Polsek Lohbener Data 28 Titik U-Turn di Jalur Pantura, 9 Dinilai Rawan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-  Upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan di jalur utama Pantura terus dilakukan jajaran kepolisian. Unit Lalu Lintas Polsek Lohbener Polres Indramayu Polda Jawa Barat melakukan pendataan terhadap seluruh titik putar balik atau u-turn di wilayah hukumnya, Rabu (22/7/2026).

Pendataan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pimpinan untuk menertibkan sejumlah titik u-turn yang dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan lalu lintas. Pengecekan lapangan dilakukan oleh Aiptu Wapi’i.

Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 28 titik u-turn di sepanjang wilayah hukum Polsek Lohbener. Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan titik dinilai perlu ditutup dan dicor demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Saat ini, dua titik u-turn telah memasuki proses penutupan dan pengecoran oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu. Kedua lokasi tersebut berada di Blok Tanggul, Desa Kiajaran Kulon, serta di depan PT KKI.

Penataan tersebut dilakukan untuk menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kendaraan yang melakukan putar balik secara tiba-tiba di jalur Pantura yang memiliki tingkat kepadatan dan kecepatan kendaraan cukup tinggi.

Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menggunakan titik putar balik yang telah ditentukan.

“Yuk, selalu utamakan keselamatan dan patuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan raya.”

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

Pantau Arus Balik Lebaran 2026, Jalur Pantura Indramayu Mulai Ramai Kendaraan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Memasuki H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, arus balik Lebaran 2026 di jalur Pantura Indramayu mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan. Berdasarkan pantauan tim rintisan Saka Kominfo Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu, lalu lintas terpantau ramai namun masih lancar.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian di antaranya jalur lingkar Posko Lohbener serta By Pass Pantura Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari. Di ruas tersebut, kendaraan roda dua dan roda empat terlihat melintas secara berkelompok menuju arah barat seperti Jakarta dan kawasan Purwasuka.

Meski mulai dipadati kendaraan pemudik yang kembali dari kampung halaman, kondisi arus lalu lintas belum menunjukkan kepadatan signifikan seperti saat puncak arus mudik. Situasi saat ini masih terbilang terkendali dengan arus yang relatif lancar.

Anggota tim rintisan Saka Kominfo, Heri Tarma, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan langsung di lapangan maupun melalui berbagai sumber informasi daring guna memastikan perkembangan arus balik.

“Dari hasil pemantauan di jalur Pantura, kendaraan arus balik menuju Jakarta mulai ramai, namun masih lancar. Kami juga mengikuti informasi dari media online terkait kondisi arus balik secara nasional,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat pun diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Dudy Purwagandhi selaku Menteri Perhubungan, yang meminta para pemudik tidak menumpuk perjalanan di tanggal-tanggal puncak arus balik.

Di sisi lain, jajaran kepolisian daerah juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, menyebut pihaknya bersama Korlantas Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah (one way) di jalur tol maupun arteri yang rawan kemacetan.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, diharapkan arus balik Lebaran 2026, khususnya di jalur Pantura Indramayu, dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali tanpa hambatan berarti.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Kapolres Indramayu Tinjau Perbatasan Sewo, Pastikan Jalur Pantura Siap Sambut Mudik 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menyongsong arus mudik Lebaran 2026, jajaran Polres Indramayu melakukan pengecekan langsung di titik pembatas wilayah Jalur Pantura. Fokus peninjauan dipusatkan di Jembatan Sewo, perbatasan Kabupaten Indramayu dengan Subang, guna memastikan kesiapan infrastruktur dan pengamanan bagi para pemudik,”l Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Indramayu, AKBP Fajar Gumilang, didampingi Wakapolres Kompol Tahir, Kasat Lantas Undang, Kabag Ops Kompol Eko, Kasat Samapta AKP Wawan, Kasi Propam AKP Agustian, serta Kapolsek Sukra Iptu Andi Supriyatna bersama sejumlah personel.

Dalam peninjauan itu, Kapolres menyoroti potensi gangguan keselamatan di kawasan Jembatan Sewo, terutama terkait kebiasaan melempar uang receh kepada penyapu koin.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar tidak melemparkan uang receh di Jembatan Sewo. 

Tindakan tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan dan menghambat arus lalu lintas,” tegas AKBP Fajar.

Selain mengevaluasi kondisi jalur utama Pantura, rombongan juga memeriksa kesiapan posko terpadu di sekitar lokasi. 

Pemeriksaan mencakup kelengkapan fasilitas, kesiapan personel, hingga mekanisme pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan saat puncak arus mudik.

Untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada musim mudik tahun ini, Polres Indramayu menyiapkan sekitar 20 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di titik-titik strategis sepanjang jalur mudik.

Posko tersebut disiapkan sebagai pusat layanan informasi, pengamanan, sekaligus tempat istirahat bagi pemudik sebelum melanjutkan perjalanan.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk melakukan patroli dan pemantauan secara intensif, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran, demi menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Indramayu tetap kondusif.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polisi Berhasil Cegah Tawuran Remaja di Jalur Pantura Kandanghaur

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Patroli rutin yang dilakukan Polsek Kandanghaur, Polres Indramayu, membuahkan hasil. Aparat berhasil menggagalkan aksi tawuran antar remaja di Jalan Pantura, tepatnya di Blok Sumber Mas, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Minggu (7/9/2025) dini hari.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Surahmat mengungkapkan, informasi adanya rencana tawuran diperoleh dari laporan warga. Menindaklanjuti laporan itu, petugas segera bergerak ke lokasi.

Sekitar pukul 02.30 WIB, seorang remaja berinisial R (17), pelajar asal Kecamatan Patrol, berhasil diamankan. Sementara rekan-rekannya melarikan diri. Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan dua bilah senjata tajam jenis tongkat malaikat yang sempat dibuang oleh kelompok tersebut.

“Dalam pemeriksaan, R mengakui kelompoknya memang berencana tawuran di tempat itu,” jelas AKP Surahmat.

Meski peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi, keberadaan sekelompok remaja itu sempat meresahkan warga sekitar. Polisi kemudian mendata para pelaku dan saksi, serta melibatkan aparat desa dan orang tua untuk memberikan pembinaan.

AKP Surahmat menegaskan, patroli semacam ini merupakan bentuk komitmen kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami berharap masyarakat juga aktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menambahkan, warga dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 081999700110 atau call center 110 untuk melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

(HMS/Andika).

Perbaikan Jalur Pantura Ditarget Rampung dalam Dua Minggu Jelang Arus Mudik Lebaran 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perbaikan jalan di Jalur Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus dikebut guna menyambut musim mudik Lebaran 2025. Anggota Komisi V DPR RI, Daniel Mutagien Syafiuddin, memastikan bahwa proyek perbaikan di jalur arteri Pantai Utara (Pantura) akan selesai dalam dua minggu ke depan. Selasa (4/3)

Daniel menegaskan bahwa Jalur Pantura Indramayu dan Cirebon menjadi salah satu rute utama pemudik menuju kampung halaman. Oleh karena itu, percepatan perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak menjelang puncak arus mudik.

“Kami telah menggelar rapat kerja dengan Dirjen Bina Marga untuk memastikan kesiapan jalur ini. Indramayu dan Cirebon selama ini menjadi ikon Jalur Pantura yang selalu dipadati pemudik. Targetnya, perbaikan jalan harus rampung dalam dua minggu ke depan,” ujar Daniel saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Cimanuk di Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu, Senin (3/3/2025).

Selain kondisi jalan, Daniel juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik sepanjang Jalur Pantura yang masih gelap saat malam hari.

“Persoalan ini tak hanya soal jalan, tetapi juga penerangan. Banyak PJU yang mati dan harus segera diperbaiki. Ini tugas pemerintah, baik Kementerian Perhubungan maupun Kementerian PUPR agar segera menindaklanjutinya,” tegasnya.

Sementara itu, arus mudik Lebaran 2025 diperkirakan mengalami lonjakan jumlah kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data, terjadi peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan arus mudik Lebaran 2024.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal