kecelakaan kerja yang menimpa Riza Husen Abdullah, karyawan bagian delta di PT Tri Excella Harmony, namun hingga kini keluarga korban belum juga memperoleh kepastian pertanggungjawaban dari pihak perusahaan.

Proses mediasi yang telah dilakukan beberapa kali belum menghasilkan keputusan yang jelas mengenai hak-hak korban sebagai pekerja yang mengalami cacat permanen.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu, 11 Agustus 2025 sekitar pukul 15.30 WIB ketika korban tengah memasukkan bahan ke dalam mesin produksi. Listrik padam mendadak lalu menyala kembali, membuat mesin beroperasi otomatis hingga menarik lengan kiri korban dan menyebabkan telapak tangan serta lima jarinya buntung.

Dalam rangkaian mediasi, pihak keluarga didampingi kuasa hukum, Hendrik, sementara dari perusahaan hadir perwakilan yang didampingi Bang Deden dan Bang Burhan yang disebut berasal dari sebuah lembaga.

Pada mediasi terakhir, keluarga kembali menuntut:

Kepastian kompensasi untuk korban,

Tanggung jawab perusahaan sesuai ketentuan ketenagakerjaan,

Jaminan masa depan korban yang kini mengalami cacat permanen.

Namun hingga kini, tidak ada keputusan konkret dari perusahaan.

“Kami sudah ikut mediasi berkali-kali, tetapi tidak ada kejelasan. Sudah hampir lima bulan, tapi semuanya masih menggantung,” ujar ayah korban.

Kuasa hukum keluarga, Bang Hendrik, menegaskan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab hukum yang jelas sesuai UU Ketenagakerjaan.

“Secara hukum, perusahaan wajib memberikan kompensasi, wajib memastikan keselamatan kerja, dan wajib memenuhi hak-hak korban. Tidak bisa perusahaan menghindar atau mengulur waktu. Kami menunggu itikad baik itu,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan dari perusahaan, langkah hukum lanjutan akan dipertimbangkan.

“Korban cacat permanen, masa depannya terancam, dan negara menjamin hak pekerja dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Perusahaan Wajib Bertanggung Jawab Sesuai UU Cipta Kerja

Dalam UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja (Kluster Ketenagakerjaan), perusahaan diwajibkan:

1. Memberikan Perlindungan K3 (Keselamatan & Kesehatan Kerja)

Pelatihan, APD, dan pencegahan kecelakaan kerja harus menjadi standar wajib.

2. Menjamin Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Termasuk seluruh biaya perawatan, operasi, hingga rehabilitasi.

Jika pekerja tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan wajib menanggung seluruh biaya secara langsung.

3. Memberikan Kompensasi atas Cacat Permanen

Amputasi seperti yang dialami korban masuk kategori cacat total sebagian, yang wajib diberikan santunan sesuai aturan.

Menurut keluarga dan kuasa hukum, sampai saat ini tidak ada satu pun kewajiban tersebut yang dipenuhi pihak perusahaan.

Dari pihak keluarga dan kuasa hukum, muncul kekhawatiran bahwa kasus ini dapat terulang apabila tidak ada penegakan yang tegas dari instansi terkait.
Disnaker Kabupaten Tangerang diminta meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan dan mempercepat penyelesaian kasus.

Pimpinan Redaksi Garudasiber.net, Yudianto C. BJ, mengkritik keras lambatnya penanganan kasus ini serta adanya dugaan upaya menghambat keterbukaan informasi publik.

“Mediasi sudah dilakukan, tapi tidak ada progres. Ini menyangkut keselamatan pekerja dan hak korban cacat permanen. Pemerintah daerah dan Disnaker harus tegas,” ujar Yudianto.

Ia juga menyoroti tindakan salah satu oknum pengawas Disnaker berinisial “Dn” yang saat dihubungi melalui WhatsApp oleh kuasa hukum kelurga korban, justru melarang pemberitaan terkait nota BPJS dan rumah sakit.

“Melarang publikasi informasi terkait jaminan kecelakaan dan dokumen medis yang menjadi hak keluarga korban adalah bentuk penjegalan terhadap keterbukaan informasi publik. Ini tidak boleh terjadi. Disnaker seharusnya membantu, bukan menghambat,” tegas Yudianto.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Tri Excella Harmony belum memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan, proses mediasi, maupun kompensasi yang diminta keluarga korban.

Garudasiber.net akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan update terbaru kepada publik.

