Perkuat Kolaborasi Pertanian, Camat Sukagumiwang Pantau Sosialisasi Program Kemitraan Petani di BPP

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melakukan monitoring kegiatan sosialisasi Program Kerja Sama Kemitraan Petani yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukagumiwang, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Sukagumiwang, Dedi Nurhadi, S.E., yang mewakili Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP. Sosialisasi diikuti oleh para petani, kelompok tani, serta unsur terkait lainnya di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Program sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat sinergi antara petani dan mitra usaha di sektor pertanian. 

Melalui skema kemitraan, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Dedi Nurhadi menyampaikan bahwa kehadiran pihak kecamatan bertujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan sasaran program. Selain itu, monitoring juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi serta masukan dari para petani terkait implementasi kerja sama kemitraan di lapangan.

Ia menambahkan, program kemitraan petani memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. 

Dengan kemitraan yang terstruktur dan saling menguntungkan, petani diharapkan memperoleh kepastian usaha, mulai dari akses permodalan, pendampingan teknis, hingga jaminan pemasaran hasil panen.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dari narasumber terkait mekanisme kerja sama, hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta manfaat yang dapat diperoleh petani melalui program kemitraan tersebut. Diskusi interaktif juga berlangsung, di mana petani menyampaikan berbagai pertanyaan serta tantangan yang dihadapi di lapangan.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menyambut positif pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap program kemitraan petani dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh wilayah kecamatan. Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan serta pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan monitoring sosialisasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai, sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang dalam mendukung program strategis daerah di bidang pertanian.

(Sumber : Humas Kecamatan Sukagumiwang / Andika)

DPMD Indramayu Mantapkan Pilwu Digital 2025 Lewat Sosialisasi Teknis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Hybrid pada 10 Desember 2025. Tahun ini, mekanisme digital menjadi inovasi baru yang menuntut kesiapan teknis panitia di tingkat desa.

Model pemilihan digital mengharuskan panitia memahami cara kerja perangkat, alur pemungutan suara, hingga sistem keamanan data. Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu menggelar serangkaian sosialisasi teknis sebagai upaya memastikan proses Pilwu berjalan seragam dan aman.

Plt. Kepala DPMD Indramayu, Kadmidi, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjamin pelaksanaan Pilwu Digital sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Pilwu Digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana menjaga kepercayaan publik melalui proses yang tertata dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya dalam sosialisasi melalui Zoom Meeting, Kamis malam (4/12/25).

Sebagai bagian dari persiapan, perangkat pemilihan digital VoteNow mulai dikirim dari Gudang Pusat Bandung ke Indramayu melalui prosedur verifikasi berlapis. Pemeriksaan meliputi pencocokan ID perangkat, fungsi sistem, hingga pengamanan selama pengiriman. Distribusi ditargetkan selesai 7 Desember 2025, sebelum serah terima resmi antara Tim IT Pusat, DPMD Provinsi Jawa Barat, dan Pemkab Indramayu.

Setelah tiba di gudang kabupaten, perangkat akan dikirim ke empat titik area pada 8 Desember 2025 dengan pengawalan resmi, lengkap dengan Berita Acara Serah Terima (BAST). Di lokasi distribusi, KPPS Digital melakukan pengecekan penuh mulai dari pengaktifan tablet, login aplikasi, pengunduhan data pemilih, uji cetak, hingga memastikan perangkat dalam kondisi siap pakai.

Pada hari pemilihan, setiap TPS Digital dilengkapi dua bilik, masing-masing dengan satu tablet dan printer. KPPS bertugas memastikan perangkat berfungsi baik, menunjukkan kondisi data awal kepada saksi, serta memandu pemilih dari pemindaian QR hingga pencetakan resi pilihan.

DPMD juga menyiapkan prosedur darurat untuk mengantisipasi gangguan teknis seperti kerusakan perangkat, printer bermasalah, maupun pemadaman listrik, sehingga proses pemungutan tetap berjalan.

Dalam sosialisasi, turut dibahas jadwal pembukaan rekap suara, pengaturan segel perangkat, penempatan tim teknis di delapan titik, daftar kontak panitia sesuai SK, hingga penandatanganan SOP dan Juknis.

“Melalui persiapan matang dan sosialisasi yang menyeluruh, Pemkab Indramayu siap menyelenggarakan Pilwu Digital 2025 yang lebih transparan, akuntabel, aman, dan memudahkan masyarakat,” tegas Kadmidi.

(Andika/S/Diskom)

Dishub Gandeng Bunda PAUD Bangun Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Emas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya membentuk generasi yang disiplin berlalu lintas mulai digencarkan di Kabupaten Indramayu. Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Bunda PAUD Kabupaten Indramayu memberikan edukasi keselamatan jalan raya kepada anak-anak sejak usia dini.

Rabu (25/11/2025), sebanyak 500 anak PAUD dari Kecamatan Indramayu dan Sindang memenuhi Pendopo Kabupaten untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD).

Plt. Kepala Dishub Indramayu, Mardono, menuturkan bahwa SALUD dirancang sebagai media belajar anak-anak untuk memahami pentingnya keselamatan saat berada di jalan.

“Penanaman nilai disiplin berlalu lintas harus dimulai sejak dini agar kelak mereka tumbuh menjadi pengguna jalan yang tertib dan memahami aturan,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi ini tidak hanya sebatas mengenalkan rambu lalu lintas, tetapi juga membangun karakter keselamatan yang berkelanjutan guna menekan angka kecelakaan di masa depan.

Hal senada disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Indramayu, Ny. Idah Nuryani. Ia menilai pembiasaan sejak kecil akan menciptakan perilaku positif di masa dewasa.

“Anak-anak harus dikenalkan pada keselamatan berkendara sejak awal. Dengan begitu saat dewasa, mereka terbiasa patuh aturan dan menghargai keselamatan,” kata Idah.

(Andika/Sbr/Diskom).

Jasa Raharja Gandeng Ketua RT untuk Bentuk Agen Keselamatan Jalan Raya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan Jasa Raharja Indramayu. Bersama Satlantas Polres Indramayu, Dinas Perhubungan, Samsat, tim medis dari sejumlah rumah sakit, serta unsur pemerintah kecamatan, program pembentukan agen keselamatan jalan raya resmi digelar. Para Ketua RT, perangkat desa, dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Juntinyuat, Kandanghaur, hingga Kecamatan Indramayu turut dilibatkan sebagai agen keselamatan.

Kepala Cabang Jasa Raharja Indramayu, Afriyanti, menjelaskan pembentukan agen ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib dan aman dalam berkendara. Program tersebut dikemas melalui kegiatan Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban yang berfokus pada edukasi, inspirasi, serta pemberdayaan masyarakat.

“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan adanya agen ini, kami berharap kesadaran berkendara semakin meningkat dan angka kecelakaan terus menurun,” ujar Afriyanti.

Kanit Laka Satlantas Polres Indramayu, IPDA Masnan, bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Mardono, turut memberikan materi kepada agen keselamatan. Mereka memaparkan bahwa tingkat kecelakaan di daerah masih tergolong tinggi dan melibatkan berbagai kategori korban, mulai dari luka ringan hingga meninggal dunia. Karena itu, agen diminta aktif menyosialisasikan aturan berkendara, penggunaan fasilitas keselamatan, dan etika berlalu lintas kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye keselamatan berkendara. Kami memberikan pemahaman dan tips agar masyarakat dapat menghindari tiga perilaku pemicu kecelakaan,” jelas Masnan, yang diamini oleh Mardono.

Selain penyuluhan keselamatan, tim medis yakni dr. Ika M dan dr. M. Muhammad Luthfi Qolbie memberikan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan. Materi yang diberikan mencakup teknik penanganan korban, cara pemindahan tubuh yang tepat, hingga langkah darurat saat menemukan korban serangan jantung agar risiko fatal dapat diminimalkan.

(Andika/Sbr/Diskom)

Kasie Humas Polres Indramayu Pimpin Upacara di SMPN 2 Sindang, Sampaikan Pesan Moral dan Disiplin

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu Polda Jabar melanjutkan agenda pembinaan rutin ke sekolah-sekolah pada setiap awal pekan. giliran SMPN 2 Sindang menjadi lokasi kegiatan tersebut, dengan Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, SH, bertindak sebagai pembina upacara, Senin pagi (17/11/2025).

Upacara yang dimulai pukul 06.30 WIB itu diikuti oleh seluruh unsur sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga ratusan pelajar yang memenuhi lapangan upacara.

Dalam amanatnya, AKP Tarno yang hadir mewakili Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menekankan pentingnya kedisiplinan, etika, dan semangat belajar sebagai bekal masa depan generasi muda.

Ia menyoroti pentingnya hubungan harmonis antara guru dan siswa yang menurutnya idealnya tercipta layaknya hubungan orang tua dan anak, penuh kasih sayang, saling menghormati, dan saling mendukung dalam proses belajar.

“Guru mendidik dengan tulus, sementara siswa wajib menghormati dan disiplin. Itu bagian dari proses membangun karakter,” tuturnya di hadapan peserta upacara.

AKP Tarno juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi perilaku menyimpang, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, geng motor, minuman keras, hingga perilaku perundungan yang belakangan masih ditemukan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, tindakan-tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak moral dan masa depan pelajar itu sendiri.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti maraknya penggunaan media sosial di kalangan remaja. Para siswa diminta lebih bijak dalam mengakses dan menyebarkan informasi agar tidak terseret kasus penyebaran kabar bohong maupun pelanggaran etika digital.

Memasuki pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025, AKP Tarno juga mengajak pelajar yang sudah berkendara agar mematuhi aturan lalu lintas.

“Gunakan helm, patuhi rambu, dan siapkan surat kendaraan. Keselamatan adalah prioritas,” pesannya menutup amanat.

(Andika/Sbr/Humas).

Anggota DPRD Prov Sumut Paltak Siburian Lanjutkan Sosper dan Wasbang di Desa Pagar Batu

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil IX, Paltak Siburian kembali melanjutkan Sosialisasi Peraturan Perundang Undangan dan Wawasan Kebangsaan Terkait Perlindungan Konsumen didesa Pagar Batu Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara, pada Jum’at (22/08/2025).

Dalam arahan dan bimbingannya terkait sosialisasi peraturan perlindungan konsumen ini kepada para undangan dan masyarakat yang hadir mengatakan “ini semua sangat penting bagi masyarakat agar bisa nantinya ketika sudah ada masukan, ide dan pemikiran maka itu semua akan kita sampaikan kepada rapat dengan gubernur supaya digodok untuk menjadi peraturan daerah.

Makna dari sosialisasi peraturan perundang undangan perlindungan konsumen kepada masyarakat Desa pagar batu Kecamatan Sipoholon adalah agar masyarakat yang ada disini tidak dirugikan dan tidak ada intimidasi dari pihak yang memberikan pinjaman ketika masyarakat itu belum bisa memberikan pembayaran atau pelunasan.

Serta ketika masyarakat yang biasanya disebut sebagai konsumen melakukan transaksional dengan penjual atau pedagang ataupun pengusaha tidak mengalami kerugian maka disitulah perlunya dibuat peraturan daerah merujut kepada UU nomor 8 tahun 1999, ucapnya.

Sama halnya seperti pemaparan pakar hukum yang mendampingi Anggota DPRD, Togap Sianturi kepada masyarakat kalau Perlindungan konsumen itu adalah segala upaya untuk menjamin kepastian hukum dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen.

Adapun yang mencakup hak-hak konsumen, seperti hak atas keamanan, informasi, pilihan, dan didengar, serta kewajiban pelaku usaha untuk menyediakan barang dan jasa yang aman dan berkualitas sesuai dengan regulasi yang telah dituangkan di UU nomor 8 tahun 1999 tersebut, ujarnya.

Kenapa konsumen itu harus dilindungi, ya karena mereka berada pada posisi yang lebih lemah dibanding pelaku usaha dan dapat dirugikan akibat praktik bisnis yang tidak jujur atau berbahaya, seperti penipuan, penyebaran informasi yang menyesatkan, atau penawaran produk cacat. 

