Desa Cikawung Tembus 5 Besar Nasional, Harumkan Nama Jawa Barat di Ajang Desa/Kelurahan Award 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Indramayu. Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, berhasil menorehkan pencapaian gemilang dengan menembus lima besar Nasional Regional 2 dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2025, mewakili Provinsi Jawa Barat.

Keberhasilan ini tertuang dalam surat resmi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor 100.3.5.2/5025/BPD tertanggal 17 Oktober 2025, tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Penjaringan Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award Tingkat Nasional 2025.

Sebelumnya, Desa Cikawung telah dinobatkan sebagai Desa Terbaik di Jawa Barat, dan kini sukses melangkah ke tingkat nasional setelah melalui proses seleksi serta verifikasi ketat dari Kemendagri.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Cikawung dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Selanjutnya, Desa Cikawung akan mengikuti tahapan pemaparan, wawancara, dan klarifikasi data yang dijadwalkan berlangsung secara virtual pada 27–30 Oktober 2025.

Kuwu Desa Cikawung, Sept Rahayu, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kami. Amanah ini akan kami jaga dengan terus berinovasi dan berupaya memberikan yang terbaik untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut. Menurutnya, capaian Desa Cikawung bukan hanya kebanggaan bagi warganya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indramayu.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Indramayu yang Religius, Ber-Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” ujarnya.

Dengan capaian ini, Desa Cikawung menegaskan tekadnya untuk terus menggali potensi lokal, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, Desa Cikawung dapat mengharumkan nama Indramayu dan Jawa Barat dengan meraih gelar Desa Terbaik Nasional 2025.

(Andika/Diskom).

Festival Literasi 2025, Indramayu Mantapkan Langkah Menuju Era Melek Digital

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat literasi kembali bergema di Kabupaten Indramayu. Melalui Festival Literasi 2025, Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu terus mendorong masyarakat untuk gemar membaca dan menulis sebagai fondasi membangun generasi cerdas, kreatif, dan berdaya saing di era digital.

Kegiatan yang resmi dibuka pada Selasa (21/10/2025) dan berlangsung hingga 28 Oktober 2025 ini mengusung tema “Merayakan Budaya Baca, Menyongsong Masa Depan Indramayu REANG.” Festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya literasi serta mendukung visi besar Indramayu REANG Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Beragam kegiatan turut memeriahkan agenda tersebut, mulai dari peluncuran Aplikasi Satu Data Perpustakaan, bedah buku, gelar wicara, bazar dan pameran literasi, hingga panggung sastra dan musik. Sebanyak 20 stan pameran juga tampil menonjol, menampilkan karya literasi dan inovasi dari pelajar, guru, komunitas, hingga pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu, Ahmad Sudalim Gymnastiar, menjelaskan bahwa festival ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses informasi dan menumbuhkan minat baca masyarakat.

“Festival ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerbang menuju masyarakat yang cerdas, mandiri, dan sejahtera melalui literasi,” ujarnya.

Salah satu inovasi utama yang dihadirkan adalah Aplikasi Satu Data Perpustakaan, sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan data literasi di Indramayu.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses data perpustakaan secara online dengan mudah, transparan, dan terintegrasi. Tampilan yang sederhana dan ramah pengguna memudahkan siapa pun untuk memanfaatkannya tanpa perlu instalasi tambahan,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Indramayu, Ida Nuryani, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Festival Literasi 2025. Ia menekankan bahwa literasi merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter dan inovatif.

“Peran keluarga sangat penting. Jadikan rumah sebagai sekolah pertama untuk membangun kebiasaan membaca. Mulailah dari hal kecil, seperti membaca cerita bersama anak dan berdiskusi,” pesannya.

Festival dibuka secara resmi oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Aan Hendrajana. Dalam sambutannya, Aan menegaskan bahwa literasi memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.

“Bupati berpesan agar para pelajar membiasakan membaca dengan mendalam. Literasi bukan hanya membaca teks, tetapi juga memahami dan menggunakan informasi dengan bijak, termasuk di media sosial,” ungkapnya.

Aan juga memuji inovasi DPA Indramayu melalui peluncuran aplikasi digital yang dinilai mampu memperluas akses layanan publik. Ia menambahkan bahwa perpustakaan Indramayu kini telah dikenal hingga mancanegara dan pernah dikunjungi mahasiswa dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, hingga Australia.

Usai pembukaan, Bunda Literasi bersama jajaran pejabat daerah meninjau berbagai stan pameran literasi, berdialog dengan para pelaku dan komunitas literasi, serta memberikan dukungan kepada para peserta. Festival Literasi 2025 pun menjadi bukti nyata komitmen Indramayu dalam membangun masyarakat melek literasi menuju masa depan yang cerdas dan berdaya.

(Andika/Diskom).

Warga Sekarmulya Lestarikan Tradisi Unjungan, Pererat Nilai Budaya dan Kepedulian Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana khidmat menyelimuti Makam Buyut Impong Ki Bagus Karang Kletak di Desa Sekarmulya, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, saat warga menggelar tradisi Unjungan pada Kamis (16/10/2025).

Tradisi turun-temurun yang sarat nilai spiritual ini menjadi simbol penghormatan kepada leluhur sekaligus ajang memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Gabuswetan Suminta, Kabid Kebudayaan Disdikbud Indramayu Taufik Ismail, Kuwu Sekarmulya Cahyono beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, panitia adat, dan para pemuda.

Lebih dari sekadar ritual, Unjungan Buyut Impong menjadi media edukasi budaya bagi generasi muda agar tidak tercerabut dari akar tradisinya. Selain prosesi adat, kegiatan juga disertai pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial masyarakat Sekarmulya.

Dalam momentum tersebut, warga juga diingatkan pentingnya menjaga kerukunan menjelang Pemilihan Kuwu (Pilwu). Masyarakat diminta tetap kompak, tidak mudah terpancing isu menyesatkan, dan bersama menjaga kondusivitas demi kemajuan desa.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan santunan anak yatim secara simbolis. Tradisi ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan persaudaraan antarwarga.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan keluarga besar Buyut Impong atas konsistensi menjaga tradisi ini dari tahun ke tahun. Ia menilai, Unjungan bukan hanya tontonan budaya, melainkan juga tuntunan hidup yang sarat nilai spiritual dan sosial.

“Dengan mengingat jasa para leluhur, kita belajar bersyukur dan tidak melupakan sejarah. Mari jaga dan lestarikan budaya kita, karena kalau bukan kita, siapa lagi. Kemajuan Indramayu berawal dari desa-desa yang rukun dan kompak,” tutur Wabup Syaefudin.

(Andika/Diskom).

Wabup Syaefudin Dukung KDMP Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Indramayu terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai mampu menjadi tonggak kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat di tingkat desa.

Pernyataan itu disampaikan Syaefudin saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan fisik 80.000 gerai, pergudangan, dan sarana pendukung KDMP yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada Jum’at (17/10/2025). Di Indramayu, kegiatan berlangsung di Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, dan dihadiri berbagai pejabat daerah serta perwakilan instansi terkait.

Menurut Syaefudin, kehadiran KDMP di setiap desa sejalan dengan visi pembangunan Indramayu Reang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

“Kami sangat mendukung langkah ini. KDMP menjadi wadah untuk memperkuat ekonomi rakyat dan mendorong kemandirian desa. Ini sejalan dengan komitmen kami dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan,” ujar Syaefudin.

Sementara itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah guna menyukseskan program nasional tersebut.

“Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat sangat penting agar KDMP benar-benar memberi manfaat bagi rakyat,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Ketua DPRD Indramayu, Nurhayati, yang menilai KDMP berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi baru di desa.

“Kami di DPRD siap mengawal dan mendukung penuh program ini agar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menyebut peletakan batu pertama ini sebagai langkah awal berjalannya KDMP secara nasional.

“KDMP diharapkan menjadi penggerak utama ekonomi desa dan memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat,” tuturnya.

Senada, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintahan desa.

“Kepala desa dan perangkat harus kompak. KDMP harus menjadi pusat ekonomi dan offtaker hasil bumi masyarakat desa. Ini bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menilai berdirinya KDMP sebagai wujud nyata pembangunan ekonomi nasional yang dimulai dari desa.

“KDMP hadir untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Pembangunan ekonomi harus dimulai dari akar rumput dengan memaksimalkan potensi lokal,” jelasnya.

Melalui program yang digagas Presiden Prabowo ini, pemerintah berharap lahirnya ekosistem ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sehingga memperkokoh ketahanan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

(Andika/Diskom).

NasDem Indramayu Gelar Reses dan Layanan Kesehatan Gratis di Lohbener

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Partai NasDem Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan reses dan pelayanan kesehatan gratis di Desa Lohbener, Agenda ini digelar sebagai sarana untuk menjalin komunikasi langsung dengan warga serta menyerap aspirasi masyarakat di tingkat desa,” Senin (20/10/25).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sri Wahyuni Utami Herman bersama Taufik Hadi, perwakilan DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu. Dalam kesempatan itu, Sri Wahyuni menegaskan pentingnya momentum reses sebagai media dialog dua arah antara partai dan masyarakat.

