Warga Desa Kecamatan Ciawi Sumringah, BST dan BPNT kembali disalurkan

Warga Desa Kecamatan Ciawi Sumringah, BST dan BPNT kembali disalurkan

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sekaligus Bantuan Tunai Sosial (BST) di Bulan Suci Ramadhan 1443 H kali ini, dengan maksud dan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi apalagi menjelang hari Raya Idul Fitri 1443H, dimana seperti yang kita tahu semua kebutuhan pokok melonjak harganya, Rabu (20/04/22).

Bantuan tersebut menyasar kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh nusantara, tak terkecuali desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, uang yang ditotalkan mencapai Rp.500.000,00 tersebut dengan sumringah diterima oleh KPM, meskipun tidak dapat mengcover secara sepenuhnya kebutuhan bahan pokok selama satu bulan, akan tetapi setidaknya mengurangi beban keseharian mereka.

Salahsatu KPM mengatakan bahwa, “Saya sangat berterimakasih dengan adanya bantuan ini, apalagi di Bulan Suci Ramadhan kebutuhan semakin meningkat, semoga ke depannya bantuan ini bisa menyeluruh tersalurkan kepada semua yang terdampak”.

“Dengan adanya BST minyak goreng mampu menjawab keresahan ibu-ibu, karena harga minyak goreng kan saat ini sangat mahal, jadi dengan adanya bantuan ini saya merasa sangat terbantu sekali, sekali lagi terimakasih saya ucapkan kepada pihak desa ataupun pihak pemerintah”, ujar salahsatu KPM.

Dewi

Ngeriii, Tak Terima di Beritakan Kades Sasagaran Katakan Seluruh Desa yang Ada di Kecamatan Kebon Pedes Kompak dan sepakat Potong Bansos BPNT dan BST

Ngeriii, Tak Terima di Beritakan Kades Sasagaran Katakan Seluruh Desa yang Ada di Kecamatan Kebon Pedes Kompak dan sepakat Potong Bansos BPNT dan BST

Bogor.radarinformasi.com- Mengutip pemberitaan sebelumnya pada tanggal 18 April 2022 tentang adanya pemotongan bansos BPNT dan BST yang dilakukan oleh Pemdes Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi-Jawa Barat kepada kurang lebih 400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kini telah memasuki babak baru dan akan melibatkan banyak pihak, Rabu (20/04/22).

Saat tim radarinformasi.com melakukan konfirmasi lanjutan kepada Udan selaku Kepala Desa Sasagaran, dengan muka tanpa dosa Ia mengatakan dan membenarkan bahwa pihak Pemerintah Desanya betul telah melakukan pemotongan sebesar Rp. 50.000 kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat dengan dalih untuk Zakat dan Infak yang akan disalurkan kepada UPZ Desa dan Baznas Kabupaten serta untuk santunan anak yatim menjelang Idul Fitri ini.

Udanpun mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemotongan tersebut tidak sendiri, melainkan atas dasar kesepakatan bersama-sama dengan seluruh Kepala Desa atau Pemdes yang ada di Kecamatan Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi, “Pemotongan Bansos ini dilakukan bukan cuma sama saya ko, tapi dilakukan juga oleh semua desa yang ada di Kecamatan Kebon Pedes”, ujar Udan kepada radar informasi.com.

Sungguh memprihatinkan ucapan Udan selaku Kepala Desa karena seharusnya Ia bisa menjaga agar apa yang menjadi hak masyarakat betul-betul dapat disalurkan dan diterima secara utuh tanpa adanya potongan. Udan harusnya bisa memberi dan membantu warganya yang kurang mampu atau terdampak pandemi bukan malah memanfaatkan kesulitan yang dialami warganya hanya untuk meraup keuntungan pribadi.

Kuat dugaan, dengan rencana santunan anak yatim dari hasil pemotongan Bansos tersebut, seolah-olah sebagai pencitraan menjelang Pilkades pada Mei mendatang, dengan maksud dan tujuan untuk mendapat simpati dari masyarakat.

Yang lebih mencengangkan lagi tim radar informasi.com telah mendapatkan informasi bahwa pihak UPZ desa merasa dilema atas kebijakan yang diambil oleh Kepala Desa Sasagaran karena telah mengkolektifkan pembayaran Zakat dengan cara memotong dari Bansos, karena kita sudah ketahui secara bersama-sama bahwa anggaran BPNT dan bantuan minyak goreng dari presiden itu tidak boleh dipotong dengan atau untuk alasan apapun, apalagi dalam faktanya pihak UPZ hanya menerima uang senilai Rp. 31.000,00 /org dari desa yang artinya disini ditemukan selisih nilai atas pemotongan yang dilakukan oleh pihak desa kepada KPM sebesar Rp. 50.000,00

Selain telah melanggar ketentuan dan aturan yang diatur dalam Permensos Nomor 20 Tahun 2019, hal yang dilakukan oleh Pemdes Sasagaran inipun terbukti telah melanggar ketentuan hukum pidana terkait Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam UU RI nomor 20 tahun 2001 karena saat ini pelaku tindak pidana korupsi sudah berasal dari berbagai kalangan baik pegawai negri maupun swasta bahkan penyelenggara negara terkait dengan pelaku kejahatan yang muncul dengan modus tindak pidana korupsi dengan melakukan Pungutan Liar (Pungli) pada pelaksaan program kebijakan pemerintah.

Menindaklanjuti hal tersebut diatas, saat ini masyarakat tengah menanti akan seperti apa sikap dari pihak-pihak berwenang, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Kota/Kabupaten Sukabumi, Kajati Jawa Barat dan pihak Kepolisian serta Pemda Sukabumi atas penyimpangan atau perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan oleh desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kebon Pedes, khususnya Desa Sasagaran Sukabumi-Jawa Barat.

Red

Menarik, Pembagian BPNT dan BST dari Presiden dijadikan Ajang Meraup Keuntungan oleh Oknum Pemdes Sasagaran dan MUI

Menarik, Pembagian BPNT dan BST dari Presiden dijadikan Ajang Meraup Keuntungan oleh Oknum Pemdes Sasagaran dan MUI

BOGOR.radarinformasi.com- Seperti yang telah kita ketahui pemerintah telah menggolontorkan bantuan berupa pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19, terutama ditengah kelangkaan minyak goreng yang saat ini dialami oleh masyarakat sehingga Presiden memberikan bantuan minyak goreng murah untuk masyarakat dengan tujuan menjaga kestabilan daya beli masyarakat, Senin (18/04/22).

Namun sungguh miris dan memprihatinkan, karena kebijakan pemerintah untuk membantu masyarakat bawah ini malah dijadikan ajang untuk meraup keuntungan pribadi oleh pihak /oknum Pemdes Sasagaran beserta dengan oknum MUI desa, dengan cara memotong langsung dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp. 50.000 /KPM sebanyak kurang lebih 400 KPM, dengan dalih untuk pembayaran Zakat dan infak yang dalam pelaksanaan nya melibatkan pihak Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Saat dikonfirmasi via telpon Udan selaku Kepala Desa mengatakan kepada radar informasi.com bahwa hal tersebut benar adanya,namun pihaknya bersama Pemdes Sasagaran hanya menghimbau para penerima manfaat KPM untuk membayarkan zakat infaknya langsung dengan menggunakan uang dari BPNT tersebut. Uniknya lagi perbuatan melawan hukum ini Udan katakan dilakukan atas kesepakatan secara bersama-sama dengan desa yang berada di wilayah Kecamatan Kebon Pedes.

“Memang benar pihak desa dan UPZ yang menghimbau kepada KPM agar memberika uang sebesar Rp.50.000,00/KPM untuk zakat, hal ini saya lakukan karena untuk membantu tugas RT dalam pengumpulan zakat, dengan rincian Rp.31.000,00 dan untuk sisanya kita buat jadikan sebagai Infaq juga untuk dibagikan kepada anak yatim”, ujar Udan.

Masih menurutnya, “Saya kan ikut dengan desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Kebon Pedes, mereka juga melakukan hal yang sama, seperti apa yang kita lakukan”.

Sungguh ironi memang, ditengah-tengah kesulitan masyarakat masih saja segelintir pihak atau oknum yang memanfaatkan kesusahan masyarakat untuk memperkaya diri-sendiri bahkan dilakukan secara berjamaah. Guna menindaklanjuti hal tersebut Tim investigasi radar informasi.com akan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak yang lebih berkompeten dalam hal ini, diantaranya pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Kementerian guna menyikapi perbuatan melawan hukum (pungli) yang dilakukan oleh segelintir oknum dengan dalih pembayaran Zakat.

Ilham/Red

Jelang Arus Mudik Lebaran Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Jalur Puncak

Jelang Arus Mudik Lebaran Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Jalur Puncak

BOGOR.radar informasi.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Suntana, M.Si lakukan peninjauan ke pos Polisi Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (16/04/2022) dalam rangka melakukan pengecekan menyambut arus mudik jelang lebaran atau Idul Fitri 1443 H.

Irjen Pol Drs. Suntana M.Si mengungkapkan bahwa dari hasil pantauan di Kabupaten Bogor, terlihat anggota sudah siap melaksanakan pengamanan dan memberikan pelayanan dalam operasi ketupat nanti. Selain itu sejumlah pos pengamanan akan didirikan di lokasi-lokasi yang menjadi titik simpul kemacetan di wilayah Kabupaten Bogor, termasuk di dalamnya ada gerai vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat.

“Dari pengecekan awal, saya lihat kesiapan CCTV maupun personil yang berjaga telah siap. Selain personil di kewilayahan nantinya Dirlantas Polda Jabar juga akan memfasilitasi bantuan personil bila diperlukan”, ungkapnya.

“Dalam pengamanan di jalur Puncak ini sendiri lebih dari 200 personil kita kerahkan mulai dari Simpang Gadog hingga Puncak Pass dan selain jalur Puncak, seluruh jalur mudik di Jawa Barat lainnya akan diperhatikan, terutama titik-titik rawan kecelakaan dan rawan kemacetan, jadi semua kami perlakukan sama. Tapi ada beberapa lokasi kejadian kecelakaan yang terjadi tahun lalu jadi titik fokus perhatian kami”, jelasnya.

“Irjen Suntana mengimbau masyarakat memastikan kesiapan kendaraan dan fisik saat mudik, sehingga kelancaran lalu lintas bisa tetap terjaga”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Viral…!! Kuburan Ditengah Jalan yang Rusak Diduga untuk Peziarah Ramadhan di Sukabumi

Viral…!! Kuburan Ditengah Jalan yang Rusak Diduga untuk Peziarah Ramadhan di Sukabumi

Sukabumi.radarinformasi.com- Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1443 H, masyarakat Jalan Semplak-Cikadu, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi (Tugu Macan Sukalarang), Jawa Barat, beramai-ramai menanam pohon pisang dan membuat kuburan, ini semua dilakukan karena masyarakat kesal dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah akan tetapi tidak ada perbaikan dari pihak terkait, Selasa (29/03/22).

Saking geramnya salah seorang warga sampai mengunggah peristiwa tersebut ke dalam akun facebooknya (28/03/22), warga meminta agar Bupati Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat perduli dengan kondisi jalan yang ada di wilayahnya.

Saat dikonfirmasi via seluler salahsatu warga mengatakan, “Kami selaku masyarakat selalu aktifitas melewati jalan itu. Kondisi jalan tersebut sangat dikeluhkan oleh kami maupun masyarakat luar ketika melewati jalan rusak itu saat musim penghujan.

“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah atau Provinsi untuk segera mengeksekusi perbaikan jalan tersebut karena tanggungjawab jalan berada di Dinas Pekerjaan Umum (PU)”, keluhnya.

Sementara itu, radar informasi mencoba konfirmasi kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs. Asep Jafar, melalui virtual kontak WhatsApp tetapi tidak ada respon sama sekali yang sekiranya dapat memberikan keterangan informasi untuk masyarakat.

Lebih lanjut, radar informasi konfirmasi melalui kontak WhatsApp kembali terkait selokan air di sepanjang jalan kerusakan tersebut kepada Kabid Sumber Daya Air (Kabid SDA) Kabupaten Sukabumi, Adi mengatakan, “Kalau yang di maksud drainase jalan, coba sampaikan kepada Kabid Bina Marga (PU) Kabupaten Sukabumi Agus Hermawan terkait hal tersebut atau ke UPTD wilayah,” ujarnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi

Polisi Sidak Distributor, Pasar Modern dan Tradisional, Pastikan Stok Minyak Goreng di Indramayu Aman

Polisi Sidak Distributor, Pasar Modern dan Tradisional, Pastikan Stok Minyak Goreng di Indramayu Aman

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopdagin) melakukan inspeksi mendadak (sidak) komoditas minyak goreng ke sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (16/03/2022).

Sidak tersebut dilakukan mulai dari tingkat distributor, pasar modern, sampai ke pasar tradisional dalam rangka pengawasan serta memastikan ketersediaan stok minyak di wilayah Indramayu aman.

“Stok dari salahsatu distributor yang tadi sudah kami kunjungi ada sekitar 1.400 karton. Dengan demikian, diketahui di wilayah Indramayu minyak goreng aman dan tidak ada kelangkaan,” kata Kanit II Satreskrim Polres Indramayu, Iptu Suripto, disela kegiatan sidak.

Selain melakukan pengecekan pada distributor, Iptu Suripto menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah melakukan pengecekan ke Pasar modern dan Pasar tradisional.

“Ternyata stok minyak goreng dalam kemasan di Pasar modern banyak dan stok minyak goreng curah di Pasar tradisional pun ada. Sehingga kami bersama Diskopdagin ini bisa menyimpulkan bahwa memang di Indramayu tidak ada kelangkaan minyak,” ujarnya.

Sementara, Staf Pengawasan Bidang Perdagangan Diskopdagin Indramayu, Casmad mengungkapkan, soal kelangkaan dan harga minyak di wilayah Kabupaten Indramayu, Dinas Bidang Perdagangan sebelumnya telah melakukan pengendalian, diantaranya, melalui pengawas dan monitoring di setiap toko modern serta pasar tradisional.

“Bahwasanya, Dinas Bidang Perdagangan bersama Polres Indramayu telah melakukan pengecekkan di lapangan dan pengendalian serta mengantisipasi harga minyak melalui pengadaan pasar murah di beberapa pasar bekerja sama dengan Bulog,” ungkapnya.

Reporter : Slamet Hidayat
Reporter : Dewi Pelangi

Polsek Caringin Bersama Satgas Covid19 Gelar Patroli Prokes

Polsek Caringin Bersama Satgas Covid19 Gelar Patroli Prokes

BOGOR.radarinformasi.com – Melalui Patroli PPKM sebagi upaya pendisiplinan protokol kesehatan di lakukan Polsek Caringin Polres Bogor, pada Jum’at (11/03/2022).

Sejumlah tempat keramaian menjadi sasaran patroli PPKM yang di gelar bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Caringin, seperti halnya pemeriksaan prokes yang di lakukan kepada sejumlah pengguna jalan yang melintasi jalan raya Caringin dan para pengunjung kopi Daong Pancawati.

Kapolsek Caringin AKP Waluyo mengungkapkan bahwa dari patroli yang kita gelar ini masih di temukan sejumlah pelanggar prokes yang di dominasi oleh pengguna masker.

“Dari temuan itu kami pun langsung lakukan teguran bahkan penindakan bagi para pelanggar prokes. Melalui Patroli PPKM ini, kami pun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lengah dalam penerapan prokes di massa pandemi Covid-19 ini”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Gas LPG 3 Kg Mengalami Kenaikan Harga Di Indramayu

Gas LPG 3 Kg Mengalami Kenaikan Harga Di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harga gas bersubsidi ukuran 3 Kg mengalami kenaikan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kenaikan tersebut terjadi sejak hari Selasa 1 Maret 2022 kemarin.

Harga eceran tertinggi (HET) untuk gas melon 3 kg dari pangkalan kepada konsumen naik dari Rp16.000 menjadi Rp 19.000.
Sedangkan, dari agen ke pangkalan yang tadinya Rp14.500 naik menjadi Rp 16.000.

Kabid LPG Public Service Obligation (PSO) Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Cirebon, Sri Wahyuni Herman mengatakan, penyesuaian harga ini terjadi di seluruh wilayah Ciayumajakuning, yakni, Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

“Biaya operasional kita dari pihak agen telah mengalami peningkatan, baik dari material onderdil mobil, gaji karyawan, dan beban PPN. Dinamika ekonomi ini juga yang akhirnya pemerintah daerah memutuskan untuk melakukan penyesuaian harga setelah empat tahun sebelumnya,” kata Dia, saat ditemui wartawan, pada Selasa (1/3/2022).

Khusus di Kabupaten Indramayu, masih disampaikan Sri Wahyuni Herman, penyesuaian harga gas melon 3 kg sudah diatur dalam SK Bupati Indramayu Nomor: 541.11/Kep.233-Eko/2021 per tanggal 6 Mei 2021.

Ia juga menuturkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang penyesuaian harga tersebut sejak 1 tahun lalu.

“Kita juga sudah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pangkalan untuk bisa melakukan penjualan sesuai dengan harga yang tertera sesuai di SK Bupati,” tutur Dia.

Lanjut Sri Wahyuni, pihak Hiswana Migas sempat dua kali menunda penyesuaian harga, hal itu dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Kita mengalami penundaan penyesuaian harga dua kali, yang pertama 1 September 2021, terus kemudian November 2021. Dan baru bisa kita laksanakan di 1 Maret 2022 ini,” ujar Dia.

Kendati harga gas Subisidi 3 Kg telah mengalami kenaikan, untuk ketersediaan stok saat ini pihaknya memastikan masih dalam kondisi aman.

“Saya berharap seluruh pangkalan gas LPG 3 kg untuk menjual sesuai aturan. Memastikan konsumen mendapatkan harga sesuai HET yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Kapolda Jabar Tinjau Arus Lalin di Kawasan Wisata Puncak Bogor

Kapolda Jabar Tinjau Arus Lalin di Kawasan Wisata Puncak Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Libur panjang yang dimulai dari Sabtu hingga senin ini mengakibatkan sejumlah tempat wisata mengalami lonjakan wisatawan yang ingin berlibur, seperti halnya yang terjadi di kawasan wisata Puncak, Cisarua Kabupaten Bogor.

Akan hal tersebut Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Suntana M.Si yang didampingi Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Yuri Karsono S.I.K., Dirkrimsus Polda Jabar  Kombes Pol Arif Rahman S.H., M.T.C.P., Kapolres Bogor AKBP Drs Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H  melakukan peninjauan arus lalu lintas di kawasan wisata puncak.

Dalam Konferensi Persnya Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengungkapkan bahwa peninjauannya  ke Kawasan Puncak Bogor ini, untuk melakukan peninjauan secara langsung situasi arus lalu lintas di kawasan wisata puncak.

Selain itu Ia pun menjelaskan terkait penyebab kepadatan arus lalin di puncak pada hari kemarin   diakibatkan adanya 6 unit kendaraan yang mengalami mogok di sepanjang  jalan kawasan puncak di tambah lagi ratusan ribu  kendaraan roda dua  yang memasuki kawasan puncak, di lapangan pun kita temukan banyak sepeda motor dengan jumlah banyak  yang juga menjadi hambatan karena berhenti di tempat-tempat tertentu.

Dalam mengurai kemacetan tersebut dalam hal ini, Polres Bogor pun telah menempatkan personil di titik – titik penyebab terjadinya kemacetan untuk melakukan pengaturan lalu lintas. “Kami menghimbau agar masyarakat ini berhati-hati dan tetap dapat menaati aturan yang berlaku, terlebih di tengah pandemi Covid -19 tetap lakukan disiplin protokol kesehatan”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu Lakukan Vaksinasi Booster

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu Lakukan Vaksinasi Booster

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu melakukan vaksinasi dosis 3 atau Booster, Senin (21/02/2022), di Joglo Makodim 0616/Indramayu.

Kasdim 0616/Indramayu, Mayor Inf Ruhiyat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa vaksinasi dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Ini merupakan aturan dari Pemerintah Pusat yang wajib kita laksanakan bersama, agar kedepan penyebaran virus Covid-19 semakin berkurang,” katanya.

Selain Kasdim 0616/Indramayu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pasipers, Kapten Chk Hartono A, S.H., Pjs Pasiters, Letda Inf Mujiono, dan Tim Nakes Poskes 03.10.16 Kodim 0616/Indramayu Dpp. Pelru Samsul beserta 3 orang anggota.

Dalam vaksinasi booster yang juga diikuti oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVIIXXVII, Ny Fanny Teguh Wibowo ini, total 17 orang telah tervaksin.

Reporter   : Slamet Hidayat
Redaktur   : Dewi Pelangi