Peringati Harganas ke-33, Kecamatan Sukagumiwang Ajak Perkuat Peran Ayah dalam Membangun Keluarga Berkualitas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Kecamatan Sukagumiwang di halaman Kantor Kecamatan Sukagumiwang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Senin (29/6/2026)

Upacara diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala UPTD/UPTB, para kuwu beserta perangkat desa se-Kecamatan Sukagumiwang, kepala sekolah, serta aparatur sipil negara dan pegawai instansi pemerintah di lingkungan Kecamatan Sukagumiwang.

Pelaksanaan upacara mengacu pada Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor 400.14.1.1/1868/DP2KBP3A tanggal 24 Juni 2026 tentang Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang kemudian ditindaklanjuti melalui surat undangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang.

Bertindak sebagai pembina upacara, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

“Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi fondasi utama dalam membangun generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Dari keluargalah nilai-nilai moral, kasih sayang, serta tanggung jawab mulai ditanamkan,” ujarnya dalam amanat.

Pada peringatan Harganas tahun ini, pemerintah mengusung tema “Ayah Wajib Hadir” sebagai ajakan kepada para ayah agar semakin aktif berperan dalam pengasuhan, pendidikan, serta pendampingan tumbuh kembang anak.

Menurutnya, peran seorang ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pelindung, pendidik, teladan, sekaligus pendamping yang hadir dalam setiap fase kehidupan anak. Keterlibatan ayah dinilai sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari pengaruh teknologi digital, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga pencegahan stunting.

“Keterlibatan ayah dalam mengasuh dan mendampingi tumbuh kembang anak merupakan salah satu kunci untuk mencetak generasi yang tangguh, berkualitas, dan siap menghadapi masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Sukagumiwang juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang baik, meluangkan waktu bersama keluarga, serta menciptakan lingkungan rumah yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.

Ia menambahkan, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh keberhasilan membangun sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“Keluarga adalah titik awal pembangunan bangsa. Mari jadikan peringatan Harganas ke-33 sebagai momentum untuk memperbaiki pola asuh, menjaga kesehatan keluarga, dan merencanakan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Menutup amanatnya, Mohamad Mulya Setiawan mengajak seluruh peserta untuk terus menggaungkan semangat “Berencana Itu Keren” serta mengimplementasikan pesan utama Harganas, yakni “Cintai Keluarga dengan Cinta yang Terencana untuk Membentuk Keluarga Berkualitas, Indonesia Kuat, SDM Unggul, dan Bangsa Pemenang.”

Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tingkat Kecamatan Sukagumiwang berlangsung dengan khidmat dan tertib. Pemerintah Kecamatan berharap peringatan ini menjadi penguat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang sejahtera, maju, dan berdaya saing.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Puluhan Calon Jemaah Haji Sukagumiwang Ikuti Pembekalan Indramayu Berhaji dan Cek Kesehatan Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Puluhan calon jemaah haji asal Kecamatan Sukagumiwang mengikuti kegiatan Indramayu Berhaji yang digelar bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) serta didukung layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSI Zamzam Muhammadiyah Jatibarang, di Aula Ki Sapu Angin Kecamatan Sukagumiwang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membekali calon jemaah haji dengan pengetahuan, kesiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, H. Effendy, M.H.I., Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, serta Kepala Cabang BSI Indramayu Jatibarang, Reza Adhikara Rozanie.

Selain menerima materi seputar penyelenggaraan ibadah haji, peserta juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi fisik tetap prima menjelang keberangkatan.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan sejak dini oleh setiap calon jemaah.

“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang baik. Karena itu, para calon jemaah diharapkan menjaga kesehatan sejak sekarang agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber serta berharap pembekalan tersebut dapat menambah wawasan calon jemaah mengenai berbagai persiapan yang harus dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI Indramayu Jatibarang, Reza Adhikara Rozanie, memaparkan profil Bank Syariah Indonesia beserta berbagai layanan perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya dalam perencanaan dan persiapan ibadah haji.

Menurutnya, BSI berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui produk dan layanan berbasis syariah yang aman dan terpercaya untuk mendukung terwujudnya impian berhaji.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, H. Effendy, M.H.I., menyampaikan materi mengenai penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan administrasi, tahapan pelaksanaan, hingga kesiapan mental, spiritual, dan teknis yang perlu dipahami calon jemaah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fisik, tetapi juga pemahaman yang baik terhadap tata cara pelaksanaan sesuai tuntunan.

Selain pembekalan, peserta memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari RSI Zamzam Muhammadiyah Jatibarang untuk mengetahui kondisi kesehatan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.

Panitia juga menambah semarak kegiatan dengan membagikan berbagai souvenir serta mengadakan pengundian doorprize Tabungan Emas bagi para peserta.

Melalui kegiatan Indramayu Berhaji, diharapkan calon jemaah haji semakin memahami berbagai aspek persiapan keberangkatan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara matang sebelum menunaikan rukun Islam kelima.

Sinergi antara pemerintah, perbankan syariah, dan institusi kesehatan diharapkan mampu mencetak calon jemaah haji yang siap berangkat ke Tanah Suci dalam kondisi sehat, memahami tata cara ibadah, serta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

Sumber Humas Sukagumiwang 

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Perkuat Integrasi Layanan Primer hingga Tingkat Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang bersama tenaga kesehatan menggelar kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Aula Ki Sapu Angin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaksana layanan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin terintegrasi dan berkualitas. Selasa (23/6/2026)

Acara diikuti tenaga kesehatan, bidan desa, kader kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Mewakili Camat Sukagumiwang, Juniri menegaskan bahwa ILP merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan implementasi ILP membutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat.

“Melalui pendampingan ini diharapkan seluruh pelaksana layanan kesehatan mampu memahami konsep dan mekanisme Integrasi Layanan Primer secara menyeluruh, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih optimal, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Arnimah menjelaskan pentingnya transformasi layanan kesehatan primer untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Sementara itu, Aliamtin Suhartini memaparkan aspek teknis pelaksanaan layanan kesehatan terintegrasi, termasuk penguatan sistem rujukan dan pencatatan pelayanan kesehatan.

Materi mengenai Posyandu ILP disampaikan oleh Iis. Ia menjelaskan bahwa pelayanan posyandu kini berbasis siklus hidup, mulai dari bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia, sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih menyeluruh.

Selain itu, Wiheri menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, deteksi dini penyakit, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan. Melalui pendampingan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap pelaksanaan ILP dapat berjalan lebih optimal dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Sukagumiwang.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

MTQ Tingkat Kecamatan Sukagumiwang 2026 Resmi Dibuka, Siapkan Kafilah Terbaik ke Tingkat Kabupaten

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., secara resmi membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Sukagumiwang Tahun 2026 di Aula Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang syiar Islam sekaligus wadah pembinaan generasi muda Qurani yang religius, berakhlakul karimah, dan berprestasi.

Pembukaan MTQ dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), UPTD/B se-Kecamatan Sukagumiwang, para kepala sekolah, Ketua MUI Kecamatan Sukagumiwang, Ketua UPZ, para kuwu, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E., yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan Sukagumiwang, menjelaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus menyiapkan peserta terbaik untuk mewakili Kecamatan Sukagumiwang pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, MTQ tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

“Melalui MTQ ini diharapkan tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an, meningkatnya pemahaman serta pengamalan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat di Kecamatan Sukagumiwang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta mampu mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jadikan MTQ sebagai media pembelajaran dan pengembangan diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan,” pesannya kepada para peserta.

Panitia menyebutkan, cabang yang akan diikuti Kecamatan Sukagumiwang pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu meliputi tilawah anak-anak, remaja, dan dewasa, cabang murottal, tahfidz 1 juz, tahfidz 5 juz, serta kaligrafi.

Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan basmalah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta laporan pelaksanaan kegiatan oleh Ketua LPTQ Kecamatan Sukagumiwang.

Pelaksanaan MTQ ini bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungannya, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap lahir qari, qariah, hafidz, dan hafidzah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu maupun jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, MTQ diharapkan semakin memperkuat kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejalan dengan semangat pembangunan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Camat Sukagumiwang Tinjau Kesiapan Atlet Ortrad Jelang PORSENITAS 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., melakukan monitoring persiapan atlet olahraga tradisional (Ortrad) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Kecamatan (PORSENITAS) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Islamic Center Indramayu, dengan fokus pada cabang sumpitan dan tarompah panjang (bakiak). Kamis (11/6/2026)

Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan para atlet, pelatih, serta seluruh unsur pendukung menjelang pelaksanaan PORSENITAS 2026 yang rencananya digelar di Kota Cirebon. Dalam kesempatan itu, Camat Sukagumiwang meninjau langsung sesi latihan, memberikan motivasi, serta berdialog dengan para pelatih terkait perkembangan kemampuan atlet.

Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak serius mengikuti setiap arahan pelatih, baik dalam latihan teknik maupun simulasi pertandingan.

Pada cabang sumpitan, para atlet terus mengasah ketepatan dan konsentrasi dalam membidik sasaran. Sementara itu, pada cabang tarompah panjang, latihan difokuskan pada kekompakan tim, koordinasi, serta kecepatan dalam menyelesaikan lintasan.

Camat Sukagumiwang menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah kecamatan terhadap pengembangan olahraga tradisional sekaligus memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal serta penguatan nilai kebersamaan di masyarakat. Karena itu, pembinaan yang terarah dan berkelanjutan menjadi hal penting dalam menjaga eksistensi olahraga tersebut di kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang terus menunjukkan komitmen dalam berlatih secara konsisten. Ia berharap kontingen Kecamatan Sukagumiwang dapat tampil optimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah pada ajang PORSENITAS 2026.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga, termasuk olahraga tradisional, sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter, peningkatan prestasi, dan pelestarian budaya bangsa.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kontingen Sukagumiwang diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama kecamatan pada ajang PORSENITAS 2026 di Kota Cirebon.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Camat Sukagumiwang Kawal Lelang Tanah Kas Desa Cibeber, Dorong Tata Kelola Aset Desa yang Transparan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, menggelar lelang tanah kas desa yang berlangsung di Aula Balai Desa Cibeber, Kegiatan yang menjadi agenda rutin desa tersebut mendapat perhatian berbagai unsur pemerintahan, lembaga desa, serta tokoh masyarakat sebagai upaya mewujudkan pengelolaan aset desa yang transparan dan akuntabel. Rabu (11/6/2026)

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., yang memberikan dukungan sekaligus melakukan pengawasan terhadap jalannya proses lelang. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan seluruh tahapan pengelolaan aset desa dilaksanakan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain unsur pemerintah kecamatan, kegiatan juga dihadiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, calon peserta lelang, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang menegaskan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan aset milik desa. Menurutnya, keterbukaan proses lelang menjadi salah satu cara untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Pengelolaan aset desa harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, proses lelang ini diharapkan berjalan objektif serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi desa,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan lelang dimulai, Pemerintah Desa Cibeber terlebih dahulu menyampaikan tujuan kegiatan serta peran strategis tanah kas desa dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang nantinya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan lelang dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai pukul 20.00 WIB dengan lelang tanah bengkok, dilanjutkan sesi kedua pukul 20.30 WIB untuk lelang tanah pangonan, dan sesi ketiga pukul 21.00 WIB dengan agenda lelang tanah titisarah.

Seluruh proses berlangsung dengan mekanisme penawaran terbuka yang disaksikan langsung oleh peserta dan unsur pengawas. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, sementara BPD dan LPM turut menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai tata tertib yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Pemerintah Desa Cibeber menilai lelang tanah kas desa merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset desa sekaligus meningkatkan pendapatan yang dapat digunakan bagi kepentingan masyarakat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, hasil lelang nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung jalannya acara. Pemerintah Desa Cibeber berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan desa yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Lelang tanah kas desa yang berlangsung tertib, aman, dan lancar itu menjadi cerminan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan unsur pemerintahan dalam mewujudkan pengelolaan aset desa yang lebih baik demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pemcam Sukagumiwang Perkuat Akurasi Data Bansos Melalui Verval dan Monev DTSEN

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus meningkatkan akurasi data sosial serta efektivitas penyaluran bantuan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) serta monitoring dan evaluasi (monev) usulan bantuan sosial dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Triwulan II, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Ki Sapu Angin tersebut dibuka oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP, dan dalam pelaksanaannya diwakili oleh Sekretaris Kecamatan, Yayan Tefianty, SE.

Dalam sambutannya, Yayan menegaskan bahwa proses verval dan monev merupakan tahapan krusial untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar dalam mewujudkan keadilan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap usulan bantuan benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan. Sinergi antara kecamatan, desa, dan pendamping sosial sangat penting untuk menghindari kesalahan data maupun tumpang tindih penerima,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, SE, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme pemutakhiran DTSEN. Ia menekankan peran aparatur desa dalam melakukan pendataan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, yakni Tri dan Ayu, yang memberikan arahan terkait kebijakan terbaru dalam pengelolaan data sosial. Mereka menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala agar data tetap relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari operator desa, perangkat desa, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam pengelolaan data sosial di wilayah Sukagumiwang. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai prosedur verifikasi data, penginputan sistem, hingga evaluasi usulan bantuan sosial.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap kualitas data sosial semakin meningkat dan koordinasi lintas sektor semakin kuat. Dengan data yang akurat dan terbarukan, penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih tepat, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Pemkab Sukagumiwang Sosialisasikan Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar sosialisasi pendistribusian bantuan pangan untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Sapu Angin, ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat penerima, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan S.STP., Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak yang terlibat agar program bantuan pangan dapat terlaksana secara optimal, transparan, dan akuntabel.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Karena itu, diperlukan komitmen bersama agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Camat didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme distribusi bantuan.

Peserta sosialisasi terdiri dari operator SIKS-NG serta para juru bagi se-Kecamatan Sukagumiwang. Mereka memiliki peran penting dalam proses penyaluran bantuan di tingkat desa, mulai dari validasi data penerima hingga pelaksanaan distribusi di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Perum Bulog yang memberikan dukungan dalam penyediaan dan distribusi bahan pangan. Perwakilan Bulog, Fatur Rohman bersama M. Andi, menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan Bulog untuk menjaga ketepatan waktu serta kualitas bantuan.

Pihak Bulog juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman dan layak konsumsi hingga diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Melalui sosialisasi ini, seluruh pihak diharapkan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga distribusi bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dapat berjalan efektif, lancar, dan tepat sasaran.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap program ini mampu memberikan dampak nyata dalam meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Camat Sukagumiwang Hadiri Silaturahmi Ulama dan Umara, Perkuat Kerukunan di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ulama dan Umara yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Indramayu di Pendopo Indramayu, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat keharmonisan antarumat beragama.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB itu diikuti para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indramayu. Forum ini menjadi wadah mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menegaskan pentingnya menjaga persatuan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen, baik tokoh agama maupun aparatur pemerintah, untuk terus berkolaborasi menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.

“Kerukunan umat beragama merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara ulama dan umara harus terus diperkuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Indramayu, Amani Luthfi, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis antara tokoh agama dan pemerintah, sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum silaturahmi lintas sektor seperti ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan komunikasi antara pemerintah dan ulama semakin intens, sehingga tercipta masyarakat yang rukun dan harmonis,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diisi dengan dialog serta penyampaian aspirasi dari para tokoh agama. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat hubungan ulama dan umara dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Indramayu yang damai dan sejahtera.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Pemcam Sukagumiwang Dukung Program Indramayu Mengaji untuk Perkuat Karakter Religius

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya memperkuat karakter religius masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menyatakan dukungan penuh terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Indramayu Mengaji, Rabu (21/1/2026).

Program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Indramayu Mengaji dilaksanakan secara rutin dengan membiasakan membaca Al-Qur’an sebelum memulai aktivitas. Pembiasaan tersebut tidak hanya menjadi simbol penguatan nilai religius, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan suasana spiritual yang harmonis di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., kepada Humas Sukagumiwang menyampaikan bahwa program Indramayu Mengaji merupakan ikhtiar nyata dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama.

“Program ini hendaknya tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga momentum introspeksi diri. Dengan mengaji, kita memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan nilai religius melalui program tersebut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, masyarakat diharapkan mampu membangun karakter yang jujur, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong.

Selain diterapkan di lingkungan Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, program Indramayu Mengaji juga digalakkan di tingkat desa, sekolah, serta kelompok masyarakat. Langkah ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an.

Melalui dukungan terhadap program ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menegaskan komitmennya dalam mendukung visi Indramayu REANG, khususnya pada aspek religius. Penguatan nilai keagamaan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter.

Sumber: Humas Sukagumiwang

Andika