Kapolri Dapat Gelar Panglima Gagah Pasukan Polis Dari Kerajaan Malaysia

JAKARTA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mendapat gelar Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Kerajaan Malaysia. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Raja Malaysia Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XVII Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar.

“Alhamdulillah saya menerima penganugerahan Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) dari Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda yang Di Pertuankan Agong ke-17 Sultan Ibrahim Ismail di Istana Negara Malaysia, Kuala Lumpur, Malaysia,” ungkap Jenderal Sigit dalam akun Instagram resminya, Rabu (30/10/24).

Penghargaan PGPP diberikan kepada Kapolri sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen kuat menjaga keamanan di kawasan kerja. Selain itu, guna memperkuat kerja sama berkelanjutan dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM).

“Semoga penghargaan ini dapat memotivasi seluruh personel untuk meningkatkan kinerja demi mewujudkan Polri yang semakin Presisi,” ujar Jenderal Sigit.

Sebagai informasi, sebelumnya terdapat mantan-mantan kapolri yang telah lebih dulu mendapatkan penghargaan serupa. Mereka adalah Jenderal (Purn) Dibyo Widodo, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, dan Jenderal (Purn) Tito Karnavian.

Kemudian, Raja Malaysia juga memberikan penghargaan yang sama kepada Kepala Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Polisi Rommel Francisco Dayleg Marbil, selain Jenderal Sigit, hari ini. Sementara itu, 4 pejabat PDRM juga menerima penghargaan ini di antaranya Komisioner Polis Datuk Seri Khaw Kok Chin, Komisioner Polis Datuk Haji Samsudin bin Basir, Komisioner Polis Datuk TS Ahmad Ramdzan Bin Daud, Komisioner Polis Datuk Mohd Roze Bin Haji Shaari.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibinong Selidiki Kematian Pria Usai Cekcok dengan Istri

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cibinong tengah menyelidiki peristiwa meninggalnya seorang pria yang ditemukan di rumahnya di Perumahan Puri Nirwana 3, Blok DN No. 32, RT 07/16, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 03.50 WIB. Rabu (30/10)

Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh istrinya, RA, setelah sempat terlibat pertengkaran terkait masalah ekonomi. Dari keterangan saksi, korban, yang sedang sakit stroke dan tidak bekerja, menguasai kartu ATM berisi gaji yang menjadi pemicu perselisihan.

Pada hari kejadian, saksi RA beserta anaknya, Ahmad Pamungkas (4 tahun), tiba di rumah mereka setelah menginap di kediaman keluarga di Semplak, Bogor. Korban dan saksi awalnya sempat berbaikan, bahkan korban membuatkan mi untuk saksi. Namun, pertengkaran terjadi ketika saksi menanyakan kartu ATM gaji korban yang tidak pernah diberikan.

Pertikaian memuncak ketika korban marah dan mengambil dua bilah pisau dapur. Saksi RA menuturkan bahwa korban mengancam dan melempar salah satu pisau dari jarak sekitar tiga meter, tetapi pisau tersebut jatuh ke bawah tempat tidur. Korban kemudian mendekati RA dengan sebilah pisau lain, berusaha menyerangnya.

Demi membela diri, RA mendorong tubuh korban dan segera berlari keluar rumah untuk bersembunyi karena takut dikejar. Sekitar 10 menit kemudian, saksi kembali masuk dan melihat korban terbaring miring di depan lemari televisi di ruang tengah, dengan darah mengalir dari hidungnya.

Dalam kondisi panik, RA meminta bantuan tetangganya, AS, yang kemudian datang dan mendapati korban dalam posisi sama. Keduanya segera melapor kepada Ketua RW setempat, yang kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas. Polsek Cibinong segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Korban diketahui bernama Cecen Effendy (48), bekerja sebagai karyawan swasta. Korban tinggal di Perumahan Puri Nirwana 3, Blok DN No. 32, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Bogor.

Saksi utama dalam kejadian ini adalah RA (37), istri korban, berprofesi sebagai ibu rumah tangga. RA tinggal di alamat yang sama dengan korban. Saksi lainnya adalah AS (54), tetangga mereka, yang bekerja sebagai karyawan swasta.

