BOGOR.radarinformasi.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Pasar Caringin Maseng, Kabupaten Bogor, pada Minggu (16/3). Insiden ini melibatkan sebuah mobil sedan berwarna silver yang diduga kehilangan kendali hingga menabrak kendaraan lain dari arah berlawanan, termasuk sebuah sepeda motor. Akibatnya, pengendara motor tewas di tempat.
Berdasarkan keterangan warga, mobil sedan silver tersebut dikemudikan oleh seorang sopir yang diduga dalam kondisi mabuk. Kendaraan itu kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan, lalu menghantam sebuah mobil Avanza hitam, menabrak seorang tukang parkir, serta pengendara sepeda motor yang sedang melintas.
Saksi mata lain menuturkan, bahwa mobil sedan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya oleng dan menabrak kendaraan lain. “Tiba-tiba mobil oleng, lalu menabrak motor dan kendaraan lainnya dari arah berlawanan,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Hingga saat ini, kondisi pengemudi mobil sedan belum dapat dipastikan.
Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan cukup panjang di sekitar lokasi kejadian. Warga setempat berharap para pengguna jalan lebih berhati-hati agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.
MALANG.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol Pandaan KM 77+100, Malang, Jawa Timur, Senin (23/12/2024) sore. Bus yang mengangkut rombongan pelajar SMP IT Darul Quran Mulia Putri, Bogor, terlibat tabrakan dengan truk. Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi dan pendataan korban. “Hingga kini, tercatat empat orang meninggal dunia, sementara korban luka telah dilarikan ke beberapa rumah sakit di Malang. Kami juga mengatur pengalihan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran,” ujar Putu.
Korban Meninggal Dunia Berdasarkan data awal, empat korban meninggal dunia adalah:
1. Sopir bus (baju hitam)
2. Kernet bus (baju putih)
3. Tutor dari Kampung Inggris (baju coklat)
4. Seorang perempuan yang diduga ibu salah satu penumpang (baju pink).
Korban Luka-Luka yang Dirawat di Rumah Sakit
RS Lawang Medika
1. Reisa Zaskia Nur, 13 tahun.
2. Kinaura Arifannisa, 13 tahun.
3. Laila Syakira, 13 tahun.
4. Ilma Navia, 13 tahun.
5. Raisya Zaskia Nur, 13 tahun.
6. Thalita Oratu Ain, 13 tahun.
7. Silmy Agnia, 14 tahun.
8. Siti Hajar Arofatussyifa, 14 tahun.
9. Zilfi Maliha, 13 tahun.
10. Keisha Aulia, 14 tahun.
11. Nayaka Najlay Syah A, 14 tahun.
12. Nadifa, usia tidak diketahui.
13. Rahma Filza Maulina, 13 tahun.
14. Syaira Princesya Aulia, 13 tahun.
15. Tabriz Arifah Ashari, 13 tahun.
16. Yumna, usia tidak diketahui.
17. Talitha Zahra, 13 tahun.
18. Dua balita laki-laki (identitas belum diketahui).
19. Seorang anak perempuan (identitas belum diketahui).
RSUD Lawang
1. Alkoni, 31 tahun, Serang, Banten.
2. Cilla, 13 tahun, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.
3. Nadhifa, Bukit Hijau, Tangerang.
4. Ismaini Nur, Pondok Kopi, Jakarta Timur.
5. Firda Aulia, Serang Banten.
6. Afifa Nur Aini, Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah.
7. Haura Lubna, Cluster Paradise III, Tangerang.
8. Mr. X (identitas belum diketahui).
9. Lia (identitas belum diketahui).
10. Syifa (identitas belum diketahui).
11. Frona (identitas belum diketahui).
12. Hilma (identitas belum diketahui).
13. Nefertiti (identitas belum diketahui).
14. Suma (identitas belum diketahui).
15. Farras (identitas belum diketahui).
RS Prima Husada Sukorejo
1. Khairunnisa Afifa, 13 tahun, anak dari Lina Puji Lestari, berdomisili di Permata Depok Regency.
2. Fiorenza Aruna Nafeeza, 14 tahun, anak dari Silvia, berdomisili di Komplek Pondok Pucung 2 Tangerang Selatan.
3. Hafsa Faliha, 13 tahun, anak dari Kurniasih, berdomisili di Puri Harapan, Bekasi.
4. Nabilla Ayyasy Azzahra, 13 tahun, anak dari Puji Rustanti, berdomisili di Perum Mustika Gandaria Blok B No 1, Bekasi.
5. Zalfa Imania Uzhma, 13 tahun, anak dari Fifin Hilda Silviyani, berdomisili di Batu Ceper, Tangerang.
6. Fathiyya Zahra Maulida, 13 tahun, anak dari Lailan Syafrina, berdomisili di Taman Royal 3 Cluster Edelweis 4 No 9, Cipondoh, Tangerang.
RSSA Kota Malang
1. Hanifa Arrauzha, 14 tahun, pelajar kelas 8 (luka di kaki dan tangan).
2. Hisan Afiffah, 27 tahun, guru Fiqih (luka di wajah, kaki, dan tangan).
3. Rafa, anak Ustaz Al-Qoni (ketua pelaksana acara study tour).
4. Mr. X, pelajar perempuan (identitas belum diketahui).
Korban Sopir Truk Sopir truk bernama Sigit Winarno (64), asal Bojonegoro, juga mengalami luka berat berupa fraktur humerus kiri dan kini dirawat di RS Prima Husada. Selain Sigit, 2 orang murid bernama Qanita Naya Syach Putri (12 tahun) dan Darinnajah (13 tahun) juga dirawat di Rumah Sakit yang sama.
Penyelidikan dan Evakuasi Berlanjut Pihak kepolisian dan tim gabungan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, para korban yang selamat mendapat penanganan intensif di rumah sakit. Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar SMP IT Darul Quran Mulia Putri dan masyarakat luas.
BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Sabtu, 2 November 2024, di Jalan Raya Rumpin-Parung Panjang, tepatnya di Kampung Cijeungir, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin. Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk tronton bernomor polisi B 9421 FYU yang dikemudikan oleh Radit, dan sepeda motor Honda Scoopy berplat nomor F 6697 FJJ yang dikendarai oleh Agil bersama pemboncengnya, Fahmi. Minggu (3/11)
Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan terjadi saat truk tronton yang datang dari arah Rumpin menuju Ciaul Telaga, Desa Sukasari, menabrak sepeda motor yang melaju dari arah Gang Kampung Cijeungir. Benturan keras tersebut menyebabkan sepeda motor terseret hingga dua meter.
Akibat kecelakaan ini, pengendara motor, Muhammad Ilham (16) asal Ciseeng, dinyatakan meninggal dunia di RS Selaras, Cisauk, Tangerang Selatan. Sementara itu, Huden Harir (22), warga Kampung Nawing, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Petugas Polsek Rumpin yang tiba di lokasi, yaitu Bripka Tom Hirala, Bripka Iwan Abdurahman, dan Bripka Saipul Mundir, segera melakukan tindakan penanganan, termasuk mengamankan pengemudi dan truk, memeriksa kondisi korban, mengatur lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Bogor.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani oleh Unit Laka Polres Bogor untuk penyelidikan lebih lanjut. Situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif.
BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Jumat, 1 November 2024, sekitar pukul 14.20 WIB di Jalan Alternatif Cihideung, tepatnya di Pertigaan Nagrak, Kampung Nagrak RT 01/01, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Kecelakaan melibatkan sebuah truk dan sepeda motor, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Sabtu (2/11)
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi F 8565 HC yang melaju dari arah Pasir Pogor menuju Pertigaan Nagrak tidak dapat dikendalikan oleh pengemudi saat tiba di lokasi kejadian. Truk tersebut kemudian menabrak sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi F 3609 IT yang berada di depannya, sebelum akhirnya menabrak tiang listrik di sekitar lokasi.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa dalam kecelakaan ini terdapat dua korban meninggal dunia, tidak ada korban luka berat, dan satu korban luka ringan. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp2.000.000.
Pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah pengemudi truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi F 8565 HC, berinisial YS (26), yang merupakan warga Ciampea, Kabupaten Bogor, serta pengendara sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi F 3609 IT, berinisial S (21), warga Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini adalah pengendara sepeda motor, S (21), warga Cijeruk, yang meninggal di tempat kejadian dan dibawa ke RSUD Ciawi. Pihak keluarga menolak visum dan membawa jenazah pulang. Selain itu, penumpang sepeda motor bernama MA (13), warga Cijeruk, mengalami luka di bagian dada dan sempat dibawa ke RSUD Ciawi sebelum akhirnya meninggal dunia.
Selain itu, seorang penumpang lainnya, inisial MR (3), mengalami luka lebam dan memar di tangan serta kaki dan telah dibawa pulang oleh keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan instansi terkait telah memfasilitasi proses mediasi antara pihak pengemudi truk dan keluarga korban. Situasi dilaporkan aman dan kondusif, sementara para korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga dengan layak.
BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Puncak, Kampung Pangsiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (25/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden ini melibatkan truk Hino bernomor polisi B 9395 BIS dan bus pariwisata Hino dengan nomor polisi A 7674 B. Sabtu (26/10)
Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika truk Hino yang dikemudikan Kusnandar (35) hilang kendali saat melaju dari arah Puncak menuju Gadog. “Saat itu, kondisi cuaca hujan, jalan licin, menikung tajam, dan menurun,” ujar Kompol Eddy. Truk melintangi jalur dan bertabrakan dengan bus pariwisata yang datang dari arah berlawanan.
Akibat kecelakaan ini, Kusnandar mengalami luka lecet di kepala, sementara penumpang truk, Ade (37), mengalami luka lecet di kaki. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Menurut Kompol Eddy, penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi truk kurang berkonsentrasi saat melewati jalan licin akibat hujan. “Kondisi cuaca dan jalan juga menjadi faktor yang berkontribusi,” tambahnya.
Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan oleh Unit Laka Polres Bogor Subnit Ciawi. Petugas juga mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian. Saat ini, situasi di sekitar lokasi dilaporkan kondusif, dan arus lalu lintas kembali normal setelah evakuasi kendaraan selesai.
BOGOR.radarinformasi.com – Rabu, 16 Oktober 2024, sekitar pukul 03.20 WIB, terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Fisabilillah, Kampung Lebak Pasar, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Rabu (16/10)
Kapolsek Citeureup, Kompol Victor Hamunangan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang bergerak dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. “Kecelakaan diduga terjadi karena kondisi jalan yang sepi saat dini hari. Akibat tabrakan tersebut, kedua pengendara meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” terangnya.
Salah satu kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi F 5697 FDN, namun pengendaranya tidak diketahui identitasnya. Kendaraan lain adalah Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi B 3317 FMQ, yang dikendarai oleh Dede Irwansyah (30), bekerja sebagai buruh harian lepas. Ia berdomisili di Kampung Tajur, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup.
Kapolsek menambahkan bahwa kedua korban saat ini berada di rumah sakit, menunggu pengambilan jenazah oleh pihak keluarga. Penanganan kasus kecelakaan ini dilakukan oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bogor. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan kondusif.
BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Jasinga-Tenjo, tepatnya di Kampung Gedong Sawah, Desa Jasinga, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Selasa (8/10/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden ini melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX dan sebuah truk Toyota Dyna 130 Light Truck yang sedang terparkir di pinggir jalan. Rabu (9/10)
Menurut informasi dari Polsek Jasinga, kecelakaan terjadi ketika pengemudi truk, MH (41), warga Sukabumi, memarkir kendaraannya di bahu jalan. Dari arah yang sama, Angga (33), warga Desa Pangradin, Kecamatan Jasinga, yang mengendarai sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi. Diduga karena kurang waspada, Angga menabrak bagian belakang truk tersebut.
Akibat benturan keras, Angga mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian. Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp7 juta.
Kapolsek Jasinga, AKP Budi Sehabudin, S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya langsung melakukan tindakan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengamankan lokasi, mendokumentasikan bukti, serta mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat. Saksi mata, YAF (32), yang berada di lokasi juga telah dimintai keterangan.
“Kami segera melakukan pengamanan lokasi dan mengamankan barang bukti yang ada. Sopir truk sudah kami amankan dan sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada kelalaian dalam parkir kendaraan yang menyebabkan kecelakaan ini,” ujar AKP Budi Sehabudin.
Saat ini, pengemudi truk telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polsek Jasinga berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Bogor untuk menangani kasus ini secara mendalam.
BOGOR.radarinformasi.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Narogong, tepatnya di Kampung Kembang Kuning, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (19/09/2024) sekitar pukul 13.00 WIB. Unit Laka Lantas Polres Bogor segera menindaklanjuti laporan kecelakaan tersebut. Jumat (20/9)
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, menjelaskan bahwa kecelakaan ini melibatkan sebuah kendaraan Suzuki Pick Up dengan nomor polisi F 8526 HL yang dikemudikan oleh NSR yang bergerak dari arah Klapanunggal menuju Cileungsi. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bergerak ke kanan jalan dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 2449 JS, yang dikendarai oleh FEP bersama dua penumpangnya, AR dan FZI, yang datang dari arah berlawanan.
Akibat kecelakaan tersebut, FEP, pengendara sepeda motor, meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka terbuka di bagian kening sebelah kiri. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS MH Thamrin Cileungsi. AR, salah satu penumpang sepeda motor, mengalami luka terbuka di pelipis kanan dan memar di dada dan segera dilarikan ke RS MH Thamrin Cileungsi.
Sementara itu, FZI, penumpang lainnya, mengalami luka memar di kaki dan mendapatkan perawatan di pengobatan alternatif. Pengemudi Suzuki Pick Up, NSR, tidak mengalami luka dalam kecelakaan ini.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp1.500.000.
“Saat ini, proses hukum sedang ditangani oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor. Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan secara lengkap,” ujar Ipda Ferdhyan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Korban yang meninggal dunia telah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.
BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Ciawi, tepatnya di Jembatan Cikereteg, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, pada Minggu dini hari, 15 September 2024. Seorang pengendara sepeda motor meninggal di tempat dalam peristiwa tersebut. Minggu (15/9)
Kapolsek Caringin, AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., mengonfirmasi bahwa korban bernama Muhamad Fahri (18), pemuda asal Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Korban, yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi F 3782 JI, melaju dari arah Sukabumi menuju Ciawi sebelum terlibat dalam kecelakaan.
Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ciawi. Sementara itu, Unit Gakkum Polres Bogor kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
“Kami meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari atau di wilayah yang rawan kecelakaan. Patuhilah peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” tegas kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
BOGOR.radarinformasi.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Ciawi, tepatnya di pertigaan lampu merah exit tol Cigombong, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Rabu dini hari, 4 September 2024. Kecelakaan yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia di tempat kejadian. Rabu (4/9)
Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima Unit Gakkum Ciawi, pengendara sepeda motor tanpa nomor polisi, yang diketahui bernama Rizki Maulana Saputera (21), meninggal dunia di lokasi akibat luka serius di kepala. Rizki, yang merupakan warga Kampung Ciambar Kolot, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, mengalami benturan keras dengan truk yang hingga kini identitas pengemudinya belum diketahui karena truk tersebut meninggalkan lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi-saksi di tempat kejadian, kecelakaan terjadi ketika truk yang melaju dari arah Sukabumi menuju Ciawi menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai oleh korban. Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dan meninggal dunia di tempat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari informasi lebih lanjut mengenai identitas pengemudi truk yang melarikan diri dari lokasi.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Cijeruk dan Unit Laka Lantas Polres Bogor, kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi truk yang tidak menjaga jarak aman serta kurang berkonsentrasi saat berkendara. Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk mendalami kejadian ini.
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke Polsek Cijeruk atau pihak berwajib lainnya agar pelaku bisa segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar AKP Didin Komarudin.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di wilayah Bogor, khususnya di Jalan Raya Sukabumi-Ciawi yang dikenal sebagai salah satu jalur rawan kecelakaan. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.