Polres Indramayu Ungkap Tawuran Maut di Lohbener, Empat Tersangka Diamankan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu Polda Jawa Barat mengungkap kasus kekerasan yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia dalam aksi tawuran antar remaja di Jalan Raya Desa Larangan, Blok Cilempong, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026). Pengungkapan kasus disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang saat memimpin konferensi pers di Mako Polres Indramayu, Kamis (23/7/2026).

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka. Korban diketahui merupakan seorang pelajar berinisial G (17) yang meninggal dunia akibat kekerasan dalam peristiwa tawuran.

Satu tersangka berinisial Y (16 tahun 4 bulan) diduga sebagai pelaku utama kekerasan fisik terhadap korban. Sementara tiga tersangka lainnya, yakni W (20), S (18), dan K (19), ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa dan menguasai senjata tajam berukuran ekstrem saat aksi tawuran berlangsung.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya berbagai jenis senjata tajam serta pakaian yang dikenakan para pelaku.

Kapolres Indramayu menyampaikan keprihatinan atas kembali terlibatnya anak di bawah umur dalam aksi kekerasan. Ia mengimbau orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya di luar rumah.

Polres Indramayu menegaskan komitmennya untuk menindak tegas berbagai bentuk kejahatan jalanan dan aksi tawuran yang mengancam keselamatan masyarakat serta mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau aktivitas yang dapat mengarah pada tindak kekerasan agar dapat segera ditangani.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

Polsek Widasari Edukasi Siswa MI PUI Ujung Aris Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Kejahatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan anak-anak terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, Polsek Widasari Polres Indramayu menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) di MI PUI Ujung Aris, Desa Ujung Aris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para siswa dan siswi dengan materi yang berfokus pada pentingnya menjaga keselamatan diri serta mengenali berbagai bentuk ancaman yang dapat membahayakan anak-anak di lingkungan sekitar.

Kapolsek Widasari, AKP Suprapto, mengatakan bahwa edukasi sejak usia dini sangat penting untuk membentuk sikap waspada sekaligus memberikan bekal pengetahuan kepada anak-anak dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.

Menurutnya, para pelajar perlu memahami langkah-langkah dasar untuk melindungi diri, mengenali kondisi yang mencurigakan, serta mengetahui kepada siapa harus melapor ketika menghadapi permasalahan yang mengancam keselamatan mereka.

“Anak-anak harus memiliki pemahaman tentang cara menjaga diri, mengenali situasi yang berisiko, serta segera melaporkan kepada guru atau orang tua apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar AKP Suprapto.

Selain memberikan edukasi kepada para siswa, petugas kepolisian juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik selama berada di lingkungan sekolah maupun saat jam kepulangan.

Peran aktif tenaga pendidik dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kapolsek menambahkan, sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam upaya mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam keselamatan anak-anak.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut, Polsek Widasari berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, serta berani melaporkan setiap kejadian yang dianggap mencurigakan.

Dengan adanya edukasi berkelanjutan, lingkungan pendidikan diharapkan tetap menjadi ruang yang aman dan kondusif bagi proses belajar serta perkembangan karakter generasi muda.

Sumber Humas Indramayu

Andika

Polsek Tukdana Berikan Penyuluhan di SMPN 1 Tukdana, Tekankan Disiplin dan Pencegahan Kenakalan Remaja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, Polsek Tukdana Polres Indramayu menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) bagi para pelajar di SMP Negeri 1 Tukdana, Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan.

Kapolsek Tukdana, AKP Junata Tisnasenjaya, menjelaskan bahwa pembinaan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menaati tata tertib sekolah serta menjauhi berbagai bentuk perilaku yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar tentang pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas kepolisian mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga perilaku, menghormati peraturan sekolah, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Para pelajar juga diajak untuk lebih fokus pada kegiatan positif yang dapat menunjang prestasi akademik maupun pengembangan karakter.

Selain membahas pencegahan kenakalan remaja, petugas turut memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diingatkan untuk lebih cermat dalam menerima informasi, menghindari penyebaran berita yang belum terverifikasi, serta tidak terlibat dalam aktivitas digital yang berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Menurut Kapolsek, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar para pelajar dapat memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga diajak untuk terus memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter serta perilaku positif peserta didik.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini, Polsek Tukdana berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sejak dini. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat tetap terjaga sebagai tempat yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Sinergi TNI-Polri Beri Penyuluhan Kenakalan Remaja di MTs Daarul Falah Citeureup

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 dan sebagai upaya preventif menjaga keamanan generasi muda, Bhabinkamtibmas Desa Puspasari Polsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar, Aiptu Beben Beni, bersama Babinsa Serda Hartono, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan terkait kenakalan remaja serta dampak hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung di MTs Daarul Falah Yayasan Budiniyah, Kampung Kranggan RT 01 RW 04, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Jumat (8/8/2025) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Sosialisasi ini diikuti oleh para pelajar serta didukung oleh sejumlah pemangku kepentingan wilayah. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Desa Puspasari Abdul Muklis, Kasi PM Kecamatan Citeureup Yatna Permana, serta perwakilan dari Puskesmas Citeureup, dr. Faris dan Bidan Erna.

Dalam penyampaian materinya, Aiptu Beben Beni menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta penyimpangan perilaku di media sosial yang dapat berdampak pada proses hukum. Ia menekankan pentingnya peran lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentengi remaja dari pengaruh negatif tersebut.

Babinsa Serda Hartono juga memberikan imbauan kepada siswa-siswi untuk tetap menjaga kedisiplinan dan menjauhi perilaku menyimpang. Ia menambahkan bahwa sinergitas TNI-Polri dalam melakukan pembinaan terhadap generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa dalam menghadapi era keterbukaan informasi, personel Polri dituntut untuk sigap dan tanggap terhadap berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. “Seluruh jajaran wajib melaksanakan Buddy System dan cepat merespons setiap informasi yang diterima agar tidak terkesan lambat, serta harus mampu membangun sinergi yang kuat dengan tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Citeureup Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan sembilan personel ke lokasi untuk memonitor dan mengamankan jalannya kegiatan. “Kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjamin kondusivitas wilayah. Kami pastikan kegiatan berjalan aman serta meminimalkan potensi gangguan seperti kericuhan, kemacetan, ataupun tindakan merugikan lainnya,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta. Sinergi antara aparat, pihak sekolah, dan unsur pemerintah desa menjadi kekuatan utama dalam menciptakan ketahanan sosial di lingkungan pelajar.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H. menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar segera melapor jika menemukan hal-hal yang mengganggu kamtibmas atau indikasi tindak kriminal lainnya.

“Khususnya bagi warga yang mengetahui adanya perekrutan tenaga kerja ilegal dengan iming-iming gaji besar namun tanpa kejelasan payung hukum, hal tersebut masuk dalam kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Segera adukan ke Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587. Operator kami siap melayani aduan dan laporan dari masyarakat,” ungkapnya.

Polsek Citeureup Polres Bogor berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam momen-momen penting nasional, untuk mencetak generasi muda yang sadar hukum dan berakhlak mulia.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Sukaraja Dampingi Mediasi Kekeluargaan Terkait Adanya Pencurian Jaket di Desa Cimandala

BOGOR.radarinformasi.com– Pihak Polsek Sukaraja berhasil menangani kasus pencurian jaket merk Kappa melalui mediasi kekeluargaan di Kampung Ciluer Batas, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 21 Juni 2024 sekitar pukul 03.00 WIB. Sabtu (22/06/24)

Kapolsek Sukaraja Kompol Birman Simanullang SH., menjelaskan bahwa “Kejadian bermula ketika seorang ibu melihat seorang anak yang tidak dikenal duduk di atas motor di gang masuk ke Kampung Ciluer Batas. Ibu tersebut segera melaporkan hal tersebut kepada pemuda-pemuda yang sedang ronda”.

“Setelah melakukan pengecekan, para pemuda menemukan dua anak muda yang tidak dikenal sedang mengambil jaket dari jemuran warga. Ketiga terduga pelaku segera diamankan oleh para pemuda dan dilaporkan kepada ketua RT setempat yang kemudian meneruskan laporan ke Bhabinkamtibmas Cimandala”, papar Kapolsek Sukaraja.

Tim dari Polsek Sukaraja yang terdiri dari piket Pawas, piket Patroli, piket Binmas, dan Binmas Cimandala, segera menuju TKP untuk mengamankan situasi. Ketiga terduga pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Sukaraja untuk menghindari amukan warga.

Korban pencurian, Fahrur Rozi (37), melaporkan kejadian ini dengan rincian kerugian berupa satu jaket merk Kappa. Ketiga terduga pelaku adalah MS (15), HA (15) dan A (16), yang semuanya berasal dari Kampung Tajur Tapos, Hambalang, Citeureup.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi antara pelapor, keluarga terlapor, dan pihak kepolisian, Fahrur Rozi memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke jalur hukum mengingat jaket yang dicuri sudah rusak dan para terduga pelaku masih di bawah umur. Permasalahan akhirnya diselesaikan dengan musyawarah mufakat, dan situasi kembali kondusif sekitar pukul 10 pagi.

“Langkah mediasi ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para terduga pelaku muda untuk memperbaiki diri dan menghindari dampak negatif dari proses hukum formal”, tutup pihak Polsek Sukaraja.

Sampai berita ini diturunkan, situasi di sekitar tempat kejadian sudah kembali kondusif berkat penyelesaian yang baik antara pihak terkait.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

5 Pelajar Terlibat Aksi Tawuran Diamankan Polsek Cariu

BOGOR.radarinformasi.com- telah terjadi tawuran antara pelajar SMPN Cariu dan SMPN Tanjungsari di Kampung Cilaya, Desa Bantarkuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Insiden ini mengakibatkan lima pelajar diamankan oleh Polsek Cariu, Senin sore 27 Mei 2024, pukul 16.00 WIB. Selasa (28/05/24).

Kapolsek Cariu, Kompol Denden Sukmara, SE, ME, mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pelajar yang diamankan adalah Friza (14) dari SMPN Cariu, Haikal (14) dari SMK AMC, Alfa Ghozali (15) dari SMPN Cariu, Fahri (16) dari SMPN Cariu, dan Rifa (16) dari SMPN Cariu.

Polsek Cariu segera mengambil langkah cepat dengan mengamankan pelaku, melakukan interogasi, memberikan pembinaan, serta membuat pernyataan yang ditandatangani oleh para pelaku. Orang tua pelaku juga dipanggil untuk diberikan pengarahan dan menetapkan wajib lapor bagi para pelajar tersebut.

“Kami mengambil tindakan cepat untuk memastikan situasi terkendali. Kami juga menghimbau kepada pihak sekolah dan orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” ujar Kompol Denden Sukmara.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Dramaga Tindaklanjuti Berita Viral Aksi Tawuran Pelajar

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Dramaga Polres Bogor Polda Jabar, melakukan pengecekan lokasi kejadian tawuran yang sempat viral melalui video yang beredar di media sosial. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di Jl. Lingkar Laladon Ciherang Pentas, RT 02/05 Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Selasa 28 Mei 2024.

Kapolsek Dramaga, AKP Hartanto Rahim, S.H., menjelaskan bahwa pada Selasa sore, 28 Mei 2024, mendapatkan informasi adanya video viral aksi tawuran pelajar dan langsung memerintahkan personil Polsek Dramaga cek lokasi TKP yang ada di video tersebut sekitar pukul 15.45 WIB, petugas Bawas beserta piket Reskrim telah tiba di lokasi untuk memeriksa keadaan. Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi dan didapati keterangan dari para saksi-saksi di lokasi TKP tawuran tersebut ternyata terjadi pada hari Senin 27 Mei 2024, sekitar pukul 16.30 WIB.

Hasil Penyelidikan pihak Kepolisian bahwa kejadian aksi tawuran tersebut hanya berlangsung singkat dan segera bubar belum diketahui adanya korban jiwa baik dari warga ataupun pihak rumah sakit setempat. 

Pada hari ini, tidak ada tanda-tanda peristiwa tawuran seperti yang terlihat dalam video. Hingga laporan ini dibuat, pihak kepolisian belum menerima laporan atau pengaduan terkait peristiwa tersebut. Kapolsek Dramaga juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan tugas pengecekan lokasi, situasi berjalan tertib dan aman.

“Kami akan terus memantau situasi di wilayah ini dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang,” tambah AKP Hartanto.

Polsek Dramaga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi tawuran atau tindakan kriminal lainnya di sekitar lingkungan mereka. Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dua Gangster Terlibat Aksi Tawuran Berhasil Diamankan Polsek Parung

BOGOR.radarinformasi.com- Piket Patroli dan Piket Reskrim beserta warga setempat berhasil mengamankan dua anak remaja yang diduga terlibat aksi tawuran antar gangster, di Kp. Cogreg Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Rabu 15 Mei 2024 sekitar pukul 20.30 WIB. Kamis (16/05/2024).

Kapolsek Parung AKP Doddy Rosadji Pasha, SH., MH., menjelaskan keterangan yang pihak Kepolisian dapatkan dari para pelaku bersama teman lainnya sekitar 20 orang terlibat tawuran. Tawuran tersebut terjadi antara Gangster ALROBINHO Cogreg dan Gangster Gg. Amsar, yang juga berjumlah 20 orang.

Aksi tawuran tersebut bermula yang sebelumnya sudah melakukan perjanjian melalui akun sosial media instagram, sehingga atas perjanjian tersebut terjadi aksi tawuran di Kp. Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

“Piket Patroli dan Piket Reskrim pada akhirnya berhasil mengamankan dua remaja gangster yang berasal dari Gangster ALROBINHO, yaitu berinisial A alias N Bin Suaib (16) dan EM Bin Makmun (18). Modus operandi dari gangster tersebut akan melakukan tawuran dengan gangster lainnya diketahui bernama SIRPAL”.

“Barang bukti yang berhasil diamankan pihak Kepolisian Polsek Parung adalah 1(satu) unit Sepeda Motor Merk Honda Beat dan 2 (dua) unit HP”, jelas Kapolsek.

Setelah mendapatkan informasi lebih lanjut dari Posko Resmob Polres Bogor, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Parung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule