Terkait Kasus Ojang, LSM GAPURA RI Desak Sikap Polres Sukabumi

Terkait Kasus Ojang, LSM GAPURA RI Desak Sikap Polres Sukabumi

SUKABUMI.radar informasi.com – Lembaga sipil anti rasuah GAPURA RI kembali mendatangi Mapolres Sukabumi, Jumat (15/01/2021) untuk mempertanyakan tindaklanjut perkara laporan hukum atas dugaan ujaran kebencian kepada Media dan LSM yang dilaporkan ke Polres Sukabumi pada Rabu, 25 November 2020 lalu.

Ketua Devisi Hukum dan Monitoring LSM GAPURA RI, Roy Tahsin menyebutkan, Islah atau permintaan maaf yang disampaikan APDESI Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu di Aula Pendopo Sukabumi sudah dimaafkan oleh pihaknya, tetapi proses hukum tetap harus ditegakkan, “ya, sebagai sesama manusia kita sudah saling memaafkan dengan beberapa pihak yang datang atasnama pengurus Apdesi itu dihadapan Kapolres Sukabumi tetapi proses hukum tentunya harus tetap berjalan, jadi saya minta jangan lagi ada penggiringan opini seolah pertemuan waktu itu untuk menghentikan perkara hukum” tegas Roy Tahsin, Jumat (15/01).

Perkara ujaran kebencian dalam video viral oleh salah seorang oknum Kepala Desa, Ojang Apandi, dilaporkan oleh LSM GAPURA RI dengan No: 047/ LSM/ DPP-GPR/ RI/ I/ 011/ 020 yang diterima oleh Unit III Harda Reskrim Polres Sukabumi pada 25 November 2020, “setau saya sesuai Pasal 110 KUHP, penyidik/ Polisi itu memiliki waktu 14 hari dalam menangani perkara untuk diserahkan kepada penuntut umum/ Jaksa (P14), dan rumusan Pasal 138 ayat 1, Jaksa dalam waktu 7 hari wajib memberitahukan kepada penyidik/ kepolisian apakah hasil penyidikan itu sudah Lengkap atau Belum (P21), karena kasus ini masih bersifat Lapdu maka kehadiran kami di Polres ini untuk mempertanyakan sudah sejauhmana tindaklanjut perkara yang telah dilaporkan oleh LSM GAPURA RI dan beberapa rekan LSM dan Media” ujar Roy Tahsin kepada media.

Sementara itu, Polres Sukabumi melalui Unit III Reskrim Polres Sukabumi mengatakan pihaknya masih mendalami perkara tersebut, “sabar, masih dalam penyelidikan, Sdra.Ojang Apandi dan beberapa pihak terkait lainnya juga juga sudah dipanggil untuk dimintai keterangan termasuk beberapa Kades, tinggal menunggu para saksi dan juga ahli bahasa” ungkap penyidik seperti yang disampaikan LSM GAPURA.

Reporter : Red

Redaktur : Dewi Pelangi

Gabungan Forkompimcam Megamendung kembali lakukan Pendataan dan Pengawasan Warga Pendatang

Gabungan Forkompimcam Megamendung kembali lakukan Pendataan dan Pengawasan Warga Pendatang

BOGOR.radar.informasi.com – Personel Gabungan Forkomcam Megamendung kembali lakukan aksi pendataan dan pengawasan warga/ masyarakat pendatang yang memasuki wilayah desa di Kecamatan Megamendung guna menekan laju penularan dan penyebaran COVID-19, Kamis (14/01/21).

Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan telah diberlakukannya Perbup ( Peraturan Bupati ) Bogor dalam PPKM ( Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ), Personel Gabungan Forkomcam yang terdiri dari Unsur Koramil, Polsek dan Satpol.PP serta dilengkapi petugas Rapidtes dipimpin langsung oleh Camat Megamendung ( Eris Rismawan ), Kapolsek ( AKP Susilo Tri Wibowo ) dan Danramil ( Mayor Inf Aris Nazarudin L ), serta Kapuskesmas Sukamahi ( dr Amril ).

“Kali ini bergerak menyusuri lokasi proyek pembangunan di Rt.02/01 Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung dan didapati ada aktivitas Pekerja yang sedang melakukan pekerjaan, selanjutnya para Pekerja tersebut diperiksa KTP dan surat keterangan hasil Rapidtes, Hasil pengecekan dan Rapidtes di lokasi telah dilaksanakan Rapidtes Antigen oleh Tim Satgas COVID-19 Kecamatan Megamendung dipimpin langsung dr.Ramli Ramdan, hasil yang diperoleh dari 9 (sembilan) orang yang Rapidtes, keseluruhannya Non Reaktif”, ujar Mayor Inf. Aris NL.

Reporter : Red
Redaktur : Dewi Pelangi

MUI Kecamatan Caringin ikut Berperan Bersihkan Lingkungan dari Sampah Liar

MUI Kecamatan Caringin ikut Berperan Bersihkan Lingkungan dari Sampah Liar

BOGOR.radar.informasi.com –
Meskipun permasalahan sampah bukan masuk dalam ranah MUI, namun KH. Entis Sutisna, S. Pdi. selaku Ketua MUI Kecamatan Caringin bersama para Ustad dan Ulama bekerjasama dalam pemeliharaan lingkungan sehat, dengan cara membersihkan sampah – sampah liar yang berserakan di sepanjang jalan, terutama disekitar halaman Kantor Kecamatan Caringin, Rabu (13/01/21).

Hal itu dilakukan sebagai salahsatu upaya dalam pencegahan Covid 19, yaitu dengan cara membersihkan lingkungan, karena kebersihan merupakan sebagian dari Iman.
Banyaknya sampah – sampah yang berserakan, dikarenakan kurangnya kepedulian masyarakat pengguna jalan yang melintas dengan sengaja membuang sampah sembarangan.

K.H. Entis Sutisna berharap agar Masyarakat ikut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan, “Kita sebagai Masyarakat harus menyadari akan pentingnya kebersihan, kalau bukan kita siapa yang akan menjaga lingkungan ini, maka untuk itu menumbuhkan kesadaran di Masyarakat itu sangat penting”.

Masih menurutnya, “Tanggungjawab terhadap kebersihan merupakan tanggungjawab kita semua, tidak boleh saling mengandalkan satu sama lain, karena kesehatan berawal dari lingkungan yang bersih”.

Reporter      :  Red
Redaktur     :  Dewi Pelangi

Cemburu Buta Pengunjung Cafe Meregang Nyawa

Cemburu Buta Pengunjung Cafe Meregang Nyawa

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Cemburu lantaran pemandu lagu (PL) pujaannya sedang bersama yang lain, seorang Nelayan menusuk tamu Cafe hingga tewas, sementara seorang korban lain mengalami luka dan sedang menjalani perawatan. Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kebupaten Indramayu, Senin (11/01/21) sekitar pukul 04.WIB.

Korban tewas bernama Erwanto alias Ato (33thn) dan korban luka bernama Yaskuri alias Maman (35 thn), keduanya warga Desa Segeran Lor, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Insiden itu bermula ketika pelaku penusukan berinisial End (32thn) mengajak rekannya Hd (35thn) ke Cafe “J” di desa mereka, namun setiba di Cafe, PL yang menjadi pujaannya sedang melayani Ato dan Yaskuri.

Melihat pemandangan itu, hati End pun terbakar cemburu, End dan Hd lalu menghadang Ati dan Yaskuri, saat pulang, tanpa bertanya apapun, End dan Hd lalu menyerang keduanya. Nahas bagi korban Ato, sebuah serangan menyebabkan Ia tersungkur saat sebuah senjata tajam ‘siwar’ menancap di perutnya. Siwar itu sendiri adalah senjata berujung runcing terbuat dari ekor Ikan Pari. Melihat temannya ambruk, Yaskuri berusaha menolong, namun kesempatan itu kandas lantaran End dan Hd berbalik menyerangnya hingga babak belur.

Kapolres Indramayu AKBP. Hafidh S. Herlambang didampingi Kasat Reskrim AKP. Luthfi Olot Gigantara mengatakan, “Korban Ato tewas setelah menjalani beberapa jam perawatan di Rumah Sakit, sedangkan Yaskuri kini masih dirawat karena luka akibat dikeroyok.

Hafidh menjelaskan, “Kedua tersangka sempat kabur, namun kurang dari 24 jam mereka berhasil ditangkap, Hd ditangkap Petugas saat sedang menunggu Bus di Halte Karangampel, Kabupaten Indramayu yang diketahui berniat kabur ke Jawa Tengah.

Sedangkan pelaku utama, End, ditangkap di tempat persembunyiannya di Muara Baru Jakarta Utara, Selasa (12/01/21) pagi ini. “Keduanya sedang kami periksa, untuk sementara menurut pengakuan kedua tersangka motifnya cemburu,” ujar Hafidh.

Reporter : Selamet Hiadayat
Redaktur : Dewi Pelangi

13 Desa di Kecamatan Ciawi laksanakan Rapat Koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM)

13 Desa di Kecamatan Ciawi laksanakan Rapat Koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM)

BOGOR.radar.informasi.com – Ade Salman, S.Ag selaku Pendamping Desa Kecamatan Ciawi bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Ciawi yang tetdiri dari 13 desa melaksanakan Rapat Koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) di Aula Kntor Desa Bitungsari, Senin (11/01/21).

Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran KPM di desa – desa dan untuk memastikan dukungan anggaran bagi KPM untuk pelaksanaan tugas – tugas dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting, memfasilitasi Masyarakat Desa dalam merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pembangunan sumber daya manusia di desa.

Memfasilitasi masyarakat Desa untuk berpartisipasi aktif dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program/kegiatan pembangunan Desa untuk pemenuhan layanan gizi spesifik dan sensitif, sesuai dengan tupoksinya Kader Pembangunan Manusia (KPM) adalah warga masyarakat desa yang dipilih melalui musyawarah desa untuk bekerja membantu pemerintah desa.

” Kita berharap agar KPM mampu melaksanakan tugasnya sehingga peningkatan kesehetan di desa dapat dioptimalkan, untuk merangsang tingkat kehadirannya dalam setiap rakor diadakan arisan untuk mempererat talisilatirahim”, ujar Ade Salman,S.Ag.

Reporter : Red

Redaktur : Dewi Pelangi

Banjir Susulan ancam tiga Desa di Kecamatan Widasari Indramayu

Banjir Susulan ancam tiga Desa di Kecamatan Widasari Indramayu

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Banjir susulan untuk kedua kalinya kembali menerjang beberapa desa yang ada di Kecamatan Widasari Indramayu, banjir kiriman dari daerah Majalengka tersebut, membuat debit air sungai Cibuaya yang menjadi penampung aliran sungai menjadi meluap dan mengakibatkan banjir, Senin (11/01/2021).

Desa yang terdampak dari meluapnya aliran Sungai Cibuaya meliputi pemukiman Warga yaitu Desa Bangkaloa Ilir, Widasari dan Kongsijaya, adapun area persawahan yang terdampak banjir yaitu Desa Ujungjaya dan Ujungaris dan semuanya berada di Kecamatan Widasari,” ucap Kepala Desa Kongsijaya, H.Sutarjo.

Sutarjo menambahkan, “Pemerintah Desa Kongsijaya bersama Masyarakat telah mendirikan Posko dan dapur umum di tingkat desa, kami berusaha membantu dan lakukan evakuasi bila terjadi korban atau terjadi hal yang tidak diinginkan kerena debit air mulai naik”.

” Harapan kami sebagai Pemerintah Desa dan Masyarakat agar Pemerintah Pusat bisa secepatnya untuk normalisasikan area Sungai Cibuaya biar tidak terjadi banjir lagi”, pungkasnya.

Senada dengan Sutarjo, Camat Widasari Dulyono menginginkan Sungai Cibuaya untuk segera di normalisasi, tidak adanya tanggul pembatas mengakibatkan air mudah masuk ke pemukiman apalagi keberadaan rumah di bantaran Sungai sangat rawan dan berbahaya.

Reporter : Selamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Dua Gadis Asal Indramayu ditemukan Kembali setelah dinyatakan hilang selama 8 Bulan

Dua Gadis Asal Indramayu ditemukan Kembali setelah dinyatakan hilang selama 8 Bulan

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya, dua remaja putri asal Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu akhirnya berhasil ditemukan pada Minggu (10/01/ 2021), sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Balongan AKP. Ryan Faisal melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP. Budiyanto membenarkan hal tersebut, kedua remaja putri berhasil ditemukan sewaktu Kapolsek Balongan mendapatkan informasi dari Medsos (Media Sosial), bahwa anak yang hilang pada tanggal 19 April 2020 atas nama Tantri Aryanti dan Sahada tersebut berada diwilayah Desa Bojong Gede Jakarta, Senin (11/01/2021).

Sekitar pukul 20.00 WIB Kapolsek langsung memerintahkan anggotanya, yakni Aipda Tabroni dan Brigadir A. Rifai untuk menelusuri keberadaan saudari Tantri Aryanti dan Sahada yang berada dilokasi Desa Bojong Gede Jakarta.

Dijelaskannya, bahwa saudari Tantri Aryanti (13) tahun dan Sahada (14) tahun, meninggalkan rumah pada hari Minggu tanggal 19 April 2020 menjelang Magrib sekitar pukul 17.30 WIB, keduanya berpamitan untuk pergi mengaji.

“Kedua remaja putri tersebut meninggalkan rumah berangkat ke Jakarta dengan naik bus umum untuk mencari pekerjaan di Ibu Kota,” ujarnya.

Menurut keterangan Kapolsek,, “Tantri meninggalkan rumah karena pengen minta Handhphone sama Ibunya, sedangkan saudari Sahada karena merasa tidak seperti anak sendiri, dimana Sahada tinggal bersama pamannya”.

“Berkat dari hasil penelusuran informasi yang langsung ditindaklanjuti oleh Personel Polsek Balongan jajaran Polres Indramayu Polda Jabar, kini keluarga korban merasa lega karena keduanya telah ditemukan dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga.” pungkas AKP. Budiyanto.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Muspika Cisarua dan Megamendung gelar Apel Personel Gabungan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat)

Muspika Cisarua dan Megamendung gelar Apel Personel Gabungan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat)

Muspika Cisarua dan Megamendung gelar Apel Personel Gabungan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat)

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam menyikapi adanya Covid-19, mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Bogor memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mengurangi gerak Warga dimasa pandemi Covid-19, Senin (11/01/21).

Kebijakan PPKM yang akan berlangsung selama 2 minggu, terhitung 11 Januari sampai 25 Januari. Dalam PPKM ini cenderung lebih longgar ketimbang PSBB, dengan kriteria wilayah dengan tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional, tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional dan tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy ratio untuk intensive care unit (ICU) dan ruang isolasi di atas 70 persen.

Maka untuk itu, Muspika Cisarua dan Megamendung gelar Apel Personel Gabungan dalam rangka giat PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), yang dilaksanakan di Halaman kantor Kecamatan Cisarua, dengan dipimpin langsung oleh AKP. Jainul (Kanit Lantas Polsek Cisarua) Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.

Dengan dihadiri oleh Anggota Polsek Cisarua sebanyak tujuh (7 ) personil, Anggota Koramil 2124/Cisarua empat (4) personil dan Anggota Pol.PP Cisarua sebanyak lima (5) orang. Seusai apel dilanjutkan dengan kegiatan Razia dan Sosialisasi PPKM di Pasar Tohaga Cisarua.

Untuk Apel PPKM wilayah Kecamatan Megamendung dilaksanakan di Halaman parkir Cimory Rivers Side, dengan dipimpin
Ipda. Sutariono selaku Kanit Patroli Polsek Megamendung, dengan dihadiri
Anggota Polsek Megamendung sebanyak delapan (8) personil, Anggota Koramil 2124/Cisarua empat (4) personil, Anggota Pol.PP Megamendung empat (4 ) personil. Kegiatan dilanjutkan Razia di jalan Raya Puncak depan Cimory Riverd Side.

“Kita melaksanakan PPKM sesuai dengan anjuran Pemerintah, mulai hari ini sampai dua minggu ke depan, ada perbedaan antara PSBB dan PPKM, kalau untuk PPKM lebih longgar daripada PSBB”, ungkap Mayor Inf. Aris Nazarudin Latief selaku Danramil 2124/ Cisarua.

Reporter : DP

Redaktur : Dewi Pelangi

Longsor Naringgul Puncak Tutupi Jalan, Arus Lalu Lintas Tersendat

Longsor Naringgul Puncak Tutupi Jalan, Arus Lalu Lintas Tersendat

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan gerimis yang terjadi dari sore hari di wilayah Puncak Kabupaten Bogor – Jawa Barat, mengakibatkan tanah longsor hingga menutup jalan dan untuk sementara jalur tidak bisa dilalui kendaraan roda dua ataupun kendaraan roda empat, Senin (11/01/21).

Longsor yang terjadi di Kp. Naringgul Rt.01/17 Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua tersebut terjadi pada tengah malam tepatnya pukul 00.20 WIB. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa, pada saat longsor pertama ada kendaraan roda dua yang tengah melintas dengan dikendarai oleh satu (1) orang dan sempat tertimpa longsoran, akan tetapi ditolong oleh Warga setempat dan tidak mengalami cedera.

“Longsor pertama terjadi tengah malam, ada satu Pengendara Sepeda Motor yang tertimpa longsor, akan tetapi dapat ditolong oleh Warga sehingga tidak mengakibatkan cidera, sementara jalur tertutup tidak bisa dilalui oleh kendaraaan”, ujar salahsatu Warga sekitar.

Dengan adanya kejadian tersebut, Sat.Pol PP yang terdiri dari lima (5) personil,
Polres (3) personil, PUPR (6) personil, Damkar (10) personil dan BPD (10) personil langsung mendatangi TKP dan mendatangkan alat berat. Sampai berita ini ditayangkan giat pembersihan masih dalam pelaksanaan.

Reporter : DP
Redaktur : Dewi Pelangi

DPC PDI Perjuangan Indramayu gelar Syukuran HUT PDIP secara Virtual dan Makan Tumpeng

DPC PDI Perjuangan Indramayu gelar Syukuran HUT PDIP secara Virtual dan Makan Tumpeng

Indramayu.radar.informasi.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu mengadakan syukuran acara HUT PDI Perjuangan yang ke-48 tahun, yang diadakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Indramayu, Minggu (10/01/2021).

Acara yang berlangsung sangat sederhana tersebut dihadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Indramayu H. Sahali SH, sejumlah Pengurus Partai, para Kader dan Simpatisan Partai.

Dengan tema Indonesia berkepribadian dalam kebudayaan menjadi tema Nasional di perayaan HUT PDI Perjuangan kali ini, karena PDI Perjuangan berkomitmen untuk selalu melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia yang merupakan identitas bangsa ini”, ungkap Sekretaris PDI perjuangan Indramayu H.Sahali.

Menurut Sahali, “Acara HUT PDI Perjuangan yang diadakan di DPC PDIP ini berlangsung sangat sederhana cuma doa bersama dan makan nasi tumpeng dan kami bersama – sama menyaksikan acara HUT PDI Perjuangan melalui Virtual yang di adakan oleh DPP PDI Perjuangan”.

“Saya berharap di HUT PDI Perjuangan yang ke-48 tahun ini semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya bangsa yang bermartabat dan berbudaya”, pungkasnya.

Reporter : Selamet. H
Redaktur : Dewi Pelangi