Negara Hadir untuk Rakyat, Bupati Lucky Hakim Resmikan Titik Air Bersih di Desa Cibeber

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah bersama TNI terus memperkuat akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar dan kebutuhan air bersih melalui program nasional bertajuk “Negara Hadir untuk Rakyat.”

Program tersebut diwujudkan melalui Launching 2.500 Titik Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan serentak secara nasional. Di Kabupaten Indramayu, kegiatan dipusatkan di Blok Desa RT 10/RW 02, Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, perbankan, BUMN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Dandim 0616/Indramayu serta Bupati Indramayu. Selanjutnya dilakukan pembacaan doa, peresmian sumur bor oleh Bupati Indramayu bersama Dandim, pemotongan pita, video conference bersama Presiden Republik Indonesia, hingga penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih merupakan bagian dari gerakan nasional yang diluncurkan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia.

“Program ini merupakan wujud nyata perhatian Bapak Presiden kepada masyarakat. Negara hadir secara langsung untuk rakyat melalui pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih yang dikerjakan oleh TNI,” ujar Tulus.

Khusus di Kabupaten Indramayu, Kodim 0616/Indramayu telah membangun enam unit Jembatan Garuda yang tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Sukamelang, Kroya, Tempel Kulon Kecamatan Lelea, Haurgeulis, serta lokasi lainnya.

Selain pembangunan jembatan, Kodim 0616/Indramayu juga telah merealisasikan enam titik sumur bor air bersih, termasuk di Desa Cibeber, Anjatan, Sukamulya, Lelea, dan Jatibarang.

Tulus berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sekaligus dipelihara bersama oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim turut menyaksikan langsung peresmian sumur bor air bersih di Desa Cibeber. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

Setelah itu, para tamu undangan mengikuti video conference bersama Presiden Republik Indonesia dalam rangka peluncuran program nasional tersebut.

Kehadiran fasilitas air bersih di Desa Cibeber diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan warga, khususnya dalam memperoleh akses air bersih yang layak.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan semangat gotong royong dalam pembangunan.

Program “Negara Hadir untuk Rakyat” di Kabupaten Indramayu diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Bupati Indramayu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Tersana

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran dengan menyalurkan bantuan kepada Ibu Sariah, korban kebakaran rumah di Blok Bantar RT 013 RW 003, Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Rabu (12/8/2026).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Indramayu sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban korban pascakebakaran.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan, S.STP., diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, S.E., M.A.P., yang turut mendampingi proses pemberian bantuan kepada korban.

Musibah kebakaran terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat kejadian, penghuni rumah sedang berada di luar untuk membantu kegiatan hajatan warga atau ngobeng, sehingga tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari bagian atap rumah. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan.

Mengetahui kejadian tersebut, Pemerintah Desa Tersana segera berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Warga sekitar juga turut bergotong royong membantu memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia sembari menunggu petugas tiba.

Berkat respons cepat dan kerja sama berbagai pihak, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Pemerintah Desa Tersana, serta Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, penanganan pascabencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan korban sekaligus memberikan dukungan moral selama menjalani proses pemulihan.

Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik. Pemeriksaan instalasi secara berkala serta penggunaan peralatan listrik sesuai standar dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Tidak hanya bantuan material, pendampingan dan perhatian juga diberikan agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, dan Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Jum’at (24/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan bantuan stimulan tanggap bencana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu serta bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu.

Di Desa Sanca, bantuan diberikan kepada keluarga Tarkani dan Hanipah yang rumahnya mengalami kebakaran. Melalui program bantuan stimulan tanggap bencana, Baznas Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan masing-masing sebesar Rp10 juta.

Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu turut memberikan bantuan berupa kasur, pakaian, sembako, dan makanan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban pascakebakaran.

Sementara itu, di Desa Anjatan Utara, bantuan stimulan tanggap bencana masing-masing sebesar Rp5 juta diserahkan kepada Warmini dan Kuryati yang juga menjadi korban kebakaran rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami para korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan mereka setelah kehilangan tempat tinggal.

“Ini ada bantuan dari Baznas, semoga bermanfaat. Yang sehat selalu, sabar, dan hati-hati selalu. Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa para korban yang rumahnya mengalami kebakaran,” ujar Bupati Lucky.

Ia juga mengapresiasi kepedulian berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, yang turut membantu proses penanganan warga terdampak bencana.

Bupati Lucky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang mengalami musibah. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga dengan memastikan para korban memperoleh dukungan agar dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Tarkani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah sudi datang dan berkunjung ke rumah kami yang kebakaran,” katanya.

“Kami sekeluarga juga mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa kasur, baju, sembako, dan makanan dari Dinas Sosial, serta bantuan stimulan tanggap bencana dari Baznas,” ungkapnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Salat Istisqa di Anjatan, Bupati Lucky Hakim Ajak Warga Perkuat Ikhtiar Hadapi Kekeringan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Salat Istisqa bersama masyarakat dan para petani di Kecamatan Anjatan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, Jum’at (24/7/2026).

Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta ratusan masyarakat dan petani.

Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung di Lapangan Masjid Besar Baiturrahman Anjatan. Setelah salat, seluruh jemaah mengikuti khutbah dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu yang tengah menghadapi kondisi kekeringan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan berbagai upaya teknis untuk mengatasi kekeringan, mulai dari perbaikan jaringan irigasi, peninjauan sumber-sumber air, hingga pembangunan pompa satelit. Namun, menurunnya debit air membuat berbagai upaya tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan air bagi lahan pertanian.

“Kita tahu Indramayu merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan nelayan. Saat ini petani mengalami kekurangan air,” ujar Bupati Lucky.

Ia menegaskan, berbagai langkah telah dilakukan secara optimal. Namun, upaya tersebut membutuhkan proses, sementara kondisi debit air di sejumlah sumber memang sangat terbatas.

Bupati Lucky menjelaskan, sebagian besar lahan pertanian di Indramayu masih berupa sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani terpaksa menunda masa tanam, bahkan sebagian mengalami gagal tanam.

“Upaya teknis terus kami lakukan bersama Dinas Pertanian, Balai Besar Wilayah Sungai, dan Kementerian Pertanian melalui normalisasi saluran, optimalisasi sumber air, hingga pembangunan sumur,” katanya.

Namun demikian, Bupati Lucky mengingatkan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar manusia. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap memanjatkan doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

“Namun kita juga harus menyadari bahwa semua ini adalah ikhtiar. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah mendengar doa kita, mengumpulkan awan, dan segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.

Selain penanganan teknis, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga telah menyiapkan program asuransi gagal panen bagi petani. Namun, keterbatasan anggaran membuat perlindungan tersebut belum dapat menjangkau seluruh petani.

Kondisi itu membuat sebagian petani memilih menunda masa tanam untuk menghindari risiko kerugian yang lebih besar akibat keterbatasan pasokan air.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Baznas juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang sebagian besar merupakan warga lanjut usia di Kecamatan Anjatan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak kondisi musim kemarau.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa dan berbagai upaya teknis yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh ikhtiar lahir dan batin dapat membawa keberkahan.

Dengan demikian, hujan segera turun dan aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau SDN 2 Tugu yang Ambruk, Minta Percepatan Revitalisasi Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kondisi SDN 2 Tugu, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Jumat (24/7/2026), setelah salah satu bangunan sekolah tersebut ambruk pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam kunjungannya, Bupati Lucky Hakim memastikan keselamatan siswa menjadi prioritas utama. Ia juga mendorong percepatan bantuan revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat agar proses perbaikan dapat segera dilakukan.

Bangunan yang ambruk merupakan ruang guru. Peristiwa terjadi setelah seluruh kegiatan belajar mengajar selesai sehingga tidak ada guru maupun siswa yang berada di dalam ruangan. Tidak adanya korban jiwa juga tidak terlepas dari langkah antisipasi pihak sekolah yang sebelumnya telah mengosongkan bangunan karena dinilai berisiko.

Saat meninjau lokasi, Bupati Lucky melihat langsung puing-puing bangunan yang masih memenuhi ruangan. Atap dengan rangka kayu runtuh bersama sebagian dinding, menyisakan material bangunan yang berserakan.

Dua ruang kelas yang berada di samping bangunan, yakni kelas V dan kelas VI, juga untuk sementara dikosongkan karena menggunakan konstruksi atap yang sama dan dikhawatirkan mengalami kerusakan serupa.

Kondisi tersebut berdampak pada proses belajar mengajar. Karena keterbatasan ruang, siswa kelas II sementara digabung dengan kelas III, sedangkan siswa kelas IV belajar bersama kelas V. Sementara itu, siswa kelas VI menempati bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) yang berada di belakang sekolah.

Adapun aktivitas ruang guru untuk sementara dipindahkan ke ruang kelas I yang juga digunakan sebagai perpustakaan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, kondisi SDN 2 Tugu menjadi gambaran masih banyaknya sekolah di Kabupaten Indramayu yang membutuhkan penanganan segera.

“Hari ini saya meminta pertolongan kepada Menteri Pendidikan terkait pembangunan sekolah yang kondisinya sangat rawan ini, bahkan sampai ambruk. Beruntung pihak sekolah memiliki insting untuk mengosongkan ruangan sehingga tidak ada korban ketika atap akhirnya roboh,” ujar Bupati Lucky.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus berupaya melakukan revitalisasi sesuai dengan kemampuan daerah. Namun, keterbatasan anggaran membuat dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan, terlebih masih banyak sekolah lain yang membutuhkan perbaikan.

Ia menilai percepatan revitalisasi penting dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di sekolah lain.

Sementara itu, guru SDN 2 Tugu, Arif Budiman, mengatakan bangunan sekolah tersebut merupakan sekolah Inpres yang dibangun pada 1976 dan hingga kini belum pernah mendapatkan rehabilitasi secara menyeluruh.

Selain itu, sejak 2022 sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah definitif. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi optimalisasi proses pengajuan bantuan perbaikan sekolah.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap kondisi infrastruktur pendidikan sebagai dasar penentuan skala prioritas penanganan.

Melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, Pemkab Indramayu berharap percepatan revitalisasi sekolah dapat segera terealisasi.

Dengan demikian, seluruh peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rumah Warga Penerima Bantuan Rutilahu di Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harapan untuk memiliki rumah yang aman dan layak huni akhirnya kembali tumbuh bagi Heri, warga Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Selama bertahun-tahun, Heri bersama keluarganya tinggal di rumah yang kondisinya mulai memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat usia bangunan yang sudah cukup lama. Dinding mulai lapuk, sementara atap dan bagian lainnya tidak lagi kokoh.

Kondisi tersebut membuat Heri dan keluarganya harus tetap waspada, terutama ketika hujan deras maupun angin kencang melanda.

Namun, harapan itu kini mendapat perhatian melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu melalui Program Bantuan Stimulan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri meninjau langsung kondisi rumah Heri pada Rabu (22/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga melanjutkan peninjauan ke Desa Penganjang, Kecamatan Sindang. Di lokasi tersebut, ia melihat kondisi rumah milik Sakiroh dan Tasinih yang berada dalam satu lingkungan dan saling berdekatan.

Kedua rumah tersebut juga mengalami kerusakan. Dinding bangunan mulai rapuh, bagian atap mengalami kerusakan, dan sejumlah bagian rumah membutuhkan perbaikan agar kembali aman dan nyaman untuk ditempati.

Pada setiap lokasi kunjungan, Bupati Lucky Hakim menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari Baznas Kabupaten Indramayu kepada masing-masing penerima manfaat. Selain bantuan perbaikan rumah, para penerima juga memperoleh paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, Program Rutilahu merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Baznas dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman dan layak.

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi tempat keluarga membangun harapan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan membuat masyarakat dapat tinggal dengan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri mengatakan, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin bantuan ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan rumah yang lebih layak serta kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.

Heri mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang mulai mengalami kerusakan, kini ia memiliki harapan untuk menempati hunian yang lebih aman dan nyaman bersama keluarganya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim dan Baznas Kabupaten Indramayu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan rumah kami segera diperbaiki menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman,” ungkapnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Takziah ke Rumah Duka Korban Laka Maut Pantura, Salurkan Santunan untuk Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi rumah duka para korban kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, Senin (13/7/2026).

Kunjungan dilakukan di rumah duka yang berlokasi di RT 13 RW 04, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, H. Aspuri, serta Camat Lelea, Atang Suwandi.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga mengunjungi beberapa rumah duka, berdialog dengan keluarga yang ditinggalkan, memberikan dukungan moril, serta menguatkan mereka agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu, Bupati menyerahkan santunan dan bantuan uang tunai dari BAZNAS Kabupaten Indramayu kepada keluarga korban guna membantu meringankan beban mereka.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang meninggal dunia husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bagi korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujar Lucky Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa peristiwa tragis ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas, terutama terkait penggunaan kendaraan sesuai fungsi dan peruntukannya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait guna memperkuat pengawasan dan penegakan aturan mengenai angkutan penumpang.

“Regulasi mengenai keselamatan berlalu lintas sebenarnya sudah ada. Yang perlu terus diperkuat adalah implementasi di lapangan, pengawasan, serta kesadaran masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Lelea Atang Suwandi turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan kendaraan bak terbuka sebagai sarana mengangkut penumpang karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap tragedi tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Normalisasi Irigasi di Tiga Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat infrastruktur pertanian melalui program normalisasi saluran irigasi guna menjaga produktivitas lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Indramayu Lucky Hakim dengan meninjau langsung pelaksanaan normalisasi irigasi di tiga titik lokasi, Selasa (7/7/2026).

Peninjauan pertama dilakukan di Desa Gabuskulon, Kecamatan Gabuswetan, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Gabuswetan Rusyad Nurdin. Di lokasi tersebut, Bupati memantau proses pengerukan sedimentasi lumpur pada saluran drainase di depan permukiman warga dan sepanjang jalan utama menggunakan alat berat.

Normalisasi dilakukan untuk mengatasi pendangkalan saluran yang selama ini menghambat aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat musim hujan. Bupati memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Selanjutnya, Bupati meninjau pintu air irigasi di Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim menegaskan pentingnya menjaga kelancaran distribusi air ke areal persawahan sebagai penunjang produktivitas sektor pertanian.

“Kita upayakan yang terbaik agar air bisa terdistribusi ke sawah, sehingga pertanian masyarakat semakin maju dan petani lebih sejahtera,” ujarnya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Saluran Irigasi Gabus–Wanguk, yang saat ini juga tengah menjalani pengerukan sedimentasi mulai dari pintu air hingga bagian hilir saluran.

Berdasarkan hasil pemantauan, sedimentasi di saluran tersebut terus meningkat dalam dua tahun terakhir sehingga menyebabkan pendangkalan. Kondisi itu dipicu oleh endapan material tanah dari pembangunan pembatas di sekitar pintu air, serta kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah ke saluran irigasi.

Plt. Camat Gabuswetan, Rusyad Nurdin, mengatakan normalisasi irigasi menjadi langkah strategis untuk mengatasi penyumbatan aliran air yang selama ini menjadi keluhan para petani.

Menurutnya, saluran irigasi yang kembali berfungsi optimal akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Kami ingin memastikan pekerjaan ini selesai dengan baik, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi. Hasilnya harus segera dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada kestabilan pasokan air,” katanya.

Kehadiran Bupati Lucky Hakim bersama jajaran pemerintah daerah mendapat apresiasi dari masyarakat. Para petani berharap normalisasi saluran irigasi yang sedang berlangsung mampu mengatasi persoalan kekurangan air saat musim tanam, mengurangi risiko gagal panen, serta meningkatkan hasil produksi pertanian secara berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Normalisasi Irigasi di Tiga Lokasi, Perkuat Infrastruktur Pertanian Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat infrastruktur pertanian sebagai upaya menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan normalisasi saluran irigasi yang dipantau langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim di tiga lokasi berbeda, Selasa (7/7/2026).

Peninjauan diawali di Desa Gabuskulon, Kecamatan Gabuswetan. Didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Gabuswetan, Rusyad Nurdin, Bupati Lucky Hakim memantau proses pengerukan sedimentasi lumpur pada saluran drainase di depan permukiman warga dan sepanjang jalan utama menggunakan alat berat.

Normalisasi tersebut dilakukan untuk mengatasi pendangkalan yang selama ini menghambat aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat musim hujan. Bupati memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Selanjutnya, Bupati meninjau palang pintu air irigasi di Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur. Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, ia menegaskan pentingnya menjaga kelancaran distribusi air menuju areal persawahan guna mendukung produktivitas pertanian.

“Kita upayakan yang terbaik agar air bisa terdistribusi ke sawah, sehingga pertanian masyarakat semakin maju dan petani lebih sejahtera,” ujar Lucky Hakim.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Saluran Irigasi Gabus–Wanguk yang saat ini juga tengah menjalani proses pengerukan sedimentasi, mulai dari pintu air hingga bagian hilir saluran.

Berdasarkan hasil pemantauan, sedimentasi di saluran tersebut terus meningkat dalam dua tahun terakhir sehingga menyebabkan pendangkalan. Kondisi itu dipicu endapan material tanah dari pembangunan pembatas di sekitar pintu air, serta kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah ke saluran irigasi akibat terbatasnya fasilitas pembuangan sampah.

Plt. Camat Gabuswetan, Rusyad Nurdin, mengatakan normalisasi saluran irigasi menjadi langkah penting untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan yang selama ini dikeluhkan para petani.

Menurutnya, saluran irigasi yang kembali berfungsi optimal akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Kami ingin memastikan pekerjaan ini selesai dengan baik, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi. Hasilnya harus segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada ketersediaan air irigasi,” katanya.

Kehadiran Bupati Lucky Hakim bersama jajaran pemerintah daerah mendapat apresiasi dari masyarakat. Para petani berharap normalisasi saluran irigasi yang sedang dilaksanakan mampu mengatasi persoalan kekurangan air saat musim tanam, mengurangi risiko banjir akibat saluran yang dangkal, serta mendukung peningkatan produksi pertanian secara berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rutilahu di Empat Kecamatan, Salurkan Bantuan Rehabilitasi dari BAZNAS

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali meninjau sejumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) di empat kecamatan sekaligus menyalurkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari BAZNAS Kabupaten Indramayu kepada warga yang membutuhkan, Selasa (7/7/2026).

Peninjauan dilakukan di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu, Desa Telagasari Kecamatan Lelea, Desa Krasak Pulo Kecamatan Jatibarang, serta Desa Gedangan Kecamatan Sukagumiwang. Pada setiap lokasi, Bupati menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah sebesar Rp20 juta beserta paket sembako kepada masing-masing penerima manfaat.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah milik Sadiman (75), warga Kelurahan Karangmalang. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak itu kini hidup dalam keterbatasan setelah rumah lamanya roboh. Ia terpaksa membangun kamar sederhana di belakang rumah anaknya dengan kondisi berlantai tanah, bocor saat hujan, serta belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.

Kunjungan dilanjutkan ke rumah Ropiah di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea. Pada kesempatan itu, Lucky Hakim memastikan rumah tersebut segera direnovasi melalui bantuan BAZNAS Kabupaten Indramayu. Ia juga mengingatkan agar kasur yang telah berjamur tidak lagi digunakan karena berpotensi membahayakan kesehatan.

Selain itu, Bupati meminta agar rumah yang akan dibangun dirancang ramah bagi penyandang disabilitas dengan lantai yang rata dan akses landai sehingga memudahkan penggunaan kursi roda.

Peninjauan berikutnya dilakukan di rumah Sunarti Nurjannah di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang. Rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran hingga hanya menyisakan sebagian dinding dan rangka bangunan. Untuk sementara waktu, Sunarti tinggal di sebuah warung setelah seluruh harta bendanya hangus dilalap api.

Lokasi terakhir yang dikunjungi berada di Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, yakni rumah milik Suminih yang tinggal bersama cicitnya. Rumah berdinding bilik bambu tersebut telah lama dalam kondisi memprihatinkan, nyaris roboh, dan kerap tergenang air saat hujan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan bantuan stimulan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama BAZNAS agar masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni.

“Kami memberikan bantuan stimulan rehabilitasi rumah. Dalam waktu dekat proses pembangunan akan segera dimulai sehingga penerima manfaat dapat tinggal di rumah yang lebih layak. Nanti juga akan dibuatkan toilet beserta fasilitas sanitasinya,” ujar Lucky Hakim.

Ia mengakui masih banyak warga di Kabupaten Indramayu yang tinggal di rumah tidak layak huni. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya mempercepat program rehabilitasi rumah, meski dalam pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait status kepemilikan lahan.

Menurutnya, kolaborasi dengan BAZNAS menjadi salah satu solusi untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.

“Kami akan terus menampung aspirasi masyarakat dan berupaya memberikan pelayanan terbaik secepat mungkin. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Indramayu,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika