Diduga Gagal Kontruksi, Tebing Penahan Tanah Anggaran Samisade Desa Cimande Jaya Ambrol

BOGOR.radarinformasi.com- Melalui anggaran Satu Milyar Satu Desa (samisade), Pemerintah Desa Cimande Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, merealisasikan pembangunan jalan dan Tebing Penahan Tanah yang berlokasi di Kampung Tarikolot RT.08, 09, 10 Rw 03, sehingga diharapkan impian masyarakat untuk menikmati kemudahan akses mobilisasi dapat tercapai, namun sangat disayangkan, impian tinggal impian, pembangunan TPT yang diharapkan bisa secepatnya rampung malah jebol sehingga pekerjaan menjadi terhambat, Minggu (01/10/23).

Terjadinya permasalahan pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari program Samisade tersebut, diduga akibat kurangnya pengawasan dari sisi perencanaan, penggunaan anggaran hingga pendampingan teknis kontruksi, sehingga proyek yang menjadi unggulan Bupati Bogor non aktif Ade Yasin dan Iwan Setiawan itu, diduga hanya dijadikan ajang mencari keuntungan semata oleh Oknum Perangkat Desa.

Anehnya lagi program infrastruktur yang menggunakan anggaran APBD tersebut, tidak terlihat adanya papan proyek di dalam pengerjaannya, sedangkan seperti yang kita ketahui dalam Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008 dirancang sebagai alat kontrol penyelenggaraan Negara, Badan Publik, Lembaga Negara, Organisasi agar penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN dan atau APBD menuju pengelolaan yang bersih, transfaran dan akuntabel (good govermance).

Dengan adanya kejadian jebolnya TPT tersebut, radarinformasi.com beberapa kali datang ke kantor desa untuk melakukan konfirmasi, akan tetapi Opik Sahrudin selaku Kepala Desa tidak pernah ada di tempat, bahkan saat dihubungi via seluler, Kades bungkam seribu bahasa, sedangkan Sekretaris Desa mengatakan bahwa, jebolnya TPT udah dari dulu dan sudah diperbaiki, akan tetapi saat radarinformasi menyambangi lokasi tak nampak satupun pekerja di lokasi.

Berbeda dengan Hendrik selaku Pendamping Desa bagian Samisade, saat dikonfirmasi Ia mengatakan bahwa tidak etis memberikan statmnt via seluler.

“Saya tidak bisa berstatment lewat hp, nanti siang aja kita ketemu di lokasi, sekalian saya mau cek lokasinya”, ujar Hendrik.

Namun selang beberapa menit kemudian Hendrik mengatakan bahwa dirinya tidak dapat menemui Awak Media dikarenakan pihak desa ataupun TPK sedang sibuk dan tidak bisa mendampinginya saat akan memberikan statment.

Reporter : Dewi
.

Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Jambi Lantik Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Tanjab Barat

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Jambi, Dr. H. Syarif Fasha ME melantik Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H Hairan, SH dan Pengurus di Hotel Rivoli Kuala Tungkal, Sabtu (30/9/23).

Dengan dilaksanakannya pelantikan ini, H Hairan resmi pimpin DPD Partai Nasdem Tanjung Jabung Barat. Adapun selaku Ketua DPW H. Syarif Fasha menyampaikan kepada Ketua dan Pengurus DPD Partai Nasdem Tanjung Jabung Barat tetap menjaga kekompakan guna meraih kemenangan di Pemilu serentak 2024.

“Partai Nasdem ini perahu besar untuk itu kepada kakak Hairan dan pengurus tetap jaga kekompakan untuk meraih cita-cita yang Insya Allah menang di 2024,” pesan Syarif Fasha.

Fasha menegaskan, setelah dilantiknya Ketua dan Pengurus DPD Partai NasDem Tanjung Jabung Barat tidak ada lagi gonjang-ganjing terkait kepengurusan Partai Nasdem di Kabupaten Tersebut.

“Terus jalin koordinasi dan komunikasi karena tugas kita sebentar lagi adalah memenangkan Partai Nasdem dan hal yang sama tentunya akan dilakukan Partai-partai lainnya,” katanya.

“Jangan ada lagi blok si A, si B. Ketua DPD sudah saya lantik kakak kita H. Hairan. Politik itu dinamis sangat cair tidak ada lagi ngaku-ngaku ini blok saya. Dengan terbentuknya kepengurusan ini hampir tidak mengganti kepengurusan yang lama dimana termasuk mantan ketua saudara Riano yang saat ini adalah Wakil ketua Bidang Pemenangan Pemilu,” Ketua DPW.

Syarip Fasha juga kembali berpesan agar Ketua DPD dan pengurus Partai Nasdem Tanjung Jabung Barat menjaga kekompakan karena misi Partai Nasdem memperbanyak kursi di DPRD Tanjung Jabung Barat.

“Dan tanpa terkecuali memenangkan pasangan Presiden. Untuk itu DPD Partai Nasdem Tanjung Jabung Barat hendaknya dapat bekerja maksimal seperti harapan kami dan harapan kita semua dapat meraih lebih dari 2 (Dua) Kursi,” sebutnya.

Tidak lupa Fasha mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan DPD Partai Nasdem yang lama dan berharap apa yang telah terbentuk selama ini dapat disentuh kembali.

Sementara H Hairan, SH mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPW yang berkenan hadir dan mengukuhkan Pengurus DPD Partai Nasdem Tanjung Jabung Barat.

“Dengan pengukuhan hari ini, saya mengajak kader-kader dari Partai Nasdem agar dapat menumbuhkan lebih besar rasa memiliki terhadap Partai Nasdem karena Nasdem adalah kita,” jelasnya.

Reporter : Mardani
Redaktur : Dewi

Pembuangan Sampah Jadi Prioritas Dalam MusrembangDes Pasir Muncang

BOGOR.radarinformasi.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) ialah musyawarah yang diselenggarakan guna diperuntukan untuk menetapkan prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan pembangunan desa yang didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja desa, swadaya masyarakat desa dan anggaran pendapatan belanja daerah kabupaten/kota, Jum”at (29/09/2023)

Atas alasan tersebut Pemdes Pasirmuncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor – Jawa Barat mengadakan MusrembangDes di aula kantor desa yang dihadiri oleh pihak kecamatan, BPD, Babinsa, Babinkamtibnas, RT, RW serta parah Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat.

Dalam MusrembangDes kini yang mungkin akan menjadi prioritas adalah air bersih dan sampah. Karena meskipun selama ini sudah selalu di gencarkan masalah sampah namun ternyata masih saja belum bisa ditangani secara maximal.

” Untuk 2024 nanti mungkin kita akan fokus ke sarana air bersih dan juga sampah, karena meskipun kamu sudah sediakan TPS namun ternyata dirasa masih kurang maximal. Banyak hal yang menjadi kendala dalam penanganan sampah diantaranya kurang armada pengangkut sampah. Selain itu kita juga akan rencanakan adanya pelatihan perbengkelan untuk warga yang berminat dan ingin membuka usaha sendiri agar menjadi warga yang mandiri tidak selalu terfokus bekerja di pabrik”, ucap Yudi Wahyudin (Kepala Desa Pasirmuncang).

Reporter   :   Dahlia
Redaktur   :    Dewi

Berkat Kesigapan Serda Adi Praja, TNI Gadungan di Banjarwangi dapat Diamankan

BOGOR.radarinformasi.com- Berkat kesigapan Serda Adi Praja sanjaya selaku Babhinsa Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, seorang Anggota TNI Gadungan berhasil di tangkap di Konveksi HS Kp.Kambangan Rt.02/04 pada Jum’at (29/09/23).

Pelaku yang diketahui bernama Habib Umar warga Kavling Karang Asih Rt. 007/006 Kel. Karang Satria Kecamatan Tambun Utara, Bekasi tersebut diketahui berstatus pelajar.

Kejadian bermula sekitar pukul 13.15 WIB Babhinsa Desa Banjarwangi mendapat telepon dari Ketua Rw.04 Kampung Kambangan bahwa ada gerak gerik remaja yang menggunakan atribut tentara mengendarai sepeda motor dihentikan di tanya mengaku sedang pendidikan di Magelang, karena Ketua Rw merasa tidak yakin, Ketua Rw menghubungi Babhinsa. Babhinsa dan Babhinmas segera mendatangi lokasi kemudian menanyakan dan mengecek identitas yang bersangkutan.

“Setelah mendapat laporan dari Ketua Rw kita langsung bergerak ke lokasi, lalu pelaku yang mengaku sebagai anggota lalu kita pelaku dan pacar pelaku ke kantor koramil 0621-11/ciawi untuk di mintai keterangan”, ujar Serda Adi Prada Sanjaya.

“Untuk saat ini kita juga sudah memanggil keluarga dari pihak pelaku dan pacarnya, saya menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya begitu saja dengan orang yang belum jelas identitasnya”, pungkasnya.

Mayor Arm.Mohammad Sutrisno selaku
Danramil 0621-11/Ciawi mengatakan bahwa, “Kita sudah lakukan penyelidikan terhadap pelaku, saya juga sudah meminta agar pelaku tidak mengulangi lagi perbuatannya dan jangan pernah berani memakai atribut TNI untuk tujuan apapun, kepada seluruh masyarakat saya juga menghimbau agar lebih berhati-hati kepada orang yang baru dikenal”.

Reporter : Dewi

Nasdem Tanjab Barat Kembali Gelar Jumat Berbagi

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat (DPD- Partai Nasdem) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, menggelar kegiatan Jumat Berbagi, Jumat (29/09/23).

Kegiatan yang kembali dilaksanakan di kantor Sekretariat DPD Nas Dem Kabupaten Tanjab Barat, Simpang Jalan Andalas Kualatungkal dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Nasdem H. Hairan, SH dan diikuti seluruh pengurus Nasdem serta para Caleg Nasdem dan Tokoh Masyarakat.

Dalam arahannya Ketua DPD Nasdem, H. Hairan, SH mengatakan, seperti biasa dan akan menjadi kebiasaan Partai Nasdem Tanjab Barat melaksanakan kegiatan Nasdem Jumat Berbagi.

“Hari ini akan seperti biasa dan akan menjadi kebiasaan Partai kita dalam membantu meringankan masyarakat dengan menggelar acara Jumat Berbagi”, tuturnya.

Hairan juga mengatakan, bahwa kegiatan Jumat berbagi hanya semata-mata untuk meringankan beban masyarakat terutama abang becak, penarik gerobak dan abang tukang ojek.

“Tiada tujuan lain acara ini rutin digelar hanya semata-mata untuk meringankan makan siang abang-abang becak, penarik gerobak dan tukang ojek bahkan untuk masyarakat yang melintas didepan kantor Nasdem”, ungkapnya.

Terlihat dilapangan acara berlangsung tertib dan aman, terdengar juga teriakan para abang becak, penarik gerobak dan abang tukang ojek yang menyerukan nama Hairan dan Nasdem.

“Hidup Hairan Nasdem Menang,” teriaknya tanpa dikomandoi.

Reporter : Mardani
Redaktur : Dewi

Serda Komarudin Tinjau Pemasangan Erection Girder Jembatan Cikerteg

BOGOR.radarinformasi.com- Pasca penutupan Jalan Nasional jurusan Sukabumi-Bogor, Serda Komardin selaku Babhinsa Desa Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, didampingi Babhinsa dan pihak PUPR monitoring pembagunan jembatan Cikerteg yang saat ini tengah dilakukan pemasangan Erection Girder di area Cikerteg sisi timur guna percepatan pembangunan, Jum’at (27/09/23).

Akses jalan yang semula di tutup untuk kendaraan roda empat (4) secara total dari tanggal 19-25 September 2023 tersebut, mengalami perpanjangan dan diperkirakan sampai 05 Oktober 2023 mendatang, tentu saja hal tersebut membuat akses warga pengguna transportasi menjadi sedikit tersendat, pasalnya jembatan yang longsor dari Senin, 27/02/23 tersebut hingga kini masih dalam proses perbaikan, masyarakat berharap agar pembangunan jembatan cepat dapat diselesaikan sehingga mobilitas dapat berjalan lancar seperti semula.

“Melihat jalur ini merupakan jalur vital penghubung Sukabumi-Bogor, maka kita semua berharap agar pembangunan jembatan secepatnya dapat diselesaikan, untuk saat ini akses jalan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (2), sedangkan untuk kendaraan roda empat (4) dialihkan menggunakan jalan tol”, ujar Serda Komarudin saat di lokasi pembangunan.

Masih menurutnya, “Saya harap pengguna jalan, khususnya roda empat (4) dapat bersabar, karena untuk saat ini pembangunan jembatan masih dalam proses pengerjaan, untuk percepatan pekerjaan mari kita sama-sama saling bersinergitas demi kelancaran pembangunan”.

Sementara itu di tempat terpisah, Mayor Arm. Mohammad Sutrisno selaku Danramil 0621-11/Ciawi mengatakan , “Untuk saat ini jalur Sukabumi-Bogor ditutup untuk kendaraan roda empat, pasti berdampak pada perekonomian terutama kepada pedagang-pedagang yang ada di sekitar jembatan, namun saya minta kepada masyarakat untuk bersabar karena semua sedang berproses, mudah-mudahan jembatan Cikerteg dapat segera diselesaikan sesuai proges”.

Reporter : Dewi

Miris, dari Tahun ke Tahun SDN Kebon Pedes 07 Bisnis Jual Beli LKS di Sekolah

BOGOR.radarinformasi.com- Sungguh miris, masih banyak sekolah yang menggunakan cara-cara berbisnis dengan modus melakukan penjualan buku LKS melalui koperasi atau langsung dari guru dengan dalih untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sebagai pendamping, atau referensi pengetahuan bagi anak didik. Hal ini terkadang menjadi pembenaran, tanpa mengindahkan peraturan yang sudah jelas melarangnya, Kamis (28/09/23).

Padahal sangat jelas, menyoal adanya praktik jual beli LKS, itu jelas dilarang dan diatur tegas di pasal 181a Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, yang menyatakan pendidik dan tenaga kependidikan, baik perorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, LKS, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, seragam sekolah, atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

Namun anehnya lagi, dari tahun ke tahun, SDN Kebon Pedes 07 masih tetap melakukan hal tersebut, seolah dengan sengaja menyalahi aturan yang ada dan tidak mengindahkan larangan terkait jual beli LKS.

Bahkan saat radarinformasi.com berusaha melakukan konfirmasi, Ian Setiawan selaku Kepala Sekolah menerima kunjungan Awak Media dengan duduk di lantai tanpa alas apapun dengan kondisi ruangan yang memprihatinkan, terlihat plafon sekolah tampak jebol disana sini.

“Beginilah keadaan sekolah kami, bocor dimana-mana dan hingga saat ini belum dapat bantuan dari pihak pemerintah, bahkan bangku untuk duduk tamu saja tidak bisa kami beli”, keluhnya.

Saat disinggung soal anggaran BOS yang dialokasikan untuk biaya perawatan Ia mengatakan bahwa dirinya baru dua tahun menjabat.

“Saya baru dua tahun menjabat dan anggaran BOS banyak yang di fiktifkan oleh kepala sekolah yang dulu, bahkan tandatangan saya saja pernah di palsukan oleh Operator untuk pengambilan uang 14 juta, kalau terkait LKS kita tidak ada dan tidak jual”, ujarnya.

Padahal sangat jelas di dalam ruangan tersebut banyak sekali buku-buku LKS yang menumpuk, selain itu tampak ibu-ibu Walimurid kelas satu yang masih di luar kelas tampak tengah memandu anaknya untuk mengisi PR di dalam buku LKS.

Reporter : Dewi

Bak Pasar Tradisional SDN Bondongan Lakukan Berbagai Macam Transaksi Jual Beli

BOGOR.radarinformasi.com- Sesuai dengan pasal 34 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menetapkan, pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya program wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya, namun faktanya pendidikan gratis hanyalah semboyan belaka, Kamis (28/09/23).

Pasalnya SDN Bondongan terkesan dengan sengaja mengangkangi Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tersebut, bagaiman tidak setiap Siswa-siswi diwajibkan membeli sampul raport sebesar Rp.50.000,00, uang Rompi (ukuran L Rp.60.000,00 dan XL serta XXL sebesar Rp.65.000,00) bayar uang Kas, uang Komputer dan uang eskul.

Dra. Nani Tri Istiasih selaku Kepala Sekolah saat ditemui di kantornya mengatakan bahwa untuk rompi merupakan ciri khas dari pihak sekolah.

“Rompi dan baju olahraga itu kan ciri khas dari pihak sekolah, kalau masalah kaos pramuka itu kan orangtua yang minta bukan pihak sekolah, terkait uang kas dan komputer memang benar adanya, kita kan butuh buat pemeliharaan komputer, semisal ada kerusakan kita pakai uang tersebut”, jelas Nani.

“Untuk sampul raport itu tidak benar, kita tidak menjual sampul raport koq, orangtua pada beli di luar”, pungkasnya.

Berbeda dengan keterangan salahsatu Walimurid, dimana Ia mengatakan bahwa pihak sekolah mengintruksikan untuk pembelian kaos pramuka di sekolah.

“Saya udah bayar uang untuk baju olahraga tapi sampai saat ini bajunya belum ada, pas saya minta uang kembali malah diintruksikan suruh beli kaos pramuka sekalian”, ujar salahsatu orangtua yang enggan disebutkan namanya.

Reporter : Dewi

Selain Diduga Jual Beli Bangku, SMPN 14 Kota Bogor juga Pungut Uang Kas Rp.50.000,00/Bulan ke Siswa

BOGOR.radarinformasi.com- Dengan adanya kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi justru membuka berbagai macam curah kecurangan dan melahirkan “kejahatan” baru di dunia pendidikan, bahkan diduga dalam proses PPDB sering terjadi jual beli bangku atau “anak titipan”, Kamis (28/09/23).

Begitu pula kasus yang terjadi di SMPN 14 Kota Bogor, dimana beredar kabar tak sedap yang mewarnai PPDB di sekolah tersebut, menurut beberapa Orangtua Siswa, anaknya dapat diterima di SMPN 14 dengan jalur belakang dan harus merogoh kocek sebesar Rp.1.500.000,00.

“Saya bukan banyak uang, tapi kan dengan pertimbangan biaya transportasi jadi saya yang ingin anak saya masuk ke SMPN 14, kalau dari sini kan cuma satu kali naik angkot, alasan tidak diterima karena jarak terlalu jauh dari sekolah, untuk proses jalur belakang saya tidak tahu, yang jelas pendaftran dilakukan secara kolektif oleh guru SD nya dan kita (10 orangtua siswa) yang beralamat disini diminta per siswa 1,5 juta biar bisa masuk”, ujar salahsatu orangtua yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Dra. Hj. Gunarti Sukriyatun. M.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 14, saat di temui di ruangannya mengatakan bahwa, “Disini tidak ada jual beli bangku, kalau ada sapa sumbernya biar saya tuntut dan saya laporkan”.

Sementara itu saat disinggung terkait uang kas dan uang Infak yang dipungut oleh pihak sekolah Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya tidak tau terkait penggunaan uang kas dan uang Infak, itu Komite yang mengelola, cuma menurut Humas uang kas cuma 50ribu/bulan dan uang infak seiklhasnya tiap hari Jum’at, saya juga tidak meminta laporan ataupun menerima laporan, LPJ uang kas kan ke Orangtua Murid bukan ke saya”, paparnya.

Padahal sesuai dengan Permendikbud 75/2016 tentang Komite Sekolah, komite hanya diberikan kewenangan menggalang dana dalam bentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan, sedangkan pada pasal 13 disebutkan bahwa, Komite Sekolah wajib menyampaikan laporan kepada orangtua/wali peserta didik, masyarakat, dan kepala Sekolah melalui pertemuan berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) semester, laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari, laporan kegiatan Komite Sekolah dan laporan hasil perolehan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya.

Saat disinggung terkait aturan Permendikbud 75/2016 pasal 13, Ia mengatakan bahwa ini suatu kesalahan dan kelalaiannya.

“Saya salah tidak pernah meminta laporan uang keluar masuk yang dikelola Komite, karena saya belajar untuk mempercayakan hal tersebut ke Komite, cuma setau saya Komite pernah menyumbang pihak sekolah untuk pavingblok yang katanya dari uang kas, sedangkan kalau uang Infak kan untuk pembangunan Masjid”, pungkasnya.

Reporter : Dewi

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Pemkab Tanjab Barat) gelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H dengan menghadirkan penceramah H. Ahmad Inayatullah yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Musi Rawas Utara-Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Selasa Malam (26/09/23).

Tabligh akbar yang dilaksanakan di Laman Orang Kayo Rajo Laksamano (Alun-Alun Kota Kualatungkal) turut dihadiri, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Anggota Ombudsman RI, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Ketua GOW, Kepala Instansi Vertikal, Para Staf Ahli dan Para Asisten Setda Tanjab Barat, Para Camat dan Kepala Bagian lingkup Setda Tanjab Barat,serta Masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut Bupati mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta meneladani ahklak dan cinta kepada Rasulullah SAW sehingga mampu memperkuat akhlak, meningkatkan Ukhuwah dan toleransi antar umat beragama untuk sama-sama bertekat mewujudkan Kabupaten Tanjab Barat BERKAH.

“Partisipasi dan dukungan masyarakat dalam rangka mensukseskan program kerja pemerintah baik yang bersifat pembangunan fisik maupun pembangunan karakter mental dan spiritual masyarakat,” tutur Bupati.

Sementara itu Wakil Bupati Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan H. Ahmad Inayatullah, menghimbau sekaligus mengingatkan kepada masyarakat terhadap kemuliaan Rasulullah SAW yang terletak pada akhlak dan pribadinya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Siddik (Jujur), Amanah (Dapat Dipercaya), Tabliq (Menyiarkan) dan Fathonah (Cerdas).

Selain itu dalam acara Tabligh Akbar, salah satu Kafillah Tanjab Barat M. Syamsuddin menyerahkan Lukisan Kaligrafi kepada Bupati Tanjab Barat.

Reporter : Mardani
Redaktur : Dewi