Korban dan RA diketahui sering terlibat konflik rumah tangga terkait masalah ekonomi. Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan oleh Polsek Cibinong masih berlanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di TKP.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Citeureup Selidiki Tawuran Antargangster yang Menelan Korban Jiwa

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Citeureup tengah melakukan penyelidikan terkait tawuran antargangster yang terjadi di Jalan Mayor Oking, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 03.30 WIB. Rabu (30/10).

Kapolsek Citeureup, Kompol Victor Hanomangan, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut dilaporkan oleh warga setempat. “Benar, telah terjadi tawuran antargangster di perbatasan Citeureup dan Cibinong,” jelasnya.

Berdasarkan informasi awal dari tim Resmob, patroli Polsek Citeureup menerima laporan pergerakan gangster di Desa Hambalang. Pada waktu yang sama, patroli Polsek Cibinong juga mendapatkan informasi adanya aktivitas gangster di Nanggewer. Kedua tim patroli langsung bergerak menuju lokasi yang dilaporkan. Setibanya di lokasi kejadian, polisi menemukan dua korban terluka dan segera mengevakuasi mereka ke RS Central Medika, Cibinong. Namun, salah satu korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ali Ibrahim (22), berstatus pelajar dan tinggal di Kampung Leuwinutug, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, korban luka berat bernama Rifki Firdaus (18), berstatus pelajar, tinggal di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Saat ini ia masih menjalani perawatan intensif di RS Central Medika.

Ali Ibrahim telah dimakamkan oleh keluarganya, sementara kondisi Rifki masih dipantau oleh tim medis. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti yang mungkin tertinggal di TKP.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Citeureup dan Polres Bogor masih mendalami motif dan pelaku di balik kejadian tersebut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Taput Dituding Lamban Usut Penyebaran Fitnah Satika Simamora

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Polres Tapanuli Utara (Taput), dinilai lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran foto-foto porno dan selebaran berisi fitnah dan menjatuhkan nama baik Calon Bupati Taput, Satika Simamora. Selasa (29/10)

Laporan pengaduan masyarakat Nomor 01/DUMAS/THSS/TU/X/2024 dilaporkan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy supaya pihak Polres Taput sesegera mungkin mengusut siapa dalang dibalik penyebaran selebaran dimaksud pada 01 Oktober 2024.

“Saya menilai Polres Taput lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran informasi bohong dan fitnah yang berupaya menjatuhkan nama baik Satika Simamora. Padahal tim hukum sudah menyerahkan saksi-saksi, bukti dan petunjuk. Harusnya Polres Taput bisa bergerak lebih cepat untuk mengungkapnya,” kata Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Selasa (29/10/2024).

Senada disampaikan Rudi Zainal, mewakili Tim Hukum Satika-Sarlandy juga mendesak Polres Taput lebih serius bekerja dalam mengungkap kasus yang sudah sebulan sejak dilaporkan namun belum menunjukkan hasil penyelidikan yang maksimal.

Menurutnya, Polres Taput mestinya menaruh perhatian lebih dan memprioritaskan kasus-kasus berbau asusila seperti yang dilaporkan. Jika tidak segera diungkap siapa pelakunya, dikhawatirkan dapat merusak mental masyarakat khususnya generasi muda.

Ada atau tidak ada laporan, sambung Rudi Zainal mestinya polisi harus bertindak cepat, karena kasus yang dilaporkan merupakan delik biasa yang mana pihak kepolisian wajib segera menyelidiki.

“Sama seperti kasus pembunuhan, kasus narkoba, kasus penyebaran asusila juga merupakan delik biasa yang seharusnya polisi wajib segera menyelidiki, termasuk kasus penyebaran foto dan selebaran berisi informasi bohong dan fitnah kepada Satika Simamora,” kata Rudi Zainal.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan kasus penyebaran informasi bohong yang bertujuan menjatuhkan nama baik Satika Simamora masih dalam penyelidikan. Polres masih berusaha mengungkap siapa dalang yang menyebarkan dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat dan menemukan selebaran dimaksud.

Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi ditemukannya selebaran.

“Saksi sudah diperiksa 3 orang. Korban SS juga sudah dimintai keterangan,” kata Walpon.

Kata Walpon Barimbing, polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti di lapangan. Polisi membutuhkan petunjuk -petunjuk lebih banyak yang bisa membantu penyidik agar bisa secepatnya mengungkap kasus tersebut.

“Bagi siapa saja yang memiliki petunjuk-petunjuk, tolong disampaikan kepada kami. Kasus ini tetap menjadi prioritas dan tetap berusaha untuk bisa secepatnya mengungkap kasus ini. Soal penilaian kami dikatakan lamban dalam menangani kasus ini, polisi bukan malaikat. Percayakan kepada polisi yang pasti kami tetap berupaya secepatnya mengungkapnya,” katanya.

Reporter  : Reno H
Redaktur  : Rizal

Kapolres Taput Dituding Tidak Profesional Ungkap Pelaku Penyebaran Selebaran Foto Berisi Fitnah Menjatuhkan Nama Baik Satika Simamora

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Polres Tapanuli Utara (Taput), dinilai lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran foto-foto porno dan selebaran berisi fitnah dan menjatuhkan nama baik Calon Bupati Taput, Satika Simamora. Selasa (29/10)

Laporan pengaduan masyarakat Nomor 01/DUMAS/THSS/TU/X/2024 dilaporkan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy supaya pihak Polres Taput sesegera mungkin mengusut siapa dalang dibalik penyebaran selebaran dimaksud pada 01 Oktober 2024.

“Saya menilai Polres Taput lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran informasi bohong dan fitnah yang berupaya menjatuhkan nama baik Satika Simamora. Padahal tim hukum sudah menyerahkan saksi-saksi, bukti dan petunjuk. Harusnya Polres Taput bisa bergerak lebih cepat untuk mengungkapnya,” kata Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Selasa (29/10/2024).

Senada disampaikan Rudi Zainal, mewakili Tim Hukum Satika-Sarlandy juga mendesak Polres Taput lebih serius bekerja dalam mengungkap kasus yang sudah sebulan sejak dilaporkan namun belum menunjukkan hasil penyelidikan yang maksimal.

Menurutnya, Polres Taput mestinya menaruh perhatian lebih dan memprioritaskan kasus-kasus berbau asusila seperti yang dilaporkan. Jika tidak segera diungkap siapa pelakunya, dikhawatirkan dapat merusak mental masyarakat khususnya generasi muda.

Ada atau tidak ada laporan, sambung Rudi Zainal mestinya polisi harus bertindak cepat, karena kasus yang dilaporkan merupakan delik biasa yang mana pihak kepolisian wajib segera menyelidiki.

“Sama seperti kasus pembunuhan, kasus narkoba, kasus penyebaran asusila juga merupakan delik biasa yang seharusnya polisi wajib segera menyelidiki, termasuk kasus penyebaran foto dan selebaran berisi informasi bohong dan fitnah kepada Satika Simamora,” kata Rudi Zainal.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan kasus penyebaran informasi bohong yang bertujuan menjatuhkan nama baik Satika Simamora masih dalam penyelidikan. Polres masih berusaha mengungkap siapa dalang yang menyebarkan dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat dan menemukan selebaran dimaksud.

Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi ditemukannya selebaran.

“Saksi sudah diperiksa 3 orang. Korban SS juga sudah dimintai keterangan,” kata Walpon.

Kata Walpon Barimbing, polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti di lapangan. Polisi membutuhkan petunjuk -petunjuk lebih banyak yang bisa membantu penyidik agar bisa secepatnya mengungkap kasus tersebut.

“Bagi siapa saja yang memiliki petunjuk-petunjuk, tolong disampaikan kepada kami. Kasus ini tetap menjadi prioritas dan tetap berusaha untuk bisa secepatnya mengungkap kasus ini. Soal penilaian kami dikatakan lamban dalam menangani kasus ini, polisi bukan malaikat. Percayakan kepada polisi yang pasti kami tetap berupaya secepatnya mengungkapnya,” katanya.

Reporter  : Reno H
Redaktur  : Rizal

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Polres Tapanuli Utara (Taput), dinilai lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran foto-foto porno dan selebaran berisi fitnah dan menjatuhkan nama baik Calon Bupati Taput, Satika Simamora. Selasa (29/10)

Laporan pengaduan masyarakat Nomor 01/DUMAS/THSS/TU/X/2024 dilaporkan Tim Hukum Paslon Satika-Sarlandy supaya pihak Polres Taput sesegera mungkin mengusut siapa dalang dibalik penyebaran selebaran dimaksud pada 01 Oktober 2024.

“Saya menilai Polres Taput lamban dalam mengungkap siapa pelaku penyebaran informasi bohong dan fitnah yang berupaya menjatuhkan nama baik Satika Simamora. Padahal tim hukum sudah menyerahkan saksi-saksi, bukti dan petunjuk. Harusnya Polres Taput bisa bergerak lebih cepat untuk mengungkapnya,” kata Ketua Umum Pemenangan Satika-Sarlandy, Nikson Nababan, Selasa (29/10/2024).

Senada disampaikan Rudi Zainal, mewakili Tim Hukum Satika-Sarlandy juga mendesak Polres Taput lebih serius bekerja dalam mengungkap kasus yang sudah sebulan sejak dilaporkan namun belum menunjukkan hasil penyelidikan yang maksimal.

Menurutnya, Polres Taput mestinya menaruh perhatian lebih dan memprioritaskan kasus-kasus berbau asusila seperti yang dilaporkan. Jika tidak segera diungkap siapa pelakunya, dikhawatirkan dapat merusak mental masyarakat khususnya generasi muda.

Ada atau tidak ada laporan, sambung Rudi Zainal mestinya polisi harus bertindak cepat, karena kasus yang dilaporkan merupakan delik biasa yang mana pihak kepolisian wajib segera menyelidiki.

“Sama seperti kasus pembunuhan, kasus narkoba, kasus penyebaran asusila juga merupakan delik biasa yang seharusnya polisi wajib segera menyelidiki, termasuk kasus penyebaran foto dan selebaran berisi informasi bohong dan fitnah kepada Satika Simamora,” kata Rudi Zainal.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas Aiptu Walpon Barimbing mengatakan kasus penyebaran informasi bohong yang bertujuan menjatuhkan nama baik Satika Simamora masih dalam penyelidikan. Polres masih berusaha mengungkap siapa dalang yang menyebarkan dengan memeriksa saksi-saksi yang melihat dan menemukan selebaran dimaksud.

Termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi ditemukannya selebaran.

“Saksi sudah diperiksa 3 orang. Korban SS juga sudah dimintai keterangan,” kata Walpon.

Kata Walpon Barimbing, polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus ini karena minimnya saksi dan bukti di lapangan. Polisi membutuhkan petunjuk -petunjuk lebih banyak yang bisa membantu penyidik agar bisa secepatnya mengungkap kasus tersebut.

“Bagi siapa saja yang memiliki petunjuk-petunjuk, tolong disampaikan kepada kami. Kasus ini tetap menjadi prioritas dan tetap berusaha untuk bisa secepatnya mengungkap kasus ini. Soal penilaian kami dikatakan lamban dalam menangani kasus ini, polisi bukan malaikat. Percayakan kepada polisi yang pasti kami tetap berupaya secepatnya mengungkapnya,” katanya.

Reporter  : Reno H
Redaktur  : Rizal

Mabes Polri Gelar Upacara Sumpah Pemuda: Indeks Pembangunan Pemuda Harus Ditingkatkan

JAKARTA.radarinformasi.com – Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Ahmad Dofiri menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Senin (28/10/2024).

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Dofiri membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Dito Ariotedjo. Menpora menyampaikan, nilai-nilai agung yang ditampilkan oleh generasi sumpah pemuda 1928 harus selalu didengung-dengkungkan di setiap Waktu. Hal ini untuk menguatkan kesadaran dan karakter bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai perubahan situasi dan kondisi yang sangat cepat yang bisa menjadikan kekuatan melemahkan daya kekuatan bangsa Indonesia.

Dikatakan Menporan, bulan Pemuda dan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 ini, berbarengan dengan masa transisi pemerintahan baru yang akan mengorkestrasi langkah bangsa Indonesia mewujudkan target-target pembangunan jangka menengah. Dimana hal itu menjadi lancasan pencapaian target pembangunan jangka Panjang yakni terwujudnya Indonesia Emas yang bercirikan kemajuan dan kesejahteraan yang makin tinggi serta kiprah bangsa Indonesia yang lebih kuat dalam kancah global.

“Momentum ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda-agenda pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam pembangunan indonesia baik dalam posisi pemuda sebagai subjek pembangunan maupun sebagai obyek pembangunan,” kata Dito Ariotedjo dibacakan Komjen Ahmad Dofiri.

Sebagai subjek pembangunan kata Menpora, Sebagian pemuda Indonesia telah memiliki kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam beragam sector pembangunan nasional bahkan pada agenda SGDs (Sustainable Development Goals Perserikatan Bangsa Bangsa yang merupakan agenda global.

Kendati demikian sebagian yang lain, pemuda Indonesia masih membutuhkan layanan pemberdayaan untuk membangun potensi yang masih terpendam hingga potensi tersebut menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, kepeloporan dan kewirausahaan.

“Harapan kepada pemuda untuk lebih berperan dalam pembangunan nasional Indonesia adalah tepat adanya, karena pada hakikatnya pemuda adalah pemilik masa depan,” pungkas Menpora.

Lebih lanjut, hasil pencapaian hal ini dapat ditemu kenali dalam capaian indeks pembangunan pemuda atau IPP. Sebagai indikator kualitas kepemudaan pada tahun 2024,indeks pembangunan pemuda berada pada 56,33% dengan rincian capaian domain pendidikan sebesar 70%, domain kesehatan dan kesejahteraan sebesar 65%, domain gender dan diskriminasi sebesar 53,33%, sementara itu domain lapangan dan kesempatan kerja sebesar 45%, dan domain partisipasi dan kepimimpinan sebesar 43,33%.

“Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, capaian IPP tersebut perlu ditingkatkan dengan melakukan upaya mengembangkan potensi dan keunggulan pemuda secara besar-besaran dan masif di seluruh wilayah Indonesia, seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat, dunia industri, perguruan tinggi dan media harus bergerak secara sinergis, terpadu, holistik, sehingga terbangun ekosistem pelayanan kepemudaan yang inovatif, yang mendukung bertumbuh kembangnya kepemudaan yang maju, berkarakter kebangsaan, dan berdaya saing,” ucapnya.

Oleh karena itu sungguh tepat, momentum peringatan hari sumpah pemuda tahun 2024 ini Mengangkat tema “Maju Bersama Indonesia Raya”. Tema ini menyampaikan pesan kepada kita semua untuk meningkatkan dan memajukan berbagai elemen pelayanan kepemudaan hingga mencapai kondisi Indonesia yang raya, Indonesia yang besar, Indonesia yang sejahtera. Upaya ini dilakukan dalam bentuk upaya pemajuan secara bersama, simultan, sinkron, dan terkoordinasikan dengan sebaik baiknya, baik pada tingkat pusat maupun pada tingkat daerah.

Peran pemerintah daerah sambung Menpora, sungguh sangat penting untuk menggerakkan pelayanan kepemudaan, peran ini diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program kepemudaan yang baik dan berkesinambungan, serta diwujudkan dalam bentuk rencana aksi daerah, layanan kepemudaan yang berorientasi pada peningkatan IPP yang sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Oleh karena itu, setiap upaya untuk memperbaiki kebijakan kepemudaan pada tingkat daerah patut mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya karena hal ini akan berdampak kepada perluasan cakupan dan jangkauan pada pelayanan kepemudaan semakin meluas hingga tidak ada satu orang pemuda yang tidak mendapatkan pelayanan.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Mempora mengajak bersama-sama melakukan berbagai macam Langkah untuk mengembangkan potensi pemuda melalui aktivitas yang mendorong perkembangan kreativitas dan inovasi pemuda indonesia dengan berbagai cara yang dapat dilakukan. Pemerintah kata Menpora akan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada pemuda Indonesia untuk berpartisipasi dalam seluruh dimensi pembangunan sesuai dengan kompetensi dan passion masing-masing.

“Marilah kita perbaiki kepedulian kita kepada pemuda Indonesia pada perbaikan pelayanan kepemudaan, perbaikan tata kelola pelayanan kepemudaan, dan dukungan sumber daya, hingga kondisi kepemudaan indonesia menjadi lebih baik dan tercermin dengan kenaikan indeks pembangunan Indonesia,” pungkasnya.

“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi positif segenap pemangku kepentingan yang telah dan terus memberikan pelayanan kepemudaan yang baik, kami memberikan terima kasih dan penghargaan atas prestasi kontribusi kepemimpinan dan kepeloporan pemuda Indonesia dalam berbagai pembangunan Indonesia yang raya dan sejahtera memanggil partisipasi dan perjuangan pemuda Indonesia,” katanya mengakhiri.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea Amankan Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Ciampea berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba pada Minggu (27/10) sekitar pukul 16.00 WIB di Jl. Raya Abdul Fatah, Kampung Petir, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Senin (28/10)

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, menjelaskan bahwa penangkapan berawal ketika dua warga, H (41) dan T (33), sedang nongkrong di belakang Toko Pelangi Mebel. Mereka melihat seorang pria tak dikenal menggunakan motor Honda Beat hitam dengan pelat nomor F 3196 AR berhenti di area tersebut. Saat ditanya, pria itu mengaku hendak pulang ke Ciseeng tetapi tersesat mengikuti petunjuk Google Maps.

Saat memeriksa ponsel pelaku, T menemukan foto-foto peta dan lokasi yang dicurigai sebagai titik penyimpanan narkoba, beserta daftar barang yang diduga narkotika. Merasa curiga, warga membawa pelaku ke dalam toko dan memeriksa tas pinggangnya. Dari hasil penggeledahan, ditemukan delapan paket kecil diduga sabu dibungkus pipet hitam, satu paket tembakau sintetis dalam pipet kuning, dua bungkus kertas rokok biru, dan satu plastik tembakau sintetis. Selain itu, ditemukan satu ponsel Samsung A50s biru dan satu sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi F 3196 AR.

Terduga pelaku diketahui berinisial AWP (22), berdomisili di Gg. Menteng Ujung, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dan berprofesi sebagai wiraswasta.

Keterangan para saksi menyebutkan bahwa H bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal di Kampung Petir, Desa Bojong Jengkol, sedangkan T juga berdomisili di lokasi yang sama.

Terduga pelaku kini diamankan di Mapolsek Ciampea untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Kapolsek Ciampea menegaskan bahwa proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibinong Investigasi Laporan Warga Tenggelam di Persawahan

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang perempuan ditemukan tewas di area persawahan Kampung Sampora, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (27/10/2024) sekitar pukul 08.30 WIB. Senin (28/10)

Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah mendapat laporan dari warga dan pengurus lingkungan. Informasi awal diterima dari Ketua RT setempat, yang melaporkan adanya temuan seorang perempuan dalam posisi telungkup di sawah. “Awalnya warga dan keluarga tidak mengenali identitas korban. Setelah tubuh korban dibalik, warga dan pengurus lingkungan baru menyadari bahwa korban adalah warga setempat,” ucap Kompol Waluyo.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban yang diketahui bernama Atikah (52 tahun), warga Kampung Sampora, Kecamatan Cibinong, keluar rumah pada pukul 06.30 WIB untuk jogging. Namun, sekitar pukul 08.30 WIB, warga menemukan tubuhnya mengambang di sawah. Setelah identifikasi di lokasi, warga bersama keluarga segera membawa jenazah ke rumah duka untuk dimandikan, disalatkan, dan dimakamkan di pemakaman umum Kampung Sampora.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka juga menyatakan tidak berniat membawa kasus ini ke ranah hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses pemakaman.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam kejadian ini.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Sukaraja dan Satreskrim Polres Bogor Lakukan Olah TKP Pembacokan, Satu Orang Tewas

BOGOR.radarinformasi.com – Polisi dari Polsek Sukaraja dan Satreskrim Polres Bogor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah terjadi aksi pembacokan di Kampung Kedunghalang Serikat, RT 03 RW 01, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu orang meninggal dunia. Senin (28/10)

Kapolsek Sukaraja, AKBP Birma Simanulang, SH, menjelaskan bahwa kejadian baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB setelah Ketua RT setempat, Umar, menerima laporan adanya korban tewas akibat pembacokan. Umar segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas, yang kemudian mendampingi tim dari Reskrim dan Resmob Polres Bogor untuk melakukan pengecekan dan olah TKP.

Pihak kepolisian langsung mengambil beberapa langkah untuk menangani kasus ini. Mereka mengamankan lokasi kejadian dengan bantuan Ketua RT dan Bhabinkamtibmas, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar TKP, serta berupaya mencari rekaman CCTV di area tersebut guna memperkuat bukti. Saat ini, penyelidikan dan penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap motif di balik peristiwa pembacokan tersebut.

Dari informasi awal yang diperoleh, korban diketahui bernama Aditya Cahaya Kusuma, warga Kampung Poncol, RW 06, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Jenazah korban kini sedang menjalani proses autopsi di RS Polri guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi terus mendalami kasus ini dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait kejadian tersebut agar segera melapor ke Polres Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Parung Bersama Instansi Terkait Tangani Aksi Spontan Forum Jejaka

BOGOR.radarinformasi.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Parung bersama instansi terkait menangani aksi spontan yang digelar Forum Jejaka, dipimpin oleh Ustad Jarkasi. Aksi ini dilakukan tanpa pemberitahuan resmi kepada Polsek Parung. Massa melakukan long march dan aksi pembakaran ban di sepanjang Jalan Raya Desa Iwul menuju lahan PT Kuripan Raya. Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras terhadap aktivitas perusahaan. Minggu (27/10)

Kapolsek Parung, AKP Doddy Rosjadi, S.H., M.H., membenarkan adanya aksi spontan tersebut. “Massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait operasional PT Kuripan Raya,” ujarnya. Berikut tuntutan warga yang tergabung dalam Forum Jejaka:

1. PT Kuripan Raya diminta tidak mengoperasikan alat berat sebelum mencapai kesepakatan dengan warga melalui Forum Jejaka.

2. Warga menuntut pertanggungjawaban PT Kuripan Raya atas kerusakan jalan akibat mobilisasi alat berat.

3. Forum Jejaka meminta tindakan tegas terhadap oknum TNI bernama Suharto, yang diduga mendukung penurunan alat berat di Jalan Desa Iwul.

Kapolsek Doddy menjelaskan bahwa setelah mendapat laporan terkait aksi tersebut, pihaknya segera menginstruksikan Unit Intelkam Polsek Parung untuk melakukan deteksi dini dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Dalam mediasi antara koordinator lapangan aksi dan perwakilan keamanan PT Kuripan Raya, disepakati bahwa perusahaan akan menarik kembali alat berat ke pos mereka.

Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi yang diikuti sekitar 50 orang tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB. Seluruh kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor Pimpin Pengamanan Debat Publik Perdana Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor 2024

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu malam, 26 Oktober 2024, Gedung Pendulum IPC Ciawi, Bogor, menjadi saksi debat publik perdana antar calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor tahun 2024. Diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bogor dan disiarkan langsung oleh INews TV, debat ini bertema “Sumber Daya Manusia, Ekonomi, Sarana dan Prasarana” dan mencakup isu-isu penting seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur digital. Minggu (27/10)

Dalam Debat ini menghadirkan pasangan calon nomor urut 1, Rudi Susmanto dan Ade Ruhandi, yang mengusung visi pembangunan infrastruktur, pengurangan kemiskinan, serta kesejahteraan guru ngaji. Pasangan nomor urut 2, H.R. Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman, memfokuskan program pada sekolah gratis, pengurangan pengangguran, serta peningkatan fasilitas kesehatan

Acara debat selesai pada pukul 22.00 WIB dengan suasana yang aman dan kondusif. Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H.,S.I.K.,M.H., dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama masa pemilu, menghindari tindakan provokatif atau ujaran kebencian di media sosial maupun di ruang publik, serta selalu menghormati perbedaan pilihan dengan cara yang damai.

Pihak kepolisian juga menekankan bahwa masyarakat diimbau untuk berpartisipasi dalam pemilihan ini dengan datang ke TPS pada hari pencoblosan dan menggunakan hak suaranya secara bijak. Melalui debat publik ini, KPU Kabupaten Bogor dan pihak kepolisian berharap masyarakat dapat memahami visi dan misi tiap calon, sehingga dapat menentukan pilihan secara cerdas pada pemilihan yang akan datang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule