Bupati Lucky Hakim Buka FORKAB III 2025, Dorong Spirit Olahraga Rekreasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Kabupaten Indramayu (FORKAB) III Tahun 2025 resmi dibuka Bupati Indramayu Lucky Hakim. Pembukaan berlangsung di Pendopo Indramayu, Sabtu malam (22/11/25) dan dihadiri berbagai komunitas olahraga rekreasi.

FORKAB kali ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya memperluas ruang gerak olahraga berbasis komunitas yang kini semakin diminati masyarakat.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa FORKAB bukan sekadar kompetisi. Ia menilai kegiatan tersebut mampu menjadi jembatan memperkuat kebersamaan, kreativitas, hingga pelestarian budaya lokal melalui cabang olahraga tradisional.

“FORKAB bukan hanya soal kompetisi. Ini ruang silaturahmi sekaligus sarana melestarikan budaya daerah,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada KORMI, INORGA, serta seluruh komunitas olahraga masyarakat yang telah mendorong perkembangan olahraga rekreasi di Indramayu,” kata Lucky.

Bupati berharap penyelenggaraan FORKAB III mampu melahirkan atlet-atlet berbakat serta semakin memperkuat eksistensi olahraga tradisional sebagai ciri khas daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membangun pola hidup lebih sehat dan aktif.

“Saya berharap FORKAB dapat menjadi wadah munculnya lebih banyak pegiat olahraga berprestasi serta menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya Indramayu,” tuturnya.

Melalui agenda ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmen terhadap pengembangan olahraga rekreasi sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berkarakter.

(Andika/Sbr/Diskom).

Peringati HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025, Bupati Lucky Sorot Adaptasi Guru di Era AI

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa para guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di tengah arus globalisasi yang semakin cepat. Pemerintah daerah, kata Lucky, berkomitmen mendorong peningkatan kompetensi tenaga pendidik agar tidak tertinggal di era digital.

Lucky mencontohkan, saat ini banyak siswa yang sangat akrab dengan kecerdasan buatan (AI). “Tugas berat dari guru bisa mereka selesaikan hanya dalam dua menit dengan bantuan AI,” ujarnya.


Padahal, lanjutnya, esensi pemberian tugas adalah melatih siswa berpikir kritis, menganalisis, dan memahami materi secara mandiri. Jika seluruh pekerjaan diserahkan pada AI, pemahaman siswa justru tidak terbentuk. Karena itu, ia menilai guru perlu terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Lucky dalam peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2025, yang digelar di halaman Gedung PGRI Indramayu, Sabtu (25/11/25). Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran guru dari seluruh jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMK.

Dalam sambutannya, Lucky menyampaikan apresiasi kepada para guru yang ia sebut sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa.” Ia menekankan, tugas pendidik sangat besar karena harus membimbing anak-anak dari latar belakang keluarga yang beragam. “Ini momentum luar biasa. Mengajarkan ilmu kepada berbagai karakter dan latar keluarga tentu bukan pekerjaan mudah,” katanya.

Lucky berharap peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini menjadi dorongan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indramayu. “Semoga Indramayu memiliki SDM yang lebih unggul melalui peran para guru,” ujarnya menutup sambutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Indramayu, Caridin, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh anggota PGRI di Indramayu.

(Andika/Sbr/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keceriaan tampak di wajah para pengayuh becak di Kabupaten Indramayu saat menerima bantuan becak listrik. Bantuan tersebut merupakan program kemanusiaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Kamis (13/11/2025).

Program ini lahir dari inisiatif pribadi Presiden Prabowo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Becak listrik diberikan secara khusus kepada pengayuh becak lanjut usia yang masih bekerja untuk menafkahi keluarga.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sujatmiko menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pengurangan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum YGSN, Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M. Ia menuturkan bahwa program becak listrik tidak hanya berorientasi pada jumlah unit yang disalurkan, tetapi lebih pada nilai kemanusiaan, penghormatan, dan dukungan terhadap para pekerja yang tetap produktif di usia senja.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap para penerima menjaga dan memanfaatkan becak listrik secara maksimal sebagai alat mencari nafkah maupun sarana penunjang wisata lokal.

“Bantuan ini adalah peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jadikan sebagai pemicu semangat dalam membangun Indramayu dan Indonesia,” ujar Bupati Lucky.

Ia menambahkan bahwa kehadiran becak listrik bukan hanya solusi transportasi ramah lingkungan, tetapi juga simbol inspiratif bagi generasi muda agar meneladani kegigihan dan etos kerja para pengayuh becak senior.

Program ini ditargetkan menyalurkan 10.000 unit hingga tahun 2025, dan akan dilanjutkan dengan penyediaan tambahan 20.000 unit pada tahun 2026.

(Andika/Sbr/Diskom)

Nurpan Resmi Nahkodai Perumda Tirta Darma Ayu, Siap Benahi dan Tingkatkan Kinerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi melantik Nurpan sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Darma Ayu. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Indramayu, Jum’at malam (17/10/2025) pukul 19.00 WIB, setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat.

Usai dilantik, Nurpan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan program kerja yang telah disepakati bersama Bupati Indramayu, Lucky Hakim, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Kami telah menandatangani kontrak kinerja dengan Bupati. Beliau memberikan tantangan agar kami mampu menghadirkan program yang efisien, menekan tingkat kehilangan air (NRW), serta meningkatkan pendapatan perusahaan,” ungkap Nurpan.

Dirinya menekankan bahwa PDAM merupakan milik masyarakat Indramayu, bukan milik pribadi atau kelompok tertentu.

“Saya ingin seluruh pegawai memiliki semangat yang sama. Kita satu keluarga besar PDAM Indramayu. Dua tahun ke depan menjadi masa penting untuk memperkuat fondasi perusahaan,” ujarnya.

Nurpan juga mengakui besarnya tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Darma Ayu, terlebih dengan jumlah pelanggan yang menjadi terbanyak di wilayah Ciayumajakuning.

“Ini sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar. Potensi kita besar, pasar ada, tenaga kerja siap tinggal bagaimana kita mengelolanya secara profesional,” katanya.

Terkait penyertaan modal daerah, Nurpan menjelaskan bahwa belum ada tambahan baru. Namun, ia menegaskan komitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan, termasuk proyek pasokan air dari Kuningan yang akan difokuskan untuk kebutuhan industri di wilayah timur Indramayu.

“Pasokan dari Kuningan adalah solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah timur. Meski masih ada beban pembayaran tinggi, sekitar Rp3,5 hingga Rp4 miliar per bulan, kami tetap berkomitmen menjaganya,” jelasnya.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Nurpan, Perumda Tirta Darma Ayu diharapkan mampu memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan air bersih, serta menjadi perusahaan daerah yang mandiri, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. (Andika/Mtd).

Musim Tanam Gadu Dimulai, Indramayu Satukan Kekuatan Pemerintah dan Petani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu menyelenggarakan Rapat Koordinasi Musim Tanam II (Gadu) Tahun 2025 pada Kamis, (3/7/2025) di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.

Kegiatan ini dihadiri oleh 140 peserta dari unsur Forkopimda, Kepala SKPD terkait, Camat, Danramil, serta narasumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Bulog Indramayu.

Kepala DKPP Sugeng Heriyanto dalam laporannya menyampaikan tujuan utama dari rakor ini adalah untuk menyusun strategi percepatan tanam dan peningkatan produksi, khususnya padi, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian, termasuk lahan kering atau tadah hujan.

“Melalui rakor ini, kami ingin memastikan seluruh pihak memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mengatasi kendala pertanian di lapangan, seperti irigasi, pupuk, hama, penyakit tanaman, alat mesin pertanian (alsintan), dan benih padi,” ujarnya.

Menurutnya, Juli adalah bulan penentu. Jika tanam belum selesai hingga akhir bulan, maka mulai Agustus hingga November, pasokan air dari BBWS Cimancis akan ditutup.

“Kabupaten Indramayu saat ini tercatat memproduksi 700 ribu ton gabah kering pungut atau sekitar 360-370 ribu ton beras, jauh melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat yang hanya sekitar 220 ribu ton per tahun. Surplus ini menunjukkan Indramayu berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, tutup Sugeng.

Perwakilan dari Kementerian Pertanian, Riza Fahrizal, selaku Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Indramayu mengatakan target ke depan adalah mencapai produksi sebesar 1,7 juta ton beras, bukanlah hal mudah.

“Dibutuhkan sinergi yang kuat antar seluruh elemen. Kita harus fokus pada luas tambah tanam dan panen di Indramayu. Saat ini kinerja LTT kita sudah cukup baik, dan menjadi perhatian langsung dari Menteri Pertanian,” tegasnya.

Lebih lanjut, menurutnya, Indramayu juga ditargetkan untuk mengoptimalkan lahan seluas 490 hektare. Saat ini baru 100 hektare yang terealisasi. DKPP mendorong peran generasi muda dalam wirausaha tani guna mendukung produksi padi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kerja kolektif dari seluruh stakeholder pertanian di daerah.

“Indramayu memiliki tanah yang subur dan petani yang semangat. Kita ini menawan di mata nasional karena menjadi lumbung padi. Tetapi kita tidak boleh hanya kejar angka, empati kepada petani adalah kunci,” tegasnya.

Bupati juga mendorong para camat dan kuwu untuk mengajak masyarakat lebih giat menanam padi. Pemerintah daerah akan terus mendukung dengan penyediaan pupuk, irigasi, dan fasilitas terbaik lainnya. Harapan Presiden melalui program swasembada pangan harus direalisasikan bersama.

“Dari rakor ini, semoga lahir langkah konkret yang berdampak bagi masyarakat. Menuju Indramayu yang lebih baik, makmur, dan sejahtera,” harapnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Komisaris PT. BWI Tandatangani Kontrak Kinerja, Tegaskan Percepatan Pembenahan dan Profesionalisme Pengelolaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dua orang Komisaris baru PT. Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) hasil uji kelayakan dan kepatutan (UKK) menandatangani kontrak kinerja dihadapan Bupati Indramayu Lucky Hakim. Penandatanganan kontrak kinerja ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat kinerja dan profesionalisme BUMD tersebut. Selasa (1/7)

Penandatanganan kontrak kinerja dan surat pernyataan tersebut dilakukan oleh dua orang Komisaris yakni Cernan Melandi dan Abdul Rahman, Senin (30/6/2025) di Pendopo Indramayu. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menekankan pentingnya peran komisaris dalam mempercepat pembenahan struktur internal perusahaan dan mendorong PT. BWI menjadi badan usaha yang sehat, transparan, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Untuk para komisaris yang baru, diharapkan agar cepat beradaptasi dengan lingkungan perusahaan PT. BWI. Karena PT. BWI membutuhkan penanganan yang segera, melihat kondisi saat ini sangat dibutuhkan orang-orang yang profesional untuk menggerakkan perusahaan daerah selaku kebanggaan masyarakat Indramayu,” tegas Bupati.

Bupati menjabarkan sejumlah target penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran komisaris yang baru, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Target jangka pendek yang ditekankan meliputi pembenahan struktur organisasi dan tata kelola PT. BWI (Perseroda), pemetaan antara lini bisnis yang sudah dan belum berjalan untuk segera ditindaklanjuti, penyelesaian dan perampungan Raperda tentang perubahan PT. BWI (Perseroda) yang sedang berlangsung.

Sementara target jangka menengah, antara lain, pengembangan potensi perusahaan dan optimalisasi peran dalam membentuk perusahaan yang sehat dan akuntabel, kolaborasi usaha dengan perusahaan lain yang relevan, pengelolaan manajemen perusahaan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Sedangkan untuk jangka panjang, Bupati menargetkan pembentukan unit usaha baru, anak perusahaan, serta kerja sama strategis dengan BUMN, BUMD, maupun mitra swasta lainnya, privatisasi dalam bentuk penjualan saham untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas manfaat bagi masyarakat, serta memperluas kepemilikan saham oleh publik.

Di akhir sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan harapannya agar para komisaris mampu mengemban amanah dengan baik serta membawa PT. BWI menuju kinerja yang lebih unggul.

“Saya mengharapkan agar para komisaris mampu membawa perusahaan PT. BWI agar lebih baik lagi dan mampu menghasilkan PAD yang lebih meningkat. Saya juga mengajak seluruh jajaran komisaris untuk senantiasa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi ‘Indramayu Reang’ yaitu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” pungkasnya.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal transformasi bagi PT. BWI untuk bergerak lebih progresif dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Indramayu. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Eksekutif dan Legislatif Setujui Raperda RPJMD 2025-2029, Kolaborasi Wujudkan Isu-Isu Strategis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim, didampingi Wakil Bupati Indramayu Syaefudin, menyampaikan pendapat akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu Tahun 2025–2029. Selasa (1/7)

Penyampaian pendapat akhir tersebut berlangsung dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Indramayu di Ruang Sidang Utama, Senin (30/6/2025). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni, didampingi Wakil Ketua Kiki Zakiyah, serta dihadiri segenap anggota DPRD dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen perencanaan strategis lima tahunan yang menjadi landasan arah kebijakan pembangunan daerah. Dokumen ini disusun secara sistematis dan terukur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“RPJMD merupakan simbol komitmen dan cita-cita daerah untuk lima tahun ke depan, mulai tahun 2025 hingga 2029. Dokumen ini disusun untuk merespons isu-isu strategis daerah seperti tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, kualitas tenaga kerja, kesehatan masyarakat, sumber daya air, lingkungan hidup, hingga penanggulangan kemiskinan,” jelas Bupati Lucky.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Indramayu, khususnya kepada Panitia Khusus (Pansus) 8, 9, 10, dan 11 yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pemikiran dalam membahas dan menyempurnakan materi RPJMD.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD, terutama kepada Pansus 8 hingga 11 atas saran, ide, dan masukan yang sangat konstruktif. Beberapa masukan telah kami catat untuk menjadi bahan penyempurnaan lebih lanjut,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa proses penyusunan RPJMD telah memasuki tahap akhir, dan akan dilanjutkan ke tahap evaluasi oleh Gubernur Jawa Barat sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Amroni, mengungkapkan bahwa Raperda tentang RPJMD 2025–2029 telah melalui proses pembahasan intensif antara Pansus DPRD bersama Tim Asistensi Eksekutif Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Dalam rapat paripurna tersebut, masing-masing pansus juga menyampaikan laporan hasil kerja. Pansus 8 dilaporkan oleh Ketua Pansus Abdul Rajak, Pansus 9 oleh Wakil Ketua Taufiq Hadi Sutrisno, Pansus 10 oleh Ketua Kiki Arindi, dan Pansus 11 oleh Ketua Dullah.

Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan persetujuan bersama antara Bupati Indramayu dan DPRD Kabupaten Indramayu terhadap Raperda RPJMD Tahun 2025–2029. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Lucky Hakim Lantik dan Ambil Sumpah 39 Pejabat, Perkuat Birokrasi Berbasis Manajemen Talenta

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Kamis (26/6/2025), bertempat di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu. Selasa (1/7)

Pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan birokrasi berbasis merit system dan hasil dari implementasi manajemen talenta yang telah disusun secara sistematis dan terkoordinasi. Sebanyak 39 orang yang dilantik tersebut terdiri atas 16 orang pejabat tinggi pratama dan 23 orang pejabat fungsional.

Beberapa nama yang dilantik di antaranya adalah Asep Abdul Mukti, yang semula menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kini bergeser menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan; Ahmad Syadali, semula Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kini menjabat Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Dispara); serta Dadang Oce Iskandar, yang semula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kini kembali menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Selain itu, yang juga mengalami pergeseran yaitu Sugeng Heryanto, yang semula menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP); serta dr. Deden Bonni Koswara, yang semula menjabat Direktur RSUD, kini menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa pelantikan ini telah melalui tahapan panjang dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola ASN yang profesional.

“Proses pelantikan ini juga merupakan hasil dari pelaksanaan manajemen talenta yang dimulai dengan koordinasi awal di Kanreg III BKN Bandung pada bulan Februari 2025, dengan berbagai dinamikanya hingga mendapat rekomendasi manajemen talenta pada tanggal 21 Mei 2025,” ungkap Bupati.

Bupati menekankan bahwa pengisian jabatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik, responsif, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan menuntut adanya pemimpin birokrasi yang tidak hanya mampu menyusun program, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mendorong perubahan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

“Saya ingin menegaskan bahwa saat ini tantangan pembangunan semakin kompleks. Diperlukan pemimpin birokrasi yang tidak hanya mampu menyusun program, tetapi juga mampu menggerakkan perubahan dan menciptakan dampak nyata di tengah masyarakat, terutama dalam menjawab isu-isu strategis daerah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan keyakinannya bahwa dengan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi, birokrasi Pemerintah Kabupaten Indramayu akan semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Saya yakin dan percaya, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, kita semua dapat mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Mari kita terus bekerja keras untuk mewujudkan Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong),” pungkasnya. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

‎Bupati Lucky Hakim Apresiasi Terpilihnya Indramayu Sebagai Lokasi Visitasi PKN Tingkat II Tahun 2025

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapat kehormatan sebagai tuan rumah kegiatan Advokasi Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN). Selasa (1/7)
‎
‎Kegiatan tersebut dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat pada Kamis, (26/6/2025). 
‎
‎Bertempat di Aula Ki Tinggil, Indramayu, acara dibuka oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang mengapresiasi kepercayaan BPSDM Jawa Barat kepada Kabupaten Indramayu sebagai lokasi studi lapangan bagi para peserta pelatihan.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, kami mengucapkan terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa Barat atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Ini menjadi kehormatan besar untuk menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para calon pemimpin perubahan,” ungkapnya. 
‎
‎Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta yang dibagi ke dalam empat kelompok. Mereka akan melakukan visitasi ke beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah ditetapkan sebagai lokasi khusus (lokus), yaitu Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu.
‎
‎Bupati Lucky juga menegaskan pentingnya visitasi ini dalam membentuk pemimpin yang adaptif dan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan organisasi secara nyata.

“Melalui kunjungan studi lapangan ini, peserta diharapkan mampu mendiagnosa perubahan lingkungan baik eksternal maupun internal, serta merumuskan solusi inovatif untuk meningkatkan kinerja organisasi,” ujarnya.
‎
‎Lebih lanjut, ia mendorong seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara serius dan disiplin dari awal hingga akhir. Menurutnya, keberhasilan pelatihan ini tidak hanya diukur dari keikutsertaan semata, tetapi dari kemampuan peserta menjadi agen perubahan di unit kerjanya masing-masing.
‎
‎Selain memperkuat kapasitas peserta, kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi pengembangan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu.
‎
‎“Semoga kunjungan ini dapat memperkaya kompetensi kepemimpinan peserta dan mempererat sinergi antara berbagai pihak dalam upaya membangun Kabupaten Indramayu yang lebih maju,” tutup Bupati Lucky.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

KKP dan Pemkab Indramayu Revitalisasi 2,8 Ribu Hektare Lahan Tambak, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia bersama Pemkab Indramayu melakukan revitalisasi lahan tambak yang kurang produktif menjadi tambak yang modern. Revitalisasi ini sebagai upaya untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat pesisir. Selasa (1/7)

Kepastian revitalisasi tambak ini setelah dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Dirjen Perikanan Budi Daya Tb.Haeru Rahayu atas nama Kementerian dan Kelautan (KKP) dan Bupati Indramayu Lucky Hakim atas nama Pemkab Indramayu, Rabu (25/6/2025) di Gedung KKP Jakarta. 

Lucky Hakim menjelaskan, untuk saat ini tambak di wilayah Kabupaten Indramayu yang siap dilakukan revitalisasi seluas 2.875,48 hektare yang tersebar di Kecamatan Cantigi, Kandanghaur, Losarang, Pasekan, dan Sindang. 

Menurut Lucky, revitalisasi tambak Pantura ini akan meningkatkan perekonomian warga pesisir karena memanfaatkan tambak yang selama ini kurang produktif. Menurutnya, revitalisasi tambak ini yang merupakan sinergi dan kolaborasi pemerintah daerah dan pusat akan meningkatkan pendapatan warga yang berbasis masyarakat pesisir. 

“Dengan revitalisasi ini merupakan langkah nyata kita bersama KKP untuk bersama-sama meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan tambak yang kurang produktif sehingga ekonomi kerakyatan kita bisa tumbuh terutama bagi masyarakat pesisir,” kata Lucky Hakim. 

Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan revitalisasi tambak tahap pertama di pantai utara (pantura) Jawa Barat dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 100 ribu orang.

“Di Jawa Barat akan direvitalisasi 20 ribu hektare seperti tadi yang sudah disampaikan. Revitalisasi 20 ribu hektare ini akan menyerap tenaga kerja lebih dari 100 ribu orang, dan yang dedicated langsung adalah tidak kurang dari 40 ribu orang,” ujar Trenggono. 

Program revitalisasi tambak ini juga tentunya menimbulkan dampak beruntun positif lainnya yakni penyediaan rumah bagi para pekerjanya.

“Itulah tadi kita sudah tanda tangan dengan lima bupati di Jawa Barat. Mudah-mudahan nanti kita bisa bekerja sama dengan baik sehingga ini bisa terealisasi dengan baik dan kita bisa menciptakan industri Jawa Barat, serta kita juga bisa menciptakan lapangan kerja baru di wilayah Jawa Barat,” kata Trenggono.

Menurut Trenggono, program revitalisasi akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2025 mulai dari Provinsi Jawa Barat. Pengembangan tahap pertama akan menyasar 20.413,25 hektare tambak yang berada di lahan milik pemerintah di Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal