Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Indramayu Bentuk Unit Reaksi Cepat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polres Indramayu Polda Jawa Barat memperkuat upaya pemberantasan kejahatan jalanan dengan membentuk Unit Reaksi Cepat (URC). Tim khusus tersebut disiapkan untuk merespons secara cepat berbagai laporan dan aduan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Unit Reaksi Cepat tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., saat memberikan keterangan di Mako Polres Indramayu, Kamis (23/7/2026).

Kapolres menjelaskan, URC terdiri dari 10 personel pilihan yang didukung oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu serta jajaran polsek. Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat dalam memperkuat penanganan berbagai bentuk kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, premanisme, tawuran, hingga aksi geng motor.

Tim URC disiagakan sebagai garda terdepan untuk merespons secara cepat setiap aduan darurat masyarakat. Penanganan laporan juga terintegrasi dengan layanan Call Center Polri 110.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat.

“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu keamanan di Kabupaten Indramayu. Kami akan melakukan penindakan secara tegas dan tanpa kompromi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan.

“Masyarakat jangan takut untuk melapor. Segera sampaikan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aksi kejahatan, tawuran, premanisme, begal, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kami akan merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat dan terukur,” ujar Fajar.

Kapolres juga mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja guna mencegah keterlibatan mereka dalam aksi tawuran, geng motor, maupun kejahatan jalanan lainnya.

Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan, Polres Indramayu menyediakan layanan cepat Lapor Pak POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 0819-9970-0110 serta layanan darurat Call Center Polri 110.

Dengan pembentukan URC dan dukungan partisipasi masyarakat, Polres Indramayu berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

Polres Indramayu Ungkap Tawuran Maut di Lohbener, Empat Tersangka Diamankan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu Polda Jawa Barat mengungkap kasus kekerasan yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia dalam aksi tawuran antar remaja di Jalan Raya Desa Larangan, Blok Cilempong, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026). Pengungkapan kasus disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang saat memimpin konferensi pers di Mako Polres Indramayu, Kamis (23/7/2026).

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka. Korban diketahui merupakan seorang pelajar berinisial G (17) yang meninggal dunia akibat kekerasan dalam peristiwa tawuran.

Satu tersangka berinisial Y (16 tahun 4 bulan) diduga sebagai pelaku utama kekerasan fisik terhadap korban. Sementara tiga tersangka lainnya, yakni W (20), S (18), dan K (19), ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa dan menguasai senjata tajam berukuran ekstrem saat aksi tawuran berlangsung.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya berbagai jenis senjata tajam serta pakaian yang dikenakan para pelaku.

Kapolres Indramayu menyampaikan keprihatinan atas kembali terlibatnya anak di bawah umur dalam aksi kekerasan. Ia mengimbau orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya di luar rumah.

Polres Indramayu menegaskan komitmennya untuk menindak tegas berbagai bentuk kejahatan jalanan dan aksi tawuran yang mengancam keselamatan masyarakat serta mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau aktivitas yang dapat mengarah pada tindak kekerasan agar dapat segera ditangani.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

Polres Indramayu Ungkap 27 Kasus Narkoba, 29 Tersangka Diamankan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu Polda Jawa Barat mengungkap 27 kasus peredaran gelap narkoba selama periode Juni hingga Juli 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 29 orang tersangka beserta sejumlah barang bukti.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan pengungkapan kasus tersebut saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Indramayu, Kamis (23/7/2026).

Dari 27 kasus yang berhasil diungkap, sebanyak 21 kasus merupakan perkara narkotika, lima kasus terkait obat keras tertentu, serta satu kasus psikotropika. Pengungkapan tersebut dilakukan di 16 kecamatan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu seberat 233,7 gram, tembakau sintetis 100,76 gram, 2.403 butir obat keras tertentu, serta 40 butir alprazolam.

Selain itu, polisi turut menyita uang tunai, belasan timbangan digital, serta sejumlah kendaraan yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

Kapolres menegaskan, para tersangka yang berperan sebagai pengedar akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Sementara itu, tersangka yang berstatus sebagai pengguna akan diarahkan melalui mekanisme Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk mendapatkan penanganan rehabilitasi sesuai prosedur.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Indramayu dalam memberantas peredaran gelap narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

Presiden Tekankan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat pada Hari Bhayangkara ke-80

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar pada Rabu (1/7/2026) berlangsung khidmat di Lapangan Polres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, amanat Presiden Republik Indonesia dibacakan oleh AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., di hadapan peserta upacara.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Presiden juga mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan pengabdian seluruh personel Polri yang telah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung stabilitas nasional.

Presiden menegaskan bahwa pengabdian Polri kepada masyarakat bukan hanya sebatas menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama yang harus terus dijaga oleh setiap insan Bhayangkara.

Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden mengajak seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta membangun kedekatan dengan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Jadilah insan Bhayangkara yang lebih baik, lebih profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jadikan kepercayaan rakyat sebagai kehormatan utama dalam mengenakan seragam. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan dalam upacara tersebut.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Polres Indramayu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan maju melalui institusi kepolisian yang semakin profesional dan dipercaya publik.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Da’i Kamtibmas Polres Indramayu Resmi Dilantik, Perkuat Dakwah untuk Stabilitas Keamanan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui pelantikan pengurus Da’i Kamtibmas. Kegiatan silaturahmi dan pelantikan tersebut digelar di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Kamis (30/4/2026).

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., serta dihadiri Ketua Da’i Kamtibmas Polres Indramayu Muhamad Ali Murtadlo, S.Ag. (Gus Aldo), dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Indramayu, KH Amani Luthfi.

Melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, Kapolres menjelaskan bahwa Da’i Kamtibmas merupakan mitra strategis Polri yang berasal dari kalangan penceramah dan tokoh agama. Peran mereka dinilai penting dalam menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan keagamaan yang lebih humanis dan menyentuh.

“Program ini merupakan bagian dari upaya Polri mengedepankan pendekatan humanis dan religius dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujar AKP Tarno.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah peran utama Da’i Kamtibmas, di antaranya menjadi ujung tombak pencegahan gangguan keamanan seperti tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas melalui pembinaan umat secara berkelanjutan.

Selain itu, para da’i juga diharapkan aktif dalam menangkal penyebaran paham radikal, ekstremisme, dan intoleransi yang berpotensi memecah belah persatuan. Mereka juga berperan sebagai penyejuk di tengah masyarakat serta menjadi jembatan komunikasi dalam menyerap aspirasi warga.

Lebih lanjut, keberadaan Da’i Kamtibmas diharapkan mampu membantu Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Indramayu.

“Kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat segera berperan aktif di tengah masyarakat untuk membina umat dan menjaga kedamaian,” pungkas AKP Tarno.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Untung Rp96 Ribu per Tabung, Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan LPG di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Polres Indramayu melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan minyak dan gas bumi (migas) yang melibatkan praktik pengoplosan LPG bersubsidi serta penyelewengan BBM jenis Pertalite di wilayah Kecamatan Gantar.

Kasus tersebut diungkap dalam konferensi pers yang digelar di Aula Atmaniwedhana. Kapolres Indramayu, Mochamad Fajar Gemilang, didampingi Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, serta jajaran pejabat utama lainnya, memaparkan secara rinci modus operandi yang dilakukan para pelaku, Rabu (15/4/2026).

Dalam pengungkapan kasus LPG, petugas mengamankan seorang pria berinisial RW (40) pada Selasa (7/4/2026) di Kecamatan Gantar. Pelaku diketahui melakukan pemindahan isi gas dari tabung subsidi 3 kilogram ke tabung non-subsidi 12 kilogram menggunakan regulator yang telah dimodifikasi.

Kapolres menjelaskan, pelaku menggabungkan isi empat tabung gas 3 kilogram ke dalam satu tabung 12 kilogram. Gas hasil oplosan tersebut kemudian dijual dengan harga Rp160.000 per tabung. Dari praktik ilegal ini, pelaku memperoleh keuntungan hingga Rp96.000 per tabung.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu unit mobil Suzuki Carry pick-up warna hitam, 132 tabung gas LPG 3 kilogram dalam kondisi kosong, 54 tabung 12 kilogram kosong, serta 53 tabung 12 kilogram berisi gas hasil oplosan. Selain itu, disita pula peralatan yang digunakan untuk pengoplosan, seperti regulator yang telah dimodifikasi, selang, serta segel palsu untuk menyamarkan tabung hasil oplosan.

Selain kasus LPG, polisi juga mengungkap penyelewengan BBM bersubsidi jenis Pertalite. Seorang perempuan berinisial H (35) diamankan pada Kamis (9/4/2026) di wilayah yang sama.

Pelaku menggunakan modus dengan membeli BBM di SPBU menggunakan mobil pick-up putih dengan memanfaatkan tiga barcode milik orang lain agar dapat memperoleh Pertalite dalam jumlah besar. BBM tersebut kemudian dipindahkan ke dalam galon atau jerigen berkapasitas 15 hingga 35 liter untuk dijual kembali dengan harga di atas ketentuan subsidi.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil pick-up putih, 10 galon berisi Pertalite, belasan jerigen kosong, serta peralatan pendukung seperti corong dan selang. Selain itu, satu unit telepon genggam yang berisi data barcode pembelian turut diamankan sebagai bagian dari alat bukti.

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran. Ia memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh, termasuk melalui uji laboratorium dan pemeriksaan ahli di bidang migas.

“Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi masyarakat dari kerugian akibat praktik ilegal,” tegas Kapolres.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

H+3 Arus Balik, Jalur Pantura Indramayu Mulai Dipadati Kendaraan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Memasuki H+3 Idulfitri 2026, arus balik di jalur Pantura Indramayu mulai menunjukkan peningkatan. Meski puncak arus balik diperkirakan terjadi, volume kendaraan yang mengarah ke wilayah barat seperti Jakarta dan kawasan Purwasuka terpantau ramai lancar,” pada Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan pantauan tim Diskominfo sejak siang hari, kendaraan pemudik yang kembali ke kota tujuan mulai memadati ruas jalan Pantura. Lonjakan ini diduga dipicu berakhirnya masa libur bersama dan cuti Lebaran, sehingga para pekerja dan aparatur mulai kembali beraktivitas.

Kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah titik, di antaranya kawasan Posko Lohbener serta lampu merah By Pass Pantura di Desa Widasari. Arus kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor dan mobil pribadi dengan arah menuju barat.

Meski terpantau padat, arus lalu lintas masih tergolong lancar tanpa hambatan berarti, menyerupai kondisi saat arus mudik beberapa hari sebelumnya.

Salah seorang warga Jatibarang, Ningsih, mengaku harus lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut akibat meningkatnya volume kendaraan.

“Jalur Pantura wilayah Widasari sudah mulai padat oleh kendaraan arus balik. Kami harus ekstra hati-hati saat berkendara,” ujarnya.

Ia pun berharap para pemudik yang kembali ke daerah tujuan dapat sampai dengan selamat.

Hingga malam hari, arus kendaraan di jalur Pantura Indramayu masih terpantau ramai. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan dimulainya kembali aktivitas kerja di berbagai sektor.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Jelang Idulfitri 1447 H, Polres Indramayu Paparkan Hasil Operasi Pekat Selama Ramadan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Indramayu memaparkan hasil pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan kegiatan Cipta Kondisi yang digelar sepanjang bulan Ramadan. Hasil operasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, dalam konferensi pers pada Kamis (12/3/2026).

Kapolres menjelaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Operasi yang mengedepankan langkah preventif hingga represif ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, di antaranya aksi premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras ilegal, penyalahgunaan narkoba, hingga pelanggaran lalu lintas.

Dalam kegiatan Cipta Kondisi tersebut, Polres Indramayu berhasil mengamankan sedikitnya 76 orang. Dari jumlah tersebut, 15 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan 13 laporan polisi yang saat ini sedang diproses.

Selain itu, capaian signifikan juga diraih oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu yang berhasil mengungkap 29 kasus penyalahgunaan narkotika. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 36 orang tersangka yang terdiri dari pengedar, kurir, hingga pengguna.

Barang bukti yang berhasil disita antara lain 1.490 gram ganja, 178 gram sabu, serta 18.046 butir obat keras terbatas seperti Heksimer, Dextro, dan Tramadol. Petugas juga mengamankan sejumlah telepon genggam, uang tunai jutaan rupiah, serta beberapa unit kendaraan roda dua yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu.

Di sektor lalu lintas, aparat kepolisian juga berhasil menertibkan sekitar 500 unit knalpot yang tidak sesuai standar atau knalpot brong, baik melalui penindakan tilang maupun penyerahan secara sukarela oleh pemilik kendaraan.

Menutup keterangannya, Kapolres turut mengumumkan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan dimulai pada 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.

Dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, pihak kepolisian telah menyiapkan 17 pos pelayanan serta 28 pos pantau yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS Indramayu di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polres Indramayu Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pastikan Mudik Aman dan Lancar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Indramayu menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Lapangan Apel Mapolres Indramayu. Apel ini menjadi simbol kesiapan personel gabungan dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini,” Kamis (12/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti perwakilan Wakil Bupati Indramayu, Kodim 0616/Indramayu, pimpinan DPRD, serta sejumlah instansi terkait lainnya seperti Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Satpol PP, BPBD, dan mitra kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana sebagai wujud komitmen sinergi lintas sektor dalam pengamanan Lebaran.

Operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus utama operasi ini adalah memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri berjalan aman, tertib, nyaman, dan lancar.

Berdasarkan hasil analisis rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Pengamanan akan difokuskan pada berbagai objek vital, mulai dari masjid dan lokasi salat Idulfitri, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hingga simpul transportasi seperti terminal, stasiun, dan bandara di berbagai wilayah.

Selain itu, petugas juga akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga tawuran antar kelompok.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, kepolisian juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor-kantor polisi bagi warga yang akan mudik, sehingga dapat meninggalkan rumah dengan rasa lebih aman dan tenang.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang memprediksi kondisi cuaca berawan hingga hujan lebat.

“Personel diminta mengoptimalkan layanan kepolisian 110 agar dapat memberikan respons cepat dan solutif bagi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, soliditas dan koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat demi memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Sumber: TribrataNews Polres Indramayu

Andika

Wakapolda Jabar Tinjau Kesiapan Fasilitas SPPG Polres Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Indramayu dengan meninjau langsung kesiapan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang berlokasi di Desa Sukaurip, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jum’at (6/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jabar didampingi Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pelayanan gizi telah siap beroperasi sesuai standar kesehatan yang ditetapkan.

Saat meninjau lokasi, Brigjen Pol Adi Vivid memeriksa secara langsung fasilitas dapur utama serta infrastruktur pengolahan makanan. 

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari area penyimpanan bahan makanan, kesiapan peralatan masak berstandar industri, hingga sistem kompor yang telah terpasang di dapur produksi.

Dengan menerapkan protokol kebersihan yang ketat, seperti penggunaan masker dan penutup kepala, Wakapolda turut memastikan setiap ruang produksi memenuhi standar higienitas. 

Ia juga memperhatikan berbagai fasilitas pendukung, termasuk papan prosedur penyimpanan bahan pangan yang menjadi pedoman operasional bagi petugas.

Selain itu, sarana penunjang lain seperti rak peralatan berbahan stainless steel serta mesin sterilisasi perlengkapan makan turut diperiksa guna menjamin kualitas makanan yang dihasilkan tetap higienis dan aman dikonsumsi masyarakat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa keberadaan SPPG Polres Indramayu merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

“SPPG Polri di Polres Indramayu merupakan wujud dukungan kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi yang layak,” ujar AKP Tarno.

Ia menambahkan, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Polri berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal