Kapolsek Megamendung Pimpin Pemberian Bantuan bagi Korban Tanah Longsor

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sejak malam sebelumnya mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa titik. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., bersama jajarannya turun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat longsor, Senin (3/3/2025).

Bencana tanah longsor terjadi di beberapa lokasi, antara lain:

• Kampung Pakancilan RT 03/03, Desa Kuta.
• Kampung Sukabirus RT 04/06, Desa Gadog.
• Kampung Bungur RT 05/05, Desa Megamendung.
• Kampung Coblong RT 01/02, Desa Sukakarya.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., menginstruksikan agar Bhabinkamtibmas selalu menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing. Dalam upaya pemulihan pascabencana, Polsek Megamendung memberikan bantuan berupa semen kepada warga yang dapur rumahnya roboh akibat longsor di Kampung Pakancilan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berharap warga lebih mudah berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Dedi Hermawan.

Selain memberikan bantuan, pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta segera melaporkan kejadian mencurigakan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dengan melaporkan tindak kriminalitas, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tawuran pelajar dengan senjata tajam, dan aksi geng motor yang meresahkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dengan iming-iming gaji besar tanpa kepastian hukum. Jika menemukan indikasi perdagangan orang atau tindak kriminal lainnya, masyarakat dapat segera melaporkan ke Call Center 110 atau menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Megamendung tetap kondusif dan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pemkab Bogor Tutup Mata, Jalan Raya Tamansari Langganan Banjir Tiap Musim Penghujan

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini menyebabkan banjir dan longsor di berbagai titik. Curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan, seperti di Kecamatan Dramaga, sehingga semakin menyulitkan mobilitas warga terdampak. Minggu (10/11)

Kondisi cuaca ekstrem ini membutuhkan perhatian serius, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap aktivitas masyarakat dan infrastruktur di Kabupaten Bogor. Daerah ini dikenal memiliki topografi perbukitan yang rawan terhadap bencana alam, seperti longsor, terutama selama musim hujan.

Bencana banjir dan longsor kali ini merendam sejumlah desa, merusak jalan, dan menggenangi rumah warga. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kecamatan Tamansari, di mana banjir mengancam kelancaran lalu lintas, terutama di jalan-jalan utama yang tergenang air hingga puluhan sentimeter.

Di beberapa titik, jalan utama bahkan tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga warga harus mencari jalur alternatif yang lebih aman. Selain itu, pohon tumbang juga menjadi masalah yang memperburuk situasi. Banyak ruas jalan yang terhalang batang pohon, menyebabkan kemacetan dan menghambat mobilitas.

Menanggapi situasi ini, Ketua DPC Partai Demokrat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita, segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat untuk memastikan langkah penanganan cepat.

Dede meminta agar Dinas Sosial dan BPBD langsung turun ke lokasi untuk memantau keadaan dan memastikan bantuan sampai ke warga terdampak. Ia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga dan pemulihan akses jalan yang terhalang pohon tumbang.

Selain itu, ia juga berkoordinasi untuk pengiriman bantuan logistik, seperti makanan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya, bagi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

Reporter : Rizal

Polsek Cijeruk dan Instansi Terkait Tinjau Lokasi Tanah Longsor

BOGOR.radarinformasi.com – Telah terjadi bencana alam berupa tanah longsor di Kampung Padangeyang, RT 02 RW 05, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, pada Selasa, 11 September 2024, pukul 21.00 WIB. Peristiwa ini baru dilaporkan pada Rabu, 13 September 2024, pukul 05.00 WIB. Sabtu (14/9)

Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tanah longsor tersebut terjadi karena kondisi rumah milik Ibu Dedeh yang sudah rapuh dan dipicu oleh curah hujan yang sangat deras disertai angin kencang. Akibatnya, bagian atap dan dinding belakang rumah tersebut ambruk.

“Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kami tetap menghimbau kepada masyarakat untuk waspada, terutama di musim hujan dengan intensitas tinggi seperti saat ini. Pastikan kondisi rumah tetap aman dan segera laporkan jika ada potensi bahaya,” ujar AKP Didin Komarudin.

Berdasarkan pendataan di lokasi kejadian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah).

Pihak Kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk pengecekan lokasi oleh Bhabinkamtibmas, serta memberikan imbauan kepada pemilik rumah untuk tetap berhati-hati menghadapi cuaca yang tidak menentu.

Aparat yang hadir di lokasi antara lain Bhabinkamtibmas, Babinsa, staf Desa Cijeruk, Ketua RW dan RT, Tim Destana Desa Cijeruk, serta anggota Linmas, yang bersama-sama memantau dan membantu penanganan bencana.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi tanah longsor tetap kondusif. Namun, aparat akan terus memantau lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan akibat cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Nenek 65 Tahun Korban Longsor Belum Diketemukan, Polsek Babakan Madang Bersama Instansi Terkait Masih Terus Lakukan Pencarian

BOGOR.radarinformasi.com- Tim pencarian gabungan terus melakukan upaya pencarian korban longsor yang terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Longsor tersebut telah mengakibatkan satu rumah milik warga terbawa longsor pada hari Minggu 24 Maret 2024. Senin (25/03/2024).

Kapolsek Babakanmadang Kompol Susilo Tri Wibowo, SH,.MH., menjelaskan bahwa Korban yang telah teridentifikasi bernama Ibu Anah, seorang ibu rumah tangga berusia 65 tahun. Tim pencarian terdiri dari berbagai instansi dan organisasi, termasuk Polsek Babakan Madang, Tagana Kabupaten Bogor, TKSK Kecamatan Babakan Madang, Basarnas Pusat, BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Rescue, TNI Koramil Citeureup dan sejumlah relawan dari masyarakat setempat.

Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan dengan menyusuri sungai dari titik kejadian hingga sejauh kurang lebih 1 kilometer. Meskipun cuaca dan kondisi alam tidak selalu mendukung, tim gabungan tetap semangat dan tekun melakukan pencarian.

Kapolsek Babakan Madang, Kompol Susilo pun menyampaikan bahwa mereka akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban dan memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak.

Kepala Basarnas Pusat pun juga menambahkan bahwa koordinasi dan kolaborasi antarinstansi sangat penting dalam situasi seperti ini, dan mereka akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan efektivitas pencarian dan penanganan pasca-bencana, segala upaya akan kita maksimal dan juga dukungan doa dari semua pihak dan juga warga masyarakat.

Para warga setempat juga turut berpartisipasi dalam pencarian ini, menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dalam situasi darurat seperti ini.

“Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih berlangsung. Kami akan terus memberikan informasi terkini seputar perkembangan pencarian dan penanganan pasca-bencana di Desa Sentul Kabupaten Bogor”, ujar Kapolsek Babakanmadang Kompol Susilo.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolsek Caringin Jenguk Warga Terkena Longsor dan Bersihkan TKP Secara Gotong Royong

BOGOR.radarinformasi.com – Bencana tanah longsor terjadi di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, yang mana kejadian tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Caringin, pada Minggu malam (30/04/2023).

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB tersebut megakibatkan seorang warga yang sedang melintas terkena material longsoran tebing setinggi 7 meter hingga alami luka pada bagian telinga.

Sementara itu akibat kejadian tersebut pihak kepoliasan Polsek Caringin, TNI dan warga pun langsung melakukan penanganan dengan melakukan pembersihan material tanah yang menutup akses jalan warga tersebut,

Kapolsek Caringin Polres Bogor Iptu Ketut Lasswarjana S.H.,MM  mengatakan bahwa, “Akibat kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, hanya saja seorang warga mengalami luka pada bagian telinganya akibat terkena material longsoran tanah yang pada saat melintas di lokasi kejadian”.

“Korban pun saat ini sudah kembali ke rumah setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit. Tadi kami juga telah mendatangi rumah korban untuk melihat kondiisnya yang alhamdullilah sudah mulai membaik”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red