“Kami ingin mendengar langsung kebutuhan dan harapan warga Lohbener agar program yang kami jalankan benar-benar tepat sasaran,” ujar Sri Wahyuni.

Turut hadir Camat Lohbener, H. Warno, yang memberikan apresiasi terhadap langkah Partai NasDem dalam menjangkau masyarakat di akar rumput.

“Keterlibatan partai politik seperti ini sangat membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik,” ungkapnya.

Selain agenda serap aspirasi, Partai NasDem juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh warga. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, kadar gula, hingga konsultasi kesehatan ringan. Antusiasme warga terlihat dari ramainya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Partai NasDem terhadap kesehatan masyarakat. Semoga menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan,” tambah Sri Wahyuni.

Program reses dan layanan kesehatan ini menjadi bagian dari komitmen NasDem Indramayu dalam memberdayakan masyarakat secara menyeluruh baik di bidang politik, sosial, maupun kesehatan. Warga Lohbener pun menyambut hangat kegiatan tersebut dan berharap agar langkah serupa terus berlanjut demi kemajuan desa mereka.

(Andika/Uncu).

Pemdes Jatimulya Lestarikan Tradisi Sedekah Bumi, Wujud Syukur dan Silaturahmi Warga

INDRAMAYU – radarinformasi.com
Pemerintah Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi, sebuah ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil panen sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarwarga serta penghormatan kepada para leluhur,” Senin (20/10/25).

Sedekah Bumi bagi masyarakat Jatimulya bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga ungkapan spiritual dan sosial. Dalam ajaran Islam, kegiatan ini dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dan panen yang melimpah. Warga biasanya membawa tumpeng dan berbagai hidangan untuk disantap bersama sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas.

Prosesi dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, dilanjutkan dengan pertemuan warga dan keluarga besar desa. Acara juga dimeriahkan dengan pentas seni dan budaya khas Indramayu, seperti pertunjukan Singa Depok, yang menambah semarak suasana.

Kuwu Jatimulya, Rastim, S.H., selaku panitia pelaksana, menyampaikan bahwa tradisi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan melestarikan warisan budaya leluhur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Terisi Boy Beli Prima, S.Sos, Kapolsek Terisi AKP Joni, S.H., Danramil Terisi Kapten Inf. Asep MS, serta perangkat desa dan unsur Muspika Kecamatan Terisi.

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tradisi yang juga dikenal dengan sebutan Munjungan ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut digelar setiap dua musim panen sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga Jatimulya.

Ritual yang sarat makna ini diharapkan dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar budaya lokal Indramayu tetap lestari dan menjadi identitas kebanggaan masyarakat Jatimulya. (Andika/Kml).

Ribuan Pelajar Meriahkan “Indramayu Run 2025”, Pemkab dan UNJ Dorong Semangat Sportif Pelajar

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana Alun-Alun Indramayu, Sabtu (18/10/2025), berubah menjadi lautan semangat. Ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMA tumpah ruah mengikuti ajang Indramayu Run Bupati Cup 2025, sebuah event olahraga bergengsi hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tak hanya menyajikan atmosfer kompetisi, kegiatan ini juga menawarkan hadiah menarik dengan total puluhan juta rupiah.

Tiga Kategori, Satu Semangat

Lomba lari ini dibagi menjadi tiga kategori: 3 kilometer untuk siswa SD, 5 kilometer bagi pelajar SMP, dan 10 kilometer untuk tingkat SMA/sederajat. Seluruh peserta memulai dan mengakhiri perlombaan di Alun-Alun Indramayu, melewati jalur utama kota yang dipadati sorak dukungan masyarakat.

Bupati: Olahraga Sebagai Pembentuk Karakter

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan lari, tetapi juga upaya membangun karakter dan mental juara di kalangan pelajar.

“Indramayu Run ini momentum untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, dan gaya hidup sehat. Kita ingin anak-anak Indramayu tumbuh menjadi generasi kuat, sehat, dan berprestasi,” ujar Lucky.

UNJ: Sport Science untuk Generasi Muda

Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menilai kerja sama dengan Pemkab Indramayu menjadi langkah penting dalam mengembangkan olahraga berbasis pendidikan.

“UNJ bangga bisa bersinergi dengan Indramayu. Melalui event ini, kami ingin menanamkan semangat sport science dan menginspirasi pelajar agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian,” tutur Prof. Komarudin.

Deretan Juara: Bukti Semangat Kompetitif Pelajar

Kegiatan ini juga melahirkan deretan juara muda berbakat dari berbagai sekolah:

Kategori SD Putri: Juara 1 Aura Melati (SDN 1 Karanganyar), Juara 2 Fitrih (SDN 2 Terusan), Juara 3 Alya (SDN 5 Margadadi).

Kategori SD Putra: Juara 1 M. Dursilah (SDN 3 Panyindangan Wetan), Juara 2 Teguh (SDN 2 Telukagung), Juara 3 Aditia (SDN Ilir Kandanghaur).

Kategori SMP Putri: Juara 1 SMP NU Kaplongan, Juara 2 SMPN 1 Arahan, Juara 3 SMPN Unggulan.

Kategori SMP Putra: Juara 1 Kai April (SMPN 1 Kandanghaur), Juara 2 Hanin Wirano (SMPN 2 Sindang), Juara 3 Abdul Nasir (SMPN 1 Arahan).

Kategori SMA Putri: Juara 1 Sananra Kara (SMAN 1 Indramayu), Juara 2 Noer Affinah (SMAN 1 Sindang), Juara 3 Riri Rahma (SMAN 1 Indramayu).

Kategori SMA Putra: Juara 1 Rohmat Hidayat (SMAN 2 Indramayu), Juara 2 Wira Ade Setiawan (SMAN 2 Indramayu), Juara 3 Muhammad Rafi (SMAN 1 Sindang).

Menuju Agenda Tahunan Kebanggaan Indramayu

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Indramayu Run Bupati Cup 2025 diharapkan menjadi agenda olahraga tahunan yang memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kebanggaan pelajar Indramayu.

“Bukan hanya lomba lari, tapi simbol kemajuan generasi muda Indramayu,” tutup Bupati Lucky dengan penuh optimisme.

(Andika/Diskom).

Dilirik Delegasi Australia, RPH Cipancuh Siap Naik Kelas dengan Standar Pemotongan Internasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Rumah Potong Hewan (RPH) Cipancuh di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, menjadi sorotan dunia internasional setelah mendapat kunjungan dari delegasi Australia pada Selasa (15/10/2025).

Rombongan tamu dari Negeri Kanguru itu terdiri atas Dr. Ross Ainsworth, dokter hewan sekaligus CEO Northern Territory Buffalo Industry Council, serta Mr. Rodd dari Focus Group Go, perusahaan konsultan pertanian berbasis di Australia.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sistem pemotongan kerbau yang memenuhi standar global. Hadir pula beberapa mitra lokal seperti Yasser Arafat Suaidy (importir kerbau PT NIL, WLI, 17/36), Yudi Setiawan (pemilik Meat Shop Sedulur 99), serta drh. Evia Kirana dari PT NIL, WLI, 17/36.

Dalam agenda tersebut, delegasi Australia menyampaikan ketertarikan untuk memasok kerbau impor sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Mark IV restrain box — fasilitas pemotongan modern dengan sistem keamanan dan kebersihan berkelas dunia.

Menurut Dr. Ross, daging kerbau berpotensi menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia berkat kualitasnya yang unggul.

“Serat daging kerbau impor lebih lembut, warnanya cerah, lemaknya tipis, dan tampilannya menyerupai daging sapi. Selain itu, harganya lebih terjangkau sehingga dapat membantu menstabilkan harga daging di pasaran,” ungkapnya.

Ia juga menilai RPH Cipancuh telah menunjukkan standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi.

“Tempat ini bersih, tidak berbau, dan sangat layak dijadikan mitra dalam kerja sama internasional,” tambah Dr. Ross.

Kepala UPTD RPH DKPP Kabupaten Indramayu, drh. Arundhina Girishanta, M.Si, menjelaskan bahwa RPH Cipancuh dipilih karena rekam jejaknya yang baik.

“Selama ini, RPH Cipancuh menjadi lokasi utama pemotongan kerbau bagi pelanggan PT 17/36, terutama saat Idulfitri. Responsnya selalu positif tanpa keluhan soal kualitas maupun pelayanan,” ujarnya.

Melalui rencana kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan RPH Cipancuh menjadi pusat percontohan penerapan standar pemotongan kerbau ala Australia di Indonesia. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu daging, tetapi juga menjaga kestabilan harga di pasar domestik.

(Andika/Diskom).

Ratusan Aktivis Gelar Aksi di Kedubes AS, Tolak Solusi Dua Negara dan Kutuk Genosida Gaza

JAKARTA.radarinformasi.com– Ratusan aktivis dan simpatisan yang tergabung dalam Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, siang ini 19/10. Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan solidaritas dengan perjuangan kemerdekaan Palestina sekaligus mengecam Israel dan Amerika Serikat atas genosida yang berlangsung selama lebih dari dua tahun di Gaza.

Selain menyatakan dukungan dan kecaman, aksi tersebut juga secara tegas menolak wacana “Two State Solution” atau solusi dua negara. Solusi yang diusung oleh sejumlah negara, termasuk Pemerintah Indonesia, dinilai justru membuka pintu bagi pengakuan terhadap penjajahan Israel atas bangsa Palestina.

Pernyataan sikap resmi KOSPY yang diterima redaksi memuat enam poin utama:

  1. Mengutuk Penjajahan dan Genosida: Aksi ini mengutuk keras penjajahan dan genosida oleh entitas Zionis Israel selama lebih dari 77 tahun atas bangsa Palestina, yang disebut sebagai “noda sejarah kemanusiaan dan HAM.” Mereka menyerukan agar entitas tersebut dibubarkan.
  2. Menuntut Penghentian Pelanggaran: KOSPY menuntut dihentikannya 37 jenis pelanggaran yang dinyatakan terus dilakukan Zionis pasca-berlakunya gencatan senjata di Gaza.
  3. Menolak Sikap Presiden: Aksi ini secara khusus menolak wacana pengakuan atau legitimasi keberadaan Israel yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sikap pemerintah dinilai bertentangan dengan ideologi konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Menolak Normalisasi: KOSPY menegaskan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel adalah haram dan merupakan bentuk pengkhianatan atas kemanusiaan, moralitas, agama, HAM, serta menciderai kedaulatan Indonesia. Mereka mendukung sikap konsisten rezim pemerintahan sebelumnya dalam membela Palestina.
  5. Mengutuk Agresi ke Lebanon: Aksi ini juga mengutuk agresi Zionis Israel ke Lebanon yang dinilai mengganggu stabilitas perdamaian dan berpotensi memicu eskalasi serta peperangan yang lebih luas.
  6. Mengecam Negara Pendukung dan Dorong BDS: KOSPY mengecam sikap hipokrisi negara-negara Barat dan Arab yang dianggap mendukung penjajahan Israel. Sebagai langkah nyata, mereka mendorong perluasan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) untuk melawan kolonialisme modern.

Aksi berlangsung tertib dan diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kedubes AS terkait unjuk rasa tersebut.

red

Bunda Literasi Indramayu Dorong Penguatan Peran Keluarga dalam Literasi Sejak Dini

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat literasi kembali menggema di Kabupaten Indramayu. Melalui ajang Lomba Literasi Keluarga bagi Bunda Literasi Kecamatan Tahun 2025, kegiatan yang digelar di Aula PKK Kabupaten Indramayu pada Jum’at (17/10/2025) ini sukses menarik perhatian berbagai kalangan.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPA) Kabupaten Indramayu bersama Tim Penggerak PKK setempat. Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Sudalim Gymnasthiar; Kabid P3KM DPA, Eti Herawati; serta perwakilan dari Bagian Kesra Setda Indramayu.

Dalam kesempatan itu, Bunda Literasi Kabupaten Indramayu, Hj. Idah Nuryani, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun budaya literasi. Ia menyebut, literasi tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga keterampilan memahami serta memanfaatkan informasi secara bijak.

“Budaya literasi sebaiknya dimulai dari rumah. Keluarga memiliki peran vital dalam membentuk generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter kuat,” ujar Hj. Idah Nuryani dalam sambutannya.

Idah juga mengingatkan bahwa para Bunda Literasi Kecamatan harus menjadi contoh nyata dalam menumbuhkan minat baca di lingkungan sekitar. Bentuk sederhana seperti membacakan dongeng sebelum tidur, mengawasi anak saat menggunakan teknologi, hingga menyiapkan sudut baca di rumah dinilai dapat memberi dampak besar.

“Dengan semangat dan dedikasi, para Bunda Literasi dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan literasi di Indramayu,” tambahnya penuh optimisme.

Pada kesempatan yang sama, panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta terbaik. Berdasarkan hasil penilaian juri, Juara 1 diraih oleh Laelatul Mubarokah dari Kecamatan Terisi, Juara 2 oleh Teti Retnawati dari Kecamatan Haurgeulis, dan Juara 3 oleh Dr. Mentari dari Kecamatan Sukagumiwang.

Menutup kegiatan, Hj. Idah Nuryani menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya lomba tersebut. Ia berharap program seperti ini terus berlanjut sebagai upaya konkret memperkuat budaya literasi keluarga di Kabupaten Indramayu.

(Andika/Diskom).