Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Lokasi Banjir BTN Citra Darma Ayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau lokasi banjir di Perumahan BTN Citra Darma Ayu, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta memantau penanganan banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam peninjauan tersebut, Lucky Hakim didampingi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Indramayu, Maulana Malik. Di lokasi, Bupati langsung berkoordinasi dengan petugas guna mempercepat penanganan banjir dan memastikan keselamatan warga terdampak.

“Kami memprioritaskan evakuasi warga serta penanganan awal banjir. Pompa air dan tanggul darurat sudah dikerahkan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan kami pastikan bantuan berupa makanan serta obat-obatan segera disalurkan,” tegas Lucky Hakim di tengah genangan air yang mencapai ketinggian lutut.

Sementara itu, Sekdis PUPR Indramayu Maulana Malik menjelaskan bahwa upaya penanganan dilakukan melalui normalisasi saluran drainase serta pemantauan kondisi lapangan secara intensif.

“Pemantauan dilakukan selama 24 jam. Banjir terjadi akibat curah hujan ekstrem yang melebihi kapasitas saluran air. Dengan penambahan alat berat, kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu 24 jam ke depan,” ungkapnya.

Di lokasi terpisah, salah seorang warga terdampak, Andi (35), mengungkapkan bahwa rumahnya telah terendam banjir selama tiga hari. Ia mengaku banyak barang rumah tangga yang rusak akibat genangan air.

“Air sudah tiga hari masuk ke rumah, banyak barang yang rusak. 

Alhamdulillah Pak Bupati datang langsung. Mudah-mudahan bantuannya cepat dan banjir tidak terulang lagi,” ujarnya sembari memindahkan barang ke tempat yang lebih aman.

Pasca kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengintensifkan langkah mitigasi banjir, termasuk perencanaan pengerukan sungai dan perbaikan drainase sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.

Reporter : Andika

Bupati Indramayu Peringatkan Bahaya Setrum Tikus di Sawah, Risiko Nyawa Mengintai

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali menyoroti maraknya penggunaan jebakan hama tikus beraliran listrik di area persawahan. Ia menilai praktik tersebut sangat membahayakan keselamatan jiwa dan telah berulang kali memicu korban meninggal dunia hampir setiap musim tanam.

Dalam pernyataan resminya, Lucky Hakim menegaskan bahwa pemasangan pagar atau ranjau listrik di sawah bukan solusi yang dibenarkan. Selain melanggar ketentuan, metode tersebut memiliki risiko fatal bagi siapa pun yang berada di sekitar area persawahan.

“Kami mengimbau seluruh petani di Kabupaten Indramayu agar tidak lagi menggunakan jebakan listrik untuk tikus. Cara ini sudah terbukti banyak memakan korban,” kata Lucky Hakim dalam video imbauan yang beredar, Sabtu (17/1/2026).

Ia menyebutkan, peristiwa warga tersengat listrik hingga meninggal dunia di area sawah hampir selalu terjadi setiap tahun. Korban pun tidak terbatas pada petani, melainkan juga masyarakat umum yang melintas atau beraktivitas di sekitar lahan pertanian.

Imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada petani, tetapi juga kepada mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Indramayu. Lucky meminta para mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkegiatan di wilayah persawahan.

“Untuk adik-adik mahasiswa KKN, saya juga mengingatkan agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area sawah, karena masih ditemukan petani yang menggunakan setrum listrik untuk mengendalikan hama tikus,” ujarnya.

Penggunaan aliran listrik sebagai pengendali hama diketahui telah lama menjadi praktik di sejumlah wilayah Indramayu, khususnya saat serangan tikus meningkat. Meski dianggap efektif mengurangi kerugian panen, cara tersebut menyimpan potensi bahaya besar bagi keselamatan manusia.

Hingga kini, belum ada data resmi terkait jumlah keseluruhan korban akibat setrum tikus. Namun, kasus yang terus berulang setiap tahun menunjukkan perlunya penertiban lebih tegas serta edukasi berkelanjutan kepada petani agar beralih ke metode pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Reporter : Andika

Dukung Pendidikan Keagamaan, Bupati Lucky Hakim Hibahkan 1,2 Hektare Lahan untuk MAN 1 Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan berbasis keagamaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan hibah tanah seluas 1,2 hektare untuk Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Indramayu, yang ditandai dengan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus penandatanganan prasasti hibah tanah, Rabu (14/1/2026).

Lahan seluas 12.000 meter persegi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim kepada Kepala Kementerian Agama Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu Caridin, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bentuk amanah pemerintah daerah kepada dunia pendidikan. Ia menegaskan, perannya sebatas sebagai penghubung dalam menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah, ini bukan dari pribadi saya, melainkan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Saya hanya menjadi perantara. Insyaallah, Pemda akan terus berkomitmen mendukung pendidikan,” ujar Lucky.

Lebih jauh, Lucky Hakim menekankan pentingnya peran madrasah dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia di tengah kemajuan zaman.

“Percuma memiliki kecerdasan tinggi jika tidak diiringi dengan akhlak yang baik. Madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang cerdas sekaligus berintegritas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, menilai hibah tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata kepala daerah terhadap pendidikan keagamaan.

“Ini bukan sekadar administrasi atau simbolis semata, melainkan wujud kepedulian Bupati terhadap pendidikan berbasis agama di Indramayu. Ini adalah kebijakan jariyah yang manfaat dan pahalanya akan terus mengalir,” ungkap Aghuts.

Ia juga mengungkapkan rencana strategis ke depan, di mana Pemkab Indramayu direncanakan kembali menghibahkan lahan seluas 13.000 meter persegi untuk pengembangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman. Menurutnya, lahan hibah tersebut akan segera dimanfaatkan melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Semoga menjadi amal kebaikan dan bekal di kemudian hari. Tanah hibah ini akan segera dibangun untuk meningkatkan fasilitas pendidikan melalui SBSN,” katanya.

Prosesi penandatanganan prasasti menutup rangkaian kegiatan, sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru pengembangan sarana dan prasarana MAN 1 Indramayu menuju madrasah berstandar internasional.

(S/Diskom/Andika).

Pengurus KORMI Indramayu 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Lucky Hakim Beri Apresiasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2029 resmi dilantik bersamaan dengan pembukaan Festival Olahraga Rekreasi Kabupaten (FORKAB) III Tahun 2025 di Pendopo Indramayu, Sabtu malam (22/11/25).

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat sekaligus dukungannya terhadap jajaran kepengurusan baru. Menurutnya, KORMI memiliki peran penting dalam memajukan olahraga masyarakat sebagai gaya hidup sehat.

“Selamat kepada pengurus KORMI yang baru. Semoga membawa semangat baru, memperluas pembinaan, dan meningkatkan kualitas para pegiat olahraga di Indramayu,” ujar Lucky.

Lucky memastikan Pemerintah Daerah siap berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem olahraga rekreasi di tingkat kabupaten.

“Pemkab akan bersinergi dan mendukung penuh program KORMI. Harapannya, olahraga rekreasi menjadi bagian dari keseharian masyarakat,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada atlet, pelatih, official, manajer, serta para pegiat olahraga dari berbagai induk organisasi, termasuk KONI, NPCI, dan KORMI, yang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional.

“Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh insan olahraga yang telah mengharumkan nama Indramayu,” tuturnya.

Lucky menambahkan, capaian para atlet menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indramayu untuk terus berkarya dan berprestasi.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati turut menyerahkan penghargaan kepada pegiat olahraga berprestasi pada acara tersebut.

(Andika/Sbr/Diskom).

Indramayu Siap Kawal Pertumbuhan Ekonomi dan Dukung Target Nasional 3 Juta Rumah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda nasional penyediaan tiga juta hunian bagi masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Pemkab Indramayu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III serta Evaluasi Program 3 Juta Rumah yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Indramayu Command Center (ICC).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, itu melibatkan seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dari Indramayu hadir Kepala Bagian Perekonomian Setda, Iing Kuswara, bersama Imam Mahdi dari DKPP serta Sutrisno dari Bappeda Litbang.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya kontribusi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) tersebut sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Hingga kini, realisasi nasional baru mencapai 451.516 unit atau 15,05 persen dari total target. Dari jumlah tersebut, 156 daerah telah menerapkan kebijakan PBG dan pembebasan BPHTB, sementara 20 daerah memberi insentif PBG nol rupiah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain sektor perumahan, Rakor juga menyoroti kondisi perekonomian nasional dan inflasi. Target inflasi tahun 2025 ditetapkan sebesar 2,5 ± 1 persen. Di wilayah Ciayumajakuning, inflasi Kota Cirebon yang mencakup Kabupaten Indramayu mencapai 2,90 persen pada Oktober 2025, lebih tinggi dari rata-rata Jawa Barat namun masih di bawah inflasi nasional 2,86 persen.

Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Indramayu pada minggu pertama November tercatat -0,69 persen. Sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, beras, dan udang basah menjadi penyumbang perubahan harga. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan bahan pangan melalui kerja aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Secara nasional, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan III masih dipimpin wilayah Jawa dengan 5,17 persen. Namun, pertumbuhan tertinggi dicapai wilayah Sulawesi dengan 5,84 persen, didorong sektor hilirisasi tambang di Maluku Utara yang melonjak hingga 39,10 persen year on year.

Mengikuti tren nasional, Indramayu terus memperkuat sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui strategi pengendalian inflasi serta dukungan nyata untuk PSN 3 Juta Rumah, daerah ini berharap pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.

Kabag Perekonomian Setda Indramayu, Iing Kuswara, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Indramayu siap berkontribusi dalam penyediaan hunian bagi masyarakat serta pengendalian inflasi. Kolaborasi antarinstansi sangat penting untuk menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan langkah terukur dan strategi adaptif tersebut, Pemkab Indramayu menargetkan menjadi daerah yang semakin tangguh secara ekonomi, responsif terhadap kebijakan nasional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Serahkan SK Kepada 4.733 PPPK Paruh Waktu, Ingatkan ASN Indramayu Bijak Bermedsos

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Ribuan wajah bahagia memenuhi Alun-Alun Indramayu. Di bawah langit mendung, 4.733 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim,” pada Rabu (12/11/2025).

Penyerahan SK ini menjadi momen bersejarah bagi para pegawai yang telah melewati proses panjang dan penuh perjuangan sebelum resmi bergabung dalam jajaran pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi para tenaga PPPK. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka akan memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Indramayu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan selamat kepada 4.733 PPPK Paruh Waktu yang hari ini menerima SK secara simbolis. Mari bekerja dengan sepenuh hati dan berkontribusi untuk kemajuan Indramayu,” ujar Bupati Lucky.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menekankan agar para ASN dan PPPK mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetap beretika, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Tak lupa, Lucky Hakim memberi pesan khusus tentang etika bermedia sosial. Ia mengimbau seluruh ASN Indramayu untuk berhati-hati dalam berucap, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Kini kita sudah berseragam, artinya membawa nama baik pemerintah daerah. Gunakan media sosial dengan santun, jaga tutur kata dan perilaku karena itu cerminan hati,” pesannya.

Acara berakhir dengan suasana haru ketika Bupati Lucky berkeliling menyalami para penerima SK satu per satu. Kehangatan dan semangat kebersamaan di lokasi menjadi cerminan semangat pengabdian menuju terwujudnya visi Indramayu REANG Religius, Ekonomi maju, Adil, dan Nyaman.

(Andika/Sbr/Diskom).

Indramayu Canangkan “Kota Wakaf”, Bupati Lucky Hakim Dorong Kemandirian Umat

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi meluncurkan Kick Off Program Kota Wakaf, sebuah inisiatif perdana yang menandai komitmen daerah ini dalam memperkuat visi Indramayu REANG Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong. Program tersebut menjadi langkah konkret dalam pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi potensi zakat dan wakaf.

Mengusung tema “Gerakan Wakaf Uang Menuju Indramayu REANG”, program ini tidak sekadar mengajak umat beramal, melainkan menempatkan wakaf sebagai strategi pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan, kesehatan, sosial, serta ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan program tersebut.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan lembaga keagamaan untuk bersatu membangun kesuksesan program Kota Wakaf. Semoga langkah ini membawa manfaat luas dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, menegaskan bahwa inisiatif Kota Wakaf bukanlah proyek yang bersumber dari APBD, melainkan gerakan kemandirian umat. Tujuannya ialah memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan aset wakaf yang produktif.

Prof. Waryono memaparkan bahwa pada tahun 2025, Indramayu telah memiliki 2.281 titik wakaf dengan total luas 3,14 juta meter persegi, serta 73 bidang wakaf baru seluas 163.656 meter persegi. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berwakaf.

Ia menambahkan, kini aset wakaf tidak lagi terbatas pada tanah atau bangunan ibadah, tetapi juga dapat berupa lahan produktif seperti kebun atau rumah yang dikelola secara profesional dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Prof. Waryono juga mendorong BAZNAS Indramayu bersama lembaga amil zakat lainnya untuk menjadi penggerak utama integrasi zakat dan wakaf, sehingga penyalurannya tepat sasaran.

“Salah satu wujudnya adalah pemberdayaan keluarga berbasis zakat dan wakaf yang dikelola KUA. Dengan pendekatan ekonomi umat, keluarga di Indramayu diharapkan semakin kuat dan mandiri—sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, yang menilai program ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memaksimalkan peran wakaf sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Indramayu kini memiliki identitas baru sebagai Kota Wakaf. Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, gerakan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen terhadap zakat dan wakaf untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Acara pencanangan ditutup dengan lelang amal zakat digital, penyerahan dana inkubasi wakaf produktif senilai Rp150 juta, santunan bagi anak yatim dan dhuafa, serta penyerahan 25 sertifikat tanah wakaf sebagai simbol dimulainya gerakan besar menuju kemandirian umat di Indramayu.

(Andika/Sbr/Diskom).

Meski Anggaran Dipangkas, Bupati Lucky Hakim Pastikan Pembangunan Tetap Jalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemkab Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan daerah, meski dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun 2026 mengalami pemangkasan hingga Rp240 miliar.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan pihaknya akan menyesuaikan diri dengan kebijakan tersebut melalui langkah efisiensi yang terukur, tanpa mengorbankan proyek-proyek prioritas, terutama di sektor infrastruktur.

“Kita akan beradaptasi dengan kebijakan ini. Ada beberapa langkah yang akan ditempuh seperti efisiensi dan pengalihan anggaran,” ujar Lucky saat dikonfirmasi, Sabtu (18/10/2025).

Sebagai bentuk komitmen efisiensi, Lucky menyebut sejumlah pos anggaran telah dikaji ulang. Termasuk rencana renovasi kantor camat dan kegiatan seremonial yang akan ditunda, bahkan anggaran Rp5 miliar untuk rumah dinas bupati juga dipangkas sepenuhnya.

Dana hasil efisiensi tersebut, kata Lucky, akan dialihkan untuk menutupi kekurangan akibat pemotongan TKD. Meskipun beberapa kegiatan ikut terdampak, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama.

“Beberapa daerah memilih meniadakan pembangunan tahun depan. Namun bagi saya, Indramayu harus tetap membangun meski harus berhemat di sisi lain,” tegasnya.

Selain efisiensi, Pemkab juga tengah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski belum bisa diandalkan sepenuhnya pada 2026 karena kawasan industri masih dalam tahap konstruksi, kontribusi PAD saat ini diharapkan dapat membantu menopang pembiayaan daerah.

“Kawasan industri nanti akan menjadi sumber PAD besar, tapi hasilnya baru terasa pada 2027,” jelasnya.

Untuk menambah pendapatan, Pemkab juga berencana memanfaatkan lahan-lahan tidur melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Lucky turut mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mendorong efisiensi demi keberlanjutan pembangunan infrastruktur.

“Kalau provinsi bisa berhemat tapi tetap membangun, Indramayu juga harus bisa,” kata Lucky.

Meski efisiensi dilakukan secara ketat, ia menegaskan tidak semua pos anggaran akan dihapus. Beberapa kebutuhan seperti jamuan tamu pemerintahan tetap dianggarkan, namun dengan pengelolaan yang lebih bijak.

“Kita tetap harus menjamu tamu dari kementerian atau ulama yang datang. Tapi pengeluaran yang boros akan kita evaluasi, termasuk anggaran makan-minum, tagihan listrik, dan sebagainya,” pungkasnya.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Dorong SMK Hasilkan SDM Unggul Jelang Masuknya Kawasan Industri

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menyambut berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Indramayu, Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Kertasemaya dan Jatibarang, Jum’at (24/10/2025).

Sekolah yang dikunjungi antara lain SMK Teladan Kertasemaya, SMK PUI Jatibarang, dan SMK Pelita Jatibarang. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sekolah dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja industri.

Bupati Lucky menyampaikan, peningkatan investasi dari berbagai negara di Indramayu akan berdampak langsung terhadap kebutuhan tenaga kerja lokal. Untuk itu, pemerintah daerah terus berupaya menjalin kemitraan dengan perusahaan agar lulusan SMK di Indramayu terserap secara optimal.

“Saya ingin minimal 70 persen tenaga kerja industri diisi oleh putra-putri Indramayu. Tahun 2026 saja kita membutuhkan sekitar 10 ribu tenaga kerja. Karena itu, sekolah-sekolah kejuruan harus menyiapkan SDM yang benar-benar pro pasar dan kompeten,” tegas Lucky.

Selain menyiapkan tenaga kerja industri, Bupati juga mendorong para pelajar agar mampu menjadi wirausahawan yang mandiri sesuai bakat dan keterampilan masing-masing. Dalam kunjungan itu, Lucky meninjau sejumlah ruang praktik seperti Tata Busana, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Otomotif, serta Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Kepala SMK Teladan Kertasemaya, Khoirun Nisa, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap perhatian pemerintah daerah terhadap SMK terus ditingkatkan meski kewenangannya berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ini bentuk apresiasi yang luar biasa bagi kami. Walaupun SMK bukan kewenangan kabupaten, kami tetap berharap mendapat dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK PUI Jatibarang, Asep Sudharmono, menilai kunjungan Bupati menjadi motivasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat kerja sama dengan dunia industri. Hal senada disampaikan Kepala SMK Pelita Jatibarang, Linda Tri Apsari, yang menilai peningkatan fasilitas praktik sangat penting agar lulusan benar-benar siap kerja.

Usai mengunjungi SMK, Bupati Lucky melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Jatibarang dan kantor pelayanan administrasi kependudukan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Kita akan terus berbenah. Pelayanan masyarakat harus cepat, nyaman, dan berkualitas,” tutup Lucky.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempercepat pengembangan kawasan industri yang diimbangi dengan peningkatan mutu SDM, layanan kesehatan, dan pelayanan publik.

(Andika).

Bupati Lucky Hakim Tinjau Pengerukan Pelabuhan Dadap, Dorong Kebangkitan Sektor Perikanan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Perikanan Dadap terus digencarkan. Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau proses pengerukan sedimentasi di kawasan pelabuhan yang berlokasi di Kecamatan Juntinyuat,” Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu. Langkah ini diambil sebagai strategi memperlancar jalur perairan dan memperkuat fungsi pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi kelautan di wilayah utara Indramayu.

Bupati Lucky menyampaikan bahwa pengerukan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, Pemkab Indramayu mengambil inisiatif untuk mempercepat pelaksanaannya agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

“Saat ini satu kapal keruk kami gunakan untuk menangani 14 muara di Indramayu. Ke depan, kami berharap dukungan tambahan dari pemerintah pusat dan provinsi agar sektor perikanan di Desa Dadap bisa semakin berkembang,” ujar Lucky. Ia optimistis kawasan itu berpotensi tumbuh hingga tiga kali lipat dibanding kondisi saat ini.

Di sisi lain, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem (PPMC), Ahman Kurniawan, menjelaskan bahwa Pelabuhan Dadap kini menjadi prioritas utama dalam program pengembangan pelabuhan pesisir. Ia juga mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Dadap dengan kapasitas 60 unit rumah, memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dadap memiliki potensi besar, bukan hanya sebagai daerah penghasil mangga, tetapi juga sebagai gerbang industri perikanan Indramayu. Nantinya, kapal berukuran besar pun bisa masuk ke muara Dadap, menjadikannya pusat ekspor-impor hasil perikanan,” ungkap Ahman didampingi Kuwu Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi.

Antusiasme juga datang dari warga. Slamet (32), seorang nelayan setempat, mengaku lega dengan adanya pengerukan tersebut. “Sekarang perahu kami bisa lewat tanpa hambatan lumpur. Aktivitas melaut jadi lebih lancar,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah berupaya menjembatani komunikasi dengan nelayan dan pihak terkait, memastikan pengerukan berjalan efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

(Andika/Diskom).