Raih UHC Award Madya 2026, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Merata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Kabupaten Indramayu sukses meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, yang diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC di Ballroom JIEXPO, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi sebagian besar masyarakat. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Indramayu sebagai daerah yang konsisten mendorong pemerataan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan, penghargaan UHC Madya merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh masyarakat Indramayu mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh tenaga kesehatan dan aparatur di sektor pelayanan publik untuk terus meningkatkan mutu layanan.

“Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan standar pelayanan agar manfaat program UHC benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa dalam UHC Awards 2026 terdapat tiga kategori penghargaan, yakni Pratama, Madya, dan Utama, dan Indramayu berhasil menembus kategori Madya.

Menurutnya, penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan karena Pemkab Indramayu dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan yang optimal selama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin. 

Hal tersebut tercermin dari capaian kepesertaan JKN yang telah melampaui 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah.

Wawan juga mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah mendaftarkan masyarakat ke dalam program JKN sejak 2018. Indramayu pertama kali meraih UHC Award kategori Pratama pada Juli 2024, kemudian memperkuat implementasi program UHC sepanjang Oktober 2024 hingga Desember 2025, hingga akhirnya naik ke kategori Madya pada 2026.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kuat kepala daerah dalam menetapkan kebijakan kesehatan yang sejalan dengan RPJMN serta kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan diraihnya UHC Award 2026 kategori Madya, Pemkab Indramayu diharapkan terus memperluas dan menjaga keberlanjutan cakupan jaminan kesehatan nasional demi mewujudkan masyarakat Indramayu yang sehat dan sejahtera.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Akibat Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras Tak Henti, Longsor Robohkan Rumah Warga di Bogor Selatan

BOGOR.radarinformasi.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah longsor di RT 001 Situ Berem Legok, Kelurahan Bojong Kerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis malam, 29 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, atau sesaat setelah salat Isya.

Longsor terjadi saat hujan lebat masih berlangsung. Air hujan yang terus menerus mengguyur kawasan tersebut diduga menyebabkan tanah di bagian bawah terkikis, sehingga kehilangan daya topang dan akhirnya membuat bangunan rumah milik warga bernama Untung roboh.

Ketua RW setempat, Saiful, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung cepat dan tanpa tanda-tanda mencolok sebelumnya. “Kejadiannya sekitar jam delapan malam, pas hujan lebat. Kemungkinan tanah di bawah sudah terkikis air, jadi tidak kuat menahan beban bangunan dan akhirnya roboh,” ujarnya.

Esok hari pasca kejadian, warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan gotong royong pengangkatan puing-puing bangunan serta mengamankan area untuk mencegah risiko lanjutan.

Lurah Bojong Kerta, Nandang, mengapresiasi kepedulian warga dan memastikan pihak kelurahan telah menindaklanjuti kejadian tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang sudah membantu pengangkatan puing-puing. Kami juga sudah membuat laporan ke Dinas Sosial terkait bantuan darurat, semoga tidak ada halangan dalam prosesnya,” kata Nandang.

Sementara itu, Kasi Pembangunan Kelurahan Bojong Kerta, Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa dari hasil pendataan sementara, tujuh orang anggota keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. “Dari data yang saya dapat, jumlah anggota keluarga ada tujuh orang dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saya juga telah berkoordinasi dengan BPBD serta pihak Kecamatan Bogor Selatan terkait kejadian ini,” jelas Muhammad Yusuf.

Korban terdampak, Asih, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga dan pemerintah setempat yang telah memberikan bantuan dan perhatian pascakejadian. “Saya mengucapkan terima kasih kepada warga sekitar dan pemerintah setempat atas bantuan dan kepeduliannya kepada keluarga kami,” ujar Asih.

Saat ini, bantuan darurat sedang dianggarkan untuk penanganan awal bagi keluarga terdampak, sementara kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Pemerintah kelurahan bersama instansi terkait akan melakukan asesmen lanjutan guna menentukan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang.

Saiful juga turut menyampaikan harapannya agar rumah warga yang terdampak dapat segera diperbaiki. “Harapan saya, semoga bangunan rumah dari Pak Untung bisa kembali seperti semula lagi,” harapnya.

Dengan kejadian ini, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Bogor masih tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan, khususnya di wilayah dengan kontur tanah rawan pergerakan.

Rizal

Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Lokasi Banjir BTN Citra Darma Ayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau lokasi banjir di Perumahan BTN Citra Darma Ayu, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta memantau penanganan banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam peninjauan tersebut, Lucky Hakim didampingi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Indramayu, Maulana Malik. Di lokasi, Bupati langsung berkoordinasi dengan petugas guna mempercepat penanganan banjir dan memastikan keselamatan warga terdampak.

“Kami memprioritaskan evakuasi warga serta penanganan awal banjir. Pompa air dan tanggul darurat sudah dikerahkan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan kami pastikan bantuan berupa makanan serta obat-obatan segera disalurkan,” tegas Lucky Hakim di tengah genangan air yang mencapai ketinggian lutut.

Sementara itu, Sekdis PUPR Indramayu Maulana Malik menjelaskan bahwa upaya penanganan dilakukan melalui normalisasi saluran drainase serta pemantauan kondisi lapangan secara intensif.

“Pemantauan dilakukan selama 24 jam. Banjir terjadi akibat curah hujan ekstrem yang melebihi kapasitas saluran air. Dengan penambahan alat berat, kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu 24 jam ke depan,” ungkapnya.

Di lokasi terpisah, salah seorang warga terdampak, Andi (35), mengungkapkan bahwa rumahnya telah terendam banjir selama tiga hari. Ia mengaku banyak barang rumah tangga yang rusak akibat genangan air.

“Air sudah tiga hari masuk ke rumah, banyak barang yang rusak. 

Alhamdulillah Pak Bupati datang langsung. Mudah-mudahan bantuannya cepat dan banjir tidak terulang lagi,” ujarnya sembari memindahkan barang ke tempat yang lebih aman.

Pasca kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengintensifkan langkah mitigasi banjir, termasuk perencanaan pengerukan sungai dan perbaikan drainase sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.

Reporter : Andika

Musancab PDIP Haurgeulis Tetapkan Nani Dewi Yanti sebagai Ketua PAC Periode 2026-2031

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak untuk Kecamatan Haurgeulis sebagai bagian dari agenda konsolidasi organisasi dan regenerasi kepemimpinan partai. Kegiatan tersebut digelar di Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Kamis /29/01/2026.

Musancab diikuti oleh jajaran pengurus partai, perwakilan pengurus ranting dari sepuluh desa, serta unsur struktural PDI Perjuangan di tingkat kecamatan. Forum berlangsung secara demokratis melalui sidang pleno dengan agenda utama penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama serta penetapan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Haurgeulis untuk masa bakti selanjutnya.

Dalam sidang pleno tersebut, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Haurgeulis periode 2019–2025, H. Estim Enting, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Daerah Pemilihan VI, secara resmi menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan selama satu periode penuh dan dinyatakan telah menyelesaikan masa tugasnya.

Dalam sambutannya, H. Estim Enting menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus ranting dan kader yang selama ini telah berkontribusi dalam membesarkan PDI Perjuangan di wilayah Haurgeulis. Ia menegaskan bahwa seluruh kerja politik yang dijalankan selalu berpijak pada kepentingan rakyat dan sejalan dengan garis perjuangan partai.

“PDI Perjuangan bukan hanya partai politik, tetapi alat perjuangan rakyat. Selama menjabat Ketua PAC, kami berupaya menjalankan amanah partai dengan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan memperjuangkan aspirasi wong cilik, sesuai arahan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri,” tegasnya.

Ia juga berharap kepengurusan PAC yang baru nantinya mampu menjaga soliditas kader hingga tingkat akar rumput serta memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Berdasarkan hasil sidang pleno Musancab serta keputusan yang mengacu pada arahan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat, forum secara resmi menetapkan Nani Dewi Yanti, S.T.r.Keb., CHTT sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Haurgeulis untuk masa bakti 2026–2031.

Penetapan tersebut menjadi tonggak baru kepemimpinan PAC Haurgeulis sekaligus mencerminkan komitmen partai terhadap regenerasi kader, khususnya peran perempuan dalam struktur kepemimpinan partai di tingkat kecamatan.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Nani Dewi Yanti menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh partai dan seluruh kader PDI Perjuangan.

“Saya menyadari amanah ini tidak ringan. Namun dengan kebersamaan, soliditas kader, dan koordinasi yang kuat dengan pengurus ranting, saya yakin PAC Haurgeulis dapat semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Nani.

Ia menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang intensif dengan seluruh struktur partai di tingkat desa serta memastikan program-program partai dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.

Musancab PAC PDI Perjuangan Kecamatan Haurgeulis ini juga menjadi sarana konsolidasi dan penguatan organisasi menjelang agenda politik ke depan. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan kepemimpinan yang solid, progresif, dan tetap berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.

Dengan berakhirnya Musancab tersebut, PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga demokrasi internal partai serta memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemdes Muntur Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Selokan Antisipasi Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai upaya antisipasi banjir dan genangan air di musim hujan, Pemerintah Desa (Pemdes) Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, mengajak masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran air, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan difokuskan di wilayah RT 05 hingga RT 07 RW 01 Desa Muntur, yang selama ini sering mengalami luapan air akibat selokan tersumbat sampah dan endapan lumpur saat hujan deras.

Kaur Perencanaan Desa Muntur, Asep Syaefurrochman, mewakili Kuwu Tanuri, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Pembersihan selokan ini dilakukan agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas warga,” ujar Asep. Ia menambahkan, kegiatan gotong royong ini juga bagian dari komitmen pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman bagi masyarakat.

Ketua RW 01, Taufik Kurohman, mengapresiasi partisipasi warga yang aktif terlibat. 

“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga demi kepentingan bersama,” tuturnya.

Antusiasme warga terlihat selama kerja bakti berlangsung. Bersama aparat desa, mereka membersihkan sampah dan endapan lumpur yang menyumbat saluran air di lingkungan permukiman. Salah seorang warga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Pemdes Muntur.

“Kegiatan ini sangat membantu. Selokan menjadi bersih dan kami berharap ke depan tidak lagi terjadi genangan air saat hujan,” kata warga tersebut.

Dengan sinergi antara Pemdes Muntur dan masyarakat, diharapkan risiko banjir dan genangan air dapat diminimalisir, sehingga tercipta lingkungan yang nyaman, bersih, dan aman bagi seluruh warga.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polisi Bersama PWI Indramayu Turunkan Ekskavator untuk Minimalisir Banjir di Margalaksana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Banjir yang melanda Perumahan Margalaksana 1 dan 2 akibat buruknya drainase mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Bripka Rusmanto, anggota Polsek Indramayu, turun langsung ke lokasi dan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indramayu untuk segera menanggulangi genangan air di permukiman warga.

Rusmanto melakukan survei lapangan dan menginstruksikan PWI Indramayu menyiapkan ekskavator guna mempercepat surutnya air. Malam itu juga, ekskavator dikerahkan untuk mengangkat lumpur sungai serta hamparan eceng gondok yang menutup permukaan sungai, sehingga aliran air dapat kembali lancar.

“Yang terpenting malam ini ekskavator harus turun, supaya warga di perumahan bisa tidur nyenyak,” ujar Bripka Rusmanto. Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena warga telah kurang tidur selama beberapa hari akibat cemas akan hujan lebat yang diprediksi BMKG terjadi hingga sepekan ke depan.

Hingga Rabu pagi (28/1/2026), ekskavator masih bekerja mengangkat lumpur dan eceng gondok ke tanggul sungai. 

Rusmanto menambahkan, jika satu ekskavator dinilai kurang, ia siap mendatangkan tambahan alat berat.

Langkah cepat Bripka Rusmanto mendapatkan apresiasi dari Ketua PWI Indramayu, Dedy S. Musashi, yang menyebut tindakan polisi ini sebagai “local hero” karena menggunakan dana pribadi untuk menyewa ekskavator demi meringankan beban warga.

Kehadiran alat berat di kompleks perumahan terbesar dan terpadat di Indramayu ini disambut antusias warga. Ketua RW 08 Perumahan Margalaksana Indah, H. Wahyudin, menyampaikan rasa terima kasihnya. 

Ia menjelaskan ratusan warganya telah terendam banjir selama tiga hari, dengan ketinggian genangan mencapai sekitar 70 centimeter, bahkan beberapa warga terpaksa mengungsi.

“Jika tidak ada alat berat yang turun, kemungkinan besar warga kami akan terus terendam,” kata Wahyudin.

Sementara itu, warga setempat seperti Siska turut memberikan dukungan kepada operator ekskavator dengan menyiapkan makanan dan minuman sebagai bentuk terima kasih.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

BPBD Indramayu Prioritaskan Penanganan Banjir di Kawasan Kota dan Pasekan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu saat ini memusatkan penanganan banjir di wilayah Indramayu Kota dan Kecamatan Pasekan. Fokus tersebut disampaikan langsung saat tim media mendatangi kantor BPBD Indramayu untuk menggali langkah-langkah penanggulangan banjir yang melanda sejumlah wilayah, Rabu (28/1/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, mengungkapkan bahwa genangan air masih terpantau di beberapa kawasan perkotaan, terutama di area permukiman warga. 

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Pasekan yang hingga kini masih mengalami dampak banjir cukup signifikan.

“Di beberapa wilayah lain air sudah mulai surut. Namun, untuk kawasan kota dan Pasekan, genangan masih terjadi sehingga kami memfokuskan upaya penanganan di dua wilayah tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, BPBD Indramayu turut berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) untuk menangani persoalan drainase. 

Langkah yang dilakukan antara lain pengecekan saluran air yang tersumbat serta upaya perbaikan sistem drainase di titik-titik rawan banjir.

Dadang juga menegaskan bahwa banjir yang terjadi di wilayah kota tidak berkaitan dengan jebolnya tanggul Sungai Cimanuk. 

Menurutnya, kondisi tanggul saat ini masih dalam kategori aman. “Banjir di wilayah kota bukan akibat tanggul jebol. Debit Sungai Cimanuk berada pada level aman, dengan pengurangan aliran hingga sekitar 200 meter kubik per detik. 

Faktor utama penyebab banjir adalah curah hujan yang sangat tinggi, mencapai lebih dari 150 milimeter,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan BPBD, wilayah dengan dampak banjir terparah saat ini masih berada di Kecamatan Pasekan serta beberapa kawasan permukiman di wilayah kota. Sementara itu, daerah lain di Kabupaten Indramayu dilaporkan mulai mengalami penurunan debit air dan berangsur surut.

Ke depan, BPBD Indramayu menyiapkan langkah antisipasi jangka menengah dan panjang, di antaranya melalui pengerukan saluran air serta penguatan koordinasi dengan Diskimrum dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna meminimalkan potensi banjir pada musim hujan mendatang.

“Situasi terus kami pantau secara berkala. BPBD bersama instansi terkait akan terus berkoordinasi untuk memastikan langkah penanggulangan banjir berjalan optimal,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tekan Angka Pernikahan Usia Anak, TP PKK Sukagumiwang Dorong Edukasi CERDIN

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Komitmen mencegah praktik pernikahan dini terus diperkuat di Kecamatan Sukagumiwang. Salah satu upaya konkret diwujudkan melalui kegiatan CERDIN (Cerdas Tanpa Pernikahan Dini) yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN 144 Universitas Padjadjaran di Balai Desa Sukagumiwang, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan edukatif tersebut menghadirkan Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang, dr. Mentari Mulya Setiawan, sebagai pemateri utama. 

Dalam penyampaiannya, ia menyoroti berbagai dampak negatif pernikahan di usia anak, di antaranya risiko kesehatan reproduksi, terhentinya pendidikan, hingga permasalahan sosial dan ekonomi yang dapat muncul dalam kehidupan rumah tangga.

Menurut dr. Mentari, remaja perlu dibekali pemahaman yang memadai agar mampu merancang masa depan secara matang. 

“Generasi muda harus tumbuh sehat dan siap. Pengetahuan menjadi bekal penting dalam mengambil keputusan besar, termasuk soal pernikahan,” ujarnya.

Dari sisi keagamaan, Ketua KUA Kecamatan Sukagumiwang, Drs. H. Abdul Haris, menegaskan bahwa pernikahan tidak hanya soal batas usia. 

Ia menyampaikan bahwa kesiapan mental, spiritual, dan tanggung jawab menjadi aspek penting yang harus dipahami sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. 

Edukasi dini dinilai efektif untuk menekan angka pernikahan usia anak di masyarakat.

Sementara itu, Kepala UPTD Disduk P2KB Kecamatan Sukagumiwang, Hj. Imas Masitoh, yang diwakili Sucipto, menekankan bahwa pernikahan dini berpengaruh langsung terhadap kualitas keluarga serta indikator kesehatan ibu dan anak. 

Ia mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci dalam menciptakan keluarga yang sehat dan terencana.

Diskusi dipandu oleh Rahmania Devina, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, yang mengajak peserta berdialog secara interaktif mengenai kesehatan reproduksi remaja, perencanaan pendidikan, serta peran keluarga dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Kegiatan ini diikuti oleh kalangan remaja, kader PKK, serta masyarakat umum yang tampak antusias hingga akhir acara. 

Beragam pertanyaan mencuat, mulai dari dampak medis pernikahan dini hingga pengaruhnya terhadap masa depan pendidikan dan ekonomi keluarga.

Melalui program CERDIN, KKN 144 Universitas Padjadjaran bersama TP PKK Kecamatan Sukagumiwang berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat dalam merencanakan masa depan secara bijak. 

Program ini diharapkan menjadi langkah preventif dalam menurunkan angka pernikahan dini serta mencetak generasi Sukagumiwang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pemkab Indramayu Serius Tangani Bencana Hidrometeorologi, Saluran Tersumbat hingga Pohon Tumbang Ditangani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperlihatkan keseriusannya dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah titik strategis wilayah perkotaan, termasuk kawasan Sport Center dan permukiman warga. 

Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari pemantauan genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli lapangan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air tersebut tertutup bangunan kios permanen, sehingga menghambat aliran air dan diduga menjadi penyebab genangan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Selain menelusuri permasalahan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat menangani pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di sejumlah ruas jalan protokol, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang sempat mengganggu arus lalu lintas. 

Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan upaya normalisasi dengan membuat sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. 

Pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat excavator guna mempercepat aliran air menuju laut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, meninjau langsung proses pengerjaan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap menggenangi wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga kawasan tambak di sekitarnya.

Maulana Malik menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terintegrasi lintas instansi. 

Pihaknya melakukan pembersihan dan pengecekan di titik-titik krusial saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk apabila penanganan berada dalam kewenangan lembaga tersebut.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas tampung drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah mendirikan posko pengungsian bagi warga yang terdampak genangan air, khususnya di kawasan permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu proses evakuasi warga serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak sekaligus mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas serta menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir, Pemkab Indramayu Percepat Penanganan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penanganan banjir agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di beberapa kecamatan yang dipimpin Bupati Indramayu Lucky Hakim. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh,” Rabu (28/1/2026).

Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Perumahan BDI 2, Perumahan Cidhayu, Margamekar, Spot Center, serta Desa Pekandangan Blok Sutajaya di Kecamatan Indramayu. Peninjauan juga dilakukan di Desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, serta Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi.

Bupati Lucky Hakim menjelaskan, peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan pemerintah daerah secara komprehensif.

“Hari ini kita melihat langsung lokasi banjir dan menilai apa yang bisa dilakukan Pemda secara garis besar dan menyeluruh. 

Jika sudah terjadi genangan, dilakukan penyedotan menggunakan pompa air serta normalisasi saluran. Namun di lapangan masih ditemukan titik-titik banjir baru akibat meningkatnya debit air dan pembangunan saluran oleh BBWS yang belum selesai, sehingga aliran air belum berjalan optimal,” jelasnya.

Selain itu, beberapa kawasan permukiman baru diketahui belum memiliki sistem drainase yang memadai. Kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh. BPBD Kabupaten Indramayu juga disiagakan untuk menyiapkan dapur umum dan kebutuhan dasar warga apabila diperlukan pengungsian.

Salah seorang warga perumahan, Sofi Riyanti, menyebutkan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan kapasitas saluran air. 

Ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter, sehingga sebagian warga terpaksa mengungsi ke masjid kompleks maupun ke rumah keluarga di luar perumahan.

Di wilayah Margamekar, banjir dilaporkan telah berlangsung selama beberapa minggu dengan sisa genangan sekitar 10 sentimeter. 

Penanganan sementara dilakukan melalui pompanisasi serta rencana normalisasi bersama BBWS, BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Perkim. 

Sementara di Desa Pekandangan Blok Sutajaya, banjir disebabkan saluran air yang kurang dalam, mengakibatkan satu blok permukiman terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir di Kecamatan Cantigi juga berdampak pada sektor perikanan, khususnya tambak warga, yang menyebabkan udang dan ikan lepas akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal. 

Di Desa Arahan Lor, warga meminta agar gorong-gorong yang tersumbat dapat segera diaktifkan kembali guna melancarkan aliran air.

Sementara itu, warga Desa Lamarantarung Blok Waledan, Castinah, menyampaikan bahwa banjir merendam wilayah RT 24 hingga RT 27 sejak Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Air masuk ke rumah warga dan memaksa sebagian warga untuk mengungsi.

Bupati Lucky Hakim mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya listrik saat banjir. Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Indramayu untuk melakukan pengurasan dan normalisasi saluran air guna memperlancar aliran.

Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah daerah akan melakukan normalisasi sungai dari hulu hingga hilir, serta pembenahan tempat penampungan air guna mencegah luapan akibat sampah dan sedimentasi. Seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan bersama pihak terkait.

“Kita tangani sebisa mungkin, secepat mungkin, dan semaksimal mungkin. Aliran air yang terhambat akan kita atasi,” tegasnya.

Menutup kegiatan peninjauan, Bupati Lucky Hakim menyampaikan keprihatinan kepada seluruh warga terdampak banjir. 

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat terdampak.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika