Untung Rp96 Ribu per Tabung, Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan LPG di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan minyak dan gas bumi (migas) yang melibatkan praktik pengoplosan LPG bersubsidi serta penyelewengan BBM jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Gantar.

Kasus tersebut diungkap dalam konferensi pers yang digelar di Aula Atmaniwedhana. Kapolres Indramayu, Mochamad Fajar Gemilang, didampingi Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, serta jajaran pejabat utama lainnya, memaparkan secara rinci modus operandi yang dilakukan para pelaku, Rabu (15/4/2026).

Dalam pengungkapan kasus LPG, petugas mengamankan seorang pria berinisial RW (40) pada Selasa (7/4/2026) di Kecamatan Gantar. Pelaku diketahui melakukan pemindahan isi gas dari tabung subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi 12 kilogram menggunakan regulator yang telah dimodifikasi.

Kapolres menjelaskan, pelaku menggabungkan isi empat tabung gas 3 kilogram ke dalam satu tabung 12 kilogram. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual dengan harga Rp160.000 per tabung. Dari praktik ilegal ini, pelaku memperoleh keuntungan hingga Rp96.000 per tabung.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu unit mobil Suzuki Carry pick-up warna hitam, 132 tabung gas LPG 3 kilogram dalam kondisi kosong, 54 tabung 12 kilogram kosong, serta 53 tabung 12 kilogram berisi gas hasil oplosan. Selain itu, disita pula peralatan yang digunakan untuk pengoplosan, seperti regulator yang telah dimodifikasi, selang, serta segel palsu untuk menyamarkan tabung hasil oplosan.

Selain kasus LPG, polisi juga mengungkap penyelewengan BBM bersubsidi jenis Pertalite. Seorang perempuan berinisial H (35) diamankan pada Kamis (9/4/2026) di wilayah yang sama.

Pelaku menggunakan modus dengan membeli BBM di SPBU menggunakan mobil pick-up putih dengan memanfaatkan tiga barcode milik orang lain agar dapat memperoleh Pertalite dalam jumlah besar. BBM tersebut kemudian dipindahkan ke dalam galon atau jerigen berkapasitas 15 hingga 35 liter untuk dijual kembali dengan harga di atas ketentuan subsidi.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil pick-up putih, 10 galon berisi Pertalite, belasan jerigen kosong, serta peralatan pendukung seperti corong dan selang. Selain itu, satu unit telepon genggam yang berisi data barcode pembelian turut diamankan sebagai bagian dari alat bukti.

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran. Ia memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh, termasuk melalui uji laboratorium dan pemeriksaan ahli di bidang migas.

“Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi masyarakat dari kerugian akibat praktik ilegal,” tegas Kapolres.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Raih TOP Pembina BUMD 2026, Indramayu Perkuat Kinerja BUMD

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan serta komitmen Lucky Hakim dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT BPR Indramayu Jabar (BIMJ) yang berhasil meraih predikat Bintang 4 dalam ajang bergengsi tersebut.

Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari peran aktif kepala daerah dalam mendorong inovasi, profesionalitas, serta penguatan kinerja BUMD agar semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Dalam keterangannya, Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran BUMD di lingkungan Pemkab Indramayu, khususnya BIMJ, atas capaian yang diraih.

“Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi bersama. Ke depan, kami akan terus mendorong BUMD agar semakin profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan BUMD menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tak hanya itu, prestasi juga diraih jajaran manajemen BIMJ. Direktur Utama Teddy Prayoga dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026.

Secara keseluruhan, empat penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi bukti komitmen dalam membangun BUMD yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Indramayu sebagai daerah yang progresif dalam pengelolaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan raihan tersebut, Indramayu optimistis dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Camat Sukagumiwang Jadi Pembina Upacara di MTsN 13 Indramayu, Apresiasi Siswa Peraih Emas OSANTARA

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan bertindak sebagai pembina upacara bendera di MTsN 13 Indramayu. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh dewan guru, staf, serta siswa,” Senin (13/4/2026).

Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat belajar sejak dini sebagai bekal meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan. Para siswa juga diajak terus mengembangkan potensi, baik akademik maupun non-akademik, demi mengharumkan nama sekolah dan daerah.

“Prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, doa, dan dukungan dari berbagai pihak. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sukagumiwang menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi, Faqih Rizqi Habibi, atas keberhasilannya meraih medali emas bidang IPA pada Olimpiade Sains Nusantara tingkat nasional tahun 2026 yang digelar 5 April 2026.

Penyerahan penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras siswa dalam mengukir prestasi nasional sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk berinovasi dan berkompetisi secara sehat.

Kepala sekolah turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Camat Sukagumiwang terhadap dunia pendidikan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan sinergi antara pemerintah kecamatan dan lembaga pendidikan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Camat Sukagumiwang Hadiri Pasar Murah Inflasi, Rumbah MIGUYU Jadi Daya Tarik Produk Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menghadiri kegiatan Pasar Murah Inflasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu di halaman Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri Kabupaten Indramayu. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang Ny. dr. Mentari Mulya Setiawan beserta jajaran TP PKK,” Senin (13/4/2026).

Program pasar murah yang berlangsung selama 13–16 April 2026 ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada sektor kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan terbuka untuk umum dengan menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Mengusung tema “Bela Beli Produk Indramayu dalam Bulan Bangga Buatan Indramayu”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga mendorong konsumsi produk lokal guna memperkuat perekonomian daerah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Sekretaris Daerah Aep Surahman menegaskan pasar murah merupakan langkah konkret menjaga kestabilan harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta mendorong penggunaan produk lokal,” ujarnya.

Beragam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas strategis lainnya disediakan dalam kegiatan ini. Produk UMKM lokal juga dipasarkan sebagai bagian dari pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Sukagumiwang turut menghadirkan kuliner khas bertajuk Rumbah MIGUYU, yang menjadi daya tarik pengunjung. Menu tradisional ini terdiri dari sambal kacang, aneka sayuran segar, lontong, serta kerupuk, yang mencerminkan kekayaan kuliner lokal dan potensi ekonomi kreatif masyarakat.

Mohamad Mulya Setiawan menyampaikan, kehadiran TP PKK menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga melalui sektor kuliner lokal. Ia menilai pasar murah memberi dampak langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama. Warga dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk berbelanja kebutuhan pokok sekaligus menikmati sajian kuliner lokal. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber : Humas Sukagumiwang
Andika

Dugaan Prostitusi Berkedok Pijat di Sentul, Paket “All In” Terkuak

BOGOR.radarinformasi.com – Dugaan praktik prostitusi berkedok tempat pijat kembali mencuat di kawasan Sentul. Sebuah usaha bernama SM Sentul Massage yang berlokasi di Ruko Plaza Amsterdam, Jl. MH. Thamrin No.36 Blok D, Desa Cintaringgul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, disinyalir menyediakan layanan di luar pijat kepada pelanggan.

Indikasi tersebut menguat setelah adanya pengakuan dari penjaga di lokasi. Ia menyebut adanya paket “all in” dengan tarif sekitar Rp360 ribu yang diduga mencakup layanan pijat sekaligus aktivitas lain.

“Untuk paket all in 360 ribu, pijat dan main,” ujarnya.

Lebih jauh, penjaga itu juga mengungkap bahwa terdapat belasan wanita yang berada di dalam lokasi dan dapat dipilih langsung oleh pelanggan. “Untuk wanitanya bebas pilih, semua ada di dalam,” katanya sambil menunjukkan gambar wanita yang disediakan.

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa tempat tersebut bukan sekadar usaha pijat konvensional, melainkan menjadi kedok praktik prostitusi terselubung yang berjalan secara sistematis.

Jika terbukti, praktik ini berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum. Mengacu pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pihak yang memfasilitasi atau mengambil keuntungan dari praktik prostitusi dapat dijerat Pasal 296 dengan ancaman pidana penjara hingga 1 tahun 4 bulan atau denda. Selain itu, Pasal 506 KUHP juga mengatur tentang mucikari dengan ancaman pidana kurungan.

Di tingkat daerah, pelanggaran juga dapat dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor tentang Ketertiban Umum, yang umumnya memuat larangan praktik prostitusi dan penyalahgunaan tempat usaha. Sanksinya dapat berupa penutupan tempat usaha, pencabutan izin, hingga denda administratif yang nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah, tergantung hasil penindakan dan ketentuan yang berlaku.

Keberadaan usaha tersebut di kawasan komersial yang terbuka memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan. Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, melakukan penyelidikan, serta menindak tegas apabila dugaan ini terbukti.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun aparat setempat terkait dugaan tersebut.

Red

Jadi Motor Ekonomi Daerah, Indramayu Genjot Bidang Pariwisata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam program “Dialog Jabar Hari Ini” yang disiarkan pada Kamis (9/4/2026).

Melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Suhardi, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparra) Indramayu mengungkapkan bahwa daerah ini memiliki potensi wisata yang beragam, mencakup wisata alam, budaya, hingga agrowisata. 

Letak geografis Indramayu di pesisir utara Pulau Jawa dengan garis pantai sekitar 135 kilometer menjadi kekuatan utama dalam pengembangan wisata bahari dan pesisir, yang didukung oleh karakter budaya masyarakat setempat yang khas.

Usai momentum libur Idul Fitri 1447 Hijriah, jumlah kunjungan wisatawan di Jawa Barat tercatat meningkat sebesar 3,28 persen. Kondisi ini dinilai sebagai peluang strategis bagi Indramayu untuk memaksimalkan potensi pariwisatanya. Selain unggul di sektor bahari, Indramayu juga memiliki kekayaan budaya seperti tradisi Nadran dan Ngarot di Desa Lelea, serta keuntungan posisi di jalur Pantura yang memudahkan akses wisatawan.

Dari sisi ekonomi, Indramayu berperan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) sekaligus dikenal sebagai lumbung pangan dan kawasan industri migas. Potensi agrowisata turut menjadi daya tarik, terutama komoditas mangga unggulan seperti gedong gincu, cengkir, arumanis, dan agrimania yang dapat ditemukan di sejumlah sentra produksi, antara lain Desa Mangunjaya, Jatibarang, dan Balongan. Tak hanya itu, wisata mangrove, aktivitas nelayan, hingga pembuatan kapal tradisional juga menjadi pengalaman unik bagi pengunjung.

Berbagai destinasi wisata turut memperkaya pilihan, di antaranya Pantai Tirtamaya, Pantai Balongan Indah, Pantai Pletong, Pulau Biawak, serta objek wisata budaya seperti Alun-Alun Indramayu dan Museum Bandar Cimanuk. Kuliner khas daerah, seperti pindang gombyang dan pedesan entog, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Untuk memperkuat pengembangan sektor ini, pemerintah daerah terus meningkatkan aksesibilitas, mengoptimalkan promosi digital, serta memberdayakan desa wisata. Pembinaan generasi muda melalui program “Nok Nang Dermayu” dan kerja sama dengan agen perjalanan juga terus digencarkan. Dengan strategi yang terintegrasi, sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi Indramayu yang berkelanjutan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak, Target Naik Peringkat KLA 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 di Aula DP2KBP3A Indramayu, Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan capaian pemenuhan hak anak di daerah, Kamis (9/4/2026).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA), Hj. Atin Justinah, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa rakor bertujuan menyinkronkan data lintas sektor serta memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan.

“Anak merupakan investasi masa depan. Melalui rakor ini, kami ingin memastikan koordinasi antar sektor berjalan optimal dalam memenuhi indikator enam klaster KLA, sehingga capaian Indramayu dapat meningkat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Kejaksaan Negeri Indramayu, Polres Indramayu, Badan Pusat Statistik (BPS), serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran lintas instansi ini menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, sejalan dengan Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2019.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Indramayu, H. Iman Sulaeman, menyoroti pentingnya akurasi pendokumentasian data dalam mendukung penilaian KLA.

“Permasalahan utama sering bukan pada kegiatan, tetapi pada administrasi dan penginputan data. Ratusan indikator penilaian membutuhkan bukti yang valid dan terdokumentasi dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar tidak hanya menjalankan program, tetapi memastikan setiap kegiatan terdokumentasi dengan perspektif perlindungan anak. Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan peningkatan status dari tingkat Pratama menuju Madya bahkan Nindya pada evaluasi KLA 2026.

Sesi inti rakor diisi pemaparan teknis oleh Faisan CB dari Yayasan Bahtera Bandung. Ia menekankan bahwa proses verifikasi oleh pemerintah pusat akan dilakukan secara ketat, sehingga validasi dokumen resmi yang telah ditandatangani dan distempel pimpinan instansi menjadi syarat mutlak sebelum diunggah ke sistem penilaian.

Melalui rakor ini, diharapkan sinkronisasi data antar OPD, kepolisian, kejaksaan, serta instansi vertikal lainnya dapat segera diselesaikan sebelum memasuki tahapan verifikasi lapangan, sehingga target peningkatan capaian Kabupaten Layak Anak di Indramayu dapat terwujud.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Tradisi Nadran Karangsong Kembali Digelar, Ribuan Warga Tumpah Ruah Rayakan Syukur Laut

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu kembali menghidupkan tradisi budaya pesisir melalui perayaan Nadran yang digelar. Tradisi tahunan ini berlangsung meriah dan khidmat sebagai wujud rasa syukur masyarakat nelayan atas limpahan rezeki dari laut, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok KPL Mina Sumitra tersebut dihadiri ribuan warga, khususnya para nelayan beserta keluarga. Mereka memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama, pertunjukan seni tradisional, hingga berbagai atraksi budaya yang sarat makna.

Ketua KPL Mina Sumitra, H. Suwito, menyampaikan bahwa tradisi nadran bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk ungkapan syukur masyarakat pesisir kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Tradisi ini merupakan warisan turun-temurun yang harus terus dilestarikan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil laut, juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarwarga,” ujarnya.

Ia berharap melalui pelaksanaan nadran, hasil tangkapan nelayan ke depan semakin meningkat serta keselamatan saat melaut tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Amsori, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Ia mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang bergotong royong demi suksesnya acara tersebut.

“Berkat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, perayaan nadran tahun ini berjalan lancar dan meriah. Semoga tradisi ini terus terjaga dan membawa berkah bagi masyarakat,” tuturnya.

Perayaan berlangsung penuh semarak melalui pesta rakyat dan berbagai pertunjukan budaya, mencerminkan kekayaan tradisi serta kuatnya nilai kebersamaan masyarakat pesisir Indramayu.

Reporter : Andika

Puluhan Gempa Susulan Guncang Adonara Usai Gempa Dangkal M 4,7 di Flores Timur

FLORES.radarinformasi.com – Suasana tenang di Flores Timur pada Kamis dini hari (9/4/2026) mendadak berubah menjadi kepanikan setelah gempa bumi dangkal berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah tersebut.

Dampak paling parah terjadi di Pulau Adonara, di mana ratusan rumah mengalami kerusakan dan sejumlah warga harus mendapatkan perawatan medis.

Guncangan terjadi sekitar pukul 00.17 WITA dan berlangsung selama dua hingga empat detik. Meski magnitudonya tergolong sedang, kedalaman gempa yang hanya sekitar 5 kilometer membuat daya rusaknya cukup besar, terutama bagi bangunan warga.

Hingga siang hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat telah terjadi sekitar 60 kali gempa susulan. Kondisi ini membuat warga memilih bertahan di ruang terbuka karena khawatir akan guncangan lanjutan.

Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Desa Terong dan Desa Lamahala. Berdasarkan data dari Camat Adonara Timur, Ismail Ban, total 146 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 105 unit di Desa Terong dan 41 unit di Desa Lamahala.

Selain kerusakan bangunan, sedikitnya 20 warga dilaporkan mengalami luka-luka. Lima orang di antaranya mengalami luka berat dan memerlukan penanganan intensif, sementara lainnya mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan saat berusaha menyelamatkan diri.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan TAGANA telah turun langsung ke lokasi. Fokus penanganan saat ini meliputi pendataan korban, pembangunan tenda pengungsian, serta penyaluran kebutuhan dasar seperti kasur dan terpal.

Di tengah kondisi tersebut, warga terdampak berusaha bertahan dengan mendirikan tenda darurat seadanya. Salah satu korban, Maryam Mahyudin, mengungkapkan bahwa rumahnya mengalami kerusakan parah dan dirinya masih diliputi trauma akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.

“Rumah saya hancur, dan saya masih trauma karena guncangannya masih teringat. Saya melihat dinding rumah roboh saat hendak berlari keluar. Sekarang kami hanya bisa memasak dan tidur di tenda sederhana beratapkan terpal,” ujar Maryam.

Red

Pemkab Indramayu Buka Dialog Pasca Demo, Tegaskan Tidak Terima Ganti Rugi Uang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog guna mencari solusi terbaik atas dinamika yang berkembang pasca aksi demonstrasi masyarakat beberapa waktu lalu.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah meminta ganti rugi dalam bentuk uang atas kerusakan fasilitas umum. Pernyataan ini disampaikan menyusul aksi simbolis masyarakat yang menyerahkan koin di Pendopo Indramayu.

Menurutnya, secara aturan pemerintah daerah tidak diperkenankan menerima pemberian dalam bentuk uang. Oleh karena itu, bentuk tanggung jawab yang diharapkan adalah perbaikan langsung terhadap fasilitas umum yang rusak agar dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Lucky Hakim juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang konstruktif antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebutkan, sejak awal pemerintah daerah telah membuka ruang audiensi dan mengundang perwakilan warga untuk berdiskusi secara langsung di Pendopo Indramayu.

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Indramayu, Aep Surahman, yang mengapresiasi kepedulian masyarakat. Namun ia kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat menerima uang dalam bentuk apa pun dan berharap adanya perbaikan fasilitas sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang berlangsung pada 2 April 2026 di Alun-alun Indramayu telah difasilitasi pemerintah daerah sebagai ruang penyampaian aspirasi. Namun demikian, pemerintah menyayangkan adanya kerusakan fasilitas umum yang merupakan aset bersama.

Terkait isu yang berkembang, Bupati menjelaskan bahwa program revitalisasi tambak merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat. Meski begitu, aspirasi masyarakat tetap diterima dan akan dijembatani sesuai mekanisme yang berlaku.

Hingga Senin malam (6/4/2026), pemerintah daerah bersama jajaran terkait telah menunggu kehadiran perwakilan masyarakat untuk berdialog, namun belum ada konfirmasi kehadiran. Upaya serupa juga dilakukan pada Rabu (8/4/2026) setelah adanya permintaan pertemuan pukul 20.00 WIB, namun pertemuan tidak terlaksana karena pihak yang bersangkutan tidak hadir.

Lucky Hakim kembali menegaskan bahwa pemerintah menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, termasuk melalui aksi demonstrasi sebagai bagian dari hak konstitusional. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

“Pemerintah telah membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, bahkan tanpa prosedur yang berbelit. Kami siap berdialog kapan saja, termasuk di luar jam kerja. Namun, kami berharap aspirasi disampaikan dengan cara yang baik dan tidak merusak fasilitas umum,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap komunikasi yang baik dapat segera terjalin kembali, sehingga solusi terbaik dapat dicapai secara bersama demi kepentingan masyarakat luas.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika