Profiling ASN 2025 Jadi Instrumen Kunci Pemetaan Kompetensi Pejabat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui BKPSDM kembali melaksanakan Profiling ASN 2025 sebagai upaya memperkuat pemetaan kompetensi aparatur. Kegiatan ini digelar dalam dua gelombang dan melibatkan ratusan ASN dari berbagai perangkat daerah.

Pada gelombang pertama, tercatat 180 ASN mengikuti proses penilaian. Sementara gelombang kedua diikuti 200 ASN dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang dipusatkan di Kantor Regional III BKN Jawa Barat, Bandung.

Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Mutaqin, menegaskan bahwa profiling menjadi langkah strategis dalam pendataan sekaligus pengembangan kapasitas aparatur. Hasilnya kelak digunakan untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan keahlian masing-masing.

“Profiling ini dimaksudkan untuk memetakan potensi ASN secara menyeluruh. Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam pengembangan serta penempatan pejabat pada jabatan yang paling tepat,” ujar Zaenal, Rabu (3/12/25).

Zaenal menambahkan, profiling bukan hanya formalitas penilaian, tetapi program efektif dalam menggali kemampuan aparatur. Temuan dari proses ini akan menjadi fondasi penting penerapan manajemen talenta ASN di Kabupaten Indramayu.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur, Nurde Christien Juniarsy, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program nasional yang diinisiasi BKN. Selain menjadi amanat Undang-undang ASN, profiling juga mendukung pelaksanaan manajemen talenta di daerah.

“Kegiatan profiling ini bagian dari program BKN yang bertujuan memetakan kompetensi ASN sekaligus memperkuat implementasi manajemen talenta,” jelasnya.

Profiling ASN, sebagaimana diketahui, diharapkan mempercepat penyediaan data potensi ASN berbasis digital. Data tersebut menjadi pijakan penting dalam pembangunan sistem manajemen talenta baik di pusat maupun daerah. Upaya ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia: memperkuat reformasi birokrasi melalui pengelolaan talenta berbasis potensi, bukan senioritas.

Lebih dari sekadar uji kompetensi, profiling menjadi instrumen untuk mengidentifikasi ASN yang adaptif dan agile melalui integrasi data potensi, kemampuan manajerial, serta aspek sosio-kultural.

Dalam pelaksanaannya, penilaian berbasis Profiling ASN menggunakan berbagai alat ukur modern, mulai dari tes potensi kompetensi, tes manajerial dan sosio-kultural (Mansoskul), literasi digital, hingga Tripatha Karier. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap menghasilkan peta kompetensi ASN yang akurat, menyeluruh, dan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan berbasis meritokrasi.

(Andika/S/Diskom)

Pemkab Indramayu Serahkan Kontrak Kerja PPPK Paruh Waktu, Dorong Profesionalitas ASN

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui BKPSDM resmi menyerahkan surat keputusan (SK) perjanjian kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Penyerahan SK ini menandai status para PPPK paruh waktu sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Indramayu.

Sekretaris BKPSDM, Sukma Citra Pertiwi, menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan cepat di tengah perubahan dan peningkatan tuntutan pelayanan publik.

“Program ini menunjukkan komitmen Pemkab Indramayu dalam membangun tata kelola kepegawaian yang lebih dinamis dan responsif. BKPSDM akan mendampingi proses penempatan hingga tugas pegawai dapat berjalan optimal,” kata Citra dalam kegiatan yang digelar di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Kamis (04/12/25).

Citra menambahkan, keberadaan PPPK paruh waktu bukan sekadar mengisi kebutuhan tenaga, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat berkompeten untuk terlibat dalam pelayanan pemerintah dengan sistem kerja yang lebih fleksibel. Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk memahami isi perjanjian kerja serta menjaga komitmen dan disiplin selama masa tugas.

“Kami berharap para pegawai memberikan performa terbaik dan menunjukkan profesionalitas dalam setiap tanggung jawab yang diberikan,” ujarnya.

Kepala Bidang PPI BKPSDM, Titin Nurhaeri, turut menekankan pentingnya integritas dan komunikasi dalam pelaksanaan tugas.

“Setiap pegawai harus memahami perannya dan tetap menjalankan etika serta tanggung jawab selama kontrak berjalan,” tegasnya.

Titin menyampaikan bahwa BKPSDM akan melakukan monitoring dan evaluasi rutin terkait kinerja, kepatuhan administrasi, hingga proses adaptasi pegawai di unit kerja masing-masing. Para peserta juga telah menerima penjelasan teknis mengenai hak dan kewajiban PPPK, mekanisme evaluasi, serta aturan pelaksanaan kerja selama masa kontrak.

Dengan penyerahan kontrak kerja ini, Pemkab Indramayu berharap PPPK Paruh Waktu mampu menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan memperkuat transformasi SDM di lingkungan birokrasi daerah.

(Andika/S/Diskom)

Ratusan Pejabat Indramayu Jalani Profiling ASN 2025 dengan Sistem CAT

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kembali menggelar profiling ASN 2025 gelombang kedua. Agenda pemetaan kompetensi tersebut berlangsung di Gedung BKN Kantor Regional III Jawa Barat, Bandung, Rabu (3/12/25). Sebanyak 200 pejabat eselon setara Kasi dan Kasubbag mengikuti asesmen berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur, Nurde Christien Juniarsy, menjelaskan bahwa profiling merupakan program nasional dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang selaras dengan amanat Undang-Undang ASN. Langkah ini juga menjadi pondasi awal dalam penyusunan manajemen talenta di tingkat daerah. “Profiling ini bagian dari pemetaan kompetensi sekaligus implementasi manajemen talenta ASN. Pelaksanaannya berlangsung satu hari,” ujarnya.

Dua peserta asesmen, Halim Fajar dan Liska, menuturkan bahwa keikutsertaan mereka tidak sekadar memenuhi agenda kedinasan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kapasitas diri. “Profiling ini membantu kami mempersiapkan diri agar lebih siap bersaing dan mampu mengemban amanah jabatan sesuai kompetensi,” ungkap keduanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Indramayu, Muhammad Zaenal Mutaqqien, menambahkan bahwa kegiatan profiling dilakukan dalam dua gelombang dengan jumlah peserta berbeda. Hasil pemetaan kelak menjadi rujukan dalam proses pengembangan serta penempatan pejabat di posisi strategis. “Identifikasi potensi ASN ini akan menjadi dasar dalam pengembangan karier dan penentuan jabatan ke depan,” tegasnya.

Zaenal menekankan bahwa profiling ASN merupakan tahap awal yang sangat penting, karena akan menjadi fondasi pembentukan manajemen talenta ASN di Kabupaten Indramayu.

(Andika/S/Diskom)

Tingkatkan Profesionalitas ASN, Pemkab Indramayu dan BKN Luncurkan Manajemen Talenta

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, Haryomo Dwi Putranto, secara resmi meluncurkan Sistem Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Rabu (17/6)

Peluncuran ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Rabu (18/6/2025), dan menjadi tonggak penting dalam transformasi pengelolaan sumber daya manusia ASN yang berbasis merit dan kompetensi.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani. Salah satu langkah nyata tersebut adalah implementasi manajemen talenta.

“Manajemen Talenta ini akan mendorong peningkatan profesionalisme jabatan, kompetensi dan kinerja ASN, serta memberikan kejelasan karier yang berkesinambungan. Saya berharap sistem ini dimanfaatkan secara optimal dengan semangat objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kabupaten Indramayu harus menjadi pelopor penerapan manajemen talenta di tingkat daerah dan menjadi penggerak perubahan positif dalam reformasi birokrasi Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BKN RI, Haryomo Dwi Putranto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan upaya serius Bupati Indramayu dalam mendorong pengembangan SDM ASN melalui skema manajemen talenta.

“Saya mengucapkan selamat atas peluncuran Manajemen Talenta di Kabupaten Indramayu. Ini adalah pencapaian luar biasa karena Indramayu menjadi kabupaten pertama di wilayah kerja BKN Kantor Regional III Jawa Barat yang memperoleh persetujuan dari BKN untuk pengisian jabatan melalui sistem manajemen talenta,” ujar Haryomo.

Lebih lanjut, Haryomo menjelaskan bahwa pendekatan manajemen talenta memiliki keunggulan dalam percepatan proses seleksi jabatan, serta menjamin objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap prosesnya.

“Tujuan utama dari manajemen talenta adalah memastikan orang terbaik menduduki jabatan yang tepat. Ini bukan hanya mempercepat proses pengisian jabatan, tetapi juga meningkatkan kualitas kepemimpinan birokrasi. Kami mengapresiasi langsung peran aktif Bupati Lucky Hakim yang secara konsisten berkoordinasi hingga ke BKN Pusat sehingga memperoleh persetujuan implementasi sistem ini,” tuturnya.

Acara launching ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis, di antaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, Direktur Jabatan ASN BKN, Sri Gantini, Kepala BKN Kanreg III Bandung, Wahyu, perwakilan BKD Provinsi Jawa Barat, serta tamu undangan lainnya.

Dengan diluncurkannya implementasi sistem manajemen talenta ini, Kabupaten Indramayu meneguhkan diri sebagai daerah yang progresif dalam reformasi birokrasi dan pengelolaan SDM aparatur, serta diharapkan dapat menjadi role model bagi kabupaten/kota lainnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Apel Pagi Peningkatan Kinerja ASN, Bupati Lucky Hakim: Tingkatkan Layanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim memimpin pelaksanaan Apel Pagi Peningkatan Kinerja ASN di lingkungan Pemkab Indramayu, Selasa (8/4/2025). Rabu (9/4)

Lucky Hakim menjelaskan, pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri mulai hari ini seluruh ASN harus sudah masuk dan memberikan layanan kepada publik. Selain itu, apel pagi ini juga merupakan ajang untuk saling memaafkan sesama ASN dan lainnya. 

“Saya bersama pak wabup mohon maaf jika selama ini terdapat kesalahan dan kekeliruan, kami ingatkan lagi ASN Indramayu untuk terus meningkatkan layanan publik karena libur lebaran sudah kita lewati bersama,” tegas Lucky Hakim. 

Selain layanan publik, Lucky Hakim juga mengingatkan tentang peningkatan kualitas layanan pendidikan di semua jenjang yang ada di Kabupaten Indramayu. Pada kesempatan itu Lucky Hakim juga menjelaskan kepergiannya ke Jepang bersama keluarganya. 

Apel pagi tersebut dihadiri seluruh ASN di lingkungan Pemkab Indramayu, kepala SKPD, Camat dan Sekmat, serta Kepala UPTD.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pimpin Apel Pagi ASN, Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Pemerintahan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin menjadi pembina apel pagi para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Senin pagi (3/3/2025). Apel pagi ini pertama kali dilakukan setelah menjabat sebagai Bupati Indramayu. 

Apel pagi ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi pemerintahan di semua tingkatan sehingga terwujudnya Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). 

Dalam amanat yang disampaikan, Lucky Hakim menjelaskan, saat ini Kabupaten Indramayu masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan hal tersebut membutuhkan kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak terutama ASN sesuai dengan bidangnya masing-masing. 

“Kehadiran saya bersama Wabup tentu saja tidak berarti apa-apa tanpa sinergitas dan kolaborasi ASN yang bekerja di pemerintahan. Untuk itu mari saling menguatkan yang belum beres kita bereskan. Kita bikin enak suasana kerjanya,” kata Lucky Hakim. 

Menurutnya, pengentasan kemiskinan di Indramayu harus menjadi perhatian serius semua pihak sehingga Indramayu secara perlahan bisa sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. 

Seusai menjadi pembina apel pagi, Lucky Hakim dan Syaefudin langsung menghampiri ASN dan menyalaminya. Tampak ASN begitu sumringah dan bergembira menyambut pemimpin barunya tersebut. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Hari Pertama Bertugas, Wabup syaefudin Keliling Pendopo Indramayu dan Ramah Tamah Dengan ASN 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu periode 2025-2030, H. Syaefudin, memulai hari pertama tugasnya dengan penuh semangat dan optimisme. Sehari setelah dilantik, Syaefudin langsung berkeliling untuk melihat situasi Pendopo Indramayu dan sekitarnya. Jumat (21/2)

Tiba di Pendopo Indramayu untuk menjalankan agenda pertamanya sebagai Wakil Bupati Indramayu, kedatangannya disambut langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu. 

Mengawali kunjungannya, Syaefudin melihat langsung ruangan kerja Bupati. Selanjutnya, ia berkeliling Pendopo untuk meninjau berbagai fasilitas, termasuk ruang makan, serta ruang pusaka yang memiliki nilai historis bagi Kabupaten Indramayu. 

Dalam kesempatan tersebut, Syaefudin menyampaikan rasa terima kasih kepada pemimpin sebelumnya, Bupati Indramayu periode 2021-2025, Hj. Nina Agustina. Beliau menegaskan komitmennya untuk meneruskan program yang telah berjalan baik serta memperbaiki hal-hal yang masih perlu penyempurnaan. 

“Yang sudah bagus kita tingkatkan, yang belum beres kita bereskan. Dengan semangat, derap langkah kita samakan untuk menyatukan jalan agar lebih mudah ke depannya,” ujarnya. 

Setelah mengunjungi area Pendopo, Wakil Bupati melanjutkan silaturahmi dengan para Asisten Daerah (Asda), Staf Ahli, dan Kepala Bagian (Kabag). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sekaligus memperkuat koordinasi di antara jajaran pemerintahan. 

Tidak hanya itu, H. Syaefudin juga menyempatkan diri meninjau Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) A dan B, serta Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Diakhiri menuju ruang kerja Wakil Bupati sebagai tempat dia akan melaksanakan tugasnya ke depan. 

Dalam setiap kunjungannya, dia berdialog dengan para pegawai guna memahami kondisi kerja dan kendala yang dihadapi di masing-masing instansi. 

Syaifudin menegaskan pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Indramayu yang lebih maju. 

“Silaturahmi dan cengkrama dengan para staf ini penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa bekerja lebih efektif dan efisien dalam melayani masyarakat,” tambahnya. 

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, Kabupaten Indramayu akan terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Momentum Perpisahan Bupati Indramayu Nina Agustina, Ketua Kelompok Tani Ungkap Rasa Syukur

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum perpisahan di akhir masa jabatan Bupati Indramayu, Nina Agustina, digelar di Gedung Pendopo Bupati Puspawangi, Jl. Letnan Jenderal S. Parman, Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Acara ini turut dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah diangkat selama kepemimpinan Nina Agustina serta sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait, media, kelompok tani dan masarakat lainnya, pada Rabu (19/02/25).

Dalam kesempatan tersebut, Joni, Ketua Kelompok Tani Jaga Kroya, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diterima kelompok taninya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bantuan tersebut diberikan dalam kegiatan tanam padi gogo yang diselenggarakan oleh kementerian tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kebetulan waktu kemarin Kementerian ESDM mengadakan kegiatan tanam padi gogo, dan kami mengajukan permohonan bantuan,” ungkap Joni.

Joni menjelaskan bahwa kelompok tani yang dipimpinnya mendapat alokasi 10 unit alsintan, yang kemudian dibagi untuk tiga kecamatan yang berpartisipasi dalam program tanam padi gogo. “Kami diberikan 10 unit alat, dan itu dibagi untuk tiga kecamatan. Untuk kami sendiri mendapatkan satu unit,” lanjutnya.

Selain mengungkapkan rasa syukur, Joni juga menyampaikan harapannya terkait program bantuan alsintan ini. “Harapan kami ke depan, program seperti ini bisa terus berlanjut agar petani semakin terbantu dalam meningkatkan hasil panen mereka,” ujarnya.

Sementara itu, di penghujung masa jabatan Nina Agustina, Joni turut memberikan doa dan pesan kepada pemimpin yang dinilainya telah banyak berkontribusi untuk masyarakat Indramayu. “Semoga beliau selalu sehat dan sukses ke depannya. Beliau adalah pemimpin yang hebat,” kata Joni.

Acara perpisahan ini menjadi momen refleksi dan apresiasi atas kepemimpinan Nina Agustina selama menjabat sebagai Bupati Indramayu. Banyak pihak yang hadir dalam acara ini menyampaikan rasa terima kasih serta doa untuk kelangsungan karier dan kehidupan mantan Bupati Indramayu tersebut.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Selain Kemendikti Saintek, Presiden Didesak Bersihkan Lembaga Negara Dari Pejabat Arogan, IWO :  Di PLN Juga Ada Api Dalam Sekam!

JAKARTA.radarinformasi.com – Indikasi praktik arogansi dengan tertuduh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro hingga memicu terjadinya  unjuk rasa ASN di lingkungan kementerian tersebut pada Senin (20/1/2025) kemarin, diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

Dan menjelang 100 hari masa kepemimpinan Prabowo – Gibran sebagai Presiden – Wakil Presiden pada 28 Januari 2025 mendatang, diharapkan bisa menjadi momen ‘bersih-bersih’ lembaga negara dari pejabat arogan dan pejabat yang terjangkit ‘Syndrome Kekuasaan’.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Teuku Yudhistira, menyikapi fenomena pejabat di Indonesia yang dinilai arogan hingga dikhawatirkan mengganggu aktivitas di lembaga pemerintahan.

“Peristiwa di Kemendikti Saintek ini seolah membelalakkan mata bahwa ada lembaga pemerintahan yang selama ini dianggap baik, ternyata tidak baik-baik saja dan itu fakta,” tegas Yudhistira di Jakarta, Selasa (21/1/2025).

Artinya, lanjut Yudhis, hal ini tentu akan menambah pekerjaan rumah bagi Presiden  Prabowo untuk terus memperbaiki jajaran kabinetnya yang akan bertugas selama 5 tahun.

“Karena kami yakini, bukan hanya di Kemendikti Saintek, isu yang beredar juga hal serupa juga terjadi di Kementerian lainnya dan juga di lembaga-lembaga di bawah Kementerian misalnya di Kementerian BUMN,” tandasnya.

Kata Yudhis, alah satu rumor terkait model kepemimpinan arogansi yang kini sangat merebak di lingkungan BUMN, terkait oknum pejabat tinggi di PT PLN (Persero).

Bukan sekadar isapan jempol, lanjutnya dugaan praktik arogansi itu turut diakui secara blak-blakan oleh sejumlah pejabat yang sempat berkomunikasi dengannya.

“Sebelum kasus di Kemendikti Saintek ini terungkap, isu soal arogansi oknum pejabat tinggi PLN ini sudah lama terdengar dan beredar di tengah masyarakat. Dan banyak petinggi PLN Pusat yang ada di lingkungan BUMN itu khususnya di level Direksi atau EVP mengungkapkan bagaimana perlakukan oknum tersebut terhadap mereka. Mulai dari memaki, gebrak meja, memerintahkan pejabat yang dianggapnya salah untuk push-up, sampai pencopotan dengan alasan tak jelas. Cara-cara militer kebablasan. Tidak perlu saya sebutkan orangnya, sudah rahasia umum itu. Intinya ada api dalam sekam di PLN itu,” bebernya.

Dikatakan Yudhis, penerapan disiplin dengan berbagai metode, sebenarnya sah-sah saja dilakukan selama masih dalam koridor mendidik dengan tetap mengedepankan etika dan attitude.

“Bukan sebaliknya, malah memperlakukan anak buah sendiri layaknya musuh yang tak termaafkan. Apalagi perlakukan itu informasinya diberlakukan ke semua pejabat yang buat dia emosi, termasuk kepada orang yang lebih tua usianya dari dia. Kalau itu perusahaan milik sendiri silahkan, tapi kalau masih bernaung di bawah pemerintah, jangan merasa seperti penguasa yang tak bisa digantikanlah,” cetus Yudhis.

Anehnya lagi, sambungnya, oknum pejabat tinggi di PLN itu justru memanjakan para pejabat pro hire yang diajak masuk ke PLN dan diberi jabatan bergengsi, sekalipun kapasitas dan kualitasnya diragukan.

Lebih jauh Yudhis juga melontarkan bahwa pendidikan tinggi tak menjamin baiknya attitude seseorang ketika diberi kesempatan untuk menjadi seorang leader.

“Lho, samakan, Mendikti Saintek itu lulus Amerika juga, sama dengan pejabat PLN itu, lulusan dari kampus di Negeri Paman Sam juga. Tapi gimana attitudenya. Presiden atau orang-orangnya bisa cek sendiri gimana resahnya pegawai PLN selama oknum itu bercokol 3 tahun di PLN. Tampilannya yang santun, tapi aslinya gimana. Itu kami kami berharap Presiden bisa membersihkan instansi pemerintahan dari orang-orang seperti ini, biar ke depan kinerja Presiden tidak terganggu akibat ulah aparaturnya. Tolong dipecat saja semua pejabat-pejabat arogan itu, termasuk oknum pimpinan di PLN itu,” pungkasnya.

Red

87 Personel Polres Indramayu Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 87 personel Polres Indramayu, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), resmi mendapatkan kenaikan pangkat dalam Upacara Korp Raport yang digelar di Lapangan Apel Polres Indramayu, Kamis (02/01/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri Wakapolres, pejabat utama, serta seluruh personel Polres. Acara berlangsung khidmat di markas Polres yang beralamat di Jl. Gatot Subroto No.74, Karanganyar, Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan loyalitas anggota dalam melaksanakan tugas. Kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang menuntut tanggung jawab lebih besar.

“Saya berharap rekan-rekan dapat semakin dewasa, bijaksana, dan profesional dalam menghadapi tantangan tugas ke depan,” ujar AKBP Ari Setyawan.

Adapun personel yang naik pangkat di antaranya:

Dari AKP ke KOMPOL: Saripudin, S.H.

Dari IPTU ke AKP: Sunaryo, S.H., Wawan, S.H., M.Si., Tri Utami, S.H., Maryudi, S.H., dan Maman Kusmanto.

Dari IPDA ke IPTU: Anang Purwanto, Sutarko, S.H., Khaerudin Zuhri, S.H., R. Ardian Rela Irwan, S.H., dan Rahman.

Sebagai bagian dari tradisi, prosesi penyiraman air dilakukan kepada para personel yang naik pangkat. Tradisi ini melambangkan penyegaran semangat untuk mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab. Setelah prosesi tersebut, Kapolres beserta jajaran memberikan ucapan selamat secara langsung.

Kapolres berharap momentum kenaikan pangkat ini dapat memotivasi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas kerja dalam melayani masyarakat. “Tingkatkan terus profesionalisme, jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang andal,” tegasnya.

Kenaikan pangkat ini berlaku efektif mulai 1 Januari 2025. Harapannya, para personel dapat semakin berkontribusi bagi Polri, khususnya Polres Indramayu, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal