Launching Bhayangkara Presisi Lampung FC, Kapolri Tekankan Semangat Persatuan dalam Sepak Bola

LAMPUNG.radarinformasi.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peresmian stadion homebase sekaligus peluncuran tim, jersey, dan komunitas suporter Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kegiatan ini digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Senin (28/7/2025).

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama menyaksikan peresmian Stadion Sumpah Pemuda sebagai homebase baru untuk tim Bhayangkara Presisi yang kini menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Dengan diresmikannya stadion ini, maka tim Bhayangkara Presisi Lampung resmi menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Lampung,” ujar Kapolri dalam sambutannya.

Jenderal Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung atas upaya pembangunan dan renovasi Stadion Sumpah Pemuda, sehingga kini layak digunakan untuk pertandingan Liga 1 Super League.

“Selain stadion utama, juga telah disiapkan dua lapangan tambahan untuk latihan. Kami juga mengucapkan selamat kepada suporter Lampung yang kini dikenal dengan nama Elbhara,” tambahnya.

Kapolri berharap, peluncuran stadion, tim, dan atribut baru ini dapat menjadi semangat baru bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam menyambut kompetisi yang akan datang.

“Harapan kita, dengan homebase baru, tim baru, dan jersey baru, Bhayangkara Presisi Lampung FC bisa bangkit, menembus klasemen Liga 1, dan bersaing di papan atas,” tutur Sigit.

Di sisi lain, Sigit juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai persatuan dalam dunia sepak bola nasional. Ia mengingatkan bahwa kemajuan sepak bola Indonesia sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam menciptakan suasana yang tertib dan damai.

“Kita harus jaga semangat persatuan, baik antar klub maupun antar suporter, demi mewujudkan sepak bola Indonesia yang lebih baik dan membanggakan di kancah internasional,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jelang Panen Raya Jagung, Kapolri Turun Langsung Cek Lokasi ke Kalbar

PONTIANAK.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, tiba di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa malam, (3/6). Kehadiran Kapolri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional untuk mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam acara panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang. Rabu (4/6)

Kunjungan ini berkaitan langsung dengan rangkaian kegiatan nasional yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, meliputi Panen Raya Jagung, Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) pembangunan 18 unit gudang penyimpanan jagung, Ekspor Perdana Jagung dari Kalbar, serta Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani.

Di sela-sela kunjungannya Kapolri langsung mengecek Alsintan yang nantinya akan diberikan kepada kelompok tani di Bengkayang.

Dalam pernyataannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. “Kehadiran kami di Kalimantan Barat merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program-program strategis nasional, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyatakan kesiapan penuh jajaran Polda Kalbar dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Kami telah menyiapkan seluruh aspek pengamanan dan koordinasi lintas sektor agar kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini momen penting bagi Kalbar untuk menunjukkan potensinya sebagai lumbung pangan strategis,” ungkap Kapolda Kalbar.

Turut mendampingi Kapolri dalam kunjungan ini adalah Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Asisten Logistik Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., Kadiv Humas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Kakortastipidkor Irjen Pol. Cahyono Wibowo, S.H., M.H., dan Koorspripim Polri Kombes Pol. Dedy Murti Haryadi, S.I.K., M.Si.

Dari unsur daerah, hadir pula Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., serta Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Pol. Irwan M. Ginting, S.I.K., M.M.

Kehadiran para pejabat tinggi ini menjadi simbol sinergi kuat antara pusat dan daerah, serta menunjukkan dukungan penuh institusi kepolisian terhadap agenda strategis nasional. Panen raya jagung di Bengkayang tidak hanya mencerminkan keberhasilan sektor pertanian, tetapi juga semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan menjadikan Kalbar sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Indonesia bagian barat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme, Judi Online, dan Narkoba, Kapolri: Siapapun yang Meresahkan Masyarakat Akan Ditindak Tegas

JAKARTA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi premanisme, judi online, narkoba, dan kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat. Ia memastikan seluruh bentuk gangguan keamanan akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Kamis (15/5)

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Baharkam dan Korbrimob Polri di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (15/5/2025). “Polri tidak melihat dari kelompok mana pelaku berasal. Selama mereka melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat, kami akan tindak tegas. Tidak ada kompromi,” tegas Sigit.

Polri, lanjutnya, telah melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dimulai sejak 1 Mei 2025 dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini menyasar berbagai tindak kejahatan yang meresahkan, termasuk premanisme, judi online, peredaran narkoba, hingga terorisme.

“Masalah aksi premanisme, gangguan di wilayah industri, debt collector, penyelundupan, TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), dan terorisme adalah persoalan yang menjadi perhatian serius, sebagaimana arahan Bapak Presiden,” ujarnya.

Kapolri juga menjelaskan bahwa Polri telah menyiapkan strategi pemberantasan premanisme dengan menjalin koordinasi bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder).

Menurutnya, pemberantasan aksi premanisme merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi nasional.
“Kami berkomitmen mengawal program-program pemerintah dalam menciptakan stabilitas keamanan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi. Ini adalah tanggung jawab bersama,” tutur Sigit.

Selain itu, Kapolri juga mengingatkan jajarannya untuk selalu siaga dalam menghadapi potensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita perlu mempersiapkan peralatan dan personel untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, tanah longsor, dan erupsi gunung berapi. Polri harus hadir cepat dan tepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat,” kata Sigit.

Ia menutup arahannya dengan menyerukan kesiapan maksimal dari seluruh personel dan dukungan logistik guna menjawab ekspektasi publik terhadap kehadiran negara di tengah masyarakat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah

SALATIGA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Upaya tersebut akan berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Minggu (6/4)

Polri, ujar Jenderal Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik. Selain itu, jajaran kepolisian juga akan terus berupaya mengurai kepadatan dengan rekayasa lalu lintas.

“Apalagi masyarakat yang balik sudah melaksanakan aktivitas mudik, ketemu keluarga besar dan rencana kembali, kita pesan pada saat mengalami kecapean kita sarankan istirahat di rest area terdekat dan jangan dipaksakan. Kita tetap akan menyiapkan berbagai pelayanan dan rekayasa baik di arteri dan tol sehingga harapan kita puncak arus balik bisa terurai,” jelas Jenderal Sigit saat meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/25).

Jenderal Sigit pun telah meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, untuk memastikan kesiapan arus balik libur Lebaran 2025. Arus balik sendiri diprediksi terjadi puncaknya mulai besok (6/3/25).

Diakui Jenderal Sigit, kesiapan di rest area KM 456 Tol Semarang-Solo cukup memuaskan dengan fasilitas yang ada. Menurutnya, rest area ini nenjadi salah satu rest area favorit masyarakat yang mudik maupun balik, serta ke tujuan kota-kota yang ada di Jawa Tengah.

“Tentunya kita melihat pelayanan yang ada di rest area cukup lengkap fasilitasnya mulai dari parkir, tempat istirahat dimana di dalamnya ada fasilitas-fasilitas yang melengkapi antara lain ada kursi pijat, tempat tidur, pemeriksaan kesehatan juga ada, kemudian tenant-tenant melayani masyarakat yang memerlukan makan, minum dan toilet juga ada,” jelas Jenderal Sigit.

Ditambahkan Kapolri, dalam pengamanan arus balik akan diterapkan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional mulai besok (6/4/25). Masyarakat pun diimbau selalu memperbaharui informasi dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

“Besok kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional,” ungkap Kapolri.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebih Tinggi Dibanding Arus Mudik

SALATIGA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa arus balik diprediksi terjadi lebih tinggi dibandingkan arus mudik Lebaran 2025. Sebab, waktu arus balik lebih pendek dibandingkan arus mudik. Minggu (6/4)

“Ada peningkatan di arus mudik kemarin yang tentunya harus diantisipasi karena arus balik ini waktunya lebih pendek dibanding arus mudik,” ujar Kapolri saat meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/25).

Menurut Kapolri, pada arus balik saat ini telah dilaksanakan satu kali one way lokal. Untuk data sementara, tercatat kurang lebih 40 persen masyarakat sudah melaksanakan kegiatan arus balik berdasarkan proyeksi 2,1 hingga 2,2 juta masyarakat yang melaksanakan mudik.

Jenderal Sigit pun menginstruksikan jajarannya untuk selalu siaga di lapangan mengatur lalu lintas dengan baik. Selain itu, jajarannya diminta memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun arteri.

“Saya minta jajaran untuk betul-betul stand by ada di lapangan mengatur dengan baik dan memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun di arteri karena memang ini membutuhkan rekayasa yang tentunya terus dinamis,” jelas Jenderal Sigit.

Lebih lanjut Jenderal Sigit menyampaikan, dalam pengamanan arus balik akan diterapkan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional mulai besok (6/4/25). Terlebih, besok diprediksi menjadi puncak arus balik.

“Besok kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional,” ungkap Kapolri.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolri Cek Langsung Pelayanan Arus Balik di Stasiun Tawang, Dorong Pemudik Gunakan Kereta Api

SEMARANG.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelayanan arus balik Lebaran di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (5/4). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat dalam melakukan perjalanan balik ke kota masing-masing. Minggu (6/4)

Dalam kunjungannya, Kapolri berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mendengarkan paparan dari pihak PT KAI Daops 4 Semarang terkait pelayanan yang diberikan selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Pada hari ini kita sengaja melaksanakan pengecekan untuk berinteraksi dengan masyarakat dan mengetahui langsung terkait dengan pelayanan mudik dan balik yang dilaksanakan di Stasiun Tawang yang masuk wilayah Daops 4 Semarang,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dari hasil pantauan dan interaksi di lapangan, Kapolri menyebut banyak masyarakat yang memilih menggunakan moda transportasi kereta api karena dinilai lebih tepat waktu, aman, dan nyaman.

“Tadi banyak masyarakat yang memilih menggunakan kereta karena memang di satu sisi jadwal waktunya juga tepat, dan kurang lebih untuk sampai di Jakarta hanya sekitar lima jam. Sebagian juga menyampaikan bahwa kereta terasa lebih aman,” jelasnya.

Kapolri juga mendorong masyarakat yang masih akan melakukan perjalanan balik untuk mempertimbangkan menggunakan kereta api sebagai alternatif. Selain lebih aman dan terjangkau, moda transportasi ini juga dinilai mampu membantu mengurangi kepadatan di jalur darat.

“Kita anjurkan menggunakan kereta menjadi salah satu alternatifnya karena di samping aman, juga harganya cukup terjangkau. Ini bisa digunakan untuk mengurai beban angkutan darat di arus balik,” tutup Kapolri.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin Arus Balik

JATENG.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah dalam rangka persiapan arus balik libur lebaran 2025, Sabtu (5/4/2025). Dalam tinjauan ini, Sigit mengaku cukup puas dengan fasilitas yang ada di rest area. Minggu (6/4)

Menurutnya, rest area ini nenjadi salah satu rest area favorit masyarakat yang mudik maupun balik, serta ke tujuan kota-kota yang ada di Jawa Tengah.

“Tentunya kita melihat pelayanan yang ada di rest area cukup lengkap fasilitasnya mulai dari parkir, tempat istirahat dimana di dalamnya ada fasilitas-fasilitas yang melengkapi antara lain ada kursi pijat, tempat tidur, pemeriksaan kesehatan juga ada, kemudian tenant-tenant melayani masyarakat yang memerlukan makan, minum dan toilet juga ada,” kata Sigit.

Selain mengecek kesiapan rest area, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengecek pengelolaan rekayasa lalu lintas khususnya di perjalanan arus mudik dan persiapan arus balik.

Ia pun mendapatkan laporkan pada periode arus mudik sudah 2 kali dilaksanakan one way lokal. Sedangkan pada arus balik saat ini dilaksanakan satu kali one way lokal. Untuk data sementara, saat ini tercatat kurang lebih 40 persen masyarakat sudah melaksanakan kegiatan arus balik dengan proyeksi 2,1 atau 2,2 juta masyarakat yang melaksanakan mudik.

“Ada peningkatan di arus mudik kemarin yang tentunya harus diantisipasi karena arus balik ini waktunya lebih pendek dibanding arus mudik,” ujarnya.

Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk selalu siaga di lapangan mengatur lalu lintas dengan baik, serta memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun arteri.

“Saya minta jajaran untuk betul-betul stand by ada di lapangan mengatur dengan baik dan memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun di arteri karena memang ini membutuhkan rekayasa yang tentunya terus dinamis,” ujarnya.

Sigit pun menyampaikan pihaknya berencana akan melaksanakan rekayasa lalu lintas one way nasional pada Minggu besok, 6 April 2025 yang diprediksi menjadi puncak arus balik.

“Besok kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan pesan ke masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Polri, kata Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik dan kepadatan bisa terurai dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan.

“Apalagi masyarakat yang balik sudah melaksanakan aktivitas mudik, ketemu keluarga besar dan rencana kembali kita pesan pada saat mengalami kecapean kita sarankan istirahat di rest area terdekat dan jangan dipaksakan. Kita tetap akan menyiapkan berbagai pelayanan dan rekayasa baik di arteri dan tol sehingga harapan kita puncak arus balik bisa terurai,” katanya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tinjau Bandara Soetta, Kapolri Instruksikan Jajaran Rutin Patroli Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

JAKARTA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2025 di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Sabtu (29/3/2025). Peninjauan tersebut juga dilakukan bersama para Menteri dan pihak terkait lainnya.

“Jadi dari pemantauan kami terkait dengan jalur darat dan kemarin juga kita melihat stasiun kereta dan hari ini kita melihat secara langsung dan menanyakan kepada masyarakat yang menempuh perjalanan dengan menggunakan udara,” kata Sigit di Terminal 1 Bandara Soetta.

Dalam hal ini, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk rutin patroli jalan kaki di tiap titik-titik untuk memastikan pemudik merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik.

“Melaksanakan patroli jalan kaki pada sejumlah titik rawan yang memerlukan kehadiran petugas,” ucap Sigit.

Dari hasil peninjauan dan dialog langsung dengan para pemudik, Sigit menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan arus mudik di Bandara Soetta berjalan optimal.

Menurut Sigit, berdasarkan laporan dari otoritas bandara, tercatat ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 4,9 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2024.

“Dari aspek pelayanan dan pengamanan kami tanyakan semuanya berjalan baik. Terjadi kenaikan penumpang sekitar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024 pada saat mudik,” ujar Sigit.

Kenaikan penumpang tersebut, kata Sigit, menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap akses penerbangan dalam melakukan perjalanan mudik.

“Rata-rata perjalanan terbanyak ke Kualanamu kemudian ke Denpasar, Surabaya, ada juga ke Yogya, Palembang, Pontianak juga ada,” tutup Sigit.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolri Hadiri Penutupan Pleno Hima Persis, Serukan Pentingnya Menjaga Keberagaman untuk Indonesia Emas 2045

YOGYAKARTA.radarinformasi.com — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan Musyawarah Pleno Nasional Hima Persis di Yogyakarta, Sabtu (18/1/2025). Dalam acara tersebut, Kapolri didampingi oleh Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca, Kadivpropam Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Irjen Pol Sandi Nugroho, dan Wakabaintelkam Irjen Pol Yuda Gustawan.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan pentingnya peran Hima Persis dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Menurutnya, organisasi ini telah menjalankan berbagai program yang berkontribusi signifikan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Semangat yang tercipta dari pleno ini harus terus dijaga. Saya berharap hasilnya dapat menjadi panduan bagi rekan-rekan Hima Persis dalam mempersiapkan diri sebagai sumber daya manusia (SDM) unggul yang berperan aktif dalam mewujudkan visi besar Indonesia,” ujar Kapolri.

