
SUKABUMI.radarinformasi.com- Meskupun acara Muhibah Ramdahan 1444 H yang digelar di Masjid Al-Huriyah bertujuan mulia, yakni untuk menjalin talisilaturahmi antara Perangkat Daerah dan masyarakat, namun sangat disayangkan berbuntut memanas di antara Awak Media, hal tersebut terjadi lantaran Ading Ismail, S.o.S selaku Camat saat dikonfirmasi via Seluler bersikap arogan dan tidak menunjukkan etika sebagai seorang public figur serta melempar pertanyaan Awak Media ke beberapa Media lain, Jum’at (31/03/23).
Berawal dari dugaan adanya buka puasa bersama setelah kegiatan Muhibah Ramadhan usai, maka dari itu radarinformasi berusaha melakukan konfirmasi terhadap Ading, karena seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa sesuai dengan surat edaran Nomor 100.4.4/1768/SJ yang meminta para kepala daerah meniadakan kegiatan buka puasa bersama selama Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah.
Namun sangat disayangkan camat dengan nada tinggi mengatakan bahwa, “Maksudnya apa ya, siapa wartawannya tolong hadapkan ke saya”.
Saat radarinformasi menanyakan terkait maksud dari kalimat “hadapkan wartawannya ke saya”, Ading langsung menutup teleponnya.
Ia juga menjabarkan melalui pesan WA bahwa, “Maaf Bu saya lagi di jalan ga marah-marah , apakah kalau makan antar teman sejawat atau nyuguhin pimpinan kita masuk kategori buka bersama? Kalau yang saya tahu yang dilarang kalau pengusaha atau pejabat buka puasa dengan masyarakat, ini kan cuman tim disuguhi makan itu aja”.
“Ga ada yang ikut makan dari tokoh dan masyarakat jam 5 bubar Bu, silahkan konfirmasi ke wartawan yang hadir”, ujarnya via seluler sambil mengirimkan nomor kontak wartawan setempat dan blokir nomor wartawan yang konfirmasi.
Dari hasil pantaun radarinformasi.com, usai acara perangkat daerah yang hadir dalam acara tersebut, diajak oleh Ading Ismail untuk makan bersama saat bedug magrib berkumandang.
Reporter : Dewi












