Bulog Indramayu Dukung Penanaman Jagung Serentak Program Polda Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perum Bulog Cabang Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Penanaman Jagung Serentak yang digelar Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Pecuk, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dengan total luasan mencapai 750 hektare, Kamis (29/1/2025).

Kegiatan penanaman jagung ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, Perum Bulog, hingga kelompok tani setempat. 

Penanaman dilakukan secara simbolis oleh para pejabat yang hadir sebagai penanda dimulainya optimalisasi lahan pertanian produktif di wilayah Jawa Barat, khususnya Indramayu.

Program penanaman jagung serentak tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. 

Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena perannya yang vital dalam menjaga ketersediaan pangan serta menopang stabilitas ekonomi masyarakat.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Bulog sangat mendukung program penanaman jagung serentak ini karena sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan. Kolaborasi antara Polri, TNI, Forkopimda, pemerintah daerah, dan petani menjadi kunci keberhasilan peningkatan produksi jagung di Indramayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bulog Cabang Indramayu siap berperan aktif dalam mendukung hasil produksi petani melalui penyerapan panen serta penguatan sistem distribusi pangan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Barat menegaskan peran aktifnya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan. 

Diharapkan, penanaman jagung serentak tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kemandirian pangan, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu dan Jawa Barat secara berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu dan Bulog Salurkan Cadangan Pangan Pemerintah untuk Warga Desa Sudimampir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Bulog kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kamis (24/7/2025).

Penyaluran secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di hadapan ratusan warga penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi penting dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Ketahanan pangan adalah kondisi tersedianya akses yang andal terhadap pangan sehat dalam jumlah yang cukup dan terjangkau. Pagi hari ini kita membagikan bantuan pangan berupa beras cadangan pemerintah untuk bulan Juni dan Juli, dengan masing-masing 10 kilogram per bulan, yang penyalurannya dilakukan sekaligus di bulan Juli ini,” ujar Lucky Hakim.

Bupati Lucky menekankan bahwa program bantuan ini bukan hanya bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga bagian dari implementasi visi daerah “Indramayu REANG” yang mencakup nilai-nilai Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

“Bantuan ini kita harapkan dapat benar-benar meringankan beban para penerima manfaat. Mari kita bersama-sama wujudkan visi Indramayu REANG demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.

Sementara Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni mengatakan, di Desa Sudimampir sendiri, tercatat 877 KPM yang menerima bantuan beras dari program CPP Tahun 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari distribusi nasional yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok berupa beras.

Secara keseluruhan, di Kabupaten Indramayu bantuan CPP menyasar 209.619 KPM yang tersebar di 31 kecamatan dan 317 desa/kelurahan.

Kegiatan penyaluran beras ini berlangsung tertib dan lancar, serta melibatkan berbagai unsur dari pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Bulog Indramayu Siap Salurkan Beras Bantuan PBP Juni–Juli, Kualitas Dipastikan Pulen dan Sesuai Takaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bantuan pangan beras untuk masyarakat Indramayu segera digulirkan. Perum Bulog melalui Gudang Pekandangan dijadwalkan mulai menyalurkan beras bantuan Penerima Bantuan Pangan (PBP) mulai Rabu (16/7/2025).

Guna menjamin mutu dan kelayakan bantuan, Bulog bersama perwakilan Pemkab Indramayu dan sejumlah instansi terkait melakukan uji kualitas pada Selasa (15/7/2025). Pemeriksaan mencakup uji berat timbangan hingga uji tanak nasi.

Kepala Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa total penerima bantuan mencapai 209.619 orang. Bantuan yang diberikan merupakan alokasi dua bulan sekaligus, yakni Juni dan Juli 2025.

“Setiap penerima akan menerima 20 kilogram beras secara gratis untuk dua bulan ini. Penyaluran dilakukan sekali untuk periode tersebut,” jelas Sri.

Uji tanak dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas beras yang dikirim ke masyarakat. Hasilnya, beras dinilai layak konsumsi, rasanya pulen, dan bobotnya bahkan sedikit melebihi standar, berkisar antara 10,01 kg hingga 10,05 kg per sak.

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Heru Purwanto, mengatakan bahwa proses penyaluran akan dilakukan secara bertahap mulai esok hari. Pemerintah daerah menegaskan, kualitas beras harus terjaga sampai ke tangan masyarakat.

“Tadi kami juga pastikan, jika ditemukan beras rusak atau tidak layak, pihak Bulog siap menggantinya dalam waktu maksimal 2×24 jam,” tegas Heru.

Dengan langkah-langkah pengujian ini, Bulog memastikan bahwa bantuan pangan yang diterima masyarakat bukan hanya sekadar memenuhi kuantitas, tetapi juga menjunjung kualitas.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bulog Tegaskan Penyaluran SPHP di Indramayu Sesuai Aturan, Harga Tetap Terkendali

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya menjaga stabilitas harga pangan terus dilakukan Perum Bulog Cabang Indramayu. Melalui pengawasan langsung di lapangan, Bulog memastikan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berlangsung tepat sasaran dan tidak melenceng dari ketentuan. Senin (14/7)

Monitoring dilakukan pada Minggu, 13 Juli 2025, di Pasar Baru Karangmalang. Kegiatan ini melibatkan tim gabungan Satgas Pangan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu.

Pimpinan Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan kestabilan harga beras medium dan menjamin distribusi SPHP sesuai jalur yang ditetapkan.

“Harga beras medium sempat melonjak hingga Rp14.000 per kilogram. Sementara itu, beras SPHP kami jual seharga Rp12.500 per kilogram agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Sri Wahyuni juga menjelaskan, masyarakat yang belum menerima bantuan pangan berupa 10 kilogram beras untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025, masih bisa membeli beras SPHP di pasar dengan harga yang telah ditetapkan.

“Stok di gudang Bulog Indramayu aman untuk mendukung program SPHP. Namun, kelanjutannya tetap menunggu arahan pemerintah pusat,” tambahnya.

Agar distribusi SPHP lebih tertata, Bulog menggandeng Dinas Pasar untuk melakukan pendataan terhadap pedagang yang ingin menjadi mitra resmi penjual beras SPHP.

“Tidak semua pedagang bisa jadi mitra. Hanya yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang sesuai aturan,” jelas Sri Wahyuni.

Saat ini, sudah ada tiga pedagang di Pasar Baru Indramayu yang resmi menjadi mitra penjual beras SPHP dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram.

“Kami akan perluas jaringan distribusi ke pasar-pasar lain di wilayah Indramayu. Kalau ada beras medium di atas harga HET, itu bukan dari Bulog, melainkan dari beras lokal,” tegasnya.

Salah satu mitra pedagang, Hadi Riyadi, mengaku penjualan beras SPHP cukup tinggi.

“SPHP sangat diminati. Harganya jauh lebih murah dibanding beras lokal yang mencapai Rp14.000. Kami biasa dapat dua ton per minggu dan selalu habis terjual,” tuturnya.

Melalui program ini, Bulog berharap keberadaan beras SPHP bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok di pasaran.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Indramayu Lampaui Target Serapan Beras, Bertengger di Posisi Kedua Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kinerja gemilang ditorehkan Bulog Cabang Indramayu. Hingga akhir Mei 2025, serapan gabah kering panen (GKP) di wilayah ini menembus angka 184.000 ton tertinggi se-Indonesia dan mengungguli sejumlah daerah lumbung padi lainnya. Rabu (11/6)

Tak hanya pada gabah, prestasi serupa juga tercermin dalam penyerapan beras. Sebanyak 114.000 ton beras berhasil diamankan Bulog Indramayu, melewati target nasional sebesar 102.960 ton. Capaian tersebut menempatkan Indramayu di urutan kedua secara nasional, tepat di bawah Cirebon.

Pimpinan Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menegaskan keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif jajaran TNI terutama Kodim 0616, Koramil, dan para Babinsa.
“Dengan wilayah panen yang luas, capaian ini tak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari TNI. Mereka terlibat dari proses pendataan hingga pengawalan di lapangan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (9/6/2025).

Kolaborasi Bulog dan TNI ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur percepatan penyerapan gabah dan beras petani. Dalam aturan tersebut, TNI diberi peran penting mulai dari pemantauan kualitas gabah, pengumpulan data pertanian, hingga pengawasan distribusi di lapangan.

Selain TNI, Bulog Indramayu juga bersinergi dengan Polres, Kejaksaan, Dinas Pertanian, serta Satgas Pangan dari Mabes Polri. Kerja sama lintas sektor ini diyakini mampu menjaga akuntabilitas dan efektivitas program penyerapan pangan.

Menurut Sri Wahyuni, program Serap Gabah Petani (Sergap) bukan sekadar urusan administratif, melainkan wujud nyata komitmen negara dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami sangat menghargai kerja para Babinsa. Mereka menyuplai data area panen secara real-time, sekaligus memastikan distribusi hasil panen berjalan aman,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemerintah Kabupaten Indramayu Distribusikan Bantuan Pangan ke Ratusan Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Indramayu, bekerja sama dengan Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, serta Pos Indonesia, melaksanakan pendistribusian Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) 2024. Program ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Selasa (15/10/2024).

Sebanyak 264 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan kategori ekonomi rentan, menjadi sasaran utama pendistribusian beras tersebut. Pjs. Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, turut hadir dalam acara ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk mengurangi dampak inflasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan pangan sehari-hari warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pjs. Bupati menjelaskan bahwa program pendistribusian beras ini merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk membantu masyarakat dalam situasi ekonomi yang menantang. Ia juga memastikan bahwa program bantuan ini akan berlanjut hingga semua warga yang memenuhi syarat mendapatkan haknya, dengan harapan program ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat ke depannya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bulog Indramayu Kembali Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Kepada 260190 KPM

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Perum Bulog Cabang Indramayu kembali mendistribusikan bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP) tahun 2024.  Selasa (14/05/2024).

Menurut Kepala Cabang Bulog Indramayu, Ilhamsyah, pendistribusian beras sudah memasuki tahap 2 untuk alokasi di bulan April 2024.

“Pendistribusian beras sudah kami lakukan dan penyalurannya pun  dilakukan oleh PT. Pos Indonesia ke masing-masing kelurahan dan Desa”, terang Ilhamsyah.

Menurut Ilham, ada sebanyak 260.190 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di Kabupaten Indramayu. Masing-masing KPM mendapatkan 10 Kilogram beras.

“Saya berpesan kepada KPM bilamana ada beras yang kurang baik terkait kualitas maupun kuantitas pada saat penyaluran, bisa ditukar,”terang Ilhamsyah, 

Lebih lanjut, KPM dapat menukarkan beras tersebut dalam tenggang waktu 2 x 24 jam, dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat, untuk dilakukan penukaran ke gudang bulog.

Sementara itu, Lurah Karanganyar Harvriza Nugraha R. Putra, saat memonitor pelaksanaan pemberian bantuan beras kepada warganya mengaku turut senang.

“Alhamdulilah sebanyak 695 warga kami mendapatkan bantuan cadangan pangan dari pemerintah, jumlah tersebut naik dibanding bulan yang lalu. Semoga bantuan dari pemerintah ini bisa dipergunakan sebaik-baiknya dan bermanfaat,”ujar Lurah Karanganyar Harvriza Nugraha R. Putra.

Reporter  : Slamet H

Redaktur  : Dewi

Siap – Siap Bulan Februari Warga Indramayu Kembali Menerima Beras Bantuan Pangan 2024

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Siap-siap warga Indramayu, Bulog akan kembali menyalurkan kembali bantuan pangan cadangan beras pemerintah (BP-CBP) 2024 untuk alokasi Februari 2024 di Kabupaten Indramayu, Kamis (15/2/2024).

Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan beras pada 8-14 Februari 2024. Hal itu untuk menghormati berbagai tahapan Pemilu dan mendukung kelancaran pesta demokrasi.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu, Ilhamsyah, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beras untuk keperluan penyaluran bantuan pangan untuk periode Februari ini.

Namun untuk kepastian waktu penyalurannya, lanjut Ilhamsyah, Bulog Indramayu masih menunggu kesiapan dari pihak Kantor Pos. Selama ini, Kantor Pos yang bertugas sebagai penyalur beras bantuan pangan itu ke desa-desa di Kabupaten Indramayu.

‘’Kita sudah siapkan berasnya. Untuk Februari ini, jumlahnya masih sama dengan (periode) Januari,’’ ujar Ilhamsyah.

Pada periode Januari 2024, jumlah warga di Kabupaten Indramayu yang menerima bantuan pangan mencapai 260.190 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM, menerima bantuan beras sebanyak sepuluh kilogram.

Jumlah penerima bantuan pangan untuk alokasi Januari 2024 itu meningkat dibandingkan penerima bantuan serupa pada tahun 2023, yang hanya 227.432 KPM. Hal tersebut menyusul adanya perbedaan sumber data penerima bantuan.

Kali ini, data penerima bantuan bersumber dari Bapanas. Sedangkan data penerima bantuan pada tahun lalu, bersumber dari Kemensos.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi