Perhutani Berikan Bantuan TJSL Non PUMK ke PAUD di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non Pendanaan Usaha Mikro & Usaha Kecil (TJSL Non PUMK) ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Ikhlas II di Laladon Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor pada Rabu (28/08), penyerahan bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor. Sabtu (31/8)

Hadir pada kegiatan tersebut Administratur KPH Bogor Muhadi, Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum & IT Wanti Hadi Kusumawati, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya beserta Kepala Subseksi Keuangan Ali Mansyur dan dari Pengelola PAUD Al-Ikhlas II Nurina Martha Paramitha.

Pada kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan terkait bantuan TSJL yang diberikan merupakan partisipasi Perhutani serta kontribusi dalam rangka perbaikan sarana pembelajaran PAUD Al-Ikhlas II dengan bantuan senilai Rp 13.900.000,- guna meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar anak-anak PAUD.

“Kami harap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan sarana pembelajaran di PAUD walaupun nilai yang disetujui jumlahnya lebih kecil, untuk bantuan TJSL ini sifatnya simultan yang dianggarkan setiap tahunnya, sehingga pihak PAUD bisa kembali mengajukan untuk peruntukan yang lainnya”, ucapnya.

Sementara Nurina Martha Paramitha menyampaikan bahwa PAUD kelolanya merupakan kategori nonprofit yang tidak mencari keuntungan kepada peserta didiknya karena dari jumlah yang ada sekitar 50% nya adalah orang yang tidak mampu sehingga kami meringankan iuran bulanan dan mencari donatur untuk keperluan biaya operasional serta guru dan sarana, prasarana untuk menunjang kegiatan PAUD.

“Saya selaku pengelola mengucapkan terima kasih kepada Perhutani, melalui KPH Bogor atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan segera kami realisasikan untuk perbaikan sarana belajar mengajar agar lancarnya kegiatan belajar mengajar anak-anak PAUD”, jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Hadiri Kegiatan Penyerahan 3.000 Bibit Tanaman Produktif Inisiasi Asuransi Astra

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri kegiatan Peresmian Solar Panel dan Simbolisme Penanaman 3.000 Pohon Buah Produktif bertempat di Asuransi Astra Kantor Cabang Bogor pada Rabu (28/08). Sabtu (31/8)

Kegiatan merupakan inisiasi dari Asuransi Astra dalam program Estafet Peduli Bumi, hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor Muhadi beserta Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya dan dari Asuransi Astra hadir Chief Compliance & Risk Management Office Widya Adi Tjahjono, Regional Manager Jabar – Jateng Hendra, Manager Environment & Social Responsibility Abdullah Kholifah serta Branch Manager Asuransi Astra Bogor Sebastian Djoni Syukur dan Kelompok Tani Hutan (KTH) RPH Cipamingkis.

Pada kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan dukungannya terhadap program Estafet Peduli Bumi yang memiliki tujuan mewujudkan aksi sosial nyata dengan program kepedulian terhadap lingkungan berserta segala aspek di dalamnya dan mengucapkan terima kasih atas penyerahan 3.000 pohon produktif berupa tanaman buah-buahan yang diberikan kepada 3 KTH yang berada di RPH Cipamingkis, KPH Bogor.

“Kegiatan ini mendukung program atau kegiatan Perhutani khususnya di KPH Bogor dalam kegiatan penanaman pohon, kami berharap sinergi ini dapat berlanjut dalam kerangka pembangunan lingkungan yang berkelanjutan”, tuturnya.

Sementara Widya Adi Tjahjono mengatakan bahwa Asuransi Astra berusaha menjadi perusahaan yang berkontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan misi “menjadi warga usaha yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan mengelola lingkungan hidup secara berkesinambungan” dengan kegiatan penyerahan 3.000 bibit tanaman produktif yang akan ditanam di kawasan konservasi Cipamingkis yang merupakan wilayah kelola Perhutani KPH Bogor.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama dan sinergi yang sudah terjalin semoga ke depan semakin lebih baik”, ucapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Bersama BRIN Lakukan Pemanenan di Kerjasama Agroforestri Tanaman Jati-Garut

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor bersama Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) meninjau lokasi kerjasama Agroforestri Tanaman Jati dan Garut/Patat di RPH Maribaya BKPH Parung Panjang pada Rabu (28/08/24). 

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Kepala Subseksi Tanaman Herniwan, Komandan Regu Polhut KPH Bogor Endi Kuswandi dan anggota, KRPH Maribaya Dudung Supriatna, Kepala Urusan Teknik Kehutanan Aceng Gunawan dan dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN hadir peneliti Murniati, Dona Octavia, Mindawati, Hapsah dan Ahmad Junaedi. 

Dalam keterangannya Erlandi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama BRIN adalah pemanenan sampel dari tanaman garut di lokasi kerjasama Agroforestri JPP (Jati Plus Perhutani) dan tanaman garut di Petak 28B-2 dengan luas 0,2 ha di RPH Maribaya BKPH Parung Panjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahan hutan yang lebih produktif untuk keperluan penelitian. 

Sementara Murniati mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemanenan atau pengambilan sampel dari tanaman garut atau patat tersebut terkait produktivitas tanaman di lahan kawasan hutan dengan beberapa perlakuan yang berbeda diantaranya penggunaan pupuk dan faktor cahaya karena adanya naungan atau tajuk dari tanaman JPP selain dari faktor tanahnya. 

“Kerjasama Agroforestri ini adalah peruntukkan penelitian dengan optimalisasi pemanfaatan lahan hutan dalam rangka implementasi serta mendukung dalam program ketahanan pangan dan tujuan pembangunan berkelanjutan”, tuturnya. 

Reporter   : Maulana

Redaktur   : Dewi

KLHK Bersama Perhutani Cek Lokasi  Kerjasama Sumber Benih di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Perum Perhutani melakukan cek lokasi kerjasama sumber benih jenis tanaman Afrika (maesopsis) di Petak 30 RPH Cirangsad BKPH Jasinga Leuwiliang KPH Bogor pada Kamis (22/08).

Lokasi tersebut merupakan lokasi kerjasama kebun perbenihan antara Perhutani Forest Institute (Pefi) dengan KLHK melalui Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASHL) Citarum Ciliwung dan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah I.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani BKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma didampingi KRPH Cirangsad Adis Sukandar, KRPH Cigudeg Wawan Hermawan beserta jajaran dan Ketua LMDH Sekar Wangi Atok mendampingi tamu Tim dari BPTH Wilayah I yaitu Esty Siske Satioriny Staf Perencanaan dan Evaluasi Perbenihan bersama Ika Dana Pratiwi Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama dan dari BPDASHL Ciliwung Citarum Tuti Haryati Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pertama beserta tim.

Dalam pernyataannya Administratur KPH Bogor melalui Ade Soma menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim BPTH dan BPDAS sekaligus memberikan informasi bahwa sudah menjadi tanggung jawab kami untuk mengamankan kebun benih yang berada dalam pengelolaan Perhutani sebagaimana yang tertera dalam kerjasama, diantaranya Patroli dan Komunikasi Sosial dengan masyarakat dan pihak terkait guna mencegah dari gangguan keamanan hutan berupa penebangan pohon maupun kebakaran hutan.

Sementara itu, Tuti haryati menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan dan kerjasamanya selama ini dimana kondisi tanaman kebun benih dapat terjaga dengan baik.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Ika Dana Pratiwi juga menyampaikan bahwa saat ini institusinya tengah mendata seluruh kebun benih yang ada di wilayah kerjanya, terutama kegiatan yang dilaksanakan oleh BPDAS Citarum Ciliwung.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Lakukan Monev Perpanjangan Kerjasama dengan Brimob di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan monitoring dan evaluasi dalam kerjasama penggunaan kawasan hutan untuk latihan Brigade Mobil (Brimob) Polri di RPH Cipamingkis Hutan Pangkuan Desa (HPD) Sukawangi dan Wargajaya administratif Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor pada Kamis (22/08).

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Endang Rusmaya, Asisten Perhutani Bogor Denih Sutisna, Kepala Subseksi Perencanaan Wikandi, KRPH Cipamingkis Handri beserta jajaran RPH Cipamingkis dan dari Brimob Polri Komisaris Polisi, Eko dan Ajun, Komisaris Polisi Krido.

Dalam keterangannya Endang Rusmaya mewakili Administratur/KKPH Bogor mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk melanjutkan kerjasama yang sudah ada sebelumnya agar lebih baik lagi karena lokasi ini akan dijadikan sebagai tempat Latihan anggota Brimob dengan luas areal latihan 380.08 ha, petak 29, petak 30, petak 32, petak 33, petak 34 dan masuk dalam HPD Sukawangi dan HPD Wargajaya RPH Cipamingkis, BKPH Bogor.

“Untuk kelancaran kegiatan latihan ke depan atau selanjutnya kami bersama Brimob akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat atau kepada para penggarap dengan langkah melakukan pemberitahuan melalui surat dan pemasangan plang himbauan bilamana akan melaksanakan giat pelatihan dari Resimen 2 Brimob,” jelasnya.

Sementara itu, Eko juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini dalam rangka penyediaan lokasi kawasan hutan untuk kegiatan Latihan Resimen 2 Brimob.

“Semoga ke depan kerjasama semakin baik, senantiasa bersinergi positif untuk kedua belah pihak baik Perhutani maupun Resimen 2 Brimob,” pungkasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perkuat Sinergi, Perhutani Lakukan Koordinasi dengan Kejari Kabupaten Bogor

Bogor.radarinformasi.com -Dalam rangka membangun sinergisitas, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan koordinasi dengan Kejari (Kejaksaan Negeri) pada Kamis (08/08) bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong.


Koordinasi tersebut dipimpin oleh Administratur/KKPH Bogor Muhadi didampingi Wakil Administratur/KSKPH Bogor Erlandi beserta Kepala Subseksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan Syafrilis yang diterima oleh Kepala Kejari Kabupaten Bogor Irwanudin berserta jajaran.


Pada kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan terkait tujuan kujungannya, yaitu dalam rangka membina hubungan yang sudah terjalin baik dengan Kejari Bogor dengan adanya Nota Kesepahaman sehingga bisa lebih diperkuat lagi guna mengantisipasi serta penyelesaian masalah yang berkaitan dengan gangguan keamanan hutan di wilayah kerja Perhutani KPH Bogor, salah satunya adalah konflik tenurial.


“Terkait Nota Kesepahaman yang sudah ada saat ini, masa berlakunya sudah berakhir dan kami bermaksud melanjutkannya kembali dengan penandatangan perpanjangan nota kesepahaman antara Perhutani KPH Bogor dengan Kejari Kabupaten Bogor yang akan diagendakan”, ungkapnya.


Sementara Irwanudin menyampaikan bahwa pihaknya siap membantu dan mengkomodir sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam rangka pengoptimalan pelaksanaan dan fungsi dalam penyelesaian masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang berada di wilayah yuridiksi Kejari Kabupaten Bogor sehingga dapat meningkatkan efektivitas penyelesaian masalah hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan yang dihadapi oleh Perhutani KPH Bogor.


Reporter : Maulana

Redaktur : Dewi

Dukung Sanitasi Lingkungan, Perhutani Bogor Bantu Warga Puraseda Bangun MCK

BOGOR.radarinformasi.com – Mendukung sanitasi lingkungan Perum Perhutani KPH Bogor bantu warga di Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor membangun MCK (Mandi, Cuci dan Kakus) umum melalui Forum Masyarakat Pemakai Air Gunung Desa Puraseda pada Selasa (06/08).

Hadir pada kesempatan tersebut, Administratur/KKPH Bogor Muhadi, Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum dan IT Wanti Hadikusumawati, Asisten Perhutani (Asper) Jasinga Leuwiliang Ade Soma, Kepala Subseksi Keuangan Ali Mansyur dan Kepala Subseksi Kemitraan Perhutani Produktif Agustin Darsono serta perwakilan penerima bantuan, Ketua Forum Masyarakat Pemakai Air Gunung Nurjaya bersama anggota.

Pada kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan bahwa bantuan Pembangunan MCK dalam rangka membantu warga masyarakat yang memerlukan MCK dalam menunjang aktivitas kesehariaannya serta mendukung upaya pembangunan sanitasi lingkungan yang baik di wilayah ini.

“Sebelumnya kami telah memberikan bantuan untuk instalasi pipa/saluran air bersih guna terpenuhinya kebutuhan air bersih dan pedistribusian air bersih  senilai Rp 20.000.000,- dan untuk pembangunan MCK saat ini senilai Rp 12.000.000,-. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat atau warga yang menerima manfaat dan lingkungan menjadi lebih baik serta dapat berimplikasi positif untuk Perhutani khususnya Perhutani KPH Bogor”, tuturnya.

Sementara Nurjaya mengatakan bahwa pihaknya selaku Ketua Forum Masyarakat Pemakai Air Gunung Desa Puraseda mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Bogor atas bantuan yang telah diberikan. “Semoga Perhutani maju dan jaya sehingga bantuan TJSL dapat ditingkatkan dan bermanfaat lebih luas lagi”, ucapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Bersinergi dengan Stakeholder, Perhutani Bogor Hadiri Pasar Pasisian Leuweung Eduforest

BOGOR.radarinformasi.com – Bersinergi dengan stakeholder, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri Pasar Pasisian Leuweung Eduforest di Hutan Kota Bekasi Eduforest yang diadakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat melalui Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I di Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi pada Minggu (04/08). Senin (5/8/24)

Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/Kepala BKPH Ujungkrawang Edi Sunardi beserta jajaran, Pj. Bupati Bekasi, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, segenap Kepala Dinas Kabupaten Bekasi, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Iding Supriyatna, Camat Setu Kabupaten Bekasi, Danramil Setu Kabupaten Bekasi, Kapolsek Setu Kabupaten Bekasi, PT. Komatsu Undercarriage Indonesia, PT Antam Tbk, Bank BJB Cabang Utama, PT. Kuantum Saga Sekawan, Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Bekasi dan segenap undangan.

Di tempat terpisah Administratur/KKPH Bogor Muhadi menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap gelaran Pasar Pasisian Leuweung yang kembali diadakan di Eduforest, Hutan Kota Bekasi karena gelaran yang disambut positif dan antusiasme dari berbagai pihak terkait, utamanya yang menghasilkan produk hasil hutan, pertanian, perikanan, pariwisata dan produk UMKM lainnya.

“Semoga ke depan dengan adanya gelaran ini, produk-produk hasil hutan, terutama dari UMKM dapat menghasilkan serta memasarkan produk yang berkualitas baik dengan pasar yang lebih luas sehingga dapat menjadi salah satu lokasi kegiatan perekonomian dengan transaksi yang signifikan dan selanjutkan dapat dikembangkan atau ditiru di daerah lainnya,” tuturnya.

Sementara Iding Supriyatna mengatakan bahwa Pasar Pasisian Leuweung di gelar dalam rangka peningkatan pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat sekitar hutan. Kegiatan rutin ini merupakan salah satu inovasi yang mengkolaborasikan para pihak dalam aspek pemasaran produk hasil hutan, pertanian, perikanan dan produk UMKM sekaligus mempromosikan pariwisata alam dengan rangkaian kegiatan senam bersama, seremonial penanaman pohon, gelar produk-produk unggulan KTH atau UMKM doorprize dan hiburan.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Hadiri Kick Off Gebyar Kemerdekaan Inisiasi Kormi Kabupaten Bogor Bersama AOPGI

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri Kick Off Gebyar Kemerdekaan RI ke-79 yang diselenggarakan Kormi (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kab. Bogor bersama AOPGI (Asosiasi Olahraga Pendaki Gunung Indonesia) bertempat di Kawah Ratu, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Kamis (01/08). Sabtu (3/8/24)

Hadir pada kesempatan tersebut Perhutani KPH Bogor diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper) Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta jajaran, PJ. Bupati Bogor Asmawa Sitepu, Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Dinas Instansi, Forkompincam Pamijahan, TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak), BPDAS (Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai), BUMD, Kepala Desa Gunung Picung, Pecinta Alam dan Pramuka.

Administratur/Kepala KPH Bogor melalui Ade Soma menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kick Off Gebyar Kemerdekaan RI ke-79 dengan mengadakan kegiatan mendaki puncak Gunung Salak sekaligus dengan pengibaran bendera merah putih. Proses pendakian tidak sampai puncak dikarenakan beberapa pertimbangan sehingga pelaksanaan pengibaran bendera dilakukan di Kawah Ratu dengan Inspektur Upacara PJ. Bupati Bogor.

“Kami menyambut baik undangan yang diberikan dan ini merupakan salah satu wadah untuk silaturahmi di momen yang tepat pada perayaan atau menjelang hari kemerdekaan Indonesia, guna menjalin komunikasi serta hubungan yang baik sehingga dapat menciptakan sinergi yang bersifat membangun”, ucapnya.

Sementara Asmawa Sitepu dalam sambutannya pada upacara pengibaran bendera menyampaikan manifesto lingkungan yang terkait dengan pelestarian sumberdaya alam beserta pemanfaatannya, penataan ruang, penanggulangan bahaya kebakaran hutan dan lahan,  banjir dan longsor, penanganan sampah serta ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Dapat Kunjungan DPRD Provinsi Banten

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendapat kunjungan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi II Provinsi Banten tepatnya Kantor BKPH Jonggol di Jl. Letkol Murlin No.18, Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Jumat (17/05). 

Kehadiran Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten diterima oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jonggol Agus Abdurachman beserta Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Gunung Karang Taufik Hidayat, KRPH Cariu Ahmad Supandi, KRPH Tinggarjaya Awis, Kepala Urusan Tata Usaha dan Kepala Urusan Teknik Kehutanan beserta staf BKPH.

Dari Anggota DRPD Provinsi Banten Komisi II hadir lengkap Ketua Komisi IIp Makmur, Wakil Ketua Komisi Yoyon Sujana, Sekretaris Oong Syahroni, dan Anggota Komisi Dahlan Hasyim, Anita Indahwati, Ade Suryana, Jamin, Syihabuddin Hasyim, Desy Yusandi, Asnin Syafiuddin, Ahmad Fuady, Agus Fahrudin, Hadi Mawardi, Ida Hamidah dan Maretta Dian Arthanti. 

Pada kesempatan tersebut mewakili Administratur/KKPH Bogor Agus Abdurachman menanggapi positif kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Banten, pihaknya berterima kasih atas terpilihnya BKPH Jonggol menjadi salah satu BKPH Perhutani Di wilayah KPH Bogor yang di kunjungi oleh komisi II DPRD tersebut.  

Selanjutnya Agus menjelaskan bahwa kegiatan usaha pemanfaatan lahan kawasan di Perhutani adalah melalui mekanisme kerjasama, utamanya dengan Badan Usaha Berbadan Hukum (entitas bisnis), LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Kelompok Penggarap atau Perorangan dengan kriteria mengacu pada kententuan kerjasama kemitraan atau pedoman kerjasama di Perhutani.  

“Namun sejak bergulirnya Program Pemerintah berupa KHDPK atau Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus, mekanisme Hutan Kemasyarakan atau PS (Perhutanan Sosial) yang Surat Keputusan Pengelolaannya dikeluarkan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tidak ada lagi mekanisme kerjasama dengan Perhutani, karena sebagian besar kawasan hutan BKPH Jonggol 99 % masuk Area Indikatif KHDPK”, jelasnya.

Sementara Iip Makmur menyampaikan terkait kunjungan kerja komisinya adalah dalam rangka studi banding, untuk mengetahui peran BKPH Jonggol dalam rangka mengelola kawasan hutan yang berdampak dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar hutan, bagaimana polanya, mekanisme dan implementasi atau teknis pelaksanaan di lapangan. 

“Kami sampaikan terima kasih atas penerimaan Asper BKPH Jonggol dan jajaran, sehingga sedikit banyak menambah khasanah informasi dan keilmuan, yang mana bisa menjadi bahan masukan serta pertimbangan bagi Komisi II DPRD Provinsi Banten terkait kebijakan, pengelolaan kawasan hutan negara khususnya yang berada di wilayah Provinsi Banten”, tuturnya.

Reporter    : Maulana

Redaktur    : Dewi