Bupati Lucky Hakim Lepas Jemaah Haji Kloter 10 Indramayu, 441 Orang Bertolak ke Tanah Suci

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim melepas keberangkatan calon jemaah haji Kloter 10 (KJT 10) tahun 1447 H/2026 M di Pendopo Indramayu, Selasa (28/4/2026).

Sebanyak 441 jemaah didampingi 4 petugas resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Dalam sambutannya, Bupati berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Semoga seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur. Kami juga mohon doa agar Indramayu senantiasa menjadi daerah yang penuh keberkahan,” ujar Lucky.

Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan, terutama saat Bupati menyapa dan bersalaman dengan keluarga yang turut mengantar jemaah. Salah seorang jemaah, Hasyim Khumaedi, mengaku bersyukur dapat berangkat ke Baitullah dan berharap seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

“Alhamdulillah, mohon doa agar saya diberi kesehatan dan bisa kembali ke tanah air dengan selamat,” tuturnya.

Dalam struktur keberangkatan, jemaah Kloter 10 terbagi ke dalam 11 rombongan, masing-masing terdiri dari 4 regu dengan 10 orang per regu. Setiap rombongan dipimpin Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) yang bertugas mengoordinasikan jemaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

Proses pemberangkatan diawali dengan penyerahan koper bagasi ke Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin, 27 April 2026, kemudian jemaah masuk ke Pendopo Indramayu pada Selasa, 28 April 2026 sebelum diberangkatkan ke embarkasi.

Selanjutnya, pada Rabu, 29 April 2026, jemaah dijadwalkan menuju Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati dan akan lepas landas pukul 14.20 WIB. Sementara itu, kepulangan jemaah dijadwalkan pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 13.40 WIB, dan diperkirakan tiba kembali di Pendopo Indramayu sekitar pukul 16.40 WIB.

Pelepasan ini menjadi bagian penting dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji sekaligus wujud dukungan pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran pelayanan bagi jemaah asal Indramayu.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

BPBD Indramayu Gelar Apel HKB 2026, Perkuat Budaya Siaga Bencana

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 di Lapangan Kantor BPBD Indramayu. Peringatan yang jatuh setiap 26 April ini menjadi momentum nasional untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana,” Minggu (26/4/2026).

Mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, kegiatan ditandai dengan penyalaan alat peringatan dini secara serentak pada pukul 10.00 WIB. Bunyi kentongan, sirine, lonceng, hingga sistem Early Warning System (EWS) menjadi tanda dimulainya latihan kesiapsiagaan, sekaligus mengajak masyarakat melakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman.

Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, selaku pembina apel membacakan amanat Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Ia menegaskan bahwa Indonesia, termasuk Indramayu, merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana tinggi, terutama karena kondisi geografis berupa dataran rendah dan garis pantai yang panjang.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk membangun kesadaran bersama dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, lembaga, hingga masyarakat. Untuk itu, seluruh instansi diimbau rutin melaksanakan simulasi kebencanaan minimal satu kali dalam setahun guna meningkatkan kesiapan dan koordinasi saat terjadi kondisi darurat.

Selain itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Indramayu diperkirakan memasuki musim kemarau panjang mulai akhir April dengan puncak pada September 2026 akibat fenomena El Nino. Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran lahan.

Menyikapi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk bijak dalam penggunaan air bersih dengan menyiapkan cadangan air, serta menghindari pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama membangun budaya siaga bencana, meningkatkan kewaspadaan, dan saling mengingatkan terhadap potensi bencana di sekitar,” tambahnya.

Melalui peringatan HKB 2026, diharapkan semangat kolaborasi dan kepedulian masyarakat semakin meningkat, sehingga Indramayu mampu menjadi daerah yang tangguh, siaga, dan responsif dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Sumber :  Diskominfo Indramayu
Andika

Pengurus KONI Indramayu 2026–2030 Resmi Dilantik, Targetkan Peningkatan Prestasi Atlet

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Pendopo Indramayu. Prosesi pelantikan dipimpin Sekretaris I KONI Jawa Barat, Aan Saprani,” Rabu (22/4/2026).

Usai pelantikan, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan olahraga melalui pembinaan atlet dan penyediaan sarana prasarana secara bertahap.

“Keberhasilan tidak akan tercapai tanpa kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh insan olahraga. Kita harus menjaga integritas dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Barat, Muhammad Budiana, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov). Ia menyebutkan, dalam waktu dekat akan digelar Delegation Registration Meeting (DRM) sebagai bagian dari tahapan persiapan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, menekankan pentingnya perhatian terhadap atlet berprestasi. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan apresiasi yang layak kepada atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“KONI harus menjadi wadah pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk mencetak prestasi terbaik, termasuk memastikan penghargaan bagi atlet,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi pengurus KONI Indramayu dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet hingga tingkat provinsi dan nasional. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta insan olahraga di Kabupaten Indramayu.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika

Pemcam Sukagumiwang Perkuat Akurasi Data Bansos Melalui Verval dan Monev DTSEN

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus meningkatkan akurasi data sosial serta efektivitas penyaluran bantuan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) serta monitoring dan evaluasi (monev) usulan bantuan sosial dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Triwulan II, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Ki Sapu Angin tersebut dibuka oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP, dan dalam pelaksanaannya diwakili oleh Sekretaris Kecamatan, Yayan Tefianty, SE.

Dalam sambutannya, Yayan menegaskan bahwa proses verval dan monev merupakan tahapan krusial untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar dalam mewujudkan keadilan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap usulan bantuan benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan. Sinergi antara kecamatan, desa, dan pendamping sosial sangat penting untuk menghindari kesalahan data maupun tumpang tindih penerima,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, SE, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme pemutakhiran DTSEN. Ia menekankan peran aparatur desa dalam melakukan pendataan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, yakni Tri dan Ayu, yang memberikan arahan terkait kebijakan terbaru dalam pengelolaan data sosial. Mereka menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala agar data tetap relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari operator desa, perangkat desa, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam pengelolaan data sosial di wilayah Sukagumiwang. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai prosedur verifikasi data, penginputan sistem, hingga evaluasi usulan bantuan sosial.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap kualitas data sosial semakin meningkat dan koordinasi lintas sektor semakin kuat. Dengan data yang akurat dan terbarukan, penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih tepat, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Pemkab Indramayu Rekonstruksi Jalan Sukaperna–Rancajawat, Perbaiki Akses Warga Tukdana

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan rekonstruksi ruas jalan Sukaperna–Rancajawat di Kecamatan Tukdana. Perbaikan ini dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan yang cukup parah di sepanjang jalur tersebut,” sejak Minggu (19/4/2026).

Ruas jalan dengan panjang sekitar 5,8 kilometer itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat dampak aktivitas proyek yang dijalankan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta kegiatan operasional Pertamina di wilayah setempat.

Pelaksanaan rekonstruksi jalan merupakan hasil kesepakatan bersama yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan. Dalam kesepakatan tersebut, proses pembangunan dilakukan secara kolaboratif antara Dinas PUPR, BBWS, dan Pertamina sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap infrastruktur yang terdampak.

Saat ini, pekerjaan konstruksi telah dimulai dari wilayah Sukaperna dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga Desa Rancajawat hingga mencakup seluruh panjang jalan yang direncanakan.

Melalui proyek ini, pemerintah daerah berharap kondisi jalan dapat kembali optimal sehingga mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas perekonomian warga di Kecamatan Tukdana dan sekitarnya.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Monitoring Kebersihan Lingkungan, Kecamatan Sukagumiwang Tertibkan Sampah di Blok Plumbon

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus menggencarkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan monitoring pembersihan sampah di wilayah Desa Sukagumiwang, tepatnya di Blok Plumbon. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik,” Sabtu (18/4/2026).

Monitoring dilakukan oleh tim kecamatan yang dipimpin melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Dedi Nurhadi, mewakili Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan S.STP. Dalam pelaksanaannya, tim turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan jajaran Pemerintah Desa Sukagumiwang yang turut berperan aktif.

Fokus monitoring mencakup kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga penanganan titik-titik penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan gangguan kesehatan. Selain itu, petugas juga berdialog dengan warga untuk menggali berbagai kendala yang dihadapi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dedi Nurhadi menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan kualitas hidup masyarakat sekaligus berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama. Karena itu, kami mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sukagumiwang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak kecamatan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan monitoring ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berencana melaksanakan kegiatan serupa secara berkala di berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat program kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Sukagumiwang.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Kolaborasi Pemcam, TNI, dan Relawan Bersihkan Tumpukan Sampah di TPS Pasir Angin Cikedung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Permasalahan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasir Angin, Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, akhirnya ditangani melalui aksi gotong royong lintas unsur pada Rabu (15/04/2026).

Kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Cikedung, personel Koramil setempat, serta Relawan Revolusi Cikedung. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Camat Cikedung, Dadang Supriatna, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Dadang, persoalan kebersihan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, stakeholder, hingga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Gerakan ini pun mendapat dukungan penuh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari unsur TNI serta Relawan Revolusi. Kolaborasi tersebut dinilai sebagai contoh nyata kerja bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

“Dalam melayani masyarakat, kita tidak bisa berjalan sendiri. Semua unsur harus terlibat aktif dalam proses pembangunan, termasuk upaya membersihkan sampah,” ujar Dadang.

Ketua Relawan Revolusi Cikedung, Zeny C., turut mengapresiasi langkah pemerintah kecamatan yang merangkul berbagai pihak. Ia menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan semua elemen masyarakat.

Selain melakukan pengangkutan sampah, petugas juga melakukan koordinasi terkait pengelolaan air serta dampak lingkungan di sekitar TPS agar kondisi pasca pembersihan tetap terjaga.

Kini, kondisi TPS Pasir Angin yang sebelumnya memprihatinkan mulai tertata kembali. Pemerintah Kecamatan Cikedung berharap gerakan ini dapat berkelanjutan dan mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Melalui sinergi pemerintah, TNI, dan organisasi masyarakat, optimisme terciptanya lingkungan yang sehat dan asri di wilayah Cikedung kembali menguat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Menkop Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Berbasis Koperasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, ke Kabupaten Indramayu, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menkop didampingi Wakil Bupati Indramayu Syaefudin meninjau sejumlah lahan pesisir yang dinilai strategis untuk pengembangan kawasan industri perikanan terintegrasi berbasis koperasi. Lokasi yang disambangi meliputi Desa Parean Girang dan Desa Eretan Kulon di Kecamatan Kandanghaur.

Ferry menjelaskan, lahan yang dikaji memiliki luas bervariasi antara 20 hingga 60 hektare dan direncanakan menjadi kawasan industri perikanan terpadu lengkap dengan fasilitas pendukung. Menurutnya, pengembangan ini juga akan disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih serta berbagai program lain guna memperkuat sektor perikanan di Indramayu.

Selain itu, pemerintah berencana membangun tiga hingga empat titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dilengkapi fasilitas cold storage untuk menunjang aktivitas nelayan.

Terkait pendanaan, Ferry menyebut skema pembiayaan akan melibatkan koperasi dengan dukungan Badan Layanan Umum, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rencana tersebut. Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan peninjauan lanjutan guna memastikan sinkronisasi program dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.

Peninjauan ini menjadi langkah konkret kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis sektor perikanan di Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Camat Sukagumiwang Hadiri Pasar Murah Inflasi, Rumbah MIGUYU Jadi Daya Tarik Produk Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menghadiri kegiatan Pasar Murah Inflasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu di halaman Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri Kabupaten Indramayu. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang Ny. dr. Mentari Mulya Setiawan beserta jajaran TP PKK,” Senin (13/4/2026).

Program pasar murah yang berlangsung selama 13–16 April 2026 ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada sektor kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan terbuka untuk umum dengan menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Mengusung tema “Bela Beli Produk Indramayu dalam Bulan Bangga Buatan Indramayu”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga mendorong konsumsi produk lokal guna memperkuat perekonomian daerah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Sekretaris Daerah Aep Surahman menegaskan pasar murah merupakan langkah konkret menjaga kestabilan harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta mendorong penggunaan produk lokal,” ujarnya.

Beragam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas strategis lainnya disediakan dalam kegiatan ini. Produk UMKM lokal juga dipasarkan sebagai bagian dari pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Sukagumiwang turut menghadirkan kuliner khas bertajuk Rumbah MIGUYU, yang menjadi daya tarik pengunjung. Menu tradisional ini terdiri dari sambal kacang, aneka sayuran segar, lontong, serta kerupuk, yang mencerminkan kekayaan kuliner lokal dan potensi ekonomi kreatif masyarakat.

Mohamad Mulya Setiawan menyampaikan, kehadiran TP PKK menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga melalui sektor kuliner lokal. Ia menilai pasar murah memberi dampak langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama. Warga dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk berbelanja kebutuhan pokok sekaligus menikmati sajian kuliner lokal. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber : Humas Sukagumiwang
Andika

DPRD Indramayu Dorong Pansus Evaluasi Perumdam TDA, Soroti Layanan Air Bersih

INDRAMAYU.radarinformasi.com–
Dinamika politik mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu saat pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025. Sejumlah fraksi mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mengevaluasi kinerja Perumdam Tirta Darma Ayu (TDA), menyusul berbagai keluhan masyarakat terkait layanan air bersih,” Rabu (1/4/2026).

Dorongan pembentukan Pansus tersebut bukan tanpa alasan. Belakangan ini, persoalan pelayanan Perumdam TDA kembali menjadi sorotan, mulai dari distribusi air yang belum merata hingga kualitas layanan yang dinilai masih jauh dari harapan.

Apabila Pansus terealisasi, DPRD berpeluang mengupas persoalan secara lebih komprehensif. Tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga mencakup tata kelola perusahaan, efisiensi anggaran, hingga tingkat akuntabilitas badan usaha milik daerah tersebut.

Menanggapi wacana tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyatakan sikap terbuka. Ia menegaskan bahwa pembentukan Pansus merupakan bagian dari hak DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan.
“Silakan, itu hak dewan. Mekanismenya dipersilakan berjalan,” ujarnya.

Lucky juga menilai keberadaan Pansus dapat menjadi sarana klarifikasi yang lebih objektif dan berbasis data, sehingga pembahasan tidak lagi bertumpu pada asumsi semata.

“Daripada hanya mengandalkan isu yang belum jelas, lebih baik langsung pada pihak yang bersangkutan,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan tidak berada pada posisi untuk mendorong ataupun menghalangi pembentukan Pansus, dan menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme yang berlaku di DPRD.

Di sisi lain, usulan ini mencerminkan meningkatnya tekanan politik terhadap sektor pelayanan publik. DPRD dinilai ingin memastikan fungsi pengawasan berjalan lebih konkret, terutama pada sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Sejumlah pengamat menilai, pembentukan Pansus dapat menjadi momentum penting untuk mengurai berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan. Beberapa isu yang berpotensi menjadi fokus antara lain ketimpangan distribusi air, kualitas dan kontinuitas layanan, efektivitas penggunaan anggaran, serta tata kelola dan transparansi internal Perumdam.

Namun demikian, Pansus juga berisiko menjadi sekadar formalitas politik apabila tidak dijalankan secara serius. Sebaliknya, jika bekerja secara terbuka dan berbasis data, langkah ini berpotensi menjadi titik balik dalam perbaikan layanan air bersih di Indramayu.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menunggu pembentukan Pansus, tetapi juga hasil nyata di lapangan. Bagi publik, yang paling utama adalah kepastian akses air bersih yang layak dan tersedia setiap hari.

Reporter : Andika