(Red)

Serangan Brutal di Tamansari: Penjaga Proyek Sekaligus Wartawan Tewas Diserang Puluhan OTK Bersenjata

BOGOR.radarinformasi.com – Penjaga proyek bernama Ayub (44) tahun, meninggal dunia setelah sebelumnya menjadi korban dalam tragedi penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan perumahan Tamansari Garden, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada Kamis, 6 November 2025 lalu.

Korban Ayub yang diketahui juga berprofesi sebagai wartawan menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Ummi Bogor, Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah sempat dirawat intensif akibat luka parah di bagian kepala.

Peristiwa penyerangan bermula saat sejumlah penjaga proyek milik PT Prima Mustika Candra (PMC) sedang beristirahat. Tiba-tiba sekitar 30 orang tak dikenal memasuki area proyek dengan membawa dua senjata api laras panjang dan berbagai senjata tajam, lalu menyerang secara membabi buta.

Akibat kejadian tersebut, empat orang mengalami luka berat, masing-masing Ayub (44), Ikbal (25), Cecep (45), dan Dede (43) tahun. Seluruh korban sempat dilarikan ke RS Ummi Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.

Kanit II Reskrim Polres Bogor Iptu Tirta membenarkan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.

“Kami melakukan otopsi terhadap jenazah korban Ayub di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk kepentingan penyidikan kasus penyerangan pada 6 November lalu. Sementara tiga korban lainnya baru akan dimintai keterangan di Polres Bogor,” ujar Iptu Tirta pada Kamis (13/11/2025) dini hari.

Sementara itu, pihak keluarga korban berharap Polres Bogor segera menangkap para pelaku dan menegakkan hukum seadil-adilnya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penyerangan berdarah tersebut.

Red

Bupati Taput Buka Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tegaskan Proses Tanpa Intervensi

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si membuka secara resmi pelaksanaan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2025, bertempat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Drs. Henry Maraden Masista Sitompul, M.Si selaku Ketua Panitia Seleksi, serta para anggota panitia seleksi (Pansel) yakni Bapak Sulaiman Harahap, S.H., M.SP., CGCAE (Inspektur Provinsi Sumatera Utara) selaku Sekretaris merangkap anggota , Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si (Rektor Institut Agama Kristen Negeri) selaku anggota , Dr. Rosni Lumbantoruan, M.ISD (Dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas Informatika dan Teknik Elektro Institut Teknologi Del) selaku anggota, serta Dr. Mauliate Simorangkir, M.Si, selaku anggota pansel dari unsur profesional.

Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan agenda penting yang sudah direncanakan sejak lama. “Ini adalah hari yang kita tunggu-tunggu dan sebenarnya sudah kita jadwalkan dari jauh hari. Namun karena berbagai kesibukan dan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, maka hari ini adalah waktu yang tepat untuk pelaksanaannya,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan agar proses uji kompetensi berjalan tanpa intervensi dan dengan penuh integritas.

Bupati menjelaskan bahwa uji kompetensi bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 11 Tahun 2017 mengenai Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa mutasi antar Jabatan Pimpinan Tinggi dapat dilakukan melalui mekanisme uji kompetensi. “Saya berharap proses ini berjalan dengan baik dan menghasilkan pejabat yang benar-benar tepat di posisi yang tepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur pemerintah. “Saya minta agar seluruh pejabat nantinya mendapat kesempatan mengikuti diklat PIM III. Tadi saya juga sampaikan perlunya ‘assessment’ agar kita mendapatkan orang yang tepat di posisi yang tepat yang mampu memperkuat kinerja pemerintah daerah dan mendukung percepatan visi misi Kabupaten Tapanuli Utara,” terangnya.

“Sesuai harapan kita bersama, uji kompetensi ini harus benar-benar dilaksanakan dengan baik sehingga hasilnya dapat mendukung percepatan pencapaian visi misi Kabupaten Tapanuli Utara yang berintegritas dan inovatif. Saya harap para peserta mengikuti wawancara dengan sungguh-sungguh, menunjukkan kemampuan terbaik dan menyampaikan rencana inovasi yang realistis ke depan,” ujar Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim Pansel yang telah berkenan melaksanakan tugas dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh panitia seleksi yang hadir pada kesempatan ini. Berikanlah nilai yang sebenarnya sesuai fakta, agar hasil uji kompetensi ini benar-benar kredibel dan dapat kita pertanggungjawabkan. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus kita bina dan pertahankan di masa mendatang,” tutup Bupati.

Reporter  : RH
Redaktur  : Rizal

Bupati Taput Hadiri Mini Pesparawi Salib Kasih: Harmoni Iman, Budaya, dan Pariwisata Jadi Satu

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si bersama Ketua Dekranasda Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat menghadiri kegiatan Mini Pesparawi Salib Kasih bertema “Harmoni Iman, Budaya dan Pariwisata”, yang diikuti oleh 25 peserta dari empat kabupaten, yaitu Tapanuli Utara, Toba, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Tengah bertempat di kawasan wisata rohani Salib Kasih, Kecamatan Siatas Barita, Senin (10/11/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan Barisan Muda Tapanuli Utara yang diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ir. Lamhot Sinaga, M.M. Hadir juga Anggota Komisi VII DPR RI Samuel J.D. Wattimena, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata Vinsensius Jemadu, Direktur Arsitektur dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Sabar Norma Megawati Panjaitan, S.Pd., M.Pd., jajaran Forkopimda Taput, Wakil Ketua DPRD Taput Ir. Reguel Simanjuntak, Ketua Komisi B DPRD Taput Oki Ohara Sibarani, Staff Ahli TP PKK Ny. Lisa Deni Lumbantoruan, para pimpinan OPD dan seluruh peserta lomba.

Dalam sambutannya, Deputi Vinsensius Jemadu menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pelaksanaan acara ini dan menyampaikan terima kasih atas komitmen kuat Ir. Lamhot Sinaga dalam mendukung kemajuan pariwisata di Tapanuli Utara.

“Kita patut bersyukur atas berlangsungnya kegiatan ini, ini untuk kemuliaan dan memuji nama Tuhan. Kegiatan ini luar biasa karena mampu menggabungkan wisata dengan seni di destinasi rohani ini. Dalam waktu singkat, panitia sanggup melaksanakan pesparawi mini tersebut. Semoga ini menjadi event tahunan dengan melibatkan kawasan yang lebih luas,” ujar Deputi Vinsensius Jemadu.

Sementara itu, Ir. Lamhot Sinaga dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang sarat nilai sejarah dan spiritual ini. “Kita tidak akan bisa hadir di sini tanpa kehadiran missionaris I.L. Nomensen. Kerinduan saya adalah bagaimana kita mengenang Salib Kasih ini sebagai cikal bakal pengembangan agama, pendidikan dan kebudayaan di wilayah Tapanuli Raya. Kita akan perjuangkan agar Salib Kasih ditetapkan sebagai titik nol kekristenan di Tanah Batak. Perlu adanya sarana dan prasarana yang mampu menampung peserta dalam skala besar, ini perlu kita dukung dan perjuangkan bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Lamhot Sinaga juga menyerahkan bantuan hasil CSR Bank BRI yang diterima oleh Bupati secara simbolis. Total CSR tersebut sebesar Rp 2.733.000.000 untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pariwisata di Tapanuli Utara.

Adapun Bantuan tersebut berupa: -Revitalisasi Kios UMKM di Kawasan Salib Kasih sebesar Rp. 500.000,000,-
-Revitalisasi kios Sovenir UMKM di Kawasan Salib Kasih sebesar Rp. 500.000,000,-
-Revitalisasi Sarana dan Prasarana UMKM di Destinasi Geosite Hutaginjang sebesar Rp. 500.000.000,
-Traktor kepada Keltan Siria-ria. Desa Padang Siandong- Kec. Garoga. sebesar Rp. 480.000.000,-
-Pemanen Padi kelompok Tani Masipahehean Tani Sejahtera Pahae Julu sebesar Rp. 482.000.000,-
-Mesin Gilingan padi kepada Makmur Bersama – Desa Hutanagodang, Kecamatan Muara sebesar Rp.79.000,000,-
-Hand Traktor kelompok tani Saroha-Desa Silangkitang Kecamatan Pahae Jae. Rp. 182.000.000,-.

Usai menerima bantuan tersebut, dalam sambutan Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Terima kasih kepada Bapak Ir. Lamhot Sinaga, salah satu putra terbaik Tapanuli Raya, atas kepeduliannya terhadap kemajuan Tapanuli Utara. Selamat datang juga kepada seluruh rombongan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta seluruh peserta lomba. Kegiatan ini bukan sekadar ajang bernyanyi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antar gereja, sekolah dan kabupaten tetangga,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Barisan Muda Tapanuli Utara sebagai penggagas kegiatan yang mampu menghadirkan semangat iman dan kebersamaan di kawasan wisata rohani. “Saya berharap Mini Pesparawi Salib Kasih ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat harmoni antara iman, budaya dan pariwisata di Tapanuli Utara, Inilah bukti bahwa seni dan iman bisa bersatu membangun daerah,” tutup Bupati.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal