Shorinji Kempo Indramayu Target Juara umum untuk Ajang Porda 2022

Shorinji Kempo Indramayu Target Juara umum untuk Ajang Porda 2022

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Shorinji Kempo Indramayu mengelar Pemusatan Latihan Kualifikasi PORPROV 2021 dan PORPROV 2022 XlV bertempat di GOR Dharma Ayu Indramayu, Minggu (14/02/2021).

“Persiapan yang hampir 100 persen, membuat atlet Kempo Indramayu optimis bisa meraih hasil yang memuaskan di ajang PORDA 2022 dan bisa meraih target juara umum”, ucap Bambang Supriadi selaku Ketua Shorinji Kempo Indramayu.

Masih menurutnya, “Para Atlet Shorinji mempunyai segudang prestasi baik tingkat Nasional maupun Internasional, oleh karena itu kami sangat membutuhkan dukungan Pemerintah, dalam hal ini Dispora untuk memberikan support dan sarana penunjang aktifitas kami untuk berlatih , tidak seperti sekarang berbaur dengan Cabang olahraga lain.

“Kami berharap Atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama daerahnya khususnya Atlet Indramayu untuk mendapatkan penghargaan berupa ikatan kerja dengan Pemda, biar Atlet tidak di ambil daerah lain”, pungkasnya.

Salah satu Atlet Shorinji Kempo Indramayu, Yuli yang mempunyai segudang prestasi mengatakan, “Persiapan kami sudah hampir 100 persen tinggal pelaksanaanya saja, semoga apa yang di targetkan Koni Indramayu mendapatkan 3 Medali emas dari cabang Kempo terpenuhi, lebih bagus lagi Juara umum”, paparnya.

Reporter : Selamet.H
Redaktur : Dewi Pelangi

Lewat Desa Kuta tanpa Melengkapi Protokol Kesehatan, Silahkan Putar Balik…!!!

Lewat Desa Kuta tanpa Melengkapi Protokol Kesehatan, Silahkan Putar Balik…!!!

BOGOR.radar.informasi.com – Bhabinsa bersama Kades Kuta memutarbalikkan arah kendaraan yang akan melintas dan memasuki wilayahnya tanpa dilengkapi Protokol Kesehatan, Sabtu (13/02/21).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di pertigaan Waru Doyong, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung oleh team Satgas Covid-19 Desa dan Kusnadi selaku Kepala Desa beserta Staff Desa, dengan tujuan guna melaksanakan pengawasan dan penegakkan PPKM skala Mikro.

Untuk sasaran kegiatan, mulai dari kendaraam roda 2 ataupun roda 4 yang akan melintasi Desa Kuta, dengan melakukan tindakan penegakkan PPKM dan pengecekan Personel sesuai protokol Kesehatan, Memutarbalikkan arah tujuan kendaraan yang akan memasuki dan atau melintasi jalan alternatif Puncak, Cisarua melalui wilayah Desa terutama penumpang kendaraan yang Personelnya tidak membawa surat keterangan Rapid Antigen”, ujar Bhabinsa Desa Kuta, Sertu Aripin.

Reporter : Red
Refaktur : Dewi Pelangi

Dua Puluh Lima (25) CPM Rutilahu Desa Plosokerep – Indramayu hadiri Sosialisasi

Dua Puluh Lima (25) CPM Rutilahu Desa Plosokerep – Indramayu hadiri Sosialisasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bertempat di aula kantor Desa Polsokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dua puluh lima (25) warga Calon Penerima Manfaat (CPM) yang akan mendapatkan bantuan hibah dari Provinsi dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2021 hadiri undangan sosialisasi dari Tim Tekhnisi Kabupaten sebelum pelaksanaan pembangunan di mulai, Jumat (12/02/2021).

Suhartono, Kasi Perumahan Tim Tekhnis Kabupaten Indramayu, memaparkan, ” Program Rutilahu ini adalah bantuan dana hibah dari provinsi, yang pelaksanaannya melalui LPM Desa, namun sebelum pelaksanaan terlebih dahulu para Calon Penerima Manfaat bantuan harus paham dengan aturannya, untuk program tahun ini beda dengan tahun kemarin”.

“Kalau sekarang dana anggaran yaitu Rp.17,500.000 adapun dalam teknis nanti untuk belanja bahan material Rp.
16.500.000 ( Enam belas juta lima ratus ribu rupiah) untuk upah tukang Rp.700.000 ( Tujuh Ratus Ribu Rupiah) dan Rp. 300.000 ( Tiga ratus ribu rupiah) buat administrasi laporan dan lain-lain, bagi para penerima diharapkan siap untuk swadaya dalam pelaksanaan pembangunan nanti”, sambungnya.

PJ.Desa Plosokerep Nasikin dalam sambutnya mengatakan, ” Saya selaku Penjabat Kades sebelum dan sesudahnya, saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah, terlebih kepada Kasi perumahan beserta Fasilitator yang sudah mengupayakan atau menyetujui adanya program bantuan Rutilahu kepada Warga kami”, singkatnya.

Ketua LPM Desa Pelosokerep, Ono Harsono disela sambutanya dirinya memaparkan bahwa masih banyak rumah Warga yang belum layak huni di desanya.

” Saya sebagai ketua LPM hanya bisa membantu secara moril dan saya pun sebelumnya juga sudah melihat tempat tinggal para Calon Penerima Manfaat bantuan Rutilahu, sebenarnya banyak cuma ini skala prioritas kita berikan kepada Warga yang hadir disini, hanya duapuluh lima (25) untuk sementara nanti kalau hasilnya sesuai dengan harapan, nanti akan ada susulan untuk yang lainnya, jadi diharapkan Calon Penerima Manfaat siap untuk swadayanya dalam pelaksanaannya nanti”, jelasnya.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua Kodim 0621/Kabupaten Bogor Perketat PPKM

Bhabinsa Koramil 2124/Cisarua Kodim 0621/Kabupaten Bogor Perketat PPKM

BOGOR.radar.informasi.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro yang diterapkan Pemda Bogor dan Institusi TNI (Korem, Kodim, Koramil) serta POLRI (Polres dan Polsek) guna pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 dilakukan secara ketat, disiplin dan humanis kepada para Warga dan Masyarakat Jamaah mesjid An-Nur Desa Leuwimalang Kecamatan Cisarua, Jum’at (12/02/21).

Seperti yang dilakukan oleh para Bhabinsa Koramil Cisarua sesaat sebelum pelaksanaan sholat Jum’at di Mesjid tersebut, para Babinsa membagi – bagikan masker medis kepada Jamaah yang tidak membawa dan menggunakan Masker, pembagian Masker yang dilakukan oleh para Babinsa bertujuan untuk melindungi warga dari penularan dan penyebaran COVID-19 yang saat ini sudah merebak, menulari dan bahkan telah merenggut nyawa Warga/Masyarakat.

Babinsa Leuwimalang, Sertu. Ayub menyatakan bahwa, “Pengawasan dan penegakkan Protokol Kesehatan yang dilakukan oleh pihaknya sesuai perintah yang diberikan oleh Danrem 061/Sk, Brigjen TNI Ahmad Fauzi juga Dandim 0621/Kab Bogor, Letkol Inf Sukur Hermanto, selain pemberian Masker secara sporadis pada saat momen tertentu, penguatan penegakkan dan pelaksanaan protokol kesehatan di desanya (Leuwimalang) akan terus diperketat dengan memberdayakan para Ketua RT/ RW dan Kadus setempat dengan melibatkan para Tokoh Warga di wilayah masing-masing”.

“Selanjutnya kami akan melakukan penyemprotan kembali di rumah – rumah Warga sambil terus mendisiplinkan Warga dengan 5 M, kami berharap Warga akan patuh dan disiplin dalam melakukan protokol kesehatan COVID-19”, pungkasnya.

Reporter : Red
Redaktur : Dewi Pelangi

Kunker Mentri Kemaritiman Dan Investasi, Potensi Ujung Genteng Menjadi Target

Kunker Mentri Kemaritiman Dan Investasi, Potensi Ujung Genteng Menjadi Target

SUKABUMI.radarinformasi.com – Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Sukabumi Zaenul S mengikuti rapat virtual mengenai persiapan kunjungan kerja Menteri Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (RI) ke Ujung Genteng. Hal tersebut dilaksanakan, di Pendopo Sukabumi, Rabu (10/02/21).

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Basilio Dias Araujo menyatakan, bahwa kunjungan Menteri Kemaritiman ke Sukabumi bertujuan untuk menggali dan mengembangkan destinasi Parawisata yang ada di Kabupaten Sukabumi.

” Pengembangan di bidang ekonomi Kreatif maupun destinasi parawisatanya, karena itu perlu perencanaan yang tepat untuk meningkatkan parawisata di Ujung Genteng sehingga manpaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujar Basilio

Mendukung rencana itu, Asda Bidang Ekonomi Provinsi Jawa Barat (JABAR) Denny Djuanda menekankan, pengembangan infra struktur kawasan Ujung Genteng sudah menjadi agenda Provinsi Jabar.

” Antara lain membuka jalur yang menghubungkan Jabar selatan dengan wilayah selatan di Kabupaten Sukabumi, selain itu pengembangan Geopark yang akan di validasi kembali oleh Unesco, juga agenda pembangunan Bandara di Kabupaten Sukabumi untuk mempermudah kunjungan wisatawan,” ujar Denny Djuanda.

Ditempat yang sama Asda I Kabupaten Sukabumi Ade Setiawan mengucapkan, terimakasih atas kepercayaan pusat untuk peningkatan Parawisata menjadi Lokomotip pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

“Kami juga mendorong UMKM dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis sumber daya manusia dan mendorong ekonomi berbasis digital sehingga dapat menarik kunjungan wisata ke Kabupaten Sukabumi,” ujar Ade Setiawan.

Menurut Ade Setiawan, Infrastruktur jalan akses Ujung Genteng saat ini sedang di perbaiki. Adapun destinasi wisata di Ujung Genteng selain penangkaran Penyu, juga dikembangkan sektor perikanan

“Sehingga kedepan para wisatawan yang berkunjung ke Ujung Genteng bisa menikmati kuliner khas dan hal itu bisa dikelola dengan baik”, ujarnya.

Sumber: DK
Reporter: Pajar Rahayu

Pasca banjir Desa Sukagumiwang Indramayu, Brimob Jabar Laksanakan Giat Kebersihan Lingkungan

Pasca banjir Desa Sukagumiwang Indramayu, Brimob Jabar Laksanakan Giat Kebersihan Lingkungan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dengan dipimpin langsung oleh Danki 4 Iptu.Taryat, Jajaran Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, melaksanakan kegiatan kebersihan lingkungan dampak dari banjir yang melanda Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu sebagai bentuk Bhakti Brimob kepada Masyarakat, Kamis (11/02/2021).

Kegiatan diisi dengan membersihkan sisa sampah pasca banjir, yang dilakukan oleh Anggota kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar Dpp Danki 4 IPTU Taryat, saat melaksanakan giat tersebut bersama Masyarakat, Ia juga memberi himbauan agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kebersihan.

Hal tersebut diutarakan Iptu.Taryat dalam melaksanakan himbauan pencegahan penularan Covid-19 dan juga jntuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat kepada Masyarakat, selain itu juga berpesan agar bersama – sama menjaga lingkungan dari tindakan kejahatan di lingkungan sekitar posko pengungsian, karena hal ini sangat penting dilakukan.

“Anggota Brimob Kompi 4 Batalyon C sebagai Pelopor demi mencegah adanya tindakan kriminal dari orang – orang yang memanfaatkan situasi saat Bencana banjir melanda, disamping itu terkait penerapan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), diwajibkan tetap mengikuti intruksi protokol kesehatan, seperti selalu menggunakan masker bila keluar rumah, Physical Distancing dan selalu jaga kesehatan”, ujar Iptu.Taryat.

Komandan Satuan Brimob Polda jabar Kombes Pol. Yuri Karsono SIK, melalui Danki Kompi 4 Yon C pelopor Iptu. Taryat dalam arahan Apel gabungan mengatakan, “Saya harap masing – masing Anggota berperan aktif selalu menghimbau, mengingatkan serta melaksanakan pesan-pesan Kamtibmas serta membantu Pemerintah dalam upaya Pencegahan Penularan Covid-19 kepada Masyarakat dan juga menjalankan protokol kesehatan”.

Reporter : Selamet.H
Redaktur : Dewi Pelangi

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Genjot Peningkatan SDM melalui Pendidikan Formal dan Non-Formal

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Genjot Peningkatan SDM melalui Pendidikan Formal dan Non-Formal

BOGOR.radar.informasi.com – Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya semaksimal mungkin genjot Pendidikan, baik Pendidikan Formal maupun non Formal, demi meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ), Pemerintah melalui Dinas Pendidikan berupaya memberikan fasilitas bagi seluruh Masyarakat agar bisa Mendapatkan pendidikan Formal maupun non Formal.

Seperti Hal nya yang diutarakan Kepala Dinas Pendidikan H.entis Sutisna Spd,MM, saat ditemui radar.informasi.co, Ia menegaskan kepada Masyarakat agar menuai pendidikan, tidak ada kata terlambat untuk belajar apalagi Pemerintah sudah memberikan pendidikan Gratis, ( Rabu/10/02/2021 ).

Pendidikan non Formal pun kami terus tingkatkan seperti halnya PKBM, yang Ijazah-nya setara dengan pendidikan formal, program ini ditujukan Kepada Masyarakat yang melibihi batas usia wajar Dikdas.

“Kami berharap kepada Masyarakat yang putus sekolah agar bisa mengikuti PKBM mulai dari paket A, B atau C, untuk melanjutkan ke pendidikan yang formal ataupun untuk keperluan lainnya, tidak ada perbedaan dari ijazahnya hanya saja proses KBM yang jelas berbeda”, ujarnya.

Masih menurutnya, “Berbagai cara akan kami lakukan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Bogor”.

Reporter : Iman
Redaktur : Dewi Pelangi

RT dan RW Desa Tenjolaya Meradang, Insentif diduga di Tilep Kepala Desa

RT dan RW Desa Tenjolaya Meradang, Insentif diduga di Tilep Kepala Desa

BOGOR.radar.informasi.com – Perhatian Pemerintah terhadap desa semakin meningkat, apalagi sejak berlakunya Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, bahkan dana yang mengalir ke tiap desa mencapai nilai ratusan juta sampai satu milyar, dengan besarnya anggaran tersebut tentu saja seharusnya menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja para Staf Desa, termasuk RT dan RW, meskipun sebenarnya RT dan RW tidak termasuk dalam struktur resmi birokasi.

Begitu juga dengan Pemerintah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, dengan besarnya anggaran yang Pemdes Tenjolaya terima harusnya bisa memberikan Insentif kepada RT/RW melalui Anggaran Dana Desa ataupun BHPRD, akan tetapi sangat disayangkan, ada beberapa RT/RW bahkan BPD yang meradang dikarenakan Insentif yang harusnya mereka terima, 6 bulan terakhir ini tak sampai ke tangan mereka.

Padahal kalau dilihat dari kinerja RT/RW, peran dan tugas mereka sangat besar, mereka juga merupakan garda terdepan dan bersentuhan langsung dengan Masyarakat, bahkan dalam Kepres Nomor 49 tahun 2001 yang mengatur tentang RT, disebutkan bahwa salah satu tugas RT adalah membantu Pemerintah dalam melayani Masyarakat.

Apalagi dimasa pandemi Covid-19, RT/RW-lah yang paling sibuk mendata Masyarakat agar bantuan dapat terealisasikan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih, namun sayang sekali, tugas penting itu hanya diemban oleh Warga negara Indonesia secara sukarela. Tidak ada upah atau gaji yang pasti buat Ketua RT/RW.

Aryo Bangun Dinoto, selaku Kepala Desa saat dikonfirmasi melalui Whatshaap menyangkal keras hal tersebut, Ia mengatakan bahwa semua permasalahan RT/RW terkait insentif yang belum dibayarkan tidaklah benar. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Ia telah menyelesaikan semuanya di bulan Januari 2021, dengan alasan anggaran yang turun dari Pemerintah telat.

Sementara itu salahsatu Ketua RW yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada radar.informasi.com bahwa, “Alhamdulilah berkat teman – teman Media akhirnya insentif kita sudah diberikan”.

Disini sangat jelas, bahwa Kepala Desa sebelumya tidak membayarkan uang insentif tersebut, setelah tercium oleh Media baru Insentif tersebut diberikan kepada yang berhak menerima, besar dugaan anggaran yang seharusnya diberikan kepada RT/RW ataupun BPD sebelumnya di tilep oleh Kepala Desa, bahkan saat Aryo Bangun Adinoto menjanjikan kepada radar.informasi.com untuk konfirmasi terkait hal tersebut (10/02/21) pukul 15.00WIB, Ia malah pergi dengan alasan kesibukan yang tidak bisa ditunda.

Reporter : Red

Dengan Alasan BOS tidak mencukupi, SD Ananda Jual Beli Buku Paket

Dengan Alasan BOS tidak mencukupi, SD Ananda Jual Beli Buku Paket

BOGOR.radar.informasi.com – Orangtua Siswa SD Ananda Kota Bogor, diresahkan dengan biaya pembelian buku paket yang diperjual-belikan oleh pihak sekolah, meski pihak sekolah tidak mewajibkan Siswa membeli buku-buku tersebut, namun bahan pelajaran dari Guru semuanya bersumber dari buku yang dijual oleh pihak sekolah, Selasa (09/02/21).

Harga buku paket dijual dengan besaran Rp.800.000.00, tentu saja hal tersebut sangat membebani Orangtua Siswa, apalagi dimasa pandemi Covid-19, dimana persoalan ekonomi menjadi polemik besar dalam Masayarakat.

“Mau tidak mau kami ya harus beli, karena kasihan ke anaknya, tidak bisa belajar, belum lagi kalau misalnya kita belum bayar SPP selama dua bulan berturut – turut, anak kita tidak diberi tugas, sekarang ini kan sedang belajar online, jadi kasian anak saya”, ujar salahsatu Wali Murid.

Padahal seperti yang kita tahu, Larangan penjualan buku paket/LKS di lingkungan sekolah itu, didasarkan pada UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP. No. 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Dua aturan itu, menegaskan kewajiban bagi setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun untuk mengikuti pendidikan, bahkan dengan dua payung aturan itu, Menteri Pendidikan Nasional (pada saat itu) telah menerbitkan Peraturan Mendiknas No. 2/2008 tentang Buku.”Pasal 11 Peraturan Mendiknas No 2/2008 melarang sekolah bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada peserta didik.

Sementara itu Nefi Mulyati selaku Kepala Sekolah SD Ananda saat dikonfirmasi, dengan halus menolak kedatangan Media dan hanya mengatakan bahwa, “Sekolah kami sekolah swasta dan Murid kami juga sedikit, jadi dana BOS tidak mampu mengcover semua kebutuhan sekolah, tapi kami tidak mewajibkan Siswa untuk membeli, soal SPP belum bayar, Orangtua bisa menghadap saya koq mnta keringanan”, elaknya.

Saat radar.informasi.com mengklarifikasi kepada Fahmi selaku Kadisdik Kota Bogor, dengan tegas Fahmi mengatakan, “Sekolah swasta/negeri, dilarang berjualan apapun, jika Siswa harus membeli kebutuhan sekolah, silahkan di pasar umum saja, saya juga akan tugaskan Kabid untuk memgecek langsung ke lapangan”.

Reporter : Red

Gedung Perpustakaan SDN 4 Megamendung Ambruk tertimpa Longsoran Tebing

Gedung Perpustakaan SDN 4 Megamendung Ambruk tertimpa Longsoran Tebing

BOGOR.radar.informasi.com – Tebing setinggi 20 meter menimpa satu unit Gedung Perpustakaan milik Sekolah Dasar Negeri 4 Megamendung dan satu rumah milik Warga, hal tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang terus – menerus Kabupaten Bogor akhir – akhir ini, terutama wilayah Kecamatan Megamendung dan sekitarnya, Selasa (09/02/21).

Tanah Longsor terjadi pada Sabtu (06/02/21) pukul 17.00 WIB, tepatnya di Kampung Sinargalih Rt.02/01 Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Jawa Barat, beruntung dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa dan barang – barang berharga milik Warga bisa diselamatkan berkat kesigapan Warga sekitar yang membantu mengevakuasi saat longsor terjadi.

Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pemilik rumah terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman, menurut Tuti (korban) menuturkan, “Terjadinya terjadinya tanah longsor ini disebabkan oleh sebuah tebing yang ambruk, kebetulan saat peristiwa terjadi, saya lagi ada diluar rumah, tiba – tiba terdengar suara dentuman keras, kita semua langsung berhamburan keluar rumah, pas saya lihat ternyata tebing setinggi sekitar 20 meter ambruk menimpa gedung Perpustakaan yang baru saja di bangun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor beberapa bulan yang lalu”.

“Saya juga baru menyadari bahwa belakang rumah saya Dan saya melihat juga terkena timbunan tanah, akhirnya saya dengan lainnya keluar rumah bersama 4 Kepala Keluarga untuk menyelamatkan diri”, ungkapnya sambil terisak.

Sementara itu Kepala Desa Megamendung terpilih Duduh Manduh,saat dikomfimasi dikediaamnnya menjelaskan bahwa dirinya merasa prihatin atas musibah bencana tanah longsor yang menimpa Gedung SDN 4 Megamendung, bahkan ada salahsatu rumah Warga yang hampir kena diterjang oleh tanah longsor tersebut”.

“Saya berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, agar SDN 4 Megamendung ini, dialokasikan ke tempat yang lebih aman, seperti halnya SD 1,2, 3 yang sudah terdahulu direlokasikan ke tempat yang aman”, pungkasnya.

Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi