Perhutani Bogor menjadi Narasumber dalam Materi Pengelolaan Hutan dan Saka Wanabakti

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor menjadi narasumber dengan materi pengelolaan hutan dan Saka Wanabakti pada Raimuna Cabang se-Kabupaten Bogor yang ke-XI Tahun 2024 di Bumi Perkemahan Cimandala, Kecamatan Sukaraja pada Kamis (19/12). Jumat (20/12)

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma selaku Sekretaris Saka Wanabakti Kwartir Cabang Bogor mewakili Administratur KPH Bogor yang menjadi narasumber, Pengurus Kwartir Cabang Bogor, para peserta yang merupakan generasi muda usia 16-20 tahun.

Materi yang disampaikan mengenai wawasan tentang Saka Wanabakti dan kolerasinya dengan hutan, kehutanan, kawasan hutan serta aplikasi kegiatan pengelolaan hutan kedalam bentuk Krida satuan karya wanabakti yaitu, (1) Krida Tatawana menekankan pada bidang penataan hutan dan perencanaan pengelolaan hutan, (2) Krida Binawana menekankan pada bidang rehabilitasi dan reklamasi hutan dengan kegiatannya antara lain pembenihan, pembibitan dan penanaman, (3) Krida Gunawana mempelajari tentang bidang pemanfaatan hutan dengan kegiatan mengenal hasil hutan baik kayu maupun non kayu serta (4) Krida Reksawana yaitu membahas mengenai bidang perlindungan hutan dan konservasi alam salah satu kegiatannya antara lain teknik hidup dialam bebas, pengenalan flora fauna serta penanggulang kebakaran hutan.

Dalam keterangannya Ade Soma mengatakan bahwa menjadi narasumber adalah permintaan dari Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor. “Ini sebagai bentuk partisipasi aktif Perum Perhutani KPH Bogor yang selama ini telah membina Saka Wanabakti pada giat pengembangan wawasan peserta Raimuna tahun 2024 KPH Bogor dengan menyajikan materi Kehutanan Umum, Kegiatan Pengelolaan Hutan yang diaplikasikan ke dalam Krida satuan karya,” ungkapnya.

Sementara Bramantyo selaku panitia dan sebagai moderator menyampaikan ucapan terimakasih kepada Perhutani KPH Bogor dan di akhir acara memberikan vandel sebagai ungkapan rasa terimakasih panitia dan peserta.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Wujud Peduli Pendidikan, Perhutani Bogor Berikan Bantuan TJSL ke PAUD dan Ponpes

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rahayu Cigudeg senilai Rp 10.000.000,- dan Pondok Pesantren Al Itqon Cibungbulang senilai Rp 20.000.000,- pada Selasa 8 Oktober, bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor, Cibinong. Rabu (9/10)

Bantuan diberikan oleh Administratur KPH Bogor Muhadi kepada Ketua PAUD Rahayu Neneng Sutini dan Pimpinan Ponpes Al Itqon H. Yazid disaksikan oleh Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi Keuangan, SDM, Umum dan IT Wanti Hadi Kusumawati, Kepala Subseksi Keuangan Ali Mansyur beserta staf.

Dalam sambutannya Muhadi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian terhadap PAUD dan Ponpes yang lokasinya dekat dengan kawasan hutan wilayah KPH Bogor.

“Kami harap bantuan ini dapat bermanfaat walaupun nominalnya tidak besar tetapi ini adalah bentuk kepedulian, kontribusi dari kami terhadap pendidikan usia dini dan pondok pesantren, semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Sementara Neneng Sutini menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada PAUD yang dikelolanya yang sudah ada dari tahun 2012, masih merupakan rumah pribadi dan sedang proses akreditasi.

“Saya sampaikan terima kasih semoga menjadi berkah dan akan dipergunakan dengan sebaiknya-sebaiknya untuk PAUD Rahayu,” jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Berikan Bantuan TJSL Kepada IVOKACI Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor berikan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non Pendanaan Usaha Mikro dan Menengah (TJSL Non PUMK) kepada Ikatan Voli Kecamatan Cigudeg (IVOKACI), bertempat di Sekretariat IVOKACI di Kampung Cicopong, Desa Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Jumat. Sabtu (28/9)

Administratur KPH Bogor Muhadi menyerahkan dana sebesar Rp 15.000.000,- kepada Ketua IVOKACI Irwansyah untuk perbaikan sarana dan prasarana voli yang disaksikan oleh kedua belah pihak. Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani Jasinga Leuwiliang Ade Soma beserta jajaran, Kepala Subseksi Keuangan Ali Mansyur dan Kepala Subseksi SDM dan Umum Yeti.

Pada momen penyerahan bantuan Muhadi menyampaikan bahwa komitmen Perhutani untuk dapat memberikan kontribusi atau turut serta dalam kegiatan sosial dan lingkungan dengan penyaluran TJSL Non PUMK dan saat ini diberikan kepada IVOKACI, Ikatan Voli Kecamatan Cigudeg.

“Kami harap bantuan ini dapat membantu atau mengembangkan sarana dan prasarana dari IVOKACI sehingga keberlangsungan voli dapat semakin berkembang dan semoga bisa menghasilkan bibit yang mempunyai minat, bakat kepada voli atau bisa mempopulerkan voli di desa ini, karena permainan voli atau untuk ajang turnamen ini bisa menjadi ajang silaturahmi, hiburan juga baik untuk kesehatan khususnya para pemainnya dan perlu ada kerjasama tim, koordinasi atau komunikasi dalam permainannya, sehingga baik dalam membangun soliditas”, tuturnya.

Sementara Irwansyah menyampaikan terima kasihnya kepada Perhutani KPH Bogor yang telah memberikan bantuan TJSL untuk IVOKACI yang dipimpinnya.
“Terima kasih atas perhatiannya, bantuan ini akan kami gunakan dengan baik untuk perbaikan sarana dan prasarana voli”, ucapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Hadiri Peningkatan Kerjasama Pariwisata Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri acara peningkatan kerjasama antara Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, bertempat di Lorin Hotel Sentul, Kabupaten Bogor pada Rabu (25/09).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor Muhadi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna beserta jajaran, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Yudi Santosa beserta jajaran, Pj. Sekretaris Pemerintah Kabupaten Bogor, Kepala BAPPEDA LITBANG Kabupaten Bogor serta para Stakeholder Pariwisata Kabupaten Bogor.

Dalam keterangannya Muhadi mengatakan bahwa pihaknya hadir memenuhi undangan dimana sudah terjalin komunikasi, hubungan baik antara Perhutani KPH Bogor dengan Disbudpar Kabupaten Bogor dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi yang juga wilayah kerja Perhutani KPH Bogor berada di wilayah administratif Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.

“Kami menyambut baik peningkatan kerjasama kemitraan bidang pariwisata yang dilakukan antara Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor, ini sinyal yang positif dalam rangka merealisasikan pengembangan pariwisata yang lebih baik di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor serta kepada para stakeholder yang bergerak di bidang pariwisata di kedua kabupaten”, tuturnya.

Sementara Iyan Priyatna menyampaikan bahwa pelaksanaan peningkatan kerjasama dan kemitraan pariwisata adalah bagian dari kerjasama yang sebelumnya sudah ada dengan Disbupar Kabupaten Bogor dan kerjasama ini ditingkatkan dalam rangka pengembangan promosi pariwisata baik dalam maupun luar negeri untuk pariwisata di Kabupaten Bekasi dan juga Kabupaten Bogor sehingga menjadi optimal.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Lakukan Pengarahan Giat Pertikawan Dari Kwarcab Kota dan Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan pengarahan kepada peserta pramuka Saka Wana Bakti Kwarcab Kota dan Kabupaten Bogor untuk giat Pertikawan II Tahun 2024 pada Minggu (22/09) bertempat di Kantor Perhutani KPH Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor. Selasa (24/9)

Training Center (TC) Pemusatan Latihan Peserta Pertikawan dilaksanakan pada tanggal 23-29 September di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur Jakarta Timur. Peserta dari Kwarcab Kota dan Kabupaten Bogor terdiri dari 10 orang puteri dan 8 orang putra yang berasal dari Ranting Caringin, Ciawi, Jasinga dan Parungpanjang sebagai bagian dari Kontingen Daerah Jawa Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Administratur Perhutani KPH Bogor Muhadi selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Wana Bakti (SWB) Kabupaten Bogor, Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi selaku Pinsaka Wana Bakti, Perwakilan Kwarcab Kabupaten Bogor Ade Soma selaku Sekretaris yang juga Asisten Perhutani BKPH Jasinga-Leuwiliang dan Khoidir Bahari selaku Pamong Saka.

Dalam kesempatan tersebut Muhadi menyampaikan arahan terkait pembekalan giat Pertikawan II Tahun 2024, agar setiap anggota Pramuka Saka Wana Bakti mempersiapkan diri secara mental dan fisik serta melengkapi segala perlengkapan yang dibutuhkan untuk menunjang giat tersebut sehingga nantinya dapat dengan baik dalam menerima materi dan kelancaran kegiatan lainnya.

“Tujuan dari Pertikawan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali di setiap region ini adalah menjadikan generasi muda pramuka sebagai pionir dan teladan dalam menerapkan prinsip hidup yang ramah lingkungan dan juga ini adalah kesempatan aktualisasi diri karena tidak semua anggota pramuka berkesempatan untuk mengikuti kegiatan nasional seperti ini, maka sudah seharusnya memiliki kebanggaan dan rasa percaya diri,” tuturnya.

Sementara salah satu peserta dari SWB Kabupaten Bogor dari Ranting Jasinga mengatakan bahwa dirinya siap dan merasa senang sekali juga bersyukur karena dapat ikut menjadi peserta dalam Pertikawan II Tahun 2024.

“Ini merupakan kali pertamanya mengikuti Pertikawan, ini merupakan pengalaman pertama, semoga giat nanti dapat berjalan dengan suasana senang, riang gembira dan dapat mengikutinya dengan baik,” ujarnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Berpartisipasi dalam Giat Jambore Ranting Kecamatan Jasinga

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor turut berpartisipasi dalam giat Jambore Ranting Kecamatan Jasinga yang diselenggarakan dari tanggal 17-19 September 2024, bertempat di Bumi Perkemahan Proyek Mear, Desa Pamagersari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Jumat (20/9)

Hadir pada giat Jambore Ranting (Jamran) tersebut dari unsur Kecamatan, Kapolsek Jasinga, Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang, Ketua Kwaran Jasinga berserta pengurus, para Kepala Sekolah dan Pembina lingkup Kecamatan Jasinga.

Dalam arahannya Ade Soma selaku Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang mewakili Administratur KPH Bogor, memberikan motivasi agar setiap anggota penggalang harus bersemangat untuk memanfaatkan pertemuan dalam rangka Jambore dan menyampaikan motto kegiatan di alam bebas yaitu, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu, jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki serta jangan mengambil sesuatu kecuali foto.

Sementara Anda selaku Ketua Kwaran Jasinga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan dukungan, partisipasinya dan mengharapkan kerjasama dalam pembinaan generasi muda khususnya anggota gerakan Pramuka.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Bersinergi dengan Polsek Sukamakmur dalam Gukamhut

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menjalin sinergitas dalam penanganan Gangguan Keamananan Hutan (Gukamhut), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan koordinasi dengan mengunjungi Polisi Sektor (Polsek) Sukamakmur, pada Rabu (18/09).

Koordinasi dilakukan oleh Asisten Perhutani (Asper) BKPH Jonggol Agus Abdurachman bersama Asper BKPH Bogor Tomi Wahyudi dan Mandor Polisi Teritorial (Polter) Amyadi dan diterima oleh Kapolsek Sukamakmur AKP. Ratman.

Dalam keterangannya Administratur/KKPH Bogor melalui Agus Abdurachman menyampaikan bahwa kedatangannya dalam rangka silaturahmi agar terjalinnya sinergitas dalam menangani gangguan keamanan hutan, persepsi yang sama sehingga permasalahan akan lebih mudah diselesaikan atau dicarikan solusinya, karena terdapat wilayah BKPH Bogor dan BKPH Jonggol yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Sukamakmur.

“Kami akan senantiasa menjalin sinergitas dengan Polsek Sukamakmur karena permasalahan Gukamhut di wilayah BKPH Bogor dan Jonggol memang kompleks dan kami akan berupaya menangani dengan cara preemtif dan preventif yang sifatnya persuasif dengan komunikasi sosial, agar terciptanya kondusivitas, kelancaran dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan”, tuturnya.

Sementara Ratman menyampaikan pihaknya menyambut baik silaturahmi yang dilakukan dalam rangka koordinasi dan pihaknya siap membantu serta bekerjasama dalam penanganan masalah Gukamhut di wilayah BKPH Bogor dan Jonggol yang menjadi wilayah hukumnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Perhutani Bogor Fasilitasi BPHP dalam Pelatihan Pengolahan Kopi untuk Masyarakat Sekitar Hutan

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor memfasilitasi Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHP) Wilayah VI Bandar Lampung dalam program pelatihan pengolahan kopi untuk masyarakat sekitar hutan wilayah pada Jumat (13/09) bertempat di Wisata Alam Batu Gede Cisuren, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Jumat (13/9)

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perhutani (Asper) BKPH Bogor Denih Sutisna dan jajaran, Pemrakarsa pelatihan dari BPHP VI Bandar Lampung Kepala Seksi P3HPHL Agustina D. Siahaan beserta jajaran, Pemateri Pengolahan Kopi dari Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Priatna dan Teguh, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Cikoneng, KTH Cisuren dan KTH Rawagede sebagai peserta pelatihan.

Dalam keterangannya, Administratur/KKPH Bogor melalui Denih Sutisna menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap program pelatihan pengolahan kopi inisiasi dari BPHP VI bekerjasama dengan BPSKL yang diadakan di lokasi wisata Perhutani KPH Bogor.

“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat dalam memberdayakan masyarakat desa hutan menjadi lebih produktif, dimana pelatihan ini mencakup penanganan pasca panen yang tepat yang menjadikan kopi mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi karena diolah lebih lanjut. Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikannnya dan dapat menjadikan kopi sebagai produk unggulan yang sifatnya berkesinambungan tentunya dengan penanganan yang baik prapanen guna peningkatan kualitas serta produktivitas tanaman kopi maupun setelahnya yaitu pasca panen,” ungkapnya.

Sementara Agustina D. Siahaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani KPH Bogor atas dukungan dan terlaksananya kegiatan pelatihan pengolahan kopi.

“Kami sampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan program yang ditujukan untuk masyarakat desa atau sekitar hutan dalam rangka pemberdayaan masayarakat agar dapat berdaya saing guna peningkatan kesejahteraan. Ini juga adalah bentuk dukungan atau sokongan dari pemerintah melalui BPHP KLHK agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan sehingga bisa lebih berkreasi dan inovatif dalam pengolahan kopi,” jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Gelar Apel Siaga Kebakaran Hutan & Lahan Bersama Stakeholder

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor gelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan, berlokasi di Pos Keamanan Tambesu Petak 23b-1, RPH Maribaya BKPH Parung Panjang bersama stakeholder pada Rabu (04/09). Jumat (6/9)

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Muhadi, Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Danru Polhut KPH Bogor Endi Kuswandi beserta anggota, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor Agus, Kanit Satpol PP Kecamatan Jasinga, Kepala Desa Barengkok Hermawan, Babinkamtibmas Polsek Jasinga, Babinsa Koramil Jasinga dan Masyarakat sekitar hutan yang tergabung dalam LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan).

Dalam keterangannya, Muhadi menyampaikan bahwa gelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan petugas di lapangan beserta kelengkapan peralatan penunjang guna mengantisipasi serta menanggulangi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah KPH Bogor.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait, stakeholder dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla dan mengapresiasi atas sinergi yang sudah terjalin antara Perhutani dengan unsur terkait seperti BPBD, Kecamatan, Desa, Binmas dan Babinsa serta masyarakat desa hutan yang telah membantu serta bekerjasama dalam penanganan gangguan keamanan hutan.

Sementara Agus mengatakan bahwa pihaknya, BPBD Kabupaten Bogor akan senatiasa bersinergi dalam penanganan siaga kebakaran hutan dan lahan khususnya di kawasan hutan wilayah KPH Bogor dan menyampaikan bahwa tujuan dari giat ini adalah kesiapsiagaan personil dan peralatan, koordinasi lintas sektoral, serta kemampuan dan ketrampilan dalam penanggulangan kebakaran hutan.

Dalam giat tersebut diisi dengan pemaparan materi  dan simulasi pemadaman kebakaran hutan yang dilakukan oleh petugas gabungan yang dibantu oleh Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan tujuan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang lebih efektif dan efisien beserta upaya mitigasinya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Lakukan Pembaharuan Sertifikasi Sumber Benih Jenis JPP di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan pembaharuan sertifikasi sumber benih tanaman hutan jenis Jati Plus Perhutani (JPP) stek pucuk di Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Jumat (6/9)

Kegiatan sertifikasi dilakukan oleh Pusat Riset Botani Terapan Badan Riset Inovasi Nasional bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I tepatnya di lokasi persemaian Cijantungeun Petak 34D luas 2,75 ha, RPH Maribaya BKPH Parung Panjang.

Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan beserta jajaran lingkup BKPH, Kepala Subseksi Tanaman Herniwan, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Botani Terapan Arif Nirsatmanto dan Tim dari Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I KLHK.

Dalam keterangannya Administratur melalui Ihsan Gilang Ramadhan mengatakan bahwa kegiatan sertifikasi ini adalah upaya menjaga kualitas benih tanaman, mempertahankan kemurnian keturunan atau varietasnya yang sifatnya berkala dan penerbitan sertifikat serta pembaharuannya dilakukan oleh Tenaga Ahli Bidang Pemulian Tanaman Hutan Pusat Riset Botani Terapan BRIN dan Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I KLHK.

“Kegiatan ini merupakan permintaan Perhutani untuk pembaharuan sertifikasi sumber benih tanaman hutan jenis JPP stek pucuk, kami harap proses sertifikasi berjalan baik dan lancar guna terbitnya pembaharuan sertifikat”, tuturnya.
Sementara Arif Nirsatmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, dimulai sejak kemarin dan akan selesai pada tanggal 8 September 2024.

“Kami harap kegiatan ini akan berjalan dengan lancar dan kami ucapakan terima kasih kepada Perhutani BKPH Parung Panjang atas kerjasamanya untuk selanjutkan kami akan sharing, menilik persemaian JPP stek pucuk dan terkait hal teknis serta non teknis dalam pelaksanaannya”, ungkapnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi