INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya memperkuat karakter religius masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menyatakan dukungan penuh terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Indramayu Mengaji, Rabu (21/1/2026).
Program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
Indramayu Mengaji dilaksanakan secara rutin dengan membiasakan membaca Al-Qur’an sebelum memulai aktivitas. Pembiasaan tersebut tidak hanya menjadi simbol penguatan nilai religius, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan suasana spiritual yang harmonis di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., kepada Humas Sukagumiwang menyampaikan bahwa program Indramayu Mengaji merupakan ikhtiar nyata dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
“Program ini hendaknya tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga momentum introspeksi diri. Dengan mengaji, kita memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan nilai religius melalui program tersebut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, masyarakat diharapkan mampu membangun karakter yang jujur, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong.
Selain diterapkan di lingkungan Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, program Indramayu Mengaji juga digalakkan di tingkat desa, sekolah, serta kelompok masyarakat. Langkah ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an.
Melalui dukungan terhadap program ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menegaskan komitmennya dalam mendukung visi Indramayu REANG, khususnya pada aspek religius. Penguatan nilai keagamaan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Ribuan pegawai beserta keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Indramayu memenuhi Aula Gedung PGRI Sindang, Kamis (11/9/2025). Mereka hadir dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M sekaligus melaksanakan Khotmil Quran.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, hadir memberikan apresiasi. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, terutama bagi aparatur pemerintah yang berkecimpung di sektor pendidikan.
“Sejalan dengan visi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), Dikbud terus mendukung program keagamaan. Salah satunya melalui gerakan Indramayu Mengaji, dengan membiasakan tilawah sebelum memulai aktivitas,” ujarnya.
Syaefudin berharap momentum Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga sarana untuk memperdalam ilmu agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari jadikan peringatan ini sebagai momen introspeksi, memperbaiki akhlak, dan memperkuat keimanan kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dikbud Indramayu, Caridin, mengaku bersyukur kegiatan besar yang melibatkan sekitar 12 ribu keluarga besar Dikbud dapat terlaksana dengan lancar.
“Alhamdulillah, acara ini menjadi momen bersejarah sekaligus kebersamaan yang jarang terjadi. Kita bisa merayakan Maulid Nabi dan Khotmil Quran secara kolektif,” katanya.
Caridin menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjalankan program Indramayu Mengaji sebagai upaya memperkuat pemahaman keagamaan, baik di lingkungan aparatur pemerintah maupun masyarakat luas.
“Kami ingin setiap kegiatan di Indramayu diawali dengan membaca Al-Qur’an, sehingga tercipta suasana yang religius dan penuh berkah,” tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi tersebut semakin khidmat dengan lantunan shalawat, ceramah agama, dan berbagai rangkaian kegiatan bernuansa islami yang diikuti seluruh peserta dengan penuh kekhusyukan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya mewujudkan program percepatan Indramayu Mengaji yang digagas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin terus menunjukkan perkembangan positif. Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu kini mengambil langkah strategis dengan melakukan pemetaan kemampuan baca Al-Qur’an di kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD).
Wakil Ketua LPTQ Indramayu, Jajang Sudrajat, menuturkan pemetaan ini menjadi ikhtiar nyata untuk memastikan anak-anak usia sekolah dasar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Menurutnya, meski program mengaji 15 menit sebelum pembelajaran sudah berjalan, evaluasi tetap diperlukan agar kemampuan membaca bisa semakin lancar.
“Berdasarkan hasil pemetaan di kelas 5 dan 6, dari 16 siswa yang diuji, hanya 6 yang sudah lancar membaca Al-Qur’an. Sisanya masih terbata-bata. Untuk itu, siswa yang sudah lancar akan terus dibina, sementara yang masih kesulitan akan diberikan pendampingan khusus,” jelas Jajang, Kamis (21/8/2025).
Sebagai langkah tindak lanjut, LPTQ bersama penyuluh agama akan mengadakan pelatihan tambahan di sekolah setiap Senin hingga Rabu. Dengan pola pendampingan tersebut, diharapkan pembinaan dapat dilakukan sejak dini sehingga melahirkan generasi Qur’ani yang siap melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi.
“Program ini sekaligus menjadi pijakan awal dalam mencetak calon hafidz yang kelak bisa berkontribusi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ),” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Indramayu, Erni Heriningsih, memberikan apresiasi terhadap inisiatif LPTQ. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi besar Indramayu Remaja, khususnya pada penguatan nilai religius dalam program percepatan Indramayu Mengaji.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meresmikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bustanul Athfal yang berlokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Sabtu (19/7/2025).
Peresmian ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program percepatan “Indramayu Mengaji” yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, serta bagian dari upaya mewujudkan visi Indramayu REANG.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky menyampaikan rasa bangga atas berdirinya lembaga pendidikan berbasis agama yang akan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda.
“Luar biasa upayanya untuk mengenalkan anak-anak pada Al-Qur’an sejak usia dini. Sebelum mengenal yang lain, ajarkan anak-anak untuk mengenal Al-Qur’an dan Penciptanya. Kalau sudah besar, kadang lupa. Tetapi kalau dari kecil, akan melekat dalam hati,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya membangun masyarakat religius sebagai bagian dari visi REANG. Pendirian TK dan TPQ ini adalah bagian dari sinergi untuk mencerdaskan kehidupan generasi penerus di Indramayu.
Ketua Panitia acara, Dr. Joko Budi Santoso dalam laporannya menyampaikan, lembaga pendidikan ini bertujuan membentuk generasi muda yang unggul secara spiritual dan intelektual.
“Harapan kami, generasi muda bisa menggerakkan Losarang menjadi lebih baik. Ilmu dan pendidikan yang diberikan di yayasan ini semoga menjadikan anak-anak menjadi insan cemerlang, berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kami berjuang mengubah mindset masyarakat dengan visi religius, membangun insan yang berakhlak mulia,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan data jumlah siswa yang sudah terdaftar. Saat ini, TK Bustanul Athfal memiliki 30 siswa (11 laki-laki dan 19 perempuan), sementara TPQ telah mencatat 90 santri (31 laki-laki dan 59 perempuan).
Ketua Yayasan Haji Ahmad Mansur, Prof. Dr. KH. Abdul Taram Ahmad, menyampaikan dukungan masyarakat sangat luar biasa, dan berharap hal tersebut menjadi awal dari perkembangan yang lebih besar. Selain pendidikan, yayasan juga telah menanam pohon mangga sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan potensi agrowisata.
“Mudah-mudahan, dengan ridho Allah, semuanya berjalan baik. Kami mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak untuk pengembangan TK, TPQ dan kegiatan lainnya ke depan,” tuturnya.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, keberadaan TK dan TPQ Bustanul Athfal mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat religius dan mencetak generasi muda yang cerdas serta berakhlak mulia di Kabupaten Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo sukses menggelar kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Metode Ummi, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Sabtu (31/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dalam menyukseskan salah satu program percepatan Indramayu REANG, yakni Indramayu Mengaji.
Kegiatan Imtihan juga merupakan bentuk pertanggungjawaban dan uji publik bacaan Qur’an di hadapan wali santri dan masyarakat terkait ketuntasan santri dalam belajar. Di mana para santri kemudian diuji berbagai tahapan penting dalam proses pembelajaran Al-Qur’an yang telah ditempuh para mulai dari membaca Al-Qur’an secara benar dan tartil, tahfidz Juz 30, 29, 1 dan 30 Juz, hingga turjuman (pemahaman makna ayat-ayat Al-Qur’an).
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum pengukuhan guru Al-Qur’an kepada para santri yang telah menuntaskan pelatihan dengan Metode Ummi, sebuah metode pembelajaran Al-Qur’an berbasis tajwid dan pemahaman makna.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya Khotmul Quran dan Imtihan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo. Kegiatan seperti ini dapat memperkuat tekad dan semangat untuk senantiasa menjunjung tinggi ajaran agama.
“Secara khusus, saya mengucapkan selamat yang tulus kepada para santri Khotmul Quran dari jenjang SDIT, SMP, dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Indramayu. Prestasi kalian mengkhatamkan Al-Qur’an adalah kebanggaan bagi kita semua. Semoga capaian mulia ini membawa keberkahan bagi para santri, orang tua, dan masyarakat Indramayu, ” ujarnya
Bupati Lucky menambahkan, Program Indramayu Mengaji telah ditetapkan sebagai program prioritas percepatan pembangunan daerah periode 2025–2029. Dalam konteks ini, kontribusi nyata dari Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo patut diapresiasi, karena telah menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan program tersebut.
Momentum Khotmul Quran hari ini bukan hanya bukti penguasaan bacaan Al-Qur’an dengan tajwid dan hukum yang benar, tetapi juga harus menjadi langkah awal untuk mendalami makna dan kandungan Al-Qur’an. Membaca adalah pintu gerbang; memahami dan mengamalkan adalah tujuan hakiki.
Melalui kegiatan ini, bupati berharap akan lahir generasi-generasi Qurani di Indramayu. Generasi yang tidak sekadar mencintai Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari, membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
“Pelaksanaan Khotmul Qur’an bukan sekadar acara seremonial, melainkan memiliki nilai spiritual yang mendalam sebagai bentuk siar agama dan ungkapan syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Saya menghargai dedikasi para kiai, ustaz, serta orang tua yang telah membimbing dan mendukung anak-anak hingga mampu menyelesaikan tilawah Al-Qur’an. Peran guru mengaji dan keluarga adalah kunci kesuksesan ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut bupati juga berpesan kepada para orang tua untuk terus mendampingi dan mendorong putra-putrinya untuk mendalami Al-Qur’an hingga tahap menghafal (tahfidz) dan mengamalkannya serta tentunya menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup yang mengarahkan setiap langkah mereka. Sinergi antara pesantren, pemerintah, dan keluarga adalah kunci membentuk generasi Qur’ani.
Semangat ini sejalan dengan Visi “Indramayu Reang” khususnya pada pilar Religius yaitu memperkuat nilai-nilai keagamaan dengan menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan budi pekerti luhur dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
“Mari kita jaga semangat persatuan dan gotong royong untuk bersama-sama mewujudkan visi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Dengan landasan iman dan kebersamaan, Insya Allah Indramayu akan menjadi kabupaten yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tandasnya
Sementara itu Mudir (pimpinan) Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Ustaz Agung Mardianto menyampaikan, prosesi Khotmul Quran dan Imtihan metode Ummi tersebut diikuti 160 santriwan-santriwati dari jenjang SD hingga MA dengan kategori yang diujikan berbeda setiap tingkatannya.
Pada kesempatan tersebut Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Indramayu serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi suksesnya kegiatan tersebut.
Ustaz Agung melanjutkan, Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo menyambut baik Program “Indramayu Mengaji” sebagai upaya strategis pemerintah meningkatkan literasi Al-Qur’an dan pesantren siap bersinergi mewujudkan target program ini.
“Terima kasih kepada Bupati Lucky Hakim atas dukungannya. Semoga kolaborasi ini memperkuat fondasi moral serta berakhlak Qurani menuju Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong (REANG), ” pungkasnya.
Acara Khotmul Quran dan Imtihan ditutup dengan pemberian sertifikat Khotmul Quran oleh Bupati Indramayu kepada perwakilan santri didampingi civitas akademika Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo dan perwakilan Ummi Foundation.