Hari Jadi ke-499, Lucky Hakim Soroti Ketimpangan Ekonomi di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 menjadi momentum bagi Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk menyoroti persoalan ketimpangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Menurut Lucky, Indramayu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertanian, minyak dan gas bumi hingga kekayaan laut. Namun, melimpahnya potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Lucky usai mengikuti Rapat Kerja Istimewa dalam rangka Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu di Gedung DPRD Indramayu, Rabu (7/10/2026).

Lucky menilai, persoalan kesejahteraan tidak semata-mata berkaitan dengan besarnya potensi ekonomi daerah. Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah ketimpangan dalam penguasaan sumber daya ekonomi.

Ia mencontohkan sektor pertanian. Menurutnya, kepemilikan lahan dalam skala besar dapat memberikan keuntungan kepada pemilik lahan, sementara pengelolaannya melibatkan banyak pekerja yang belum tentu menikmati hasil ekonomi secara proporsional.

Hal serupa, kata Lucky, juga dapat terjadi di sektor perikanan. Kepemilikan kapal dalam jumlah besar oleh pihak tertentu berpotensi menciptakan kondisi masyarakat lainnya hanya bergantung pada pekerjaan sebagai buruh.

“Kalau ada yang punya 500 hektare, kemudian satu hektare dikerjakan banyak orang, kapan kayanya, kapan sejahteranya?” ujar Lucky.

Ia menegaskan, pemerintah perlu mencari langkah yang dapat memperkecil kesenjangan ekonomi tanpa menghambat aktivitas dunia usaha. Menurutnya, pelaku usaha tetap membutuhkan keuntungan agar roda perekonomian terus bergerak, tetapi kesejahteraan pekerja juga harus menjadi perhatian.

Lucky menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari besarnya produksi atau nilai ekonomi yang dihasilkan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana manfaat ekonomi tersebut berputar dan dirasakan oleh masyarakat.

Ia kemudian menyinggung potensi produksi pertanian Indramayu yang disebut mencapai sekitar 1,8 juta ton. Dengan asumsi harga Rp6.500 per kilogram, nilai ekonominya sangat besar.

Namun, Lucky mempertanyakan seberapa luas manfaat ekonomi tersebut dirasakan masyarakat.

“Uangnya ke mana? Jangan-jangan hanya dimiliki oleh beberapa orang,” katanya.

Prioritaskan Masyarakat yang Membutuhkan

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Lucky mengatakan pemerintah perlu memulai intervensi dari masyarakat yang berada dalam kondisi paling membutuhkan.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi prioritas sebelum pemerintah mendorong program pemberdayaan ekonomi lainnya.

“Yang paling miskin kita bantu dulu. Kebutuhan sehari-harinya, kemudian pendidikan yang berkualitas. Setelah itu baru entrepreneurship,” ujarnya.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Lucky menekankan pentingnya akses terhadap pendidikan berkualitas. Pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci agar generasi berikutnya memiliki kesempatan lebih besar untuk memperbaiki taraf hidup.

Ia juga mendorong agar masyarakat tidak selamanya berada pada posisi sebagai pekerja. Menurut Lucky, masyarakat perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang menjadi pelaku usaha.

Dorong Investasi dan Wirausaha

Lucky juga menilai investasi memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Indramayu. Namun, manfaat investasi menurutnya tidak sebatas menciptakan lapangan pekerjaan di sektor industri.

Kehadiran investasi diharapkan turut membuka peluang bagi masyarakat untuk membangun usaha pendukung, seperti kuliner, bengkel, perdagangan maupun usaha kecil lainnya.

“Investasi itu membuka peluang. Bukan hanya supaya kita jadi buruh, tapi supaya muncul entrepreneurship,” kata Lucky.

Lucky menegaskan, menjadi pekerja bukanlah sesuatu yang keliru. Namun, masyarakat harus memiliki pilihan dan kesempatan untuk meningkatkan kondisi ekonominya.

Menurutnya, pembangunan ekonomi yang ideal adalah pembangunan yang mampu membuka peluang lebih luas, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi turut memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih merata.

Reporter : Andika

Bupati Indramayu Sambangi Korban Kebakaran di Jatibarang, Baznas Salurkan Bantuan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang tengah menghadapi musibah. Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung mengunjungi Jaelani, warga yang rumahnya terdampak kebakaran di Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang.

Dalam kunjungan tersebut, Lucky Hakim didampingi Camat Jatibarang Mardono, sejumlah perangkat daerah Pemkab Indramayu, serta Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri.

Kedatangan rombongan tersebut untuk melihat secara langsung kondisi rumah Jaelani sekaligus menyerahkan bantuan guna mendukung proses pemulihan pascakebakaran.

Rumah Jaelani yang berada di RT 14 RW 04, Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, mengalami kebakaran pada 23 September 2026. Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

Kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat rumah membutuhkan perbaikan sebelum kembali digunakan sebagai tempat tinggal.

Jaelani diketahui tinggal seorang diri setelah berpisah dengan istrinya dan tidak memiliki anak. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia menjalankan usaha berjualan sembako.

Musibah yang terjadi di tengah keterbatasan tersebut membuat kondisi Jaelani semakin berat. Karena itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu memberikan bantuan stimulan untuk rehabilitasi rumah yang terdampak bencana kebakaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perbaikan rumah sekaligus mengurangi beban Jaelani setelah kejadian.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi Pak Jaelani dan memastikan warga yang terkena musibah mendapat perhatian,” kata Bupati Lucky Hakim saat berkunjung, Kamis (24/9/2026).

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat segera dimanfaatkan untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

“Bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban dan membantu memperbaiki rumah agar kembali layak ditempati,” tambahnya.

Camat Jatibarang Mardono mengatakan, pihak kecamatan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait untuk mendukung proses pemulihan Jaelani.

Menurutnya, sinergi antarpihak diperlukan agar kebutuhan warga yang terdampak musibah dapat ditangani secara bertahap.

“Kami akan terus mendampingi dan berkoordinasi dalam proses pemulihan. Semoga bantuan dari Baznas dan perhatian Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat membantu Pak Jaelani untuk segera memperbaiki rumahnya,” ujarnya.

Bagi Jaelani, kehadiran Bupati Indramayu bersama jajaran pemerintah serta bantuan yang diberikan menjadi perhatian yang sangat berarti di tengah kondisi yang sedang dihadapinya.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diterimanya setelah rumahnya mengalami kebakaran.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati, pemerintah, dan Baznas yang sudah datang melihat kondisi saya dan memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti untuk memperbaiki rumah saya,” ungkap Jaelani.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi musibah.

Melalui bantuan stimulan rehabilitasi rumah tersebut, Jaelani diharapkan dapat segera memperbaiki tempat tinggalnya sehingga kembali aman dan layak dihuni serta dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau RSUD M.A. Sentot Patrol, Pastikan Pelayanan Kesehatan Terus Ditingkatkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung pelayanan dan fasilitas kesehatan di RSUD M.A. Sentot Patrol untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan yang optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Lucky didampingi Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr. Wawan Ridwan, serta jajaran manajemen RSUD M.A. Sentot Patrol.

Peninjauan diawali dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Di lokasi tersebut, Bupati Lucky menyapa sejumlah pasien dan berdialog dengan dokter serta perawat yang sedang menjalankan tugas.

Setelah itu, Lucky berkeliling melihat sejumlah fasilitas pelayanan di rumah sakit. Ia meninjau kondisi sarana dan prasarana, termasuk gedung baru yang telah dibangun dengan fasilitas yang dinilai lebih representatif untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Lucky mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengetahui secara langsung kondisi pelayanan kesehatan di lapangan sekaligus memastikan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan publik harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, nyaman, berkualitas, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien.

“Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan di Indramayu terus berjalan dengan baik. Fasilitas yang sudah tersedia harus dimanfaatkan secara optimal dan terus ditingkatkan, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, nyaman, dan berkualitas,” ujar Lucky.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis dan seluruh jajaran RSUD M.A. Sentot Patrol yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pengembangan sarana dan prasarana rumah sakit agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Indramayu dalam memperkuat pelayanan kesehatan daerah, sehingga fasilitas kesehatan milik pemerintah dapat memberikan layanan yang semakin optimal bagi masyarakat.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Jembatan Desa 3 Jatimulya Direhabilitasi, Bupati Lucky Ingatkan Truk Jangan Melintas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rehabilitasi Jembatan Desa 3 di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mendapat perhatian langsung dari Bupati Indramayu Lucky Hakim.

Bupati meninjau progres pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai keberadaan jembatan sangat penting bagi aktivitas masyarakat, khususnya petani yang menggunakannya untuk mengangkut hasil panen, Minggu (13/9/2026).

Lucky mengingatkan masyarakat agar sementara waktu menggunakan kendaraan roda empat dan tidak melintaskan truk di atas jembatan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi sekaligus memperpanjang usia jembatan setelah selesai direhabilitasi.

“Ini jembatan penting sekali untuk wara-wiri membawa hasil panen warga sekitar. Bisa dilewati mobil, tetapi truk jangan dulu, nanti gampang rusak lagi,” ujar Lucky.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga melihat kondisi sumber air dan saluran irigasi di sekitar jembatan. Menurutnya, ketersediaan air perlu menjadi perhatian, terutama saat musim kemarau ketika petani menghadapi keterbatasan pasokan air karena curah hujan belum mencukupi.

Lucky mengatakan berbagai aspirasi masyarakat akan tetap ditampung. Namun, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat sejumlah rencana pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Karena itu, Pemkab Indramayu terus berupaya mencari dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

Rehabilitasi Jembatan Desa 3 Jatimulya dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu dengan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, Kuwu Jatimulya Rastim menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan akses baru ini sangat membantu petani dalam mengangkut hasil panen sekaligus menekan biaya transportasi.

Sebelum jembatan dapat digunakan, petani harus melalui akses alternatif yang membuat mereka mengeluarkan biaya tambahan.

“Alhamdulillah, kedatangan Bapak Bupati disambut baik oleh warga. Kami mengucapkan terima kasih. Dengan adanya jembatan ini, kami sebagai petani merasa tertolong, terutama dalam membawa hasil panen,” katanya.

Rastim menambahkan, jembatan tersebut merupakan jalur poros yang menghubungkan Desa Jatimulya dengan Desa Plosokerep hingga menuju wilayah Kroya.

Selain mendukung sektor pertanian, keberadaan jembatan juga dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat antardesa dan antarwilayah.

Sebelumnya, kondisi jembatan yang roboh membuat masyarakat kehilangan akses untuk menuju wilayah di seberangnya. Ketua RT 03/RW 06, Sodikin, mengatakan kerusakan tersebut sempat membuat jalur tidak dapat dilintasi warga.

“Jembatannya dulu tidak bisa diseberangi karena roboh, jadi tidak ada akses jalan ke sana,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lucky juga melihat langsung sumur yang dimanfaatkan sebagai sumber air untuk saluran irigasi dan penampungan bagi petani di sekitar lokasi.

Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus melihat persoalan lain yang berkaitan dengan sektor pertanian, terutama ketersediaan air saat musim kemarau.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Rutilahu, Tiga Warga Indramayu Dapat Hunian Lebih Layak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harapan memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman kembali hadir bagi masyarakat Kabupaten Indramayu melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Hal tersebut terlihat saat Bupati Indramayu Lucky Hakim, didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri, mengunjungi sejumlah penerima manfaat program Rutilahu, Minggu (13/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah warga sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzakki yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Indramayu. Selain itu, penerima juga mendapatkan bantuan sembako dari Dinas Sosial.

Salah satu penerima manfaat adalah Sarban (78), warga Desa Pegagan, Kecamatan Losarang. Rumah yang selama ini ditempatinya akan dibongkar dan diperbaiki secara menyeluruh agar menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman.

Rumah tersebut juga akan dilengkapi kamar mandi di dalam bangunan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. Selama proses rehabilitasi berlangsung, Sarban akan tinggal sementara di rumah anaknya.

“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur mendapat bantuan ini. Selama ini rumah saya kondisinya kurang layak. Mudah-mudahan setelah diperbaiki bisa lebih nyaman dan aman untuk ditempati,” ungkap Sarban.

Bantuan serupa juga diberikan kepada Masniyah (54), warga Desa Kandayakan, serta Parna (71), warga Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi.

Ketiganya menjadi penerima manfaat program Rutilahu sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak.

Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama yang bersumber dari ZIS masyarakat.

“Melalui ZIS yang dihimpun Baznas, kami ingin memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama untuk membantu mereka memiliki rumah yang lebih layak,” ujarnya.

Aspuri berharap bantuan stimulan rehabilitasi Rutilahu tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban para penerima manfaat dalam memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan pentingnya pemerintah hadir secara langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memahami kebutuhan mereka.

“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan warga dan membawa perubahan nyata bagi kehidupan mereka,” katanya.

Menurut Lucky, bantuan Rutilahu tidak semata-mata ditujukan untuk memperbaiki bangunan rumah. Lebih dari itu, bantuan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Bagi warga penerima bantuan, program tersebut bukan hanya menghadirkan perbaikan fisik hunian, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman serta membuka kembali harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

11 Rumah Terbakar di Eretan Wetan, Pemkab Indramayu Siapkan Bantuan Rehab

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menghanguskan 11 rumah warga di Desa Eretan Wetan, Blok Prempu 1 RT 01/RW 04, Kecamatan Kandanghaur, Jum’at (11/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kebakaran yang terjadi di kawasan perumahan nelayan di belakang Koramil 1616 Kandanghaur tersebut berdampak terhadap 11 kepala keluarga (KK). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan saat berusaha menyelamatkan diri.

Sehari setelah kejadian, Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung lokasi dan menemui warga terdampak pada Sabtu (12/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi korban sekaligus memastikan penanganan dan bantuan dapat segera direalisasikan.

Dalam dialog bersama warga, Lucky menyampaikan sejumlah langkah pemulihan, mulai dari pengurusan kembali dokumen penting yang terbakar hingga pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak korban.

Pemerintah daerah juga mengupayakan dukungan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak. Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk membantu pengurusan dokumen seperti KTP, kartu keluarga (KK), ijazah, dan kartu bantuan secara gratis.

Untuk mempercepat pelayanan, korban kebakaran akan mendapatkan layanan khusus sehingga tidak perlu mengikuti antrean pelayanan umum.

Sementara itu, untuk pemulihan tempat tinggal, Pemkab Indramayu mengupayakan bantuan material bangunan bagi 11 rumah melalui koordinasi dengan Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu dan BAZNAS.

Bantuan tersebut akan diprioritaskan untuk kebutuhan dasar pembangunan, seperti dinding, atap, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

“Saya turut prihatin atas kejadian ini. Mungkin kalau dibangun seperti semula enggak cukup, tapi saya usahakan bersama Pak Sekda, tolong sama BAZNAS. Kalau menunggu Rutilahu kan enggak keburu,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Lucky juga meminta pembangunan kembali rumah warga dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat sekitar. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga warga dapat kembali menempati rumahnya.

Selain tempat tinggal, kebutuhan pendidikan anak-anak korban turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemkab akan berkoordinasi dengan camat dan pihak sekolah untuk membantu memenuhi kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah yang ikut terbakar.

Pascakebakaran, BPBD Kabupaten Indramayu telah menyiapkan posko darurat. Bantuan logistik juga terus disalurkan kepada warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar tanpa pungutan.

Dukungan juga datang dari masyarakat dan berbagai pihak dalam bentuk uang tunai, pakaian layak pakai, serta sembako.

Ketua RW 01 Blok Prempu, Desa Eretan Wetan, Aman, menyampaikan terima kasih atas perhatian Bupati Indramayu dan jajaran pemerintah daerah kepada warga yang menjadi korban kebakaran.

Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu warga membangun kembali rumah dan menjalani kehidupan secara normal. Menurutnya, sebagian besar korban merupakan masyarakat nelayan yang membutuhkan dukungan untuk bangkit setelah kehilangan tempat tinggal.

“Penghuni atau orang-orang yang kena korban adalah orang-orang kecil, masyarakat nelayan. Jadi mohon kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya Bapak Bupati Lucky Hakim bantulah kami warga kami yang kena musibah kebakaran,” ujarnya.

Pemkab Indramayu menargetkan bantuan dan penanganan awal bagi 11 rumah terdampak dapat direalisasikan secepatnya, dengan upaya penyelesaian dalam waktu satu hingga dua minggu atau masih pada bulan berjalan.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Jembatan Kali Perak Jatimunggul Direhabilitasi, Akses Petani Diharapkan Makin Lancar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah merehabilitasi Jembatan Desa 1 di Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jembatan Kali Perak.

Rehabilitasi jembatan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari kalender, terhitung sejak 14 Juli hingga 11 Oktober 2026.

Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung proses rehabilitasi. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Camat Terisi Boy Billy Prima dan Kuwu Desa Jatimunggul Ro’up,”  pada Senin (7/9/2026).

Ro’up menjelaskan, jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat, terutama warga yang hendak menuju kawasan pertanian. Sebelum direhabilitasi, kondisi konstruksi jembatan mengalami kerusakan cukup parah dan banyak bagian yang sudah keropos.

“Jembatannya sudah keropos. Dari 2014 sudah rusak dan baru ini dibetulkan. Selama dibangun, lewatnya jalan darurat dulu,” jelas Ro’up.

Mendengar kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur atas dimulainya rehabilitasi jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Alhamdulillah ini kewajiban kita membangun jembatan ini, semoga menjadi pahala untuk semua pihak yang terlibat,” ujar Lucky.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga berdialog dengan masyarakat sekitar. Warga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap perbaikan infrastruktur yang dinilai penting bagi aktivitas sehari-hari.

Selama jembatan mengalami kerusakan, mobilitas petani menuju lahan serta pengangkutan hasil pertanian menjadi terkendala. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap nilai jual hasil panen, termasuk gabah.

Terlebih, sebagian besar lahan pertanian di wilayah tersebut merupakan sawah tadah hujan yang hanya dapat dipanen sekali dalam setahun pada musim kemarau.

Warga berharap setelah rehabilitasi selesai, akses menuju lahan pertanian dan jalur pengangkutan hasil panen menjadi lebih mudah sehingga hasil pertanian maupun perkebunan dapat dipasarkan dengan harga yang lebih baik.

Salah seorang warga Desa Jatimunggul Blok Weringin, Rakim, mengatakan keberadaan jembatan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat karena mayoritas warga setempat bekerja sebagai petani dan pekebun.

Menurutnya, akses jalan yang sulit selama ini turut memengaruhi harga hasil produksi masyarakat karena biaya dan kemudahan pengangkutan berbeda dengan wilayah yang memiliki akses lebih baik.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim atas pembangunan jembatan ini. Semoga membawa Indramayu lebih baik. Kami berharap semua yang dilaksanakan hari ini akan bermanfaat untuk ke depannya,” tutur Rakim.

Rehabilitasi Jembatan Kali Perak di Desa Jatimunggul diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya mobilitas petani dan distribusi hasil pertanian serta perkebunan.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

20 Tahun Huni Rumah Tak Layak, Warga Jatimunggul Dapat Bantuan Rehab dari Pemkab Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak akhirnya datang bagi Asep Saripudin (49), warga Desa Jatimunggul, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Selama kurang lebih 20 tahun, Asep bersama istrinya menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan. Kini, rumah tersebut akan mendapatkan bantuan rehabilitasi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Kondisi rumah Asep ditinjau langsung Bupati Indramayu Lucky Hakim. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Camat Terisi, Kuwu Desa Jatimunggul, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, pada Senin (7/9/2026).

Sehari-hari, Asep bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia terkadang menjadi buruh tani dan pada kesempatan lain bekerja sebagai buruh bangunan. Dengan pekerjaan yang tidak tetap, ia tetap berusaha memenuhi kebutuhan keluarga agar dapur tetap mengepul.

Kondisi tempat tinggal yang dihuni Asep dan istrinya pun cukup memprihatinkan. Sebagian bangunan menggunakan batu bata, sementara bagian lainnya terbuat dari asbes. Lantainya masih berupa semen, sedangkan bagian belakang yang difungsikan sebagai dapur hanya berupa bangunan tambahan dengan penutup terpal.

Rumah tersebut hanya memiliki ruang tidur dan dapur. Saat hujan deras, air masih merembes melalui atap yang bocor. Kondisi semakin memprihatinkan karena rumah itu belum dilengkapi kamar mandi maupun jamban.

Selama ini, Asep bersama keluarganya terpaksa memanfaatkan fasilitas milik tetangga yang sudah tidak dihuni untuk mandi dan buang hajat.

Dalam dialog bersama Bupati, Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas toilet menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diprioritaskan.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim memastikan rumah Asep akan direhabilitasi. Selain perbaikan bangunan, aspek sanitasi juga akan diperhatikan agar keluarga tersebut dapat menempati rumah yang lebih sehat dan layak.

“Silakan untuk direhabilitasi rumahnya, semua akan diurus oleh BAZNAS. Insyaallah dibuatkan juga WC-nya agar tidak jauh ke sana. Ada sembako juga dari Dinsos. Semoga sehat selalu bapaknya,” ujar Lucky Hakim.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan perubahan terhadap kualitas hidup Asep dan keluarganya melalui hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.

Asep pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim yang mau membantu keluarga saya,” ungkap Asep.

Sumber Diskominfo Kab. Indramayu

Andika

Hadapi Kekeringan, Pemkab Indramayu Perkuat Irigasi dan Salurkan Pompa Air untuk Petani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat langkah mitigasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Salah satunya melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan penyaluran bantuan mesin pompa air kepada petani.

Upaya tersebut ditandai dengan Serah Terima Aset Operasional JIAT Inpres Nomor 02 Tahun 2025 sekaligus penyaluran bantuan mesin pompa air yang berlangsung di Balai Benih Tanaman Pangan Kecamatan Cikedung, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Hermansyah, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, gabungan kelompok tani, serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui bantuan pompa air, pembangunan JIAT, hingga pengembangan program Listrik Masuk Sawah.

Menurut Lucky, keberadaan sarana pengairan sangat penting untuk membantu petani mempertahankan aktivitas bercocok tanam di tengah kondisi musim kemarau.

Ia juga meminta camat dan pemerintah desa turut mengawal pemanfaatan bantuan agar dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi para petani.

Selain itu, petani didorong untuk tetap produktif dengan menyesuaikan komoditas yang ditanam dengan kondisi musim. Sejumlah tanaman seperti jagung, semangka, melon, dan palawija dinilai dapat menjadi alternatif selama musim kering.

“Selagi para petani masih semangat menanam, kami akan optimistis,” kata Lucky.

Bupati menegaskan, pemerintah akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa sektor pertanian memiliki prospek untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mempertahankan Indramayu sebagai lumbung pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” tuturnya.

63 Titik JIAT Disetujui

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Indramayu Sugeng Heriyanto menjelaskan, pembangunan JIAT terus didorong untuk memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian yang rentan terdampak kekeringan.

Dari usulan pembangunan JIAT yang disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, sebanyak 63 titik telah disetujui untuk dibangun, sementara 47 titik tambahan masih dalam proses.

Pembangunan tersebut akan diprioritaskan di kawasan persawahan tadah hujan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kekeringan, di antaranya wilayah Gantar, Kroya, Terisi, sebagian Cikedung, dan sebagian Gabuswetan.

“Ini adalah upaya kami dalam memitigasi kekeringan yang ada di Kabupaten Indramayu. Tidak akan bisa berjalan tanpa dukungan semua pihak, terutama teman-teman petani. Saling bersinergi itu yang paling penting,” ujar Sugeng.

Pemerintah Dorong Penguatan Infrastruktur Pengairan

Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia, Hermansyah, turut memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian.

Menurutnya, ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian, khususnya ketika petani menghadapi musim kering.

Pemerintah, kata Hermansyah, terus mendorong pembangunan infrastruktur pengairan, termasuk JIAT dan program Listrik Masuk Sawah. Ketersediaan akses listrik di area pertanian diharapkan dapat memudahkan petani mengoperasikan pompa air dengan sumber energi yang lebih mudah dan terjangkau.

Petani Sambut Positif Bantuan

Bantuan yang diberikan pemerintah mendapat sambutan positif dari kalangan petani. Tawang, petani asal Desa Krasak, mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan dukungan pemerintah.

“Kami bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya alsintan dari pemerintah pusat maupun daerah. Ketersediaan air menjadi kebutuhan utama petani agar kegiatan tanam dapat terus berlangsung dan risiko gagal panen dapat ditekan,” ujarnya.

Melalui pembangunan JIAT, bantuan pompa air, serta pengembangan Listrik Masuk Sawah, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap ketahanan sektor pertanian tetap terjaga meski menghadapi ancaman kekeringan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempertahankan produktivitas pertanian dan posisi Kabupaten Indramayu sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Warga Bojongsari dan Babadan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan bantuan rehabilitasi Rutilahu kepada masyarakat di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, dan Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Senin (10/8/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program bedah rumah yang menyasar masyarakat yang masih menempati hunian dengan kondisi tidak layak.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, program rehabilitasi Rutilahu di Kabupaten Indramayu ditargetkan menyasar sekitar 2.200 unit rumah untuk diperbaiki menjadi hunian yang lebih layak dan aman bagi masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi pembiayaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu, APBD Provinsi Jawa Barat, dan APBN.

“Jadi insyaallah Indramayu ada 2.200 rumah yang tadinya tidak layak huni seperti yang di sini contohnya, itu dibedah menjadi layak,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, program bedah rumah diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak.

Lucky juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar menjaga serta merawat rumah setelah proses rehabilitasi selesai sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Semoga bermanfaat. Nanti kalau sudah jadi, rumahnya dirawat dengan baik,” pesannya.

Salah seorang penerima bantuan, Oom Komariyah (40), mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas bantuan rehabilitasi rumah yang diterimanya.

“Terima kasih Pak Bupati atas bantuannya. Semoga Pak Bupati beserta jajarannya sehat selalu,” ucapnya.

Melalui program Rutilahu, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengentasan rumah tidak layak huni.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan warga di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika