Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Maut Pantura Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi mengunjungi keluarga korban kecelakaan lalu lintas maut di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, yang berada di wilayah Kecamatan Lelea, Selasa (14/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi didampingi Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. Kunjungan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama jajaran Kepolisian terhadap keluarga korban yang terdampak musibah.

Selain menyampaikan belasungkawa, Gubernur Jawa Barat bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. turut memberikan santunan kepada keluarga korban. Bantuan dari Kapolda Jawa Barat disalurkan melalui Kapolres Indramayu dan diserahkan secara langsung kepada ahli waris.

Pada kesempatan tersebut, rombongan juga memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan yang menimpa.

Musibah yang merenggut sejumlah korban jiwa tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas.

Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kendaraan sesuai dengan peruntukannya. Mobil bak terbuka diperuntukkan untuk mengangkut barang, bukan penumpang. Pengendara juga diingatkan agar tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengedepankan etika dan disiplin di jalan raya demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Takziah ke Rumah Duka Korban Laka Maut Pantura, Salurkan Santunan untuk Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi rumah duka para korban kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, Senin (13/7/2026).

Kunjungan dilakukan di rumah duka yang berlokasi di RT 13 RW 04, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, H. Aspuri, serta Camat Lelea, Atang Suwandi.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga mengunjungi beberapa rumah duka, berdialog dengan keluarga yang ditinggalkan, memberikan dukungan moril, serta menguatkan mereka agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu, Bupati menyerahkan santunan dan bantuan uang tunai dari BAZNAS Kabupaten Indramayu kepada keluarga korban guna membantu meringankan beban mereka.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang meninggal dunia husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bagi korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujar Lucky Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa peristiwa tragis ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas, terutama terkait penggunaan kendaraan sesuai fungsi dan peruntukannya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait guna memperkuat pengawasan dan penegakan aturan mengenai angkutan penumpang.

“Regulasi mengenai keselamatan berlalu lintas sebenarnya sudah ada. Yang perlu terus diperkuat adalah implementasi di lapangan, pengawasan, serta kesadaran masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Lelea Atang Suwandi turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan kendaraan bak terbuka sebagai sarana mengangkut penumpang karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap tragedi tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Setelah sekian lama mandek,  kasus kematian Ainun Almunawar yang dikejar sebelas siswa hingga tewas di lokasi kecelakaan memasuki babak baru, Sebuah pertemuan antara pihak keluarga korban dan keluarga para pelaku pengejaran (yang tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka) digelar atas inisiasi dan dijembatani Polres Indramayu, Selasa (21/4/2026).

Pertemuan tersebut di hadir oleh, Kasat Lantas, Penyidik Lantas, perwakilan orang tua pelaku, dan Lurah Desa Nunuk. Dari pihak korban, hadir langsung Ibnu (kakak almarhum).

Dalam pertemuan itu, pihak keluarga pelaku secara terang-terangan memohon kepada keluarga korban untuk mencabut laporan polisi. Sebagai imbalannya, mereka menawarkan sejumlah uang.

“Pertemuan itu di jembatani langsung oleh Polres Indramayu. Para pihak keluarga pelaku meminta maaf dan memohon agar laporan di cabut, lalu mereka menawarkan sejumlah uang,” ujar Ibnu kakak korban.

Ibu Tarilah Menegaskan bahwa “Saya Minta Keadilan Bukan Uang,” tegasnya.

Namun, permintaan itu kandas. Tarilah, ibu kandung Ainun, dengan tegas menolak tawaran pemberian uang. Ia juga menyatakan tidak akan mencabut laporan apapun.

“Saya tidak mau uang, saya minta keadilan untuk anak saya. Ainun meninggal karena dikejar dan disenggol. Saya minta Polisi melanjutkan kasus ini sampai tuntas, bukan malah mempertemukan saya dengan pihak yang menyebabkan anak saya meninggal dunia, dengan menawari saya sejumlah uang,” ujar Tarilah dengan nada tinggi.

Ibnu, Perwakilan keluarga korban yang hadir dalam pertemuan tersebut, turut mendukung sikap ibu Tarilah. Mereka secara bulat meminta kepada pihak Kepolisian Resor Indramayu, terutama Kasat Lantas dan Penyidik untuk melanjutkan kasus ini hingga selesai sesuai hukum yang berlaku.

Keluarga korban menegaskan kematian Ainun bukanlah perkara kecelakaan biasa. “Ini ada unsur pengejaran dan penyenggolan. Jangan coba-coba menutupi kasus ini dengan uang damai. Kami minta proses hukum di tegakkan
Jangan tajam kebawah tumpul keatas,” pungkas keluarga.

Kami akan meneruskan berita ini ke Mabes Polri dan Divisi Propam Polri, mengingat kasus ini sudah berjalan lama 7 bulan.

Red

Pengendara Motor Tewas Usai Menabrak Median Jalan di Plumbon

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kecelakaan tunggal merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Desa Plumbon, Kecamatan Indramayu, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui bernama Kadiman Iman (39), warga Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Lantas AKP Rizky Aulia Pratama, mengonfirmasi insiden tersebut.

“Informasi sementara, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi E 3639 PBO dari arah Indramayu menuju Jatibarang. Saat melintas di TKP, motor diduga hilang kendali dan menabrak median jalan,” ujar AKP Rizky.

Benturan keras membuat korban mengalami luka serius hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Atas peristiwa ini, AKP Rizky mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, terutama di jalur umum yang memiliki pembatas jalan.

“Kami mengajak pengguna jalan tetap fokus, mematuhi batas kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan layak sebelum berangkat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, juga meminta masyarakat turut berperan menjaga keamanan dan ketertiban.

“Jika menemukan indikasi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” tutupnya.

(Andika/S/Humas).

Wujud Nyata TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Kopda Suhardi Sigap Evakuasi Korban Laka Lantas di Pertigaan Widasari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Aksi cepat dan tanggap diperlihatkan oleh anggota TNI, Kopda Suhardi, yang turut membantu evakuasi korban dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dumtruk dan sepeda motor di pertigaan Kongsijaya, Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Kamis pagi (12/6/2025).

Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 07.20 WIB. Berdasarkan informasi di lokasi, mobil dumtruk bernomor polisi B 9982 BYZ yang dikemudikan oleh Evan Setiawan (42), warga Sumedang, diduga kehilangan kendali saat melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Ketidakseimbangan laju kendaraan membuat truk menyerempet sepeda motor bernomor E 6601 PBM yang datang dari arah Ujungaris.

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Wasniti (48), warga Blok Kalen Timbang, Desa Pendok, Widasari, yang saat itu tengah berboncengan dengan seorang perempuan bernama Wasem (sekitar 40 tahun), yang berasal dari alamat yang sama. Akibat kerasnya benturan, Wasem meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Wasniti mengalami luka berat.

Kopda Suhardi, anggota Koramil 1611/Losarang yang kebetulan melintas dalam perjalanan menuju Makodim 0616/Indramayu, langsung turun tangan memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

“Saya melihat korban tergeletak di simpang pertigaan Kongsijaya, langsung saya berhenti dan memberikan bantuan semampu saya sambil menunggu bantuan medis datang,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Tak berselang lama, sekitar pukul 07.40 WIB, ambulans dari Puskesmas Widasari tiba dan segera mengevakuasi korban ke RS Mitra Plumbon Widasari. Kemudian, pada pukul 07.55 WIB, petugas Polsek Widasari tiba di lokasi dan langsung mengamankan kendaraan beserta sopir truk untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga langsung menuju rumah sakit untuk melakukan pendataan terhadap korban. Dari insiden tersebut, tercatat satu korban meninggal dunia atas nama Wasem, dan satu korban lainnya, Wasniti, mengalami luka berat dan masih dalam perawatan intensif.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kecelakaan Tragis di Anjatan: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Pickup

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecelakaan tragis kembali terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu. Seorang pengendara sepeda motor tewas seketika setelah menabrak bagian depan mobil pickup yang mendadak berhenti di tengah jalan. Peristiwa ini berlangsung pada Sabtu malam (12/4/2025) sekitar pukul 20.30 WIB, tepat di depan sebuah minimarket di Desa Kopyah, Kecamatan Anjatan. Senin (14/4)

Korban diketahui bernama Kasudin (43), warga Blok Kanem, Desa Cipedang, Kecamatan Bongas. Saat insiden berlangsung, korban sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan kecepatan tinggi dari arah Patrol menuju Haurgeulis.

Berdasarkan keterangan warga dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, mobil pickup yang datang dari arah berlawanan tiba-tiba berhenti karena adanya kegiatan tahlilan warga di sekitar lokasi. Jarak yang terlalu dekat ditambah laju motor yang cukup tinggi membuat korban tidak sempat menghindar dan langsung menghantam bagian depan kendaraan tersebut.

Benturan keras membuat tubuh korban terpental dan masuk ke kolong kendaraan. Tragisnya, korban terlindas dan mengalami luka serius yang mengakibatkan kematian di tempat kejadian.

Warga yang menyaksikan kejadian itu langsung memberikan pertolongan awal dan menghubungi pihak kepolisian. Tak lama, petugas dari Polsek Anjatan bersama tim medis datang untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan lokasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Sentot, namun pihak medis memastikan korban sudah meninggal dunia sebelum sempat mendapat perawatan.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Anjatan, AKP H. Rasita, SH, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Unit kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan sopir serta kendaraan pickup guna pemeriksaan lanjutan. Kami juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa ini,” ujar AKP Rasita kepada awak media.

Ia menambahkan, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan akibat kerumunan warga, namun situasi kini telah kembali kondusif usai dilakukan pengamanan serta pengaturan oleh petugas.

Kejadian ini menjadi peringatan keras akan pentingnya kewaspadaan di jalan, baik bagi pengemudi roda dua maupun roda empat. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan berkendara, tidak melaju dalam kecepatan tinggi, dan menghindari berhenti mendadak di jalan raya tanpa memberi isyarat yang memadai terlebih saat malam hari di area dengan pencahayaan minim.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Diduga Kehilangan Kendali, Seorang Remaja 16 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Gang Bojong Koneng, RT 03/03, Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Senin (24/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Kejadian ini menyebabkan seorang remaja berusia 16 tahun meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Arkan Ataya Ramadhan, warga Jalan Raya Tajur, Kampung Muara, RT 04/04, Desa Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor dari arah Caringin menuju Ciawi. Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh. Warga sekitar yang melihat insiden tersebut segera menghubungi pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Caringin langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke RSUD Ciawi. Namun, setelah mendapatkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat berkendara.

Reporter : Rizal

Kecelakaan Maut di Caringin, Satu Pengendara Motor Tewas

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Pasar Caringin Maseng, Kabupaten Bogor, pada Minggu (16/3). Insiden ini melibatkan sebuah mobil sedan berwarna silver yang diduga kehilangan kendali hingga menabrak kendaraan lain dari arah berlawanan, termasuk sebuah sepeda motor. Akibatnya, pengendara motor tewas di tempat.

Berdasarkan keterangan warga, mobil sedan silver tersebut dikemudikan oleh seorang sopir yang diduga dalam kondisi mabuk. Kendaraan itu kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan, lalu menghantam sebuah mobil Avanza hitam, menabrak seorang tukang parkir, serta pengendara sepeda motor yang sedang melintas.

Saksi mata lain menuturkan, bahwa mobil sedan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya oleng dan menabrak kendaraan lain. “Tiba-tiba mobil oleng, lalu menabrak motor dan kendaraan lainnya dari arah berlawanan,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Hingga saat ini, kondisi pengemudi mobil sedan belum dapat dipastikan.

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan cukup panjang di sekitar lokasi kejadian. Warga setempat berharap para pengguna jalan lebih berhati-hati agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

Reporter : Rizal

Kecelakaan Maut di Tol Pandaan KM 77: Bus Pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri Tabrak Truk, 4 Tewas dan Puluhan Luka-Luka

MALANG.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol Pandaan KM 77+100, Malang, Jawa Timur, Senin (23/12/2024) sore. Bus yang mengangkut rombongan pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri, Bogor, terlibat tabrakan dengan truk. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pendataan korban. “Hingga kini, tercatat empat orang meninggal dunia, sementara korban luka telah dilarikan ke beberapa rumah sakit di Malang. Kami juga mengatur pengalihan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran,” ujar Putu.

Korban Meninggal Dunia
Berdasarkan data awal, empat korban meninggal dunia adalah:

1. Sopir bus (baju hitam)

2. Kernet bus (baju putih)

3. Tutor dari Kampung Inggris (baju coklat)

4. Seorang perempuan yang diduga ibu salah satu penumpang (baju pink).

Korban Luka-Luka yang Dirawat di Rumah Sakit

RS Lawang Medika

1. Reisa Zaskia Nur, 13 tahun.

2. Kinaura Arifannisa, 13 tahun.

3. Laila Syakira, 13 tahun.

4. Ilma Navia, 13 tahun.

5. Raisya Zaskia Nur, 13 tahun.

6. Thalita Oratu Ain, 13 tahun.

7. Silmy Agnia, 14 tahun.

8. Siti Hajar Arofatussyifa, 14 tahun.

9. Zilfi Maliha, 13 tahun.

10. Keisha Aulia, 14 tahun.

11. Nayaka Najlay Syah A, 14 tahun.

12. Nadifa, usia tidak diketahui.

13. Rahma Filza Maulina, 13 tahun.

14. Syaira Princesya Aulia, 13 tahun.

15. Tabriz Arifah Ashari, 13 tahun.

16. Yumna, usia tidak diketahui.

17. Talitha Zahra, 13 tahun.

18. Dua balita laki-laki (identitas belum diketahui).

19. Seorang anak perempuan (identitas belum diketahui).

RSUD Lawang

1. Alkoni, 31 tahun, Serang, Banten.

2. Cilla, 13 tahun, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

3. Nadhifa, Bukit Hijau, Tangerang.

4. Ismaini Nur, Pondok Kopi, Jakarta Timur.

5. Firda Aulia, Serang Banten.

6. Afifa Nur Aini, Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.

7. Haura Lubna, Cluster Paradise III, Tangerang.

8. Mr. X (identitas belum diketahui).

9. Lia (identitas belum diketahui).

10. Syifa (identitas belum diketahui).

11. Frona (identitas belum diketahui).

12. Hilma (identitas belum diketahui).

13. Nefertiti (identitas belum diketahui).

14. Suma (identitas belum diketahui).

15. Farras (identitas belum diketahui).

RS Prima Husada Sukorejo

1. Khairunnisa Afifa, 13 tahun, anak dari Lina Puji Lestari, berdomisili di Permata Depok Regency.

2. Fiorenza Aruna Nafeeza, 14 tahun, anak dari Silvia, berdomisili di Komplek Pondok Pucung 2 Tangerang Selatan.

3. Hafsa Faliha, 13 tahun, anak dari Kurniasih, berdomisili di Puri Harapan, Bekasi.

4. Nabilla Ayyasy Azzahra, 13 tahun, anak dari Puji Rustanti, berdomisili di Perum Mustika Gandaria Blok B No 1, Bekasi.

5. Zalfa Imania Uzhma, 13 tahun, anak dari Fifin Hilda Silviyani, berdomisili di Batu Ceper, Tangerang.

6. Fathiyya Zahra Maulida, 13 tahun, anak dari Lailan Syafrina, berdomisili di Taman Royal 3 Cluster Edelweis 4 No 9, Cipondoh, Tangerang.

RSSA Kota Malang

1. Hanifa Arrauzha, 14 tahun, pelajar kelas 8 (luka di kaki dan tangan).

2. Hisan Afiffah, 27 tahun, guru Fiqih (luka di wajah, kaki, dan tangan).

3. Rafa, anak Ustaz Al-Qoni (ketua pelaksana acara study tour).

4. Mr. X, pelajar perempuan (identitas belum diketahui).

Korban Sopir Truk
Sopir truk bernama Sigit Winarno (64), asal Bojonegoro, juga mengalami luka berat berupa fraktur humerus kiri dan kini dirawat di RS Prima Husada. Selain Sigit, 2 orang murid bernama Qanita Naya Syach Putri (12 tahun) dan Darinnajah (13 tahun) juga dirawat di Rumah Sakit yang sama.

Penyelidikan dan Evakuasi Berlanjut
Pihak kepolisian dan tim gabungan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, para korban yang selamat mendapat penanganan intensif di rumah sakit. Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar SMP IT Darul Quran Mulia Putri dan masyarakat luas.

Reporter : Rizal

Polres Bogor Tangani Kecelakaan Tunggal Minibus Isuzu Elf di Megamendung

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan minibus Isuzu Elf bernomor polisi B 7027 JDA terjadi pada Minggu, 1 Desember 2024, sekitar pukul 13.15 WIB. Peristiwa ini berlangsung di Jalan Alternatif Curug Panjang, tepatnya di pertigaan Kampung Citamiyang, RT 003/005, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan ini disebabkan oleh kondisi jalan yang menurun tajam dan menikung. Senin (2/12)

Kanit Gakkum Laka Lantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, menjelaskan bahwa minibus Isuzu Elf bergerak dari arah Ciawi menuju Megamendung melalui Villa Paradise Hills. Saat melalui jalan dengan kondisi menurun tajam dan menikung ke kanan, pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kiri, menghantam bahu jalan, dan jatuh ke tebing.

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan enam belas orang luka ringan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Pengemudi kendaraan, MJ (33), seorang sopir asal Petamburan, Jakarta Pusat, mengalami luka lebam di kening sebelah kanan dan telah dirawat di klinik 24 jam.

Korban meninggal dunia adalah MA (39), seorang laki-laki asal Tambora, Jakarta Barat. Ia mengalami luka berat di kepala, patah tulang pada tangan kanan dan kiri, serta memar di dada.

Dua korban luka berat lainnya adalah AK (26) yang mengalami luka sobek di siku kiri dan lutut, serta AP (31) yang menderita patah tulang di tangan kiri dan luka sobek di pelipis kanan.

Sebagian besar korban lainnya mengalami luka ringan, seperti lebam, memar, atau lecet. Beberapa di antaranya adalah MU (30), seorang perempuan yang mengalami luka memar di kening dan bibir; NJ (13), seorang anak perempuan dengan memar di kaki kanan; dan AGS (5), seorang anak laki-laki dengan memar di perut kiri.

Korban lainnya, seperti PS (34), MHM (28), IMF (24), dan MF (22 tahun), juga mengalami luka ringan seperti memar, luka sobek, atau lecet, dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Ciawi atau klinik terdekat.

Seluruh korban telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RSUD Ciawi. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule