Ketua Fraksi PKS DPRD Indramayu Sampaikan Ucapan Selamat Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Indramayu, H. Ruswa, M.Pd.I, menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik atas peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang diperingati pada 31 Januari 2026.

Dalam pernyataan resminya, H. Ruswa menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia selama satu abad terakhir. 

Menurutnya, NU tidak hanya berkontribusi dalam bidang keagamaan, tetapi juga berperan besar dalam menjaga persatuan, moderasi beragama, dan toleransi di tengah masyarakat.

“Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selamat Harlah ke-100 NU, semoga terus menjadi rahmat bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (31/1) siang.

Ucapan tersebut disampaikan bertepatan dengan rangkaian perayaan nasional Harlah ke-100 NU yang dipusatkan di Jakarta dan diikuti oleh jutaan warga nahdliyin di berbagai daerah di Indonesia.

Lebih lanjut, H. Ruswa mengajak masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu, untuk meneladani nilai wasathiyah atau moderasi yang selama ini dijunjung tinggi oleh NU dalam menyikapi berbagai dinamika sosial dan kebangsaan.

Sebagai legislator dari PKS, H. Ruswa dikenal aktif mendorong isu-isu pendidikan dan kemasyarakatan di Indramayu. Sikap dan pernyataannya tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk sikap inklusif dan kebangsaan.

Peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, dengan berbagai agenda kegiatan yang digelar di tingkat nasional maupun daerah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Bupati dan Dandim Indramayu Diikuti 975 Peserta

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 1922 Indonesia Cabang Indramayu menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat memperebutkan Piala Bupati Indramayu dan Piala Dandim, yang berlangsung di GOR Singalodra Indramayu, Desa Sindang, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 975 peserta dari berbagai daerah. Selain atlet dari seluruh wilayah Kabupaten Indramayu, kejuaraan ini juga diikuti pesilat dari sejumlah kabupaten/kota di sekitar Wilayah III Cirebon, seperti Cirebon, Majalengka, Subang, dan Kuningan.

Pembukaan kejuaraan dihadiri unsur Forkopimda Indramayu, di antaranya perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara) Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali, Ketua IPSI Cabang Indramayu H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, Ketua KONI Indramayu Trisula, perwakilan Forkopimda, serta Sertu Budiarto selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Cabang Indramayu.

Mewakili Bupati Indramayu, Ahmad Syadali menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki potensi dan talenta olahraga yang luar biasa, khususnya di cabang pencak silat, yang telah banyak menorehkan prestasi membanggakan.

“Indramayu memiliki atlet-atlet berbakat dengan prestasi yang sudah terbukti, salah satunya di cabang pencak silat. Kegiatan ini tentu kami dukung, meskipun bukan dalam bentuk pembiayaan, namun setidaknya dukungan moril dan kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian,” ujarnya.

Ia berharap prestasi pencak silat Indramayu dapat terus berkelanjutan dan semakin berkembang ke depannya. Menurutnya, dalam kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, berbagai event olahraga tetap dapat diselenggarakan tanpa membebani APBD.

Sementara itu, Ketua IPSI Cabang Indramayu, H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dan tidak hanya berasal dari Indramayu.

“Peserta bukan hanya dari Indramayu. Selain seluruh perguruan yang ada di Indramayu, mulai dari wilayah timur hingga barat, juga hadir peserta dari luar daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sertu Budiarto, selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Indramayu, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia.

“Kategori yang dipertandingkan meliputi usia dini, pra usia dini, pra dewasa, hingga dewasa,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa sejak dahulu. Karena itu, sportivitas dan persaudaraan antarperguruan harus tetap dijaga,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Sekda Indramayu Gelar Rakor Penguatan Pelayanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelayanan Publik sebagai upaya memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat. Rakor tersebut dipimpin Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Indramayu, Dr. H. Deden Bonni Koswara, M.M., mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Aep Surahman, dan berlangsung di Ruang Rapat Staf Ahli Setda Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Rakor diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Diskominfo, BKPSDM, Baperida, Inspektorat, Bagian Organisasi, serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk menindaklanjuti surat Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor T/032/HM.04/I/2026 tanggal 19 Januari 2026 terkait perkembangan pelayanan publik pemerintah daerah di Jawa Barat, sekaligus mengoptimalkan langkah pencegahan praktik maladministrasi.

Dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan sejumlah poin penting, antara lain pembaruan narahubung tim teknis pembinaan pelayanan publik, laporan perkembangan pelayanan publik sepanjang tahun 2025 yang mencakup capaian di berbagai sektor, hasil evaluasi serta penilaian pelayanan publik, hingga inovasi pelayanan yang telah dikembangkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, juga dipaparkan agenda dan rencana peningkatan pelayanan publik tahun 2026 yang akan dilaporkan kepada Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat.

“Perangkat daerah yang hadir agar menyiapkan dan melengkapi seluruh hal yang berkaitan dengan indikator kepatuhan pelayanan publik,” ujar dr. Deden dalam arahannya.

Sebagai informasi, pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024 yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Indramayu meraih nilai 93,88. Adapun unit layanan yang menjadi objek penilaian meliputi DPMPTSP, Disdikbud, Disdukcapil, Dinsos, Dinkes Kabupaten Indramayu, serta dua lokus puskesmas.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian akses tautan formulir isian Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) kepada perangkat daerah terkait.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tangani Banjir Perkotaan, Bupati Lucky Hakim Fokuskan Normalisasi Saluran Irigasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu segera melakukan normalisasi saluran irigasi di wilayah perkotaan sebagai langkah konkret dalam penanganan banjir. Pengerjaan normalisasi ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dengan estimasi penyelesaian antara satu hingga tiga bulan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pembangunan, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026). 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan saluran irigasi mengalami pendangkalan parah dan dipenuhi eceng gondok yang menghambat aliran air.

Dalam kunjungannya, Lucky Hakim didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Erpin Marpinda. 

Ia menegaskan bahwa keberadaan eceng gondok yang tumbuh subur menjadi salah satu faktor utama tersendatnya aliran air dan berpotensi memperparah banjir di kawasan perkotaan.

“Eceng gondok yang sudah besar-besar ini kalau tidak segera dibereskan akan memperburuk banjir di Indramayu,” tegas Lucky Hakim.

Bupati menjelaskan, saluran irigasi tersebut menampung limpasan air dari kawasan permukiman warga, namun kondisinya saat ini relatif dangkal. 

Oleh karena itu, normalisasi perlu dilakukan melalui pengerukan hingga kedalaman sekitar 2,5 meter agar fungsi aliran air kembali optimal.

“Kita ingin Indramayu memiliki sistem drainase yang baik. Semua usulan akan kami tampung dan ditangani secara bertahap. 

Kita upayakan semaksimal mungkin, minimal satu sampai dua bulan ke depan sudah mulai tertangani,” ujarnya.

Selain pendangkalan dan eceng gondok, Lucky Hakim juga menyoroti masih adanya bangunan liar, seperti warung, yang berdiri di atas saluran air. 

Menurutnya, kondisi tersebut sangat menghambat aliran air dan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah sekitar.

Bupati pun mengimbau warga yang membangun di atas saluran irigasi agar bersedia direlokasi dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif. 

Penertiban bangunan akan dilakukan agar proses normalisasi dapat berjalan lancar dan direncanakan dimulai dalam waktu dekat.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Pembangunan. Di lokasi tersebut, Bupati menjelaskan bahwa aliran air menuju laut di wilayah Karangsong terhambat akibat longsoran tebing sungai, sedimentasi, tumpukan sampah, serta eceng gondok.

“Air dari kota terhambat di tengah karena sedimentasi, sampah, dan eceng gondok. Kalau alur air lancar, eceng gondok tidak akan tumbuh. Artinya, saluran ini memang perlu dinormalisasi,” jelasnya.

Lucky Hakim menambahkan, meskipun lebar saluran irigasi di beberapa titik terlihat cukup besar, aliran air tetap tidak berjalan maksimal karena kedalaman yang tidak memadai. Untuk itu, Pemkab Indramayu menargetkan pendalaman saluran hingga kedalaman konstan sekitar empat meter sampai ke pintu air.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Sungai Cimanuk Meluap, Tiga Kecamatan di Indramayu Terdampak Banjir, BPBD Dirikan Dapur Umum

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tingginya intensitas hujan di wilayah hulu yang disertai peningkatan debit air Sungai Cimanuk mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Indramayu hingga pukul 23.00 WIB, tercatat 2.411 jiwa terdampak, dengan ratusan rumah terendam air setinggi 30 hingga 60 sentimeter,” pada Sabtu dini hari (24/1/2026).

Banjir dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Cimanuk serta limpasan air di beberapa titik akibat penurunan elevasi sungai secara struktural. Kondisi tersebut diperparah dengan rusaknya sejumlah saluran pembuang, sehingga air menggenangi permukiman warga.

Dampak banjir meluas ke tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kertasemaya yang meliputi Desa Tulungagung, Desa Kertasemaya, dan Desa Kliwed; Kecamatan Jatibarang di wilayah Desa Sukalila; serta Kecamatan Lohbener yang berdampak pada warga Desa Rambatan Kulon.

Secara keseluruhan, banjir merendam 604 unit rumah dan 7 fasilitas umum. Sebanyak 48 warga terpaksa mengungsi, terdiri dari 34 orang dari Desa Kertasemaya dan 14 orang dari Desa Sukalila. Para pengungsi sementara menempati rumah kerabat serta tempat ibadah di sekitar lokasi terdampak.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Indramayu bersama tim gabungan mendirikan tenda posko, tenda pengungsian di Blok Rengaspayung, serta dapur umum mini guna memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak. 

Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu bersama BBWS Cimanuk Cisanggarung mengerahkan empat unit ekskavator untuk melakukan perbaikan darurat pada tanggul yang jebol.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini. Hal tersebut disampaikannya kepada Tim Diskominfo Indramayu, Senin (26/1/2026).

“Fokus utama kami adalah keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian. Kami terus berkoordinasi dengan BBWS dan Dinas PUPR untuk mempercepat perbaikan tanggul agar luapan air dapat segera teratasi. Meski saat ini kondisi air mulai surut, masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan,” ujarnya.

BPBD memastikan tim tetap siaga di lapangan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman dan kondusif.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Indramayu Perkokoh Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional di Tengah Modernisasi Infrastruktur Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kabupaten Indramayu terus menegaskan perannya sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Indramayu kembali ditegaskan sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat dengan kontribusi strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional,” Selasa (27/1/2026).

Pemerintah Kabupaten Indramayu diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, bersama jajaran, mengikuti rakor tersebut secara daring. 

Rapat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta pengendalian inflasi.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan salah satu fondasi utama kesejahteraan masyarakat. 

Ia mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan.

“Momentum swasembada pangan yang dicanangkan Presiden harus terus dijaga.
Daerah seperti Indramayu memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan. 

Saya meminta seluruh kepala daerah memastikan distribusi berjalan lancar dan pasar terpantau dengan baik agar inflasi tetap terkendali, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” ujar Tito.

Selain isu pangan, rakor juga menyoroti modernisasi infrastruktur strategis di Jawa Barat. 

Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka kini menjadi pintu gerbang utama transportasi udara yang meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indramayu dan wilayah sekitarnya. 

Sementara itu, beroperasinya Tol Cisumdawu dinilai mampu mempercepat konektivitas dari Bandung ke kawasan utara Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Januari 2026, Provinsi Jawa Barat secara umum mencatat penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -1,90 persen. 

Meski demikian, pemerintah daerah tetap diminta waspada terhadap fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan, khususnya daging ayam ras dan telur.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta menjaga kelancaran distribusi guna memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
 Andika

Dinsos Indramayu Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. ke sejumlah wilayah di sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang kondisinya kritis hingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga,” Penyaluran bantuan dilakukan sejak Selasa (27/1/2026).

Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam, mengatakan bantuan logistik berupa kebutuhan pangan dan sandang didistribusikan melalui pemerintah kecamatan dan desa agar dapat tepat sasaran. 

Seluruh unsur terkait, kata dia, masih dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Kami telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, mi instan, serta perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian. 

Fokus kami memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, baik di lokasi pengungsian maupun di rumah yang masih tergenang,” ujar Waskam saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Selain pendistribusian logistik, Dinsos Indramayu juga berkoordinasi dengan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk mendirikan dapur umum di sejumlah titik pengungsian yang terdampak paling parah. 

Langkah ini dilakukan guna menjamin ketersediaan makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat atau kerusakan infrastruktur. 

Hingga saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinsos, serta TNI/Polri terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran sungai guna meminimalisir risiko bencana yang lebih luas.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
Andika

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Indramayu Lakukan Sodetan dan Evakuasi Pohon Tumbang

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengambil langkah nyata dalam menangani bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan perkotaan dan permukiman warga. Upaya tersebut meliputi pemantauan titik genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial akibat cuaca ekstrem, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang seharusnya berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air diketahui tertutup bangunan kios permanen, yang diduga menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air selama bertahun-tahun.

Selain menangani persoalan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang di sejumlah ruas jalan protokol akibat cuaca ekstrem, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan personel dikerahkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon guna mengamankan akses lalu lintas serta mencegah potensi kerusakan infrastruktur.

Sejalan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan langkah normalisasi dengan membuat Sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. Dengan menggunakan alat berat excavator, sodetan tersebut dibuat untuk memperlancar aliran air langsung menuju laut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, turun langsung memantau pengerjaan di lapangan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. 

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga wilayah tambak di sekitarnya.

Maulana menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terpadu lintas perangkat daerah. 

Dinas PUPR, kata dia, fokus melakukan pengecekan dan pembersihan di titik-titik kritis saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti aduan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk jika penanganan masuk dalam kewenangan balai.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. 

Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas dan fungsi drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak genangan air, terutama di kawasan perumahan.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak banjir dan mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)

Andika

Kuwu Desa Santing Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Kuwu Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Hj. Sairoh, turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, Jum’at (30/1/2026).

Banjir melanda Blok Kertajadi, Desa Santing, akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Genangan air merendam sejumlah rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Sairoh didampingi jajaran staf Pemerintah Desa Santing serta Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Losarang, H. Kandi, SH. Kehadiran pemerintah desa di lokasi banjir menjadi bentuk respons cepat dalam memastikan kondisi warga sekaligus memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak.

Hj. Sairoh menegaskan bahwa kehadiran pemerintah desa merupakan bagian dari tanggung jawab dan komitmen dalam melayani masyarakat, terutama saat menghadapi musibah.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan bantuan agar dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang diberikan secara langsung kepada warga yang rumahnya terendam genangan air. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat.

“Kami memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Desa Santing.

“Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan sehari-hari di tengah situasi sulit akibat banjir,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Santing berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus terjaga, sehingga warga dapat saling menguatkan dan bangkit bersama dalam menghadapi bencana alam.

Reporter : Andika

Bulog Indramayu Dukung Penanaman Jagung Serentak Program Polda Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perum Bulog Cabang Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Penanaman Jagung Serentak yang digelar Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Pecuk, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dengan total luasan mencapai 750 hektare, Kamis (29/1/2025).

Kegiatan penanaman jagung ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, Perum Bulog, hingga kelompok tani setempat. 

Penanaman dilakukan secara simbolis oleh para pejabat yang hadir sebagai penanda dimulainya optimalisasi lahan pertanian produktif di wilayah Jawa Barat, khususnya Indramayu.

Program penanaman jagung serentak tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. 

Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena perannya yang vital dalam menjaga ketersediaan pangan serta menopang stabilitas ekonomi masyarakat.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Bulog sangat mendukung program penanaman jagung serentak ini karena sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan. Kolaborasi antara Polri, TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, dan petani menjadi kunci keberhasilan peningkatan produksi jagung di Indramayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bulog Cabang Indramayu siap berperan aktif dalam mendukung hasil produksi petani melalui penyerapan panen serta penguatan sistem distribusi pangan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Barat menegaskan peran aktifnya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan. 

Diharapkan, penanaman jagung serentak tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu dan Jawa Barat secara berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal