Perhutani Bogor Dikunjungi DPRD Provinsi Banten

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat kunjungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi II Provinsi Banten tepatnya di Kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor pada Senin 25 Maret 2024. Selasa (25/03/2024).

Kedatangan Anggota DPRD diterima oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Maribaya Dudung, Kepala Urusan Teknik BKPH Aceng Gunawan dan Staf BKPH. Sedangkan hadir dari Anggota DPRD Komisi II, Ketua Iip Makmur, Wakil Ketua Yoyon Sujana, Sekretaris Oong Syahroni dan Segenap Anggota DPRD.

Dalam kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor, Ihsan Gilang Ramadhan menyampaikan bahwa kunjungan Pimpinan dan Anggota DRPD Komisi II Provinsi Banten adalah dalam rangka koordinasi mengenai tugas dan fungsi Perum Perhutani untuk perencanaan perlindungan hutan di wilayah Kabupaten Bogor serta peran Perhutani terhadap masyarakat.

“Kami apresiasi kunjungan ini dalam konteks koordinasi, diskusi serta sharing terkait perencanaan dan perlindungan hutan yang sudah diimplementasikan oleh Perum Perhutani BKPH Parung Panjang dengan prinsip 3P yaitu mengacu pada profit, planet dan people yang dikolaborasikan atau disinergikan agar pengelolaan hutan dapat berkesinambungan”, jelasnya. 

Sementara Iip Makmur mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja DRPD Provinsi Banten kali ini adalah untuk silaturahmi dan diskusi terkait peran Perhutani terhadap masyarakat khususnya yang bersentuhan langsung dengan hutan yang dikelola Perum Perhutani.

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

Perhutani Bersama SKK Migas Lakukan Sinergi Tanam Pohon di Bogor


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) lakukan penanaman pohon bersama di Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Maribaya BKPH Parung Panjang KPH Bogor, admnistratif Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor dengan tema “Sinergi Tanam Pohon”, pada Selasa (27/02/2024).

Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Perum Perhutani Endung Trihartaka, Kepala Divisi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (SDH) Achmad Basuki, Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Tedy Sumarto, Kepala Perencanaan Hutan Wilayah I Bogor Weda Panji Hutama, Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Kepala Seksi SDH Agus Darmaya beserta jajaran lingkup KPH Bogor dan dari SKK Migas hadir Kepala Divisi Formalitas George Nicolas Marsahala S beserta jajaran dari SKK Migas.

Dalam keterangannya Ade Sugiharto menyampaikan bahwa sinergi ini dalam rangka komitmen mengurangi emisi karbon dengan mendukung program net zero emission dan pihaknya selaku Administratur memfasilitasi serta menyediakan lokasi penanaman di petak 34g dan 34c-1 RPH Maribaya.

“Jenis tanaman dalam sinergi penanaman ini jenis alpukat miki dan alligator serta durian jenis unggul dengan luas areal tanam 10 hektar. Kami berharap sinergi ini berkelanjutan serta dapat berjalan dengan baik, selain dapat mengurangi emisi karbon diharapkan tanaman tumbuh baik dan ke depan tanaman produktif, bisa dinikmati, ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap sustainable development goals”, jelasnya.

Sementara George Nicolas Marsahala S dalam sambutannya mengatakan bahwa sinergi penanaman dengan Perhutani merupakan wujud komitmen SKK Migas terhadap lingkungan, dimana dengan penanaman ini SKK Migas turut memberikan sumbangan guna keberlanjutan lingkungan dan mengurangi pemanasan global.

“Kami ucapan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasamanya, semoga sinergi penanaman ini dapat berjalan baik dan lancar sebagaimana diharapkan”, tuturnya.

Reporter  : Maulana
Redaktur  : Dewi

Mahasiswa Kehutanan IPB Lakukan Penelitian di Perhutani Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor membantu memfasilitasi Mahasiswa Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) lakukan penelitian di RPH Jagabaya BKPH Parung Panjang pada Rabu 24 Januari 2024. Kamis (25/01/2024).

Pada kegiatan tersebut hadir Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan beserta jajaran dari Penguji Kayu, Kepala Tempat Penimbunan Kayu (TPK) dan Mandor serta Mahasiswa IPB Fakultas Kehutanan Sarwinda Agustin, Firly Salsabila dan Ilham Ramanosa.

Mewakili Administratur/KKPH Bogor Ihsan Gilang Ramadhan menuturkan bahwa kegiatan penelitian mahasiswa ini dalam rangka pemenuhan tugas akhir dan lokasi BKPH Parung Panjang dijadikan sebagai objeknya.

“Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan rujukan dalam hal perbaikan atau penyempurnaan terkait teknis maupun teoritis untuk efektivitas serta efisiensi dalam pekerjaan tebangan khususnya di BKPH Parung Panjang”, singkatnya.
Sementara Ilham Ramanosa menyampaikan terima kasih telah diberikan izin serta akses untuk melakukan penelitian di BKPH Parung Panjang.

“Sebelumnya kami orientasi lapangan dahulu, melihat kondisi lapangan terkait kegiatan hasil hutan mulai dari tebangan sampai pengangkutan serta diskusi masalah TUHH (Tata Usaha Hasil Hutan), sebagai gambaran dan dasar untuk menentukan topik dari tugas akhir berupa hasil penelitian yang relevan. Adapun ruang lingkup penelitian ini rencananya terkait dengan produktivitas pengangkutan kayu menggunakan truk beserta analisis keselamatan kerja, produktivitas jenis chainsaw dan produktivitas limbah kayu akasia.”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

ID Survey Lakukan Kegiatan Penanaman Pohon dan Peringati HUT ke-2 di Perhutani KPH Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Kolaborasi Perum Perhutani dengan ID Survey tampak pada kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia yang bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IDSurvey yang ke-2 yang dilaksanakan di Wisata Gunung Dago, Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor, pada Kamis 30 Nopember 2023. Jumat (01/12/2023).

Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono beserta jajaran, Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam BAPPENAS Vivi Yulaswati beserta jajaran, Direktur Utama PT. Surveyor Indonesia/IDSurvey Haris Witjaksono beserta jajaran, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perhutani Dewi Fitrianingrum, Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Tedy Sumarto, Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi dan Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Herul Nugraha berserta jajaran.

Dalam sambutannya Haris Witjaksono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan penanaman pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia serta memperingati HUT IDSurvey yang ke-2.

“Dalam kolaborasi ini, bibit yang digunakan adalah yang unggul dan produktif yang akan ditanam dibagi dalam 3 klaster sebanyak 2.021 pohon, yang terdiri dari jenis bibit durian, petai dan alpukat”, ungkapnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Perhutani atas dukungan dan kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan ini”, tambahnya.

Sementara dalam keterangannya mewakili Administratur/KKPH Bogor Erlandi menyampaikan bahwa pihaknya membantu mengakomodasi kegiatan ini, yang berada di wilayah kerjanya, tepatnya di RPH Jagabaya BKPH Parung Panjang dengan luas lokasi penanaman 8,96 ha.

“Kami turut mensukseskan kegiatan ini, semoga tanaman dapat tumbuh baik dan produktif”, singkatnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Field Trip dan Outbond Green Ambassador Terbaik 2023 di SEETF

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor menghadiri acara Field Trip dan Outbond peserta Green Ambassador Terbaik sejumlah 114 orang pada tahun 2023 di Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF) Bogor, pada Jumat 17 Nopember 2023. Senin (20/11/2023).

Acara yang berlangsung di SEETF, bersama Chalid Muhammad yang merupakan Dewan Pengawas Perum Perhutani sekaligus Ketua Institut Indonesia Hijau, diisi dengan kegiatan menarik, seperti diskusi mengenai lingkungan, games kekompakan (outbond) serta pentas seni. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Program Green Youth Movement yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk bertukar pengetahuan dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta meningkatkan pengetahuan mengenai isu-isu lingkungan hidup secara aktual.

Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia (RI) Siti Nurbaya Bakar didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian LHK Bambang Hendroyono dan Ketua Institut Hijau Indonesia Chalid Muhammad telah melantik wisudawan dan wisudawati dari Program Green Youth Movement menjadi para Green Ambassador di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta pada Kamis (16/11).

Pada acara tersebut hadir perwakilan dari Perhutani Kantor Pusat, Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi, Kepala Subseksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan KPH Bogor Syafrilis serta Pengelola SEETF dari PT. Palawi Risorsis yang merupakan anak Perusahaan Perum Perhutani.

Pada acara tersebut Chalid Muhammad mengatakan bahwa kegiatan di SEETF ini merupakan rangkaian Program Green Youth Movement, inisiasi Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan (LHK) dan Institut Hijau Indonesia serta terdapat kontribusi Perhutani dalam hal memfasilitasi para peserta dari 15 simpul belajar yang tersebar dari KPH-KPH di Perhutani.

“Diharapkan ke depan para Green Ambassador menjadi stimulan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat serta pada akhirnya akan menjadi calon pemimpin di masa yang akan datang yang peduli terhadap lingkungan hidup serta menginspirasi”, tuturnya.

Sementara Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi mengatakan bahwa kami mendukung acara ini dan berharap akan tumbuh kembangnya generasi muda sebagai pelopor, duta lingkungan hidup dan kehutanan serta melahirkan generasi cinta lingkungan yang arif dan tangguh serta senantiasa terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya dalam upaya kelestarian lingkungan.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Pasar Pasisian Leuweung di Kabupaten Bekasi


BOGOR.radarinformasi.com– Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor, pada Minggu 8 Oktober 2023 menghadiri kegiatan Pasar Pasisian Leuweung di Hutan Kota Setu Ajarwana, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Selasa (10/10/2023).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Kelompok Tani Hutan (KTH), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Tamansari, Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I.

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Ujungkrawang Denih Sutisna dan jajaran serta tamu undangan diantaranya Plt. Bupati Bekasi Dani Ramdan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian, Kepala CDK Wilayah I Iding Supriatna, segenap tamu undangan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas terkait di Kabupaten Bekasi serta Pimpinan Perusahaan Swasta di Kabupaten Bekasi.

Mewakili Administratur/KKPH Bogor, Denih Sutisna menyampaikan bahwa melalui program Pasar Pasisian Leuweng terdapat harapan dan peluang besar untuk mempromosikan hasil produk andalan Pelaku UMKM, Petani Milenial dan Kelompok Tani Hutan di sekitar Kawasan Hutan Muaragembong melalui skema pemanfaatan kawasan hutan.

“Terdapat 3 (tiga) potensi peluang  usaha yang dapat dikembangkan, yaitu (1) Budidaya Perikanan Pola Silvofishery (2)  Jasa Lingkungan Usaha Wisata Hutan Mangrove (3) Produksi pangan dari bahan buah Mangrove. Dari ketiga potensi usaha tersebut sejalan serta turut mendukung upaya pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan atau yang disebut Green Economy”, tuturnya.

Sementara Dani Ramdan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat atas penyelenggaraan Pasar Leuweng di Kabupaten Bekasi dan momen ini mudah-mudahan akan menjadi motivasi bagi Pelaku UMKM, Petani Milenial dan Kelompok Tani Hutan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Selaku Bupati, kami dan dinas terkait akan selalu mengawal program-program produktif dari Pemprov untuk diterapkan dan disosialisasikan kepada semua pihak terkait, para pelaku usaha di bidangnya masing masing, karena Kabupaten Bekasi potensial bagi pengembangan usaha seperti UMKM pertanian, usaha wisata, perikanan dan usaha pemasaran digitalisasi”, tuturnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Monev Kerjasama dengan PT. Alam Indonesia Raharja

BOGOR.radarinformasi.com- Pada Kamis 31 Agustus 2023 Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor melakukan Monitoring dan Evaluasi kerjasama agroforestry dengan PT. Alam Indonesia Raharja di bidang penanaman tanaman sereh wangi berlokasi di Petak 33H RPH Maribaya BKPH Parung Panjang Administratif Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Sabtu (02/09/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor diwakili oleh Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (Renbangbis) Agus Suhendar, Kepala Subseksi Perencanaan Wikandi beserta staf, perwakilan PT. Indonesia Raharja Moch. R Budi Yuwono beserta Tim dan Ketua LMDH Bina Lestari dan anggota.

Kepala Sub Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (Renbangbis) Perhutani Bogor, Agus Suhendar mengatakan bahwa Monev ini dalam rangka perpanjangan kerjasama yang akan berakhir pada September 2023.

“Pada monev ini ada permintaan dari PT. Alam Indonesia Raharja untuk perluasan lokasi kerjasama untuk peningkatan produksi penyulingan daun serai wangi, sehingga kedepan produksi dapat dilakukan setiap hari”, ungkapnya.

“Kami akan akomodir permintaan tersebut guna peningkatan kapasitas produksi, karena koordinasi berjalan dengan baik, kooperatif dan variable sharing dari produksinya pun sudah ada. Kedepan harapan kami dengan berjalannnya kenaikan produksi maka ada juga kenaikan variable sharing ke Perhutani”, tuturnya.

Sementara dalam keterangannya perwakilam PT. Alam Indonesia R Budi menyampaikan terima kasihnya atas kerjasama yang telah terjalin.

“Saya berharap permohonan terkait penambahan perluasan lokasi kerjasama penanaman serai wangi dapat segera terealisasi sehingga pabrik penyulingan dapat berproduksi setiap hari”, pungkasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Seminar Hasil Praktik Umum Fakultas Kehutanan UNB


BOGOR.radarinformasi.com– Pada Sabtu 26 Agustus 2023 Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (Bogor) menghadiri undangan Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa dalam Seminar Hasil Praktik Umum Pengelolaan Hutan Lestari XXXII, bertempat di Ruang Rapat Rektorat Universitas Nusa Bangsa, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Selasa (29/08/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto, Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Parung Panjang Herul Nugraha, Asper/KBKPH Ujungkrawang Denih Sutisna sementara dari UNB hadir Dekan Fakultas Kehutanan Luluk Setyaningsih dan beberapa Dosen.

Administratur/KKPH Bogor dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya menjadikan Perhutani KPH Bogor sebagai tempat praktik, artinya Perhutani masih diperlukan keberadaannya.

“Semoga dengan adanya praktik ini dapat menambah wawasan bagi mahasiswa dan bermanfaat untuk eksistensi Perhutani KPH Bogor dan bisa menjadi bahan evaluasi”, ujarnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kehutanan UNB Luluk Setyaningsih menyampaikan terima kasihnya atas penerimaan dan fasilitasi mahasiswa UNB dalam praktik umum serta kami undang Administratur KPH Bogor beserta jajaran dalam presentasi hasil seminar untuk dapat memberikan tanggapan dan diskusi.

“Dalam Seminar Hasil ini, dipresentasikan oleh 2 (dua) kelompok, kelompok 1 (satu)  mempresentasikan hasil perencanaan, pembinaan hutan dan pemanenan hutan hasil kayu di BKPH Parung Panjang sedangkan kelompok 2 (dua) presentasikan pemanenan hasil hutan non kayu, konservasi Sumber Daya Hutan dan Kelola Sosial di BKPH Ujungkrawang”, tuturnya.

“Semoga kerja sama, sinergi terus terjalin baik serta berkelanjutan”, pungkasnya.

Reporter  :  Maulana
Redaktur  :  Dewi

Perhutani Bogor dengan Pemkab Bogor dan IPB University Bahas IPB Innovation Valley


BOGOR.radarinformasi.com–  Perhutani (23/08/2023)I Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Institut Pertanian Bogor (IPB) membahas IPB Innovation Valley, pada Rabu (23/08) bertempat di Ruang Rapat Ciliwung Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kabupaten Bogor.

Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto hadir pada kesempatan tersebut. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin dan dari IPB, Rektor Arif Satria beserta Wakil Rektor Ernan Rustiadi.

Administratur/KKPH Bogor Ade Sugiharto mengatakan bahwa kawasan IPB Innovation Valley berada di Kecamatan Jonggol, berbatasan dengan kawasan hutan RPH Gunung Karang BKPH Jonggol KPH Bogor.

“Kami menyambut baik rencana tersebut sehingga nilai lahan hutan bisa lebih tinggi dari saat ini”, ucapnya.

Sementara Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan bahwa dengan adanya IPB Innovation Valley ini, pemekaran Kabupaten Bogor Timur dapat segera terwujud.

“Kabupaten Bogor memiliki daerah yang sangat luas, akibatnya pembangunan tidak merata, insfrastuktur dasar pun kurang perhatian sehingga tidak terawat dan hancur, serta masih banyaknya masyarakat Kabupaten Bogor yang belum sejahtera”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Rektor IPB Arif Satria mengatakan bahwa IPB Innovation Valley merupakan kawasan terintegrasi kampus IPB.

“Nantinya akan dibangun dengan sistem pertanian dan pengembangan lainnya. Harapannya masyarakat ikut terdampak sehingga perekonomian lebih maju”, ucapnya.

(Kom-PHT/Bgr/Gin)

Reporter  : Maulana
Redaktur  : Dewi

Distanhorbun Bantu 500 Bibit Durian Matahari Untuk LMDH Cikutamahi Jonggol

BOGOR.radarinfornasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor diwakili Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jonggol, Ade Soma menyaksikan penyerahan bantuan bibit durian matahari sejumlah 500 pohon  dari   Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, diserahkan oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Wilayah XII kepada kelompok Lembaga Maayarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Cikutamahi dan Kelompok Tani Cikutaraharja, pada hari Rabu (27/06/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Koordinator Penyuluh Pertanian Tera Kertana, Asper, KBKPH Jonggol ,Ade Soma beserta  KRPH Cariu dan Tinggarjaya, Komandan Regu (Danru) Polhutan Mobil KPH Bogor, Aparat Pemerintahan Desa Cikutamahi sekaligus Kooordinator Gabungan Kelompok Tani Hutan ( Gapoktan) Desa Cikutamahi, Saefudin.

Budidaya tanaman durian matahari rencana akan ditanam dilahan kawasan hutan yang telah dikerjasamakan oleh masyarakat, petak 2 RPH Cariu, BKPH Jonggol KPH Bogor. Durian jenis matahari memiliki bentuk bulat dan dagingnya kuning dan sangat manis, baunya pun tidak menyengat dan yang mengejutkan lagi, bisa berbuah dan panen 2 hingga 3 kali dalam setahun.

Dalam kesempatan tersebut Tera Kertana  menyampaikan, bahwa bantuan bibit tersebut dialokasikan untuk kelompok tani yang sudah bermitra dengan Perhutani.

“Semoga para petani menjaga amanah serta ditanam pada kawasan hutan dengan jumlah disesuaikan luas garapannya, sehingga buah durian matahari kelak   menjadi  komoditas unggulan kelompoknya”, harapnya.

Administratur Perhutani KPH Bogor  melalui  Ade Soma selaku Asper diwilayah Jonggol menyampaikan apresiasinya atas  bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor bagi mitra kerja yang mengelola kawasan hutan Perhutani.

“Semoga bantuan ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya sebagaimana Hak dan Kewajiban yang disepakati pada  Kesepakatan Kerjasama”, ujarnya.

Lebih lanjut Ade Soma menyatakan Kegiatan penanaman bibit durian matahari agar dilaksanakan dengan pola Agroforestri, dengan tetap menjaga kelestarian hutan dan menjaga tanaman pokok kehutanan”, ujarnya.

Sedangkan Ketua Kelompok Tani Cikutaraharja Sahim alias Adul menyampaikan ucapan terimakasih kepada Distanhorbun Kabupaten Bogor, dengan bantuan berupa bibit durian matahari ini.

” Kami selaku mitra Perhutani KPH Bogor  akses memanfaatkan lahan kawasan hutan dengan pola  agroforestry akan kami laksanakan sesuai dengan kesepakatan bersama dan tetap menjaga tanaman pokok yang ada”, ungkapnya.

Reporter  : Maulana
Redaktur  : Dewi