Pekerja Kilang Balongan Salurkan 7,8 Ton Beras ZIS untuk Warga Desa Penyangga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Solidaritas pekerja PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar area kilang. Sebanyak 1.569 paket beras disalurkan kepada warga yang berhak menerima (mustahik) melalui Baituzzakah Pertamina (Bazma) RU Balongan, Kamis (5/3/2026).

Setiap paket bantuan berisi 5 kilogram beras premium. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari 7,8 ton beras. 

Distribusi bantuan telah dimulai sejak 2 Maret 2026 dengan menyasar dua desa penyangga utama, yakni Desa Majakerta dan Desa Balongan, dan akan dilanjutkan ke desa-desa lain hingga 10 Maret 2026.

Bantuan tersebut memiliki nilai tersendiri bagi keluarga besar Pertamina. Pasalnya, dana yang digunakan bukan berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pekerja muslim yang dipotong secara otomatis dari gaji bulanan mereka melalui sistem payroll.

Manager Production I sekaligus Ketua Bazma RU Balongan, Ari Wicaksono, mengatakan bahwa program ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus jembatan spiritual antara pekerja kilang dan masyarakat sekitar.

“Kami meyakini bahwa dalam setiap penghasilan yang kami peroleh terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan. 

Melalui zakat penghasilan yang dipotong setiap bulan, kami berharap keberkahan operasional kilang juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” ujar Ari.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menegaskan bahwa penyaluran ZIS ini merupakan bentuk nyata komitmen sosial perusahaan dan para pekerjanya terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami memulai distribusi di Majakerta dan Balongan karena kedua desa ini berada paling dekat dengan area operasional kilang. 

Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di bulan Ramadan, sekaligus mempererat hubungan dengan warga,” jelas Cecep.

Penyaluran bantuan beras tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh mustahik di desa-desa yang telah ditetapkan menerima haknya. 

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara pekerja Kilang Balongan dan warga sekitar.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Rapat Evaluasi dan Koordinasi Zakat, Perkuat Peran UPZ Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi bersama para Lebe se-Kecamatan Sukagumiwang dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa pada Jum’at (27/2/2026). 

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukagumiwang. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Indramayu terkait evaluasi dan koordinasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas

Dalam kegiatan tersebut, Camat Sukagumiwang diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos), Juniri, S.E., M.A.P.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rapat evaluasi ini menjadi momentum penting 
untuk:

1. Memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan UPZ.
2. Mengoptimalkan penghimpunan dana zakat.
3. Meningkatkan ketertiban administrasi dan pelaporan.
4. Mewujudkan pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.

Tujuan Kegiatan

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Sukagumiwang semakin profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola zakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Wujudkan Program Indramayu Berzakat, Desa Babadan Salurkan Zakat Pertanian Kepada 219 Mustahiq

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com – Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial melalui program “Babadan Berzakat”. 
‎
‎Pada tahun 2025 ini, Pemerintah Desa Babadan menyalurkan zakat pertanian (maal) dari para petani lokal, sebagai wujud nyata rasa syukur dan tanggung jawab sosial masyarakat agraris terhadap sesama.
‎
‎Kuwu Desa Babadan, Sugeng Sari Kuswanto, menjelaskan program ini merupakan inisiatif lama yang akhirnya dapat terwujud tahun ini. Terinspirasi dari mayoritas masyarakat Babadan yang bermata pencaharian sebagai petani pedagang dan nelayan, Sugeng ingin menunjukkan zakat bisa menjadi jalan untuk saling membantu dan membangun desa dari hasil bumi sendiri.
‎
‎“Terdapat sekitar 150 hektare lahan sawah di Babadan, dengan hasil panen mencapai 900 ton per musim. Jika dihitung dengan harga Rp6.500/kg, nilai perputaran ekonomi bisa mencapai Rp5 miliar dalam satu musim. Tetapi, manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dari situlah gagasan zakat pertanian ini muncul,” ungkapnya.
‎
‎Tahun ini, total zakat yang terkumpul berupa beras sebanyak 317,5 kilogram dan uang tunai sebesar Rp13.160.000. Selain itu, terdapat juga sumbangan dalam bentuk gabah hasil denda atas pelanggaran aturan panen, yaitu larangan bertani pada hari Jumat dan pembatasan waktu panen antara pukul 06.00 hingga 18.00. Denda maksimal sebesar 3 kuintal gabah ini masuk ke Pendapatan Asli Desa (PAD) dan kemudian disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.

Secara total, zakat pertanian tahun ini mencapai 18 kuintal 17 kilogram, ditambah 60 kilogram dari hasil denda panen. Sebanyak 175 penerima manfaat tercatat dalam distribusi zakat kali ini, masing-masing mendapatkan 5 kilogram beras. Pemdes Babadan juga menyisihkan dana untuk anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu sebanyak 44 orang, masing-masing menerima Rp100.000. Sisa kas sebesar Rp2,2 juta akan dimanfaatkan untuk kebutuhan sosial berikutnya.
‎
‎“Dengan zakat ini, kami ingin mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial. Dari petani Babadan, hasilnya kembali untuk masyarakat Babadan,” ujar Sugeng.
‎
‎Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan salam dari Bupati Indramayu Lucky Hakim dan memberikan apresiasi tinggi terhadap program “Babadan Berzakat”.
‎
‎“Program ini sangat baik. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Ini bukan hanya bermanfaat secara sosial, tetapi juga memiliki nilai ibadah yang tinggi. Saya harap ini bisa diterapkan juga di desa-desa lain di Indramayu,” ucapnya.
‎
‎Wabup menambahkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu memiliki visi besar melalui program REANG, yang salah satunya adalah “Indramayu Berzakat”. Menurutnya, zakat bisa menjadi alternatif mandiri untuk ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, jika dikelola secara transparan dan profesional.
‎
‎“Transparansi dan keterbukaan sangat dibutuhkan agar kita bisa terhubung dengan masyarakat. Saya bangga dan mendukung penuh kegiatan ini agar bisa berkelanjutan. Harapan saya, petani Babadan makin subur, pertaniannya makmur, dan solidaritas sosial tetap terjaga,” tambahnya.
‎
‎Acara ditutup dengan penyaluran zakat secara simbolis oleh Wakil Bupati Indramayu kepada perwakilan anak-anak yatim piatu, serta pembagian zakat beras kepada para lansia, didampingi oleh Camat Sindang dan Kuwu Babadan. 
‎
‎Momentum ini menjadi bukti nyata zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kekuatan sosial dalam membangun desa yang mandiri dan berkeadilan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Camat Tukdana Salurkan Bantuan BAZNAS untuk Imam Masjid, Marbot, Guru Ngaji, dan Lansia

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada imam masjid, marbot, guru ngaji, serta lansia di Kecamatan Tukdana. Bantuan yang diserahkan melalui Pemerintah Kecamatan Tukdana ini mencakup 39 penerima dari kalangan imam masjid, marbot, dan guru ngaji, masing-masing menerima Rp500.000, serta paket sembako untuk 130 lansia. Acara berlangsung di aula kantor Kecamatan Tukdana pada Jumat (14/03/2025).

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Camat Tukdana H. Mohamad Hidayat, S.A.P., M.A.P., Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Tukdana Kiyai Usman, S.Sos., serta tokoh agama dan para penerima manfaat. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara ulama dan umara serta sebagai bentuk nyata dukungan BAZNAS terhadap tenaga pengabdi agama dan kaum lansia di wilayah tersebut.

Ketua UPZ Kecamatan Tukdana, Kiyai Usman, mengungkapkan apresiasinya terhadap sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Kecamatan Tukdana dalam menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Penyerahan bantuan ini adalah wujud kepedulian BAZNAS terhadap para imam masjid, marbot, guru ngaji, serta lansia. Mereka memiliki peran penting dalam membangun kehidupan religius di masyarakat, khususnya di Kecamatan Tukdana,” ujarnya.

Bantuan ini bersumber dari zakat profesi, zakat mal, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Indramayu. Melalui program penyaluran yang transparan dan tepat sasaran, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dan meningkatkan kualitas layanan ibadah di lingkungan mereka.

Lebih lanjut, Kiyai Usman mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan guna mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para penerima serta menjadi penyemangat bagi kita semua untuk semakin peduli dan mendukung program BAZNAS,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Sukseskan Program Indramayu Berzakat, Wabup Berikan Apresiasi 2 Desa Pengumpul Zakat Maal Terbanyak

INDRAMAYU.radarinformasi.com Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu menggelar acara Safari Ramadan 1446 H / 2025 M di lingkungan eks Kawedanan Losarang. Jumat (14/2)

Kegiatan ini mencakup sosialisasi zakat serta penyaluran bantuan kepada masyarakat, santunan siswa/siswi tidak mampu, bantuan imam masjid, marbot masjid, dan guru ngaji yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial.  

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, dalam sambutannya mengapresiasi Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin atas program percepatan Indramayu Berzakat. 

“Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih luas mengenai manfaat berzakat serta meningkatkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Aspuri juga mengajak masyarakat Indramayu, khususnya mereka yang telah memenuhi kewajiban zakat, untuk menyalurkannya melalui Baznas Indramayu. Dengan demikian, dana zakat dapat dikelola secara optimal dan tepat sasaran untuk membantu mereka yang membutuhkan.  

Camat Cikedung, Encep RS, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati serta jajaran pemerintah dalam acara ini. Dia menyebutkan, menjadi tuan rumah dalam kegiatan Safari Ramadhan adalah suatu kehormatan bagi Kecamatan Cikedung.  

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin memberikan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di dua desa di Kecamatan Cikedung, yakni Desa Mundakjaya dan Jatisura. Kedua desa ini dinilai sukses dalam mengoptimalkan pengumpulan Zakat Maal, menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Indramayu.  

Dari laporan yang diterima, total setoran Zakat Maal dari seluruh desa di Kecamatan Cikedung tahun 2024 mencapai Rp358.562.000. Desa Mundakjaya tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan total Rp205.000.000, sementara sisanya berasal dari Desa Jatisura, Loyang, dan Jambak.  

Selain itu, program Infak Rp. 2.000 juga menunjukkan hasil positif, dengan total dana terkumpul sebesar Rp11.120.000. Desa Cikedung Lor menjadi desa dengan setoran infak tertinggi sebesar Rp4.340.000, disusul oleh Desa Jatisura, Mundakjaya, Cikedung, dan Jambak. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya infak dan sedekah.  

Wakil Bupati H. Syaefudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Cikedung yang telah menjadi contoh dalam pengelolaan zakat. Dia menekankan, Baznas berperan sebagai penyalur dan penerima zakat dari masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.  

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati juga menyampaikan salam hangat dari Bupati Indramayu Lucky Hakim dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan sinergi serta solidaritas demi kemajuan Kabupaten Indramayu. Dengan visi REANG, dia berharap Indramayu dapat berkembang sejajar dengan daerah lain di Provinsi Jawa Barat.  

Sebagai penutup, Wakil Bupati menitipkan pesan kepada masyarakat agar menjaga aset dan fasilitas yang telah dibangun serta terus menghidupkan semangat gotong royong. Dia berharap program zakat yang dikelola Baznas dapat semakin diperkuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Ribuan Orang Gelar Doa Bersama dan Terima Manfaat Zakat, Syaefudin: Sinergitas Program Indramayu Berzakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ribuan orang di Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang mendapatkan zakat, infak, dan sadaqah dari pemilik Toko Nur Cahya Indah. Kegiatan ini sebagai sinergitas antara pemerintah dan swasta dalam program Indramayu Berzakat. Senin (10/3)

Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengatakan, gerakan Indramayu Berzakat yang merupakan salah satu program unggulan di bawah kepemimpinan Lucky Hakim – Syaefudin merupakan harapan untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan di Kabupaten Indramayu.

Menurut Syaefudin, program Indramayu Berzakat ini selain menyasar para ASN yang terlebih dahulu berpartisipasi juga menyasar para pelaku usaha (swasta) dan masyarakat Kabupaten Indramayu. 

“Potensi zakat yang ada di kita sangat besar. Begitu pula dengan dukungan dari swasta dan pengusaha serta para darmawan ini sangat membantu program Indramayu Berzakat. Seperti halnya yang dilakukan pada hari ini, merupakan ikhtiar kita semua dalam mengentaskan kemiskinan di lingkungan tempat tinggalnya,” kata Syaefudin, ketika memberikan sambutan pada acara do’a bersama dan pemberian santunan, Minggu (9/3/2025) di Desa Lobener Lor Kecamatan Jatibarang. 

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Syaefudin menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Indramayu Lucky Hakim yang tidak bisa hadir secara langsung dan menugaskan dirinya untuk hadir di acara tersebut. 

“Pak Lucky Hakim menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini, kemudian berharap dan mendapat doa dari masyarakat untuk menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu,” katanya. 

Selanjutnya di bawah pemerintahan Lucky Hakim – Syaefudin pihaknya akan terus menjalin sinergitas bersama ulama dan umaro untuk bebarengan beberes Dermayu. 

Sementara Ketua Penyelenggara Suharjo Suryanto mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati yang diwakili Wakil Bupati Indramayu dalam kegiatan doa bersama dan pemberian zakat tersebut. 

“Terima kasih banyak atas kehadirannya dan semoga penyaluran zakat ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” kata Suharjo.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Wow, Camat Kebon Pedes Restui Para Kades Lakukan Pungli Bansos

Wow, Camat Kebon Pedes Restui Para Kades Lakukan Pungli Bansos

Bogor.radarinformasi.com– Dugaan praktik Pungli receh berjamaah dengan dalih untuk Zakat dan Infak yang dilakukan oleh seluruh Pemerintah Desa se-Kecamatan Kebon Pedes Sukabumi-Jawa Barat ini, ternyata di aminkan oleh Kurnia Lesmana,AP selaku Camat Kebon Pedes pada Rabu 21 April 2022, saat dikonfirmasi via telpon Wathsaap oleh radarinformasi.com, Kamis ( 21/04/22).

Kurnia dengan tegas mengatakan bahwa dirinya selaku Camat benar mengetahui adanya pemotongan BPNT dan BST minyak goreng presiden, dalam penjelasannya Kurnia mengatakan bahwa, “Kesepakatan para Kepala Desa se-Kecamatan Kebon Pedes ini bukan memotong, tapi sifatnya menghimbau para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar dapat secara langsung membayar atau menunaikan Zakat dan Infaknya ke UPZ desa atau kecamatan setelah menerima pembagian uang BPNT”.

“Benar bahwa kebijakan tersebut tentu bertolak belakang dengan Peraturan Pemerintah atau Permensos yang menyatakan tidak boleh adanya pemotongan sekecil apapun dengan  alasan apapun terhadap para Keluarga Penerima Manfaat (KPM)”, jelasnya.

Pernyataan Kurnia selaku Camat atas kebijakan Pemdes se-Kecamatan Kebon Pedes ini tentu akan menuai polemik di mata masyarakat, karena kita telah ketahui secara bersama-sama bahwa hukum Zakat dan Infak itu bersifat wajib bagi yang mampu, sedangkan dalam faktanya 80% para penerima manfaat BPNT ini adalah orang atau para pihak yang dianggap kurang mampu sebagai masyarakat yang terkena dampak Pandemi Covid 19.

Seharusnya Kurnia selaku Camat dapat mengarahkan para Kepala Desa  untuk dapat memberikan Zakat dan Infak atau berbagai terhadap para Keluarga Penerima Manfaat ini, bukan malah sebaliknya, mendukung kebijakan aneh karena harus menghimbau masyarakat yang kurang mampu untuk mengeluarkan Infak, lebih ironisnya lagi, Kurnia terkesan cuci tangan kepada para Kepala Desa saat radarinformasi.com menanyakan terkait  selisih senilai Rp. 14.000,00 dari pemotongan sebesar Rp. 50.000,00  yang dilakukan oleh para Pemdes.

“Kalau soal sisa untuk Zakat senilai Rp.14.000,00 itu saya tidak tahu-menahu, dikemanakan, karena besaran infak yang kami maksud adalah sebesar Rp.31.000,00 untuk Zakat dan Rp.5.000,00 untuk Infak”, dalihnya.

Sungguh sangat miris dan memprihatinkan memang, karena masyarakat  yang menerima Bansos belum tentu merupakan masyarakat yang wajib mengeluarkan Zakat, bisa jadi diantara mereka ada yang berasal dari keluarga yang benar-benar tidak mampu atau jompo yang seharusnya menerima Zakat di hari Idul Fitri ini.

Red