Bonus Demografi dan Tantangan Digital

Kapolri menyoroti peluang besar yang dimiliki Indonesia melalui bonus demografi. Ia mengajak Hima Persis untuk menjadi pelopor dalam memanfaatkan peluang ini demi menciptakan SDM unggul. Di era digital, Kapolri berharap organisasi ini dapat menjadi agen perubahan yang memanfaatkan teknologi secara positif.

“Saya berharap rekan-rekan dapat menjadi duta dan agen ‘cooling system’ di dunia siber. Kita perlu mencegah penyebaran dampak negatif di dunia maya, sehingga keberadaan Hima Persis menjadi solusi, bukan bagian dari masalah,” ungkapnya.

Kapolri juga menyinggung tantangan besar seperti persoalan narkoba dan dampak kondisi global terhadap perekonomian bangsa. Menurutnya, Hima Persis telah menunjukkan kontribusinya melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan ketahanan pangan, digitalisasi, dan pemberdayaan UMKM.

Menjaga Nilai Agama dan Keberagaman

Kapolri mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai agama, karakter pribadi, dan semangat persatuan di tengah keberagaman. Ia yakin, keberagaman yang dimiliki Indonesia adalah kekuatan besar yang dapat mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

“Saya titip pesan kepada rekan-rekan Hima Persis untuk terus menjaga keberagaman yang ada. Dengan keberagaman, kita bisa meraih cita-cita bersama menuju Indonesia maju,” kata Jenderal Sigit.

Penutupan Musyawarah Pleno Nasional Hima Persis ini diakhiri dengan semangat kolaborasi antara kepolisian dan organisasi kemahasiswaan untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolri Pastikan Sinergi dengan BPOM dalam Penindakan Mafia Obat dan Kosmetik

JAKARTA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, di Ruang Pertemuan Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/1/2025). Dalam pertemuan tersebut, Polri dan BPOM sepakat memperkuat kerja sama dalam melindungi masyarakat di bidang obat, makanan, minuman, dan kosmetik. Jumat (10/1)

“Hari ini kami menyambut baik dan tentunya mendukung penuh program dan kebijakan BPOM,” kata Jenderal Sigit usai pertemuan.

Kapolri menegaskan, peningkatan sinergi ini bertujuan memastikan kualitas obat-obatan, makanan, dan minuman tetap terjaga. Selain itu, Polri berkomitmen mendorong pertumbuhan industri obat dalam negeri agar mampu menyediakan produk dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Jenderal Sigit juga menyebut kerja sama ini mencakup penindakan terhadap mafia obat-obatan dan kosmetik. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas produk serta menekan harga, terutama bahan baku yang menjadi salah satu faktor utama tingginya biaya produksi.

“Upaya ini penting untuk memastikan obat-obatan yang beredar terjangkau dan tetap berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan, perlindungan terhadap makanan, minuman, obat-obatan, suplemen, dan kosmetik memiliki kontribusi besar bagi pendapatan negara. Namun, jumlah penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) BPOM yang hanya sekitar 600 orang di seluruh Indonesia membuat kerja sama dengan Polri menjadi sangat diperlukan.

“Dalam tahap penindakan, kami sangat membutuhkan kolaborasi dengan Polri,” ujar Taruna Ikrar.

Ia menegaskan, BPOM berkomitmen untuk memberantas mafia obat dan kosmetik yang berpotensi merugikan masyarakat. Dengan sinergi ini, diharapkan konsumen mendapatkan perlindungan maksimal dari produk berbahaya atau tidak sesuai standar.

Pertemuan ini memperkuat langkah bersama antara Polri dan BPOM dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat melalui pengawasan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan di sektor obat dan makanan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule