Luka Bacok Menimpa Warga, diduga Dampak Pasca Pilkades Cimande Hilir

Bogor.radar.informasi.com – Warga Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, digegerkan dengan kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh lima (5) orang tak dikenal terhadap Sudrajat (50 thn) pada Magrib, tepatnya pukul 18.20 WIB, Jum’at (08/01/21).

Menurut saksi mata yang terdiri dari Apep, Enah dan Omat yang merupakan Warga setempat, kejadian bermula ketika kelima orang tersebut mendatangi rumah korban dan langsung menganiaya korban hingga mengakibatkan luka bacok di lehernya.

Saat mendapat laporan Warga, Kanit Lantas Ipda. Joko Edi. S. SH, Bripka Kudrat, Bripka Septian, Aiptu Erwin, Bhabinsa Cimande hilir dan Bhabinmas Cimande Hilir langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk saat ini kasus tersebut tengah ditangani oleh Polsek Caringin dengan ditetapkan 5 (lima) pelaku diantaranya, Asep, Misbah, Holid, Geri dan Adul.

Dengan adanya kejadian tersebut, ada dugaan kejadian berawal dari ketegangan antar dua Timses paska Pilkades Desember 2020 lalu, karena pelaku merupakan adik ipar salahsatu Timses yang kalah, akan tetapi Emul Mulyadi (Damuy) selaku Ketua Panitia Pilkades membantah hal tersebut, Ia mengatakan bahwa Selama ini Pilkades berjalan aman dan kondusif, saat ini kasus tengah ditangani yang berwajib.

Reporter : Red
Redaktur : Dewi Pelangi

Harga Cabai dan Kedelai Meroket, Konsumen Menjerit

Bogor.radar.informasi.com – Ditengah wabah pandemi Covid-19 yang belum juga usai, Masyarakat Kabupaten dan Kota Bogor kembali diresahkan dengan kenaikan harga bahan sembako, terutama harga cabai rawit dan kedelai yang berdampak pada produksi tahu dan tempe, kenaikan tersebut otomatis menambah beban ekonomi, terutama dikalangan menengah ke bawah, Sabtu (09/01/21).

Dengan adanya lonjakan harga dari kedua komoditas pangan tersebut, membuat sejumlah Pedagang Pasar Tradisionalpun ikut menaikkan harga dan untuk tahu tempe terjadi pengurangan dari ukuran semula. Keluhan Masyarakatpun miris terdengar dimana – mana terutama dampak sangat dirasakan oleh para ibu rumah tangga.

“Saat ini harga cabai sangat melambung, bahkan lebih mahal dari harga daging ayam”, ujar salahsatu Warga.

Muzzakir Direktur Perumda Pasar Pakuan Jaya ( PPJ ) Kota Bogor, saat dikonfirmasi melalui selular mengatakan bahwa, “Untuk harga cabai, harga yang naik signifikan adalah cabai rawit merah (jablay) kisaran 90-120 ribu (untuk pasar bogor 90 ribu, jambu dua 110, gunung batu 100 dan paling mahal di Pasar Sukasari yaitu 120ribu) lonjakan terjadi info dari pedagang karena cuaca, akan tetapi untuk pasokan masih aman”.

“Sementara harga kedelai (tahu dan tempe) rata rata hanya naik sekitar 1000 – 2000 rupiah, ada yang tidak naik akan tetapi ukurannya diperkecil sehingga Pedagang masih tetap menjual, untuk pasokan masih terkendali/aman”, pungkas Muzzakir.

Reporter : DP
Redaktur : Dewi Pelangi

Joe Salim : Selamat Kepada Farda Sanberra Terpilih Menjadi Ketua Kadin

Kabupaten Bogor.radar informasi.com –  Konsultan Kontruksi serta Kontraktor Cipil, Joe Salim mengucapkan selamat kepada Farda Sanberra sebagai Ketua KADIN ( Kamar Dagang dan Industri ) Kabupaten Bogor terpilih. Ucapan tersebut disampaikan disela – sela acara saat silaturahmi antara Pengurus Kadin Kabupaten Bogor dengan Dandim 0621/Kab.Bogor Letkol Inf. Sukur Hemanto di Makodim 0621 Kabupaten Bogor, Rabu (06/01/2021).

Menurut Joe Salim, Farda Sanberra adalah pengusaha muda asal Ciampea yang dipercaya Kadin Jawa Barat menjadi Caretaker Kadin Kabupaten Bogor, Dimana, kepengurusan Kadin Kabupaten Bogor dipenuhi oleh anak – anak muda yang profesional di bidangnya masing -masing.

Dikepengurusan ini, ada sekitar 25 wakil ketua yang ditempatkan sesuai dengan bidang profesionalitasnya. Adapun Kepengurusannya terdiri dari 70 persen pengusaha dan 30 persen politisi dan media.

“Sekali lagi Saya ucapkan selamat kepada Farda Sanberra atas terpilihnya menjadi Ketua Kadin Kabupaten Bogor, semoga dengan terpilihnya beliau dan dalam kepemimpinannya nanti bisa menciptakan peluang serta ide – ide yang dapat dikerjakan bersama dalam berbagai bidang usaha”, ujarnya.

“Disamping itu, Kabupaten Bogor punya banyak potensi dalam sektor wisatanya, dimana Bogor merupakan wilayah atau daerah yang menjanjikan untuk berinvestasi para investor”, pungkas Joe yang merupakan seorang Bussines Development.

Reporter    :   Red
Redaktur   :   Dewi Pelangi

Cara Unik Korlap FKDM Bakespangpol Kabupaten Bogor Menghilangkan rasa Cape dan Jenuh

Bogor.radarinformasi.com – Memasuki bulan Januari 2021, Korlap Bakespangpol Kabupaten Bogor memiliki cara unik untuk menghilangkan kepenatan seusai Pilkades di bulan Desember lalu, peran serta Bakespangpol dalam pemantauan Pilkades di masa pandemi Covid-19, sangat menyita waktu dan pikiran, maka untuk itu alam merupakan pilihan tepat untuk sekedar melepas penat seusai tugas rutinan sehari – hari, Kamis (07/01/21).

Lokasi Papalidan adalah pilihan tepat untuk sejenak memanjakan mata dan pikiran dari jemunya rutinits yang tak pernah habis, namun sangat disayangkana Papalidan yang terletak di Kp.Cibolang RT.05/08 Ds.Telukpinang, KecamatanCiawi, Kabupaten Bogor tersebut belum mendapat sentuhan maksimla dari pihak Pemeeintah.

Dalam kesempatan tersebut, Jack selaku Korlap Bakespangpol juga memanfaatkan waktu untuk reuni bersama Alumni SD Teluk Pinang dengan cara ngaliwet bareng, tentu saja protokoler kesehatanpun tetap diterapkan.

“Selain untuk menghilangkan rasa penat, dalam moment ini kita manfaatkan untuk ngaliwet bareng dan makan di pinggir sungai bersama Alumni SD Teluk Pinang angkatan tahun 1985”, ujar Jack.

“Alhamdulliah kita masih bisa berkumpul dan menyatu dengan alam, mudah – mudahan talisilaturahmi akan tetap terjalin sampai nnati”, pungkasnya.

Reporter : Red

Redaktur : Dewi Pelangi

Truck Aqua Oleng Gasak Dua Bangunan dan Mobil serta Motor

Bogor.radarinformasi.com – Warga Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, dikagetkan dengan suara dentuman keras yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, tepatnya di Jln. Raya Ciawi – Sukabumi Kp. Cisempur Rt.01/02, Kamis (07/01/21).

Kendaraan Truck Aqua dengan Nomor Polisi B 9241 KYT bergerak dari arah Ciawi menuju Sukabumi dengan kecepatan sedang, kemudian sesampainya di Kp. Cisempur kendaraan Truck Aqua oleng ke kanan kemudian oleng kekiri dan menabrak Zenia dengan Nomor Polisi B 055 WKF, selain itu juga kendraaan Truck tersebut menghantam 2 (dua) bangunan toko dan 1 Sepeda Motor Honda yang terparkir, dengan Nopol F 3215 FCO.

Pengemudi Truck Aqua diketahui bernama Arifin (34 th) dengan alamat Dusun Tenang, Rt. 03/01, Keritang, Kemuning, Indragiri hilir, Pengemudi Daihatsu Edi Mulyana (37 th) Alamat Kp/Ds.Cinagara Rt.02/05. Kec. Caringin, Kabupaten Bogor, Pemilik Bangunan Yeti herawati (37 th) alamat Kp. Cisempur Rt. 01/02.Ds.Cinagara, Kecamatan Caringin, Pemilik bangunan dan Sepeda Motor yang sedng terparkir Asep Anwar hadian (51thn) alamat Kp. Cisempur Rt. 02/02 Ds.Cinagara, Kecamatan Caringin – Bogor.

“Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada Korban Jiwa, ada yang luka ringan dan ada juga yang luka berat, namun kerugian matrial diperkirakan mencapai ratusan juta”, ungkap salahsatu saksi mata.

Masih menurutnya, “Truck Aqua B 9241 KYT mengalami kerusakan pada bagian Kabin dan perlu diderek, Daihatsu Zenia B 1055 WKY mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang, Sepeda Motor mengalami kerusakan pada bagian spakbor depan dan Bangunan toko milik Yeti Herawati mengalami kerusakan pada bagian depan, lantai dan Folding gate hancur serta Bangunan Toko servis kampas rem milik Asep Anwar Hadian rusak pada bagian depan dan roling door hancur”.

Red

Redaktur : Dewi Pelangi

Lonjakan Harga Kedelai Bikin Pengrajin Tempe Kelabakan

Sukabumi.radarinformasi.com –
Harga kedelai yang merangkak naik beberapa waktu terakhir membuat para pengrajin dan pengusaha pabrik tahu tempe di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi kelabakan. Betapa tidak, harga bahan utama pembuatan tahu dan tempe tersebut melonjak hingga 20% dari tujuh ribu rupiah per kilo menjadi sembilan ribu, sehingga para pengrajin kebingungan menentukan harga jual hasil produksi mereka. Dengan terpaksa mereka menaikan harga jual agar usahanya tetap seimbang meskipun hal tersebut ternyata mengurangi minat pembeli.

Salahsatu pengrajin tempe di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Ana Maria mengakui sulitnya mengatur pengeluaran dan pemasukan ditengah kenaikan harga kedelai. Dia mengeluhkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli kedelai dan harus menaikan harga jual. Meski demikian Ana tetap mempertahankan produksi tempenya karena menurutnya tempe merupakan makanan kebutuhan pokok masyarakat yang harus selalu ada di pasaran.

“Jelas kesulitan ya harga kedelai sekarang ini nyampe 9 ribu, kita sulit menjualnya, kalau kita jual terlalu mahal juga bingungkan peminat jadi berkurang, jadi kurang laku juga,” ujar Ana kepada wartawan, Selasa (05/01/21) sore.

Ana berharap pemerintah dapat segera mengatasi kenaikan harga kedelai sehingga tidak berlarut – larut tinggi. Menurutnya dampak kenaikan kedelai mempengaruhi banyak kalangan masyarakat kecil, bukan hanya pengusaha tahu dan tempe tetapi juga pedagang pasar sampai pedagang asongan.

“Semoga bisa segera turun lagi harganya, jika terus – terusan seperti ini dampaknya sangat besar kepada kami, juga untuk pedagang – pedagang pasar dan pedagang asongan, apalagi dalam kondisi pandemi dan kesulitan ekonomi seperti sekarang ini, harga kedelai naik jadi semakin sulit,” ucapnya.

Reporter : Iyonk

Redaktur : Dewi Pelangi