Bunda Literasi Indramayu Dorong Penguatan Peran Keluarga dalam Literasi Sejak Dini

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat literasi kembali menggema di Kabupaten Indramayu. Melalui ajang Lomba Literasi Keluarga bagi Bunda Literasi Kecamatan Tahun 2025, kegiatan yang digelar di Aula PKK Kabupaten Indramayu pada Jum’at (17/10/2025) ini sukses menarik perhatian berbagai kalangan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPA) Kabupaten Indramayu bersama Tim Penggerak PKK setempat. Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Sudalim Gymnasthiar; Kabid P3KM DPA, Eti Herawati; serta perwakilan dari Bagian Kesra Setda Indramayu.

Dalam kesempatan itu, Bunda Literasi Kabupaten Indramayu, Hj. Idah Nuryani, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun budaya literasi. Ia menyebut, literasi tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga keterampilan memahami serta memanfaatkan informasi secara bijak.

“Budaya literasi sebaiknya dimulai dari rumah. Keluarga memiliki peran vital dalam membentuk generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter kuat,” ujar Hj. Idah Nuryani dalam sambutannya.

Idah juga mengingatkan bahwa para Bunda Literasi Kecamatan harus menjadi contoh nyata dalam menumbuhkan minat baca di lingkungan sekitar. Bentuk sederhana seperti membacakan dongeng sebelum tidur, mengawasi anak saat menggunakan teknologi, hingga menyiapkan sudut baca di rumah dinilai dapat memberi dampak besar.

“Dengan semangat dan dedikasi, para Bunda Literasi dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan literasi di Indramayu,” tambahnya penuh optimisme.

Pada kesempatan yang sama, panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta terbaik. Berdasarkan hasil penilaian juri, Juara 1 diraih oleh Laelatul Mubarokah dari Kecamatan Terisi, Juara 2 oleh Teti Retnawati dari Kecamatan Haurgeulis, dan Juara 3 oleh Dr. Mentari dari Kecamatan Sukagumiwang.

Menutup kegiatan, Hj. Idah Nuryani menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya lomba tersebut. Ia berharap program seperti ini terus berlanjut sebagai upaya konkret memperkuat budaya literasi keluarga di Kabupaten Indramayu.

(Andika/Diskom).

Resmi Dilantik, Direksi Baru Perumdam Tirta Dharma Ayu Siap Angkat Kinerja Pelayanan Air Bersih Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Ayu Indramayu kini resmi memiliki nakhoda baru. Dua pejabat direksi yang baru dilantik, yakni Nurpan sebagai Direktur Utama dan Sunaryo sebagai Direktur Umum, menandatangani kontrak kinerja dan surat pernyataan jabatan di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jum’at (17/10/2025).

Langkah ini menjadi babak akhir dari proses seleksi terbuka yang dijalankan sesuai aturan pemerintah, mulai dari PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi BUMD, hingga Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kinerja bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral direksi baru untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat.

“Proses seleksi ini dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Kini saatnya direksi membuktikan kinerja mereka dengan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Kontrak kinerja yang berlaku selama dua tahun itu memuat empat target strategis:

Menekan kebocoran air (NRW) dari 34,76% menjadi 30%.

Meningkatkan pendapatan perusahaan dari Rp223 miliar menjadi Rp376 miliar (naik 40,67%).

Menurunkan rasio BOPO dari 95% menjadi 87%.

Meningkatkan efisiensi tagihan dari 86% menjadi 90%.

Empat indikator tersebut dijadikan tolok ukur konkret bagi kinerja direksi dalam mewujudkan Perumdam Tirta Dharma Ayu sebagai perusahaan yang profesional, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Bupati juga menekankan pentingnya penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kebijakan dan operasional perusahaan. Ia mendorong direksi baru untuk terus berinovasi serta membangun komunikasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Pastikan setiap langkah kebijakan berorientasi pada peningkatan layanan air minum dan kesejahteraan warga Indramayu,” pesan Bupati.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Ayu, Nurpan, menyatakan siap menjawab tantangan yang diberikan pemerintah daerah. Menurutnya, salah satu fokus utama saat ini adalah efisiensi bisnis dan penyesuaian terhadap perkembangan wilayah industri di Indramayu.

“Kehadiran kawasan industri menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk menyediakan suplai air bersih yang andal bagi perusahaan-perusahaan baru,” ungkap Nurpan.

Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan direksi baru, Perumdam Tirta Dharma Ayu diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai penyedia layanan air bersih yang berkelanjutan dan berkualitas bagi masyarakat Indramayu.

(Andika/Diskom).

Tiga Cluster Hukum Lilit Anggota DPRD Indramayu Anggi Noviah, Pengacara Sebut salah satunya Sulit Buktikan secara hukum atas Tuduhan Perzinaan di Aceh!

​INDRAMAYU.radarinformasi.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu, Anggi Noviah, tengah menghadapi badai masalah hukum yang dilaporkan oleh suaminya. Menurut Ruslandi, SH, MH, pengacara Anggi Noviah, setidaknya ada tiga klaster persoalan hukum yang membelit kliennya, yang ia yakini dapat diselesaikan dan Badai Selalu Berlalu , terutama terkait masalah rumah tangga.

​Klaster Hukum yang Dihadapi Anggi Noviah
​Ruslandi membagi permasalahan menjadi tiga kelompok utama:

​Kasus di Polda Aceh Darussalam dan Hukum Pidana Umum Lex Spesialis Derogat Legi Generali yaitu  ( Qanun Jinayat): Ini terkait dengan Tuduhan yang dilaporkan suami di Aceh. Ruslandi menyatakan akan berjuang membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar, perbuatan yg dilakukan klien sy di Aceh dalam rangka bisnis & sepengetahuan suaminya sehingga sulit dibuktikan kalau itu suatu kesalahan apa lagi Hal Kesusilaan.

​Tuduhan Perzinahan Sulit Dibuktikan: Ruslandi menyoroti bahwa dalam pengalaman selama menjadi pengacara, kasus perzinahan jarang sekali bisa terbukti di pengadilan, umumnya selesai di tahap perdamaian karena sulit untuk bisa P21. Ia juga menyebutkan syarat pembuktian dalam KUHP lama yang masih berlaku (Pasal 284), di mana persoalan baru bisa naik ke sidang jika syarat perkawinan (Pasal 27 BW) sudah gugur.

Kemudian Klaster yg ketiga adalah ;
​Persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) karena antara pelaku dengan korban masih terikat Hukum Perkawinan: Klaster ini berkaitan dengan pengakuan disertai bukti – bukti kekerasan Anggi Noviah yang sering mengalami KDRT perlakuan kekerasa baik fisik maupun mental sejak awal Maret 2024 jauh sebelum kejadian di Propinsi Aceh tanggal 22 September 2025, yang akan menjadi bagian dari alasan gugatan perceraian.

​Ruslandi, SH, MH menegaskan bahwa masalah keluarga dan rumah tangga, termasuk pengakhiran perkawinan, adalah domain Pengadilan Agama (berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 74 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam). Jika ingin diakhiri, harus melalui pintu gugatan perceraian.

​Terkait Posisi Anggota DPRD: Klaster hukum ini berbeda, menggunakan Undang-Undang Pemerintahan Daerah dan Tata Tertib DPRD yang terkait dengan status Anggi Noviah sebagai anggota Dewan.

​Sementara itu, pengacara pihak penggugat (suami Anggi), Khalimi, SH menyatakan bahwa pada hari Selasa  tanggal 21 Oktober 2025 akan digelar Klarifikasi oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD. Langkah ini sesuai dengan tugas BK DPRD untuk menindaklanjuti aduan yang berkaitan dengan etika dan tata tertib anggota dewan.

​Ruslandi berharap agar persoalan yang melibatkan Anggi Noviah dapat dikembalikan kepada ranah penyelesaian masalah keluarga di Pengadilan Agama, dan ia siap memproses dugaan pidana terkait perlindungan perempuan yang domain hukumnya adalah proses hukum pidana.

(Andika/Mutadi).

Nurpan Resmi Nahkodai Perumda Tirta Darma Ayu, Siap Benahi dan Tingkatkan Kinerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi melantik Nurpan sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Darma Ayu. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Indramayu, Jum’at malam (17/10/2025) pukul 19.00 WIB, setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat.

Usai dilantik, Nurpan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan program kerja yang telah disepakati bersama Bupati Indramayu, Lucky Hakim, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Kami telah menandatangani kontrak kinerja dengan Bupati. Beliau memberikan tantangan agar kami mampu menghadirkan program yang efisien, menekan tingkat kehilangan air (NRW), serta meningkatkan pendapatan perusahaan,” ungkap Nurpan.

Dirinya menekankan bahwa PDAM merupakan milik masyarakat Indramayu, bukan milik pribadi atau kelompok tertentu.

“Saya ingin seluruh pegawai memiliki semangat yang sama. Kita satu keluarga besar PDAM Indramayu. Dua tahun ke depan menjadi masa penting untuk memperkuat fondasi perusahaan,” ujarnya.

Nurpan juga mengakui besarnya tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Darma Ayu, terlebih dengan jumlah pelanggan yang menjadi terbanyak di wilayah Ciayumajakuning.

“Ini sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar. Potensi kita besar, pasar ada, tenaga kerja siap tinggal bagaimana kita mengelolanya secara profesional,” katanya.

Terkait penyertaan modal daerah, Nurpan menjelaskan bahwa belum ada tambahan baru. Namun, ia menegaskan komitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan, termasuk proyek pasokan air dari Kuningan yang akan difokuskan untuk kebutuhan industri di wilayah timur Indramayu.

“Pasokan dari Kuningan adalah solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah timur. Meski masih ada beban pembayaran tinggi, sekitar Rp3,5 hingga Rp4 miliar per bulan, kami tetap berkomitmen menjaganya,” jelasnya.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Nurpan, Perumda Tirta Darma Ayu diharapkan mampu memperkuat kinerja, meningkatkan kualitas layanan air bersih, serta menjadi perusahaan daerah yang mandiri, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. (Andika/Mtd).

Selly Andriany Serap Aspirasi Guru Madrasah Lewat Kegiatan NGOPI di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, kembali turun ke daerah pemilihannya dengan menggelar kegiatan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) bertema “Peran Guru dan Tenaga Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Era Digital”.

Acara tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dan dihadiri para kader serta masyarakat setempat, Jumat (17/10/25).

Dalam dialog interaktif tersebut, Selly menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam mendukung kemajuan pendidikan di lembaga-lembaga madrasah, baik di tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, maupun Awaliyah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara APBD provinsi dan APBN akan membantu mengurangi kesenjangan pendidikan di berbagai daerah.

“Kami terus mendorong agar kesenjangan pendidikan tidak hanya diatasi di tingkat lokal, tetapi juga menjadi perhatian nasional. Saya juga mengajak rekan-rekan di daerah untuk melakukan advokasi dan pendekatan kepada guru-guru madrasah, terutama yang berada di sekolah swasta,” ujar Selly.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga memberikan apresiasi atas dedikasi tinggi para guru madrasah, yang dinilainya memiliki peran besar dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia mengungkapkan, banyak aspirasi yang diterima dari para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah, yang berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Guru-guru madrasah telah memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan. Selain soal kesejahteraan, mereka juga membutuhkan dukungan dalam hal sarana dan prasarana. InsyaAllah, kami di DPR RI akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Selly menambahkan bahwa pemerintah perlu memberikan keberpihakan melalui APBN terhadap lembaga-lembaga pendidikan Islam, termasuk Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Ia juga menyampaikan bahwa hasil reses kali ini akan menjadi dasar dalam memperjuangkan peningkatan fasilitas masjid dan mushola, serta percepatan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) yang sangat dinantikan masyarakat.

“Banyak masukan yang kami terima, mulai dari sarana ibadah hingga pencairan PIP untuk madrasah. Semua ini menjadi perhatian kami agar kebutuhan masyarakat Indramayu dapat segera terpenuhi,” tutup Selly Andriany Gantina.

(Andika/Ari).

Diskopdagin Dorong UMKM Perbatasan Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal dan Uji Nutrisi Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah perbatasan terus digencarkan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu. Salah satu langkah nyatanya yakni dengan menghadirkan layanan sertifikasi halal dan uji nutrisi produk secara gratis bagi para pelaku usaha lokal.

Program ini kembali dilaksanakan di Desa Mekarwaru dan Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, pada Kamis (16/10/2025). Tim Diskopdagin turun langsung ke lapangan melalui sistem jemput bola, memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin mengurus sertifikat halal maupun melakukan uji laboratorium terhadap kandungan gizinya.

Kepala Diskopdagin Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pelayanan prima yang digagas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu dan daya saing produk masyarakat di wilayah perbatasan.

“Tujuan utama program ini adalah memudahkan pelaku IKM memperoleh label halal pada produknya. Karena halal bukan hanya soal syariat, tetapi juga mencerminkan produk yang bergizi dan higienis,” ujar Ali Fikri.

Ia menambahkan, kehalalan produk perlu dibuktikan secara resmi melalui sertifikat halal yang didukung dengan hasil uji nutrisi untuk memastikan kandungan gizi dan keamanan produk pangan.

Adapun persyaratan bagi pelaku IKM yang ingin mengikuti uji nutrisi gratis, antara lain: memiliki NIB, sertifikat halal, dan PIRT; menyerahkan fotokopi KTP; lokasi produksi berada di Kabupaten Indramayu; produk sudah beredar di pasaran dan beroperasi minimal satu tahun; serta menyerahkan 11 sampel produk untuk diuji di laboratorium.

“Hasil uji nutrisi ini sangat penting karena memberi jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen, mendukung pengembangan produk baru, serta menjadi sarana promosi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Melalui program fasilitasi ini, pemerintah daerah berharap para pelaku UMKM, khususnya di wilayah perbatasan, lebih percaya diri menembus pasar yang lebih luas tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menuju pasar regional dan global.

(Andika/Diskom).

Dorong Kemandirian Petani, Bupati Indramayu Resmikan RMU LANUSA di Kroya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Langkah nyata Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali terlihat dengan diresmikannya Rice Milling Unit (RMU) Lumbung Agraria Nusantara (LANUSA) di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (15/10/2025).

Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol (Purn.) Akhmad Wiyagus bersama jajaran pejabat pusat dan daerah, serta perwakilan organisasi petani dari berbagai wilayah Indramayu.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu mengapresiasi langkah kolaboratif Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama organisasi petani dan buruh yang berinisiatif membangun RMU LANUSA sebagai badan usaha bersama berbasis desa.

“Ini bukti bahwa kebangkitan ekonomi bisa dimulai dari desa, dari tangan-tangan petani, dan dari semangat gotong royong masyarakat sendiri,” ujar Bupati.

Kabupaten Indramayu selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar nasional dengan kontribusi mencapai 16 persen terhadap produksi beras Indonesia. Pemerintah menargetkan wilayah ini mampu mempertahankan surplus gabah kering giling hingga 1,8 juta ton per tahun.

Musim tanam tahun ini mencatat produktivitas mengesankan, yakni rata-rata 7,2 ton per hektare. Namun, Bupati menilai peningkatan produksi harus diikuti dengan sistem pascapanen yang lebih modern agar hasil panen tidak banyak terbuang.

Melalui kehadiran RMU LANUSA, petani diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan gabah, meningkatkan kualitas beras, memperoleh nilai tambah ekonomi, serta memperkuat kemandirian dalam rantai produksi pangan.

Program ini merupakan bagian dari strategi Ekonomi Kerakyatan Berbasis Reforma Agraria (EKORA) yang digagas KPA. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan ekonomi komunitas serta mendorong kedaulatan pangan rakyat.

Bupati menambahkan, Pemkab Indramayu terus berkomitmen mendukung sektor pertanian. Saat ini terdapat sekitar 750 unit penggilingan padi di wilayahnya, baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak beroperasi. Pemerintah juga telah menyalurkan tujuh unit RMU dan drayer kepada kelompok tani di Kecamatan Kroya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

“Dengan adanya RMU LANUSA, petani kini bisa mengolah gabah secara mandiri tanpa bergantung pada tengkulak. Ini langkah nyata menuju kesejahteraan petani dan buruh tani kita,” tegasnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan pelepasan perdana pengiriman beras hasil olahan RMU LANUSA sebanyak 9,6 ton untuk wilayah Jabodetabek menandai langkah awal Indramayu menuju kemandirian pangan desa.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Sambangi Gantar, Fokus Tingkatkan Pelayanan di Wilayah Perbatasan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan, tepatnya di Desa Mekarwaru dan Bantarwaru, Kecamatan Gantar, pada Kamis (16/10/2025).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah nyata Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memastikan seluruh warga, termasuk yang berada di daerah terluar, dapat menikmati pelayanan yang cepat, mudah, dan merata.

Beragam layanan dihadirkan dalam kegiatan ini, mulai dari administrasi kependudukan (Adminduk), pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui DPMPTSP, hingga layanan dari Diskopdagin serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Bupati Lucky Hakim mengapresiasi antusiasme masyarakat Gantar yang memanfaatkan kesempatan ini. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan setara antara pusat kota dan wilayah perbatasan.

“Masyarakat di perbatasan juga berhak mendapat kemudahan layanan seperti di kota. Jadi tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke Indramayu hanya untuk mengurus dokumen atau perizinan, meski layanan ini bersifat sementara,” ujar Lucky.

Selain meninjau jalannya pelayanan, Bupati juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Gantar, mengingat wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Subang dan Sumedang.

“Letak Gantar sangat strategis sebagai daerah perbatasan. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong perbaikan dan peningkatan infrastruktur agar masyarakatnya semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga membuka peluang investasi di kawasan Gantar, dengan memberikan kemudahan izin usaha bagi industri yang beroperasi di wilayah tersebut.

Salah satu warga, Rendy, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. Ia memanfaatkan layanan terpadu untuk mengurus NIB bagi usaha kuliner kecil yang digelutinya.

“Biasanya harus ke kota kabupaten untuk buat KTP atau izin usaha. Sekarang bisa diurus di sini, prosesnya cepat dan gratis. Terima kasih Pak Bupati,” ujarnya dengan senyum bahagia.

Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Program tersebut juga menjadi implementasi nyata dari visi “Indramayu REANG”, yang menitikberatkan pada pelayanan publik humanis, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

(Andika/Diskom).

Disduk-P3A Indramayu Borong 3 Penghargaan Bergengsi di Ajang Bangga Kencana Jabar 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan taringnya di tingkat Provinsi Jawa Barat. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A), daerah ini sukses menyabet tiga penghargaan prestisius pada ajang Apresiasi Kelompok Bimbingan Konseling Remaja (KBKR) Program Bangga Kencana Jawa Barat 2025.

Gelaran bergengsi yang berlangsung di Grand Sunshine Resort & Convention, Soreang, Bandung, Selasa (14/10/2025), menjadi panggung pembuktian konsistensi Indramayu dalam mendukung program kependudukan dan keluarga berencana di Jawa Barat.

Dalam kompetisi tersebut, Indramayu berhasil menorehkan prestasi ganda, masing-masing sebagai:

Terbaik III Pelayanan Peserta Baru (PB) untuk target 3.001–7.000 akseptor,

Terbaik III PB MKJP dengan target 1.501–3.500 akseptor, serta

Terbaik III Pelayanan KBPP dengan target 551–1.500 akseptor.

Penghargaan diserahkan langsung kepada Kepala Disduk-P3A Indramayu, H. Iman Sulaeman, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan keluarga berencana serta kesehatan reproduksi masyarakat.

Dalam sambutannya, Iman Sulaeman menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengapresiasi kerja sama seluruh pihak.

“Ini adalah buah kerja keras bersama. Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pelayanan dan memastikan manfaat program KB benar-benar dirasakan masyarakat hingga pelosok desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini bukan sekadar penghargaan, tetapi cerminan komitmen nyata Pemkab Indramayu dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor, Disduk-P3A menargetkan agar Program Bangga Kencana terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

(Andika/Diskom).

Diskopdagin Indramayu Lakukan Sidak ke Pasar Jatibarang, Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan stabilitas harga melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Daerah Jatibarang, Senin (13/10/2025). Sidak ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Diskopdagin, Ali Fikri, dengan tujuan meninjau kondisi pasar, pasokan kebutuhan pokok, serta penataan area parkir.

Dalam kunjungannya, Ali Fikri bersama Kepala Pasar Jatibarang, Samsuri, dan sejumlah perwakilan organisasi pedagang menelusuri area pasar, berdialog dengan para pedagang serta pembeli. Mereka memastikan stok sembako mencukupi, harga tetap stabil, dan penataan kendaraan di area pasar berjalan tertib.

“Ada tiga hal utama yang kami pantau hari ini: ketersediaan stok sembako, kestabilan harga komoditas pertanian, dan ketertiban parkir agar pembeli merasa nyaman,” ujar Ali Fikri usai sidak.

Ia juga menegaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan dan mutu komoditas yang beredar di pasar.

“Syukur alhamdulillah, hingga saat ini tidak ditemukan bahan pangan yang tidak layak konsumsi, terutama pada komoditas sayur, buah, daging, dan telur,” jelasnya.

Lebih jauh, Ali menyampaikan bahwa sidak ini juga menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan meningkatkan permintaan bahan pangan di masyarakat.

“Kami sudah menyiapkan strategi koordinasi dengan para pemasok agar stok sembako tetap aman. Jika dibutuhkan, kami akan menugaskan tim untuk meninjau langsung ke daerah pemasok guna memastikan pasokan tetap lancar,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Diskopdagin Indramayu menegaskan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga, memastikan pasokan pangan tetap tersedia, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional.

(Andika/Diskom).