Sekolah dijadikan Ladang Bisnis Bisnis, SDN Tonjong 01 Nekat Jual Beli LKS

BOGOR.radarinformasi.com – Praktik jual beli Lembar Kerja Siswa (LKS) di SDN Tonjong 01, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, menuai sorotan. Orang tua siswa mengaku setiap semester diminta membeli LKS Rp15 ribu per buku melalui pengurus kelas. Tak hanya itu, ada pula pungutan uang kas Rp10 ribu per bulan serta rencana outing class pada 23 Desember mendatang.

“Anak kita sekolah di SDN Tonjong 01 tiap semester membeli LKS. Meskipun tidak diwajibkan, kalau tidak beli kasihan anak bisa ketinggalan pelajaran. Ditambah uang kas Rp10 ribu per bulan untuk kebersihan,” keluh salah satu orang tua siswa kepada wartawan.

Sekolah Mengelak

Saat dikonfirmasi oleh awak media di Sekolah, Kepala Sekolah SDN Tonjong 01 sedang tidak berada di tempat. Awak media hanya bertemu Wali kelas 5, Asman, yang membantah adanya kewajiban pembelian LKS maupun pungutan outing class.

“Untuk LKS tidak wajib, bagi yang mau saja, untuk membantu proses belajar anak-anak. Untuk outing class saya rasa tidak ada karena belum dilaksanakan. Untuk uang kas seikhlasnya saja, tidak ada nominal yang ditentukan,” ujarnya.

Namun pernyataan itu bertolak belakang dengan keterangan orang tua yang mengaku sudah rutin membeli LKS dan membayar uang kas melalui mekanisme yang diatur komite sekolah.

Jual LKS Dilarang

Padahal, aturan jelas melarang praktik jual beli LKS di sekolah.

PP No. 17 Tahun 2010 Pasal 181 (a): Guru, tenaga kependidikan, dan komite dilarang menjual buku paket atau LKS di satuan pendidikan.

Permendikbud No. 75 Tahun 2020 Pasal 12a: Komite sekolah atau pihak lain dilarang menjual buku pelajaran maupun bahan ajar di sekolah.

UU No. 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan Pasal 63 ayat (1): Penerbit dilarang menjual LKS langsung ke sekolah.

Jika terbukti melanggar, pihak sekolah bisa dijatuhi sanksi administratif, mulai dari teguran, pemberhentian jabatan, hingga pencabutan izin operasional.

Orang tua berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor turun tangan. Mereka menilai praktik ini sudah lama berjalan dan memberatkan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN Tonjong 01 belum memberikan keterangan resmi.

Red

142 Atlet Indramayu Dilepas ke POPDA Jabar 2025, Target Torehkan Prestasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sebanyak 142 atlet asal Kabupaten Indramayu resmi diberangkatkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat 2025. Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Rabu (17/9/2025), dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Ketua KONI, hingga Ketua KORMI Indramayu.

Dalam arahannya, Bupati Lucky mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah melalui proses panjang hingga terpilih mewakili Indramayu di ajang olahraga pelajar terbesar tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet muda.

“Kalian akan bersaing dengan atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Ingat, sportivitas adalah hal utama. Jaga sikap, perilaku, serta akhlak, karena itu mencerminkan wajah Indramayu di mata daerah lain,” tegas Lucky.

Ia juga berpesan agar para atlet menjaga kondisi fisik dan mental selama bertanding. Meski mengakui fasilitas olahraga di Indramayu masih terbatas, Lucky memastikan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana ke depan.

“Jangan berkecil hati. Hadapi lawan dengan percaya diri, tetap berdoa, dan berikan kemampuan terbaik. Mari bersama kita perjuangkan masa depan olahraga Indramayu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispara Indramayu, Ahmad Syadali, menjelaskan kontingen Indramayu tahun ini akan berlaga pada 19 cabang olahraga, dengan peserta dari jenjang SMP hingga SMA yang berusia di bawah 18 tahun. Dua cabang, yakni karate dan kempo, sudah lebih dulu bertanding pada fase awal POPDA.

Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kepada perwakilan atlet sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat.

“Harapan kami, seluruh atlet mampu tampil maksimal, meraih prestasi terbaik, dan membawa harum nama Indramayu,” pungkas Bupati Lucky Hakim.

(Diskom/Andika).

DPRD Indramayu Panggil Kadisdikbud, Dugaan Pungli di Sekolah Negeri Jadi Sorotan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Isu pungutan liar (pungli) di sekolah negeri kembali mencuat dan menuai protes dari orang tua murid. Merespons hal tersebut, DPRD Indramayu memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Caridin, guna memberikan penjelasan terkait dugaan praktik pungli yang terjadi di sejumlah sekolah dasar negeri.

Sekolah yang mendapat sorotan publik di antaranya SDN 1 Paoman, SDN 1 Kepandean, dan SDN Panyindangan Wetan. Keluhan muncul lantaran adanya biaya tambahan, mulai dari pembelian buku paket hingga iuran lain yang dinilai membebani wali murid.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Indramayu, Imron Rosadi, membenarkan agenda pemanggilan tersebut. Ia menyampaikan bahwa rapat bersama Kadisdikbud telah digelar Komisi II DPRD pada Rabu (20/8/2025).

“Kadisdikbud Indramayu sudah hadir dalam rapat dengan Komisi II DPRD kemarin,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Kasus dugaan pungli ini semakin mempertegas tantangan sektor pendidikan di Indramayu yang belakangan kerap menjadi sorotan publik. Orang tua murid merasa kecewa karena pendidikan yang seharusnya gratis sesuai aturan pemerintah, justru masih dibebani biaya tambahan.

Masyarakat berharap melalui langkah DPRD ini, praktik pungli di sekolah negeri dapat segera dihentikan sehingga dunia pendidikan di Indramayu kembali bersih, transparan, dan berpihak pada peserta didik.

Reporter : Andika

Anggota DPRD Prov Sumut Paltak Siburian Sebarluaskan Arti dan Makna Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Dapil IX

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sekretariat dewan Provinsi Sumatera Utara, salah satu anggota DPRD Provsu dari praksi Partai PDIP, Paltak Siburian melaksanakan Reses ke daerah pemilihan IX (Dapil IX) Toba, Samosir, Humbahas, Taput, Sibolga dan Tapteng.

Adapun maksud dan tujuan reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provsu ini yakni untuk menyebarluaskan Apa itu Arti daripada Ideologi Pancasila dan bagaimana bentuk Wawasan Kebangsaan yang sebenarnya ditengah tengah masyarakat Indonesia khususnya di kabupaten Tapanuli Utara.

Pelaksanaan kegiatan dipusatkan disekolah sekolah SMA dan SMK, seperti kemarin disekolah SMA dan SMP yang ada di Pahae Jae, Pahae Julu, Tarutung, Siatas Barita Dan hari ini dilaksanakan di SMK Nahanson Kecamatan Sipoholon dan dihadiri anggota DPRD Tapanuli Utara, Sabungan Parapat pada Jumat (22/08/2025).

Kepala sekolah SMK Nahanson, Rawi Sitinjak dalam sambutannya menyampaikan” kami para guru dan siswa serta mewakili masyarakat yang ada disipoholon ini berterima kasih atas kegiatan reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera ke kabupaten Tapanuli Utara ini kiranya bisa membawa warna warni yang baru dalam mengembangkan teknologi.

Kiranya harapan kami juga dengan adanya reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provsu Bapak Paltak Siburian saat ini dikecamatan sipoholon kabupaten Tapanuli Utara, segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tapanuli Utara, nantinya bisa tersampaikan serta terwujud.

Paltak Siburian dalam arahan dan bimbingannya kepada para undangan yang memadati aula GOR SMK Nahanson menyampaikan terima kasih atas sambutan dari masyarakat, guru dan para siswa/i Kecamatan Sipohon dan para tamu undangan yang telah hadir di gedung Yayasan St. Nahanson Paparat.

Disini saya hadir sebagai perwakilan rakyat Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan IX untuk menyampaikan dan menyebar luaskan akan apa itu dan bagaimana arti dan makna daripada Ideologi Pancasila serta Wawasan Kebangsaan saat ini ditengah tengah masyarakat Indonesia.

Maka dari itu, perlu saya sampaikan dan ingatkan kalau saat ini bahaya tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi, media sosial, hingga pengaruh narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, jadi dengan berbekal wawasan kebangsaan dan semangat belajar kiranya bisa menjadi kunci penting untuk menghadapinya, ujarnya.

Sementara itu, salah satu Praktisi hukum yang digandeng Anggota DPRD Provsu, Togap Sianturi untuk memaparkan tema reses menyampaikan “Perlu kita ketahui kalau Ideologi Pancasila ini adalah merupakan seperangkat prinsip dan nilai hidup yang menjadi dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia, yang mengajarkan untuk mengutamakan pentingnya persatuan, kemanusiaan, keadilan, dan musyawarah.

Sedangkan Wawasan Kebangsaan itu adalah cara pandang bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila untuk mempertahankan jati diri, keutuhan negara, dan mencapai cita-cita bangsa di lingkungan internal dan eksternal.

Ia juga berpesan agar kiranya para siswa bisa menjadikan ideologi Pancasila itu sebagai landasan dalam mewujudkan cita-cita melalui disiplin, toleransi, serta sikap saling menghormati dan menghargai sesama dimanapun berada, agar nantinya bisa menjadi cermin dan diterapkan oleh lingkungan sekitar, ucapnya.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Grand Final Duta Baca Indramayu 2025, Bintang Ramadinda dan Tofik Turahman Raih Juara 1

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ajang Grand Final Duta Baca Kabupaten Indramayu 2025 resmi digelar pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Aula Hotel Trisula, Jl. DI Panjaitan No. 77, Karanganyar, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya menumbuhkan minat baca dan literasi di kalangan generasi muda Indramayu.

Dalam grand final tersebut, pasangan Tofik Turahman dan Bintang Ramadinda berhasil menyabet gelar Juara 1 Duta Baca Kabupaten Indramayu 2025. Posisi Juara 2 diraih oleh Fahri dan Aura Agya Mugni, sementara Juara 3 dimenangkan oleh Muhamad Irfan dan Aisyah.

Bintang Ramadinda, saat wawancara kepada awak media, mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang menempuh studi di Fakultas Teknik Perminyakan, mengaku tidak menyangka bisa meraih gelar juara.

“Sejak awal saya melalui tahap administrasi hingga karantina selama 12 hari, banyak sekali ilmu yang saya peroleh di luar bangku sekolah formal. Saya berharap dapat menginspirasi masyarakat Indramayu untuk lebih giat menanamkan nilai-nilai literasi,” ujarnya kepada awak media.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, dr. Achmad Sudalim Gymnasthiar, S.Pd., M.Pd, saat wawancara kepada awak media, menegaskan bahwa pemilihan duta baca merupakan langkah strategis untuk meningkatkan budaya literasi di daerah.

“Dengan adanya duta baca, kami berharap lahir figur-figur muda yang menjadi teladan membaca dan mampu mendorong masyarakat lebih cinta literasi. Proses seleksi ini cukup ketat, dari 60 peserta disaring menjadi 50, lalu dipilih 20 besar hingga akhirnya terpilih tiga besar berdasarkan etika, kecerdasan, motivasi, dan keterampilan komunikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, duta baca Indramayu sebelumnya telah berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat. Pihaknya berharap pada 2025 ini, duta baca Indramayu kembali mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Kegiatan Grand Final Duta Baca Kabupaten Indramayu 2025 menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan literasi.

PGRI Indramayu Gelar Konferensi XXIII, Bupati Lucky Hakim Tekankan Peran Guru Bermutu untuk Wujudkan Indonesia Maju

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu resmi membuka Konferensi Masa Bakti XXIII Tahun 2025 di Gedung PGRI Indramayu, Rabu (13/8/2025). Agenda lima tahunan ini menjadi ajang strategis bagi para pendidik untuk mengevaluasi kinerja, merefleksikan capaian, sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam pembukaan memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai forum ini bukan sekadar konsolidasi internal, melainkan kesempatan memperkuat sinergi antara PGRI dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Indramayu, saya menyambut baik pelaksanaan konferensi ini. Ini momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, menyusun strategi, dan memastikan arah kebijakan sejalan dengan pembangunan pendidikan daerah,” ujar Lucky.

Di hadapan para “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, Lucky menegaskan PGRI adalah organisasi kuat dan disiplin yang harus terus membangun kekompakan demi lahirnya guru profesional dan sejahtera.

Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju. Guru Hebat Indonesia Kuat”, konferensi ini dinilai sangat relevan dengan tuntutan zaman. Lucky menekankan bahwa visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas pendidikan, dengan guru sebagai garda terdepan.

Pemkab Indramayu, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sarana-prasarana, pelatihan, dan kolaborasi program bersama PGRI. Ia berharap konferensi ini menghasilkan kepengurusan solid yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus menjadi mitra transformatif bagi kemajuan pendidikan.

“Kesuksesan pendidikan tak lepas dari peran PGRI yang konsisten berjuang demi kemajuan daerah. Mari kita terus bergandengan tangan untuk kejayaan Indramayu yang kita cintai,” pungkasnya.

Reporter  : Andika

UPN Veteran Jakarta dan Pemkab Indramayu Kolaborasi Dorong Transformasi Desa Digital 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui penandatanganan Implementation Agreement dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, Rabu (30/07/2025). 

Kerja sama ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang berfokus pada optimalisasi dan inovasi dalam pengembangan Desa Digital di Indramayu. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 29-31 Juli 2025, bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu. 

Rombongan dosen dan mahasiswa UPNVJ yang dipimpin oleh Dr. Widya Cholil, Dr. Tjahjanto, dan Jayanta, membawakan materi-materi penting untuk mendukung peningkatan kapasitas perangkat desa dalam tata kelola pemerintahan berbasis teknologi. 

Materi yang diberikan meliputi Workshop Literasi Digital, pelatihan penggunaan Aplikasi SRIKANDI, Aktivasi Web Desa, serta pelatihan teknis Aplikasi Indramayudesa.id sebagai media pengelolaan informasi desa secara digital. 

Plt. Kepala DPMD Indramayu, Iim Nurahim, menyambut baik inisiatif ini dan menilai digitalisasi desa sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan transparan. 

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Pemanfaatan teknologi digital adalah kunci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa,” ujarnya. 

Dukungan juga datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu. Indra Kusumah dari Diskominfo turut hadir sebagai narasumber, membagikan wawasan seputar implementasi teknologi informasi di tingkat lokal. 

“Melalui pelatihan ini, kami harap perangkat desa makin mahir mengelola website desa dan memanfaatkan literasi digital untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Indra. 

Sementara itu, Dr. Widya Cholil menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian UPNVJ kepada masyarakat. 

“Kami ingin memastikan desa-desa di Indramayu siap menghadapi tantangan era digital, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia,” katanya. 

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di desa-desa Indramayu, mewujudkan pemerintahan desa yang lebih modern, efektif, serta mendukung kemandirian ekonomi berbasis teknologi. 

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Dedi Wahidi Salurkan Bantuan PIP untuk Ratusan Siswa SMP NU Kaplongan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Anggota DPR RI Komisi X dari Dapil Jabar VIII, H. Dedi Wahidi, kembali menyalurkan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui dana aspirasi tahun 2025. Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada siswa SMP NU Kaplongan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula Yayasan Darul Ma’arif, Karangampel, Indramayu, pada Minggu (20/7/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri ratusan orang tua siswa, jajaran tenaga pendidik, Ketua Yayasan Darul Ma’arif H. Arsyad, serta Kepala SMP NU Kaplongan, Dr. H. Mohamad Kholil, S.S., M.Si. Dalam kesempatan itu, Dedi Wahidi menekankan pentingnya pemanfaatan dana PIP secara tepat guna dan tanpa potongan.

“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan sekolah anak-anak, seperti sepatu, seragam, buku, dan alat tulis. Jangan sampai ada pihak yang meminta atau memotong dana ini. Jika ada yang mengatasnamakan saya, segera laporkan,” tegas Dedi.

Secara simbolis, bantuan PIP diberikan kepada empat siswa yakni Moza Anggun Sari dan Sa’diyah dari kelas 9, serta Galang Adi Saputra (kelas 8D) dan Aulia Rahma Dewi (kelas 8C). Sementara pencairan bantuan untuk siswa lainnya direncanakan berlangsung pada Agustus atau September 2025.

Dedi mengungkapkan, tahun ini ia berhasil memperjuangkan kuota PIP sebanyak 44.000 siswa dengan total anggaran mencapai Rp31 miliar. Rinciannya, bantuan untuk jenjang SD sebesar Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA/SMK sebesar Rp1.800.000 per siswa.

Kepala SMP NU Kaplongan, Dr. Mohamad Kholil, menyampaikan apresiasi atas dukungan Dedi Wahidi. Menurutnya, sebanyak 553 siswa, termasuk yang telah lulus, menerima manfaat PIP tahun ini. Ia menegaskan, seluruh dana bantuan disalurkan utuh tanpa potongan, sesuai komitmen dari H. Dedi Wahidi.

“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang proses belajar siswa dan memotivasi mereka agar tidak putus sekolah. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian beliau terhadap dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Yayasan Darul Ma’arif,” ujarnya.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

TK & TPQ Bustanul Athfal Resmi Berdiri, Bupati Lucky Dorong Pendidikan Religius Sejak Dini di Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meresmikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bustanul Athfal yang berlokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Sabtu (19/7/2025). 

Peresmian ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program percepatan “Indramayu Mengaji” yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, serta bagian dari upaya mewujudkan visi Indramayu REANG. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky menyampaikan rasa bangga atas berdirinya lembaga pendidikan berbasis agama yang akan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda. 

“Luar biasa upayanya untuk mengenalkan anak-anak pada Al-Qur’an sejak usia dini. Sebelum mengenal yang lain, ajarkan anak-anak untuk mengenal Al-Qur’an dan Penciptanya. Kalau sudah besar, kadang lupa. Tetapi kalau dari kecil, akan melekat dalam hati,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya membangun masyarakat religius sebagai bagian dari visi REANG. Pendirian TK dan TPQ ini adalah bagian dari sinergi untuk mencerdaskan kehidupan generasi penerus di Indramayu. 

Ketua Panitia acara, Dr. Joko Budi Santoso dalam laporannya menyampaikan, lembaga pendidikan ini bertujuan membentuk generasi muda yang unggul secara spiritual dan intelektual. 

“Harapan kami, generasi muda bisa menggerakkan Losarang menjadi lebih baik. Ilmu dan pendidikan yang diberikan di yayasan ini semoga menjadikan anak-anak menjadi insan cemerlang, berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kami berjuang mengubah mindset masyarakat dengan visi religius, membangun insan yang berakhlak mulia,” tuturnya. 

Dia juga menyampaikan data jumlah siswa yang sudah terdaftar. Saat ini, TK Bustanul Athfal memiliki 30 siswa (11 laki-laki dan 19 perempuan), sementara TPQ telah mencatat 90 santri (31 laki-laki dan 59 perempuan). 

Ketua Yayasan Haji Ahmad Mansur, Prof. Dr. KH. Abdul Taram Ahmad, menyampaikan dukungan masyarakat sangat luar biasa, dan berharap hal tersebut menjadi awal dari perkembangan yang lebih besar. Selain pendidikan, yayasan juga telah menanam pohon mangga sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan potensi agrowisata. 

“Mudah-mudahan, dengan ridho Allah, semuanya berjalan baik. Kami mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak untuk pengembangan TK, TPQ dan kegiatan lainnya ke depan,” tuturnya. 

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, keberadaan TK dan TPQ Bustanul Athfal mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat religius dan mencetak generasi muda yang cerdas serta berakhlak mulia di Kabupaten Indramayu.

Reporter  :  Andika

Redaktur  : Rizal

Komitmen Dalam Inklusi, Polres Indramayu Berikan Materi Saat MPLS di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam suasana yang penuh semangat dan kekhusyukan, puluhan peserta didik baru di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Indramayu tampak menyimak serius materi yang disampaikan oleh kepolisian. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada Rabu (16/7/2025), dengan mengusung semangat inklusi dan kesetaraan dalam dunia pendidikan.

Materi edukasi disampaikan langsung oleh Kaur Bin Ops Sat Binmas Polres Indramayu, Ipda Tasim, S.IP, yang hadir mewakili Kasat Binmas Polres Indramayu AKP Suprihati Setyaningsih. 

Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi disabilitas mendapat penyuluhan mengenai pentingnya menghentikan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba, serta kedisiplinan dalam berlalu lintas.

Dengan pendekatan yang komunikatif dan visual yang disesuaikan dengan kondisi siswa, petugas kepolisian menyampaikan pesan-pesan moral dan hukum secara inklusif. 

Suasana menjadi hangat ketika siswa-siswi diajak berinteraksi langsung melalui pertanyaan dan simulasi ringan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjangkau seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak penyandang disabilitas. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan edukasi tentang hukum serta kehidupan sosial yang sehat,” jelas Ipda Tasim.

Lebih lanjut, Ipda Tasim menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus berhak atas ruang aman dan adil dalam lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, Polres Indramayu menaruh perhatian khusus pada pendidikan inklusi dan memastikan pesan-pesan kamtibmas bisa diterima oleh seluruh lapisan, tanpa terkecuali.

“Kami ingin anak-anak SLB ini tumbuh sebagai generasi yang tangguh, teredukasi, dan mampu membela dirinya dari bahaya seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah yang merasa terbantu dengan kehadiran kepolisian sebagai mitra edukatif. Guru dan tenaga pendidik mengapresiasi pendekatan yang digunakan karena sesuai dengan metode pembelajaran yang ramah disabilitas.

Terpisah Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Binmas AKP Suprihati Setyaningsih menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan ke sekolah-sekolah, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang adil, aman, dan berpengetahuan.

Melalui langkah konkret seperti ini, Polres Indramayu menunjukkan bahwa inklusi bukan hanya wacana, tapi nyata dalam pelayanan dan pengabdian kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak istimewa yang layak mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga mengajak masyarakat untuk tetap aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing, termasuk lingkungan pendidikan.

“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110,” ujar AKP Tarno.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal