Diskopdagin Indramayu Lakukan Sidak ke Pasar Jatibarang, Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Industri (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan stabilitas harga melalui inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Daerah Jatibarang, Senin (13/10/2025). Sidak ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Diskopdagin, Ali Fikri, dengan tujuan meninjau kondisi pasar, pasokan kebutuhan pokok, serta penataan area parkir.

Dalam kunjungannya, Ali Fikri bersama Kepala Pasar Jatibarang, Samsuri, dan sejumlah perwakilan organisasi pedagang menelusuri area pasar, berdialog dengan para pedagang serta pembeli. Mereka memastikan stok sembako mencukupi, harga tetap stabil, dan penataan kendaraan di area pasar berjalan tertib.

“Ada tiga hal utama yang kami pantau hari ini: ketersediaan stok sembako, kestabilan harga komoditas pertanian, dan ketertiban parkir agar pembeli merasa nyaman,” ujar Ali Fikri usai sidak.

Ia juga menegaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan dan mutu komoditas yang beredar di pasar.

“Syukur alhamdulillah, hingga saat ini tidak ditemukan bahan pangan yang tidak layak konsumsi, terutama pada komoditas sayur, buah, daging, dan telur,” jelasnya.

Lebih jauh, Ali menyampaikan bahwa sidak ini juga menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan meningkatkan permintaan bahan pangan di masyarakat.

“Kami sudah menyiapkan strategi koordinasi dengan para pemasok agar stok sembako tetap aman. Jika dibutuhkan, kami akan menugaskan tim untuk meninjau langsung ke daerah pemasok guna memastikan pasokan tetap lancar,” tegasnya.

Melalui langkah ini, Diskopdagin Indramayu menegaskan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga, memastikan pasokan pangan tetap tersedia, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional.

(Andika/Diskom).

Indramayu Sabet Predikat Duta Dekranasda Jawa Barat Terviral 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang Pemilihan Duta Dekranasda Jawa Barat 2025, wakil Indramayu, Intan Safarina, berhasil menyabet gelar Duta Dekranasda Jawa Barat Terviral 2025.
Penghargaan tersebut diumumkan pada malam puncak yang digelar 12 Oktober 2025 di Graha Manggala Siliwangi, Bandung.

Keberhasilan Intan menjadi bukti nyata kiprah dan semangat Indramayu dalam mengangkat potensi serta mempromosikan produk-produk lokal ke tingkat provinsi.

Capaian ini tak lepas dari peran aktif Dekranasda Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Ida Huryani, yang terus mendorong kolaborasi dengan desainer lokal, komunitas kreatif, serta berbagai media daerah seperti Indramayu Info, Indramayu Update, Wonderful Indramayu, dan Diskominfo Indramayu.

Melalui unggahan di media sosialnya, Intan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan banyak pihak.

“Berkat dukungan semua pihak, gelar Duta Dekranasda Jawa Barat Terviral berhasil diraih untuk Kabupaten Indramayu tercinta,” tulisnya pada Senin (13/10/2025).

Predikat “Terviral” ini tidak hanya mencerminkan popularitas, tetapi juga hasil dari sinergi kuat antara Dekranasda, Diskominfo, komunitas lokal, dan media daerah yang konsisten mengangkat konten promosi daerah di berbagai platform digital. Upaya bersama itu membuat Indramayu menonjol dalam publikasi dan daya tarik digital di tingkat provinsi.

Raihan ini menambah daftar panjang prestasi Kabupaten Indramayu di kancah Jawa Barat, sekaligus menjadi motivasi baru untuk terus memperkuat promosi produk unggulan daerah, mengembangkan ekonomi kreatif, dan melestarikan budaya lokal melalui peran generasi muda.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Dorong Sinergi Pemkab dan BPN Lewat Momen Pisah Sambut Kepala Kantor Pertanahan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pendopo Kabupaten Indramayu menjadi saksi berlangsungnya malam penuh kehangatan dalam acara pisah sambut Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu, Selasa (14/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Wakil Bupati Syaefudin.

Momen serah terima jabatan itu menandai peralihan tugas dari Ir. Ahmad Syaikhu, M.M. kepada Dwi Hary Januarto, S.H., M.Si. sebagai pimpinan baru Kantor Pertanahan Kabupaten Indramayu. Ahmad Syaikhu kini dipercaya menempati posisi baru sebagai Penata Pertanahan Ahli Madya di Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian dan kerja sama yang telah dibangun Ahmad Syaikhu selama bertugas di Indramayu.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Ahmad Syaikhu atas dedikasi dan sinerginya yang luar biasa. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” ujar Lucky.

Bupati Lucky juga menyambut hangat pejabat baru, Dwi Hary Januarto, yang resmi memegang tongkat estafet kepemimpinan di BPN Indramayu.

“Selamat datang di Indramayu, Bapak Dwi Hary. Kami yakin sinergi antara BPN dan Pemkab Indramayu akan semakin kuat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Acara yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama antara jajaran Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Kantor Pertanahan.

(Andika/Diskom).

Estafet Kepemimpinan Kodim 0616/Indramayu: Letkol Arm. Tulus Widodo Resmi Gantikan Letkol Inf. Yanuar Setyaga

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Komando Distrik Militer (Kodim) 0616 Indramayu berlangsung khidmat. Acara kenal pamit antara Letkol Inf. Yanuar Setyaga, S.I.P dengan penggantinya, Letkol Arm. Tulus Widodo, S.E., M.Han, digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jum’at (10/10/2025).

Momen ini menjadi simbol estafet kepemimpinan baru di jajaran militer Indramayu yang sarat dengan semangat pengabdian dan komitmen menjaga keamanan wilayah Bumi Wiralodra.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf. Yanuar Setyaga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi yang telah bersinergi selama masa kepemimpinannya. Ia juga berpesan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan untuk mendukung terciptanya stabilitas di daerah.

Sementara itu, Dandim baru, Letkol Arm. Tulus Widodo, berjanji akan meneruskan program positif yang telah dijalankan pendahulunya. Ia menegaskan kesiapannya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang turut hadir, menekankan pentingnya kolaborasi antara Kodim 0616 dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Ia berharap kepemimpinan baru dapat terus memperkuat solidaritas dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan keamanan serta kesejahteraan masyarakat.

Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan rasa hormat, menandai babak baru perjalanan Kodim 0616/Indramayu dalam menjaga stabilitas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

(Andika/Uncu).

Akademi Pengentasan Kemiskinan Resmi Diluncurkan, Indramayu Jadi Daerah Percontohan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dalam menekan angka kemiskinan kembali menunjukkan langkah nyata. Bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Pemkab Indramayu resmi meluncurkan Akademi Pengentasan Kemiskinan (APK), Senin (13/10/2025), di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu.

Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk membangun kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi penanggulangan kemiskinan.

Kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dari Ponpes Tahfidzul Qur’an Darul Falah, dilanjutkan sambutan dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Indramayu, Drs. Jajang Sudrajat, yang mewakili Bupati Indramayu.

Dalam sambutannya, Jajang menegaskan bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan besar di Indramayu. Namun, dengan potensi besar sebagai lumbung pangan nasional dan penghasil ikan tangkap terbesar di Jawa Barat, pihaknya optimistis bahwa angka kemiskinan bisa terus ditekan.

“Kami yakin, dengan program yang tepat dan sinergi semua pihak, pengentasan kemiskinan dapat dilakukan lebih efektif,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada LAN RI dan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) yang telah menunjuk Indramayu sebagai salah satu dari tiga daerah percontohan APK bersama Kabupaten Probolinggo dan Kota Kupang.

“Peluncuran ini harus segera diikuti dengan langkah konkret agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama BP Taskin Brigjen (Purn) Sondi Siswanto, perwakilan Kementerian Sosial RI Lilik Sugianto, dan perwakilan Kementerian PAN-RB Dra. Damayani Tyastianti, MQM, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Puncak acara diisi dengan paparan dari Kepala LAN RI, Dr. Muhammad Taufiq, yang menyebut kemiskinan sebagai masalah multidimensi yang memerlukan sinergi dari berbagai elemen.

“Akademi ini menjadi wadah pembelajaran bersama, melibatkan ASN, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha untuk mencari solusi nyata,” tutur Dr. Taufiq.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini merupakan awal dari perubahan budaya kerja menuju sistem yang lebih adaptif dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat.

Peluncuran APK ditandai dengan penekanan layar bersama antara Kepala LAN RI, perwakilan kementerian, dan Pemkab Indramayu, disertai bunyi sirene sebagai simbol dimulainya program di Indramayu.

Acara kemudian ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Problem Discovery, yang menghadirkan peserta akademi, fasilitator, serta perwakilan masyarakat.

Melalui peluncuran Akademi Pengentasan Kemiskinan ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan menuju terwujudnya Indramayu REANG (Religius, Maju, Mandiri, dan Gotong Royong).

(Andika/Diskom).

Satresnarkoba Polres Indramayu Bongkar 18 Kasus Narkoba, 21 Pelaku Diamankan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Indramayu, Polda Jabar, kembali menorehkan hasil signifikan dalam pemberantasan narkoba. Dalam kurun waktu 24 Agustus hingga 9 Oktober 2025, aparat berhasil mengungkap 18 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang di wilayah hukum Polres Indramayu.

Dari operasi tersebut, 21 tersangka berhasil dibekuk dengan sejumlah barang bukti berupa narkotika, obat keras tertentu (OKT), hingga psikotropika.

Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa dari total 18 kasus yang terungkap, 12 di antaranya merupakan kasus narkotika terdiri dari 10 kasus sabu dan 2 kasus tembakau sintetis. Sementara 6 kasus lainnya berkaitan dengan peredaran obat keras tertentu.

“Total ada 21 orang tersangka yang kami amankan. Empat belas di antaranya terlibat kasus narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis, sementara tujuh lainnya tersangkut kasus obat keras tertentu,” ujar Kompol Tahir, Senin (13/10/2025).

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain: sabu seberat 101,42 gram, tembakau sintetis 3,75 gram, cairan sintetis 128,75 gram, serta 7.411 butir obat keras yang terdiri dari Tramadol (5.533 butir), Hexymer (1.136 butir), Dextro (642 butir), dan Trihex (10 butir). Selain itu, polisi juga menyita 90 butir psikotropika jenis Alprazolam, 19 unit ponsel, 7 timbangan digital, serta uang tunai sebesar Rp752 ribu.

Para pelaku diamankan di sepuluh kecamatan berbeda, yakni Indramayu, Terisi, Anjatan, Losarang, Lelea, Bongas, Kedokanbunder, Tukdana, Jatibarang, dan Haurgeulis. Menurut Kompol Tahir, wilayah seperti Trisi, Bongas, dan Haurgeulis termasuk daerah yang rawan peredaran narkoba.

“Sebanyak tiga tersangka kami hadirkan dalam konferensi pers ini, sementara 18 lainnya telah dititipkan di Lapas Indramayu,” terangnya, didampingi Kasat Narkoba AKP Boby Bimantara dan Kasie Humas AKP Tarno.

Dari hasil penyelidikan, modus yang digunakan para pelaku beragam. Ada yang menjalankan transaksi secara daring, menjual langsung ke pembeli, hingga menggunakan narkoba untuk konsumsi pribadi.

Untuk para pelaku kasus narkotika, polisi menjerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) serta Pasal 112 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana 4 hingga 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Sementara itu, tersangka peredaran obat keras dijerat Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Pasal 60 ayat (1) huruf b dan/atau Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman 5–15 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.

Satu tersangka yang berstatus pengguna sedang menjalani proses Tim Asesmen Terpadu (TAT) bersama BNN, kejaksaan, dan penyidik, sesuai implementasi Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021 tentang penanganan perkara berbasis keadilan restoratif dengan rekomendasi rehabilitasi.

Kompol Tahir menegaskan, Polres Indramayu berkomitmen untuk terus memerangi jaringan pengedar narkoba sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan di masyarakat.

“Kami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkoba. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan dari semua pihak,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Silakan gunakan layanan Lapor Pak Polisi SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di 081999700110 atau call center 110,” tambahnya.

(Andika/Hms).

Operasi Libas Lodaya 2025, Polres Indramayu Bongkar 7 Kasus Pencurian

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Polda Jawa Barat, sukses mengungkap tujuh kasus pencurian yang terjadi di wilayah hukumnya selama pelaksanaan Operasi Libas Lodaya 2025 yang berlangsung pada 22–31 Agustus 2025.

Operasi tersebut difokuskan pada pemberantasan kejahatan jalanan, termasuk curas, curat, dan curanmor (C-3). Dari hasil kegiatan itu, aparat berhasil meringkus 14 pelaku dari berbagai kasus di beberapa kecamatan, seperti Karangampel, Widasari, Anjatan, Gantar, dan Indramayu.

Wakapolres Indramayu, Kompol Tahir Muhiddin, mewakili Kapolres AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa para pelaku ditangkap dari hasil penyelidikan intensif Satreskrim Polres Indramayu.

“Total ada 14 tersangka yang kami amankan dalam tujuh kejadian berbeda. Mereka terlibat dalam pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, hingga penadahan,” ujar Kompol Tahir saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, modus para pelaku bervariasi. Untuk kasus curat, para tersangka mencuri sepeda motor dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu atau kunci T. Sementara dalam kasus curas, pelaku melakukan aksi dengan cara memepet korban di jalan, merampas motor secara paksa, bahkan mengancam menggunakan senjata tajam.

Dalam kasus penadahan, pelaku membeli barang curian dengan harga jauh di bawah pasar untuk kemudian dijual kembali.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 12 sepeda motor, 1 mobil, 5 BPKB, 7 STNK, 2 senjata tajam, 2 kunci T, 1 obeng, 1 tang, serta 2 dus boks telepon genggam.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga pidana mati, serta Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7–9 tahun penjara. Sementara pelaku penadahan dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Dari hasil operasi itu, polisi juga menemukan dua pelaku di bawah umur yang terlibat dalam aksi curas. Keduanya diketahui merupakan mantan anggota geng motor yang kini beralih melakukan tindak kriminal.

“Ini menjadi peringatan bagi para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya. Lingkungan yang salah bisa menyeret remaja ke dunia kejahatan,” tegas Kompol Tahir.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan dengan memberikan laporan bila menemukan potensi tindak kriminal. Warga dapat menghubungi layanan SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di 081999700110 atau call center 110 yang siaga 24 jam.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat. Setiap informasi, sekecil apa pun, sangat membantu kami dalam mengungkap kejahatan,” pungkasnya.

(Andika).

SMPN 4 Sindang Sabet Juara Umum Madya Kiraja Scout 2025, Bukti Pembinaan Pramuka Berbuah Manis

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMPN 4 Sindang. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Sindang ini sukses menyabet gelar Juara Umum I Madya dalam ajang Lomba Kiraja Scout (LKS) Hidayatul Mujahidin IV Tingkat Penggalang se-Kabupaten Indramayu Tahun 2025.

Sebanyak 24 siswa terbaik diturunkan dalam ajang yang berlangsung pada Sabtu (11/10/2025) di Yayasan Hidayatul Mujahidin, Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang. Mereka berhasil mendominasi berbagai kategori lomba dan membawa pulang sejumlah gelar bergengsi.

Beberapa prestasi yang turut mengantarkan sekolah ini menjadi juara umum di antaranya:

Juara 3 Pengetahuan Putra

Juara 2 Utama Pionering Putri

Juara 2 Madya Pengetahuan Putri

Juara 3 Utama Pengetahuan Putri

Juara 3 Purwa SMS Putra

Juara 1 Purwa Pengetahuan Putra

Kepala SMPN 4 Sindang, Ana Rohdiana, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian anak didiknya. Ia menilai, prestasi ini merupakan bukti nyata hasil kerja keras seluruh pihak di sekolah, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berbenah dan berprestasi.

“Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami, baik guru maupun siswa, agar terus menorehkan hasil terbaik di berbagai bidang. Kami berkomitmen menjadikan SMPN 4 Sindang sebagai sekolah yang unggul dan berprestasi,” ujar Ana, didampingi Wakasek Kesiswaan Sucipto, Senin (13/10/2025).

Sementara itu, Surjan Santoso, selaku Pembina Pramuka, mengungkapkan keberhasilan tersebut tidak lepas dari latihan intensif dan pembinaan yang konsisten dilakukan oleh para pembina.

“Alhamdulillah, kerja keras anak-anak terbayar lunas. Mereka menunjukkan semangat juang luar biasa hingga berhasil membawa pulang gelar juara umum. Ke depan, kami akan terus menyiapkan mereka untuk ajang-ajang berikutnya,” tutur Surjan yang turut didampingi Lili Astuti.

Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan Pramuka bukan hanya soal baris-berbaris atau tali-temali, melainkan juga wadah pembentukan karakter, disiplin, dan tanggung jawab. Melalui Pramuka, SMPN 4 Sindang berhasil melahirkan generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan siap mengharumkan nama Indramayu di kancah yang lebih luas.

(Andika/Diskom).

Dua Pebulu Tangkis Muda Indramayu Harumkan Nama Bangsa di Turki

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabar membanggakan datang dari Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Dua atlet muda berbakat, Nahya Muhyifa dan Nawaf, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang Turkiye International Championship (IC) 2025.

Dalam laga final yang berlangsung ketat, pasangan Nahya Nawaf harus mengakui keunggulan wakil India setelah melewati pertandingan sengit hingga rubber game. Meski hanya meraih posisi runner-up, capaian tersebut menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Indramayu, terutama warga Desa Segeran Kidul, kampung halaman Nahya. Senin (13/10/25).

Camat Juntinyuat, Ali Alamudin, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih kedua atlet muda tersebut. Ia menilai kemenangan ini menjadi bukti bahwa generasi muda Juntinyuat memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat dunia.

“Anak-anak kita mampu berbicara di kancah internasional. Prestasi ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim turut memberikan apresiasi dan rasa bangga atas torehan prestasi Nahya dan Nawaf. Menurutnya, kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan keduanya layak dijadikan teladan.

“Mereka telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa dicapai siapa pun yang berusaha sungguh-sungguh. Nahya dan Nawaf telah membawa nama Indramayu ke level dunia,” ungkap Bupati Lucky.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga.

“Kami akan terus memperkuat pembinaan dan penyediaan fasilitas agar semakin banyak atlet Indramayu yang mampu berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Prestasi Nahya Muhyifa dan Nawaf menjadi bukti nyata bahwa dari desa kecil di pesisir utara Jawa Barat, lahir anak-anak muda berjiwa juara yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

(Andika/Diskom).

PORSENITAS XII dan Pameran Produk Unggulan KUNCI BERSAMA 2025 Resmi Ditutup: Indramayu Juara Umum


‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kabupaten Indramayu berhasil meraih Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XII serta Pameran Produk Unggulan Daerah KUNCI BERSAMA Tahun 2025 yang berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Oktober 2025 dan secara resmi ditutup di Sport Center Indramayu, pada Sabtu malam (11/10/2025). 

‎Dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparra) Kabupaten Indramayu sekaligus Ketua Pelaksana PORSENITAS XII, Ahmad Syadali, menyampaikan kegiatan ini mencakup tiga bidang utama, yaitu Pekan Olahraga, Seni Budaya, dan Pameran Produk Unggulan Daerah. Dengan total peserta mencapai 1.244 orang yang ambil bagian dalam berbagai lomba dan kegiatan pameran.

‎Untuk bidang Pekan Olahraga, diikuti oleh 874 peserta. Bidang Seni Budaya diikuti oleh 267 peserta, Kabupaten Indramayu turut menampilkan seni khas daerah berupa Tari Memitu atau Miton yang sarat makna. Adapun Pameran Produk Unggulan Daerah diikuti oleh 103 peserta dari sepuluh kabupaten/kota anggota KUNCI BERSAMA, yang menampilkan berbagai produk unggulan seperti olahan makanan khas, beragam hasil kerajinan tangan yang merepresentasikan potensi lokal masing-masing daerah.

‎“Atas nama panitia PORSENITAS XII, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kami juga mohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Semoga PORSENITAS di Indramayu menjadi kenangan indah dan pemacu semangat persatuan,” ujar Ahmad Syadali.

‎Sekretaris Sekretariat KUNCI BERSAMA, Maman Suparman, yang mewakili Ketua Sekretariat KUNCI BERSAMA, Dian Rachmat Yanuar. Dalam sambutannya, Maman menyampaikan keberhasilan PORSENITAS di Indramayu tidak lepas dari semangat saling menghormati antaranggota KUNCI BERSAMA serta antusiasme masyarakat yang luar biasa. 

‎“PORSENITAS kali ini membuktikan kuatnya kerja sama dan sinergitas antardaerah. Kami berterima kasih kepada para Bupati/Walikota, dan seluruh panitia atas kerja keras dan koordinasi yang baik sehingga kegiatan ini berjalan sukses. Kami harap, hasil positif dari kegiatan ini dapat dibawa ke seluruh kabupaten/kota anggota KUNCI BERSAMA,” tambahnya.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim menyampaikan penyelenggaraan pekan olahraga dan pameran produk unggulan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan, edukasi, dan ekonomi masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu, kegiatan ini makin menambah semarak dan kebahagiaan masyarakat.

‎”Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak. Semoga kegiatan ini memberi manfaat luas dan menjadi inspirasi bagi pengembangan potensi daerah masing-masing,” ujarnya. 

‎Wabup juga menambahkan, Indramayu sebagai anggota termuda ke-10 dalam KUNCI BERSAMA kini berhasil meraih Juara Umum PORSENITAS XII. Menurutnya, dahulu saat pertama kali bergabung di Cilacap Indramayu berada di peringkat ke-9, dan kini menjadi juara umum adalah buah dari kerja keras dan persiapan yang matang. 

‎Dalam kesempatan itu juga diumumkan sejumlah penghargaan dan hasil lomba dari berbagai kategori. Untuk penghargaan Pameran Produk Unggulan Daerah, Kabupaten Majalengka dinobatkan sebagai stan Penjual Terbanyak, Kota Banjar sebagai stan Dekorasi Terbaik, Kabupaten Indramayu sebagai stan Pelayanan Terbaik, Kabupaten Kuningan sebagai stan Pilihan Pengunjung Terbaik, Kabupaten Cilacap sebagai stan Informatif Terbaik, Kabupaten Brebes sebagai stan Produk Terbaik, Kabupaten Cirebon sebagai stan Terfavorit Pilihan Pengunjung, Kota Cirebon sebagai stan Kunjungan Terbanyak, Kabupaten Pangandaran sebagai stan Produk Lokal Unggulan Terbaik, dan Kabupaten Ciamis sebagai stan Pendapatan Terbanyak.

‎Untuk Juara Pameran Produk Unggulan Daerah Perbatasan, Juara 1 diraih oleh Kabupaten Majalengka, Juara 2 Kabupaten Cilacap, dan Juara 3 Kabupaten Indramayu. Selanjutnya untuk Juara Lomba Seni Perbatasan, Kabupaten Ciamis meraih Juara 1 dengan hadiah Rp10 juta, Kabupaten Pangandaran Juara 2 dengan hadiah Rp7,5 juta, dan Kabupaten Majalengka Juara 3 dengan hadiah Rp5 juta.

‎Adapun Juara Umum PORSENITAS XII dan Pameran Produk Unggulan Daerah 2025 diraih oleh Kabupaten Indramayu, disusul Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis di posisi kedua dan ketiga. Indramayu juga berkontribusi untuk atlet peraih medali terbanyak diraih oleh Dikdik Aditya asal Kabupaten Indramayu.

‎Selanjutnya, Wabup Syaefudin secara resmi menutup kegiatan PORSENITAS XII dan Pameran Produk Unggulan Daerah KUNCI BERSAMA 2025, serta menyerahkan bendera estafet kepada Sekretariat KUNCI BERSAMA untuk kemudian diserahkan kepada Kota Cirebon selaku tuan rumah PORSENITAS XIII tahun 2026.

(Andika/Diskom).