Presiden Tekankan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat pada Hari Bhayangkara ke-80

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar pada Rabu (1/7/2026) berlangsung khidmat di Lapangan Polres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, amanat Presiden Republik Indonesia dibacakan oleh AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., di hadapan peserta upacara.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Presiden juga mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan pengabdian seluruh personel Polri yang telah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung stabilitas nasional.

Presiden menegaskan bahwa pengabdian Polri kepada masyarakat bukan hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga oleh setiap insan Bhayangkara.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden mengajak seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta membangun kedekatan dengan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Jadilah insan Bhayangkara yang lebih baik, lebih profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jadikan kepercayaan rakyat sebagai kehormatan utama dalam mengenakan seragam. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan dalam upacara tersebut.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Polres Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan maju melalui institusi kepolisian yang semakin profesional dan dipercaya publik.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

27 Pati Polri Naik Pangkat

JAKARTA.radarinformasi.com – Upacara kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) Polri digelar di Rupattama Mabes Polri. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 27 personel resmi mendapatkan kenaikan pangkat.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri pejabat utama Mabes Polri serta perwakilan keluarga dari para Pati yang menerima kenaikan pangkat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan juga amanah berupa kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar.

“Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan. Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar. Kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Jumat (12/9/2025).

Berikut daftar Pati Polri yang melaksanakan Korps Rapor:

2 personel naik pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, yakni:

Komjen Pol Karyoto, S.I.K. (Kabaharkam Polri)

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. (Kepala BNN)

7 personel naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, antara lain Kapolda Kalimantan Utara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.

18 personel naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, yang terdiri atas Wakapolda, pejabat utama Mabes Polri, Kapusjarah, dosen kepolisian, serta pejabat di BNPT dan BIN.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Prabowo: Polisi Terluka Saat Ricuh Akan Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

JAKARTA.radarinformasi.com– Presiden Prabowo Subianto menjenguk sejumlah anggota Polri yang mengalami luka saat mengamankan aksi unjuk rasa. Para personel yang dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur itu dijanjikan akan memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

“Semua petugas dinaikin pangkat, dinaikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” ujar Prabowo kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Prabowo menegaskan bahwa aparat berkewajiban melindungi massa aksi yang taat aturan. Menurutnya, hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi, hak menyampaikan pendapat dijamin oleh undang-undang, tapi ada ketentuannya, demonstrasinya harus damai, harus sesuai undang-undang,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, ketentuan undang-undang mengatur bahwa demonstrasi harus melalui izin resmi dan berakhir pada pukul 18.00 WIB.

“Jadi undang-undang mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin dan izin harus dikasih dan berhentinya 18.00,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut dirinya mendapat laporan adanya pihak yang sengaja memicu kericuhan dengan melakukan pembakaran dan menggunakan petasan berdaya ledak tinggi. Akibatnya, banyak polisi yang mengalami luka bakar.

“Di berbagai tempat saya dapat laporan datang truk-truk di situ ada petasan-petasan yang besar dan ini anggota banyak kena petasan, ada yang terbakar leher, ada paha, kebanyakan laki-laki terbakar alat vitalnya, ini menurut saya sudah perusuh, niatnya bakar,” katanya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Wujudkan Asta Cita Ketahanan Pangan Untuk pembangunan Nasional

JAKARTA.radarinformasi.com – Polri menegaskan komitmennya mendukung pencapaian Asta Cita pemerintah melalui peran yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti ketahanan pangan.

Melalui Satgas Pangan, Polri ikut memastikan distribusi komoditas vital, termasuk jagung, berjalan lancar serta terbebas dari praktik kecurangan, penimbunan, maupun spekulasi harga. Kehadiran aparat di lapangan menjadi jaminan keamanan bagi petani, pelaku usaha, hingga konsumen, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

“Pelaku usaha memiliki jaminan bahwa jalur distribusi lebih tertata. Sementara masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Senin (18/8/2025).

Dengan demikian, pengawasan distribusi pangan tidak hanya soal penegakan hukum tetapi juga bagian dari sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pencapaian tujuan Asta Cita.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan visi Asta Cita sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan nasional. Sebab itu, diperlukan sinergisitas serta kolaborasi seluruh elemen bangsa. 

“Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri” ujar Kapolri.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Komjen Dedi Prasetyo Resmi Dilantik Jadi Wakapolri

JAKARTA.radarinformasi.com – Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) dalam upacara di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/8/2025).

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan, sebelum dilantik menjadi Wakapolri, Dedi menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Jabatan tersebut telah diserahkannya langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Pada pagi hari ini telah dilaksanakan pelantikan Bapak Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri. Sebelumnya beliau menjabat Irwasum Polri, dan jabatan itu hari ini telah diserahkan kepada Bapak Kapolri,” ujar Sandi usai pelantikan.

Menurut Sandi, jabatan Wakapolri sempat kosong cukup lama karena berbagai pertimbangan, hingga akhirnya dipercayakan kepada Dedi. “Hari ini beliau resmi dikukuhkan menjadi Wakapolri,” tegasnya.

Sandi juga menyampaikan bahwa rangkaian serah terima jabatan pejabat Polri lainnya, termasuk sejumlah Kapolda, akan digelar pada Selasa (19/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Dedi menegaskan kesiapannya mendukung penuh Kapolri, terutama dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program Asta Cita.

“Pak Wakapolri sudah menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam menjalankan tugas, khususnya menindaklanjuti arahan Presiden dalam program Asta Cita agar segera dapat terealisasi di masyarakat secara maksimal,” kata Sandi.

Sebelum menjabat Wakapolri, Dedi memiliki rekam jejak panjang di tubuh Polri. Ia pernah menjabat Asisten Kapolri Bidang SDM, Kadiv Humas Polri, hingga Kapolda Kalimantan Tengah. Ia juga tercatat sebagai perwira tinggi Polri penerima penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena menjadi satu-satunya jenderal Polri yang menulis buku terbanyak.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polri Resmikan 8 SPPG dan Groundbreaking 205 Unit Serentak di Seluruh Indonesia untuk Akselerasi Program Makanan Bergizi Gratis

MALANG.radarinformasi.com – Polri melakukan langkah strategis dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan meresmikan delapan Satuan Produksi Pangan Gizi (SPPG) operasional sekaligus memulai pembangunan (groundbreaking) 205 unit baru secara serentak di seluruh Indonesia.

Acara dipusatkan di Desa Rembun, Kabupaten Malang, dan dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian, Irwasum Polri, jajaran Forkopimda, serta masyarakat. Momentum ini juga ditandai dengan panen jagung nasional yang disaksikan oleh 34 Polda dan penyerahan bantuan alat dan sarana pertanian (alsintan) berupa traktor, benih, pupuk, dan pestisida untuk mendukung pasokan bahan pangan lokal bagi dapur SPPG yang beroperasi.

Hingga Agustus 2025, progres pembangunan SPPG menunjukkan akselerasi signifikan. Sebanyak 27 unit telah beroperasi melayani 86.777 penerima manfaat per hari dan menyerap 1.344 tenaga kerja. Selain itu, 34 unit sedang dalam tahap persiapan akhir operasional, 155 unit dalam tahap konstruksi, dan 205 unit memulai pembangunan hari ini. Total 421 SPPG tersebut akan menjadi tulang punggung distribusi gizi bagi 1,47 juta orang per hari ketika seluruhnya beroperasi. Polri menargetkan 500 SPPG selesai pada akhir 2025 dan 1.000 unit pada 2026.

Kapolri melalui Irwasum Polri, selaku Ketua Gugus Tugas MBG Polri, menegaskan komitmen terhadap mutu melalui mekanisme Security Food Test yang wajib dijalankan oleh tim medis Polri (Pusdokkes, Bidokkes Polda, Urkes Polres).

“Inilah pembeda SPPG Polri: setiap produksi makanan wajib melalui uji keamanan untuk menjamin standar higienis, mencegah keracunan, dan memastikan gizi aman bagi penerima manfaat,” ujar Irwasum Polri Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo.

Keberhasilan program ini mengandalkan strategi kolaborasi Penta Helix yang melibatkan:

1. Pemerintah (TNI, Pemda, Kementerian/Lembaga),

2. Akademisi (ahli gizi, pangan, dan kesehatan),

3. Pelaku Usaha (UMKM, koperasi, kelompok tani),

4. Masyarakat (relawan, pengelola YKB), dan

5. Media dalam diseminasi informasi.

Pendekatan holistik ini tidak hanya memutus rantai stunting melalui intervensi gizi tepat sasaran, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan penguatan UMKM.

Irwasum Polri mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung program ini.

“SPPG adalah bukti Polri hadir membangun masa depan bangsa. Mari sukseskan program ini bersama demi melahirkan generasi sehat yang akan memimpin Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Rutan Kelas IIB Tarutung Ikuti Penandatanganan MoU Polri–Kemenimipas Secara Daring

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung mengikuti kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berlangsung secara hybrid di Ballroom B&C Shangri-La Hotel Jakarta. Kegiatan tersebut di ikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, beserta jajaran pegawai melalui live streaming YouTube Kemenimipas, Senin (4/8).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi beserta jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam Rapat Koordinasi Dukungan Manajemen Kemenimipas yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La Jakarta.

“Tidak hanya berhenti pada nota kesepahaman, mudah-mudahan sinergi ini akan membuat kita semakin solid dengan kerja sama yang selama ini sudah kita kerjakan. Tanpa kehadiran dan kolaborasi yang solid dari jajaran kepolisian, dalam berbagai tantangan di lapangan, tentu tidak dapat kita hadapi secara optimal. (Hal ini) mengingat Polri merupakan lembaga tertinggi negara terbesar yang memiliki jaring yang luas dan kapabilitas yang teruji,” ujar Menteri Imipas, Agus Andrianto.

Menteri Agus menyebut kerja sama ini merupakan tonggak awal yang penting bagi Kemenimipas sebagai kementerian yang baru dalam membangun sinergi kelembagaan. Apalagi, sejarah dan tugas-fungsi Kemenimipas tidak bisa dilepaskan dari peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara.

Kapolri Listyo Sigit selanjutnya menyampaikan pentingnya sinergi dan soliditas antarinstansi dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Adanya keberagaman tantangan yang dihadapi saat ini dan masa depan, perlu upaya bersama untuk terus bertahan dan melewatinya.

“Nota kesepahaman ini sebelumnya sudah berjalan selama lima tahun. Namun dengan semangat sinergi, ada beberapa penambahan. Nota kesepahaman ini akan membuat bagaimana kita melaksanakan tugas di bidang masing-masing akan lebih optimal,” terang Kapolri.

Adapun perjanjian kerja sama tentang Sinergitas Dukungan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Data dan/atau Informasi Tahanan, Anak, dan Warga Binaan, dan Tata Kelola Senjata Api Non Organik Polri/TNI, serta Peralatan Keamanan yang Digolongkan Senjata Api ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas; Mashudi; dan Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri; Syahardiantono.

Sementara itu, perjanjian kerja sama tentang Pendidikan dan Pelatihan Intelijen Dasar/Investigasi bagi Pejabat/Pegawai Imigrasi pada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Tahun 2025 ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Kemenimipas Yuldi Yusman; dan Kepala Biro Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri Susilo Teguh Raharjo.

Jalinan kerja sama ini diharapkan menjadi pondasi untuk Polri dan Kemenimipas menjadi lebih baik. Kolaborasi antara Kemenimipas dan Polri ini juga menjadi momentum untuk mempersiapkan penerapan KUHP 2023 yang akan berlaku tahun depan, khususnya dalam pelaksanaan pidana alternatif.

Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama ini turut disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi di lingkungan Kemenimipas, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan seluruh Indonesia termasuk Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Yudi Suseno dan juga Kabag Tata Usaha dan Umum, Endang Sriwati.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Prabowo Apresiasi Polri Bantu Peningkatan Produksi Pangan Nasional

JAKARTA.radarinformasi.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya dalam meningkatkan kedaulatan pangan nasional. Presiden menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi kunci keamanan suatu negara. Rabu (2/7)

“Polri juga ikut menjadi penggerak pembangunan Indonesia, serta mendukung langsung upaya kedaulatan pangan nasional,” ujar Presiden di Lapangan Silang Monas saat memberikan amanat di HUT Bhayangkara ke-79, Selasa (1/7/25).

Menurut Presiden Prabowo, Polri menunjukkan prestasi dan peran luar biasa dalam produksi jagung nasional yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah RI.

“Produksi jagung nasional mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah RI, dan peran Polri sangat signifikan di balik pencapaian ini, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya,” ungkapnya.

Presiden juga memuji inisiatif Polri dalam program strategis, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak dan ibu hamil dan menyusui. Hal itu menunjukan bahwa Polri terus berkontribusi dalam program memajukan bangsa.

“Saya mengapresiasi inisiatif pimpinan Polri yang secara langsung dan masif ikut serta dalam program strategis bangsa, termasuk pemberian makanan bergizi kepada rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan rakyat di masa depan. Hal itu disebutnya sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan anak-anak dan cucu untuk menyelamatkan masa depan bangsa.

Presiden Prabowo meminta Polri agar terus melanjutkan perjuangannya. Presiden juga mengingatkan agar Polri menjaga kepercayaan rakyat.

“Saudara-saudara, lanjutkan perjuangan ini, jaga terus kepercayaan rakyat, dan selalu utamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita,” jelasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Hadiri Upacara Sertijab dan Kenal Pamit Karo SDM Polda Jabar

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan acara Kenal Pamit Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jawa Barat, yang berlangsung secara khidmat di Aula Mapolda Jabar pada Kamis, (12/06/2025) Kegiatan ini menjadi momen penting dalam rangka regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi di lingkungan Polda Jawa Barat. Jumat (13/6)

Dalam kegiatan tersebut, Brigjen Pol. Harry Haryadi B. secara resmi melepas jabatannya sebagai Karo SDM Polda Jabar. Prosesi serah terima jabatan dilakukan dengan penuh rasa hormat, dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jabar, para Kapolres jajaran, serta tamu undangan dari berbagai satuan kerja kepolisian di wilayah Jawa Barat.

Kapolres Bogor, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian Brigjen Pol. Harry Haryadi B. selama menjabat sebagai Karo SDM. Beliau menilai bahwa sosok Brigjen Pol. Harry Haryadi telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan personel dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan Polda Jabar.

Tidak hanya itu, AKBP Rio Wahyu Anggoro juga mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru yang akan mengemban tugas sebagai Karo SDM Polda Jabar. Ia berharap ke depan sinergi dan komunikasi antar satuan kerja, khususnya antara Polres Bogor dan Biro SDM Polda Jabar, dapat semakin solid dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian yang profesional dan humanis.

Kehadiran Kapolres Bogor dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Polres Bogor terhadap penguatan institusi Polri melalui hubungan kerja yang harmonis dan suportif di tingkat kewilayahan. Momen serah terima jabatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kelanjutan kinerja organisasi, sekaligus memperkuat soliditas dan loyalitas dalam tubuh Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Korlantas Polri Resmi Mulai Tahap Sosialisasi Wujudkan Indonesia Zero Truk ODOL

JAKARTA.radarinformasi.com – Korlantas Polri resmi memulai tahap sosialisasi dalam rangka mewujudkan Indonesia menuju Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL). Senin (2/6)

Kakorlantas Irjen Polisi Agus Suryonugroho mengatakan sosialisasi akan berlangsung selama 30 hari ke depan, terhitung sejak 1 Juni 2025. Tahapan ini menjadi fase krusial dalam pelaksanaan rencana aksi menuju nihil ODOL yang telah dirancang secara menyeluruh.

“Tahap sosialisasi ini fokus, antara lain, pada pemutakhiran data intelijen lalu lintas, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan yang terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan dimensi kendaraan di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Kakorlantas, Minggu (1/6/2025).

Selain itu, tahapan ini juga akan fokus pada peningkatan kesadaran publik dan pendekatan persuasif, yakni melalui penyampaian informasi, imbauan, dan edukasi langsung kepada pengemudi dan pemilik kendaraan.

Kakorlantas berharap, para pemilik kendaraan dapat melakukan normalisasi terhadap kendaraannya yang tidak sesuai ketentuan maupun tidak mengoperasionalkan kendaraan tersebut guna mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Lebih lanjut, Kakorlantas menyebut tahap sosialisasi ini juga menjadi kesempatan penting untuk membangun pemahaman bersama dan memaksimalkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha transportasi, dalam mendukung transformasi menuju sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Menuju Indonesia Zero ODOL tidak hanya upaya penegakan hukum, tetapi juga gerakan bersama untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas nasional,” ujar Kakorlantas.

Kendaraan yang memiliki dimensi dan/atau muatan melebihi standar alias ODOL telah menjadi momok dalam sistem transportasi Indonesia. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, ODOL juga dapat membuat kerusakan sarana dan prasarana transportasi.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule