Keluhan Tak Kunjung Ditanggapi, Warga Kampung Cikalang Kecewa Pelayanan PLN

BOGOR.radarinformasi.com – Warga RT 04 RW 06 Kampung Cikalang, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi listrik yang tidak kunjung membaik meski permohonan perbaikan telah diajukan sejak lebih dari satu tahun lalu. Hingga kini, warga masih harus menghadapi tegangan listrik rendah atau spaneng yang kerap terjadi, terutama pada malam hari.

Ketua RT 04, Iwan, mengatakan persoalan tersebut diduga disebabkan oleh sistem penyaluran listrik yang belum memadai. Menurutnya, sekitar 25 rumah warga saat ini masih menerima aliran listrik yang disalurkan secara paralel dari satu rumah yang berfungsi sebagai induk.

“Sudah setahun lebih kami mengajukan perbaikan jaringan listrik. Sampai sekarang belum ada penyelesaian. Aliran listrik masih dibagi dari satu rumah induk ke sekitar 25 rumah lainnya. Dampaknya listrik sering spaneng dan bahkan padam karena voltasenya terlalu rendah,” ujar Iwan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, paling sering terjadi setelah waktu Maghrib hingga menjelang pagi hari. Akibatnya, berbagai aktivitas rumah tangga warga menjadi terganggu.

“Pernah ada warga yang memasak nasi dari waktu Isya sampai Subuh, tetapi nasinya tidak matang-matang karena listrik terlalu lemah. Kejadiannya saat bulan Ramadhan. Itu sangat menyulitkan warga,” katanya.

Ironisnya, sekitar Maret tahun lalu pihak PLN diketahui telah memasang sejumlah tiang listrik baru di kawasan tersebut. Saat itu warga berharap pemasangan tiang menjadi awal dari perbaikan jaringan yang selama ini dinantikan. Namun hingga kini, menurut warga, belum ada tindak lanjut yang mampu mengatasi persoalan listrik yang mereka alami.

“Tiang listrik memang sudah dipasang, tetapi setelah itu tidak ada kelanjutan. Sampai sekarang listrik masih sering terganggu dan tidak stabil,” ungkap Iwan.

Ia juga mengaku telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak PLN, termasuk kepala jaringan yang menangani wilayah tersebut. Namun, menurutnya, upaya tersebut belum mendapatkan respons yang diharapkan.

“Saya sudah mencoba berkomunikasi dengan kepala jaringan. Pesan WhatsApp hanya dibaca, sementara telepon tidak pernah diangkat. Kami tentu kecewa karena keluhan warga belum juga mendapat solusi,” tegasnya.

Kekecewaan warga semakin bertambah ketika mendatangi kantor PLN. Di area resepsionis, terpampang piagam penghargaan pelayanan terbaik tingkat Jawa Barat. Namun menurut Iwan, kondisi yang dialami warga di lapangan belum mencerminkan kualitas pelayanan sebagaimana yang tercantum dalam penghargaan tersebut.

“Ketika saya datang ke kantor PLN, saya melihat ada piagam pelayanan terbaik se-Jawa Barat. Namun kenyataan yang kami rasakan berbeda. Keluhan sudah disampaikan sejak lama, tetapi belum ada penyelesaian yang jelas,” ujarnya.

Warga berharap PLN Cibogo Megamendung segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan evaluasi teknis dan mempercepat pembangunan jaringan listrik yang memadai. Mereka meminta agar pemasangan tiang yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai proyek tanpa kelanjutan, melainkan benar-benar diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pasokan listrik bagi masyarakat.

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait keluhan warga Kampung Cikalang tersebut.

Red

Police Line Raib, Kapolsek Bungkam: Diduga Ada “Kongkalikong” Antara APH dan Pelaku Usaha Ilegal?

BOGOR.radarinformasi.com – Penanganan dugaan praktik ilegal penyuntikan (pengoplosan) gas elpiji subsidi di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor kian memicu kecurigaan. Alih-alih menunjukkan progres penegakan hukum, fakta terbaru di lapangan justru mengarah pada indikasi kuat adanya kejanggalan serius.

Saat awak media kembali melintas ke lokasi gudang yang sebelumnya telah dipasangi garis polisi, kondisi di lapangan berubah drastis. Police line yang semestinya menjadi tanda penyelidikan justru sudah tidak terpasang seolah lokasi tersebut tak pernah menjadi bagian dari proses hukum.

Padahal, sebelumnya aparat Polsek Tanjungsari telah melakukan penyegelan setelah ditemukan indikasi kuat aktivitas ilegal di dalam gudang.

Ketika dikonfirmasi terkait terbukanya police line di lokasi, Kapolsek Tanjungsari, IPTU Dr. Ekka Sakti, S.H., M.H., diam seribu bahasa. Lalu, bagaimana mungkin proses pendalaman masih berjalan sementara police line di lokasi justru telah dibuka?

Serangkaian kejanggalan ini bukan berdiri sendiri. Mulai dari penggunaan police line yang sebelumnya terlihat tidak layak, lambannya pengamanan barang bukti, hingga kini dibukanya garis polisi tanpa penjelasan, membentuk pola yang sistematis. Publik patut bertanya: apakah ini murni kelalaian, atau ada main mata antara pelaku usaha ilegal dan aparat setempat?

Kasus ini semakin kontras dengan gencarnya narasi pemberantasan mafia gas elpiji subsidi. Namun di lapangan, justru terlihat penanganan yang lemah, minim transparansi, dan cenderung tertutup.

Awak media mendesak adanya evaluasi menyeluruh serta keterbukaan dari aparat penegak hukum. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum akan terus tergerus.

Red

Diduga Ditutup-tutupi! Penanganan Kasus Gudang Gas Antajaya oleh Polsek Tanjungsari Sarat Kejanggalan

BOGOR.radarinformasi.com – Penanganan dugaan praktik pengoplosan gas elpiji subsidi di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, menuai sorotan keras. Sejumlah fakta di lapangan menunjukkan kejanggalan yang memunculkan dugaan kuat adanya upaya menutup-nutupi kasus tersebut.

Ketika aparat kepolisian dari Polsek Tanjungsari datang, penanganan justru memicu tanda tanya besar. Dalam proses penyegelan, anggota di lapangan sempat menyatakan “police line habis”. Setelah didesak untuk segera melakukan penyegelan, anggota akhirnya memasang garis polisi, namun yang digunakan justru diduga bukan dalam kondisi layak. Terlihat police line tersebut sudah lusuh dan tidak dibawa menggunakan roll sebagaimana mestinya, sehingga memunculkan kesan penanganan yang tidak profesional.

Kejanggalan lain terlihat dari tidak segera diamankannya tiga unit sepeda motor yang diduga kuat milik pelaku. Bahkan, sebelum dilakukan penyegelan, awak media sempat menyarankan agar motor tersebut dimasukkan ke dalam gudang agar tersegel bersamaan, namun anggota di lapangan terkesan enggan untuk melakukannya. Barang bukti yang seharusnya dapat menjadi kunci pengungkapan justru terkesan dibiarkan di lokasi tanpa tindakan cepat dari aparat.

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Kapolsek Tanjungsari Kabupaten Bogor, IPTU Dr. Ekka Sakti, S.H., M.H., hanya memberikan jawaban normatif. “Sedang dalam pendalaman dan penyelidikan,” ujarnya via pesan singkat.

Pernyataan tersebut dinilai belum mampu menjawab berbagai kejanggalan yang terjadi di lapangan. Bahkan sampai saat ini pun belum ada komentar lanjutan dari Kapolsek terkait siapa dalang dibalik tindakan penyalahgunaan gas subsidi tetsebut.

Sebelumnya, awak media menemukan sebuah lokasi dengan kondisi mencurigakan. Di dalamnya terdapat alat penyuntikan gas, tabung elpiji, serta lantai basah yang diduga bekas aktivitas pengoplosan.

Hingga saat ini, belum terlihat langkah konkret dalam pengembangan kasus tersebut. Kondisi ini berbanding terbalik dengan gencarnya upaya pemberantasan mafia gas elpiji subsidi di Kabupaten Bogor.

Lambannya penanganan, minimnya kesiapan di lapangan, serta sejumlah kejanggalan yang muncul semakin menguatkan dugaan adanya upaya untuk meredam bahkan menutup kasus tersebut. Awak media mendesak transparansi dan tindakan tegas dari aparat penegak hukum agar penanganan kasus ini tidak berhenti tanpa kejelasan.

Red

Polres Bogor Gelar Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Tegar Beriman

BOGOR.radaronformasi.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Bogor menggelar upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (1/7/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengenang pengabdian Polri sekaligus memperkuat semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rabu (2/7)

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara dan memimpin langsung jalannya kegiatan. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, S.T.K., S.I.K., bertugas sebagai Komandan Upacara.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang institusi Polri sekaligus mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita memperingati HUT Polri yang ke-79. Polri Presisi Menuju Indonesia Emas. Ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga profesionalisme, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Rio.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan HUT Bhayangkara ke-79 juga menjadi refleksi atas harapan besar agar Polri terus dipercaya dan dihormati oleh masyarakat, serta berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih aman dan sejahtera.

Upacara diikuti oleh personel Polres Bogor, Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Subdenpom III/1 Bogor, Satuan Brimob, ASN Polres Bogor, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Senkom Mitra Polri, Tim Safety Riding, hingga kelompok tani. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan sinergi dan kekompakan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bogor, Rudi Susmanto, S.Si., Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, S.E., beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor. Hadir pula Danlanud Atang Sendjaja Bogor, Marsma TNI A.F. Picaulima, S.Sos., dan Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Henggar Tri Wahono, S.H., M.H.

Dengan semangat Bhayangkara, kegiatan ini menjadi simbol tekad bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang aman, tertib, dan sejahtera. Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas pengabdian Polri dan harapan untuk Indonesia yang lebih gemilang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Laksanakan Groundbreaking Gedung Sat Sabhara dan Sat Tahti, Komitmen Penguatan Fasilitas Kepolisian

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Satuan Sabhara dan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti), pada Jumat (20/6/2025) pukul 16.15 WIB, bertempat di Mako Polres Bogor. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan dua fasilitas penting guna menunjang pelaksanaan tugas pokok kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor. Sabtu (21/6)

Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bogor dalam memperkuat sarana dan prasarana operasional yang representatif. Kehadiran gedung Sat Sabhara dan Sat Tahti diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Acara groundbreaking dihadiri sejumlah pejabat penting dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, antara lain Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si., Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, S.H., Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Henggar Tri Wahono, S.H., M.H., serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, BPN, DPKPP, dan para pejabat utama Polres Bogor.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan pembacaan doa, penekanan tombol sebagai simbol dimulainya pembangunan, pemotongan tumpeng, serta sesi foto bersama. Meskipun berlangsung singkat, acara berjalan dengan khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan soliditas antar-instansi di Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud keseriusan Polres Bogor dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang kian kompleks. Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan seluruh unsur Forkopimda yang telah turut merealisasikan pembangunan fasilitas ini.

“Pembangunan gedung ini menjadi bagian penting dalam upaya kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian di masa mendatang,” ujar AKBP Rio.

Peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam memperkuat sistem pelayanan publik Polres Bogor secara menyeluruh, berkelanjutan, dan profesional.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolda Jabar Resmikan Pos dan Jalan Hoegeng di Gadog

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan meresmikan Pos Hoegeng Gadog dan Jalan Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso, Selasa (17/6/2025), di Pos Polisi Terpadu Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Ia didampingi Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro dan disaksikan unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat Bogor.

Kegiatan dimulai pukul 15.00 WIB dengan peninjauan langsung ke Pos Hoegeng yang dibangun untuk mendukung pengamanan arus lalu lintas kawasan Puncak. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Dr. Agus Mulyana, dan pemutaran video selayang pandang pembangunan pos.

Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam sambutannya menyatakan bahwa penamaan jalan dan pos ini bertujuan untuk mengenang keteladanan Hoegeng sebagai sosok jujur dan berintegritas. “Semoga bisa menginspirasi semua elemen masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Rama Hoegeng, mewakili keluarga almarhum, menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya agar Pos Hoegeng memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kapolda Jabar juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Bogor atas inisiatif pembangunan. “Pos ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol dedikasi dan integritas. Sosok Hoegeng patut diteladani seluruh anggota Polri,” ucapnya.

Acara diakhiri dengan penekanan tombol sirine, penandatanganan prasasti, dan penarikan selubung nama jalan sebagai simbol peresmian, lalu ditutup dengan ramah tamah.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Peresmian Pos Gadog Hoegeng, Jalan Hoegeng, dan Pos Soebianto: Transformasi Pelayanan Polri di Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor meresmikan Pos Gadog Hoegeng, Jalan Hoegeng, dan Pos Soebianto dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Selasa (17/6/2025). Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama oleh tokoh agama setempat, lalu dilanjutkan dengan pemutaran video dokumentasi “before-after” Pos Gadog, yang kini berdiri megah sebagai pos polisi terbesar di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Bogor yang telah berhasil merevitalisasi seluruh pos polisi di wilayah Kabupaten Bogor.

“Pos Gadog selalu menjadi perbincangan nasional. Kini, melalui revitalisasi yang mencapai 100 persen, pos-pos polisi di Kabupaten Bogor telah mengalami transformasi besar. Saya mengapresiasi langkah AKBP Rio Wahyu Anggoro yang membuktikan komitmennya dalam peningkatan pelayanan publik dan citra institusi Polri,” ungkap Rudy Susmanto.

Sementara itu, perwakilan keluarga Hoegeng yang turut hadir dalam peresmian ini menyampaikan rasa haru dan bangga atas dedikasi Polres Bogor dalam mengenang sosok Hoegeng sebagai simbol integritas dan keteladanan aparat negara.

Kapolres Bogor dalam sambutannya menekankan bahwa revitalisasi bukan sekadar pembaruan fisik bangunan, namun perubahan sistemik dalam memberikan pelayanan kepolisian yang lebih modern dan humanis.

“Kami ingin Pos Polisi tidak hanya menjadi simbol kehadiran negara, tetapi juga rumah aman dan ramah masyarakat. Dilengkapi dengan ruang NTMC Kabupaten Bogor, sistem informasi dan pengawasan kini dapat dilakukan secara real time dan terintegrasi,” ujar AKBP Rio.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si. bersama Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., dengan penandatanganan prasasti serta pembukaan tirai papan nama Jalan Hoegeng dan Pos Gadog Hoegeng. Momen simbolis ini disambut tepuk tangan dan antusiasme para tamu undangan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Jenderal Hoegeng.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Danramil 0621-11/Ciawi Kapten Inf. Budi R., Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Henggar Tri Wahono, S.H., M.H., Kapolreata Bogor, Kapolsek Ciawi, anggota DPRD Kabupaten Bogor, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Ciawi.

Dengan diresmikannya Pos Gadog Hoegeng, Jalan Hoegeng, dan Pos Soebianto, Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan bagi masyarakat.

Rizal

Kapolres Bogor Hadiri Pembukaan Kejuaraan Trail IOF NCRA Seri 1 & Piala Bupati Bogor 2025 di Sirkuit Offroad Pakansari

BOGOR.radarinformasi.com — Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri pembukaan Kejuaraan Trail Indonesia Off-Road Federation (IOF) National Championship Racing Adventure (NCRA) Seri 1 Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan ajang Piala Bupati Bogor 2025. Kegiatan bergengsi ini digelar di Sirkuit Offroad Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 14 Juni 2025, dan diikuti oleh sekitar 100 pembalap dari kategori pemula maupun profesional se-Jabodetabek.

Kegiatan diselenggarakan oleh Pengurus Cabang IOF Bogor yang dipimpin oleh Dr. H. Untung Purwadi, S.E., M.Si., serta turut dihadiri oleh Bupati Bogor Rudi Susmanto, S.Si., Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Henggar Tri Wahyono, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, S.H., serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor.

Rangkaian acara pembukaan berlangsung meriah dan diawali dengan penyerahan trofi juara umum oleh Bupati Bogor kepada panitia penyelenggara. Selanjutnya, dilakukan penyerahan bantuan sembako secara simbolik kepada dua orang peserta sebagai bentuk kepedulian sosial. Acara dilanjutkan dengan seremoni pelepasan peserta lomba oleh Bupati Bogor dan unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Bogor, yang menandai dimulainya kejuaraan.

Usai pelepasan, para pejabat melakukan peninjauan langsung ke arena balap untuk melihat kesiapan jalur dan antusiasme para peserta. Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia otomotif, Bupati Bogor dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor turut melakukan test drive di lintasan offroad.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Polres Bogor siap memberikan dukungan penuh dalam pengamanan demi kelancaran seluruh rangkaian acara.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang adu keterampilan di dunia otomotif, tetapi juga sebagai sarana mempererat sinergi antara masyarakat, komunitas otomotif, dan pemerintah daerah. Kami dari Polres Bogor siap mengawal dan menjamin situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang kegiatan berlangsung,” ujar Kapolres.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. mengimbau seluruh peserta dan penonton untuk menjaga keselamatan, mematuhi aturan panitia, dan menjunjung sportivitas selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama, dan suksesnya acara ini mencerminkan kedewasaan serta kesadaran masyarakat dalam mendukung event berskala nasional.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Peringati Harlah Pancasila dan HJB

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Ziarah Rombongan dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor ke-543. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (2/6), pukul 07.30 WIB.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., selaku Inspektur Upacara, dengan Mayor Arm M. Sutrisno, Danramil 0621-10/Cisarua, bertindak sebagai Perwira Upacara.

Sejumlah pejabat tinggi tampak hadir, termasuk Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari upacara hingga prosesi ziarah. Kehadiran Kapolres Bogor mencerminkan komitmen kuat jajaran Polri dalam mendukung kegiatan kenegaraan serta memperingati nilai-nilai luhur Pancasila dan sejarah berdirinya Kabupaten Bogor.

Selain Kapolres, upacara juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor dan para tamu undangan lainnya. Peserta upacara terdiri dari berbagai unsur, antara lain ASN, TNI-Polri, BPBD, Damkar, Dishub, Satpol PP, Legiun Veteran, serta pejabat eselon I dan II.

Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan kepada arwah pahlawan, pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, amanat Inspektur Upacara, doa, hingga penutupan. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa mereka.

Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna hingga pukul 08.40 WIB.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bupati dan Kapolres Bogor Hadiri Peresmian Lapangan Tenis dan Penghargaan Atlet PON-PEPARNAS

BOGOR.radarinformasi.com – Selasa, 13 Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor meresmikan Lapangan Tenis Kapten Muslihat sekaligus memberikan penghargaan kepada atlet, pelatih, mekanik, dan official yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dan Pekan Paralimpik Nasional (PEPARNAS) XVII tahun 2024.

Acara berlangsung meriah di pusat Kota Bogor dan dihadiri oleh Bupati Bogor, Kapolres Bogor, unsur Forkopimda, tokoh olahraga, serta masyarakat umum. Momen ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi para insan olahraga yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih dan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan. “Kalian adalah inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Bogor,” ujar Bupati.

Lapangan Tenis Kapten Muslihat yang telah direvitalisasi diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet tenis di Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor juga menegaskan dukungan Polri terhadap kegiatan olahraga dan kepemudaan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi bangsa.

Penghargaan yang diberikan menjadi simbol apresiasi dan motivasi bagi para pejuang olahraga untuk terus berprestasi dan menginspirasi. Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya sebagai daerah yang aktif mendukung perkembangan dunia olahraga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule