Tangani Banjir Perkotaan, Bupati Lucky Hakim Fokuskan Normalisasi Saluran Irigasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu segera melakukan normalisasi saluran irigasi di wilayah perkotaan sebagai langkah konkret dalam penanganan banjir. Pengerjaan normalisasi ditargetkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat dengan estimasi penyelesaian antara satu hingga tiga bulan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pembangunan, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026). 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan saluran irigasi mengalami pendangkalan parah dan dipenuhi eceng gondok yang menghambat aliran air.

Dalam kunjungannya, Lucky Hakim didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Erpin Marpinda. 

Ia menegaskan bahwa keberadaan eceng gondok yang tumbuh subur menjadi salah satu faktor utama tersendatnya aliran air dan berpotensi memperparah banjir di kawasan perkotaan.

“Eceng gondok yang sudah besar-besar ini kalau tidak segera dibereskan akan memperburuk banjir di Indramayu,” tegas Lucky Hakim.

Bupati menjelaskan, saluran irigasi tersebut menampung limpasan air dari kawasan permukiman warga, namun kondisinya saat ini relatif dangkal. 

Oleh karena itu, normalisasi perlu dilakukan melalui pengerukan hingga kedalaman sekitar 2,5 meter agar fungsi aliran air kembali optimal.

“Kita ingin Indramayu memiliki sistem drainase yang baik. Semua usulan akan kami tampung dan ditangani secara bertahap. 

Kita upayakan semaksimal mungkin, minimal satu sampai dua bulan ke depan sudah mulai tertangani,” ujarnya.

Selain pendangkalan dan eceng gondok, Lucky Hakim juga menyoroti masih adanya bangunan liar, seperti warung, yang berdiri di atas saluran air. 

Menurutnya, kondisi tersebut sangat menghambat aliran air dan menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah sekitar.

Bupati pun mengimbau warga yang membangun di atas saluran irigasi agar bersedia direlokasi dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif. 

Penertiban bangunan akan dilakukan agar proses normalisasi dapat berjalan lancar dan direncanakan dimulai dalam waktu dekat.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Pembangunan. Di lokasi tersebut, Bupati menjelaskan bahwa aliran air menuju laut di wilayah Karangsong terhambat akibat longsoran tebing sungai, sedimentasi, tumpukan sampah, serta eceng gondok.

“Air dari kota terhambat di tengah karena sedimentasi, sampah, dan eceng gondok. Kalau alur air lancar, eceng gondok tidak akan tumbuh. Artinya, saluran ini memang perlu dinormalisasi,” jelasnya.

Lucky Hakim menambahkan, meskipun lebar saluran irigasi di beberapa titik terlihat cukup besar, aliran air tetap tidak berjalan maksimal karena kedalaman yang tidak memadai. Untuk itu, Pemkab Indramayu menargetkan pendalaman saluran hingga kedalaman konstan sekitar empat meter sampai ke pintu air.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Raih UHC Award Madya 2026, Bupati Lucky Hakim Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Merata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Kabupaten Indramayu sukses meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya, yang diterima langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC di Ballroom JIEXPO, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi sebagian besar masyarakat. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Indramayu sebagai daerah yang konsisten mendorong pemerataan pelayanan kesehatan bagi warganya.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan, penghargaan UHC Madya merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh masyarakat Indramayu mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah, terjangkau, dan berkualitas tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus menjadi dorongan bagi seluruh tenaga kesehatan dan aparatur di sektor pelayanan publik untuk terus meningkatkan mutu layanan.

“Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan standar pelayanan agar manfaat program UHC benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa dalam UHC Awards 2026 terdapat tiga kategori penghargaan, yakni Pratama, Madya, dan Utama, dan Indramayu berhasil menembus kategori Madya.

Menurutnya, penghargaan ini diberikan oleh BPJS Kesehatan karena Pemkab Indramayu dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan yang optimal selama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin. 

Hal tersebut tercermin dari capaian kepesertaan JKN yang telah melampaui 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU pemerintah daerah.

Wawan juga mengungkapkan, Pemkab Indramayu telah mendaftarkan masyarakat ke dalam program JKN sejak 2018. Indramayu pertama kali meraih UHC Award kategori Pratama pada Juli 2024, kemudian memperkuat implementasi program UHC sepanjang Oktober 2024 hingga Desember 2025, hingga akhirnya naik ke kategori Madya pada 2026.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kuat kepala daerah dalam menetapkan kebijakan kesehatan yang sejalan dengan RPJMN serta kepedulian terhadap perlindungan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dengan diraihnya UHC Award 2026 kategori Madya, Pemkab Indramayu diharapkan terus memperluas dan menjaga keberlanjutan cakupan jaminan kesehatan nasional demi mewujudkan masyarakat Indramayu yang sehat dan sejahtera.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Serius Tangani Bencana Hidrometeorologi, Saluran Tersumbat hingga Pohon Tumbang Ditangani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperlihatkan keseriusannya dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah titik strategis wilayah perkotaan, termasuk kawasan Sport Center dan permukiman warga. 

Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari pemantauan genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli lapangan yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air tersebut tertutup bangunan kios permanen, sehingga menghambat aliran air dan diduga menjadi penyebab genangan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Selain menelusuri permasalahan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat menangani pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di sejumlah ruas jalan protokol, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang sempat mengganggu arus lalu lintas. 

Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan upaya normalisasi dengan membuat sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. 

Pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat excavator guna mempercepat aliran air menuju laut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, meninjau langsung proses pengerjaan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap menggenangi wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga kawasan tambak di sekitarnya.

Maulana Malik menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terintegrasi lintas instansi. 

Pihaknya melakukan pembersihan dan pengecekan di titik-titik krusial saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk apabila penanganan berada dalam kewenangan lembaga tersebut.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas tampung drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah mendirikan posko pengungsian bagi warga yang terdampak genangan air, khususnya di kawasan permukiman.

Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya turut membantu proses evakuasi warga serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak sekaligus mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas serta menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir, Pemkab Indramayu Percepat Penanganan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat penanganan banjir agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di beberapa kecamatan yang dipimpin Bupati Indramayu Lucky Hakim. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat, tepat, dan menyeluruh,” Rabu (28/1/2026).

Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Perumahan BDI 2, Perumahan Cidhayu, Margamekar, Spot Center, serta Desa Pekandangan Blok Sutajaya di Kecamatan Indramayu. Peninjauan juga dilakukan di Desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, serta Desa Lamarantarung, Kecamatan Cantigi.

Bupati Lucky Hakim menjelaskan, peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus mengevaluasi langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan pemerintah daerah secara komprehensif.

“Hari ini kita melihat langsung lokasi banjir dan menilai apa yang bisa dilakukan Pemda secara garis besar dan menyeluruh. 

Jika sudah terjadi genangan, dilakukan penyedotan menggunakan pompa air serta normalisasi saluran. Namun di lapangan masih ditemukan titik-titik banjir baru akibat meningkatnya debit air dan pembangunan saluran oleh BBWS yang belum selesai, sehingga aliran air belum berjalan optimal,” jelasnya.

Selain itu, beberapa kawasan permukiman baru diketahui belum memiliki sistem drainase yang memadai. Kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh. BPBD Kabupaten Indramayu juga disiagakan untuk menyiapkan dapur umum dan kebutuhan dasar warga apabila diperlukan pengungsian.

Salah seorang warga perumahan, Sofi Riyanti, menyebutkan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan kapasitas saluran air. 

Ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter, sehingga sebagian warga terpaksa mengungsi ke masjid kompleks maupun ke rumah keluarga di luar perumahan.

Di wilayah Margamekar, banjir dilaporkan telah berlangsung selama beberapa minggu dengan sisa genangan sekitar 10 sentimeter. 

Penanganan sementara dilakukan melalui pompanisasi serta rencana normalisasi bersama BBWS, BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Perkim. 

Sementara di Desa Pekandangan Blok Sutajaya, banjir disebabkan saluran air yang kurang dalam, mengakibatkan satu blok permukiman terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir di Kecamatan Cantigi juga berdampak pada sektor perikanan, khususnya tambak warga, yang menyebabkan udang dan ikan lepas akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal. 

Di Desa Arahan Lor, warga meminta agar gorong-gorong yang tersumbat dapat segera diaktifkan kembali guna melancarkan aliran air.

Sementara itu, warga Desa Lamarantarung Blok Waledan, Castinah, menyampaikan bahwa banjir merendam wilayah RT 24 hingga RT 27 sejak Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Air masuk ke rumah warga dan memaksa sebagian warga untuk mengungsi.

Bupati Lucky Hakim mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya listrik saat banjir. Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Indramayu untuk melakukan pengurasan dan normalisasi saluran air guna memperlancar aliran.

Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah daerah akan melakukan normalisasi sungai dari hulu hingga hilir, serta pembenahan tempat penampungan air guna mencegah luapan akibat sampah dan sedimentasi. Seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan bersama pihak terkait.

“Kita tangani sebisa mungkin, secepat mungkin, dan semaksimal mungkin. Aliran air yang terhambat akan kita atasi,” tegasnya.

Menutup kegiatan peninjauan, Bupati Lucky Hakim menyampaikan keprihatinan kepada seluruh warga terdampak banjir. 

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat terdampak.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Banjir di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Luapan sungai, pasang air laut, curah hujan tinggi, serta sistem drainase yang belum optimal menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu tergenang banjir. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat dan kolaborasi lintas pihak.

Hal itu disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir. Kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap dampak banjir yang dirasakan masyarakat pada Minggu, (25/1/2026).

Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol.

Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15, menyampaikan bahwa air mulai masuk ke permukiman sejak Sabtu malam dan menggenangi wilayah RT 15 dan RT 16.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Pasekan Taryadi mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memperparah genangan. 

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan segera mendatangkan pompa penyedot air untuk mempercepat surutnya banjir, mengingat wilayah tersebut tidak memiliki saluran pembuangan air alami.

“Kita upayakan secepat mungkin pompa air didatangkan. Jika memungkinkan, besok sudah bisa dilakukan penyedotan. 

Ke depan, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut,” ujar Lucky Hakim.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Bendungan Karet Kecamatan Lohbener. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi BPBD Indramayu, Camat Lohbener Warno, perwakilan BBWS Cimanuk Cisanggarung, serta Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Utami Herman. 

Bupati meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya dinilai rawan jebol.

Menurut Lucky Hakim, secara geografis Kabupaten Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga rentan terhadap banjir. 

Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air kiriman dari wilayah hulu juga turut meningkatkan risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu lama.

“Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong melakukan penanganan darurat dengan menambal tanggul yang jebol. 

Untuk perbaikan permanen, sudah dikontrakkan dan direncanakan mulai dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer,” jelasnya.

Di Desa Rambatan Kulon, Dewi, warga RT 27 Blok Pulo, menyampaikan bahwa banjir terjadi sejak Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB akibat sungai meluap, tanggul jebol, serta rembesan air yang masuk ke permukiman warga.

Sementara itu, saat meninjau Desa Bugel Kecamatan Patrol, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Patrol Bagus Asep Trisnadi menyampaikan empati kepada warga terdampak banjir. 

Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. 

Namun kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menutup saluran dan gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus berulang,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga dan menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim dan Dewan Pengawas Perumdam Teken Kontrak Kinerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan pelanggan, Bupati Indramayu Lucky Hakim selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) menandatangani kontrak kinerja dan surat pernyataan bersama jajaran Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Penandatanganan kontrak kinerja dilakukan bersama Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu yang diketuai Asep Abdul Mukti, sebagai bentuk komitmen penguatan tata kelola perusahaan dan optimalisasi pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Bupati Lucky Hakim menjelaskan, masa jabatan Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu ditetapkan selama tiga tahun sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Indramayu tentang pengangkatan Asep Abdul Mukti sebagai Ketua Dewan Pengawas, serta Suhendrik dan Tauhid sebagai anggota, untuk periode 2026–2028.

“Dengan ditandatanganinya kontrak kinerja dan surat pernyataan ini, saya optimistis akan muncul gagasan-gagasan baru yang mampu mendorong kemajuan perusahaan, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan dan pelayanan prima Perumdam,” ujar Lucky Hakim.

Bupati juga menginstruksikan Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, agar segera membangun kolaborasi dan sinergi dengan Dewan Pengawas. Menurutnya, penandatanganan ini harus menjadi titik awal komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta pelayanan air minum bagi masyarakat Indramayu.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, menyampaikan bahwa penandatanganan kontrak kinerja tersebut menegaskan peran Dewan Pengawas sebagai mitra strategis direksi dalam pengelolaan perusahaan.

“Dewan Pengawas merupakan perpanjangan tangan Bupati Indramayu selaku Kuasa Pemilik Modal dalam fungsi pengawasan. Karena itu, setiap kebijakan strategis perusahaan akan kami harmonisasikan terlebih dahulu bersama Dewan Pengawas,” katanya.

Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu, Asep Abdul Mukti, menegaskan bahwa amanah yang diberikan oleh Bupati Indramayu akan dijalankan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Ia menyatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan menyeluruh terhadap tata kelola Perumdam demi menjamin ketersediaan dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

“Sebagai perwakilan Bupati dalam fungsi pengawasan, kami berkomitmen menjalankan tugas secara maksimal agar pelayanan air minum bagi masyarakat Kabupaten Indramayu dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Penyesuaian Nomenklatur OPD, Bupati Lucky Hakim Kukuhkan Pejabat Bapperida dan Tekankan Peningkatan Layanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka menyesuaikan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Bupati Indramayu Lucky Hakim melantik sekaligus mengukuhkan kembali sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Salah satu poin penting dalam penataan organisasi tersebut adalah perubahan nomenklatur beberapa badan daerah. Di antaranya, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah resmi bertransformasi menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dalam prosesi pelantikan, para pejabat yang dikukuhkan mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen setia kepada Undang-Undang Dasar 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menjauhi segala bentuk perbuatan tercela. 

Penandatanganan berita acara dilakukan secara simbolis oleh perwakilan pejabat, di antaranya Dra. CH. Iin Indrayati, M.Si. dan Rasito, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan kepercayaan kepada para pejabat yang telah dikukuhkan untuk mengemban amanah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Ia berharap penyesuaian struktur organisasi ini mampu mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Indramayu.

“Melalui penyesuaian nomenklatur ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memberikan kinerja terbaik, memperkuat sinergi, serta terus menjaga loyalitas dalam menjalankan tugas,” ujar Lucky Hakim.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penataan organisasi tersebut bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas kepada masyarakat Kabupaten Indramayu. 

Sumber: Diskominfo Indramayu/Andika

Bupati Lucky Hakim Lepas Ribuan Mahasiswa Unpad KKN di Kota Mangga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi melepas ribuan mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Indramayu. Prosesi pelepasan digelar di Pelataran Rektorat Kampus Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (9/1/2026).

Program KKN ini diikuti mahasiswa semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dan akan berlangsung selama Januari hingga Februari 2026. Para mahasiswa dijadwalkan terjun langsung ke desa-desa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi lintas entitas dalam pelaksanaan KKN tersebut. 

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan, khususnya upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu.

“Terima kasih atas kerja sama lintas entitas ini. Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak bisa bekerja sendiri. Menurunkan angka kemiskinan di Jawa Barat salah satunya dimulai dari Indramayu, karena kami bagian dari provinsi ini,” ujar Lucky Hakim.

Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mendukung penuh pelaksanaan KKN, termasuk penyediaan data serta keterlibatan seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa.

“Kami siap secara data dan akan mengerahkan seluruh camat serta kepala desa untuk berkolaborasi. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga dan belum tentu kembali kita dapatkan di antara kabupaten/kota lain di Jawa Barat,” tegasnya.

Lucky Hakim juga berharap program KKN tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi dapat berkelanjutan melalui berbagai inovasi yang mampu mendorong percepatan penurunan angka kemiskinan di Indramayu.

Sebagai informasi, sebanyak 3.382 mahasiswa Universitas Padjadjaran akan diterjunkan ke 203 desa yang tersebar di dua wilayah, yakni Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang, dalam program KKN periode Januari–Februari 2026.

(S/Diskom/Andika)

Sambut Musim Tanam, Bupati Lucky Hakim Serahkan Alsintan ke Petani Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang dimulainya Musim Tanam I tahun 2025/2026, Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali memberikan dukungan bagi petani dengan menyalurkan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di wilayahnya.

Pada penyerahan yang digelar bersamaan dengan Pencanangan Percepatan Musim Tanam I di Balai Pembenihan Tanaman Pangan Cikedung, Selasa (02/12/2025), pemerintah daerah menyerahkan delapan unit traktor roda empat dan 20 unit traktor roda dua. Sementara mesin panen combine harvester masih menunggu pengiriman dari Kementerian Pertanian RI.

Lucky Hakim menegaskan bahwa penyediaan alsintan menjadi bagian dari upaya modernisasi sektor pertanian untuk menekan biaya produksi, mempercepat proses tanam, serta mengurangi ketergantungan tenaga kerja. Modernisasi ini, katanya, diharapkan mampu mendorong produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan alsintan secara gratis untuk petani Indramayu. Insya Allah Indramayu semakin maju, petani semakin sejahtera, dan Indonesia semakin mandiri pangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menambahkan bahwa luas baku sawah Indramayu yang mencapai 126 ribu hektare membutuhkan ribuan alsintan untuk mendukung proses tanam hingga panen.

“Jumlah alsintan saat ini masih belum mencukupi untuk kebutuhan wilayah yang begitu luas. Kami berterima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan alsintan untuk petani Indramayu,” kata Sugeng.

(Andika/S/Diskom)

Hari AIDS Sedunia, Pemkab Indramayu Perluas Akses ARV di 16 Puskesmas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Indramayu terus diperkuat. Pemerintah daerah secara resmi memperluas layanan terapi antiretroviral (ARV) ke 16 Puskesmas sebagai langkah mempermudah akses pengobatan bagi penderita HIV.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 yang digelar di halaman Gedung Landraad Indramayu, Senin (1/12/2025). Acara itu turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, LSM, serta komunitas peduli HIV/AIDS.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melalui Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Deden Boni Koswara, menyatakan bahwa penambahan layanan ARV di fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

Sebelumnya, layanan ARV hanya tersedia di RSUD Indramayu dan RS Bhayangkara Losarang. Kini dengan adanya layanan di Puskesmas, pasien dan keluarga dapat lebih mudah mendapatkan akses pemeriksaan, pendampingan, serta pengobatan berkelanjutan.

Deden menegaskan, Pemkab Indramayu terus mendorong penerapan strategi SULUH, yakni memperluas edukasi kepada masyarakat, meningkatkan deteksi dini, serta memastikan keberlanjutan terapi bagi orang dengan HIV (ODHIV). Dengan langkah tersebut diharapkan penularan dapat ditekan dan kualitas hidup ODHIV semakin meningkat.

Ia juga mengingatkan bahwa HIV/AIDS bukan hanya persoalan medis, tetapi bersinggungan dengan dimensi sosial, ekonomi, budaya hingga politik. Karena itu, kerja sama lintas sektor menjadi kunci guna mencapai target Three Zero pada 2030: tanpa kasus baru HIV, tanpa kematian akibat AIDS, serta tanpa stigma dan diskriminasi terhadap penderita.

Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan komitmen bersama dalam menjaga layanan HIV tetap inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan.

Pada kegiatan tersebut, turut diberikan bantuan bagi anak-anak yang terinfeksi HIV serta penyaluran bantuan melalui Baznas Kabupaten Indramayu.

(Andika/S/Diskom).