Rutin Selenggarakan Bhakti IBI Dukung Pemerintah Sukseskan Program Keluarga Berencana

Rutin Selenggarakan Bhakti IBI Dukung Pemerintah Sukseskan Program Keluarga Berencana

CIANJUR.radar.informassi.com – Sebagai bentuk  dukungan bagi Pemerintah, PC-IBI Kabupaten Cianjur, rutin gelar pelaksanaan Bhakti IBI melalui Klinik Pratama Bhakti Bidan, dengan jadwal minimalnya 4 kali dalam setahun, melalui tingkat Kabupaten dengan berbagai kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh Masyarakat, akan tetapi yang paling sering adalah pelayanan Safari KB (Pelayanan gratis Keluarga Berencana), Rabu (24/03/21).

Wakil Ketua II Bidang Pelayanan dan Pendidikan  IBI Cianjur, Hj.Sri Martini, AMd.Keb, SKM, M.Si menyampaikan bahwa, “Kegiatan rutin pelayanan ini sebagai sebuah bentuk kemitraan IBI dengan Pemerintah, kita ketahui bersama bahwa sosial budaya Masyarakat yang memiliki anak banyak harus dikawal dengan baik oleh semua pihak khususnya Bidan – bidan di Kabupaten Cianjur, karena jika tidak maka akan terjadi tingkat kelahiran yang tinggi, melalui kegiatan – kegiatan Bhakti IBI inilah Bidan – bidan dapat berperan aktif menjadi bagian penting dalam mengawal susksesnya bidang kesehatan di Kabupaten Cianjur”, jelasnya.

Lanjut Hj,Seri Martini, AMd, Keb, SKM, M.Si. “Setiap tahun Ikatan Bidan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Bhakti IBI pada 32 kecamatan yang di koordinir oleh pengurus IBI ranting. Bhakti IBI menjadi sebuah momentum bagi Bidan memberikan perannya dalam meningkatkatkan kualitas pelayanan bagi sasaran kesehatan reprudiksi di masyarakat”.

Dalam kegiatan Bhakti IBI anggota Bidan di tingkat lapangan melakukan beragam kegiatan diantaranya senam ibu hamil, Kelas Ibu Hamil, pelayanan kehamilan, pelayanan KB massal Gratis, bahkan hingga pelayanan Skrining penyakit tidak menular bagi Lansia.

Pengurus Cabang IBI kabupaten Cianjur bersama 17 pengurus ranting yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cianjur terus tidak bosan – bosannya mengingatkan tentang pentingnya kesehatan reproduksi bagi Masyarakat, karena salahsatu trend tertinggi masalah kesehatan pada wanita di Kabupaten Cianjur adalah masih adanya kasus Kanker Payudara dan Kanker Servik yang masih menjadi ancaman bagi perempuan produktif, Bhakti IBI memberikan ruang pelayanan Iva Test dan Pap Smear untuk mendeteksi awal masalah kesehatan reproduksi perempuan tersebut.

Sebagai organisasi perempuan yang bergerak dalam kesehatan ibu dan anak , Ikatan Bidan Indonesia akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat melalui beragam kegiatan berkualitas.

“Event kegiatan Bhakti IBI merupakan bentuk kemitraan yang terus didorong untuk terselenggara melalui kerjasama yang solid dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Terus gelorakan peran sosial, semoga IBI beserta seluruh anggotanya dapat terus berkiprah ditengah-tengah Masyarakat”, pungkasnya.

Reporter     :  Iman & Isan
Redaktur    :  Dewi Pelangi

Ketua IBI Kabupaten Cianjur Ciptakan Bidan Profesional dan Berkualitas

Ketua IBI Kabupaten Cianjur Ciptakan Bidan Profesional dan Berkualitas

CIANJUR.radar.informasi.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan wadah bagi Bidan di Indonesia, IBI sangat menentukan perkembangan kualitas pelayanan kebidanan. Kepengurusan IBI merupakan momentum yang harus dimaknai bersama sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas kinerja Bidan, terutama di Kabupaten Cianjur, Rabu(24/03/2021).

Keberadaan IBI juga menjadi Faktor untuk peningkatan pelayanan kepada Masyarakat terutama bagi ibu dan anak, dengan turut serta menangani persoalan kasus kematian ibu dan anak diantaranya, dengan meningkatkan kompetensi para Bidan serta intens saling komunikasi antar Bidan untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Dan diharapkan kepengurusan IBI segera menyusun program kerja yang baru dan tetap bersinergi dengan program kerja serta program peningkatan pelayanan kesehatan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

IBI Kabupaten Cianjur hadir dengan dinahkodai oleh Liste Zulhijwati Wulan, program – program yang cemerlang dan tentu bisa meningkatkan kualitas Bidan yang ada di Kabupaten Cianjur, diantaranya yaitu menciptakan rasa persaudaraan antar sesama Bidan, meningkatkan pengetahuan berbasis kompetensi serta membantu Pemerintah Daerah mewujudkan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cianjur.

Mengingat Profesi Bidan yang sangat mulia identik untuk membantu wanita melahirkan, Bidan juga memiliki peran luar biasa dalam kehidupan seorang wanita, mulai dari memberikan edukasi pada remaja putri hingga pengaturan kesuburan sesudah melahirkan.

Pekerjaan seorang Bidan tidak hanya bertugas memberikan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat, tetapi juga dikenal sebagai ujung tombak untuk menurunkan angka kematian bagi ibu – ibu yang melahirkan.

Bidan melalui bantuan medis, telah banyak memberikan pertolongan bagi ibu – ibu yang sedang bersalin atau melahirkan, khususnya bagi wanita Lanjut Usia (Lansia). Bantuan Bidan bagi Warga yang akan melahirkan, merupakan tugas sosial dan kemanusian yang cukup tinggi, karena menyelamatkan dua nyawa sekaligus, yakni ibu dan anak bayi yang lahir.

Jadi, pekerjaan Bidan tersebut sangat mulia dan terhormat karena menolong orang yang memerlukan bantuan baik siang, malam hari, maupun di desa terpencil serta daerah pedalaman,

“Menjadi Bidan merupakan Pekerjaan Sosial dan sudah menjadi kewajiban untuk membantu Masyarakat, dengan visi dan misi yang telah ditetapkan, saya Rasa IBI khususnya di Kabupaten Cianjur bisa terus meningkat dan profesional”, ujar Liste selaku ketua IBI Cianjur.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

Tidak Melibatkan Komite Sekolah, diduga Kepala Sekolah SDN Sukajadi tidak Transfaran dalam Pengelolaan BOS

Tidak Melibatkan Komite Sekolah, diduga Kepala Sekolah SDN Sukajadi tidak Transfaran dalam Pengelolaan BOS

Bogor.radarinformasi.com – Ada beberapa Modus Kepala Sekolah untuk menyelewengan Dana BOS, bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanpun mengungkapkan bayak penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah atau dana BOS yang kerap dilakukan oleh beberapa oknum Kepala Sekolah/ pendidikan baik di sekolah maupun di Dinas Pendidikan setempat itu dilarang, Jum’at (09/10/2020).

Modus pertama, kepala sekolah diminta menyetor sejumlah uang tertentu kepada pengelola dana BOS di Dinas Pendidikan dengan dalih mempercepat proses pencairan dana BOS.

Modus kedua, adalah kepala sekolah menyetor sejumlah uang kepada oknum pejabat Disdik dengan dalih uang administrasi.

Ketiga, Sekolah tidak melibatkan komite sekolah dan dewan pendidikan dengan tujuan mempermudah penyelewengan dana BOS.

“Tidak boleh ada sekolah yang tidak memiliki Komite Sekolah yang menerima dana BOS, karena syaratnya penggunaan dana BOS harus bersama Komite Sekolah,” jelasnya.

Modus selanjutnya adalah Dana BOS hanya dikelola oleh Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah, lalu Dana BOS sengaja dikelola secara tidak transfaran, indikasinya hampir tidak ada sekolah yang memasang papan informasi tentang dana BOS.bahkan udah jelas dalm UU no.14 tahun 2008 harus transfaransi .

Begitupun yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SDN Sukajadi Sudirman, dalam melakukan apapun diduga tidak melibatkan Komite Sekolah, padahal sudah di atur oleh peraturan Menteri Permendikbud nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah itu juga sudah jelas .

Analisa kami Kepala Sekolah SDN Sukajadi Kecamatan Leuwisadeng, diduga manggelapkan anggaran Dana Pemerintah/BOS.

Kami meminta kepada penegak hukum baik itu Kejaksaan /Polri/Tipikor/Pidsus agar turun kelapangan untuk memeriksa Kepala Sekolah tersebut.

( IMAN )

Rehabilitasi SDN Sukamahi 02 di Sinyalir tidak Transfaran, Protokoler Kesehatan-pun di Abaikan

Rehabilitasi SDN Sukamahi 02 di Sinyalir tidak Transfaran, Protokoler Kesehatan-pun di Abaikan

Bogor.radarinformasi.com – Ruang kelas adalah fasilitas umum yang digunakan dalam proses belajar dan mengajar, oleh karena itu bangunanpun harus sesuai standar kenyamanan dan kekuatan seperti yang diisyaratkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 24 tahun 2007 tentang standar sarana dan prasarana.

Maka untuk itu dalam proses rehabilitasi atau pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, Pemerintah juga telah berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan menggelontorkan dana untuk pembangunan ataupun rehabilitasi.

Salahsatunya rehabilitasi yang tengah dilaksanakan di SDN 2 Sukamahi , Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, namun sangat disayangkan pembangunan yang dikerjakan oleh CV.Aruziki dalam papan kegiatannya tidak dicantumkan nilai volume, hal tersebut tentu saja melanggar undang – undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Sabtu (03/10/2020).

Dari ukuran papan kegiatanpun tidak sesuai terlalu kecil sehingga kurang jelas dan ditempel ditembok, padahal sesuai aturan papan kegiatan harus dipasang menggunakan kaso ukuran 5/7 cm serta diletakkan pada tempat yang mudah dilihat sehingga memudahkan dalam mengidentifikasikan sebuah proyek.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Aruziki tersebut dalam pelaksanaannya juga tidak mengindahkan protokoler kesehatan, tidak menggunakan Alat Pelindung Diri untuk keamanan para pekerjanya juga, Saat disinggung terkait masker, Acum Susanto selaku Mandor mengatakan bahwa, “Para pekerja tidak memakai masker karena mereka berada di lingkup sekolah dan tidak keluar, para pekerja tersebut mengontrak satu tempat, 70% warga luar sehingga tidak pulang tiap hari sehingga tidak ada kontak dengan orang lain”.

Ia juga menegaskan hanya 30% Warga Desa Sukamahi yang dilibatkan, bahkan itu juga sudah koordinasi dengan Kepala Desa, namun saat dikonfirmasi Budi selaku Kepala Desa mengatakan tidak ada koordinasi dengan pihak desa, Titik selaku perwakilan dari CV. Aruziki saat dikonfirmasi via telpon untuk pembuatan papan kegiatan atas arahan dari Disdik dan melarang Awak Media untuk memplubikasikan.

 

( Dewi )

SDN Jalupang Butuh Sentuhan dari Pemerintah untuk Kenyamanan Proses Belajar – mengajar

SDN Jalupang Butuh Sentuhan dari Pemerintah untuk Kenyamanan Proses Belajar – mengajar

Tangerang.radarinformasi.com – Sekolah Dasar Negeri Jalupang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang harus ada perhatian Pemerintah Pusat maupun Kabupaten karena dunia pendidikan itu harus diperhatikan bersama- sama, salahsatunya yang musti dapat perhatian ialah kenyamanan Siswa – siswi dalam sistem belajar dan Guru dalam mengajar, karena Anak Didik adalah Generasi Penerus Bangsa, Rabu (30/09/2020).

SDN Jalupang sampai saat ini kondisinya masih sangat memprihatinkan, keterbatasan Ruang Kelas adalah salahsatu kendala yang mesti mendapat perhatian dan saat ini sekitar lima (5) Ruang Kelas yang masih dibutuhkan di SDN tersebut, selain itu juga perlu Perpustakaan untuk kelancaran Suswa dan Siswi dalam menimba ilmu.

Namun sayang, hingga saat ini SDN Jalupang belum mendapat bantuan dalam bentuk apapun untuk Infrastruktur, padahal sudah sepatutnya pendidikan itu di nomor satukan oleh pemerintah, tanpa generasi yang berprestasi, Indonesia negara kita ini tidak akan menjadi negara yang maju.

Endang selaku Kepala Sekolah sangat mengharapkan kepeda pemeritah agar ada bantuan kepada sekoloh SDN Jalupang.

“Saya berharap agar ada bantuan agar ruang kelas bisa memadai agar Suswa – siswi dapat nyaman belajar begitu pula nyaman buat Pengajar, selain itu kami juga butuh ruang untuk Perpustakaan agar Siswa – siswi dapat menghabiskan jam istrihat dengan membaca, nanti setelah proses belajar – mengajar sudah berjalan normal”, ungkap Endang.

 

(Iman).

Gema Daring senantiasa berdering di Koramil 2124/Cisarua.

Gema Daring senantiasa berdering di Koramil 2124/Cisarua.

Bogor.radarinformasi.com – Giat belajar Daring di Koramil 2124/Cisarua masih terus dilakukan oleh beberapa Pelajar yang berdomisili diseputaran wilayah Cisarua dan sekitarnya, dimana sekelompok Pelajar yg berjumlah 6 orang mendatangi Makoramil 2124/Cisarua, Senin (14/09/2020).

Usut punya usut ternyata mereka hendak belajar Daring demi untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Guru sekolahnya, melihat kedatangan sekelompok Pelajar tersebut, para Bhabinsa mengarahkan ke ruangan yang telah disiapkan di dalam Makoramil tepatnya di aula Makoramil yang memiliki luas 4 x 8 meter, lengkap dengan meja dan kursi yang telah diatur sesuai Protokol Kesehatan Covid-19.

Danramil 2124/Cisarua, Mayor Infantri Aris Nazarudin mempersilahkan para Pelajar yang berdomisili diseputaran Cisarua maupun Megamendung untuk menggunakan dan memberdayakan fasilitas jaringan Internet yang terpasang di Makoramil untuk belajar Daring selama masa Pandemi ini.

Tentunya program ini kami persembahkan gratis buat warga khususnya bagi para Pelajar yang kesulitan memperoleh jaringan Internet untuk kepentingan belajar.

“Semoga apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi Warga dan khususnya Pelajar generasi penerus bangsa sebagai pewaris dan pemimpin bangsa masa depan yang berbudaya dan berkualitas yang memiliki intelektual guna menghadapi era penuh tantangan” ujar Mayor Infatri Aris Nazarudin.

( Zein acil )

Tahun Ajaran Baru di Manfaatkan Kepala Sekolah dan Guru untuk Meraup Keuntungan Pribadi

Dengan adanya peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2008 mengatur bahwa Guru dan Petugas Dinas Pendidikan dilarang menjual LKS, seharusnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak dijadikan ladang bisnis bagi Kepala Sekolah dengan cara menjual belikan LKS, namun sayang praktik jual beli LKS masih marak ditingkat SD dan SMP di Kota Bogor – Jawa Barat, Senin ( 07/09/2020).

Praktik penjualan LKS ini dilakukan diluar sekolah dengan menunjuk sejumlah toko maupun warung atau bahkan diperjualbelikan oleh masing – masing Wali Kelas. Salhsatu SDN di Kota Bogor Selatan sampai saat ini diduga masih memperjualbelikan buku LKS tersebut.

Berdasarkan pengaduan dari salahsatu Wali Murid, anaknya yang tengah duduk di kelas 6 harus membeli buku LKS yang dijual langsung oleh Wali Kelas, bahkan 3 (tiga) mata pelajaran yang di ebtanaskan pun ada dalam LKS yang diperjualbelikan tersebut.

Saat dikonfirmasi ke sekolah yang bersangkutan, IR selaku Operator Sekolah mengatakan Kepala Sekolah tidak ada ditempat dan sedang rapat, sementara itu Ik salahsatu Pengajar di SD tersebut (anak Kepala Sekolah) saat dikonfirmasi via Whatshaap mengatakan bahwa Kepala Sekolah belum bisa dihubungi dan Ia tidak bisa memutuskan atau memberi jawaban terkait jual beli LKS tersebut, serta memblokir Awak Media yang melakukan konfirmasi.

 

Sementara itu SDN yang berada di Bogor Timur juga melakukan hal yang sama, LKS dijadikan ladang bisnis saat tahun ajaran baru, bahkan salahsatu Guru berani dengan terang – terangan menjual dirumahnya, saat dikonfirmasi Guru tersebut mengatakan bahwa Ia hanya ketitipan dan menyuruh konfirmasi langsung ke Kepaka Sekolah.

H.Fahrudin selaku Kepala Dinas Kota Bogor, saat ditemui diruangannya mengatakan dengan tegas bahwa LKS dilarang keras untuk diperjualbelikan, Ia akan memberikan sangsi berupa teguran secara tertulis ataupun lisan bahkan sangsi ASN.

( Red )

SMAN 1 Cijeruk Realisasikan DAK untuk Ruang Laboratorium Komputer

SMAN 1 Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Pendidikan dalam bantuan Fisik Tahun 2020, melalui Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan Laboratorium Komputer, sebagai tujuan menyediakan Sarana dan Prasarana Pendidikan guna memenuhi Standar Nasional Pendidikan ( SNP ).

Adapun pelaksanaan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) pembangunan Laboratorium Komputer sepenuhnya diserahkan kepada Kepala Sekolah melalui Panitia Pembangunan Sekolah ( P2S ) mendapatkan bantuan sebesar Rp. 395.190.000 ( Tiga Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Seratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah ) dengan lama pekerjaan 90 hari Kalender.

Sutan selaku Ketua Panitia Pembangunan ( P2S ) menjelaskan kepada awak Media Radar Informasi, pada Senin (24/08/2020). Anggaran yang sepenuhnya diserahkan kepada Kepala Sekolah melalui P2S dan untuk pengawasan langsung dari Inspektorat dan BPK, sedangkan Monitoring Evakuasi dari Kantor Cabang Dinas Wilayah setempat serta ASN Disdik Jawa Barat, lalu Penyerahan laporan hasil pekerjaan dari pihak sekolah penerima bantuan DAK Tahun 2020, selambat – lambatnya pada tanggal 31 Desember 2020.

Selain prosedur diatas, ” Dimasa Pandemi Covid 19, kita tetap menjalankan Prokoler Kesehatan terhadap para Pekerja dengan memasang spanduk himbauan yang dipasang dan terpampang dilokasi pembangunan”, paparnya.

( Red )

SMKN1 Cikampek Adakan Rapat Awal Tahun dan Pemaparan Program Pembelajaran KBM PPJ

SMKN1 Cikampek Adakan Rapat Awal Tahun dan Pemaparan Program Pembelajaran KBM PPJ

Karawang.Radarinformasi – Dengan adanya Pandemi Covid -19 yang tengah melanda dunia, tentu saja berpengaruh besar dalam dunia pendidikan, maka untuk itu program pembelajaran untuk saat ini menggunakan sistem baru yaitu pembelajaran KBM PPJ, hal tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan bagi Peserta Didik dan Tenaga Kerja Pendidikan, Jumat ( 31/07/2020).

Maka Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) adalah solusi yang tepat, hal itupun yang saat ini diterapkan di SMKN 1 Cikampek Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk memberikan pemahaman maka pihak sekolah mengadakan rapat dengan mengundang seluruh Orang Tua Siswa guna memaparkan cara – cara Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ)/ di rumah.

Dudi selaku Wakil Kepala Sekolah mengatakan, ” Prinsip persiapan pembelajaran awal Tahun BOPD yang berkaitan dengan gratis, hal ini adalah intruksi Gubernu Jawa Barat yang akan direallisasikan semester ini dan untuk kegiatan belajar mengajar masih Daring”.

Masih menurutnya, ” Untuk Siswa – siswi yang tidak memiliki fasilitas dalam artian tidak punya Smartphone, pihak Sekolah juga memberikan bantuan pinjaman berupa Tablet karna kebetulan SMKN 1 Cikampek tahun kemarin itu mendapatkan bantuan pengadaan dari BOS kinerja berkaitan dengan alat”.

” Saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan itu sokolah bisa meminjamkan kebeberapa Siswa yang tidak memiliki sarana Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), selain itu di tambahkan para Guru dilatih bagaimana membuat konten pembelajaran dan memperaktekan bagaimana cara membuat vidio pembelajaran yang menarik juga sekaligus Guru dilatih bagaimana memanfaatkan Website Sekolah untuk menampilkan informasi dan penampilan materi ajar, sehingga dapat dapat di akses oleh Peserta masing masing”, pungkasnya. (iman)