Penataan Halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Indramayu Dimulai, Anggaran Capai Rp.622 Juta

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai merealisasikan proyek penataan halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu yang berlokasi di Kecamatan Indramayu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pekerjaan telah memasuki tahap awal. Sejumlah pekerja terlihat melakukan persiapan dan pengerjaan di area halaman kantor sebagai bagian dari proses penataan,” Sabtu (11/7/2026).

Mengacu pada papan informasi proyek, pekerjaan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp622.487.000. Proyek memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dan dikerjakan oleh CV Reyhan Putra Mandiri, yang beralamat di Desa Pekandangan Jaya, Kabupaten Indramayu.

Dengan nilai anggaran yang mencapai lebih dari Rp622 juta, pelaksanaan proyek diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.

Selain ketepatan waktu, kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat optimal, khususnya dalam mendukung aktivitas operasional Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu.

Transparansi dalam pelaksanaan proyek menjadi aspek penting yang perlu dijaga, mulai dari penggunaan material, metode pekerjaan, hingga pengawasan di lapangan. Pengawasan tersebut dilakukan oleh instansi terkait bersama konsultan pengawas sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, partisipasi masyarakat melalui pengawasan publik juga menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap proyek yang bersumber dari APBD. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan diharapkan berlangsung secara profesional, tepat mutu, tepat waktu, transparan, dan akuntabel.

Melalui penataan ini, halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu diharapkan menjadi lebih representatif, tertata, serta mampu mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Reporter : Andika

Pemkab Indramayu Rekonstruksi Jalan Sukaperna–Rancajawat, Perbaiki Akses Warga Tukdana

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan rekonstruksi ruas jalan Sukaperna–Rancajawat di Kecamatan Tukdana. Perbaikan ini dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan yang cukup parah di sepanjang jalur tersebut,” sejak Minggu (19/4/2026).

Ruas jalan dengan panjang sekitar 5,8 kilometer itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat dampak aktivitas proyek yang dijalankan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta kegiatan operasional Pertamina di wilayah setempat.

Pelaksanaan rekonstruksi jalan merupakan hasil kesepakatan bersama yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan. Dalam kesepakatan tersebut, proses pembangunan dilakukan secara kolaboratif antara Dinas PUPR, BBWS, dan Pertamina sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap infrastruktur yang terdampak.

Saat ini, pekerjaan konstruksi telah dimulai dari wilayah Sukaperna dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga Desa Rancajawat hingga mencakup seluruh panjang jalan yang direncanakan.

Melalui proyek ini, pemerintah daerah berharap kondisi jalan dapat kembali optimal sehingga mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas perekonomian warga di Kecamatan Tukdana dan sekitarnya.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Jalan Berlumpur Ancam Keselamatan Anak Sekolah, Warga Blok Darim Minta Pemerintah Segera Bertindak

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kondisi jalan menuju Blok Darim, Desa Kendayakan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, kian memprihatinkan. Saat musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi lintasan berlumpur, licin, dan berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, Jumat (23/1/2026), permukaan jalan dipenuhi genangan air dan lumpur tebal. Kondisi ini kerap menyebabkan pengendara roda dua tergelincir, terutama pada jam-jam sibuk saat warga beraktivitas dan anak-anak berangkat maupun pulang sekolah.

Sejumlah warga mengeluhkan kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan serius dari pemerintah desa maupun instansi terkait. Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat Blok Darim untuk beraktivitas sehari-hari.

“Kalau hujan jalannya licin sekali. Anak-anak sekolah sering jatuh. Jalan ini sudah rusak bertahun-tahun tapi belum pernah diperbaiki,” ujar salah seorang warga Blok Darim.

Selain mengancam keselamatan anak-anak, jalan tersebut juga memiliki peran vital bagi para petani. Jalan Blok Darim menjadi jalur utama pengangkutan hasil pertanian, terutama saat musim tanam dan panen padi. Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai menghambat aktivitas ekonomi warga.

Warga menilai kondisi tersebut sangat ironis, mengingat Blok Darim merupakan kawasan dengan tingkat kepadatan permukiman yang cukup tinggi. Infrastruktur jalan yang seharusnya menunjang mobilitas masyarakat justru berubah menjadi sumber risiko kecelakaan.

Masyarakat Blok Darim berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Indramayu segera turun tangan melakukan perbaikan. Warga menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan masa depan generasi muda.

(Sumber: Teja / Andika)