Kapolsek Megamendung Pimpin Pemberian Bantuan bagi Korban Tanah Longsor

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sejak malam sebelumnya mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa titik. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., bersama jajarannya turun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat longsor, Senin (3/3/2025).

Bencana tanah longsor terjadi di beberapa lokasi, antara lain:

• Kampung Pakancilan RT 03/03, Desa Kuta.
• Kampung Sukabirus RT 04/06, Desa Gadog.
• Kampung Bungur RT 05/05, Desa Megamendung.
• Kampung Coblong RT 01/02, Desa Sukakarya.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., menginstruksikan agar Bhabinkamtibmas selalu menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing. Dalam upaya pemulihan pascabencana, Polsek Megamendung memberikan bantuan berupa semen kepada warga yang dapur rumahnya roboh akibat longsor di Kampung Pakancilan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berharap warga lebih mudah berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Dedi Hermawan.

Selain memberikan bantuan, pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta segera melaporkan kejadian mencurigakan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dengan melaporkan tindak kriminalitas, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tawuran pelajar dengan senjata tajam, dan aksi geng motor yang meresahkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dengan iming-iming gaji besar tanpa kepastian hukum. Jika menemukan indikasi perdagangan orang atau tindak kriminal lainnya, masyarakat dapat segera melaporkan ke Call Center 110 atau menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Megamendung tetap kondusif dan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polwan Polres Bogor Dampingi Korban Bencana Alam di Cisarua dengan Trauma Healing

BOGOR.radarinformasi.com – Bencana tanah longsor yang melanda Cisarua, Kabupaten Bogor, mengakibatkan satu korban jiwa dan merusak harta benda milik warga. Kejadian ini meninggalkan luka mendalam serta trauma bagi masyarakat yang terdampak. Senin (3/3)

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 2 Februari 2025, sekitar pukul 13.30 WIB hingga malam hari. Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan longsor dan banjir bandang, mengakibatkan kerusakan infrastruktur, termasuk jembatan yang ambruk. Satu warga dilaporkan hanyut dalam banjir dan jasadnya baru ditemukan keesokan harinya berkat kerja keras BPBD, kepolisian, TNI, Satpol PP, serta berbagai pihak lainnya yang dibantu oleh masyarakat setempat.

Sebagai respons terhadap kejadian ini, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memerintahkan Polwan Polres Bogor untuk memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada para korban, khususnya yang mengungsi. “Kami bersama Pemerintah Kabupaten Bogor telah mendirikan posko untuk membantu warga yang terdampak. Selain memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan, kami juga memberikan pendampingan psikologis agar mereka dapat pulih dari trauma akibat bencana ini,” ujar AKBP Rio.

Polwan Polres Bogor yang bertugas di lokasi berupaya menghibur anak-anak serta memberikan dukungan moral kepada para orang tua agar tetap kuat dan tabah menghadapi musibah ini. Pendampingan ini diharapkan dapat mengurangi ketakutan warga terhadap kemungkinan bencana susulan dan membantu mereka bangkit kembali.

Dengan adanya upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan warga yang terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bencana Banjir Bandang di Puncak: Korban Jiwa, Infrastruktur Lumpuh, dan Respons Cepat Pemerintah

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, sejak Sabtu (1/3/2025) sore hingga Minggu dini hari menyebabkan banjir bandang yang menghancurkan infrastruktur serta menelan korban jiwa. Luapan sungai yang tak mampu menampung debit air merendam permukiman warga, merusak jembatan penghubung, serta mengganggu aktivitas masyarakat. Senin (3/3)

Banjir yang terjadi di Kecamatan Cisarua ini berdampak serius, terutama di Desa Jogjogan dan Desa Citeko. Jalan Hankam, yang menjadi jalur utama penghubung, lumpuh total akibat jembatan yang ambruk diterjang derasnya arus banjir. Puluhan rumah di sekitar aliran sungai mengalami kerusakan ringan hingga berat, sementara sejumlah kendaraan milik warga dilaporkan hanyut terbawa arus.

Korban Jiwa Ditemukan Puluhan Kilometer dari Lokasi Kejadian

Salah satu dampak paling tragis dari banjir ini adalah jatuhnya korban jiwa. Seorang warga bernama Asep Mulyana (45), asal Kampung Pesanggrahan, Desa Citeko, terseret arus deras saat mencoba menyelamatkan barang-barangnya dari dalam rumah yang mulai terendam air.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan telah dikerahkan sejak Sabtu malam untuk mencari korban. Namun, pencarian sempat terkendala oleh cuaca ekstrem serta derasnya arus sungai yang menyulitkan penyisiran. Setelah dua hari pencarian, jasad Asep Mulyana akhirnya ditemukan pada Senin (3/3/2025) pukul 10.15 WIB di Bendung Ciawi, yang berjarak puluhan kilometer dari lokasi awal ia terseret.

Komandan Kompi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin, menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta menerjunkan tim selam di beberapa titik potensial. “Tim gabungan langsung bergerak sejak Sabtu malam untuk melakukan evakuasi warga terdampak dan pencarian korban. Alhamdulillah, jasad korban berhasil ditemukan di Bendung Ciawi pada Senin pagi,” ujarnya.

Kerusakan Infrastruktur dan Ancaman Banjir Susulan

Selain menelan korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Salah satu jembatan utama yang menghubungkan Desa Jogjogan dan Desa Cilember ambruk, memutus akses transportasi warga. Beberapa fasilitas umum, seperti sekolah dan masjid, juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, menegaskan bahwa tingginya intensitas hujan menjadi penyebab utama luapan air sungai yang berdampak pada permukiman warga. “Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Bupati Rudy Susmanto, dan beliau langsung melakukan pemantauan. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi,” kata Ade Ruhandi dalam keterangannya.

Dampak dari banjir ini turut menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan. Ia meminta Pemkab Bogor segera mengambil langkah cepat untuk membangun jembatan sementara di Desa Jogjogan dan Cilember guna memastikan mobilitas warga tidak terganggu, terutama bagi anak-anak yang bersekolah. “Jika tidak segera ditangani, masyarakat akan semakin terisolasi. Harus ada solusi cepat, minimal jembatan darurat dalam waktu dekat,” tegasnya.

Respons Pemerintah dan Upaya Pemulihan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Danrem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, langsung meninjau lokasi terdampak untuk memastikan langkah penanganan bencana berjalan optimal. Rudy menyatakan bahwa Pemkab Bogor akan mempercepat regulasi guna mendukung proses rehabilitasi pasca-banjir.

“Kami akan segera menangani dampak banjir ini, termasuk pembangunan kembali jembatan yang terputus. Proses ini ditargetkan selesai sebelum Idul Fitri agar mobilitas warga kembali normal,” ungkap Rudy. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak, termasuk makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya.

Saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan upaya pemulihan di wilayah terdampak. Sementara itu, warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah terkait potensi bencana susulan.

Reporter: Rizal

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Hanyut dalam Bencana Banjir di Puncak

BOGOR.radarinformasi.com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polres Bogor, TNI, dan berbagai stakeholder terkait berhasil menemukan korban hanyut akibat bencana banjir di Kampung Citeko, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Senin (3/3)

Upaya pencarian dilakukan pada Senin, 3 Maret 2025, pukul 07.00 WIB, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Cisarua sejak Selasa, 2 Maret 2025, menyebabkan banjir dan luapan air di sejumlah titik. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Asep Mulyana (55), warga Kampung Citeko, dilaporkan hanyut terbawa arus saat berada di rumahnya yang terletak di tepi sungai. Sementara anggota keluarga lainnya berhasil selamat, Asep Mulyana terseret arus deras.

Tim gabungan yang terdiri dari Brimob, BPBD, Damkar, dan relawan kemudian melakukan pencarian intensif. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Bendungan Ciawi, Kecamatan Megamendung. Saat ditemukan, jasad korban tertutup lumpur akibat derasnya arus banjir.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kampung Citeko, Desa Citeko, untuk dimakamkan. Operasi pencarian resmi ditutup pada pukul 11.00 WIB setelah dipastikan tidak ada korban lain yang masih hilang.

Pasca kejadian, petugas fokus pada penanganan korban terdampak banjir, termasuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengalami trauma serta mendirikan posko darurat untuk membantu pemulihan pasca-bencana. Situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sritex, Raja Tekstil Asia Tenggara dari Sukoharjo Resmi Tumbang

SOLO.radarinformasi.com – Hari ini, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tutup permanen. Lebih dari 10 ribu pekerjanya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Para pekerja diputuskan PHK per tanggal 26 Februari. Mereka terakhir masuk kerja pada Jumat (28/2) kemarin. Sabtu (1/3)

Kabar penutupan dan PHK massal ini sudah dikonfirmasi Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan. Ia mengatakan bahwa penutupan Sritex berdampak terhadap lebih dari 10 ribu pekerja. Jumlah karyawan ter-PHK ini berasal dari pemangkasan yang dilakukan oleh PT. Bitratex Semarang, PT. Sritex Sukoharjo, PT. Primayudha Boyolali, dan PT. Sinar Pantja Djaja Semarang.

Komisaris Utama dan Presiden Direktur Sritex yang sekaligus keluarga pendiri Sritex HM Lukminto menemui karyawan. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi seluruh keluarga besar Sritex yang telah bekerja selama puluhan tahun.

Sementara itu, Iwan Setiawan Lukminto selaku Direktur Utama Sritex juga turut hadir bersama seluruh karyawan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan kesedihannya terhadap para karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Hari ini adalah momen yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Selama puluhan tahun, kita telah bekerja, berjuang, dan bertumbuh bersama sebagai satu keluarga besar. Setiap langkah, setiap tetes keringat, dan setiap usaha yang kalian curahkan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Sritex. Dari lubuk hati yang terdalam, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan cinta yang kalian berikan, kepada perusahaan,” ucapnya.

“Kami bangga pernah berjalan bersama kalian. Dan meskipun perjalanan ini mungkin berakhir di sini, kenangan, persaudaraan, dan semangat yang telah kita bangun akan tetap hidup selamanya. Doa kami selalu menyertai kalian, di mana pun langkah membawa kita semua. Terima kasih, keluarga besar Sritex. Kalian adalah bagian dari sejarah yang tak akan pernah terlupakan,” pungkas Dirut PT Sritex sebelum acara perpisahan ditutup dengan saling bersalaman.

Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa tengah, mengutip data kurator Sritex, PHK yang terjadi di Sritex berlangsung sejak Desember 2024.
Total pekerja yang menjadi korban PHK hingga Sritex tutup total 1 Maret mencapai 10.969 orang. Berikut rinciannya :

A. PHK Januari 2025
– PT. Bitratex Semarang: 1.065 orang

B. PHK 26 Februari 2025
– PT. Sritex Sukoharjo: 8.504 orang
– PT. Primayudha Boyolali: 956 orang
– PT. Sinar Pantja Djaja Semarang: 40 orang
– PT. Bitratex Semarang: 104 orang

C. PHK Agustus 2024
– PT Sinar Pantja Djaja: (sebelum pailit) hak pekerja/pesangon belum diberikan 300 orang

Sehingga total PHK Sritex Group sejak Agustus 2024 hingga 26 Februari 2025 sebesar 10.969 orang.

Sementara itu, sejumlah bekas karyawan PT Sritex Sukoharjo hari ini masih datang ke pabrik untuk menyerahkan berkas pencairan Jaminan Hari Tua (JHT). Mereka berdatangan sejak pagi dan langsung menuju ke gedung HRD.

Para mantan karyawan itu datang dengan pakaian bebas, sudah tidak berseragam biru lagi. Usai menyerahkan berkas, mereka langsung pulang.

Reporter : Rizal

Hero Sulistiyono Sampaikan Salam Perpisahan dan Ucapan Terimakasih Kepada Jajaran Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar pisah sambut Kepala Lapas (Kalapas), Selasa (25/02/2025), di Aula setempat.

Kepemimpinan tersebut berganti, dari Hero Sulistiyono kepada Fery Berthoni. Kalapas Indramayu lama, Hero kini dipindahtugaskan ke Lapas Kelas IIB Muara Dua, Sumatera Selatan.

Dalam pisah sambut tersebut, Hero menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh unsur yang telah mendukung kinerjanya selama di Lapas Indramayu. “Terimakasih kepada seluruh instansi yang mendukung kinerja Lapas, sehingga selama saya di Lapas Indramayu semuanya berjalan,” ucapnya.

“Kepada seluruh jajaran Lapas Indramayu, terimakasih atas keguyuban dan kerukunannya. Dengan kerjasama yang baik, tidak ada berita miring. Jajaran Lapas Indramayu memang super power,” imbuh Hero.

Sedangkan Fery Berthoni, Kalapas Indramayu baru yang sebelumnya merupakan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Narkotika Jakarta, mengatakan bahwa ia akan mempertahankan apa yang sudah dicapai Hero sebelumnya.

“Izinkan kami bergabung menjadi keluarga besar Lapas Indramayu. Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan apa yang telah dicapai, dan meraih apa yang belum tercapai oleh Bapak Hero,” tutur Fery.

Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, Sumarwoto Hendra Budi yang turut hadir dalam pisah sambut mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Jabar berpesan, baik kepada Kalapas lama dan baru untuk mewujudkan program unggulan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

“Pesan kami mewakili pimpinan wilayah adalah, lanjutkan apa yang menjadi program unggulan dari kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dari program Asta Cita, yang diterjemahkan menjadi 13 dan diprioritaskan menjadi 5 sesuai arahan menteri, dirjen dan kakanwil kami,” ujarnya.

Selain Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat, kegiatan pisah sambut tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0616/Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga S.I.P, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cirebon, Kuningan dan Majalengka.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Demonstrasi Mahasiswa di Indramayu Berujung Ricuh, Massa Desak Masuk Kantor DPRD

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Aksi protes yang diorganisir oleh Aliansi Mahasiswa Indramayu Melawan berakhir dengan kericuhan setelah massa berusaha menerobos masuk ke Kantor DPRD Indramayu. pada Kamis, 20 Februari 2025. Upaya tersebut memicu bentrokan berupa dorong-mendorong antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Jumat (21/2)

Sebelum ketegangan memuncak, ratusan mahasiswa terlebih dahulu menggelar longmarch menuju gedung dewan sambil menyuarakan aspirasi. Dalam aksinya, mereka juga membakar ban bekas sebagai simbol protes terhadap pemangkasan anggaran pendidikan yang menjadi salah satu pokok tuntutan.

Menurut Carhendi, koordinator aksi, demonstrasi tersebut mengusung 17 poin tuntutan yang kemudian disederhanakan di lapangan. Tuntutan utama mereka adalah pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis, serta pembatalan kebijakan jpemangkasan anggaran pendidikan.

“Kami menuntut pemerintah menciptakan pendidikan yang terjangkau, berkualitas, dan adil, karena pendidikan merupakan hak dasar bagi seluruh warga negara,” ujar Carhendi.

Ia juga menegaskan bahwa aksi serupa akan terus dilakukan jika aspirasi mereka tidak mendapat respons dari pihak terkait. “Kalau tuntutan ini diabaikan, kami pasti akan turun ke jalan lagi,” tegasnya.

Kekecewaan pun dirasakan para demonstran karena tidak diizinkan masuk ke gedung DPRD. “Kami merasa dihalangi untuk menyampaikan suara. Seharusnya mereka sebagai wakil rakyat mendukung, bukan justru menghambat,” tambah Carhendi.

Setelah mengadakan dialog dengan perwakilan DPRD, massa akhirnya membubarkan diri meski situasi sempat memanas di sekitar lokasi aksi.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Ini Harapan Warga untuk Lucky Hakim-Syaefudin

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah di Istana Kepresidenan. Pelantikan ini mencakup 33 gubernur beserta wakilnya, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota di Jakarta pada Kamis pagi (20/02/25).

Di antara para pemimpin yang dilantik, Lucky Hakim dan Syaefudin resmi mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.31719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten dan Kota hasil Pilkada Serentak 2024 untuk masa jabatan 2025-2030.

Kehadiran Lucky Hakim-Syaefudin sebagai pemimpin baru di Indramayu disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Hamzah (27), warga Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, berharap duet pemimpin tersebut dapat menghadirkan lebih banyak peluang kerja di daerahnya.

“Semoga kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan,” ungkap Hamzah.

Harapan senada disampaikan Indra (35), warga Kelurahan Paoman, yang menginginkan adanya kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat, terutama terkait harga bahan pokok. “Saya sebagai pedagang kecil berharap harga kebutuhan sehari-hari bisa lebih terjangkau,” kata Indra.

Masyarakat Indramayu kini menanti realisasi program kerja yang dijanjikan, seiring dengan semangat baru yang diusung kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolda Jabar Pimpin Upacara Penghargaan Personel Polres Bogor, Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, dan Peresmian Gedung Pelayanan Publik

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menggelar upacara pemberian penghargaan, pemusnahan barang bukti narkoba, serta peresmian gedung pelayanan publik dan rumah susun (rusun) Polres Bogor pada Kamis (20/2/2025) di lapangan apel Polres Bogor pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kepolisian, militer, pemerintahan daerah, serta tokoh masyarakat. Kamis (20/2)

Sejumlah pejabat yang hadir dalam acara ini antara lain Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Tato Hadiyan, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi Brigjen TNI Albertus Magnus Suharyadi, Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, Kapuslabfor Polri Brigjen Pol Sudjarwoko, Kapusdik Reserse Brigjen Pol Agus Santoso, Ditresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Johanes R. Manalu, Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Julius, Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi, Ketua DPRD Sastra Winara, Ketua MUI Kabupaten Bogor, serta pejabat dari berbagai instansi terkait.

Pemberian Penghargaan

Kegiatan diawali dengan upacara pemberian penghargaan kepada 35 personel Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota. Penghargaan diberikan atas prestasi luar biasa dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal, termasuk keberhasilan mengungkap pabrik narkoba jenis tembakau sintetis seberat satu ton oleh Satnarkoba Polres Bogor.

Selain itu, personel Polresta Bogor Kota mendapatkan penghargaan atas pengungkapan kasus pembunuhan satpam, penyalahgunaan senjata api, serta tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Satnarkoba juga berhasil mengungkap penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat 21 kg dan pil ekstasi sebanyak 19.950 butir.

Tak hanya itu, anggota Satlantas Polresta Bogor Kota menerima penghargaan atas aksi heroik mengawal kendaraan yang membawa pasien sesak napas dengan skema contra flow menuju RS PMI. Sementara itu, salah satu bintara juga mendapatkan apresiasi atas keberhasilannya mengungkap kasus pembunuhan satpam, penyalahgunaan senjata api, dan tindak pidana pengeroyokan.

Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Setelah pemberian penghargaan, acara dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti narkoba yang telah memiliki ketetapan hukum tetap. Pemusnahan diawali dengan uji laboratorium yang dipimpin langsung oleh Puslabfor Polri. Selanjutnya, barang bukti dimusnahkan secara simbolis dan disaksikan oleh para pejabat terkait.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Bogor dalam memberantas peredaran narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor.

Peresmian Gedung Pelayanan Publik dan Rusun

Kegiatan diakhiri dengan peresmian gedung pelayanan publik dan rusun Polres Bogor. Gedung pelayanan publik ini terdiri dari:

• Lantai 1: Pelayanan terpadu yang mencakup Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan pelayanan Satuan Cek dan Catatan Kriminal (SCKC) bagi masyarakat.

• Lantai 2: Pelayanan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

• Lantai 3: Satuan Narkoba Polres Bogor.

Diharapkan dengan adanya gedung pelayanan publik ini, Polres Bogor dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menciptakan kenyamanan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Dengan berbagai pencapaian ini, Polres Bogor terus berkomitmen dalam menegakkan hukum dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Rutan Kelas IIB Tarutung Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan BRI Cabang Tarutung

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarutung sepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pada Rabu kemarin. Kamis (20/2)

Penandatanganan PKS dilakukan di Aula Rutan Kelas IIB Tarutung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, dan Pimpinan Cabang BRI Tarutung, Arwan Zamroni. Kepala Rutan Tarutung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BRI Cabang Tarutung atas dukungan yang diberikan.

“Perjanjian Kerja sama ini tanda ketaatan atas perintah dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto untuk pengalihan pembayaran Gaji dan Remunerasi seluruh pegawai dilingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke Bank BRI.

Evan menyampaikan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memberikan kemudahan dan manfaat lebih bagi pegawai dalam mengakses layanan keuangan. “Kami berharap seluruh pegawai mendukung proses ini agar transisi sistem payroll berjalan lancar dan tanpa kendala. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat pengelolaan keuangan, tetapi juga memberikan keuntungan lebih bagi pegawai dalam memanfaatkan layanan perbankan dari BRI,” terangnya.

Perpindahan sistem payroll ke Bank BRI ini merupakan juga tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang menekankan pentingnya efisiensi dalam sistem pembayaran gaji pegawai. Perubahan ini juga harus disertai semangat kerja yang tetap tinggi.

Pimpinan Cabang BRI Tarutung, Arwan Zamroni menyampaikan apresiasi kepada Rutan Tarutung atas inisiatif yang diambil dalam menjalin kemitraan ini. “Kami sangat mengapresiasi langkah Rutan Tarutung yang telah menggandeng kami sebagai mitra strategis. BRI siap mendukung penuh segala kebutuhan perbankan dan program-program sosial bermanfaat,” tegasnya.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi antara Rutan Kelas IIB Tarutung dan Bank BRI. Beliau menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menciptakan pelayanan publik yang unggul. Yudi berharap agar hubungan baik ini terus dipelihara dan ditingkatkan melalui program-program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, BRI turut menggelar sosialisasi kepada seluruh petugas Rutan Tarutung meliputi pengenalan berbagai produk dan layanan perbankan, seperti BRImo dan program literasi keuangan yang diharapkan meningkatkan pemahaman petugas mengenai pengelolaan keuangan secara digital dan modern.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal