Gelar Vaksinasi Bersama Polres Bogor, SEMMI dan UIKA Komitmen Lawan Covid-19

Gelar Vaksinasi Bersama Polres Bogor, SEMMI dan UIKA Komitmen Lawan Covid-19

BOGOR.radarinformasi.com- Serikat Mahasiwa Muslimin Indonesia Kabupaten Bogor menggelar aksi kemanusiaan dengan menyelenggarakan Vaksinasi bersama Polres Bogor dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Vaksinasi yang mayoritas pesertanya adalah Masyarakat dan Mahasiswa ini menargetkan 1.500 peserta demi upaya percepatan pemerataan Vaksin di Kabupaten dan Kota Bogor, Kamis (19/08/21).

Mifta Huzzaman selaku Ketua Umum dan juga Ketua Pelaksana kegiatan ini menuturkan, “Dalam perjalanan dan cita-cita berdirinya SEMMI di Bogor ini adalah untuk memperjuangkan hal-hal yang bersifat kemanusiaan, serta kemaslahatan umat. Salahsatu fakta konkritnya adalah Vaksinasi yang kami selenggarakan bersama Polri, UIKA, BEM UIKA, dan Mahasiswa UIKA, tentu ini adalah langkah yang kami harapkan kedepannya mampu menyadarkan kita selaku Mahasiswa bahwa tugas kita bukan hanya berretorika dan berdialegtika melainkan perlu dan harus bekerja nyata”, tuturnya.

Lebih lanjut ketua penanggungjawab kegiatan, Ramdhan Agung Giri Nugroho yang juga Dewan Pembina SEMMI Kabupaten Bogor menyatakan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada UIKA, BEM UIKA, POLRES Bogor dan seluruh element Mahasiswa yang terlibat.

“Acara ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap bangsa dan negara ini, serta kami mengucapkan rasa hormat yang sebesar-besarnya kepada UIKA, BEM UIKA, POLRES Bogor dan seluruh element Mahasiswa yang terlibat dalam mensukseskan acara ini, semoga apapun yang kita lakukan dengan niat baik hari ini akan menjadi pemberat amal baik kita di akhirat kelak dan semoga ini bisa menjadi tonggak awal pergerakan Mahasiswa untuk lebih fokus kepada hal-hal yang bersifat kemanusiaan dan sosial di kemudian hari nanti”, tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh beberapa pejabat dan petinggi Polri di daerah, diantaranya, Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, serta Kapolres Bogor, AKBP Harun. Dalam hal ini Dedie A.Rachim selaku Wakil Walikota Bogor banyak mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada SEMMI, UIKA, dan Polres Bogor atas kesuksesan terselenggaranya giat Vaksinasi di Kota Bogor ini, pria yang akrab di sapa Kang Dedie ini menuturkan, “Saya ucapkan terimakasih terkhusus kepada SEMMI, Polres dan UIKA serta seluruh panitia serta Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan sosial ini”.

AKBP Harun, selaku Kapolres Bogor juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya terhadap dedikasi SEMMI untuk tetap Komitmen dalam berjuang dalam ranah sosial dan Kemanusiaan

“Dedikasi SEMMI, bersama seluruh element yang terlibat sangat luar biasa, ini bentuk nyata kerja Mahasiswa untuk rakyat dan saya secara pribadi maupun instansi sangat senang dengan kegiatan ini, semoga kedepannya akan terus dan terus ada kegiatan-kegiatan yang bersifat kemanusiaan demi terciptanya Indonesia yang sehat, adil dan makmur”, tutur Kapolres Bogor tersebut

Tentu selain itu, ada hal unik dimana Polres Bogor dapat saling bersinergi dengan Polresta Kota Bogor dalam kegiatan ini, karena kita ketahui bersama UIKA berada di Wilayah Hukum Polresta Kota Bogor, ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir, dan mengabdi untuk Negeri tanpa melihat hal-hal yang bersifat regional, atau tertorial, sehingga dapat memperlancar kegiatan Vaksinasi yang di selenggarakan oleh SEMMI, UIKA, BEM UIKA, Dan Polres Bogor.

Red

Pengadaan Sabun Cuci Tangan & Tisu Diduga Fiktif, FRAKSI-SULTRA Laporkan Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan Konut Ke Kejati

Pengadaan Sabun Cuci Tangan & Tisu Diduga Fiktif, FRAKSI-SULTRA Laporkan Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan Konut Ke Kejati

KONAWE UTARA.radarinformasi.com– Front Rakyat Anti Korupsi – Sulawesi Tenggara (FRAKSI-SULTRA), menemukan bukti dugaan korupsi Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara dari hasil audit BPK RI dengan nomor 31.A/LHP/XIX.KDR/05/2021. Hal ini berkaitan dengan pengadaan fiktif Belanja Pembelian Sabun Cuci Tangan & Tisu isi 900 Pcs tahun anggaran 2020, Kamis (19/08/21).

“Pada halaman 51 buku II (LHP-LKPD Kab. Konawe Utara TA 2020), BPK menemukan belanja fiktif sabun cuci tangan isi 500 ml sebanyak 1.000 unit dan tisu isi 900 Pcs sebanyak 1.000 unit. Konfirmasi pada toko pembelian sebagaimana disebutkan dalam LPJ ternyata tidak pernah ada pembelian sabun tersebut” ungkap Rahmat Kobenteno, Korlap Aksi saat ditemui di Kediamannya, Rabu (18/8/2021).

Pada Surat Perintah Kerja (SPK) bernomor 900/514/DPK, Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Konawe Utara menunjuk CV. PP untuk melaksanakan pengadaan tersebut. Hasil konfirmasi kepada CV. PP tertanggal 16 April 2021 diketahui bahwa pengadaan tersebut dilakukan sendiri oleh Bendahara Pengeluaran Dinas Dikbud, bukan oleh perusahaan.

“Perilaku bendahara pengeluaran tersebut merupakan contoh tidak patut yang dilakukan seorang ASN. Gelagat sifat Korupsi seperti ini harus segera diselidiki oleh APH (Aparat Penegak Hukum)” imbuhnya.

Atas fakta audit BPK tersebut, maka Bendahara Pengeluaran Dinas Dikbud diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP.

“Tim kami telah selesai menyusun Laporan aduan beserta lampiran bukti. Insyaa Alloh besok kalo tidak ada aral melintang kami akan bertandang ke Kejaksaan Tinggi Sultra untuk melaporkan dugaan Korupsi ini. Hal-hal keji seperti ini harus segera diselidiki & saya tegaskan agar APH (Aparat Penegak Hukum) jangan main-main menindaki hal semacam ini” cetus Rizal Patasumowo (Preaidium FRAKSI-SULTRA) yang sedang mendampingi Korlap Aksi.

Selain akan melaporkan dugaan korupsi tersebut, FRAKSI-SULTRA juga mendesak Bupati Konawe Utara untuk segera mengevaluasi Kinerja Dinas Pendidikan & Kebudayaan demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

“Pak Ruksamin harus segera mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan atas kejadian di instansinya ini dan segera copot Bendahara Pengeluaran dari jabatannya. Jangan sampai Bumi Oheo ternodai hanya karena sikap seorang Bendahara” tutup Rizal dengan tegas.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

TPK Cibeureum : Ini sudah Masuk Fitnah dan Pencemaran Nama Baik, tidak Ada Samisade Kita Pihak Ke Tigakan

TPK Cibeureum : Ini sudah Masuk Fitnah dan Pencemaran Nama Baik, tidak Ada Samisade Kita Pihak Ke Tigakan

BOGOR.radarinformasi.com- Karena merasa dirugikan dengan statment yang dilemparkan oleh Kepala Desa Batu Layang terkait tudingan program Samisade yang di pihak ke tigakan, Endang selaku Ketua TPK membantah keras hal tersebut, Ia merasa pihaknya sangat dirugikan dengan adanya statment yang tidak berdasar, Rabu (18/08/21).

Saat dikonfirmasi via telepon seluler dengan geram Endang mengatakan bahwa, “
Soalnya saya ketua TPK tidak pernah memberikan statmen seperti itu ke siapapun juga dan selain ke pihak media ataupun Pemda, saya juga tidak pernah berkomunikasi dengan pihak lain”.

Ia juga sangat menyayangkan kenapa H.Iwan selaku Kepala Desa Batu Layang berstatment seperti itu tanpa ada koordinasi terlebih dahulu.

“Saya akan konfirmasi hal ini kepada Kades Batu Layang, ini sudah pencemaran nama baik dan juga masuk fitnah, seharusnya tidak usah melempar kesalahan kepada orang lain atas kesalahannya”, ujarnya geram.

Masih menurutnya, “Tolong diklarifikasi ya, saya mewakili Kepala Desa dan sebagai TPK saya tetap menggunakan tenaga setempat sesuai dengan program Padat Karya juga sesuai arahan Bupati”.

Red

Kades Batu Layang Tuding Samisade Desa Cibeureum di pihak Ke Tigakan

Kades Batu Layang Tuding Samisade Desa Cibeureum di pihak Ke tigakan

BOGOR.radarinformasi.com- Sebagai bentuk program bantuan keuangan infrastruktur desa, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengucurkan bantuan Satu Milyar Satu Desa (samisade), dengan tujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, Rabu (18/08/21).

Dari 416 desa di Kabupaten Bogor, bantuan keuangan Samisade tahun 2021 diberikan kepada 356 desa dengan total anggaran Rp.318.497.151.644 (tiga ratus delapan belas milyar empat ratus sembilan puluh tujuh juta seratus lima puluh satu ribu enam ratus empat puluh empat rupiah) dan sisanya 60 desa yang belum mendapatkan bantuan Samisade dan akan diusulkan dalam anggaran perubahan.

Dengan pola padat karya diharapkan dapat membawa dampak penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil di akar rumput dan menciptakan multiflier effect yang mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian SDG’s, Desa Batu Layang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, adalah salahsatu desa penerima anggaran Samisade.

Tentu saja hal tersebut mendapat respon positif dari Kepala Desa ataupun Masyarakat setempat, setelah anggaran tahap satu sebesar 40% dicairkan, pihak Pemdes mulai mengalokasikan untuk pembangunan betonisasi di dua titik, namun sangat disayangkan pembangunan tersebut diduga banyak kejanggalan, bahkan papan proyek juga tidak nampak terpampang di lokasi.

Setelah ramai di pemberitaan terkait adanya kejanggalan tersebut, H.Iwan selaku Kepala Desa mengatakan melalui Voice Note pada Selasa pukul 19.20 WIB bahwa Ia telah melakukan pekerjaan sesuai dengan RAB, bahkan Ia mengatakan bahwa, “Untuk pemberitaan itu sudah biasa di pemerintahan, nanti juga kan ada tim dari kecamatan atau yang lain yang akan memverifikasi, saya rasa pekerjaan saya sudah sesuai RAB, untuk hasil juga bagus, bahkan untuk Desa Cibeureum saya ngobrol dengan Kadesnya atau TPKnya pekerjaannya itu di pihak ketiga kan koq”.

“Saya ga perlu lagi menunjukkan RAB kan berita sudah naik sebelumnya, saya punya hak jawab makanya nanti saya akan bikin klarifikasi lewat media saya”, paparnya.

Saat tim media mencoba mengklarifikasi ke Kasi Ekbang Kecamatan, Erni tidak memberikan respon sama sekali, padahal sesuai arahan Bupati bahwa anggaran Samisade harus atas monitoring, pembinaan, pengawasan dan pengendalian atas pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan dan fisik oleh Kepala Desa, dengan tetap menjalin koordinasi dengan stakeholders tingkat desa dan kecamatan, DPMD, Bappedalitbang, BPKAD, Inspektorat dan pihak berkompeten lainnya.

Red

Hujan Turun tak Mematahkan Semangat Paskibra dalam Pengibaran sang Saka Merah Putih

Hujan Turun tak Mematahkan Semangat Paskibra dalam Pengibaran sang Saka Merah Putih

MUNABARAT.radarinformasi.com.Meskipun Hujan turun, semangat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibra) tak gentar untuk mengibarkan Bendera Pusaka Merah Putih di hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-76 tahun, upacara di laksanakan di Lapangan Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Selasa (17/08/2021).

Dalam Hari Ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-76, pembawa baki pengibaran bendera Merah Putih atas nama Agustina, Siswi SMU Negeri 1 Maginti, Samsul Siswa dari SMU Negeri 1 Lawa sebagai Pengibar Bendera Sang Saka Merah Putih, Irfan Siswa SMU Negeri 1 Sawerigadi dan Fardi siswa SMU Negeri 2 Kusambi.

Sepihan tengah atas nama Amanda Wulan, Siswi SMU Negeri 1 Barangka,
Sepihan kiri atas nama, Cita Warda Cahyani siswi Negeri 1 Kusambi.
Sepihan kanan atas nama Siti Fadilah sabir. Siswi Madrasah Aliyah Asidiq Tikep.

Danton kelompok 17 Andi Muhammad Raka, siswa SMU Negeri 1 Kusambi.
Danton kelompok 45 atas nama LM. Maruf Agil Akbar. Siswa SMU Negeri 1 Tikep.

Pasukan pengibar bendera Merah Putih merupakan, Putra Putri terbaik kabupaten Muna Barat, yang berasal dari 21 Sekolah lanjutan tingkat atas Madrasah, dibawah asuhan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muna Barat.

Reporter : Laode Abu Bakar

HUT RI Ke-76 Masyarakat Desa Dermayu adakan berbagai macam Lomba

HUT RI Ke-76 Masyarakat Desa Dermayu adakan berbagai macam Lomba

INDRAMAYU, radar. informasi.com – Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tahun, masyarakat Desa Dermayu Khususnya di RW.04 menggelar berbagai macam perlombaan.

Bertempat di Lapangan Bola Bantar, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu-Jawa Barat, Selasa 17 Agustus 2021.

Meskipun pandemi masih belum berlalu, tapi semangat untuk mengisi Kemerdekaan masih tetep ada, salahsatunya dengan memeriahkan hari kemerdekaan dengan berbagai macam lomba.

Di Desa Dermayu sendiri Masyarakatnya sangat antusias dalam mengikuti perlombaan, khususnya anak-anak, dengan penuh percaya diri mereka berlomba mengalahkan satu sama lainya hanya sekedar menghibur dan merayakan kemerdekaan.

Kris, salahsatu Panitia Lomba mengatakan kegiatan perlombaan ini agenda rutin tahunan dan hiburan tersendiri bagi Masyarakat Dermayu

” Kami Panitia bekerja mencari sumber dana ke Masyarakat dan para Donatur hanya sekedar untuk menghibur Masyarakat dan memeriahkan hari kemerdekaan”, ujar Kris.

Mudah-mudahan Masyarakat Desa Dermayu bisa terhibur dengan diadakannya lomba ini,  dan kami ucapkan terimakasih kepada Masyarakat dan para Donatur yang telah membantu terselenggaranya acara ini dan berjalan aman tanpa ada kendala apapun”, pungkasnya.

Reporter  :  Selamet Hidayat
Redaktur  :  Dewi Pelangi

Meski sudah disidak, Caffe Teras Makkah masih tetap Buka Melebihi Batas Waktu

Meski sudah disidak, Caffe Teras Makkah masih tetap Buka Melebihi Batas Waktu

BOGOR.radarinformasi.com- Meskipun PPKM level 4 masih diperpanjang hingga 16 Agustus 2021, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak Cafe di Kota Bogor yang masih buka melebihi batas waktu yang telah ditentukan, salahsatunya Caffe Teras Makkah yang baru beberapa hari disidak oleh Satuan Polisi Pramong Praja Kota Bogor, Rabu (11/08/21).

Terlihat pada Selasa (10/08/21) sekitar pukul 22.30 Caffe tersebut masih banyak dikunjungi para pelanggannya, selain Dine in (makan ditempat) mereka juga menghibur diri dengan berkaroke, sepintas memang Caffe tersebut kelihatan tidak beroperasional karena gerbang ditutup akan tetapi kenyataannya di dalam masih terdengar suara musik dan pengunjung.

Saat radarinformasi.com mencoba mengklarifikasi kepada Agus Tiansyah selaku Kasatpol.PP tidak ada respon yang diberikan, begitu juga dengan Syahroni selaku Kapolsek, mereka bungkam seolah-olah enggan dikonfirmasi.

Lalu apakah hasil dari sidak yang pernah dilakukan…??? Apakah sebatas mengugurkan kewajiban atas aduan Warga…???

Abdurahman selaku Camat menjawab melalui pesan Whaatshaap bahwa Ia akan berkoordinasi dengan Pol.PP dan akan memberikan teguran kedua.

“Besok kita cek ke lapangan dan akan melaporkan ke Pol.PP dan kita akan berikan teguran kedua bila masih melanggar”, ujar Camat singkat.

Red

Launcing Samisade Desa Tamansari dihadiri Camat, Kapolsek dan Danramil

Launcing Samisade Desa Tamansari dihadiri Camat, Kapolsek dan Danramil

BOGOR.radarinformasi.com-Dengan menggunakan anggaran Satu Milyar Satu Desa (samisade), Pemerintah Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, mengalokasikan anggaran Satu Miliar Satu Desa (samisade) untuk pembangunan Betonisasi Infrastruktur Jalan Desa yang terletak di Kp.Calobak Rt.03/07 sampai dengan Rt.01 dan Rt.04 Rw.08 dan Jalan Duren Calobak Rt.01 Rw.09 sampai dengan Rt.04 Rw.08 dan dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Kamis (12/08/21).

Dengan adanya program Samisade ini tentu saja sangat membantu dalam bidang infrastruktur desa, karena selama masa pandemi Covid-19 banyak jalan yang tidak tersentuh pembangunan, anggaran Dana Desa dialokasikan untuk penanganan Covid-19, baik berupa Bantuan Langsung Tunai, Penyemprotan dan juga penyediaan rumah isolasi bagi Warga yang terpapar.

Sunandar selaku Kepala Desa Tamansari sangat mengapresiasi dengan adanya program Samisade ini, begitu pula Masyarakat begitu antusias dalam Program Padat Karya Tunai ini. Dalam launcing ini juga dihadiri oleh Bayu Ramawanto selaku Camat, Iptu.Koesnadi selaku Kapolsek dan Danramil Ciomas Mayor Ratno.

“Dengan program Samisade mari kita tingkatkan pembangunan infrastruktur guna mendukung Kabupaten Bogor Maju, saya juga ucapkan terimakasih kepada Bupati Bogor, ini sangat membantu dalam peningkatan infrastruktur, karena ini merupakan akses untuk meningkatakan pertanian masyarakat desa

Ia juga meminta kepada TPK untuk mengerjakan program ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga menghasilkan kualitas yang baik, selain itu juga meminta kepada Masyarakat agar saling berkesinambungan untuk memelihara apa yang telah dibangun oleh Pemerintah Desa.

“Ini merupakan akses penghubung antar beberapa RT dan RW, saya harap nantinya mobilitas dapat berjalan lancar sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat menuju lebih baik”, ungkap Sunandar.

Reporter : Yayan/Cahya
Redaktur : Dewi Pelangi

Segenap Direksi dan Keluarga Besar Perumdam Tirta Darma Ayu Mengucapkan Dirgahayu RI Ke 76

Segenap Direksi dan Keluarga Besar Perumdam Tirta Darma Ayu Mengucapkan Dirgahayu RI Ke 76

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Segenap Direksi dan Keluarga Besar Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu Provinsi – Jawa Barat.

Mengucapkan ” DIRGHAYU REPUBLIK INDONESIA ke 76″

Aku Cinta Indonesia
Negeri ini adalah negeri yang elok

Penuh warna dan keindahan
Negeri ini adalah negeri yang makmur

Tanah tumpah darahku yang mulia
Jayalah Negeriku. INDONESIA.

(Redaksi)

SDN Pasir Angin 02 laksanakan PTM dimasa PPKM Level 4

SDN Pasir Angin 02 laksanakan PTM dimasa PPKM Level 4

BOGOR.radarinformasi.com- Untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 yang terus meningkat, Bupati Bogor, Hj.Ade Yasin mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, MUI, Tokoh Agama, Pimpinan dan Ketua Ormas, PMI, Muspika, Pengurus PHRI, Apindo, Dewan Pendidikan, dan pengurus organisasi profesi lainnya untuk berperan aktif dalam penegakan PPKM Darurat, Sabtu (09/08/21).

Ketentuan PPKM Darurat yang dituangkan dalam Keputusan Bupati Bogor Nomor : 443/355/Kpts/Per-UU/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif melalui PPKM Darurat di Kabupaten Bogor, yang dimulai sejak 03-20 Juli 2021 kedepan, selaras dengan Instruksi Presiden tentang PPKM Darurat khusus Jawa dan Bali.

Maka seluruh daerah di Jawa dan Bali wajib melaksanakan instruksi itu tanpa ada perdebatan, sebab melihat kondisi saat masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan di Jawa dan Bali. Hal tersebut berlaku pula untuk jenjang pendidikan, baik untuk anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi pada enam provinsi, yaitu provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali wajib melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dan mengajar dari rumah sesuai ketentuan PPKM Darurat yang berlaku.

Namun sangat disayangkan, PPKM Darurat tersebut diabaikan oleh SDN Pasir Angin 02, terlihat Siswa-siswi mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menggunakan baju bebas.

Saat dikonfirmasi Hakiudin, S.Pd selaku Kepala Sekolah mengatakan bahwa PTM dilakukan atas persetujuan Wali Murid dan tetap menjalankan prokes yang berlaku.

“PTM baru berjalan beberapa hari koq dan itu juga atas permintaan Wali Murid, disini kita tetap menjalankan prokes, kita anjurkan untuk memakai masker, mencuci tangan dan juga menggunakan handsanitizer”, ujar Kepala Sekolah.

Akan tetapi prokes yang diterapkan pada kenyataannya tidak dapat berjalan sesuai harapan, karena di depan ruang kelas tampak kerumunan dari ibu-ibu yang mengantar jemput anaknya.

Red