Dan perlu kita ketahui bersama, Perlindungan ini bertujuan untuk memastikan konsumen memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melindungi diri, mendapatkan hak atas produk berkualitas, keamanan, dan informasi yang benar, serta menciptakan lingkungan bisnis yang adil dan bertanggung jawab, tegasnya lagi.

Acara Sosper dan Wasbang yang dilaksanakan Anggota DPRD Sumut Dapil IX, Paltak Siburian ini dihadiri ratusan masyarakat desa pagar batu, tokoh masyarakat dan mewakili kepala desa Pagar batu kecamatan Sipoholon.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Anggota DPRD Prov Sumut Paltak Siburian Sebarluaskan Arti dan Makna Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Dapil IX

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sekretariat dewan Provinsi Sumatera Utara, salah satu anggota DPRD Provsu dari praksi Partai PDIP, Paltak Siburian melaksanakan Reses ke daerah pemilihan IX (Dapil IX) Toba, Samosir, Humbahas, Taput, Sibolga dan Tapteng.

Adapun maksud dan tujuan reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provsu ini yakni untuk menyebarluaskan Apa itu Arti daripada Ideologi Pancasila dan bagaimana bentuk Wawasan Kebangsaan yang sebenarnya ditengah tengah masyarakat Indonesia khususnya di kabupaten Tapanuli Utara.

Pelaksanaan kegiatan dipusatkan disekolah sekolah SMA dan SMK, seperti kemarin disekolah SMA dan SMP yang ada di Pahae Jae, Pahae Julu, Tarutung, Siatas Barita Dan hari ini dilaksanakan di SMK Nahanson Kecamatan Sipoholon dan dihadiri anggota DPRD Tapanuli Utara, Sabungan Parapat pada Jumat (22/08/2025).

Kepala sekolah SMK Nahanson, Rawi Sitinjak dalam sambutannya menyampaikan” kami para guru dan siswa serta mewakili masyarakat yang ada disipoholon ini berterima kasih atas kegiatan reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera ke kabupaten Tapanuli Utara ini kiranya bisa membawa warna warni yang baru dalam mengembangkan teknologi.

Kiranya harapan kami juga dengan adanya reses yang dilaksanakan Anggota DPRD Provsu Bapak Paltak Siburian saat ini dikecamatan sipoholon kabupaten Tapanuli Utara, segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tapanuli Utara, nantinya bisa tersampaikan serta terwujud.

Paltak Siburian dalam arahan dan bimbingannya kepada para undangan yang memadati aula GOR SMK Nahanson menyampaikan terima kasih atas sambutan dari masyarakat, guru dan para siswa/i Kecamatan Sipohon dan para tamu undangan yang telah hadir di gedung Yayasan St. Nahanson Paparat.

Disini saya hadir sebagai perwakilan rakyat Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan IX untuk menyampaikan dan menyebar luaskan akan apa itu dan bagaimana arti dan makna daripada Ideologi Pancasila serta Wawasan Kebangsaan saat ini ditengah tengah masyarakat Indonesia.

Maka dari itu, perlu saya sampaikan dan ingatkan kalau saat ini bahaya tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi, media sosial, hingga pengaruh narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, jadi dengan berbekal wawasan kebangsaan dan semangat belajar kiranya bisa menjadi kunci penting untuk menghadapinya, ujarnya.

Sementara itu, salah satu Praktisi hukum yang digandeng Anggota DPRD Provsu, Togap Sianturi untuk memaparkan tema reses menyampaikan “Perlu kita ketahui kalau Ideologi Pancasila ini adalah merupakan seperangkat prinsip dan nilai hidup yang menjadi dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia, yang mengajarkan untuk mengutamakan pentingnya persatuan, kemanusiaan, keadilan, dan musyawarah.

Sedangkan Wawasan Kebangsaan itu adalah cara pandang bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila untuk mempertahankan jati diri, keutuhan negara, dan mencapai cita-cita bangsa di lingkungan internal dan eksternal.

Ia juga berpesan agar kiranya para siswa bisa menjadikan ideologi Pancasila itu sebagai landasan dalam mewujudkan cita-cita melalui disiplin, toleransi, serta sikap saling menghormati dan menghargai sesama dimanapun berada, agar nantinya bisa menjadi cermin dan diterapkan oleh lingkungan sekitar, ucapnya.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Mayjen TNI (Purn) Fulad Ajak Mahasiswa Faperta Unsoed Jadi Agen Perubahan

PURWOKERTO.radarinformasi.com – Mahasiswa sebagai agen perubahan harus berani mengambil peran, bukan hanya mengkritik tetapi juga menggerakkan, tidak sekadar berpikir melainkan bertindak. Sebab, di tangan mahasiswa arah masa depan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan bermartabat akan ditentukan.

Pesan itu disampaikan Mayjen TNI (Purn) Fulad, mahasiswa S3 Ilmu Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), saat memberikan kuliah umum bertajuk “Peran Strategis Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Membangun Kesadaran Bela Negara dan Ketahanan Pangan Nasional”. Acara tersebut diikuti lebih dari 1.000 mahasiswa baru program D-3 dan S1 Fakultas Pertanian (Faperta) Unsoed Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Purwokerto, Jumat (15/8/2025).

Selain Fulad, kuliah umum juga menghadirkan pembicara Prof. Ir. Totok Agung Dwi Haryanto, M.P., Ph.D., dengan Dr. Agus Riyanto, S.P., M.Si., Ketua Jurusan Agroteknologi Faperta Unsoed, bertindak sebagai moderator. Hadir pula Dekan Faperta Prof. Dr. Ir. Sakhidin, M.P., beserta jajaran dosen.

Bela Negara dan Ketahanan Pangan

Dalam paparannya, Fulad menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas militer, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk mahasiswa. Hal ini sesuai amanat Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 dan UU No. 3 Tahun 2002.

Peran mahasiswa, menurutnya, antara lain menjaga nilai Pancasila, menangkal radikalisme, melawan hoaks, serta berkontribusi pada pembangunan sosial. Ia juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari bela negara, sebagaimana diatur dalam UU No. 18 Tahun 2012.

“Mahasiswa bisa mengambil peran melalui pengembangan pertanian urban, riset teknologi pertanian presisi, hingga promosi pangan lokal agar bangsa tidak bergantung pada impor,” tegas Fulad yang pernah bertugas sebagai Military Adviser Permanent Mission of the Republic of Indonesia to the UN di New York (2017–2019).

Inspirasi dan Tantangan

Fulad mencontohkan sejumlah gerakan kampus, seperti “Kampus Tangguh Pangan” UGM, “Komunitas Agropreneur” IPB, dan “Gerakan Sadar Pangan Lokal” Universitas Brawijaya. Mahasiswa Unsoed, katanya, didorong melakukan hal serupa melalui inovasi dan kolaborasi lintas disiplin.

Ia mengingatkan, tantangan yang dihadapi meliputi apatisme terhadap isu bela negara, rendahnya minat di sektor pangan, kesenjangan informasi, serta ketergantungan impor. Solusi yang ditawarkan antara lain pendidikan karakter berbasis Pancasila, inovasi pertanian digital, literasi media, dan kampanye konsumsi pangan lokal.

“Masa muda adalah fase penentu karakter dan pola pikir. Ini momentum tepat untuk menanamkan semangat perubahan. Pemuda adalah penentu masa depan bangsa, jangan sia-siakan kesempatan ini,” ujar Fulad.

Ia mencontohkan mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi yang berhasil mengelola kebun organik untuk mendukung kantin murah, membantu masyarakat sekitar, mengembangkan bisnis sosial berbasis pangan lokal, hingga melakukan kampanye konsumsi pangan nusantara melalui media sosial.

Dukungan Polda Jabar

Menanggapi pernyataan Fulad, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mendukung pentingnya literasi kebangsaan bagi generasi muda.

“Mahasiswa sebagai mitra strategis yang bersama-sama belajar dengan Mayjen TNI (Purn) Fulad harus berani mengambil peran, tidak hanya berpikir tetapi juga bertindak,” tegas Hendra, Sabtu (16/8/2025).

Di akhir kuliah umum, Fulad menegaskan kembali bahwa kesadaran bela negara dan ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan medan juang baru yang membutuhkan dedikasi, inovasi, dan kolaborasi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Hadirkan Solusi Nyata, Warga Sampaikan Aspirasi Langsung Lewat Jumat Curhat

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai sarana menampung aspirasi, keluhan, dan saran masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (8/8/2025) pukul 09.00 WIB di Ruang Mediasi Polres Bogor ini dipimpin oleh Kaurmintu Sat Lantas Polres Bogor, IPDA Nanang Sirojudin, S.H., dan dihadiri oleh perwakilan satuan fungsi serta Bhabinkamtibmas.

Dalam forum tersebut, warga Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, menyampaikan sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat, di antaranya maraknya akses judi online (judol), pinjaman online (pinjol), praktik pinjaman koperasi “Bank emok”, serta tindakan paksa oleh debt collector yang merampas kendaraan dan menimbulkan keresahan. Warga juga mengeluhkan aktivitas geng motor pada malam hari yang meresahkan, serta kondisi titik rawan kecelakaan yang diperparah oleh lampu penerangan jalan yang mati.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Bogor melalui perwakilan yang hadir memberikan penjelasan dan komitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan yang diberikan. Sosialisasi mengenai bahaya judi online, pinjaman ilegal, dan langkah yang harus diambil jika menghadapi debt collector akan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas setempat. Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan karang taruna dan perangkat desa guna mencegah keterlibatan anak-anak dalam tawuran dan aktivitas geng motor, serta meningkatkan upaya pengamanan di wilayah yang dinilai rawan.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Nimrod, S.H., menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan sarana komunikasi dua arah yang efektif antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pihaknya dapat menerima masukan langsung dari warga sekaligus menyusun langkah cepat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sinergi TNI-Polri Beri Penyuluhan Kenakalan Remaja di MTs Daarul Falah Citeureup

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 dan sebagai upaya preventif menjaga keamanan generasi muda, Bhabinkamtibmas Desa Puspasari Polsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar, Aiptu Beben Beni, bersama Babinsa Serda Hartono, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan terkait kenakalan remaja serta dampak hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung di MTs Daarul Falah Yayasan Budiniyah, Kampung Kranggan RT 01 RW 04, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Jumat (8/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Sosialisasi ini diikuti oleh para pelajar serta didukung oleh sejumlah pemangku kepentingan wilayah. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Desa Puspasari Abdul Muklis, Kasi PM Kecamatan Citeureup Yatna Permana, serta perwakilan dari Puskesmas Citeureup, dr. Faris dan Bidan Erna.

Dalam penyampaian materinya, Aiptu Beben Beni menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta penyimpangan perilaku di media sosial yang dapat berdampak pada proses hukum. Ia menekankan pentingnya peran lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentengi remaja dari pengaruh negatif tersebut.

Babinsa Serda Hartono juga memberikan imbauan kepada siswa-siswi untuk tetap menjaga kedisiplinan dan menjauhi perilaku menyimpang. Ia menambahkan bahwa sinergitas TNI-Polri dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa dalam menghadapi era keterbukaan informasi, personel Polri dituntut untuk sigap dan tanggap terhadap berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. “Seluruh jajaran wajib melaksanakan Buddy System dan cepat merespons setiap informasi yang diterima agar tidak terkesan lambat, serta harus mampu membangun sinergi yang kuat dengan tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan sembilan personel ke lokasi untuk memonitor dan mengamankan jalannya kegiatan. “Kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjamin kondusivitas wilayah. Kami pastikan kegiatan berjalan aman serta meminimalkan potensi gangguan seperti kericuhan, kemacetan, ataupun tindakan merugikan lainnya,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Sinergi antara aparat, pihak sekolah, dan unsur pemerintah desa menjadi kekuatan utama dalam menciptakan ketahanan sosial di lingkungan pelajar.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H. menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar segera melapor jika menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas atau indikasi tindak kriminal lainnya.

“Khususnya bagi warga yang mengetahui adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tanpa kejelasan payung hukum, hal tersebut masuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Segera adukan ke Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587. Operator kami siap melayani aduan dan laporan dari masyarakat,” ungkapnya.

Polsek Citeureup Polres Bogor berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam momen-momen penting nasional, untuk mencetak generasi muda yang sadar hukum dan berakhlak mulia.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule