Polsek Cileungsi Bersama Instansi Terkait Lakukan Olah TKP Terkait Penemuan Orang Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com– Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, pukul 17.30 WIB, Polsek Cileungsi menerima laporan terkait penemuan seorang pria yang ditemukan dalam keadaan tergantung di dalam tempat pengecatan kursi ukir dan lemari di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Diduga, korban telah melakukan bunuh diri dengan cara menggantung dirinya menggunakan seutas tali. Minggu (18/7)

Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa korban yang diketahui bernama A. Budi W., seorang laki-laki beragama Islam, bekerja sebagai karyawan swasta dan berdomisili di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, ditemukan oleh saksi bernama Chaerul. Kejadian bermula saat istri korban meminta bantuan kepada saksi untuk memeriksa keberadaan suaminya di tempat kerja. Setibanya di lokasi, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung.

Saksi segera menghubungi istri korban yang sedang dalam perjalanan menuju Malang, serta menginformasikan kejadian tersebut kepada saudari Dwita, adik ipar korban. Dwita kemudian datang ke tempat kejadian.

“Saat ini kami tengah mendalami penyebab dan latar belakang dari tindakan yang diduga bunuh diri ini. Meskipun keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah, penyelidikan lebih lanjut tetap akan dilakukan untuk memastikan semua aspek dari kejadian ini telah ditangani dengan benar,” ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra.

Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian dan tim medis segera membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IR. Said Sukanto, Jakarta Timur, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah menghubungi keluarga korban. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir, namun penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian terkait tindakan korban yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pamitan Kepada Istri dan Berpesan Jaga Anak-Anak, Pria 46 Tahun Ditemukan Gandir di Pohon Aprika

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Nanggung berhasil mengevakuasi seorang pria yang diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Kampung Gunung Gantung, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Pria berinisial A (46), yang bekerja sebagai wiraswasta, ditemukan tergantung di atas pohon aprika pada Sabtu 18 Mei 2024, sekitar pukul 16.15 WIB. Minggu (19/05/24).

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi Ar (53) dan Am (53), korban meninggalkan rumah sekitar pukul 11.30 WIB setelah berpamitan kepada istrinya dengan pesan “jaga anak-anak”. Ketika korban tidak kunjung pulang, istrinya melaporkan hal ini kepada Ketua RT (Ar) . Bersama warga lainnya (Ar) melakukan pencarian di sekitar kebun dan pinggir kali Cihiris, adapun pencarian berakhir tragis saat korban ditemukan tergantung di atas pohon aprika.

Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa bersama tim Polsek Nanggung segera mendatangi lokasi TKP dan mengevakuasi korban setelah menerima laporan. Petugas yang terlibat dalam evakuasi ini antara lain Kapolsek Nanggung, Babinkamtibmas, piket Reskrim dan piket Patroli. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun di sekitar lokasi kejadian. Keluarga korban menyatakan keberatan untuk dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi untuk menolak otopsi”, pungkas Kapolsek.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta saling menjaga dalam situasi apapun dan sesegera mungkin melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan hal hal yang berkaitan dengan kriminalitas dan mengganggu Harkamtibmas di Wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Ketua BPD Desa Karang Tengah Diduga Gandir Usai Pilkades

SUKABUMI.radarinformasi.com – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Eman Suherman ditemukan tewas dengan leher tergantung terlilit tali di rumahnya. Korban Eman diduga kuat bunuh diri tapi motif belum diketahui. Senin(25/09/2023)

Informasi yang didapat menyebutkan peristiwa ini pertama kali diketahui Senin 25 September 2023 sekitar pukul 11.30 WIB, ketika teman korban bernama Kholik pergi mencari Eman Suherman untuk meminta tandatangan terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang Tengah.

Namun ketika tiba dirumah korban berlokasi di Kampung Babakan saksi Kholik mendapati pintu tidak terkunci dan ketika masuk Ia menemukan Eman Suherman sudah tergantung disela lorong rumahnya.

Unang Supardi (kakak korban) terkejut dan kebingungan saat mendengar kabar anggota keluarganya meninggal secara tragis di rumahnya, Ia segera menuju tempat kejadian ketika mendapat laporan tentang kejadian tersebut.

“Saya kaget, makanya langsung minta penjelasan Pak RW cuma belum jelas karena saya sendiri sempet syok juga,” ujar kakak korban.

Saat ini, jasad korban telah diturunkan, tetapi keluarga masih menunggu kedatangan anak Eman Suherman yang masih dalam perjalanan. Namun hingga berita ini ditayangkan belum diketahui apa motif gantung diri yang dilakukan oleh korban.

Reporter  :  Dahlia
Redaktur  :  Dewi

Niat Bikin Konten Gantung Diri, Alhasil Nyawa Wanita (20) Malah Melayang

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang wanita berinisial W (20) yang tinggal di sebuah kontarakan yang berada di Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung pada seutas kain yang diikat di atas fentilasi pintu. Jum’at (3/3/2023).

Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam 1 maret 2023 tersebut berawal saat korban yang berkomunikasi dengan seorang temannya melalui sambungan Video Call ( Vidcall ) berbicara akan membuat sebuah konten bunuh diri, namun saat korban W (20) memperagakan tindakan gantung diri, korban terpeleset dari kursi yang menjadi pijakan kakinya.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto S.H., MH mengatakan bahwa saat kejadian tersebut rekan korban yang masih dalam sambungan video call Mencoba untuk menyelamatkan korban dengan berlari mendatangi rumah kontrakan korban, Namun setibanya di kontrakan korban W (20) telah dalam kondisi tergantung dan sudah meninggal dunia.

“Kami yang menerima informasi tersebut dan mendatangi lokasi kejadian pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban lalu dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Korban meninggal akibat jeratan pada bagian leher. sementara itu dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban”.

“Jenazah korban pun kita serahkan ke pihak keluarga korban untuk selanjutnya di makamkan secara layak. Atas kejadian tersebut pihak keluarga pun menerima dengan ikhlas bahwa kejadian yang menimpa anaknya tersebut merupakan sebuah musibah”, ungkap Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Warga Leuwiliang Digegerkan Temuan Jasad Pria Tergantung di Pohon Manggis

Warga Leuwiliang Digegerkan Temuan Jasad Pria Tergantung di Pohon Manggis

BOGOR.radarinformasi.com – Pria berinsial D (30) ditemukan tewas tergantung di wilayah Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Diduga pria tersebut sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Senin (16/1/2023).

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto, SH mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya, terdapat salahsatu saksi yang sedang beristirahat di saung kebun manggis.

“Bermaksud menuju Panorama Bukit Bintang dan sebelumnya beristirahat di saung kebun manggis,” kata Agus dalam keterangannya.

Ketika di saung tersebut, saksi terkejut melihat sosok pria dalam kondisi sudah tergantung di atas pohon manggis. Dari situ, saksi melaporkan temuannya kepada ketua RT setempat dan pihak kepolisian.

Hasil pemeriksaan, diketahui jasad tersebut berinisial D warga Leuwiliang. Dugaan sementara, pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Diduga korban tersebut meninggal dunia akibat gantung diri. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka akibat benda tumpul maupun benda tajam,” tutup Kapolsek.

Red

Polsek Gunung Putri Lakukan Penyelidikan Atas Tewasnya Penjaga Toko

Polsek Gunung Putri Lakukan Penyelidikan Atas Tewasnya Penjaga Toko

BOGOR.radarinformasi.com – Penemuan S (31) seorang Penjaga toko di Jalan Alternatif Transyogi yang tewas dengan cara gantung diri  gegerkan warga Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Minggu (29/03/2022).

Kejadian tersebut diketahui oleh Pemilik toko yakni Wawan Kuswandi pada pagi hari yang akan menginformasikan kepada korban S bahwa akan adanya pengiriman galon Aqua yang akan masuk ke toko mendapati tokonya dalam keadaan terkunci.

Mengetahui hal tersebut Wawan pun bergegas mengambil kunci serep. Dimana ketika pintu toko berhasil di buka, Wawan pun dikejutkan dengan kondisi S yang telah meninggal dunia dengan gantung diri.

Kapolsek Gunung Putri Kompol Bayu Tri Nugraha mengungkapkan, “Bahwa dari  penyelidikan yang kami lakukan atas kematian korban. Diketahui bahwa korban S ini mengalami depresiasi akibat masalah rumah tangga yang menerpanya”.

“Kami langsung evakuasi korban ke RS Thamrin Cileungsi untuk pemeriksaan lebih lanjut, namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, dimana keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah. Korban pun akhirnya langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk langsung dimakamkan”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red