Sebuah Truck Fuso Terbalik Akibatkan Dua Pengendara R2 Tewas

BOGOR.radarinformasi.com– Kecelakaan lalu lintas pada Minggu 7 Januari 2024 sekitar pukul 10.00  WIB, yang melibatkan kendaraan empat (4) sepeda motor dan pengendara Truck Tronton Fuso No Pol B-9842-PYV yang diduga truck mengalami rem blong dan hilang kendali sampai terbalik. Senin(08/01/2024).

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto,SH,.MH., mengatakan bahwa awal mula terjadinya kecelakaan tersebut dimana Kendaraan truck Tronton Fuso bergerak dari arah Cigudeg menuju Leuwiliang dan setiba di TKP melintasi jalan menikung dan turunan, sopir truck yang belum diketahui identitasnya hilang kendali sampai akhirnya menabrak ke daratan sepeda motor Honda Revo yang belum juga diketuai identitasnya dan kembali menabrak tiang gardu  listrik lalu sepeda motor Honda Beat dan sepeda motor scoopy yang berada didepannya sampai akhirnya truck Tronton Fuso tersebut miring terbalik posisi ban kanan berada di atas.

Adapun identitas kendaraan laka lantas tersebut, diantaranya, sepeda motor jenis Honda Beat No Pol F-5088-PM, atasnama OMAN (37), seorang Buruh, Kp. Sperir Desa Tulis Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor mengalami luka robek di perut dan tangan kanan parah dan meninggal dunia di TKP, lalu 1 unit sepeda motor Scopy atasnama Ahmad Ridho (25), Pelajar, Kp. Lebak Pasar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mengalami luka dibagian kaki tangan lecet, 1 unit sepeda motor Honda Scopy atasnama Kayka Haura Dwi Trisyanti (25), pelajar, Kp. Lebak pasar Desa Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mengalami luka di kepala dan pipi, 1 unit sepeda motor Honda Revo tidak diketahui identitasnya mengalami luka bakar di badan kaki dan meninggal dunia di TKP, dan pengendara truck Tronton Fuso No Pol B-9842-PYV identitas belum diketahui, semua korban sudah di evakuasi di RSUD Leuwiliang dalam penanganan medis.

“Terjadinya Laka lantas tersebut adalah akibat pengendara sopir truck Tronton Fuso hilang kendali sehingga kelalaian  pengemudi sopir tersebut tidak konsentrasi dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat melintas tikungan yang disertai jalan menurun yang mengakibatkan kecelakaan dan memakan korban jiwa meninggal 2 orang, luka berat 3 Orang”.

“Dan saat ini dalam penanganan Laka lantas Polres Bogor dan Polsek Leuwiliang, adapun sopir truck Tronton Fuso yang kabur masih dalam pencarian, tindaklanjut proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut”, ujar Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pencuri Sepeda Motor Milik Kurir Paket Babak Belur Dihakimi Massa

BOGOR.radarinformasi.com– Pada hari Jumat, 22 Desember 2023 sekira pukul 19.30 WIB dimana dilaporkan adanya percobaan pencurian sepeda motor roda dua, Korban atasnama Reynaldi (28), pekerjaan buruh harian lepas, beragama Islam, Alamat Kp. Hegarsari Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Minggu (24/12/2023).

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto,.SH,.MH., mengatakan bahwa benar mendapatkan laporan adanya  percobaan Pencurian dengan Pemberatan sepeda motor merk Yamaha Fino YD A/T No Pol F-3413-FL , warna biru, tahun 2015, atasnama STNK ARIFAL Handani, alamat Kp. Cibatok Desa Cibatok Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, dimana dari keterangan korban Reynaldi sedang mengantarkan pesanan berupa paket dari Lazada kerumah Costumer yaitu Robi Ardiansyah  yang beralamat Kp. Jambu Desa Cibanteng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor, setelah sampai korban turun dari sepeda motornya untuk mengantarkan barang pesanan paket Lazada tersebut kerumah Costumer, namun korban tidak mencabut kunci kontaknya dimana jarak sepeda motor dengan jarak gerbang sekitar 4 meteran dan korban langsung menunggu pembayaran paket tersebut dari Costumer, seketika korban tidak sengaja menengok kebelakang sepeda motornya sedang dihidupkan mesin nya oleh seseorang yang tidak korban kenal, melihat itu lalu korban berteriak dan terdengar oleh warga sekitar dan akhirnya pelaku DRY (33) langsung dapat ditangkap dan diamankan serta langsung diserahkan ke pihak Kepolisian Polsek Leuwiliang berikut barang bukti sepeda motor roda dua korban.

“Setelah diserahkan ke Polsek Leuwiliang pihak kepolisian melakukan tindaklanjut penyelidikan serta pemeriksaan kepada korban pelapor Reynaldi dan Pelaku DRY (33) yang diduga melakukan percobaan Pencurian dengan Pemberatan tersebut dengan barang bukti sepeda motor roda dua, saat ini diduga pelaku sudah dalam pemeriksaan dan penahanan tindaklanjut proses penyidikan, dimana pelaku akan dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 Tahun”, ungkap Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus.

Sumbet Humas Polres Bogor

Bule

Miris,, Warung Obat Tramadol Berjualan Bebas di Lingkungan Agamis Desa Barengkok

BOGOR.radarinformasi.com– Meskipun sangat jelas tertuang dalam Undang-undang, bagi Pelaku jual beli obat golongan G tersebut masuk dalam tindak pidana penyalahgunaan obat-obatan yang bukan narkotika dan psikotropika dapat dikenai 2 (dua) pasal dalam Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yaitu Pasal 196 dan Pasal 197, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, namun peraturan tersebut hanya dianggap angin lalu oleh para pedagang jenis obat golongan G, Rabu (12/07/23).

Bagaimana tidak, warung yang berlokasi di Jl. Leuwiliang – Karacak, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor tersebut dengan terang-terangan berjualan obat jenis Tramadol dan Eximer, tanpa ada rasa takut dengan bebas mereka melayani pembeli yang sebagian besar berasal dari anak-anak yang baru menginjak remaja, miris memang, praktik jual beli obat haram tersebut seolah tidak tersentuh oleh pihak Aparat Penegak Hukum setempat, dengan leluasa mereka bebas bertransaksi setiap hari.

Ironisnya lagi Jalur tersebut merupakan daerah agamis, dimana terlihat wilayah tersebut ada beberapa pondok pesantren, terutama tak jauh jarak dengan pondok pesantren Mafazah.

Penjaga warung yang akrab disapa Black saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, “Saya hanya jaga, saya juga tidak tahu siapa pemiliknya, nanti saya coba sambungkan ke Korlap ya”.

“Atau kalau ga silahkan bertemu dengan BPD Desa Barengkok terkait warung obat ini, temuin aja biar lebih jelas”, ujarnya via WhatsApp.

Bule

Residivis Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polisi Setelah Dikepung Warga

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua yang sempat di kepung warga, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Leuwiliang Polres Bogor, pada Rabu 7 Juni 2023.

Diamankannya pelaku berinisial AA (27) tersebut berawal dari adanya informasi warga terkait adanya seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang telah dikepung oleh masyarakat, dari informasi tersebut pihak kepolisian mendatangi kelurahan Puraseda tempat diamankannya pelaku.

Kapolsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Agus Supriyanto,SH Mengatakan bahwa terhadap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor roda 2 tersebut yang telah diamankan ini merupakan pelaku curanmor yang melakukan aksi pencurian di wilayah Gambir Jakarta pusat dari pengakuan langsung pelaku.

“Terkait hal tersebut kami pun langsung berkoordinasi dengan Polsek Gambir untuk melakukan penyerahan tersangka maupun barang bukti perkara tersebut yang selanjutnya terhadap pelaku pun akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Gambir Jakarta pusat dan sudah di serahkan ke Polsek Gambir berikut Barang Bukti sepeda motornya”, jelas Kapolsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Agus Supriyanto.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kepolisian Evakuasi Jasad Seorang Santri yang Ditemukan Dalam Spiteng

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang anak laki-laki yang tinggal di wilayah Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sepiteng pada Rabu 7 Juni 2023. Kamis (08/06/2023).

Ditemukannya Korban AS (18) yang merupakan seorang Santri disalahsatu pesantren di wilayah Leuwiliang tersebut, berawal saat salahsatu santri yang sedang berada di kamar mandi mencium aroma busuk yang bersumber dari belakang kamar mandi.

Saksi yang merasa penasaran akan sumber bau busuk tersebut pun mencoba mengecek bagian belakang kamar mandi dengan cara menaiki ventilasi, hingga saksi pun dikejutkan dengan adanya sesosok mayat pada bagian dalam sepiteng.

Pihak kepolisian Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar yang menerima informasi terkait temuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan evakuasi terhadap jasad tersebut maupun menggelar olah TKP.

Kapolsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Agus Supriyanto, SH menjelaskan bahwa dari informasi yang kami dapat dari pihak pengurus pesantren, bahwa korban berinisial AS (18) Ini telah di cari keberadaannya sejak satu minggu yang lalu semenjak hilang dari lingkungan pesantren.

“Jadi korban hilang sejak satu minggu yang lalu, upaya pencarian terhadap AS sendiri sempat dilakukan dengan mencari di sekitaran pesantren ataupun dengan menanyakan kepada pihak keluarga, namun tidak membuahkan hasil, hingga pada akhirnya yang bersangkutan ini ditemukan telah meninggal dunia di dalam sepiteng yang berada di belakang kamar mandi, dari penyelidikan yang kita lakukan dugaan meninggalnya korban ini akibat terjatuh dari ventilasi kamar mandi”, jelas Kompol Agus Supriyanto.

“Jasad korban sendiri sempat kita evakuasi ke RSUD Leuwiliang guna dilakukan Visum et Repertum, namun dari pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan tindakan autopsi, hingga pada akhirnya jasad korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga korban untuk langsung di makamkan secara layak dan tidak dilakukan otopsi jenazah”, tutup Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bermodus Sebagai Petugas PLN Aksi Pencurian Terjadi di Leuwiliang Bogor, Pihak Kepolisian Gelar Penyelidikan

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang warga Desa kalong, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, menjadi korban pencurian di sertai dengan kekerasan pada Senin pagi (17/04/2023).

Pelaku yang beraksi seorang diri tersebut datang dengan bermodus sebagai petugas PLN yang hendak memeriksa meteran listrik, Pelaku yang masuk ke dalam kamar dengan kondisi yang tidak terkunci tersebut langsung mengambil sebuah handphone yang tergeletak di lantai saat sedang dicas.

Korban yang mengetahui aksi pelaku tersebut pun mencoba menghentikan aksi pelaku yang mencoba melarikan diri dengan sepeda motor hingga terseret sejauh 5 meter, namun usaha korban pun gagal usai motor pelaku yang korban pegang terlepas. Akibatnya kejadian tersebut korban pun mengalami luka memar dan lecet pada bagian pipi, mata, lutut, lengan, dan bagian pundaknya.

Kejadian tersebut pun langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar langsung direspon, yang mana pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan menggelar olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto, SH,.MH Mengatakan, “Saat ini kami telah meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian dan proses tindakan kepolisian dengan penyelidikan pun saat ini sedang terus kami dalami”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Masuk Lewat Jendela, Pencuri Gaspol Motor dalam Rumah, Polsek Leuwiliang Dalami Aksi Curanmor

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar melakukan penyelidikan terkait aksi pencurian kendaran yang terjadi di rumah warga Desa Sadeng, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Jum’at 7 April 2023.

Kapolsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Agus Supriyanto, SH,.M.H menjelaskan sepeda motor yang terparkir di dalam ruang tengah rumah dalam kondisi kunci tergantung tersebut berhasil dibawa kabur oleh pelaku, yang diduga masuk ke dalam rumah melalui jendela dapur. Senin (10/4/2023).

Kejadian tersebut pun baru diketahui oleh pemilik rumah pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB. Yang mana korban terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara kucing. Namun saat dilakukan pengecekan korban mendapati jendela dapur rumahnya dalam keadaan terbuka dan sepeda Motor yang terparkir di ruangan tengah telah tidak ada.

“Terkait aksi pencurian tersebut pun saat ini dalam penanganan pihak kepolisian dari Polsek Leuwiliang Polres Bogor yang telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP)”, tutur Kompol Agus.

“Bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi pencurian tersebut, sementara itu beberapa orang saksi yang berada di lokasi kejadian pun telah kita mintai keterangan”, tutup Kapolsek Leuwiliang.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Niat Bikin Konten Gantung Diri, Alhasil Nyawa Wanita (20) Malah Melayang

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang wanita berinisial W (20) yang tinggal di sebuah kontarakan yang berada di Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung pada seutas kain yang diikat di atas fentilasi pintu. Jum’at (3/3/2023).

Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam 1 maret 2023 tersebut berawal saat korban yang berkomunikasi dengan seorang temannya melalui sambungan Video Call ( Vidcall ) berbicara akan membuat sebuah konten bunuh diri, namun saat korban W (20) memperagakan tindakan gantung diri, korban terpeleset dari kursi yang menjadi pijakan kakinya.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto S.H., MH mengatakan bahwa saat kejadian tersebut rekan korban yang masih dalam sambungan video call Mencoba untuk menyelamatkan korban dengan berlari mendatangi rumah kontrakan korban, Namun setibanya di kontrakan korban W (20) telah dalam kondisi tergantung dan sudah meninggal dunia.

“Kami yang menerima informasi tersebut dan mendatangi lokasi kejadian pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban lalu dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Korban meninggal akibat jeratan pada bagian leher. sementara itu dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban”.

“Jenazah korban pun kita serahkan ke pihak keluarga korban untuk selanjutnya di makamkan secara layak. Atas kejadian tersebut pihak keluarga pun menerima dengan ikhlas bahwa kejadian yang menimpa anaknya tersebut merupakan sebuah musibah”, ungkap Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Warga Leuwiliang Digegerkan Temuan Jasad Pria Tergantung di Pohon Manggis

Warga Leuwiliang Digegerkan Temuan Jasad Pria Tergantung di Pohon Manggis

BOGOR.radarinformasi.com – Pria berinsial D (30) ditemukan tewas tergantung di wilayah Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Diduga pria tersebut sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Senin (16/1/2023).

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto, SH mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya, terdapat salahsatu saksi yang sedang beristirahat di saung kebun manggis.

“Bermaksud menuju Panorama Bukit Bintang dan sebelumnya beristirahat di saung kebun manggis,” kata Agus dalam keterangannya.

Ketika di saung tersebut, saksi terkejut melihat sosok pria dalam kondisi sudah tergantung di atas pohon manggis. Dari situ, saksi melaporkan temuannya kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian.

Hasil pemeriksaan, diketahui jasad tersebut berinisial D warga Leuwiliang. Dugaan sementara, pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Diduga korban tersebut meninggal dunia akibat gantung diri. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka akibat benda tumpul maupun benda tajam,” tutup Kapolsek.

Red

Pencarian Korban Hanyut di Leuwiliang Akhirnya Membuahkan Hasil

Pencarian Korban Hanyut di Leuwiliang akhirnya Membuahkan Hasil

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor. Pencarian korban hanyut Sofi Luna (11 th), warga Gunung Tangkil timur Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Kabupaten Bogor, yang hanyut di bantaran sungai Gunung Tangkil akhirnya membuahkan hasil.

Kejadian hilangnya korban bermula Pada Minggu 21 Maret 2021 pada pukul 16.30 WIB, korban Sofi Luna bersama tiga orang lainnya yaitu Aan Anisa Wati, Cantika dan Eka menuju sungai Gunung Tangkil dengan maksud untuk membersihkan rambutnya setelah sebelumnya Sofi Luna merayakan ulang tahun dengan cara dilempar telor ke kepalanya.

Pada saat di sungai Korban Sofi Luna bersama temannya yaitu Aan Anisa Wati bercanda dengan saling dorong sehingga membuat keduanya terjatuh dan terseret oleh arus sungai, yang mana sebelumnya sungai tersebut sedang dalam kondisi banjir setelah di guyur hujan lebat.

Teman lainnya yaitu Cantika dan Eka yang mengetahui kejadian tersebut pun berteriak meminta tolong, lalu kemudian tak berselang lama warga berdatangan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Leuwiliang.

Polsek Leuwiliang yang datang ke lokasi bersama Tagana dengan dibantu warga pun langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan Aan Anisa Wati, yang diketemukan sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian dalam keadaan lemas kemudian korban langsung di bawa ke rumah sakit Assyifa dan dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara itu Pencarian korban Sofi Luna yang di lakukan oleh Polsek Leuwiliang, Tim Tagana dan dibantu warga akhirnya membuahkan hasil pada Senin (22/03/2021), korban Sofie Luna (11 th) ditemukan di sungai Cikanniki Kp. Karekel Kecamatan Leuwiliang dan selanjutnya korban di bawa ke RS untuk di lakukan pemeriksaan namun korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal. “Atas kejadian ini keluarga korban pun menerima dengan ikhlas, bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah yang menimpa anaknya”, ungkap kapolsek Leuwiliang Kompol Ismet Inono S.H.

Sumber : Humas Polres Bogor

Red